Lautan Massa Kampaye Nomor 2 Cakades Woro, Farid Punya Peluang Untuk Menang

Bimantika.net

Kampanye Calon Kepala Desa Woro Kecamatan Madapangga an. Abdul Farid Ismail, SH dipadati ribuan pendukung dan loyalisnya.
Kampanye akbar calon kepala desa nomor 2 di dilaksanakan pada hari selasa (10/12/2019). Ruas jalan desa woro seakan menjadi Bukti bahwa Farid adalah sosok yang menjadi idaman masyarkat desa Woro.
“Belum ada sejarah sepanjang kampanye Pilkades Woro selam ini banjir manusia terjadi saat kampanye saudara Farid” ungkap salah satu pendukungnya.
Farid adalah sosok generasi muda yang memang dicintai oleh kaum ibu ibu dan para tokoh alih ulama serta menjadi idola bagi generasi muda sehingga saat kampanyepun seluruh elemen masyarakat Desa Woro saling bahu membahu memeriahkan kampanye tokoh muda ini.
Farid sepanjang karir politik ny di wilayah desa tidak pernah berbenturan sama siapapun sehingga menjadikan kepribadiannya sangat di cintai oleh seluruh lapisan masyarakat desa woro.
“Kami bangga punya sosok calon kepala desa yang selama ini tidak pernah bermasalah dengan siapapun di desa, justru bang Farid adalah sosok yang bisa memberikan pengayoman pada seluruh lapisan masyarakat woro” demikian ungkap pendukungnya.
Liputan langsung Bimantika.net di Desa Woro Kecamatan Madapangga, lebih kurang massa yang hadir kampanye nomor urut 2 sekitar lebih kurang 1500. Kampanye berjalan tertib dan teratur. Farid kedepan akan membawa Desa Woro ke arah yang lebih baik dan melakukan upaya kerja keras untuk kesejahteraan masyarakat desa Woro. Kampanye yang dilakukan nomor 2 ini didominasi kaum ibu ibu yang jalan kaki keliling Desa Woro. Bahkan mereka rela meninggalkan pekerjaan nya masing masing-masing hanya untuk memberikan dukungan pada calon kepala desa sebagai idola mereka. (BNN-07)

Mangkir Dari Panggilan Pertama, Oknum Pegawai Honda UPTD Ambalawi Dilayangkan Panggilan Kedua

Bimantika.net

Oknum Pegawai Honorer Daerah yang bertugas di UPTD Dikpora Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima, KH mangkir alis tidak hadir menghadap Penyidik polres Bima Kota. Kini, Penyidik Polres Bima Kota Kembali layangkan surat panggilan kedua untuk saudari KH agar menghadap Pihak polres Bima Kota guna dimintai keterangannya terkait dengan urusan dugaan penipuan yang dilaporkan oleh Yuliati, S. Pd beberapa waktu yang lalu.
Hasil pantauan Bimantika.net bahwa pada surat panggilan pertama yang semestinya KH harus berhadapan dengan penyidik pada hari Sabtu (8/12/2019) namun KH sampai dengan sore hari sama sekali tidak hadir untuk mempertanggungjawabkan apa yang menjadi Dugaan terhadap dirinya.
Pada Bimantika.net pelapor, Yuliati menyebutkan bahwa seharusnya warga negara yang taat hukum harusnya tidak mangkir kalau ada panggilan dari para penegak hukum sehingga masalah nya bisa terselesaikan. “Semakin mangkir semakin di panggil oleh hukum, saran saya segera saja hadapi proses hukumnya” demikian ungkap Yuli.
Yuli pun bercerita dugaan penipuan yang dilakukan oleh KH adalah kerja sama dalam hal jual beli beras. Selama ini lancar lancar saja, namun setelah di drop beras yang terakhir KH di duga kuat tidak menyetorkan harga beras yang lebih kurangnya enam puluhan juta rupiah. “Yang terakhir KH sama sekali tidak menyetorkan ke saya seharga beras enam puluh enam juta, atas perbuatannya tersebut sehingga saya melaporkannya di kepolisian guna untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya”jelas Yuli.
Sementara KH yang diduga kuat melakukan tindak pidana penipuan saat Bimantika.net menelponnya sama sekali tidak memberikan jawaban apapun, justru merasa tidak nyaman kalau wartawan menelponnya. (BNN-01)

Di Issukan Tak Punya Uang, “Lautan Massa Padati Kampanye Nomor Urut 4, Abd. Haris Sadakah Di Cintai Warga Dena

Bimantika.net

Kampanye Salah satu Calon Kepala Desa Dena, Abd. Haris H.M. Sadakah atau yang akrab disapa Aba Ko’o pada Hari senin (9/12/2019) dipadati ribuan masyarakat Desa Dena Kecamatan Madapangga. Ini tentunya membuktikan bahwa Nomot Urut 4 dicintai oleh warga Desa Dena Kecamatan Madapangga. Walau di kampanye hitamkan oleh lawan politiknya Aba Ko’o tidak memiliki uang yang cukup untuk berkontestasi di Pilkades Desa Dena, namun semangat para pendukungnya melebihi calon yang memiliki uang banyak. Ditengah hiruk pikuk kampanye Nomor Urut 4, ada yang “sakit hati” melihat membludaknya massa di ruas jalan desa dena tersebut. Rupanya si sakit hati itu adalah di duga kuat pendukung calon nomor Urut lain. Tanpa di sadari saat kampanye berlangsung menuturkan bahwa “Boleh nomor 4 punya massa yang begitu besar, tapi nanti kami langsung Serangan Fajar saja saat H-1 karena calon nomor 4 tidak punya uang” demikian kalimat sang sakit hati dihadapan Ibu Ibu Pendukung nomor Urut 4. Sang sakit hatipun usai menuturkan kalimat ptovokatif tersebut langsung tanya salah seorang ibu yang sedang saksikan Kampaye tersebut, “Ibu Orang Mana ,?” Dengan Tegas Ibu itu Menjawab “Saya Anaknya Pak Suaeb cucu H. Moersalin Midun, sepupu sekali Aba Ko’o” dengan jawaban seorang ibu tersebut sang sakit hati pun merasa malu dan tidak melanjutkan ungkapan provokatifnya, lau pergi begitu saja dengan rasa malunya. Ibu muda tersebut menceritakan kembali pada Bimantika.net bahwa anak tersebut langsung menghilang dan merasa malu. Sepertinya mereka bingung dengan tidak adanya uang Calon Nomor Urut 4, tapi mampu membangkitkan semangat pendukungnya dengan ribuan pendukung memadati jalan raya desa dena madapangga. (BNN-01)

Pendukung Nomor 4 Cakades Dena Di Dominasi Kaum Perempuan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama Serta Pemuda

Bimantika.net

Kampanye Terbuka Calon Kepala Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima hari ini senin (9/12/2019) atas nama Calon Kepala Desa Abdul Haris HM. Sadakah atau yang biasa disapa Aba Ko’o dipadati oleh para pendukung dan Loyalis sejatinya.
Pantauan langsung Bimantika.net dilokasi Kampanye, calon Kades Nomor Urut 4 kebanyakan dukungan dari kaum Perempuan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda.
Rakyat Dena Madapangga siap antarkan Aba Ko’o Jadi Kepala Desa Dena Kecamatan Madapangga.
Dengan bangga peserta Kampanye Menyebutkan bahwa Aba Ko’o adalah sosok yang menjadi primadona rakyat Dena, karena kepribadian aba Koo yang begitu santun dan tulus bergaul dengan siapapun. “Sosok aba Ko’o adalah sosok yang insya Allah mengantarkan Desa Dena lebih Mandiri, bermartabat dan lebih sejahtera” ungkap Loyalisnya.
Masih menurut Loyalisnya bahwa Insya Allah dengan dukungan tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, kaum Perempuan dan Pemuda Insya Allah Abdul Haris HM Sadakah memenangkan kontestasi Pilkades Desa Dena. Sosok Aba Ko’o yang ramah menjadikan rasa simpatik masyarakat yang mendalam sehingga di Pilkades yang di ikutinya yang sudah bertarung du kali ini akan semakin membuat simpatik masyarakat dena. “Kami makim simpatik sama aba Ko’o karena sudah du kali ikut insya Allah sekarang sudah merata dukungannya di seluruh desa dena” ungkap perempuan paruh baya pendukung setianya Abdul Haris H. M. Sadakah.
Rakyat Desa Dena menaruh Harapan besar pada sosok dan Pribadi Calon Kades nomor Urut 4 untuk Perubahan Dena ke arah yang lebih Fundamental. (BNN-01)

Kampanye Nomor 4 Cakades Dena Di Dominsi Kaum Perempuan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama Serta Pemuda

Bimantika.net

Kampanye Terbuka Calon Kepala Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima hari ini senin (9/12/2019) atas nama Calon Kepala Desa Abdul Haris HM. Sadakah atau yang biasa disapa Aba Ko’o dipadati oleh para pendukung dan Loyalis sejatinya.
Pantauan langsung Bimantika.net dilokasi Kampanye, calon Kades Nomor Urut 4 kebanyakan dukungan dari kaum Perempuan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda.
Rakyat Dena Madapangga siap antarkan Aba Ko’o Jadi Kepala Desa Dena Kecamatan Madapangga.
Dengan bangga peserta Kampanye Menyebutkan bahwa Aba Ko’o adalah sosok yang menjadi primadona rakyat Dena, karena kepribadian aba Koo yang begitu santun dan tulus bergaul dengan siapapun. “Sosok aba Ko’o adalah sosok yang insya Allah mengantarkan Desa Dena lebih Mandiri, bermartabat dan lebih sejahtera” ungkap Loyalisnya.


Masih menurut Loyalisnya bahwa Insya Allah dengan dukungan tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, kaum Perempuan dan Pemuda Insya Allah Abdul Haris HM Sadakah memenangkan kontestasi Pilkades Desa Dena. Sosok Aba Ko’o yang ramah menjadikan rasa simpatik masyarakat yang mendalam sehingga di Pilkades yang di ikutinya yang sudah bertarung du kali ini akan semakin membuat simpatik masyarakat dena. “Kami makim simpatik sama aba Ko’o karena sudah du kali ikut insya Allah sekarang sudah merata dukungannya di seluruh desa dena” ungkap perempuan paruh baya pendukung setianya Abdul Haris H. M. Sadakah.
Rakyat Desa Dena menaruh Harapan besar pada sosok dan Pribadi Calon Kades nomor Urut 4 untuk Perubahan Dena ke arah yang lebih Fundamental. (BNN-01)

Bersama Bupati dan Walikota Bima, Wakil Gubernur Tanam Pohon di Teluk Bima

Bimantika.net
         
Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama Bupati Kabupaten Bima, Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wali Kota Bima, H. M. Lutfi dan para relawan melakukan penanaman pohon cemara laut dan mangrove, Minggu (08/12/2019). 


           Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kananta, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima yang letaknya berada di kawasan Teluk Bima. Penanaman tersebut digelar dalam rangka Gerakan Save Teluk Bima dan Jambore Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang digagas Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima. 
           Hadir juga pada kegiatan itu para Asisten Gubernur NTB, yaitu Asiten Bidang Pemerintahan dan Kesra Dra Baiq Eva Nurcahyaningsih, M.Si, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Ridwan Syah, M.Sc.MT.MM, dan Asisten Administrasi dan Umum, Ir. Hj. Hartinah, MM.
          Wakil Gubernur mengatakan bahwa penanaman pohon tersebut merupakan orientasi bagaimana menjadikan Kabupaten dan Kota Bima serta NTB secara umum berada pada level tangguh bencana.
          "Kita ingin ke depan, semua desa kita tangguh bencana," ungkap Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi itu.
        Ia memuji Bupati dan masyarakat Kabupaten Bima yang memiliki komitmen tinggi terhadap lingkungan mulai dari anak-anak hingga orang tua. Umi Rohmi terus mendorong seluruh masyarakat untuk peduli pada lingkungan serta tidak perlu berkecil hati atas apa yang telah terjadi pada lingkungan selama ini. Yang perlu dilakukan ke depan adalah terus memperbaiki lingkungan.
          "Perlu diingat bahwa memperbaiki lingkungan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan," katanya.
         Bupati Bima menyampaikan  "Musibah yang terjadi selama ini memberi pelajaran dan wawasan kepada masyarakat mengenai pentingnya reboisasi bagi lingkungan. Ini katanya, bertujuan untuk membangun kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana.
        "Kita ingin membangun partisipasi semua pihak untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan kesiapsiagaan bencana seperti edukasi kebencanaan, evakuasi mandiri, latihan kesiapsiagaan dilakukan oleh individu keluarga," jelasnya.
           Dae Dinda, sapaan akrab Bupati Bima itu mengajak semua pihak, mulai dari anak-anak hingga orang tua untuk menjaga alam dengan menanam. "Kita jaga alam, alam jaga kita," tutupnya.

( BNN-01//TKPD)

Bupati Bima Pimpin Apel Siaga Bencana

                  
Bimantika.net

Setelah sehari sebelumnya dilakukan prosesi pembukaan Jambore Pengurangan Resiko Bencana (PRB),  Minggu (8/12) Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE bertindak sebagai pembina Apel Siaga Bencana yang dihelat di  So Wadu Pa'a Desa Kananta  Kecamatan Soromandi.
         Pada Apel Siaga yang juga dihadiri Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat  DR. Hj. Siti Rohmi Djalilah, M.Pd  dan Wali Kota Bima H.M Lutfi, SE unsur FKPD, perangkat daerah, instansi vertikal dan organisasi terkait penanggulangan bencana tersebut, Bupati memaparkan dampak ketika bencana terjadi.
              "Tidak bisa dipungkiri, intensitas dan kompleksitas bencana di era modern ini telah banyak menimbulkan korban jiwa,kerusakan dan kerugian yang besar,serta sangat mengganggu aktifitas,dan produktifitas, baik untuk keberlangsungan dunia usaha dan kehidupan masyarakat. 
             Selain itu, bencana dalam skala yang luas dapat menghambat pembangunan. Karena itu, program Pengurangan Resiko Bencana menjadi sesuatu yang penting untuk dilaksanakan". Jelas Bupati.
           Ditambahkan Bupati, gambaran dampak bencana tersebut memberikan logika penting bahwa mari kita berinvestasi kepada kesiapsiagaan pra-bencana agar dampak bencana yang timbul dapat ditekan, dampak ekonomi bisa lebih diminimalisir, dan tentunya tindak mengganggu keberlangsungan usaha dan mata pencaharian masyarakat". Katanya.
            Menyinggung kegiatan Jambore PRB, kegiatan yang dirangkaikan apel siaga bencana, pelatihan relawan serta simulasi penanggulangan bencana ini menjadi sangat strategis dalam rangka menyatukan persepsi dan koordinasi dalam penanggulangan bencana.
              Kesiapsiagaan merupakan modal yang sangat penting dalam menghadapi bencana, mulai lingkup terkecil yaitu lingkungan keluarga,komunitas,sekolah,lembaga pemerintah atau swasta atau lembaga usaha.
                 "Demikian halnya dengan kegiatan  penanaman pohon, menjadi hal mutlak untuk menghijaukan kembali alam kita sehingga nantinya dapat meminimalisir dampak bencana yang akan terjadi. Sekaligus menjadikan momentum untuk memberikan pembelajaran dan wawasan kepada masyarakat mengenai pentingnya reboisasi bagi lingkungan kita". Ungkap Bupati IDP.
          Usai pelaksanaan apel, Wakil Bubernur bersama  Bupati Bima, Walikota dan para peserta melakukan kegiatan penanaman kembali "Save Teluk Bima dan penyerahan secara simbolis Bibit Cemara Laut, Mangrove dan Sawo. (BNN-01//BPBD)

BPBD)

BPBD Kabupaten Bima Gelar Jambore PRB

Bimantika.net

Selama dua hari Sabtu dan Minggu (7-8 Desember) sebanyak 30 unit kerja terkait lingkup pemerintah daerah, instansi vertikal dan organisasi kepemudaan mengikuti Jambore Pengurangan Resiko Bencana (PRB) digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bima yang dipusatkan di So Wadu Pa’a Desa Kananta Kecamatan Soromandi.
Kepala BPBD Kabupaten Bima yang diwakili Kabid Penanganan Bencana dan Kebakaran Muhammad Gunawan, S.Si Sabtu (7/12) dalam sambutannya pada pelaksanaan Apel Gabungan Persiapan PRB yang di ikuti peserta dari OPD,TNI/POLRI, Kecamatan Desa dan Ormas memaparkan, Kabupaten Bima tercatat sebagai daerah yg beresiko tinggi terhadap bencana yang berada dalam kawasan cincin api (ring of fire) dan juga memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis yang memungkinkan terjadinya bencana.
Beragam bencana di era modern telah banyak menimbulkan korban jiwa, kerusakan dan kerugian yang besar, mengganggu aktifitas dan produktivitas, baik utk keberlangsungan dunia usaha dan kehidupan bermasyarakat”.
Oleh karena itu lanjutnya, “pada kesempatan ini kami mengajak dan menghimbau kepada seluruh peserta untuk turut serta membantu persiapan Pra-bencana agar dapat ditekan timbulnya bencana yang akan terjadi.
Jambore PRB diharapkan dapat memperkuat kapasitas kesiapsiagaan agar masyarakat dapat mengenal ancaman resiko di lingkungannya melalui kegiatan Relawan dan Simulasi Bencana”. Jelasnya.
Pasca Jambore Pengurangan Resiko Bencana, akan terbangun membangun kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana dengan cara membangun Partisipasi semua pihak terkait”. Tutupnya.
Pelaksanaan Jambore ditandai dengan pemasangan topi dan tanda pengenal peserta.

(BNN-01 //TKPD)

Bupati IDP: Infrastruktur Jalan Gencar Dibangun Selama 4 Tahun, Yang Belum Tuntas Dilanjutkan Tahun 2020

Bomantika.net

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri ,SE menegaskan, tetap komit dan konsisten membangun infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Pemkab Bima. Selain itu, menurut Umi Dinda yang menjadi kewenangan Propinsi pun tetap diperhatikan dan berkoordinasi dengan pihak propinsi karena berada di wilayah Kabupaten Bima.

‘’Untuk kemaslahatan masyarakat Bima kita tetap bangun. Yang belum sempat terpenuhi tahun ini dan tahun kemarin kita lanjut tahun 2020,’’ujar Kabag Humas Setda Bima, M Chandra Kusuma, AP menanggapi sinyalemen dari salah seorang Anggota DPRD beberapa waktu lalu. Dijelaskannya, yang menjadi tunggakan tahun kemarin akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2020. Semua jalan sebagai penghubung antar Desa dan Dusun di wilayah yang dinilai masih terisolir semua sudah terbuka aksesibilitasnya. ‘’Dari tahun ke tahun kita komit membangun dan sudah banyak,’’lanjutnya.

Menurut Kabag Humas, tahun 2017 dengan pagu anggaran satu miliar, Pemerintah telah melakukan peningkatan jalan pada ruas jalan Rupe- Kalodu, pelebaran rabat beton dari sta 2+500 – 3+250. Untuk galian dan sirtu 3+250-4+150. Selain aspal Hot Mix juga dilakukan pelebaran cor badan jalan Rupe-Kalodu sepanjang 800 M.
Masih Tahun yang sama, dengan pagu nilai 1.042.000.000, pemerintah mengerjakan Timbunan badan jalan ruas Rupe-Kalodu (sirtu) 850m, Pemasangan dua unit gorong-gorong dan galian pelebaran untuk perbaikan trase jalan Rupe-Kalodu sepanjang 760 M. Mengaspal (Hot mix) Sondo-Rontu sepanjang 900m dengan total anggaran Rp. 901.562.646.16

Kemudian, tahun 2019 Pemerintah telah mengaspal Hot Mix jalan Talabiu-Dore, Ntonggu-Waduramba, Rada-Doridungga, Wora Luar-Wora Dalam juga Desa Maria-Riamau Kecamatan Wawo tuntas dihotmix. ‘’Akses jalan ke Desa Nggelu Kecamatan Lambu sudah tuntas dihotmix pada tahun 2016 lalu. Total penanganan aspal 9,95 km sampai ujung kampung,’’kata Kabag. Dijelaskannya, yang disebutkan oleh Anggota DPRD tersebut telah tertangani. Hanya saja kita pun harus juga menangani wilayah-wilayah lain di Kabupaten Bima. Bahkan untuk jalan Tangga Baru- Sarae Ruma, Bupati Bima telah bersurat kepada Menteri PUPR agar dapat ditangani oleh Kementerian sebagai bagian program penugasan mereka.

Sebagai program lanjutan. Tahun 2020 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang jalan, Pemkab Bima akan melanjutkan Pemeliharaan Berkala Jalan Sondo-Pantai Rontu Kecamatan Monta. Kecamatan Sape lanjutan Bugis – Gusu, Juga di Kecamatan Ambalawi Peningkatan Jalan Mawu Luar dan Mawu Dalam. Di Kecamatan Palibelo, Penanganan Jalan Teke dan Ntonggu. Kemudian di Kecamatan Bolo, Pemeliharaan Berkala Jalan Sondosia-Palisondo.
Di Kecamatan Woha, akan dilakukan Peningkatan jalan Pandai-Risa. Kecamatan Belo dilakukan pemeliharaan berkala jalan Tente-Ncera. Selain itu juga melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Pemkab Bima juga akan merehab jembatan di Desa Tangga Baru Monta Dalam, membangun jembatan gantung di Dusun Palisondo Desa Sondosia dan pemeliharaan berkala ruas jalan Desa Sumi yang merupakan akses utama bagi masyarakat di kecamatan Lambu‘’Jadi tidak benar kalau Pemkab Bima dinilai gagal membangun infrastruktur jalan,’’imbuhnya. Pemerintah kata Chandra, selalu mengalokasikan anggaran di setiap tahunnya, untuk perbaikan dan peningkatan jalan dan jembatan. Diutamakan yang memang dinilai vital bagi masyarakat. Ia meminta kesabaran semua pihak karena tidak semua bisa di penuhi. Yang tahun kemarin belum sempat dipenuhi nanti tahun 2020 dilanjutkan. (Kerjasama BNN dan Humas Pemkab Bima)

H. Syafru Di Nanti Warga Untuk Sebuah Perubahan

Bimantika.net

Mantan Bupati Bima, Drs. H. Syafruddin H. M. Nor, M. Pd atau biasa di Sapa H. Syafru Maju Calon Bupati Bima semata-mata ingin melanjutkan torehan tangan dinginnya membangun Kabupaten Bima sebagaimana saat dirinya menjadi Bupati Bima 1 tahun 8 bulan menyelesaikan periode Bupati Bima 2010-2015 karena dipertengahan masa periode tersebut Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST dipanggil oleh Allah SWT (Meninggal, red)
Praktis H. Syafru saat itu melanjutkan Pemerintahan sebagai Bupati Bima. Itupun adalah disisa masa jabatan terakhirnya yakni 1,8 bulan. Salah seorang Warga Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabuaten Bima yang juga sebagai Sekjen API NTB, Iwan pada Bimantika.net menyebutkan bahwa eksistensi H. Syafru jauh lebih bermanfaat ketika menjadi Bupati Bima saat itu. Pondasi pembangunan Kabupaten Bima tentu melalui tangan dinginnya langsung membangun Gedung Yang sampai saat ini dinamakan Kantor Bupati Bima. “Itu adalah sejarah betapa Keberadaan H. Syafru adalah Bupati yang mampu torehkan sejarah pembangunan fundamental dimasa dirinya menjadi Bupati” demikian ungkapnya.
Lanjut Iwan, bahwa H. Syafru adalah figur yang dinantikan oleh Warga Untuk melakukan Perubahan di Kabupaten Bima. “Saat ini Warga Kanupaten Bima sedang menantikan sosok H. Syafru untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik” tegas Iwan.
Masih menurut Iwan, bahwasannya H. Syafru saat ini sering berkomunikasii dengan masyarakat dan masyarakat pun merindukan kembalinya H. Syafru untuk menjadi Bupati Bima Periode 2020-2025.
Iwan pun menyebutkan bahwa sosok H. Syafru dimasa dirinya menjadi Bupati, tidak pernah ada carut marut urusan sosial kemasyarakatan karena semata mata H. Syafru menjalankan Tugan negara nya sebagai Bupati dengan sebuah Ketulusan dan Ke Ikhlasan. “Kepemimpinan H. Syafru adalah kepemimpinan yang benar benar mengayomi masyarakat sehingga tidak terlalu banyak masalah sosial kemasyarakatan yang muncul pada saat itu” demikian terang Iwan.
Diakhir pembicaraannya, Iwan mengharapkan agar Masyarakat Kabupaten Bima bisa jeli memilih pemimpin nya sehingga kedepan Perubahan yang menjadi harapan bisa terwujudkan. (BNN-01)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom