Bupati IDP Ajak DPRD Kabupaten Bima Lawan Corona

Bimantika.net,_Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) pada hari Senin tanggal 30 Maret 2020 mengajak Pimpinan dan segenap anggota DPRD Kabupaten Bima untuk bersama-sama melawan penyebaran virus COVID-19 di Kabupaten Bima.

Hal tersebut disampaikan Bupati dalam rapat konsultasi yang dihelat dengan Pimpinan dan anggota DPRD sesaat setelah Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Bima.

Bupati Bima yang hadir bersama Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer, Sekda Drs.H.M Taufik HAK, M.Si, Kadis Kesehatan, Kalak BPBD, Direktur RSUD dan sejumlah pejabat terkait lingkup pemerintah mengatakan, butuh kebersamaan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam penanganan COVID.

Bupati juga mengajak Pimpinan Dewan untuk hadir dengan Pimpinan Komisi pada rapat bersama dengan Forkompinda pada hari yang sama di Kantor Bupati Bima.

“Pada pertengahan Bulan April diperkirakan para pekerja migran akan kembali ke tengah masyarakat. Oleh karena itu pemerintah daerah dan DPRD diharapkan bisa membahas secara konkrit pembatasan jalur-jalur dan titik baik darat, laut dan udara untuk meminimalisir dampak wabah COVID,” pungkasnya.

Ia juga mengajak para anggota legislatif untuk bersama-sama mensosialisasika menyampaikan kepada masyarakat, agar membatasi diri berbicara dalam ruang lingkup yang menghadirkan banyak orang.ajaknya.

Sementara itu, anggota DPRD dari Fraksi PAN M. Natsir S.Sos mengatakan, bahwa dirinya sependapat bahwa penanganan COVID bukan hanya masalah penganggaran, tetapi yang paling penting adalah sinergi antara Pemerintah Daerah  dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat.

Karena itu, Natsir menyarankan agar Pemerintah daerah meningkatkan koordinasi dengan Gubernur.

“Pembatasan lalu lintas orang yang melalui jalan darat menjadi perhatian penting pemerintah daerah agar wabah dapat ditanggulangi,” terangnya. (BNN_03)

Walikota Bima Lakukan Berbagai Upaya Riil Hadapi Virus Corona

Bimantika.net – Pemerintah Kota Bima melalui Surat Himbauan Wali Kota Bima Nomor : 007/129/III/2020 tanggal 29 Maret 2020 tentang penyediaan fasilitas cuci tangan dan handsanitizer di Counter ATM dan pintu masuk toko menghimbau kepada seluruh pimpinan BUMN/BUMD dan pengusaha serta pemilik toko, untuk menyiapkan fasilitas cuci tangan dan handsanitizer di pintu masuk Kantor dan Counter ATM maupun di pintu masuk toko.

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah penyebaran Covid 19 atau Virus Corona di wilayah Kota Bima.ungkap Wali Kota Bima H.Muhammad Lutfi SE yang dilansir oleh Kabag Humaspro Setda Kota Bima H. Abdul Malik dalam siaran persnya.

Diharapkan kepada seluruh pemilik toko yang ada di Kota Bima, untuk tetap menyediakan kebutuhan masyarakat seperti biasa dan dengan tidak lupa menyiapkan SOP sebagaimana himbauan dimaksud.

“Beberapa pekan terakhir, pemerintah hanya mengeluarkan edaran penutupan sementara aktivitas tempat hiburan se-Kota Bima, karena mencermati dinamika penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19) yang semakin meluas,” terangnya.

Edaran yang dikeluarkan tersebut, kata dia,  menindaklanjuti Surat Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor : 800/ 282 / Dispar – 1/ 2020 tanggal 22 Maret 2020 yang bersifat segera agar dilakukan penutupan sementara aktivitas tempat hiburan.

Tempat hiburan itu seperti Café, Karaoke, Permainan Ketangkasan, Panti Pijat, Fitnes Center, Billiar dan tempat rekreasi serta jenis usaha yang ada di dalamnya, ditutup sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

“Sejak tanggal 23 Maret 2020 lalu, Restoran, Warung Kopi, Rumah Makan, tempat yang melayani makan dan minum dan sejenisnya, diperbolehkan melayani hanya dengan cara pesan antar, bila terjadi antrean, jarak antar orang minimal 1 meter,” pungkasnya.

Sebelumnya Upaya Riil yang dilakukan Walikota bima adalah penyemprotan disinfectan di jalan jalan utama, tempat ibadah dan pemukiman warga padat penduduk. (BNN_03)

Cegah Meluasnya Covid 19, Pemkot Bima Semprot Disinfektan di Ruas Jalan Utama

Bimantika.net,_Berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Bima untuk mencegah penyebaran cobid-19 atau virus corona. Salah satunya adalah dengan melakukan penyemprotan disinfektan pada sejumlah ruas jalan utama di Kota Bima pada Sabtu (28 Maret 2020). Penyemprotan dimulai pada pukul 14.00 wita hingga pukul 18.00 wita. 

Penyemprotan dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kota Bima yang diantaranya terdiri dari Dikes Kota Bima, Sat Pol PP dan damkar Kota Bima serta  BPBD Kota Bima. 

Giat Penyemprotan ini mengerahkan 4 armada Damkar Kota Bima dengan titik pertama yang dilakukan penyemprotan yakni areal terminal Anatar Kota ANTAR Provinsi (AKAP) Kota Bima kemudian berlanjut hingga kawasan amahama, jalan dua arah depan pasar Amahami hingga kompleks pasar Bima. 

Penyemprotan berlanjut ke arah Pasar lama memutar menuju kompleks Pasar Raya hingga di seputaran menuju Masjid Agung Al-Muwahidin. Selanjutnya menuju ke timur hingga perempatan Lapangan Pahlawan Raba, memutar mengelilingi RSUD Bima lalu kembali ke Jalan Soekarno Hatta hingga Lapangan Serasuba.

Penyemprotan disinfektan ini sebagai langkah antisipasi meminimalisir penyebaran virus dan bakteri yang membahayakan termasuk diantaranya kemungkinan mengarah pada covid -19 atau virus corona.

“Ini baru tahap penyemprotan awal, nanti akan dilajukan penyemprotan di ruas jalan lainnya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima Drs H Azhari MM.

Masyarakat diminta untuk mematuhi himbauan pemerintah demi menyelamatkan diri dan keluarga. “Hal ini penting agar, penyebaran virus corona dapat dipotong mata rantainya,” himbaunya. (Yadin//bnn_03)

Antisipasi Covid-19, Kades Rade Semprot Rumah Warga Dengan Disinfectan

Bimantika.net,_ Berbagai cara yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Kelurahan dan Desa dalam mengantisipasi pencegahan virus Corona salah satunya adalah Pemerintah Desa Rade melakukan penyemprotan disinspektan di tiap-tiap rumah warga di desa setempat pada hari Jumat, 27 Maret 2020.

Pada Penyemprotan Disinspektan tersebut, langsung di pimpin oleh Kepala Desa, didampingi oleh Babinsa, Babinkamtipmas, BPD, LPMD, Karang Taruna, Warga Desa Rade, RT.

Kepala Desa Rade Atfah, S.Pd menuturkan, penyemprotan disinspektan di tiap rumah warga dalam hal untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona, yang dianggap sebagai tempat yang rentan penularan virus Corona.

Kata mantan Jurnalis ini, selain penyemperotan melakukan disinspektan, pihaknya juga mengimbau agar warga Desa Rade senantiasa menjaga lingkungan melalui kerja bakti dan sosialisasi tentang penyegahan virus Corona, dan sejauh ini di wilayah Desa Rade belum ada yang terjangkit.

“Terima kasih kepada warga yang sudah gubung dan bergotong royong. Semoga di wilayah Kabupaten Bima, khususnya Desa Rade tidak terjagkit virus Corona,” ungkapnya 

Sementara itu juga Ketua BPD Desa Rade Syaifullah Aminullah menambahkan, dalam penyemprotan disinspektan ini adalah bentuk upaya untuk mencegah penyebaran virus corona.

Akan tetapi, dari diri kita pun menghimbau kepada seluruh warga Desa Rade harus menjaga pola hidup bersih dan sadar diri mengikuti anjuran pemerintah. harap ipul sapaanya. (Yadin//bnn_03)

Berbagai Upaya Cegah Covid-19 Yang Walikota Bima Lakukan

Bimantika.net,_Berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bima dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Bima. Salah satunya adalah membuat bilik sterilisasi yang nantinya akan ditempatkan di ruang-ruang publik. 

Bilik sterilisasi yang merupakan karya dari anak-anak muda kreatif dari Posyantek Mekar Jaya Kelurahan Lewiraro, akhirnya dilakukan uji coba pada Jum’at Pagi 27 Maret 2020 oleh Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE dan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH di kediaman masing-masing.

Uji coba juga dilakukan di Kantor Walikota Bima oleh Sekretaris Daerah Drs, H.Mukhtar MH, Asisten bidang Administrasi Umum Setda Kota Bima, Asisten bidang Pemerintahan dan Kesos dan Staf Ahli Walikota Bima Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Diawal ini akan diadakan 10 bilik sterilisasi yang akan di tempatkan di ruang publik seperri Pelabuhan, terninal, Kantor Pelayanan Pemerintah dan beberapa tenpat lainnya yang dianggap bersinggungan dengan banyak orang.

Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima mengapresiasi anak-anak muda yang kemudian menciptakan bilik sterilisasi ini ditengah kekhawatiran masyarakat terhadap penyebaran covid-19 ini.

Lanjutnya, bahwa pemerintah mengharapkan pembuatan bilik ini dibuat dalam jumlah yang banyak dan akan diback up melalui APBD II yang telah ditetapkan tim Gugus Penanganan Corona. 

“Bilik sterilisasi ini tempatkan di ruang-ruang publik sehingga masyarakat juga bisa terlindungi,” ujar Wali Kota Bima.

Wali Kota mengharapkan agar masyarakat tidak merasa panik namun tetap waspada serra menjaga kondisi psikis demi menjaha kualitas daya tahan tubuh dalam menangkal berbagai virus.

Begitupula diharapkan kepada Tim Gugus agar benar-benar mengontrol dan memantau fenomena pulangnya mahasiswa dan perantau ke Bima pasca merebaknya corona membuat Kota Bima siaga mencegah mewabahnya virus ini di Kota Bima. Masyarakat juga diminta berpartisipasi memberikan informasi melalui RT/RW, Lurah dan Camat mengenai kedatangan warga masyarakat dari Luar Negeri maupun dari daerah yang terpapar Covid-19. (Yadin//bnn_03)

Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Bima Tuntaskan Disinfektan 100 Area

Bimantika.net, – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bima berhasil menuntaskan kegiatan disinfectan pada 100 area publik dalam kurun 3 hari terakhir, dan hal ini sesuai dengan target yang ditetapkan pada Rapat Koordinasi hari Selasa tanggal 24 Maret 2020 lalu. 

“Alhamdulillah, lebih dari target 100 area publik mampu disisir program sosialisasi dan disinfektanisasi Tim BPBD bekerjasama dengan unsur TNI/Polri, Instansi vertikal, BUMN, pemerintah kecamatan dan desa serta para relawan dalam 3 hari terakhir,” terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima Aries Munandar, ST,MT Kamis tanggal 26 Maret 2020 usai melakukan kegiatan sosialisasi dan penyemprotan disinfektan di beberapa kecamatan.

Dijelaskannya, pada hari ketiga Kamis tanggal 26 Maret 2020 ada lebih dari 70 titik pada 16 desa dalam 4 Kecamatan yang mencakup area masjid, pasar, terminal, area pertemuan, kantor, dan rumah jabatan pemerintah.

“Ada 1 desa di kecamatan Palibelo, 9 desa di Kecamatan Bolo, 3 desa di Madapangga dan 3 desa di Kecamatan Woha yang disasar Tim Gugus Tugas beserta elemen lainnya,” bebernya.

Kata dia, dukungan penuh Bupati Bima, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah selaku ex officio kepala BPBD turut memotivasi Tim di lapangan.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan Tim. “Terima kasih kepada jajaran Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bima, TAGANA dan para pihak yang telah ikut bersinergi,” ucapnya.

Secara khusus pria yang disapa Anton ini memberikan penghargaan atas kinerja aparat. “Jajaran TNI dan Polri, Perangkat Daerah, Instansi Vertikal, BUMN dan Kecamatan yang bergerak luar biasa bersama membangun dan menularkan gerakan moral dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tersebut,” tutupnya. (Yadin//bnn_03)

Bupati IDP Turun Langsung Lapangan, Antisipasi Covid-19

Bimantika.net,- Pada hari Hari ketiga, kerja Tim Gugus Tugas (TGT) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bima, telah menyelesaikan 70 titik di 16 Desa pada empat Kecamatan. Dari hari pertama hingga hari ketiga TGT telah menuntaskan 120 area publik dan melebihi yang ditargetkan.

Areal yang disisir pasukan Disinfektan ini meliputi, area mesjid, pasar, terminal, area pertemuan, kantor dan rumah jabatan. Juga, Kecamatan Palibelo satu desa, Bolo 9 desa, Mada Pangga tiga desa dan Woha  Tida Desa.

Pada hari ketiga ini, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, turun ambil bagian mensupport tim kerja di lapangan.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap, mengatakan, giat hari ini, 26 Maret 2020  Damkar, TRC BPBD, Tagana Dinsos dan Dinkes berpencar di beberapa titik.

‘’Tim akan menyemprot disinfektan di tempat-tempat umum, Pasar Tente dan tempat ibadah di Kecamatan Woha dan Bolo,’’ujar Chandra.

Hari ini, kata Kabag Prokom ini, juga dilakukan penyemprotan di Kediaman Bupati Bima dan Pandopo Wakil Bupati Bima di Jalan  Soekarno-Hatta, Kota Bima.

Bupati Umi Dinda, turun ambil bagian menyemprot Disinfektan pada salah tempat ibadah di Kecamatan Madapangga.

Bupati yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima ini, mengatakan, Pemerintah tatap berkomitmen memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Karena menurut Chandra, sampai hari ini di NTB baru dua orang yang positif Covid 19.

“Bima sebagai pintu masuk Propinsi NTB dari bagian Timur, terus berupaya dan salah satunya dengan melaksanakan penyemprotan, pada fasilitas dan tempat-tempat umum,” imbuhnya.

Diakui Bupati, kata Chandra, sampai dengan hari ini Up date dari Gugus Tugas, 66 dalam masuk dalam ODP. 53 masih dalam pantauan dan 3 (Tiga) orang yang sudah selesai dalam pantuan.

‘’Kita berharap tidak ada perkembangan kasus. Ini semua bisa diwujudkan dengan adanya kesadaran masyarakat. Mulai dari prilaku hidup bersih kemudian memastikan untuk beraktivitas dalam rumah, tidak bersosialisasi dalam jumlah banyak,’’ujar Umi Dinda, ditirukan Kabag Prokom Setda Bima.

Pasca penetapan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bima, semua Dinas dan institusi Pemerintah  sampai di Kecamatan dan Desa terus bergerak.

Pada Dinas Diskoperoindak, selain telah melakukan disinfektan secara mandiri di tiap-tiap ruangan, juga telah membuat tempat cuci tangan (Wash-Hands).

Sedangkan di Kecamatan semua sudah bergerak. Tim Gugus Tugas Kecamatannya, lanjut Chandra, setelah senam pemanasan bersama, mereka melakukan sosialisasi keliling menggunakan mobil Ambulan dan Mobdis Camat Tambora, di 7 Desa se Kecamatan Tambora.

Di Kecamatan Lambu, tim Kecamatanya, memasang kran air dan menyediakan sabun cuci tangan, di depan Kantor Camat setempat, untuk masyarakat yang datang di kantor. 

Di Kecamatan Madapangga, tim melakukan penyemprotan di Desa Dena pada tempat-tempat umum dan rumah penduduk. Semua tim bergerak bersama Polsek, Danramil, Puskesmas, Aparat Desa dan masyarakat setempat. Penyemprotan di Mushollah, Rumah Dinas, Aula dan Ruang  Kerja Kantor Camat Madapangga. Semua berjalan lancar

Di Kecamatan Bolo penyemprotan serentak di desa-desa se Kecamatan  Bolo, melibatkan Babinsa dan Babinkamtibmas serta aparat desa.

Kemudian di Kecamatan Sape, tim Kecamatan memasang  enam buah wadah cuci tangan (wash-hands) di tempat di pasar Sape untuk kebutuhan pengunjung pasar dan masyarakat umum.

Berikut Up date Covid 19, per Kamis, tanggal 26 Maret 2020, PKL.12.50 Wita

ODP 
L: 33 org, P: 33 orang, Total ODP=66
yang masih Dalam Pemantauan=63 orang
Yang selesai pemantauan= 3 orang
Mereka ada di 13 Kecamatan, 14  wilayah Puskesmas.
Sedangkan PDP 
P: 1 orang (yang meninggal beberapa hari lalu). (Yadin//bnn_03)

Gugus Tugas COVID-19 Pemkab Bima Lakukan Sosialisasi & Semprot Disinfectan

Bimantika.net _Gugus Tugas menargetkan dalam 3 hari ke depan semua elemen melakukan gerakan moral, proses sosialisasi dan disinfektanisasi pada 100 titik kumpul yang ada di kabupaten Bima.  Langkah ini dimaksudkan dalam mengatasi dan memutus mata rantai penularan virus Covid-19,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bima selaku Ex Officio Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bima Drs. H.M. Taufik HAK, M.Si, pada hari Selasa 24 Maret 2020.

Upaya lain yang dilakukan, jelas Sekda adalah membatasi kegiatan yang sifatnya keramaian, penutupan lokasi wisata dan hiburan. Secara bertahap akan dilakukan dengan melibatkan TNI /Polri, SatPolpp dan pimpinan wilayah terkait.

“Pemerintah Kabupaten Bima juga, akan melakukan upaya penyediaan alat perlindungan diri (APD) bagi tenaga medis dan melakukan pengawasan melekat pada titik pintu masuk dan keluar dengan melibatkan unit kerja terkait dan Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) sebagai bagian dari gugus tugas,” terangnya.

Pemerintah daerah juga, sambung Sekda,mempersiapkan  RSUD Sondosia menjadi ruang isolasi dan karantina untuk membackup fasilitas RSUD Bima, bila dirasa over kapasitas pasien yang ditangani. 

“BPBD bersinergi dengan TNI/Polri, BUMN, Tagana, PMI, Instansi Pemerintah, unit kerja vertikal dan penggiat lingkungan dan kebencanaan melakukan seluruh tahapan penanggulangan wabah Covid,” tutup H.M. Taufik HAK.

Kata dia, setelah merampungkan tugas pada 4 kecamatan, Rabu (25/3) Tim Gugus Tugas BPBD kembali melakukam sosialisasi dan disinfektanisasi di kecamatan Palibelo, Langgudu dan Madapangga. (Yadin/BNN_03)

Bupati IDP Bantu Dua Warga Korban Kebakaran di Desa Lanta

Bimantika.net _ Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) menyerahkan bantuan uang pribadi, pada dua warga korban kebakaran di Desa Lanta, Kecamatan Lambu Dusun Bou, RT 04.

Bantuan itu diserahkan Bupati dan diterima langsung oleh Akbar dan Syamsudin, hari Senin tanggal 23 Maret 2020. Bupati berharap, musibah yang dialami Akbar dan Syamsudin dapat mereka terima dengan penuh kesabaran.

“Mari kita bersabar menghadapi musibah ini,’’ujar Bupati, melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap, pada hari Senin tanggal 23 Maret 2020.

Umi Dinda dalam sapaanya menghimbau, masyarakat berhati-hati saat mencegah kebakaran. Kemudian apabila keluar rumah, selalu memeriksa kembali lampu, kompor atau hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kebakaran yang menimpa warga Desa Lanta itu, terjadi pada Minggu, 22 Maret 2020, sekitar Pukul 02:00 Wita dini hari, akibat arus pendek. Karena kejadian itu dua unit rumah panggung milik Akbar dan Samsudin terbakar rata dengan tanah,” teramgnya.

Akibatnya, lanjut dia, dua warga itu mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Pasca kejadian kemarin. “Akbar dan Syamsudin sudah menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bima yang disalurkan melalui Bantuan Tanggap Darurat,” tandasnya. (Yadin/bnn_03)

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemkab Bima Bentuk Gugus Tugas

Bimantika.net _ Mengantisipasi meluasnya wabah penyakit Corona Virus Desease (COVID-19) di seluruh wilayah kecamatan, Pemerintah Kabupaten Bima Senin (23/3) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Gugus Tugas Bencana Non Alam Covid 19 Tingkat Kabupaten Bima di Ruang Rapat Kantor Bupati Bima.

Pada Rakor tersebut yang diikuti TNI/Polri, Instansi vertikal, kepala perangkat daerah, para camat dan organisasi profesi terkait tersebut Sekretaris Daerah Drs. H.M Taufik HAK, M.Si yang memimpin rapat mengemukakan, bahwa Berdasarkan hasil pengamatan, virus corona telah berdampak pada aspek bidang kehidupan sosial masyarakat.

Kata dia, meskipun Bima bukan saat ini masih negatif Virus COVID-19, dengan melihat adanya peningkatan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang sudah menyebar ke sepuluh kecamatan,  penyebaran wabah penyakit ini tidak boleh dianggap main-main. Karena itu semua pihak terkait  harus secara sungguh-sungguh  mengatasinya.

“Agar pelaksanaan Gugus Tugas yang dibentuk ini berjalan efektif, maka  koordinasi memegang peranan penting di dalamnya,” terangnya.

Ia menjelaskan, langkah-langkah pengetatan pengawasan pada titik masuk baik Bandar Udara, Terminal, Pelabuhan laut dan penyeberangan oleh unit kerja terkait harus segera dilakukan.

“Camat Sape, pihak ASDP, Bandar Udara Penyeberangan dan Kadis Perhubungan berkordinasi aktif melakukan pemeriksaan secara ketat penumpang darat, laut dan udara,” terang Sekda yang didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima Aris Munandar ST., MT.

Rapat tersebut menghasilkan sejumlah point yang mulai dijabarkan tanggal 24 Maret 2020 antara lain, kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang COVID dilaksanakan oleh seluruh Puskesmas. 

Penyemprotan disinfektan pada wilayah kecamatan dan yang dititikberatkan pada area publik seperti pasar dan terminal.

Pembentukan  Call Center untuk menangani lalulintas informasi dan koordinsi lintas sektoral di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa  dibawah koordinasi Dinas Kominfostik dan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda. (Yadin/bnn_03)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom