Bimantika.net,_Banjir rob atau bencana alam gelombang pasang terjadi jum.at( 5 /6/2020) di wilayah Kabupaten bima, merendam puluhan tambak garam dan bandeng milik warga yang berdomisili di Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima
Akibat bencana alam iti, Puluhan tambak milik petani tambak desa talabiu jebol, “Total ada puluhan tambak yang tersebar di so doro nisa dan sekitar nya,” ujar tokoh muda Desa Setempat Arif Munandar, S. Ip
Menutnya, Dampak banjir rob terparah ada di so doro nisa ,so belo,so nanga tumpu, so ra.u .
Aktivitas banjir rob terpantau sudah tiga hari mengintai beberapa tambak yang tanggulnya rendah dan juga tipis,menyebabkan semua petani tambak gelisah dan siaga selama beberapa hari kebelakangan,hari ini pun ada sekitar 12 tambak jebol dan merendam tambak tambak sekitarnya,
Musibah ini terjadi pada saat sebagian masyarakat pulang kerumah untuk melaksanakan sholat jum.at ,selesai sholat jumat petani kembali ketambak dan menemui tambak tambaknya jebol dan puluhan lainya terendam.
Kerugian petani terhitung kurang lebih ratusan juta /tambaknya di karenakan ikan ikan di tambak sudah siap panen di tambah ada garam petani yang belum laku di jual karna harga nya murah,,itu baru kerugian dari isi tambak belum lagi biaya yang harus di gelontorkan untuk memperbaiki kembali tambak-tambak yang jebol..
Atas musibah ini saya berharap pemerintah daerah untuk turut andil dalam membantu pemulihan pasca bencana mengingat saat saat ini ekonomi petani sedang lesu di karenakan aktivitas2 diluar rumah yang jauh jauh hari sudah di batasi.
Dirinya berharap dengan kondisi ini pemerintahan kabupaten bima dapat melirik warga yang sedang mengalami musibah. “Pemerintah wajib hadir ditengah bencana yang sedang di alami oleh warga” ungkapnya. (BNN_01)

