Kelola Sampah dengan Sistim Sirkular, Hasil Diskusi Pemkot Bima dengan Para Akademisi

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE didampingi Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH (Man-Feri) melakukan pertemuan dengan sejumlah akademisi di Bima membahas penanganan pengelolaan sampah di Kota Bima, Sabtu, 5 April 2025.

Pertemuan yang di gelar di Villa Bukit Jatiwangi tersebut dihadiri forum perguruan tinggi dan akademisi asal Bima.

Juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bima, Asisten I, Tim RPJMD Kota Bima, Kepala DLH Kota Bima, Plt. Kepala Dinas Koperindag, Kasat Pol PP, Kabag Prokopim dan Kabag Umum.

Dalam pertemuan tersebut dititik fokuskan pada pembahasan pengelolaan sampah dan urusan kebersihan di Kota Bima.

Karena Pengelolaan sampah perkotaan menghadirkan serangkaian tantangan tersendiri. Urbanisasi dan industrialisasi yang pesat berjalan beriringan.

Maka sangat diperlukan penanganan sampah dan pengurangan sampah yang tersistem dan terukur.

Di Kota Bima sendiri, produksi sampah perhari sebanyak 150 meter kubik, dengan total sampah yang mampu ditangani dalam sehari sebesar 65 persen, sisanya tersebar dilingkungan kelurahan.

Sementara, untuk kapasitas pelayanan persampahan hanya mampu mengakomodir 35 kelurahan dari 41 kelurahan, dengan keterbatasan personil yang dimiliki dinas lingkungan hidup saat ini sebanyak 193 orang.

Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya volume sampah atau kapasistas daya tampung TPA Oi Mbo yang sudah over kapasitas yakni mencapai 4-7 meter dari bak.

Kondisi ini harus ditangani segera melalui gerakan moral dengan membangun kesadaran masyarakat yang kuat dan masif, serta pengelolaan sampah berkelanjutan.

Kendati begitu, Wali Kota Bima, H. A. Rahman menegaskan komitmennya dalam menangani sampah di Kota Bima agar lebih bersih dan asri. Disamping terus mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan,

Aji Man mengajak para akademisi untuk berkontribusi menyumbang ide dan gagasannya untuk menuntaskan masalah sampah di Kota Bima.

“Saya dan Wakil Wali Kota sangat konsen betul terhadap kebersihan Kota Bima, apapun akan kami lakukan demi merubah wajah kota ini agar terlihat bersih dan asri,” ujar Wali Kota dihadapan para akademisi.

Wali Kota Bima menambahkan, saat ini Kota Bima memiliki infrastruktur Command Center, kedepan kita akan memperluas jangkauannya untuk memantau titik rawan pembuangan sampah oleh masyarakat secara sembarangan dengan memberikan punishment secara moral.

“Politik anggaran kita arahkan fokus pada kebersihan. Melalui pergeseran APBD tahun 2025, kita siapkan tambahan kontainer 10 unit, doser 1 unit, 5 unit dum truck dan dokumen rencana induk pengelolaan persampahan untuk 20 tahun kedepan,” ucap Wali Kota Bima.

“Pada puncak HUT Kota Bima 10 April mendatang, kita launching gerakan Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Asri). Tidak ada yang tidak bisa, harus bisa, sepanjang ada niat dan nawaitu untuk mewujudkan daerah ini maju bermartabat,” pungkasnya.

Pada pertemuan tersebut, menghasilkan komitmen bersama antara pemerintah dan akademisi melalui upaya nyata dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan melalui metode pendekatan ekonomi sirkular, yang bertujuan untuk mengurangi sampah dengan mengolah kembali limbah.

Ekonomi sirkular dapat membantu mewujudkan sistem produksi dan konsumsi yang lebih berkelanjutan. (***//Kominfo)

Komitmen Berantas Narkoba, Walikota Bima Aji Man Support Gerakan Badai dan SEMMI NTB

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima H. Arahman H. Abidin, SE (Aji Man) menerima audiensi dari Uswatun Hasanah (Pemilik Akun Facebook Badai NTB) dan rekan-rekan Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (PW SEMMI) NTB di Kediaman Wali Kota Bima (5/4/2025).

Pertemuan ini membahas rencana kegiatan Dialog Publik bertajuk NTB Bersih Narkoba : Rencana Aksi & Evaluasi Berkala SEMMI NTB, APH & Pemerintah Daerah yang akan digelar pada 14 April 2025 di Ballroom Hotel Marina Inn.

Dalam audiensi tersebut, Badai NTB menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta organisasi masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba di NTB, khususnya di Kota Bima.

Dialog ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam pemberantasan narkoba serta meningkatkan evaluasi terhadap kebijakan yang telah berjalan.

Wali Kota Bima menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung segala upaya pemberantasan narkoba.

“Kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan Kota Bima yang bersih dari narkoba. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan mencari solusi bersama,” ujar Wali Kota.

Selain membahas teknis pelaksanaan dialog publik, dalam pertemuan ini juga dibahas tentang peran aktif pemerintah dalam melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya narkoba. Wali Kota berharap acara ini dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang bisa segera diimplementasikan.

Rekan-rekan SEMMI NTB mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Wali Kota Bima dan berharap agenda ini menjadi langkah awal yang lebih besar dalam upaya pemberantasan narkoba di daerah.

Acara Dialog Publik yang akan digelar nanti menghadirkan berbagai narasumber, termasuk Kapolres Bima Kota, Kepala BNN Provinsi NTB, Dandim 1608 Bima, serta tokoh-tokoh lainnya dari unsur pemerintah dan akademisi. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi.

Dengan adanya audiensi ini, diharapkan kerja sama antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat semakin erat dalam mewujudkan NTB yang bersih dari narkoba. (****//Kominfo)

Cita-cita Luhur Man-Feri Wujudkan Program 100 Hari Kerja Pemkot Bima

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE dan Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, SH (Man-Feri) terus menunjukkan gerak cepat dalam merealisasikan program 100 hari kerja.

Salah satu fokus utama adalah penataan kawasan Batas Kota Bima dan Lapangan Pahlawan Raba yang selama ini terkesan kumuh dan tidak tertata. Sabtu, 5 April 2025.

Penertiban pedagang kaki lima (PKL) juga telah dilakukan. Para PKL sementara menunggu proses relokasi ke tempat yang lebih representatif, tanpa mengganggu nilai estetika Taman Kota Bima.

Wali Kota Bima dalam arahannya meminta seluruh OPD yang terkait untuk mulai bekerja melakukan penataan secara terintegrasi di sepanjang kawasan Taman Batas Kota Bima.

“Mulai besok, setiap OPD segera laksanakan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing,” tegas Wali Kota Bima.

Wali Kota juga menugaskan para kepala dinas untuk merancang dan mendesain penataan ruang agar kawasan tersebut menjadi lebih indah, asri, dan fungsional. Terkait pendanaan, Wali Kota membuka ruang untuk efisiensi anggaran.

“Soal anggaran, silakan atur dan geser sesuai kebutuhan. Kurangi bahkan jika perlu pangkas anggaran perjalanan dinas. Banyak spot strategis kota yang harus kita benahi,” tegasnya.

Wali Kota Bima menyebut langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Bima yang tertata, bersih, dan nyaman, sesuai dengan visi besar Pemerintah. (****)

Walikota Bima Aji Man Siap Support Kegiatan Mahasiswa IMKOBI Mataram

jpn

Bimantika.net -Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, (Aji Man) secara resmi menerima kunjungan silaturahmi dari Ikatan Mahasiswa Kota Bima (IMKOBI) Mataram.

Kunjungan atau audiensi bertempat di Pendopo kediaman Walikota Bima pada Sabtu pagi (5/4) menjelang siang hari.

Hadir dalam pertemuan ini, yakni Asisten I Sekda Kota Bima, Kaban Kesbangpol Kota Bima, dan juga beberapa anggota perwakilan dari IMKOBI Mataram.

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka mempererat hubungan antara mahasiswa dan Pemerintah Kota Bima.

Serta membahas berbagai program yang telah, dan yang akan dilakukan oleh adik-adik Mahasiswa yang tergabung dalam IMKOBI Mataram.

Dalam rangka menyambut HUT Kota Bima ke- 23, IMKOBI Mataram berinisiasi menggelar festival seni dan budaya Mbojo. Kegiatan ini rencananya akan di gelar di Kota Mataram pada 22 April 2025 mendatang.

Beragam kegiatan yang ditunjukkan, antara lain, Seni tari Bima, lagu-lagu daerah Bima, Kapatu Mbojo, dan juga ceramah dalam bahasa Bima.

Dalam pertemuan tersebut, Walikota Bima menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan inisiatif IMKOBI Mataram dalam menghidupkan, dan mengembangkan budaya tradisional Bima.

Aji Man menegaskan bahwa mahasiswa merupakan aset bangsa yang memiliki peran strategis dalam proses pembangunan,

Serta diharapkan dapat menjadi mitra kritis yang turut memberikan masukan konstruktif bagi kemajuan Kota Bima.

“Kami menyambut baik inisiatif adik-adik dari IMKOBI Mataram, yang mengangkat, dan melestarikan Budaya Bima. Saya berharap apa yang direncanakan adik-adik, berjalan sukses, dan tentunya membanggakan daerah kita, khususnya Kota Bima,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua IMKOBI Mataram, Muhammad Al Farizi, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Kota Bima.

Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kerja organisasi dalam mempererat hubungan dengan pemerintah daerah serta menyampaikan berbagai aspirasi dan gagasan mahasiswa, khususnya yang berasal dari Kota Bima dan sedang menempuh pendidikan di Kota Mataram.

Selain membahas masalah pergelaran seni, dan budaya Mbojo, IMKOBI Mataram juga menyampaikan perihal organisasinya yang belum memiliki Kantor Sekretariat di Mataram, yang selama ini, mereka hanya menyewa bangunan orang lain, untuk dijadikan sekretariat. Mendengar hal ini, Walikota Bima berkenan membantu, demi kenyamanan, dan kelancaran kegiatan adik-adik yang tergabung dalam IMKOBI Mataram.

“Saya selaku Walikota Bima, akan berupaya membantu, sejauh yang kami bisa, karena ini adalah wujud tanggungjawab, dan kepedulian kami sebagai Pemerintah”, tuturnya.

Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama, dan berharap apa yang sampaikan dalam pertemuan ini, dapat diaplikasikan untuk kebaikan dan kemajuan masyarakat dana Mbojo. (****//Kominfo)

Momentum Idul Fitri 1446 H, Kapolres Bima Gelar Halal Bihalal Bersama Seluruh Personel

jpn

Bimantika.net -Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam acara Halal Bihalal yang digelar oleh Kapolres Bima Polda AKBP Eko Sutomo S.I.K.M.I.K.,bersama seluruh anggota Polres Bima.

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk silaturahmi dan kebersamaan pasca perayaan Hari Raya Idul fitri 1446 H.pada Jum,at (4/4/25) sekira pukul 08.00.Wita di lapangan Apel Mapolres Bima.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai ajang mempererat hubungan kekeluargaan serta meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas.

“ini bukan hanya tradisi, akan tetapi sebagai sarana untuk memperkuat kebersamaan dan soliditas kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Bima, acara ini juga diikuti oleh seluruh personel dari berbagai satuan kerja di lingkup Kepolisian Resor Bima.

Momen penuh keakraban ini diisi dengan salaman serta saling bermaafan di antara sesama anggota kepolisian Pungkas Adib. (***)

Kapolres Bima : Jabatan Amanah Yang Harus Dijalankan Dengan Penuh Keikhlasan

jpn

Bimantika.net -Bertempat di lapangan apel Polres Bima Polda NTB, Jum,at (4/4/25), Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama di lingkup Mapolres Bima.

Acara yang dimulai sekira pukul 09.00 Wita ini juga dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Bima Ny.Dian Eko Sutomo,Waka Polres Bima Kompol Saogi Sujana Angsar,PJU,para Kasat, Kapolsek,Kasie, perwira, pengurus Bhayangkari Cabang Bima dan personel Polres Bima.

Upacara Sertijab ini melibatkan sejumlah pejabat yang menjalani rotasi jabatan sesuai dengan Keputusan Kapolda NTB kep/216/iii/2025 tanggal 19 maret 2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan polda ntb. dan untuk Polres Bima terdapat pergeseran / mutasi PJU Polres Bima sebagai berikut.

Kapolsek Belo dari pejabat lama Iptu Zulkifli SH, dimutasikan sebagai ps. Kasubbagkerma bagops Polres Bima digantikan oleh pejabat baru Iptu Johansyah sebelumnya menjabat sebagai Kaur binops satsamapta Polres Bima.

Kasat Tahti Polres Bima dari pejabat lama Iptu Muhammad Salahuddin dimutasikan sebagai Pama Polres Bima digantikan oleh pejabat baru Iptu Samsudin S.H yang sebelumnya menjabat sebagai paur subbagstrajemen bagren Polres Bima

Serah terima jabatan itu diawali dengan pengucapan sumpah jabatan dan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas.

Dirilis Humas Polres Bima  dalam amanatnya Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K , M.I.K.,mengatakan serah terima jabatan merupakan tindak lanjut dari kebijaksanaan pimpinan di bidang pembinaan SDM, dengan harapan setiap perwira dapat memiliki kemampuan dan pengalaman di berbagai penugasan di lingkungan kepolisian.

“ini harus dilakukan karena untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan dinamika pelaksanaan tugas”. Jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolsek yang sudah bekerja semaksimal mungkin.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya  selama ini telah menorehkan prestasi selama bertugas di wilayah hukum Polres Bima , ”ujar Kapolres mengutip Adib.

Sedangkan untuk pejabat yang baru dilantik, Kapolres menyampaikan sejumlah pesan diantaranya mengenai tugas dan wewenang serta bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan perlu adanya komunikasi yang baik karena hal tersebut merupakan kunci keberhasilan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan kerjanya. 

“Kepada pejabat yang baru saya ucapkan selamat bertugas di Polres Bima dan saya harap Pejabat baru Polres Bima agar segera dapat menyesuaikan diri untuk melakukan tugas dan kewajibannya, “Kata Kapolres.

Abituren AKPOL tahun 2004 itu Juga mengucapkan terimakasih kepada ibu-ibu Bhayangkari yang selama ini mensupport suami dan selalu setia menemani sang suami dalam mengemban tugas sebagai Pelayan, Pelindung dan Pengayom masyarakat. (***)

Walikota Bima Apresiasi Gagasan FUI Bima Gelar Mbolo Na’e Ulama dan Para Tokoh Islam Bima Se-Indonesia

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE dan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH menghadiri acara Mbolo Nae Ulama Ro Ama Rasa Dana Mbojo atau Musyawarah Akbar Ulama dan Para Tokoh Umat Islam Bima Se-Indonesia di Aula Masjid Agung Al-Muwahidin Kota Bima. Kamis, 3 April 2025.

Mbolo Nae Musyawarah Akbar mengusung tema “Kambali Mbojo Mantoi” yang digagas oleh Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya tersebut dihadiri sejumlah tokoh Bima baik yang berdomisili di ibukota maupun dari daerah lainnya.

Wali Kota Bima H. A. Rahman, menyampaikan, bahwa musyawarah Akbar ini merupakan momentum besar untuk membahas permasalahan umat Islam khususnya di Bima.

Wali Kota Bima mengapresiasi atas gagasan Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya dan berharap kegiatan ini bukan hanya seremoni tetapi diskusi mendalam beragam permasalahan sehingga akan lahir gagasan konstruktif semua aspek.

“Kembalinya Mbojo mantoi, Mbojo yang aman, Mbojo yang nyaman, Mbojo yang damai dan Mbojo yang membanggakan, dan saat ini sudah mulai ada pergeseran,” ujar Wali Kota Bima.

Aji Man sapaannya menyebut bahwa peran ulama sangatlah penting untuk bersinergi menciptakan iklim yang kondusif bagi kemajuan Kota dan Kabupaten Bima. Program-program pembangunan yang telah dicanangkan, peningkatan kualitas pendidikan islam, penataan kota, pemberantasan kemiskinan dan narkoba memerlukan dukungan penuh dari para ulama.

“Potensi Bima sangatlah besar, namun semua itu tidak akan bisa berkembang kalau masyarakat kita masih suka dikit-dikit blokir jalan,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan pengguntingan pita yang menandai peluncuran Majelis Syuro Dana Mbojo sebagai wadah musyawarah Akbar tahunan Dou Mbojo. (****//Kominfokobi)

Era Bupati Ady Mahyudi Rumah Sakit Rabita Sape Dibangun

jpn

Bimantika.net Bupati Bima Ady Mahyud melakukan peletakan batu pertama (Ground Breaking) pembangunan Gedung 2 Rumah Sakit Rabita yang berada di Kecamatan Sape (3/4).

Pantauan langsung media Bimantika Kamis (3/4) dalam hal ini liputan langsung Koordinator Liputan Media Bimantika Amirullah alias Ruma Rengge Sape acara berlangsung penuh khidmat.

Dalam acara tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil V (Sape-Lambu), Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima, Camat beserta Muspika Sape, Kasi Bimas Islam Kemenag Bima, dan Kepala Desa Se kacamatan Sape.

Dalam sambutannya Bupati Ady Mahyudi menyampaikan apresiasi yang setinggi tinggi nya kepada seluruh pihak terkhusus keluarga besar Rabita yang menggagas, mendukung, dan merealisasikan pembangunan Rumah Sakit.

” Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberadaan dan perjalanan Rabita Hospital kedepannya.” Ungkap Bupati Ady Mahyudi

Menutup sambutannya, Bupati menghimbau seluruh masyarakat agar menjadikan Rumah Sakit ini sebagai ruang harapan, ruang pemulihan, dan ruang penguatan nilai-nilai kemanusiaan.

Sementara itu sebelumnya dalam sambutan Komisaris Dewan Pengawas Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS, CICS mengatakan RS Rabita akan hadir untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas dengan tenaga medis profesional dan fasilitas modern.

Selain itu Direktur Rumah Sakit Rabita dr. Insan Rizkillah dalam pengantarnya menyampaikan Pembangunan Rumah Sakit ini merupakan wujud nyata untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan agar sejalan dengan tujuan pemerintah daerah untuk meningkatkan IPM di kabupaten Bima.

Dalam peletakan batu pertama Gedung 2 Rumah Sakit tersebut, Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil V, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima, Camat Sape, dan jajaran RS Rabita, yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng bersama. (***//Ruma Rengge Sape//RRS007)

Bupati dan Wakil Bupati Bima Ady-Irfan Hadiri Musyawarah Akbar Dana Mbojo

jpn

Bimantika.net -Lantunan ayat Suci Al-Quran yang dibacakan oleh Qori Internasional Ustadz Syamsuri Firdaus, S.Hum Kamis (3/4) menandai dimulainya Mbolo Nae Ulama Ro Ama Rasa Dana Mbojo atau Musyawarah Akbar Ulama dan Para Tokoh Umat Islam Bima Se-Indonesia di Aula Masjid Agung Al-Muwahidin Kota Bima.

Mbolo Nae Musyawarah Akbar mengusung tema “Kambali Mbojo Mantoi” yang digagas oleh Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya tersebut dihadiri sejumlah tokoh Bima baik yang berdomisili di ibukota maupun dari daerah lainnya.

Bupati Bima Ady Mahyudi, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy (Ady-Irfan) dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Bima Ny Anita H. Irfan dalam Musyawarah yang juga dihadiri Walikota Bima H. A. Rahman Abidin, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, SH para tokoh Bima dan alim ulama tersebut dalam sambutannya mengungkapkan menyampaikan beberapa amanat.

“Kambali Mbojo Mantoi” yang berarti kembali menjadikan Bima sebagai negeri yang damai, beradab dan bermartabat”.

Tema ini bukan sekedar slogan, tapi panggilan sejarah, seruan nurani dan tekad bersama membangkitkan kembali kejayaan Mbojo melalui ikhtiar bersama dalam bingkai Islam Rahmatan Lil Alamin”. Ungkap Bupati yang memberikan sambutan setelah penyampaian pengantar oleh Ketua FUI Ustadz Asikin Bin Mansyur.

Terkait arti penting Forum yang mempertemukan ulama dan umara tersebut, Bupati Bima memaparkan, “Musyawarah Akbar ini diharapkan dapat merumuskan arah perjuangan umat Islam Bima, meneguhkan peran ulama sebagai penuntun umat, mengokohkan ukhuwah dalam bingkai persatuan, bukan perpecahan”.

“Karena kita tahu, kekuatan umat bukan pada banyaknya jumlah tapi pada kesatuan visi dan kesatuan hati”. Imbuhnya.

Sementara itu, Walikota Bima H. A. Rahman Abidin dalam sambutannya mengatakan bahwa musyawarah Akbar ini merupakan momentum besar untuk membahas permasalahan umat Islam khususnya di Bima.

Dirinya memberikan apresiasi atas gagasan Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya dan berharap kegiatan ini bukan hanya seremoni tetapi diskusi mendalam beragam permasalahan sehingga akan lahir gagasan konstruktif semua aspek”.

Acara ditutup dengan pengguntingan pita yang menandai peluncuran Majelis Syuro Dana Mbojo sebagai wadah musyawarah Akbar tahunan Dou Mbojo. (****)

Walikota Aji Man Jamin Harga Jagung Menguntungkan Petani

jpn

Bimantika.net -Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, (Aji Man) benar-benar berpihak pada para petani jagung di Kota Bima.

Bukti keberpihakannya Aji Man meninjau langsung panen raya jagung di Kelurahan Dodu, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima (2/4).

Kegiatan ini dihadiri juga oleh sejumlah pejabat terkait, antara lain, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Pertanian, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pertanian, Camat Rasanae Timur, Lurah Dodu, Lurah Lelamase, dan Lurah Nungga.

Rabu sore sekitar pukul 16.00 wita, Walikota Bima, beserta rombongan Pemerintah Kota Bima, melakukan panen raya jagung di Kelurahan Dodu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam rangka mendukung sektor pertanian, khususnya komoditi jagung, sebagai salah satu komoditas unggulan, penunjang ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan itu, Aji Man menyampaikan beberapa point penting, kaitan dengan jagung petani, salah satunya adalah masalah harga jagung,

Menurut Aji Man harga jagung sebenarnya sudah ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan telah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Bima, melalui rapat koordinasi beberapa waktu lalu.

Lanjut Aji Man bahwa Harga yang ditetapkan berdasarkan HPP yakni, untuk komoditi jagung Rp. 5.500,- per kilogram, dengan kadar air, 14-15% sementara untuk gabah, Rp. 6.500,- per kilogram.

“Pertanian merupakan salah penunjang perekonomian daerah, untuk itu kami sebagai pemerintah, akan membantu dalam menetapkan harga jual yang baik untuk petani”, ujarnya.

Selain masalah harga, Walikota juga mempersoalkan masalah dampak yang ditimbulkan, akibat pembabatan hutan oleh petani dalam menyiapkan lahan untuk menanam jagung,

Aji Man menyampaikan bahwa dampak yang ditimbulkan adalah lebih besar, terjadi banjir berkali-kali melanda Kota Bima, kerugian materi, rusaknya infrastruktur, sarana dan prasarana pemerintah,

Untuk itu Aji Man menghimbau agar masyarakat, petani jagung, untuk lebih perduli terhadap lingkungan, tidak hanya mementingkan keuntungan ekonomi semata.

“Kami tidak melarang petani menanam jagung”, tuturnya, tapi kami juga berharap, petani untuk perduli terhadap lingkungan”, sambungnya.

Untuk itu Walikota berharap, satu orang petani, bisa menanam 1 pohon tahunan yang keras, yang dapat menyerap dan menahan air, sehingga manfaatnya dapat di rasakan oleh masyarakat Kota Bima, 5 hingga 10 tahun kedepan, dan berharap mudah-mudahan dengan cara ini, dapat mengurangi resiko terjadinya banjir, harapnya.

Panen raya jagung di Kelurahan Dodu tahun ini mencatat hasil yang cukup memuaskan, dengan luas lahan seluas 237 H, produksinya jauh lebih meningkat, dibanding produksi pada tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari kerja keras para petani, serta dukungan Pemerintah Kota Bima yang terus mengembangkan berbagai program pertanian.

Kegiatan panen raya jagung di Kelurahan Dodu ini, di akhiri dengan panen jagung secara simbolik oleh Walikota Bima, beserta rombongan pejabat Kota Bima yang hadir.

Kehadiran Walikota dalam kegiatan ini, diharapakan dapat memberi dampak positif, dan menguntungkan bagi petani, khususnya petani jagung. (****//Kominfo)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom