Bupati IDP Harap Ada Sinkronisasi Dalam Musrenbang RPJMD

Bimantika.net KABUPATEN BIMA_Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima tahun 2021- 2026 dibuka secara resmi Rabu (18/8) oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP).

Pada kegiatan itu IDP didampingi Sekretaris Daerah Drs.H.M.Taufik HAK M.Si dan Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos M. Ap di Aula Kantor Bupati Bima.

Dalm Musrenbang RPJMD kali ini diikuti 30 peserta secara tatap muka (offline) dan 53 peserta tatap maya (virtual) yang terdiri dari DPRD, kepala Perangkat Daerah, Camat, Perguruan Tinggi, Pimpinan Organisasi Sosial dan tokoh masyarakat.

Bupati IDP dalam sambutannya mengemukakan bahwa Musrenbang RPJMD ini menitikberatkan pada pembahasan dan sinkronisasi rencana program pembangunan Kabupaten Bima dalam rangka pencapaian visi dan misi pembangunan jangka menengah daerah.

Forum (Musrenbang) ini Bupati IDP Berharap dapat menghasilkan kesepakatan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan penyempurnaan rancangan RPJMD sehingga nantinya dapat diperoleh masukan dan komitmen dari para pemangku kepentingan pembangunan di kabupaten Bima.

“Dengan demikian kebijakan dan program pembangunan yang diterapkan diharapkan dapat mewujudkan visi dan misi kepala daerah dalam kurun waktu 5 tahun ke depan”. Terang Bupati IDP.

Mengakhiri sambutannya, Bupati IDP mengharapkan dukungan pemerintah provinsi NTB agar kebijakan dan program yang dijabarkan dalam RPJMD selaras dengan yang direncanakan oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Provinsi NTB yang diwakili Fungsional perencana Madya Bappeda Provinsi NTB Dr. Suryani Eka Wijaya, memaparkan Kebijakan Pembangunan Jangka Menengah Provinsi NTB tahun 2019-2023 memaparkan program strategis pemerintah daerah.

Terdapat 26 sasaran pembangunan NTB tahun 2019 -2023 yang dijabarkan dalam 10 program strategis provinsi Nusa Tenggara Barat. “Program strategis mencakup ketangguhan menghadapi resiko bencana, pembangunan konektivitas dan aktivitas wilayah, reformasi birokrasi dan pengelolaan kesehatan untuk daya saing SDM.

Program strategis lainnya mencakup pengelolaan pendidikan untuk daya saing SDM, pertanian/agribisnis dan investasi progresif pariwisata. di samping program strategis industrialisasi unggul dan meraih kehidupan yang Madani (bahagia).

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos, M.Ap dalam laporannya mengatakan, penyusunan RPJMD merupakan penjabaran visi, misi dan program kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah untuk jangka waktu 5 tahun. Dokumen ini disusun dengan berpedoman pada RPJMN 2020-2024, RPJMD Provinsi NTB 2018-2023 dan RPJPD Kabupaten Bima 2005-2025.

Dalam kaitan dengan ini serangkaian tahapan yang telah dilakukan mencakup penyusunan rancangan teknokratik RPJMD, penyusunan rancangan awal RPJMD dan dokumen KHLS.

“Tahapan selanjutnya adalah konsultasi publik pembahasan dan penandatanganan nota kesepakatan tentang rancangan awal RPJMD 2021-2026 Bupati dan pimpinan DPRD yang dilanjutkan dengan konsultasi rancangan awal (Ranwal) RPJMD kepada provinsi yang ditindaklanjuti dengan penyusutan ranwal RPJMD sesuai hasil konsultasi provinsi serta penyampaian Surat Edaran Bupati Bima tentang rancangan RPJMD sebagai pedoman Renstra perangkat daerah.

“Saat ini, proses penyusunan dokumen ini tengah memasuki pelaksanaan Musrenbang RPJMD. Sebagai akhir dari keseluruhan proses penyusunan ini adalah pembahasan Ranperda RPJMD untuk mendapatkan persetujuan dan penetapan Perda RPJMD “. Terang H. Fahrudin.

Pada kesempatan tersebut Sekretarias Daerah kabupaten Bima Drs.H.M.Taufik HAK M.Si memaparkan sejumlah isu strategis dan tantangan pembangunan di Kabupaten Bima dalam lima tahun ke depan. (***)

Lurah Ule Bagikan Sembako Non PKH, Warga Terimakasih Pada Walikota HML

Bimantika.net KOTA BIMA_Rabu 18 Agustus 2021, Kantor Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima membagikan sejumlah sembako non PKH.

Lurah Ule, Nahyar Munkar, S. PdI meneyenutkan bahwa hari ini kegiatan penerimaan beras BPNT/Sembako Non PKH Kelurahan Ule sebanyak 160 KPM

“Semoga bantuan beras non PKh ini bermanfaat di tengah Pandemi Covid-19 ini” ujar Nahyar.

Lanjutnya bahwa Berdasarkan jadwal pembagian beras BPNT non PKH program PPKM kota Bima yakni pada hari Rabu,18 Agustus 2021.

Menurutnya Bantuan ini bermaksud utk memberikan bantuan kepada penerima manfaat dalam rangka menanggulangi kondisi masa Pandemi Covid 19.

“Sesuai arahan pak wali kota Bima melalui Dinsos kota Bima jadi kita di tingkat kelurahan langsung eksen membagikan kepada penerima manfaat sesuai data nama yg turun dari dinas sosial” demikian tegasnya.

Ia Selaku lurah Ule atas nama rakyat penerima bantuan berterima kasih kepada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang cepat menanggap terhadap kondisi ekonomi warga masyarakatnya hari ini.

“Pembagian beras tersebut di saksikan langsung oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan LPM setempat” demikian ujar Nahyar. (***)

Walikota HML Apresiasi Komitmen PJT Kota Bima untuk NKRI

Bimantika.net KOTA BIMA_Luar Biasa komitmen kebangsaan yang dimiliki oleh sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Jawa Timuran (PJT) Kota Bima untuk Sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Khusus warga Jawa Timuran yang tinggal di wilayah Kota Bima memiliki komitmen Nasionalisme yang utuh dan sangat tinggi sehingga dalam perayaan HUT 17 Agustus 2021 pun mereka melakukan perayaan yang penuh khidmat di salah satu pantai terindah di Wilayah Bima yakni Pantai Lere dengan Membentangkan Bendera Merah Putih 76 meter.

Ketua Paguyuban Jawa Timuran (PJT) Kota Bima, Yoyok Eko Heru Yaya menyebutkan bahwa dirinya selaku Ketua Paguyuban sangat mencintai NKRI sehingga bentuk kecintaannya mengibarkan bendera merah putih sekaligus melakukan upacara HUT Kemerdekaan ini.

“Kami bentangkan Bendera merah putih dengan panjang 76 meter sesuai HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76” ujar Jokowi Sapaan Akrab Ketua Paguyuban Jawa Timuran Kota Bima ini.

Jokowi pun Mengajak seluruh elemen masyarakat lebih khususnya lagi masyarakat Kota Bima untuk selalu mencintai NKRI dan berkomitmen memajukan bangsa dan negara dalam bingkai kesatuan dan persatuan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya kota bima untuk mencintai NKRI dan tangguh dlm masa pandemi Covid-19 dan tumbuh berkembang dalam meneruskan pembangunan negara ini NKRI harga mati MERDEKA semoga Allah SWT memberkahi bangsa ini Aamin” ungkap Jokowi yang juga sebagai pengusaha Sukses bidang Golden.

Ia juga menjelaskan bahwa peranan Ibu-ibu dari Paguyuban Jawa Timuran Kota Bima sangat signifikan sehingga penyelenggaraan Upacara HUT RI ke 76 mulus dilakukan oleh PJT.

“Ibu-ibu PJT sangat besar kontribusinya dalam menyelenggarakan HUT RI ke 76 sehingga bisa terlaksana dengan penuh khidmat di Pantai Wane” demikian tutur Jokowi.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) saat dimintai komentarnya atas kegiatan Paguyuban Jawa Timuran (PJT) Kota Bima pada hari Rabu 18 Agustus 2021 sangat apresiasi kegiatan yang dilakukan oleh PJT.

“Saya berterimakasih dan sangat apresiasi apa yang menjadi komitmen dari PJT untuk Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, semoga tahun-tahun yang akan datang teman-teman PJT tetap berkontribusi positif untuk Kota Bima serta Bangsa Indonesia” ujar Walikota HML.

Kolaborasi BEM dan Polri Bagikan 1.500 Paket Sembako Untuk Ojek Online

Bimantika.net JAKARTA_Segenap aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang tergabung dalam BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah Indonesia (PTMI), BEM Nusantara, Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Indonesia (DEMA PTKIN), Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (DPP Permikomnas) serta Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Nasional (AMAN Indonesia) memberikan bantuan berupa 1.500 paket sembako untuk pengemudi ojek online (Ojol). Kegiatan kali ini merupakan agenda ke-10 yang telah mereka lakukan sejak bulan Juli yang tersebar di berbagai titik di Indonesia.

Langkah tersebut merupakan bagian dari program Gerakan Vaksinasi Mahasiswa Nasional. Sebanyak 30 ribu peserta yang terdiri dari elemen mahasiswa, masyarakat dan ojek online telah memanfaatkan vaksin dan paket sembako secara gratis, sejak giat ini diluncurkan pada bulan lalu.

Onky Fachrur Rozie Koorpus DEMA PTKIN Se-Indonesia mengatakan pada giat ini selain sembako mereka juga menyediakan vaksin yang dapat diakses untuk para ojol yang belum melakukan vaksinasi.

“Kita juga menyediakan vaksin secara gratis di lokasi acara dengan mekanisme Drive thru,” papar Onky, Senin, (16/08/2021).

Ginka FBR Ginting, Ketua Umum AMAN Indonesia juga mendorong para pengemudi untuk vaksinasi Covid-19.

“Kami berharap program ini akan membantu para driver ojek online yang terkena dampak pandemi corona, setidaknya dapat mengurangi beban pikiran yang ada,” kata Ginka.

Selanjutnya Nur Eko Suhardana selaku Koorpresnas BEM PTMI menekankan kedepannya mahasiswa di Indonesia untuk menjalankan PPKM Mikro ini dapat terus dijalankan dengan Prokes 5M dan bagi pihak puskemas agar tetap menjalankan 3T dengan metode yang benar.

Ia mengatakan telah berkolaborasi seluruh pihak, dan sudah capek menangani penyebaran penyakit menular Covid-19, ia juga meminta masyarakat dan mahasiswa tetap harus semangat untuk memutuskan mata rantai penularan.

“Patuhi 5M dan Kuatkan 3T. Serta lakukan Isolasi Mandiri dengan baik. Jika tidak memungkinkan Pemerintah Daerah telah menyiapkan Isolasi Terpusat. Untuk itu edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan agar dapat meminimalisir,” jelas Eko.

Dimas Prayoga, Koorpus BEM Nusantara berharap kegiatan yang rencananya akan terus dilanjutkan ke berbagai wilayah Indonesia itu, bisa berjalan dengan baik dan lancar, dan terus mendapat dukungan dari seluruh pihak.

“Mudah-mudahan agenda berikutnya bisa berjalan lancar hingga selesai, sampai nanti tahapan berikutnya yang kedua dan selanjutnya,” imbuhnya.

Khusniyati yang juga sebagai Ketum DPP Permikomnas turut mengucapkan terima banyak kepada tuan rumah (Institut Global Tangerang) yang telah membantu proses giat ini sampai selesai.

“Tak lupa kami sampaikan ucapan terima kasih banyak kepada tuan rumah yang telah membantu kami,” kata Khusni.

AKBP Bambang Yudhantara Salamun, S.I.K. selaku Wakapolres Metro Tangerang Kota turut mengapresiasi langkah tersebut.

“Semoga upaya ini dapat membantu pemerintah dalam menekan tingkat Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional serta meningkatkan herd imunity,” ujar dia.(***)

Komunitas Pencinta Alam Rayakan 17 Agustus Dipuncak Gunung Pundu Nence Lelamase

Bimantika.net KOTA BIMA_Ada banyak ragam cara warga masyarat Bangsa Indonesia dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) 17 Agustus 1945.

Beberapa gabungan Komunitas Pencinta Alam kota dan Kabupaten Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat misalnya melakukan perayaan HUT 17 Agustus di Puncak Pundu Nence Kelurahan Lelamase Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.

Salah seorang Pembina Komunitas Pencinta Alam sekaligus “Pembina Upacara” Muhammad Hasyim menyebutkan bahwa kegiatan perayaan HUT 17 Agustus 2021 di Puncak Gunung Pundu Nence Kota Bima tersebut Acaranya spontanitas.

“Tapi banyak komunitas masyarakat dan organisasi pencinta alam serta Karang taruna sehingga sepakat laksanakan upacara bendera HUT RI ke 76 Tahun 2021” ujarnya.

Lanjut Hasyim Kalau yang registrasi resmi sama panitia karang taruna Lelamase sekitar 1.802 orang blm termasuk warga kampung yang ramaikan kegiatan tersebut.

“Peserta 12 komunitas pencinta alam, 16 karang taruna dan sisanya dari komunitas masyarakat lainnya dari kabupaten dan kota bima” demikian ungkap Hasyim.(***)

Apa Makna Kemerdekaan? Ini Kata Walikota HML Mantan Anggota DPR RI

Bimantika.net KOTA BIMA_Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang juga mantan Anggota DPR RI Dua Periode saat Wawancara Eksklusif dengan Media Online Bimantika Selasa 17 Agustus 2021 mengungkap berbagai aspek Makna mendalam dari Arti Kemerdekaan Untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

HML yang juga sosok Generasi “Revolusi 98′ adalah sosok Aktivis Mahasiswa Yang kritis di era nya, sehingga ia pun memiliki visi dan cita-cita visioner Merdeka dari segala belenggu Penjajahan.

Menurut HML bahwa Bangsa Indonesia sudah mengalami penjajahan oleh bangsa Eropa dan Jepang dalam waktu yang tidak sebentar.

Tepatnya kurang lebih selama 350 tahun. Lalu, apa makna proklamasi kemerdekaan bagi Indonesia? Apakah merupakan hadiah dari para penjajah?

Ia menyebutkan bahwa Kemerdekaan yang diraih oleh Bangsa Indonesia adalah dari hasil Perjuangan para leluhur yang menimbulkan luka, Darah, ari mata, jiwa dan nyawa.

17 Agustus 1945 dalam pandangan Walikota HML adalah Puncak perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Perjuangan panjang bangsa Indonesia menentang kaum penjajah telah memakan banyak waktu, tenaga, dan pengorbanan.

“Kemerdekaan yang di Diproklamirkan oleh Bung Karno adalah tahap akhir dari sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia dalam melawan penjajah dan tahap awal menuju sebuah Kebebasan Berbangsa dan Bernegara” ujar HML.

Masih menurut HML bahwa Bebas dari penjajahan adalah sebuah Kemerdekaan dan Dengan adanya kemerdekaan berarti bangsa Indonesia mendapat kebebasan. Bebas dari segala bentuk penindasan dan penjajahan bangsa asing.

Sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat, maka bangsa Indonesia memiliki kebebasan untuk menentukan nasib sendiri, bertanggung jawab mandiri dalam hidup berbangsa dan bernegara serta warga masyarakatnya.

Menurut HML yang juga dilahirkan dari Aktivis Mahasiswa Jakarta ini bahwa Proklamasi kemerdekaan Indonesia bermakna dimulainya sebuah revolusi baru.

“Makna terdalamnya adalah dimulainya revolusi baru dan disebutkan revolusi karena terjadi perubahan yang mendasar dan cepat dalam pemindahan kekuasaan dari negara jajahan ke negara yang merdeka dan berdaulat, lebih-lebih lagi diselenggarakan dalam tempo sesingkat-singkatnya sesuai dengan kalimat yang di proklamasi kan oleh Bung Karno” demikian ujar HML.

Atas dasar Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 itulah maka para pendiri bangsa ini membentuk perangkat Berbangsa dan Bernegara dalam bentuk membangun infrastruktur badan kelengkapan negara untuk menggantikan perangkat-perangkat pemerintahan di zaman Kolonial.

Diakhir Wawancara Eksklusif nya, Walikota HML menjelaskan juga bahwa Kemerdekaan Bangsa Indonesia merupakan berkah Tuhan Yang Maha Kuasa dan hasil perjuangan bangsa Indonesia.

“Atas Perjuangan dan Doa itulah maka saat ini kita tidak boleh Abaikan hasil Perjuangan para leluhur Bangsa ini, karena Kemerdekaan Indonesia dicapai melalui perjuangan berat Baik pengorbanan jiwa, raga, maupun harta maka seyogyanya kita mempertahankan Kemerdekaan ini dengan berkontribusi positif untuk bangsa dan Negara” demikian ujarnya. (***)

Walikota HML : Menjadi Paskibraka Adalah Tugas Mulia

Bimantika.net KOTA BIMA_Paskibraka adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya untuk mengibarkan dan menurunkan Bendera Pusaka dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di tiga tempat, yakni tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) mengukuhkan anggota Paskibraka Kota yang akan mengibarkan bendera dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 Tahun 2021di Paruga Nae Convention Hall (16/8).

Pada momentum itu, Walikota HML menyampaikan pesan Kebangsaan dan Nasionalisme pada sejumlah Anggota Paskibraka serta memberi ucapan selamat pada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka itu.

“Selamat menjalankan tugas mulia para pengibar merah putih. Jaga kesehatan diri, tetap semangat dan jangan pernah menyerah, negara dan bangsa membutuhkan kalian” ungkap Walikota HML.(***)

Walikota HML : Jangan Lupakan Sejarah Perjuangan Bangsa

Bimantika.net KOTA BIMA_Dalam Rangka Sambut Detik-detik proklamasi kemerdekaan RI Ke-76, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE (IDP) hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Palibelo Pukul 24:00 WITA, atau Senin, (16/8/2021).

Walikota HML menyebutkan bahwa sesungguhnya apel kehormatan dan renungan suci merupakan bentuk penghormatan kita pada seluruh jasa para pahlawan bangsa ini serta sebagai rangkaian dari Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Ke-76.

Walikota HML pun menyebutkan bahwa generasi anak bangsa tidak boleh lupa dengan sejarah perjuangan Bangsanya.

“Generasi Millenial tidak boleh lupakan sejarah perjuangan bangsanya oleh karena itu mengenang jasa-jasa para pahlawan adalah sebuah keharusan dalam berbangsa dan bernegara” ujar HML.

HML yang juga mantan Anggota DPR RI dua Periode ini menyebutkan bahwa terlalu besar pengorbanan para leluhur kita dalam memperjuangkan kemerdekaan indonesia. “Darah dan air mata perjuangan kemerdekaan Bangsa ini menjadi taruhannya” ungkap HML.

Diakhir komentarnya Walikota HML menyebutkan bahwa Karena perjuangan para pahlawan bangsa dalam Kemerdekaan maka hari ini kita bisa merasakan hidup Berbangsa dan Bernegara dengan normatif sebagai anak bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia. (***)

Kantor Golkar Kota Dibangun, Banyak Jasa Kader Partai Berlambang Pohon Beringin

Bimantika.net_ Pembangunan Kantor DPD ll Partai Golkar Kota Bima sedang gencar dilakukan, sungguh ini adalah kontribusi riil dari beberapa Kader Partai berlambang Pohon Beringin ini sangat besar.

“Pembangunan Kantor ini Bukan proyek melainkan urug rembug dan partisipasi dari kader internal Partai Golkar itu sendiri” ungkap Sekretaris DPD ll Partai Golkar Kota Bima Tiswan Suryaningrat, SH yang diwawancara media Online Bimantika Senin 16 Agustus 2021 di lokasi pembangunan Kantor DPD II Partai Golkar Kota Bima Jl. Gatot Soebroto Kota Bima.

Ia menyebutkan bahwa Dibangunnya kantie DPD GOLKAR KOTA BIMA atas ide, gagasan serta bantuan Bapak Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML), Ketua DPRD kota Bima Alfian Indra Wirawan, S. Adm, Bang Fatahillah Ramli, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) yang juga sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima, Fraksi Golkar DPRD Kota Bima,serta pengurus DPD Golkar Kota Bima yg baru seperti Muhammad Maqdis, ST Selaku Wakil ketua Pemuda & olah raga, Diah Citra Pravitasari Wakll Ketua pemenangan Pemilu, Wahyuddin, S. Ag, Wakil ketua Tani & nelayan serta Tiswan Suryaningrat, SH,Sekretaris DPD Golkar Kota Bima.

Menurut Tiswan bahwa Target penyelesaian bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar Oktober mendatang.

“Kami Targetkan selesai tepat dengan HUT Golkar yang inshaa Allah akan diresmikan oleh Bapak Erlangga Hartanto Ketua Umum DPP Partai Golkar” ungkap Tiswan.(***)

Proyek GSG Bajo Soromandi Mangkrak, Nyaris Roboh Sebelum Tuntas

Bimantika.net KABUPATEN BIMA_Proyek pembangunan gedung serba guna (GSG) di Desa Bajo Kecamatan Soromandi kian memprihatinkan, kini kondisinya seperti bangunan yang tak bertuan.

Saking tidak terawat dan terurus didalamnya ditumbuhi banyak semak belukar. Bahkan kondisi bangunannya sudah mulai terlihat lapuk. Jika dibiarkan besar kemungkinan bangunannya akan rusak dan roboh.

Informasi yang dihimpun media ini, bangunan yang berada di Dusun Kampo Sigi itu kabarnya mangkrak selama dua tahun. Proyek pembangunannya tidak lagi dilanjutkan karena keterbatasan anggaran.

Sesuai rancangan, proyek pembangunan gedung serba guna itu rencananya dibangun secara bertahap. Pembangunannya dimulai sejak tahun 2018 lalu dengan besar anggaran Rp180 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD).

Kemudian pada tahun berikutnya yakni 2019, Pemerintah Desa (Pemdes) setempat kembali mengucurkan anggaran sebanyak Rp200 juta. Sehinga total anggaran yang dihabiskan dalam proyek itu mencapai Rp380 juta.

Saat proyek akan dilanjutkan kembali tahun 2020, tiba-tiba pandemi Covid-19 terjadi. Hal itu menyebabkan peralihan anggaran DD, termasuk alokasi untuk melanjutkan proyek tersebut.

Kabarnya Pemdes setempat berencana mengalokasikan anggaran tambahan sebanyak Rp400 juta untuk melanjutkan hingga merampungkan proyek pembangunan gedung, namun gagal, karena dialihkan untuk bantuan covud-19. Hal itu membuat pembangunannya mangkrak sampai saat ini.

Mangkraknya proyek pembangunan gedung itu sangat disayangkan sejumlah warga setempat. Karena mereka khawatir bangunannya akan rusak hingga roboh jika dibiarkan atau tidak dilanjutkan pengerjaannya.

“Material kayu di dinding bangunan sudah lapuk. Saya khawatir nantinya rusak dan roboh,” ujar seorang warga.

Warga berharap Pemdes setempat segera mencarikan solusi untuk menyelesaikan pembangunan. Selain tidak bisa dimanfaatkan oleh warga, proyek pembangunan gedung itu juga akan diproses hukum karena bermasalah.

“Jangan sampai anggaran banyak yang dialokasikan sia-sia dipakai begitu saja. Karena pembangunan gedung membuat pelaksanaan kegiatan dan program lain tertunda,” harapnya. (uky///)