IDP dan Dae Yandi Beri Bantuan Pribadi Untuk MTQ Tingkat Kecamatan Sape

jpn

Bimantika.net -Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXII Tingkat Kecamatan Sape yang dibuka secara resmi oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP (IDP) Kamis (13/7) di aula Kantor Camat Sape diikuti 651 peserta dari 18 Desa se Kecamatan tersebut

Event Akbar tersebut diawali penampilan Grup Kasidah, Marawis, dan tarian serta Pawai Ta’ruf para kafilah yang berasal dari 18 desa, organisasi sosial dan sekolah Se-kecamatan Sape.

Bupati IDP dalam sambutannya mengatakan, Kecamatan Sape merupakan pintu gerbang Provinsi Nusa Tenggara Barat dari sebelah timur yang memiliki tantangan tersendiri dalam membina generasi muda.

Oleh karena itu terang Bupati, aspek yang paling penting bukan hanya menggalakkan baca tulis Al-Quran, tetapi banyak membekali para remaja dan generasi muda agar memahami isi kandungan ayat suci dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari”.

Kepada para orang tua Bupati IDP kembali menghimbau agar terus menanamkan pentingnya pendidikan agama yang baik, berbarengan dengan pendidikan formal dan memastikan para guru mengaji di seluruh TPA dan TPQ yang ada benar-benar mendapatkan perhatian orang tua, pemerintah desa dan kecamatan sehingga terus mencetak generasi Qurani.

Terkait penyelenggaraan MTQ Ke-32 Kecamatan Sape, di hadiri Camat Sape Muhammad Akbar SP, M.Si, unsur Muspika, para alim ulama dan kepala desa tersebut, Bupati mengharapkan agar momen MTQ dapat dijadikan wahana untuk meningkatkan prestasi di bidang keagamaan.

“Khusus Kecamatan Sape, agar tidak puas dengan prestasi yang telah diraih tetapi harus terus mencetak generasi-generasi Qurani sehingga Qori dari Sape bisa dipastikan mutu dan kemampuannya”. Imbuh Bupati.

Sebelumnya, Ketua Panitia Ustadz Subhan S.Pdi dalam laporannya menjelaskan bahwa Pelaksanaan MTQ berlangsung selama 8 hari pada 4 Arena yaitu arena utama Aula Kantor Camat Sape, Masjid Bbesar Al Munawarah, SMP 3 Sape dan SMA 1 Sape.

Bupati Bima yang hadir bersama Anggota DPRD Dapil Sape – Lambu, Sekda Drs. H.M. Taufik HAK, M.Si, Asisten II Setda Ir. Syaifudin, Kadis PUPR Suwandi ST, MT, Kadis Kominfostik Kamaluddin, S.Sos, Kadis Lingkungan Hidup Ir. Jaidun, Kalak BPBD Drs. Isyrah, para Kepala Bagian Lingkup Setda dan Kementerian Agama Kabupaten Bima.

Setelah menyampaikan sambutan, Bupati selanjutnya menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp 5 juta dan Ketua DPRD Kabupaten Bima juga memberikan Rp 5 juta untuk penyelenggaraan MTQ.

Bantuan lainnya diserahkan yaitu uang senilai Rp. 40 juta untuk pembangunan salah satu masjid di Kecamatan Sape dan peralatan marawis. (***)

Ringankan Beban Hidup Orang Lain Pahalanya Mengalir Terus Menerus

jpn

Bimantika.net -Dalam Agama Islam, setiap harta ataupun rezeki yang diberi oleh Allah SWT terdapat hak orang lain di dalamnya. Untuk itu, kelebihan harta yang dimiliki hendaklah digunakan untuk berbagi rezeki baik dalam bentuk infak, zakat, ataupun sedekah.

Kegiatan berbagi tersebut merupakan wujud sikap peduli terhadap sesama sekaligus sebagai momen untuk membersihkan harta. Selain itu, saling berbagi rezeki juga akan memperlancar rezeki yang akan datang selanjutnya.

Kemudian, perilaku berbagi rezeki juga menjadi penolak bala dan dapat memanjangkan umur bagi orang yang menunaikannya, seperti yang dijelaskan dalam hadist berikut ini.

وقال صلى الله عليه وسلم: الصَّدَقَةُ تَرُدُّ البَلاَء وَتُطَوِّلُ العُمْرَ

Artinya:

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sedekah itu menolak bala (bahaya) dan dapat memanjangkan umur”.

Selain hadist di atas, anjuran untuk saling berbagi juga terdapat dalam Al-Quran. Allah begitu jelas menyebutkan bahwa seseorang yang memberikan sebagian harta untuk orang lain akan mendapatkan balasan kebaikan dari Allah yang berlipat ganda.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

اِنَّ الْمُصَّدِّقِيْنَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَاَقْرَضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ اَجْرٌ كَرِيْمٌ

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya), baik laki-laki atau perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (balasan) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak. (QS. Al-Hadid: 18).

Selain pahala berlipat ganda, sedekah sebagai wujud berbagi juga dapat menghapus dosa-dosa yang telah diperbuat.

Ini bisa menjadi kesempatan yang bagus untuk jalan bertaubat dan memohon ampunan kepada Allah SWT agar diampuni segala dosa-dosa.

Kebaikan yang diperoleh dari sedekah dan berbagi akan menambah pahala sehingga dosa-dosa yang pernah dibuat akan berkurang dengan adanya pahala tersebut.

Semakin banyak pahala berbagi, maka akan semakin banyak pula dosa yang dihapuskan.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa ada 7 golongan manusia yang mendapatkan syafaat di akhirat kelak.

Itulah orang-orang yang mau bersedekah menggunakan tangan kanannya dan amalnya tersebut ia sembunyikan dari tangan kirinya.

Syafaat tersebut akan diperoleh di hari akhir nanti.

Rasulullah akan memberikan pertolongan kepada umatnya yang gemar berbagi atau menyisihkan hartanya untuk sesama sebagai bentuk hasil investasi pahala dan kebaikan yang dibuat selama di dunia.

Harta yang disisihkan untuk digunakan sebagai wujud berbagi rezeki akan menambah keberkahan bagi rezeki-rezeki yang diperoleh.

Meskipun secara nyata harta akan berkurang karena disisihkan, namun kekurangan tersebut akan ditutupi oleh Allah dengan keberkahan.

Sebagian harta yang diberikan untuk orang-orang yang membutuhkan akan menjadi berkah untuk orang tersebut, begitu juga bagi pemberi harta.

Harta tersebut akan ditambah oleh Allah keberkahannya yang ditandai dengan rasa syukur atas apa yang diberikan oleh Allah SWT.

Manfaat sedekah selanjutnya adalah menghindari diri dari bahaya yang mengancam. Ini juga meningkatkan perlindungan dari Allah SWT.

Rasulullah SAW menjelaskan dalam salah satu hadistnya bahwa musibah dan bencana tidak dapat mendahului sedekah.

Bagi yang menginginkan sesuatu atau ingin memperoleh sesuatu, maka bersedekahlah sambil mengucapkan hajat yang ingin dicapai.

Selain itu, orang-orang yang mendapatkan sedikit rezeki juga akan turut mendoakan kebaikan-kebaikan dan juga mendoakan agar selalu diberi kemudahan dalam kehidupan. (//***//Berbagai Sumber)

Allah Menyukai Pendosa Yang Bertaubat Ketimbang Ahli Ibadah Yang Sombong Dengan Amalannya

jpn

Bimantika.net -Ikhtiar manusia meninggalkan perbuatan dosa dengan diiringi keinginan kuat untuk tidak mengulanginya lagi. Allah SWT amat menyukai setiap hamba-Nya yang bertaubat.

Taubat berasal dari kata kerja taaba. Kata tersebut terbentuk dari huruf ta, wau, dan ba sehingga menjadi tawaba yang artinya pulang, kembali, dan penyesalan.

QS. An Nisa ayat 17 menerangkan tentang Allah Menyukai HambaNYA yang Bertaubat ;

إِنَّمَا ٱلتَّوْبَةُ عَلَى ٱللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسُّوٓءَ بِجَهَٰلَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُو۟لَٰٓئِكَ يَتُوبُ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Artinya: “Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. An-Nisa: 17)

Tobat untuk meninggalkan Maksiat Allah Lebih menyukainya, Kata Maksiat adalah istilah perbuatan yang dilakukan umat muslim dalam melanggar dalam ketentuan Agama Islam

Maksiat juga bisa diartikan dalam mengerjakan larangan-larangan darj Allah SWT dan tentunya akan mendatangkan dosa bagi yang melakukannya.

Namun siapa sangka, ternyata Allah lebih menyukai orang yang bermaksiat, namun tentunya dengan sebuah syarat tertentu.

seperti yang dikutip Media Bimantika dari kanal YouTube Adi Hidayat Official dalam salah satu videonya.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, menjelaskan tentang orang yang sering melakukan maksiat namun sangat dicintai Allah daripada orang yang sholeh yang tidak pernah merasa salah.

“semua punya kesempatan untuk kembali, makannya saya sering katakan, Allah sangat mencintai para pelaku maksiat yang gemar bertobat dibandingkan orang sholeh yang tidak pernah merasa salah,” ujar Adi Hidayat.

Hal itu karena pelaku maksiat tersebut sadar akan dosa yang diperbuat sehingga dia segera bertobat kepada Allah.

Berbeda bagi mereka orang sholeh namun orang sholeh itu tidak merasa bersalah atau berbuat dosa, padahal manusia sebenarnya tidak luput dari kesalahan.

Sehingga dalam hal ini Allah sangat menyukai hambanya yang berulang kali melakukan tobatnya, walaupun dia melakukan maksiat lagi, namun dia melakukan tobatnya lagi.

Hal tersebut tentunya bukan untuk melakukan hal itu berulang-ulang selamanya, namun dengan bertobat Allah akan melapangkan hatinya betapa mudahnya melakukan kebaikan dan dijauhkan dari perbuatan maksiat.

“kalo sudah berdosa, tobatlah kepada Allah, minta maaf, setelah itu berbuat terus lebih baik, dan lupakan itu semua (dosa maksiat) sampai kita merasakan kebaikan itu nikmat dilakukan,” kata Adi Hidayat.

“sampai kita merasakan kebaikan itu nikmat dilakukan? itu halwatun iman namanya, itu tanda tobat kita diterima oleh Allah,” lanjut Adi Hidayat. (***//Berbagai sumber)

Allah Bersama Orang Sabar dan Sholat Sebagai Penolong

jpn

Bimantika.net -Innallaha ma ashobirin adalah ungkapan dalam bahasa Arab yang menggambarkan tentang pentingnya bersikap sabar.

Innallaha ma ashobirin artinya tercantum dalam Al-Qur’an, ini firman Allah SWT untuk selalu menjaga sabar dan Allah SWT akan selalu bersama orang-orang yang menjaga sabarnya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Hai orang-orang beriman, jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. al-Baqarah ayat 153)

Innallaha ma ashobirin artinya Allah bersama orang-orang yang sabar. Cara meneladani potongan ayat innallaha ma ashobirin, bisa dengan memahami jenis-jenis sikap sabar itu sendiri.

Ada tiga jenis sikap sabar yang perlu diketahui, yakni sabar untuk ketaatan, musibah, dan kemaksiatan.

  1. Sabar untuk Ketaatan
    Innallaha ma ashobirin artinya Allah bersama orang-orang yang sabar, di mana ini bisa berupa ketaatan seorang muslim kepada Tuhannya. Seperti sabar dalam melaksanakan tugas dan kewajiban dengan ikhlas, tanpa mengeluh atau tidak selalu menggerutu.
  2. Sabar untuk Musibah
    Innallaha ma ashobirin artinya Allah bersama orang-orang yang sabar, di mana ini bisa berupa sikap dalam menghadapi musibah. Seperti tidak menyesali nasibnya dan kuat hati menerima berbagai cobaan hidup dari Allah SWT.
  3. Sabar untuk Kemaksiatan
    Innallaha ma ashobirin artinya Allah bersama orang-orang yang sabar, di mana ini bisa berupa sabar dari kemaksiatan. Seperti rela untuk meninggalkan segala perbuatan maksiat dan tidak menyesal akan keputusan tersebut.

Kehidupan manusia di dunia ini pasti tidak hanya menemui kesenangan saja, akan tetapi juga banyak sekali menemui berbagai permasalahan sebagai ujian dari Allah SWT.

Ketika memperoleh ujian dan cobaan kita tidak boleh berburuk sangka kepada Allah SWT. Sebaliknya, kita harus husnudzon kepada Allah SWT dan meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT. (***//Berbagai Sumber)

Spektakuler, LPTSP Serahkan Gerobak Untuk PKL

jpn

Bimantika.net -Sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kota Mataram dengan koordinasi Lembaga Pengelola Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (LPTSP) Kota Mataram, memberikan bantuan berupa 30 unit gerobak untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Mataram, melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR).  

PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Dinar Ashri Mustaen, ST.,MT menyerahkan sebanyak 10 Gerobak  dan sisanya oleh Perusahaan lainnya.

Penyerahan ini Ini merupakan rangkaian dari penyerahan Gerobak yang sebelumnya diserahkan oleh PT. Indomarco Prismatama Cabang Lombok (Indomaret) sebanyak 20 Gerobak yang diserahkan langsung oleh Deputy Branch Manager Muhammad Ismail.

Sampai dengan hari ini LPTSP Kota Mataram sudah menyerahkan 50 Gerobak.

Bantuan diserahkan langsung oleh Dr H Iwan Harsono, SE, M.Ec, selaku ketua LPTSP Kota Mataram dan diterima langsung oleh Wali Kota Mataram, Dr. H Mohan Roliskana yang berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Mataram. Senin (10/07/2023).

Ketua LPTSP Kota Mataram yang juga sebagai Pakar Ekonomi NTB, Iwan Harsono mengatakan Menurut Surat Keputusan Walikota Mataram Nomor 531/VII/2021 Tugas LPTSP Kota Mataram adalah Melakukan inventarisasi potensi dan permasalahan CSR di Kota Mataram;

Melakukan tugas dan fungsi perencanaan program kegiatan CSR; Melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha/perusahaan untuk memperoleh masukan dan pertimbangan tentang rencana program CSR yang bersinergi dengan RKPD dan RPJMD Kota Mataram;

Mengajukan sinkronisasi Rencana Program CSR kepada pemerintah Daerah; Mengkoordinasi rencana penanganan dan pembiayaan program kepada perusahaan pelaksana CSR;

Merencanakan dan mempertanggungjawabkan dana operasional yang bersumber dari APBD dan dana pelaksanaan program CSR yang bersumber dari perusahaan.

Melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan TSP; Menyampaikan laporan pelaksanaan program CSR kepada pemerintah Daerah dan perusahaan pelaksana CSR.

“Tugas kami adalah mengumpulkan kewajiban tanggungjawab sosial perusahaan-perusahaan ini, yang 2 persen dari keuntungan itu, untuk memberi kontribusi di Kota Mataram, apa yang di berikan harus sesuai dengan kebutuhan”. Ujarnya saat diwawancarai.

Putra Asli Bima NTB yang sukses sebagai Akademi ini menambahkan, gerobak tersebut akan di salurkan kepada pedagang para PKL melalui Dinas Perdagangan Kota Mataram, agar para PKL tersebut nampak seragam dan cantik sesuai dengan desain gerobak tersebut.

“Gerobaknya saya serahkan ke pak wali, nanti melalui Dinas perdagangan yang akan membagi, rencananya adalah supaya mempercantik Kota Mataram ini kita mau sepanjang jalan kita berikan yang bagus – bagus ini sehingga menambah cantik kota Mataram”. Pungkasnya.

Iwan Harsono mengatakan LPTSP yang dipimpin nya terus bekerja sesuai dengan target target yang direncanakan dengan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Mataram dan Seluruh Perusahaan yang beroperasi di Kota Mataram untukMataram yang  Harmonis, Aman, Ramah, Unggul dan Mandiri (HARUM).

Adapun perusahaan yang tergabung dalam LPTSP antara lain Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Dinar Ashri, PT. Indomarco Prismatama Cabang Lombok (Indomaret), Bank NTB Syariah, PT Air Minum Giri Menang, PT Baling Baling Bambu, PT Varindo Lombok Inti, CV. Bedadung Indah, dan PT BPR Syariah PNM Patuh Beramal. (***)

Allah Menyukai Hambanya Yang Mensucikan Diri

jpn

Bimantika.net -Kebersihan adalah sebagian dari iman. Ungkapan ini menggambarkan bahwa kebersihan merupakan sesuatu yang dianggap penting dalam ajaran agama Islam.

Agama Islam adalah agama yang cinta pada kebersihan. Rasulullah SAW sangat menganjurkan kepada umatnya untuk senantiasa menjaga kebersihan.

Rasulullah SAW berssabda : “ Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Mahamulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR. Tirmizi)

Di Al-Quran Surah Al Baqarah ayat 222 dijelaskan,

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri (dengan mandi dan membersihkan serta membasuh aurat badan, untuk shalat, dll.)

Apa yang harus kita jaga kebersihannya?

Dari Abu Radhiyallahu ‘Anhu, Ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: ”Sesungguhnya umatku akan datang pada hari kiamat dalam keadaan bersinar wajah dan anggota wudhu nya dari bekas wudhu, maka barang siapa dari kalian yang dapat memanjangkan sinarnya maka hendaknya ia lakukan.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dijelaskan pula dalm Al-Quran di surah Al-A’la ayat 14,

“Sesungguhnya barang siapa mensucikan dirinya (dengan menjauhi syirik dan menerima tauhid), maka ia akan mencapai kesuksesan,”

kebersihan merupakan bagian dari bukti keimanan yang harus dipraktekkan dalam keseharian, bahkan bisa menjadi barometer ukuran keimanan.

Bersih secara dzohir berarti seseorang terbebas dari berbagai jenis kotoran, najis, ataupun hadast kecil dan besar. “Membersihkan kotoran dan najis pada tubuh cukup dengan membasuh bagian tubuh yang terkena najis ataupun dengan cara mandi.

Sedangkan membersihkan hadas dengan wudhu atau tayamum jika hadasnya kecil, namun jika hadast besar maka dengan cara mandi wajib. (***//Berbagai Sumber)

Polsek Woja Gagalkan Upaya Penggelapan Motor Hasil Curian

jpn

Bimantika.net -Mencium adanya penggelapan motor bodong (ilegal,red), Timsus Elang Polsek Woja bergerak cepat dengan menahan 1 (satu) unit Mobil Pickup, yang melintasi Terminal Ginte, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Dari upaya penyergapan tersebut, timsus berhasil mengamankan 2 (dua) unit kendaraan roda dua diketahui tak dilengkapi dengan surat ataupun dokumen resmi.

Pengungkapan motor bodong ini dibenarkan Kapolsek Woja Ipda Zainal Arifin, S.Ip., yang dalam keterangannya menyebut bahwa pihaknya mendapat informasi adanya satu unit mobil pickup diduga mengangkut motor diduga hasil kejahatan.

“Benar, dua unit motor merk yamaha NMax dan Supra Fit,” ungkap Kapolsek ketika mengkonfirmasi terkait pengungkapan kasus tersebut, Sabtu (8/7/2023) siang.

Dijelaskannya, begitu informasi diterima, pihaknya memerintahkan Timsus Elang dipimpin Aipda Masrun bersama 3 orang anggota, kemudian langsung melakukan upaya penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi.

“Tak lama kemudian, satu unit mobil pickup melintas depan terminal Ginte, langsung dicegat dan diperiksa oleh anggota,” imbuh Zainal.

Pengungkapan itu dilakukan pada Jum’at, (7/7/2023) sekira pukul 03.45 dini hari dan dari hasil pemeriksaan, benar saja, pickup Putih Merk Suzuki Carry berplat nomor DR 8247 DD tersebut memuat 2 (dua) unit kendaraan Roda Dua.

Lebih lanjut, ungkap Kapolsek, pickup tersebut dikendarai oleh YH (39) selaku supir dan ditumpangi oleh RR (34) selaku penguasa (pemilik, red) motor. Keduanya berasal dari Desa Bondo Kodi, Kecamatan Bondo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

“Dari keterangan keduanya, motor tersebut didatangkan dari Bali melalui terminal Bertais Kota Mataram dan hendak dibawa menuju Daerah Sumba melalui Pelabuhan Bima,” beber Kapolsek.

Selanjutnya, pungkas Kapolsek, supir dan pemilik beserta barang bukti kedua motor yang masih berplat DK tanpa BPKB tersebut di bawa ke Polsek Woja guna untuk dimintai keterangan.

“Untuk Barang bukti beserta Supir dan pemilik kendaraan telah diserahkan oleh Kanit Reskrim Polsek Woja Bripka Abdul Hamid, SH kepada Tim PUMA Polres Dompu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek. (***)

Bupati IDP : “Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba”

jpn

Bimantika.net -Setelah sebelumnya membuka MTQ Tingkat Kecamatan Lambu, Bupati Bima membuka MTQ Tingkat Kecamatan Sanggar yang ditandai dengan pemukulan Gong Jum’at 07/07 di Halaman Kantor Camat Sanggar. Pada kesempatan tersebut turut hadir Staf Ahli Bupati Bima, Asisten I dan Asisten III Setda, Kadis DLH, Kadis Dukcapil, Kadis Perkim dan Kadis Koperasi Kab. Bima.

Dalam sambutannya, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP (IDP) menyampaikan pentingnya peran orang tua dan masyarakat mengawasi putra-putrinya.

“Para orang tua diharapkan dapat membentengi setiap remaja dan generasi muda dari bahaya Narkoba, juga mampu menciptakan kehidupan keluarga membuat anak-anak nyaman belajar.

Dengan pendidikan keluarga yang baik, maka kita akan mampu membentengi dengan baik generasi untuk melanjutkan estafet kepemimpinan daerah yang kita cintai di masa depan. Ungkapnya.

Selain pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak, Bupati juga menghimbau masyarakat khususnya ASN agar memanfaatkan media sosial untuk hal-hal yang positif.

“Saya juga mengingatkan kepada ASN untuk arif dan bijak menggunakan media sosial dan memanfaatkan teknologi dengan sebaik mungkin bagi kemaslahatan”. Tutup Bupati.

Untuk mendukung penyelenggaraan MTQ tingkat kecamatan Sanggar, pada kesempatan malam hari tersebut Bupati Bima menyerahkan bantuan pribadi senilai Rp. 5 juta kepada panitia pelaksana kegiatan. Selain itu juga diserahkan paket kitab suci Al-Quran kepada Camat Sanggar.

Terkait pelaksanaan MTQ, sebelumnya Ketua Panitia Haryono, S.Pd., M.Si menyampaikan, penyelenggaraan MTQ Tingkat Kecamatan Sanggar digelar dari tanggal 7 sampai dengan 12 Juli 2023 dan mempertandingkan 6 cabang mata lomba yang diikuti oleh 139 kafilah.(***)

Allah Menyukai Manusia Yang Bermanfaat Untuk Manusia Lainnya

jpn

Bimantika.net -Sabda Rasulullah, “Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad).

Menjadi pribadi yang bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang muslim.

Setiap muslim diperintahkan untuk menjadikan dirinya bermanfaat bagi mahluk yang lain.

Manfaat itu kelak akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri seperti firman Allah SWT dalam Qs. Al Isro ayat 7.

Guna mendapatkan kebaikan dari manfaat yang kita berikan kepada orang lain, harus disertai keikhlasan. Ikhlas Beramal adalah salah satu kunci diterimanya amalan kita.

Selain itu, seorang muslim juga hendaknya tidak merusak alam. Mengacu Qs. Al A’rof ayat 56-68 yang menyatakan, “dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik …”. Allah SWT melarang manusia untuk berbuat kerusakan dan sebaliknya diperintahkan berdoa agar menjadi orang yang senantiasa berbuat kebaikan untuk mendapatkan Rahmat-Nya.

Selain itu, seorang muslim juga hendaknya tidak merusak alam. Mengacu Qs. Al A’rof ayat 56-68 yang menyatakan, “dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik …”.

Allah SWT melarang manusia untuk berbuat kerusakan dan sebaliknya diperintahkan berdoa agar menjadi orang yang senantiasa berbuat kebaikan untuk mendapatkan Rahmat-Nya.

Manfaat kita memberikan manfaatkan kepada orang lain, semuanya akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri. Sebagaimana firman Allah:
إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ…

“Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri …” (QS al-Isrâ/ 17: 7), (//Berbagai Sumber)

Bupati IDP Sebut MTQ Penajaman Visi Bima RAMAH

jpn

Bimantika.net -“Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pada semua jenjang, baik pada tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten merupakan ikhtiar bagi penajaman visi khususnya aspek religius sebagaimana amanat visi pembangunan Bima RAMAH yang ditetapkan dalam dokumen RPJMD Kabupaten Bima”

Demikian dikatakan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE,. M.IP (IDP) Sabtu (8/7) saat memberikan sambutan pada pembukaan MTQ XVIII Tingkat Kecamatan Soromandi yang digelar di Lapangan Sowa desa Kananta.

Dijelaskan Bupati penyelenggaraan MTQ pada hakekatnya bukan hanya untuk melahirkan Qori dan Qoriah yang meraih juara pada setiap event. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana Kabupaten Bima yang sudah mencetak Qori bertaraf Internasional memastikan bahwa semua Taman Pendidikan Quran (TPQ) yang sudah dibentuk pada masing-masing desa benar-benar memiliki guru dan murid. Dengan demikian, memiliki peluang dan kesempatan yang baik untuk berkiprah pada setiap kegiatan MTQ di masing-masing wilayah”.

Jelas Bupati di hadapan Camat Soromandi Julkifli, SH., M.Hum, anggota DPRD Dapil III Donggo-Soromandi Ramdin (F/Golkar) dan Rafidin (F/PAN), Unsur Muspika, para dewan Hakim, kepala desa Se-kecamatan Soromandi dan Donggo, para calon anggota legislatif serta kafilah dari 7 Desa se-kecamatan tersebut.

Usai memberikan sambutan, Bupati Bima menyerahkan bantuan pribadi senilai Rp. 5 juta untuk mendukung pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan Soromandi.
Selain itu 13 kelompok Qasidah Klasik, Qasidah modern dan dai cilik yang tampil pada acara pembukaan MTQ mendapatkan uang pembinaan dari Bupati Bima. (***)