Bimantika.net -Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH mengakui bahwa Walikota dan Wakil Walikota Bima H. Arahman H. Abidin, SE dan Feri Sofiyan, SH (Man-Feri) memiliki gebrakan yang sangat tulus membangun dan memajukan Kota Bima kedepan.
“Gebrakan Man-Feri sangat menyentuh langsung dimensi hidup dan kehidupan warga dalam hal mengajak pada pola hidup bersih” ungkap Syamsuri pada Media Online Bimantika Senin (14/4/2025).
Menurut Syamsurih bahwa Tagline Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Asri) adalah sebuah tagline yang merupakan inti pokok pola hidup dan kehidupan sebuah komunitas dan wilayah.
Keindahan dan Kebersihan menurut Syamsurih kelihatannya sepele namun gerakan ini berdampak luas pada terbangunnya sebuah daerah yang sangat nyaman.
Dibeberapa kesempatan, Walikota Aji Man selalu menggaungkan pola hidup sehat dan bersih.
Karena menurut Aji Man bahwa Masalah kebersihan kota dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aksi buang sampah sembarangan menjadi tantangan tersendiri.
“Ini menjadi atensi serius dari Pemerintah Kota Bima dibawah kepemimpinan Man-Feri” ujar Aji Man.
Bahkan pemerintahan Man-Feri saat ini membuat tagline Bima BISA dan bahkan sudah dilakukan. Peluncuran sebagai program prioritas
Setelah Gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Asri diluncurkan pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kota Bima Ke-23, Wali Kota Bima akan memanfaatkan dan memperluas pusat komando (Command Center) untuk memantau aktivitas masyarakat yang masih minim kesadarannya membuang sampah sembarangan dengan memperbanyak CCTV di tiap titik yang menjadi lokasi rawan terhadap aksi membuang sampah sembarangan.
Penerapan gerakan Kota Bima BISA dengan memperluas jangkauan CCTV melalui Command Center, termasuk memantau ketertiban umum dan tindakan kriminal.
Wali Kota Bima, H. A. Rahman mengungkapkan bahwa pimpinan daerah bisa memantau dan mengontrol alur layanan publik melalui CCTV yang terpasang di beberapa titik di Kota Bima, termasuk nantinya memantau masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan.
“Saya sudah minta dinas Kominfo berkoordinasi dengan pemilik tempat usaha, pertokoan, instansi pemerintah maupun swasta di jalan-jalan umum untuk memasang CCTV yang akan dipantau secara utuh melalui Command Center,” ujar Wali Kota.
Inovasi atau gerakan BISA yang diintegrasikan ke dalam Command Center ini penting, sehingga pimpinan daerah bisa memantau pelanggaran terkait sampah lewat pantauan CCTV yang dipasang pada tiap titik layanan publik dan terkontrol lewat Command Center.
“Kota Bima memiliki infrastruktur Command Center, kita akan perluas jangkauannya untuk memantau titik rawan pembuangan sampah oleh masyarakat secara sembarangan dengan memberikan punishment secara moral,” tegasnya.
Atas peluncuran Kota Bima BISA, Syamsurih mengartikan bahwa gebrakan Man – Feri adalah sebuah ajakan untuk semua tanpa terkecuali untuk terlibat dalam mewujudkannya.
“Gebrakan Man-Feri dengan tagline Kota Bima BISA adalah sebuah gebrakan untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan dan wilayah masing-masing” ungkap Syamsurih.
Syamsurih yang juga sebagai Sekretaris DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bima ini secara kelembagaan siap bersinergi dengan pemerintah Kota Bima untuk mensukseskan gebrakan Man-Feri demi kemaslahatan bersama warga masyarakat Kota Bima. (****)
