Jangan Sia-Siakan Garam

Bimantika.net Mendengar kata Liverpool dan Munich, sepintas pikiran kita akan tertuju pada sepakbola. Kedua kota ini merupakan pemilik klub sepakbola terkenal sejagat. Bahkan untuk kota munich–sang pemilik klub Bayern Muenchen— langganan juara liga Jerman, nyaris tanpa pesaing. Hingga muncul anekdot, Bayern Muenchen juara sebelum pertandingan.

Tapi tidak banyak yang tahu bahwa kemajuan dan peradaban kedua kota ini dimulai dari garam. Munich dibawah kepemimpinan Heinrich Deir Lowe 1130-1195, tumbuh menjadi kota yang maju karena kebijakan pajak atas lalu lintas perdagangan (garam).

Hal yang sama juga dialami Liverpool, sejak ditemukannya garam di Chesire pada akhir abad 17. Garam merupakan komiditi favorit yang meramaikan perdagangan di pelabuhan Liverpool.

Namun, garam tidak hanya menampilkan kisah sukses membangun peradaban, tapi juga memicu konflik dan pergolakan hingga peperangan. Pemberontakan Perugia atas takhta suci abad 16 M akibat kebijakan pajak yang diberlakukan Paus Paulus III terhadap masyarakat Perugia.

Cerita serupa terjadi saat Mahatma Gandhi memimpin long march 12 Maret 1930 beserta 79 pengikutnya. Melakukan protes kepada pemerintahan Inggris atas kebijakan monopoli dan pajak garam. Peristiwa ini kelak mengilhami lahirnya konsep Satyagraha (gerakan tanpa kekerasan).

Garam juga mengakibatkan peperangan di benua Amerika. Tepatnya di kota Texas abad ke 19,terjadi peristiwa yang dikenal dengan perang garam El Paso. Disini, faktornya akibat perebutan lahan kepemilikan atas danau garam di pegunungan Guadalope.

Masyarakat nusantara mengenal garam sudah cukup lama. Sejak zaman Majapahit. Hal ini terlihat dari prasasti Biluluk 1, 2 & 3 yang ditemukan di Lamongan, Jawa Timur itu menyinggung masalah garam (pembuatan dan pajaknya). Hingga orang Belanda tiba di nusantara menyaksikan bahwa garam merupakan bahan baku untuk mengolah makanan. Hanya beberapa daerah yang belum mengenal garam, seperti di Papua dan sebagian kecil Kalimantan. Sehingga ada pepatah ” bagaikan sayur tanpa garam”.

(Bersambung)

Khairuddin Juraid
Korwil Bapilu NTB 1 DPP PARTAI GOLKAR

Diskominfostik Helat Rakor Kabupaten Bima Satu Data

Bimantika.net Dalam upaya meningkatkan sinergi pengelolaan data statistik sektoral bidang pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (08/06) menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Bima Satu Data di ruang PPID Utama Kabupaten Bima kantor Dinas Kominfostik Kabupaten Bima.

Para Rakor yang diikuti 20 perangkat daerah terkait lingkup pemerintah Kabupaten Bima tersebut, Bupati Bima yang diwakili Kepala Dinas kominfostik Fahrurahman, SE.,M.S dalam sambutannya menekankan pentingnya satu data dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bima.

terutama dalam urusan perencanaan pembangunan daerah. “Untuk itu perlu diperkuat oleh ketersediaan data sektoral yang ada pada masing-masing perangkat daerah”. Tambahnya.

Lebih lanjut Fahrurahman memaparkan, Rakor ini dimaksudkan untuk mencari potensi data yang dikuasai oleh seluruh perangkat daerah sebagai acuan data menuju Bima Satu Data.

“Kegiatan ini juga diharapkan akan memberikan pemahaman akan pentingnya ketersediaan data sektoral. Untuk itu perlu dilakukan penyelarasan data lintas OPD”. Terangnya.

Rakor Bima Satu Data menghadirkan narasumber tunggal yakni Kepala BPS Kabupaten Bima, Ir. Muhadi. Dalam paparannya, Muhadi, menyampaikan prinsip-prinsip satu data harus memiliki standar data, memenuhi meta data, kode refersnsi dan kaidah interoperabilitas data.

Untuk itu perlu adanya komitmen implementasi satu data berupa MoU antara BPS selaku Pembina Data Daerah dengan Bupati Bima, tambahnya.

“Pembentukan Forum Data setelah MoU ditandatangani sebagai bentuk komitmen awal menuju Bima Satu Data”. Penting dilakukan. Imbuh Muhadi.

Plt Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Muhammad Irfan, ST.,M.Eng yang memandu Rakor, dalam pengantarnya mengemukakan masih dijumpai adanya potensi data yang belum terakomodir di Buku Profil Bima.

Untuk itu peserta rapat sepakat untuk menginventarisir data yang dikuasai dan menyerahkan data tersebut paling lambat 10 hari setelah Rakor berlangsung.

Dalam Rakor juga didapatkan masukan pentingnya implementasi teknologi informasi dalam rangka transformasi data.

“Artinya data harus dilakukan pemutakhiran (update) secara berkala dan online. Untuk itu Dinas Kominfostik Kabupaten Bima sedang menyiapkan sistem informasi Satu Data yang akan menampung data sektoral dari seluruh Perangkat Daerah”. Tandasnya.

Acara dilanjutkan dengan koordinasi data sektoral yang dikuasai perangkat daerah peserta rapat.(***)

PUSPA Tindaklanjuti Korban Pelecehan Seksual Dengan Bimbingan dan Konseling

Bimantika.net Kasus yang menimpa beberapa siswa SDN 30 Kota Bima akibat dugaan kuat pelecehan seksual oleh kepala sekolahnya akan dilakukan bimbingan khusus sehingga mereka tidak mengalami trauma yang berkepanjangan.

Hal ini akan dilakukan oleh Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Kota Bima yang di ketuai oleh Hj. Ellya Alwaini HML, SE.

Kejadian luar biasa dalam hidup dan kehidupan anak manusia dapat dialami oleh siapapun, seseorang dimulai dari sejak lahir sampai meninggal dunia.

Seiring dengan perjalanan waktu dalam ritme kehidupan tentu sudah menjadi sebuah kepastian seseorang pasti akan mengalami berbagai peristiwa yang tidak disangka dan diduga sebelumnya.

Peristiwa akibat pelecehan seksual seperti yang dialami oleh beberapa siswa SDN 30 Kota Bima tentu akan berdampak berkepanjangan pada korban, hal inilah menjadikan PUSPA Kota Bima memiliki kepedulian dalam mencarikan solusi kongkritnya.

Ketua Puspa Kota Bima, Hj. Ellya Alwaini HML, SE yang dikonfirmasi langsung oleh Media Bimantika melalui saluran WhatsApp nya pada hari selasa (8/6/2021) menyebutkan bahwa anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual harus mendapatkan bimbingan khusus sehingga peristiwa itu tidak menjadikan korban traumatik.

Lebih lanjut Umi Elly Sapaan akrab Ketua PUSPA kota Bima menjelaskan bahwa anak-anak korban pelecehan seksual akan mengalami Post Traumatic Stres Disorder (PTSD)

PTSD menurutnya gangguan mental atau kecemasan yang dapat terjadi setelah mengalami atau menyaksikan suatu peristiwa traumatik sehingga perlu adanya bimbingan secara menyeluruh.

“Peristiwa yang menimbulkan traumatik termasuk fisik atau pelecehan seksual perlu dilakukan bimbingan dan arahan secara menyeluruh sehingga tidak menjadi sebuah trauma untuk masa yang akan datang” ungkap Umi Elly. (***)

Kabupaten Bima Ikuti Verifikasi Nasional KLA

Bimantika.net Setelah tahun 2019 lalu berhasil meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Nasional,

Tahun ini, Kabupaten Bima Selasa (8/6) kembali mengikuti Verifikasi Lapangan Hibryd (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Nasional Tahun 2021 oleh Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI di Aula Kantor Bupati Bima.

Dihadapan Tim Verifikator yang terdiri dari Deputi Perlindungan Khusus Anak dan Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE yang didampingi kepala DP3AP2KB Kabupaten Bima Drs. Syahrul dan Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.SoS, M.Ap dalam sambutannya memaparkan, upaya menciptakan ruang kebahagiaan bagi anak adalah tugas semua pihak, khususnya orang tua.

“Orang tua bertanggung jawab ruang kebahagiaan agar anak-anak yang dilahirkan menjadi generasi yang tangguh dan bisa menjadi aset yang luar biasa bagi Kabupaten Bima yang kita cintai”. Kata Bupati.

Terkait keikut sertaan pada tahapan verifikasi tingkat nasional ini, dari sekian banyak daerah, Kabupaten Bima mendapatkan kehormatan untuk kengikuti tahapan verifikasi dan sudah sepantasnya bersinergi untuk mampu menjawab berbagai harapan dan pertanyaan Tim Verifikator melalui kegiatan tatap maya (zoom meeting).

Pada pertemuan yang dipandu Kabid Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya Bappeda Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc tersebut, Bupati mengatakan, kegiatan ini penting sebagai wahana evaluasi bagi peningkatan kualitas kabupaten layak anak atas prestasi yang pernah diterima di Makassar pada tahun 2019 lalu.

“Beberapa langkah strategis untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Bima antara lain melibatkan anak dalam proses pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan khusus perempuan dan anak serta forum anak”. Terang Bupati

Selain itu, upaya lainnya melalui peningkatan cakupan kepemilikan akta kelahiran, kartu informasi anak melalui jalur pendidikan, kesehatan, peningkatan kualitas layanan dasar bagi ibu dan anak melalui aksi konvergensi stunting dan Gebrak Bimantika”.

Sejumlah pihak yang diundang secara tatapmuka pada tahap verifikasi Bappeda, Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, Bagian Hukum, Dikbudpora, Polres, DMPD, DLH, Dinas Perkim, Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Dukcapil, Dinas Perpustakaan, Kemenag, TP. PKK, Camat Lambu dan Kades Monta Baru, Gugus Tugas KLA dan Forum Anak.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer yang memberikan pengantar penutup (closing speech) pada sesi akhir kegiatan menyampaikan rasa angga kabupaten Bima bisa kembali masuk nominasi penilaian tingkat nasional dan terus berkomitmen mewujudkan KLA.

“Pemerintah Kabupaten Bima dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati berkomitmen untum terus mewujudkan KLA. Harapannya, apa yang telah disampaikan oleh semua tim cukup memenuhi syarat untuk naik peringkat KLA”. Tandas Wabup.

Salah seorang anggota Tim Verifikasi Hamid Pattilima mengatakan, perubahan struktur di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak terkait Deputi yang akan melakukan program dan kegiatan perlindungan anak di Indonesia. Dengan tambahan fungsi baru untuk dapat meningkatkan efektivitas kinerja perlindungan anak Indonesia.

“Mengacu pada hasil evaluasi Tim antara lain merekomendasikan pentingnya peningkatan kapasitas forum anak di Kabupaten Bima”. Imbuh Hamid. (***)

Dewan Pendidikan Kota Bima Bangga Pada Walikota HML Peduli Dunia Pendidikan

Bimantika.net Selasa (8/6/2021) Dewan Pendidikan Kota Bima menyelenggarakan Kegiatan Diklat Pemberdayaan Revitalisasi Peran dan Fungsi Komite Sekolah di Gedung Seni Budaya (GSB) Kota Bima.

Menurut Ketua Dewan Pendidikan Kota Bima, Drs. Abdul Aziz, M. Pd bahwa Kegiatan yang bertemakan “Revitalisasi Peran dan Fungsi Komite Sekolah dan Pencegahan Penggunaan Narkoba Tingkat SD/MI, dan SMP/MTs se-Kota Bima” dan dihadiri oleh Polres Bima Kota, Dinas Pendidikan Kota Bima.

Teta Ejo, Sapaan akrab Ketua Dewan Pendidikan Kota Bima menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Bima dalam hal ini Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) atas bantuan dana hibah yang diberikan kepada Dewan Pendidikan sehingga Dewan Pendidikan mampu merealisasikan kegiatan ini dengan lancar dan sukses tampa hambatan apapun.

Teta Ejo menceritakan bahwa tahun-tahun sebelumnya Dewan Pendidikan tidak mampu menyelenggarakan kegiatan yang sangat urgen ini karena kendala dana dan keuangan.

“Namun di Tahun 2021 ini Pak Walikota H. Lutfi memberikan dana Hibah pada Dewan Pendidikan sehingga dapat terlaksana dengan baik kegiatan untuk menunjang urusan pendidikan di Kota Bima ini” ungkap Teta Ejo.

Urgensi dari kegiatan ini menurut Teta Ejo bahwa selama ini Komite Sekolah “sudah tidak ada” lagi sehingga perlu di revitalisasi.

“Tidak ada maksudnya adalah Komite Sekolah secara simbolis ada namun tidak berperan sesuai ketentuan sehingga perlu adanya revitalisasi” ungkapnya.

Lanjut Teta Ejo bahwa sesuai dengan Keputusan Mentri Nomor 75 Tahun 2019 bahwa kepengurusan Komite Sekolah hanya 3 Tahun sementara di Kota Bima ini ada Komite Sekolah yang sudah menjabat lebih dari 10 tahun.

“Ini semua perlu di tata kelola dengan baik dan di revitalisasi sehingga fungsi dan peranan Komite sekolah sesuai amanat UU bisa dilaksanakan dengan baik” tegasnya.

Bahkan menurut Teta Ejo untuk urusan Penyusunan Anggaran Dana Bos pun harus melibatkan dan diketahui secara luas oleh Komite sekolah.

Dalam kepengurusannya, Komite sekolah beranggotakan minimal 5 orang hingga 10 orang pengurus. Hal ini juga tentu menjadi atensi Kepala Sekolah selama ini yang belum memahami aturan itu sehingga mengangkat Komite sekolah hanya 1 orang saja.

Peserta Diklat Revitalisasi Peran dan Fungsi Komite Sekolah diikuti oleh 150 orang Peserta yang berasal dari Kepala Sekolah dan Ketua-Ketua Komite Sekolah.

Peserta Diklat tersebut adalah tingkat SDN 56 orang, MIN 1 orang, tingkat SMP 15 orang, Tingkat MTS 3 orang Jumlah 75 orang dengan Ketua komite menjadi 150 orang

Teta Ejo Berharap agar tetap terjalin hubungan harmonis antara pihak sekolah dengan komite sekolah sehingga terwujud kerjasama yang konstruktif.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam kegiatan Diklat tersebut itu berharap agar Dewan Pendidikan dan Pihak sekolah agar PENDIDIKAN KARAKTER terus digaungkan dan disosialisasikan kepada masyarakat khususnya anak-anak didik.

Menurut Walikota HML Mantan Anggota DPR RI Dua Periode ini bahwa Dengan pencanangan pendidikan berkarakter tentu akan mampu menciptakan generasi yang beretika dan berakhlak mulia yang tentunya memahami dimensi-dimensi lainnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Masih menurut Walikota HML bahwa Pengembangan Pendidikan Karakter tentu generasi yang akan datang memahami sepenuhnya filosofi hidup orang Bima yakni “Maja Labo Dahu”,

Dirinyapun berkeyakinan bahwa dengan penerapan Pendidikan karakter akan mampu mampu membangun generasi yang berakhlak mulia dan maju cara berpikirnya dan ini sudah seharusnya dilakukan untuk menopang kepribadian generasi yang akan datang.

Walikota HML juga mengingatkan bahwa urgensinya Pendidikan seksual akan meminimalisir tindakan pelecehan seksual pada anak anak.

Walikota HML menyayangkan masih banyaknya anggapan negatif terhadap kalimat Pendidikan Seks, padahal pendidikan seks itu adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya tindak pelecehan seksual pada anak.

Walikota HML sesalkan Cara berpikir dan cara pandang sebagian masyarakat tentang Pendidikan Sex.

*Sangat disesalkan masih adanya cara pandang di sebagian kecil masyarakat masih salah dan negatif, bahkan sengaja buat untuk dijadikan bullyan padahal itu penting agar anak anak kita paham dan tahu mana bagian yang tidak boleh disentuh oleh orang lain” ungkap HML.(Advetorial)

Polsek Woha Ikut Amankan Pembagian BLT

Bimantika.net Kapolsek Woha Iptu Edy Prayitno melalui Bripka I Wayan Parwata selaku Bhabinkamtibmas mengamankan kegiatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap 1 tahun 2021 kepada warga terdampak Covid-19 di aula kantor desa Risa Kecamatan Woha, (7/6) Pukul 10.00 wita

Pembagian BLT tersebut wilayah desa Risa Kecamatan Woha mendistribusikan undangan kepada penerima bantuan sebanyak 20 KK, Masing-masing keluarga mendapat Rp 300 ribu.

Dengan tetap menerapkan protokoler pencegahan Covid-19 warga yang menerima bantuan tetap menerapkan physical distancing.

“Kegiatan monitoring BLT ini merupakan bentuk pengawasan dan pengawalan kita terhadap masyarakat supaya dapat tersalurkan kepada masyarakat yang berhak,” tambah Bripka I Wayan Parwata

Kami harus benar – benar monitor dan memastikan bahwa penyaluran BLT tepat sasaran, serta selalu himbau masyarakat agar selalu menjaga jarak dan memakai masker saat berada di luar rumah. (***)

Bhabinkamtibmas Taloko Silaturrahim Dengan Warga

Bimantika.net Untuk menciptakan hubungan yang harmonis antar aparat keamanan dan Kepala Desa serta seluruh warga masyarakat Desa Taloko, dan guna menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sanggar Polres Bima Polda NTB lakukan pendekatan dengan warga.

Bhabinkamtibmas Taloko Polsek Briptu Amrul melakukan giat sambang wilayah dan silaturahmi terhadap Kepala Desa Taloko, toga, tomas dan toda serta warga masyarakat di Desa Taloko, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima (7/6) pukul 10.00 wita

Dalam sambangnya tersebut Briptu Amrul tidak lupa untuk menyampaikan imbauan dan pesan-pesan kamtibmas, serta sebagai upaya untuk menjalin kerja sama dan kemitraan dengan Kepala Desa.

“sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas di desa Taloko khususnya wilayah hukum Polsek Sanggar supaya tetap aman dan kondusif” pungkasnya

Sementara itu Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K melalui Paur Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan bahwa dengan seringnya anggota melaksanakan sambang dan silaturahmi dengan Kepala Desa serta warga masyarakat maka terjalinlah hubungan yang harmonis, sehingga wilayah Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima tetap aman kondusif, “ucapnya. (“***)

Walikota HML Berharap Terapkan Pendidikan Karakter

Bimantika.net Selasa (8/6/2021)Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) membuka secara resmi kegiatan Pemberdayaan Komite Sekolah di Gedung Seni Budaya (GSB) Kota Bima.

Kegiatan ini bertema “Revitalisasi Peran dan Fungsi Komite Sekolah dan Pencegahan Penggunaan Narkoba Tingkat SD/MI, dan SMP/MTs se-Kota Bima” dan dihadiri oleh Polres Bima Kota, Dinas Pendidikan Kota Bima, dan Ketua Dewan Pendidikan Kota Bima.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Bima, Drs. Abdul Aziz, M.Pd atau Yang Biasa Disapa Teta Ejo, menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Bima atas bantuan dana hibah yang diberikan kepada Dewan Komite Sekolah sehingga mampu merealisasikan kegiatan ini dengan lancar dan sukses tampa habatan apapun.

Teta Ejo Berharap agar tetap terjalin hubungan harmonis antara pihak sekolah dengan komite sekolah sehingga terwujud kerjasama yang konstruktif.

Walikota HML dalam kesempatan itu berharap agar pendidikan karakter terus digaungkan dan disosialisasikan kepada masyarakat khususnya anak-anak didik.

Menurut Walikota HML Mantan Anggota DPR RI Dua Periode ini bahwa Dengan pencanangan pendidikan berkarakter tentu akan mampu menciptakan generasi yang beretika dan berakhlak mulia yang tentunya memahami dimensi-dimensi lainnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Masih menurut Walikota HML bahwa Pengembangan Pendidikan Karakter tentu generasi yang akan datang memahami sepenuhnya filosofi hidup orang Bima yakni “Maja Labo Dahu”,

Dirinyapun berkeyakinan bahwa dengan penerapan Pendidikan karakter akan mampu mampu membangun generasi yang berakhlak mulia dan maju cara berpikirnya dan ini sudah seharusnya dilakukan untuk menopang kepribadian generasi yang akan datang.

Walikota HML juga mengingatkan bahwa urgensinya Pendidikan seksual akan meminimalisir tindakan pelecehan seksual pada anak anak.

Walikota HML menyayangkan masih banyaknya anggapan negatif terhadap kalimat Pendidikan Seks, padahal pendidikan seks itu adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya tindak pelecehan seksual pada anak.

Walikota HML sesalkan Cara berpikir dan cara pandang sebagian masyarakat tentang Pendidikan Sex.

Sangat disesalkan masih adanya cara pandang di sebagian kecil masyarakat masih negatif, bahkan sengaja buat untuk dijadikan bullyan padahal itu penting agar anak anak kita paham dan tahu mana bagian yang tidak boleh disentuh oleh orang lain” ungkap HML.(**/Effen)

Prabowo Subianto The Next Presiden RI

Bimantika.net
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, menyebutkan semua opsi pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang bakal diusung partai Gerindra di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih terbuka lebar dan dinamis.

Termasuk, kembali berduetnya Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri dengan ketua umum partainya, Prabowo Subianto.

Ia menyebutkan Partai Gerindra akan mempertimbangkan usulan yang disampaikan masyarakat karena usulan masyarakat menjadi salah satu pertimbangan.

“Saya pikir semua opsi masih terbuka, usulan dari masyarakat kita tampung, kita pikirkan,” ucap sosok yang akrab disapa Habib itu kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (7/6).

Ia mengatakan, kader Gerindra masih ingin agar Prabowo mencalonkan diri kembali di Pilpres 2024. Namun, menurutnya, hal itu akan tergantung pada kesediaan Prabowo untuk maju di Pilpres 2024 atau tidak.

Terkait komunikasi dengan partai politik lain, menurut Habib, Gerindra terus melakukannya dalam konteks Kebangsaan.

Anggota Komisi III DPR RI itu pun menyampaikan bahwa Gerindra tidak menghadapi hambatan apapun untuk berkomunikasi dengan semua partai politik, mulai dari PDIP, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), hingga Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Nama Prabowo masih masuk dalam bursa capres 2024. Dia bersama Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan menempati posisi tiga teratas dalam survei capres 2024 yang dilakukan Survei Parameter Politik Indonesia. Posisi tersebut diraih dengan catatan Joko Widodo tak ikut kembali bertarung dalam Pilpres 2024.

Survei dilakukan kepada 1.200 responden melalui telepolling pada 23-28 Mei 2021 dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (CNN)

PSBT Bantu Warga Pengidap Paru-Paru Bocor, Berharap Pemkab Bima Tidak Tutup Mata

Bimantika.net Pencak Silat Bintang Timur (PSBT) Ranting Woha Memberikan bantuan kepada kakek Iskandar pengidap bocor paru2 di desa nata.

Guru Besar PSBT Agus Supriadi, S. Pd menjelaskan bahwa PSBT memberi Bantuan berupa uang tunai 2.160.00 dan alat tidur kasur dan bantal. Walaupun tidak banyak mungkin bisa membantu meringankan beban beliau.

“Bantuan diberikan langsung oleh Wulan safrani Atlit Psbt peraih medali emas di kejuaraan Open internasional di Bali tahun lalu sekaligus pelatih Psbt ranting woha” ungkap Agus.

Dirinya atas nama Agus Supriadi selaku Pendiri atau guru besar Pencak Silat Bintang Timur Bima mengajak semua pihak dan organisasi organisasi lain untuk bisa berbagi untuk meringankan beban beliau.

“Kakek Iskandar selama 2 tahun ini tidak pernah di Sentuh oleh pemerintah daerah lebih-lebih dinas sosial* ungkap Agus.

Agus berharap pada Pemerintah Kabupaten Bima dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Bima untuk tidak tutup mata dan tidak tutup telinga dengn urusan rakyat.

“Semoga pemerintah daerah lebih khususnya lagi Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Bima bisa memberikan bantuan dan pertolongan pada warga yang membutuhkannya” demikian harap Agus. (Dae)