Walikota Bima : Kritiklah Karena Kepedulian, Jangan Menghujat Karena Kebencian

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima H. Arahman H. Abidin, SE mengungkapkan bahwa dukungan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam rangka mewujudkan misi pembangunan yang berkelanjutan.

“Salah satunya, menata daerah ini agar terlihat nyaman dan tertata dengan baik” ujar Aji Man Sapaan Akrab Walikota Bima didampingi Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan saat menghadiri acara silaturrahmi bersama masyarakat Kelurahan Kolo, di Lapangan Karang Taruna Kolo, pada Sabtu, 3 Mei 2025.

Ia menegaskan, dirinya bersama Wakil Wali Kota Bima tidak alergi dengan kritik dan masukan yang membangun. Sepanjang kritikan itu disampaikan dengan cara santun.

“Kami tidak alergi terhadap kritik, tapi kritiklah dengan cara yang santun, dengan cara yang baik. Kritik dengan cara baik artinya kritik itu lahir karena kepedulian, tetapi kritik dengan menghujat artinya kritik itu lahir karena kebencian,” tegas Wali Kota.

Wali Kota Bima juga menyoroti terhadap penertiban rombong atau lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memanfaatkan fasilitas umum, diatas bahu jalan dan trotoar.

“Mari bantu Kota Bima dalam rangka merubah wajah Kota Bima agar tertata dengan baik. Kami bongkar lapak PKL hanya menertibkan. Silahkan berjualan, tapi jangan bangun secara permanen,” ujar Wali Kota Bima.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung segala program pembangunan di Kota Bima. Terutama mewujudkan Kota Bima yang Bersih, Indah, Sehat dan Asri.

“Saya dan pak Wakil Wali Kota tak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen. Mari bersama bangun Kota Bima yang maju, bermartabat dan berkelanjutan,” ajaknya. (*###//kominfo)

Zaharuddin : Pembentukan PPS Aspirasi Rakyat Pulau Sumbawa Sejak Lama

jpn

Pemerhati Pembangunan NTB, Zaharuddin HM. Saleh, SH menyampaikan sejumlah pokok pikirannya terkait Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS).

Pada Media Online Bimantika Sabtu (3/5) Ia menyebut Wacana pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa bukan gagasan baru melainkan aspirasi rakyat Pulau Sumbawa sejak lama.

Zaharuddin pun menyebutkan bahwa Presidium Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (P4S) adalah wadah yang mengorganisir aspirasi ini.

Pemekaran ini dipandang sebagai koreksi historis atas sentralisasi kekuasaan yang selama puluhan tahun memarjinalkan peran pulau Sumbawa dalam tata kelola provinsi.

Aspirasi ini mencerminkan keinginan kuat masyarakat untuk memperoleh otonomi lebih besar dalam mengelola sumber daya alam sendiri yang selama ini dirasakan terpinggirkan dari pusat provinsi NTB di Lombok.

Aspirasi rakyat ini terhalang oleh kebijakan moratorium pemekaran daerah yang diterapkan pemerintah pusat sejak tahun 2014.

Alasan utama moratorium ini berkaitan dengan upaya pemerintah untuk menata ulang sistem administrasi negara, mencegah pemborosan anggaran, serta menilai kembali efektivitas daerah otonom baru (DOB) yang telah terbentuk sebelumnya.

Zaharuddin menyampaikan sejumlah pointer penting dampak dari pembentukan PPS diantaranya ;

  1. Pembentukan PPS adalah aspirasi seluruh masyarakat Pulau Sumbawa sejak lama.
  2. PPS adalah harga mati.
  3. Hindari diskusi tentang ibukota krn berakibat terhambatnya kesamaan pandangan. Pun saya tidak sepakat dengan adanya wacana sebagian kecil masyarakat memperdebatkan tentang ibukota propinsi.
  4. Fokus utk DOB karena masalah penunjukan ibukota propinsi menjadi domain pemerintah pusat.
  5. Saat nya masyarakat pulau sumbawa bersatu menyongsong deklarasi 15 mei mendatang.
  6. Pembentukan daerah otonomi baru harus didasarkan pada Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan peraturan lainnya yang relevan.
  7. Menjawab tuntutan perlakuan yg adil dari pemerintah propinsi ntb terhadap dua pulau, lombok dan sumbawa
  8. Daerah yang ingin menjadi daerah otonomi baru harus memenuhi kriteria tertentu, seperti kemampuan ekonomi, potensi daerah, dan kemampuan untuk menyelenggarakan pemerintahan yang efektif.
  9. Daerah yang ingin menjadi daerah otonomi baru harus memiliki rencana strategis yang jelas untuk pembangunan dan pengembangan daerah.
  10. Proposal pembentukan daerah otonomi baru harus diajukan kepada pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi.
  11. Pemerintah pusat akan melakukan studi kelayakan untuk menilai kemampuan daerah tersebut untuk menjadi daerah otonomi baru.
  12. Pembentukan tim yang terdiri dari berbagai stakeholder, seperti pemerintah daerah, masyarakat, dan akademisi, untuk mengawal proses pembentukan daerah otonomi baru.
  13. Penggalangan dukungan dari masyarakat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat untuk pembentukan daerah otonomi baru.

Salah satu argumen paling kuat yang diajukan oleh para pendukung pemekaran adalah ketimpangan pembangunan antara Lombok dan Sumbawa. Berbagai indikator pembangunan menunjukkan dominasi Lombok, khususnya Kota Mataram dalam alokasi anggaran, infrastruktur, dan layanan publik.

Sebagai contohnya adalah distribusi fasilitas pendidikan tinggi dan rumah sakit rujukan sebagian besar terpusat di Lombok.

Akibatnya masyarakat dari Sumbawa sering harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan dasar.

Pulau Sumbawa dapat menunjukkan sejumlah indikator kesiapan: lima daerah yang telah terbentuk dengan struktur birokrasi yang mapan dan dukungan politik lokal dari DPRD serta kepala daerah, ditambah lagi dengan kajian akademik yang memperlihatkan potensi fiskal dan kapasitas kelembagaan.

Dalam hal ini moratorium justru menciptakan semacam “politik penundaan” yang tidak hanya menahan aspirasi masyarakat, tetapi juga memperlambat proses pembangunan berbasis inisiatif lokal.

Di balik kebijakan moratorium, terdapat dinamika politik anggaran yang tidak bisa diabaikan.

Pemerintah pusat khawatir bahwa pemekaran akan meningkatkan beban APBN karena harus membiayai pembentukan lembaga-lembaga baru.

Biaya tersebut seperti kantor gubernur, DPRD provinsi, hingga perangkat vertikal kementerian. Namun, pendekatan ini sering kali mengabaikan potensi jangka panjang dari pemekaran yang direncanakan dan dikelola dengan baik. (****)

Edarkan Narkoba, Wanita Muda Asal Desa Bontokape Ditangkap Polisi

jpn

Bimantika.net -Seorang perempuan berinisial JD (27) Warga Desa Bontokape Kecamatan Bolo Kabupaten Bima diamankan Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB pada Jum,at (02/05/25) sekira pukul 20.35.Wita.

Yang bersangkutan diamankan berdasarkan informasi masyarakat yang menyebut adanya indikasi transaksi narkoba jenis Shabu di rumahnya yang meresahkan masyarakat.

“Terduga Pelaku menjadikan rumahnya sebagai tempat transaksi Narkoba jenis Shabu” demikian informasi yang diterima oleh pihak Kepolisian.

Menindaklanjuti Informasi itu Kapolsek Bolo AKP Nurdin bersama personelnya bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Tiba di TKP dan tanpa buang waktu petugas melakukan tindakan hukum dengan menggerebek dan mengamankan terduga pelaku.

Dalam penggerebekan itu petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB) berupa 14 poket narkoba jenis Shabu siap edar, uang tunai sebesar Rp 5.80.000. yang diduga hasil penjualan barang haram/ Narkoba jenis Shabu.

Dihadapan petugas Perempuan 27 tahun ini mengakui 14 pocket Shabu itu di jual dan dibagi dengan rincian 7 pocket di bandrol harga Rp. 100. 000 dan 7 pocket di bandrol harga Rp.150.000.

Selain itu petugas juga ikut mengamankan sejumlah barang bukti lainnya yang berkaitan dengan tindak pidana Narkotika sesuai dengan UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Penangkapan terduga pelaku itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kapolsek Bolo AKP Nurdin.

“Benar kami mengamankan saudari JD bersama BB yang diduga narkoba dan sejumlah barang bukti lainnya”. Ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya JD dan BB saat ini diamankan di Mapolsek Bolo dan akan di serahkan ke Satreskoba Polres Bima.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengapresiasi peran serta masyarakat yang memberikan informasi sehingga kepolisian bergerak cepat mengamankan terduga pelaku.

“Terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah membantu pihak Kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Bima”. Tutupnya. (****)

Walikota Bima Tegaskan APBD 2025 Harus Berjalan Sesuai Aturan Yang Berlaku

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima, H. Arahman,SE memimpin langsung rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka pembahasan program prioritas dan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 (2/5/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Bima turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima, Sekretaris Daerah Kota Bima, Seluruh Asisten, Staf Ahli, Inspektur Inspektorat, Kepala Bapedda Kota Bima dan seluruh Kepala OPD yang mendapat undangan.

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya perbaikan tata kelola anggaran dan pelaksanaan program yang sesuai dengan aturan dan kebutuhan riil masing-masing perangkat daerah.

Aji Man Sapaan akrab Walikota Bima menegaskan bahwa kesalahan-kesalahan pada tahun sebelumnya harus menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang kembali.

“Hal-hal yang kemarin kurang tepat, ke depan harus kita jalankan sesuai aturan dan kebutuhan OPD” ujar Aji Man.

Dirinya ingin mendengarkan langsung dari setiap OPD bagaimana dana yang disediakan digunakan, dan harus mampu menjelaskan untuk apa dana tersebut dialokasikan.

Aji Man juga menekankan peran tim klinis Perencanaan dalam memastikan setiap sub kegiatan berbasis pada indikator kinerja utama (IKU).

Dan sesuai pedoman APBD. Baik Bappeda maupun Inspektorat diminta untuk memastikan agar tidak ada pengulangan kesalahan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan.

Wali Kota mengharapkan agar seluruh program yang disusun benar-benar maksimal dalam pelaksanaannya.

Ia juga menyampaikan bahwa meskipun fokus saat ini adalah APBD 2025, Pemkot Bima juga akan mulai mempersiapkan APBD 2026 dengan lebih matang dan sesuai aturan.

“Saya butuh kerja keras kita semua. APBD 2025 harus berjalan sesuai aturan main. Saya minta Inspektorat, dan BPKAD bekerja maksimal. Tahun ini APBD harus benar-benar dikawal secara klinis,” lanjutnya.

Wali Kota juga memberikan arahan agar Sekda terus mengawal proses penyusunan APBD secara menyeluruh, dan meminta para asisten untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan OPD dilaporkan secara rutin kepada Kepala Daerah.

“Saya ingin setiap OPD benar-benar memberikan kinerja terbaik, melaporkan seluruh kegiatan dan perkembangan yang ada di Pemerintah Kota Bima. Setelah proses klinis selesai, saya ingin setiap OPD melaporkan langsung kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota mengenai penggunaan anggaran yang telah dialokasikan, untuk itu mari kita perbaiki kinerja yang belum maksimal ” harapnya

Rapat ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam menyusun APBD yang lebih responsif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil pembangunan yang nyata bagi masyarakat Kota Bima. (*#//kominfo)

Walikota Bima Lepas Ride With Ducati Indonesia Menuju Mandalika

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima H. Arahman H. Abidin, SE melepas rombongan Ride With Ducati from Bima to Mandalika bertemoat di halaman Hotel Marina Inn, Jumat, 2 Mei 2025.

Acara ini turut dihadiri Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.IK, M.Si, Kadis Dikpora, serta sejumlah Kepala OPD terkait.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional Ride With Ducati Indonesia yang mengangkat misi promosi pariwisata melalui jalur otomotif. Kota Bima menjadi salah satu etape penting dalam perjalanan yang akan berakhir di Mandalika, Lombok Tengah.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas kunjungan Riders Ducati ke Kota Bima.

“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari promosi destinasi wisata Kota Bima. Melalui event ini, wajah Bima sebagai kota ramah dan terbuka semakin dikenal luas, terutama di kalangan komunitas otomotif nasional,” ujarnya.

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.IK, M.Si juga menyatakan dukungannya terhadap kelancaran dan keamanan kegiatan, serta mengapresiasi kolaborasi antara komunitas dan pemerintah dalam mendorong sektor pariwisata daerah. (****//Kominfo)

Bupati Ady Mahyudi : “HARDIKNAS Momentum Meneguhkan Dedikasi”

jpn

Bimantika.net -Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa “.

Demikian ungkap Bupati Bima Ady Mahyudi Jumat (2/5) yang membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kabupaten Bima dalam upacara yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima.

Pada upacara yang mengangkat Tema, “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. tersebut Bupati Bima mengatakan, untuk memenuhi amanat konstitusi tersebut sangat tepat ketika presiden Prabowo menempatkan pendidikan sebagai prioritas sebagaimana disebutkan dalam Asta Cita keempat.

“Presiden berkomitmen membangun sumber daya manusia sebagai aktor dan agen perubahan yang mengantarkan Indonesia menjadi bangsa dan negara yang adil dan makmur.

Melalui pendidikan Prabowo berkomitmen memutus mata rantai kemiskinan. Presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan, pembelajaran digital dan peningkatan kualitas, kualifikasi serta kinerja guru melalui pemenuhan kualifikasi peningkatan kompetensi dan kesejahteraan.

Dalam upacara tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Erwin, S.IP., M.IP, Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK,.M.IK, Wakapolres Bima Kompol Herman, Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE, Ketua TP.PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag, para Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat dan Pejabat Eselon III OPD.

Bupati kembali menegaskan pentingnya peran guru dalam mendidik generasi anak bangsa menuju Generasi Emas 2045.

“Guru diharapkan dapat menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban” ungkap Bupati dalam pidatonya.

Lanjutnya Para guru tidak hanya menjadi fasilitator pembelajaran tetapi juga mentor dan konselor para murid, guru adalah orang tua yang senantiasa berada di sisi para murid dalam suka dan duka serta memandu para muridnya mencapai cita-cita luhur.

“Untuk itu, diperlukan kerjasama semua pihak, perlu dukungan dan partisipasi semesta agar pendidikan sebagai layanan publik dapat berperan mengantarkan anak-anak menjadi generasi hebat dan kuat” ungkapnya.

Hadir juga dalam upacara Kadis Dikbudpora Zunaidin S.Sos.,MM, dam jajaran, Dewan Pendidikan Kab.Bima, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan, Korwas SD dan SMP, Pengawas, Penilik TK Kepala Sekolah dan guru TK, PAUD, SD dan SMP Negeri dan Swasta Se-Kabupaten Bima

Selain dipandu korps musik drumband Pemkab Bima, pengibaran bendera dalam upacara juga menghadirkan Paduan Suara Guru-guru Kecamatan Madapangga. (***//RRS007)

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K Pimpin Latihan Menembak Gabungan Bersama Brimob Batalyon C Pelopor Bima

jpn

Bimantika.net -Kepolisian Resor Bima Polda NTB melaksanakan kegiatan latihan menembak  gabungan bertempat di lapangan tembak Brimob Batalyon C Pelopor Bima Kamis (1/05/2025)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K, M.I.K., dan didampingi oleh seluruh PJU Polres dan gabungan Personel Polres Bima dan Brimob Batalyon C Pelopor Bima.

Latihan menembak yang di mulai sejak pukul 09.00. Wita ini dilaksanakan guna meningkatkan kemampuan dalam menggunakan senjata api (senpi). khususnya senpi laras panjang dan laras pendek, mengingat tugas Polisi dilapangan memiliki risiko yang tinggi saat menjalankan tugas.

“Latihan menembak bukan semata ketrampilan, tapi emosional dan psikologis juga di uji ketika membidik sasaran”.Kata Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., sebagaimana diulas Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

Lanjutnya,dalam latihan menembak harus dilakukan dengan serius, fokus dan konsentrasi. Latihan ini juga dimaksudkan untuk meminimalisir  pelanggaran serta kesalahan prosedur penggunaan senpi saat bertugas di lapangan.

Sehingga dalam penggunaan senpi tidak terjadi kesalahan menembak atau kesalahan prosedur lainnya, yang diakibatkan karena minimnya kemampuan Personel dalam menggunakan senpi.

“Anggota Polri harus mampu melindungi masyarakat dan dirinya sendiri makanya penting keterampilan menembak ini ditingkatkan terus,”Imbuhnya.

Dikatakannya, latihan ini merupakan kegiatan rutin  yang sangat penting dalam mendukung tugas – tugas Kepolisian dalam mengamankan wilayah sehingga para personel bisa mahir dalam menggunakan senjata.

“Disamping itu dapat mengetahui bagaimanan memperlakukan senjata dan dapat menjaga keamanannya dengan baik”. Tutupnya.(****)

Tim Inafis Satreskrim Polres Bima Olah TKP Penemuan Mayat di Sungai Desa Cenggu

jpn

Bimantika net _Unit Inafis Satreskrim Polres Bima Polda NTB melaksanakan oleh tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat di Desa Cenggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima Kamis 1 Mei 2025 sekira pukul 08.00. Wita.

Mayat almarhum berinisial IJ (L/72) warga Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda Kota Bima itu ditemukan salah warga sekitar di dalam Kali Persawahan Tolo Soki Desa Cenggu.

Dari hasil olah TKP dan Visum luar yang dilakukan oleh Unit Inafis dan Nakes PKM Belo terdapat lebam mayat pada sebagian tubuh,t luka lecet di jari kelingking kaki kanan, luka lecet di jari kaki kiri,luka gores di betis bagian kanan, luka lecet di lutut bagian kiri,dan
luka gores di lengan bagian kiri.Selain itu petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian Korban.

TKP tempat korban ditemukan meninggal dunia yakni didalam kali persawahan Tolo Soki Desa Cenggu.
.
Pada saat ditemukan korban masih menggunakan peci warna hitam di kepalanya, sarung diselempang di pundak, memegang sepasang sendal jepit menggunakan tangan kiri. posisi kepala diatas dan sebagian badannya di air, dan menggunakan pakaian baju kaos oblong yang di luarnya jaket dan celana pendek.

Polisi sampaikan Kronologi,
Pada kamsi pagi salah satu warga Desa Cenggu berinisial AR yang menemukan mayat pertama kali menjelaskan saat hendak ke sawah melewati jembatan yang ada disekitar persawahan Desa Cenggu.

Dan menemukan mayat almarhum dengan posisi mengapung disungai kepala menghadap langit, setelah mendekati dan mencermati dari dekat ternyata korban benar-benar sudah tidak bernyawa.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasatreskrim AKP Abdul Malik SH.

Setelah Kasat melanjutkan, pihaknya bersama Nakes PKM Belo mengantar jenazah almarhum di kediamannya Kelurahan Panggi Kota Bima.

Pihak Kepolisian juga menekankan dengan pendekatan humanis selama proses penanganan kasus ini, menghormati keinginan keluarga untuk tidak melanjutkan dengan autopsi.

“Kami berusaha menghormati keinginan keluarga dalam setiap tindakan kami, keluarga korban tidak melanjutkan dengan pemeriksaan dalam atau otopsi. menunjukkan sensitivitas Polri terhadap perasaan keluarga yang berduka.” tambahnya

Polres Bima dan Polsek Belo berusaha menyelidiki dan mendokumentasikan segala bukti dengan teliti dan profesional.

“Upaya ini mencerminkan dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan tindakan yang cepat dan tepat”. Tutupnya.(****)

Bhabinkamtibmas Polsek Donggo Totalitas Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

jpn

Bimantika.net -Berseragam lengkap Bhabinkamtibmas Polsek Donggo Polres Bima Polda ini secara rutin membantu dan memantau kegiatan petani jagung di Desa binaannya.

Sebut saja Bripka Rizal yang bertugas sebagai bhabinkamtibmas Desa Ndano Na,e setiap harinya terjun langsung berpeluh keringat membantu proses penjemuran jagung warga.

Kegiatan itu dilakukannya sebagai wujud sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang di mulai dari tingkat pedesaan.

Hasil peninjauannya menunjukan lahan seluas satu hektare milik Mastudin yang di tanami jagung dan sudah dipanen beberapa hari lalu saat ini memasuki tahap penjemuran dan hasilnya diperkirakan mencapai 6 Ton.

Penjemuran yang memanfaatkan terik matahari hari itu merupakan proses untuk mengurangi kadar air yang terkandung didalamnya setelah itu jagung akan di jual ke pengecer maupun gudang.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., dalam keterangan tertulis resminya melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

“Pendampingan yang kami lakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya kendala yang dihadapi oleh para petani sehingga tidan berdampak pada harkamtibmas”. Tutupnya.(****)

Antisipasi Balap Liar Malam Hari Piket Gabungan Fungsi Polres Bima Gelar Patroli KRYD

jpn

Bimantika.net -Patroli KRYD merupakan langkah preemtif Polres Bima Polda NTB dalam menjamin keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh personel piket fungsi Polres Bima melaksanakan Patroli KRYD pada Rabu (30/4/25) sekira pukul 23.00. Wita.

Patroli dialogis itu dipimpin oleh Perwira Pengawas (PAWAS) Ipda  Hadi Himawanto SH.,MH itu dengan Pertigaan Tente,Perempatan talabiu Kecamatqn Woha dan  Pantai Kalaki Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Dalam kegiatan tersebut tim patroli bertatap muka langsung dengan masyarakat menyampaikan pesan kamtibmas.

Pesan kamtibmas yang dimaksud agar masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan dilingkungan masing-masing sehingga Kondusifitas wilayah kabupaten Bima tetap terjaga.

Selain itu tim patroli juga menghimbau para pemuda agar tidak melakukan balapan liar dan tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan yang melawan hukum yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo  S.I.K.,M.I.K., melalui kasi humas AKP Adib Widayaka menjelaskan patroli dialogis ini akan dilaksanakan secara rutin oleh Polres Bima dan Polsek Jajaran demi terwujudnya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Bima.

Dikatakannya, selain itu patroli dialogis itu juga bertujuan untuk meminimalisir terjadinya berbagai tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Patroli yang diawali dengan apel pengecekan pasukan dan berakhir hingga dini hari itu berlangsung dengan lancar dan aman Tutupnya.(****)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom