Pj Wali Kota Bima Siapkan Generasi Handal Menuju Indonesia Emas

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum MT, membuka secara resmi acara sosialisasi Dampak Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja di aula Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Bima.

Acara ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas dari pengaruh negatif menuju Generasi Emas. Rabu, 22 Mei 2024.

HM Rum menekankan pentingnya peran pendidikan dan lingkungan keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja.

HM Rum menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan generasi muda.

“Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan positif. Edukasi tentang bahaya narkoba dan kenakalan remaja harus terus digencarkan, karena mereka adalah aset berharga bangsa ini yang akan memimpin Indonesia di masa depan,” ujar HM Rum

Acara sosialisasi tingkat SMP se-Kota Bima ini menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan psikolog anak, yang memberikan materi mengenai dampak negatif narkoba dan berbagai strategi efektif untuk mencegah kenakalan remaja.

Selain itu, Kepala BNNK Bima Fery Priyanto S.Sos M.M, mengatakan langkah positif ini untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan kesadaran yang diperlukan dalam menghadapi tantangan di masa remaja.

“Pencegahan penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja harus dimulai sejak dini. Edukasi yang kita berikan hari ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kesadaran akan bahaya narkoba, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang bijak dan menjaga masa depan mereka,” tutur Kepala BNNK

Tak hanya itu, Pj Wali Kota Bima menghimbau kepada seluruh siswa yang mengikuti sosialisasi untuk selalu berhati-hati dengan adanya barang narkotika dan jangan sampai mengenal yang namanya narkoba.

“Bila ada oknum yang mengajak dan menghasut anak-anak sekalian untuk mencoba maka laporkan segera pada guru-guru, biar guru yang menindak lanjutinya karena ini sangat berbahaya,” tandas HM Rum

Penjabat Wali Kota Bima juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung program-program pencegahan narkoba dan pembinaan remaja, serta terus memberikan perhatian dan bimbingan yang konsisten kepada anak-anak.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan Kota Bima dapat mencetak Generasi Emas 2024 yang bebas dari narkoba dan kenakalan remaja, serta siap bersaing dalam kancah nasional dan internasional. (***)

Sosok Firin Bakal Calon Pendamping Rohmi di Pilgub NTB

jpn

Bimantika.net -Wakil Gubernur NTB Periode 2018-2023 DR. Hj. Sitti Djalillah, M. Pd dipastikan akan maju menjadi Bakal Calon Gubernur NTB Periode 2024-2029 yang digelar 27 November 2024.

Umi Rohmi sapaan akrabnya dikabarkan mendekati final akan didampingi oleh Bakal Calon Wakil Gubernur NTB DR. Ir. H. W. Musyafirin, MM.

Menurut Sekretaris Dewan Pertimbangan DPW Partai Perindo NTB, Herman Effendy, S. Sos bahwa Dr Ir Musyafirin adalah Sosok Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Dua periode yang sangat Merakyat.

Menurut Herman bahwa Era Bupati Musyafirin Pelayanan Publik adalah Number One yang tak pernah bupati-bupati lain lakukan selama sebelum menjabat maupun sesudah menjabat.

“Hampir 10 tahun Beliau membuka Pengaduan Rakyat KSB setiap Malam Jum’at dan Rakyat KSB bisa menyampaikan keluhan di depan Pak Bupati dan seluruh Kadis.dan setiap Kadis di absen siapa saja Kadis yang tak hadir dan itu menjadi “catatan” Penting bagi Pak Firin” ujar Herman.

Masih menurut Herman Dalam berbagai kegiatan sosial, sosok Firin (Sapaan akrab DR. Ir. Musyafirin) adalah pasukan terdepan.

“gotong royong angkat dan pindah rumah panggung warga beliau selalu hadir dan selalu pasukan terdepan mengangkat rumah warga nya” ujar Herman.

Herman menyampaikan juga bahwa Bagi rakyat Bima Dompu yang ada di KSB Pak Bupati adalah “ORANG TUA” bagi masyarakat IKBD.

IKBD adalah Paguyuban Ikatan Keluarga Bima Dompu di KSB.

“Dan Beliau juga adalah Dewan Penasehat IKBD KSB karena Beliau punya Ipar kandung adalah orang bima dompu” ungkap Herman.

Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M. lahir 22 Juni 1963 adalah Bupati Sumbawa Barat periode 2016–2021 dan 2021–2024.

Riwayat Pendidikan
SDN Desa Beru (1970-1975)

SMP Negeri 1 Sumbawa Besar (1976-1979)

SPP – SPMA Negeri Mataram (1979-1982)

Strata 1 Universitas Mataram (1982-1986)

Strata 2 Universitas Mataram (2005-2008)

Strata 3 Universitas Padjajaran (2010-2014).

Karier Musyafirin cukup cemerlang di Birokrasi hingga puncaknya menjadi Sekda Kabupaten Sumbawa Barat, sehingga memahami pelayanan publik secara utuh.

Tenaga Honorer Proyek NTASP NTB (1998-1992)

CPNS Kanwil Departemen Pertanian Provinsi NTB (1992-1993)

Staf PNS Kanwil Departemen Pertanian Provinsi NTB (1993-2001)

Pimpres Peternakan Kec. Taliwang, Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa (2002-2004)

Kepala Seksi Produksi Pengembangan Usaha Peternakan Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa Barat (2004)

Kepala Bidang Sosial dan Budaya BAPPEDA Kabupaten Sumbawa Barat (2004-2006)

Kepala Bidang Fisik, BAPPEDA Kabupaten Sumbawa Barat (2006-2007)

Kepala BAPPEDA Kabupaten Sumbawa Barat (2007-2009)

Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Sumbawa Barat (2009-2012)

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (2012-2015)

Bupati Sumbawa Barat (2016-sekarang). (***)

Polri Ungkap Keberhasilan Amankan World Water Forum ke-10 di Bali

jpn

Bimantika.net -Polri terlibat dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali. Penyelenggaraan event internasional yang dihadiri beberapa kepala negara dan delegasi sejauh ini terbilang cukup aman dan sukses.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, keberhasilan Polri mengamankan penyelenggaraan KTT WWF tak terlepas dari persiapan yang matang.

“Bapak Kapolri selalu menginstruksikan ke Kaops Puri Agung dengan konsep perencanaan dengan matang termasuk bagaimana manajemen risiko dalam operasional kepolisian dan bagaimana mengantisipasinya, maka implementasi saat ini alhamdulilah situasi baik kondusif dan terselenggara dengan lancar,” kata Trunoyudo di Bali, Rabu (22/5/2024).

Kemudian, kata Trunoyudo, konsep operasi pengamanan yang dilakukan Polri adalah operasional terpadu sinergi antara Paspampres, TNI, dan Stakeholder Kementerian Lembaga.

“Kemudian di ruangan inilah (command center) dilakukan dinamisator oleh Kaposko yang kemudian bagaimana menggerakan seluruh pola pengamanan baik itu secara internal dengan satgas yang ada di Operasi Puri Agung serta pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.

Trunoyudo yang juga menjabat Kasatgas Humas Operasi Puri Agung menyampaikan beberapa apresiasi dari tokoh masyarakat, agama, adat di Bali termasuk delegasi dan beberapa pimpinan Kementerian Lembaga dengan keramahan yang dilakukan anggota Polri dalam pengamanan.

Menurutnya, keramahan ini juga berasal dari masyarakat Bali yang memberikan suatu pengertian dan menjadi kultur ramah tamah sehingga delegasi juga nyaman.

“Selain sinergi dan kolaboratif juga tidak luput dari tokoh-tokoh di Bali sehingga situasi menjadi nyaman dan lancar,” katanya.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menuturkan, pengamanan yang dilakukan Polri dalam penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ini adalah agenda rutin kepolisian setiap adanya event internasional di Indonesia.

“Polri selalu dilibatkan dalam event-event internasional tidak hanya di bali. Polri juga mengamankan event di Jakarta, Danau Toba dan berbagai event internasional. Tentu menjadi kewajiban tugas pokok, fungsi dan peran Polri,” ucapnya.

Harapannya, dengan adanya penyelenggaraan event WWF ini, Trunoyudo mengatakan generasi muda dapat melestarikan dan merawat alam serta air di masa mendatang.

“Untuk harapan tentu menjadi isu krusial salah satunya air. Menuju Indonesia emas generasi muda menjadi saksi sejarah sehingga ke depan Presiden Indonesia mengharapkan generasi penerus bisa melestarikan dan merawat alam dan air secara khususnya,” katanya. (***)

Pelayanan Prima, Polsek Madapangga Urai Kemacetan Didepan PT CPI Hingga Malam Hari

jpn

Bimantika.net -Tidak teraturnya parkir yang dilakukan oleh para pengemudi mobil truk pengangkut Jagung di Depan PT CPI/ Gudang Jagung seringkali mengakibatkan kemacetan.

Pasalnya hampir sebagian ruas jalan yang menghubungkan kabupaten Bima dan kabupaten Dompu ini di gunakan oleh para pengemudi untuk parkir.

Untuk itu Polsek Madapangga Polres Bima Polda NTB yang dikendalikan oleh Kapolseknya Ipda Kader melaksanakan penjagaan dan pengaturan lalin Selasa (21/5/24) Pukul 08.00 s/d 22.00 WITA .

“Kegiatan tersebut dilakukan mulai pagi hari hingga malam Hari”. Kata Kapolsek.

Di tempat terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan kegiatan tersebut guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.

Petugas juga memberikan himbauan kepada para pengemudi agar memarkirkan kendaraannya dengan teratur dan tidak menggunakan badan jalan.

Walaupun sempat terjadi kemacetan namun tidak berlangsung lama dan setelah dilakukan pengaturan oleh personel Polsek Madapangga Arus lalulintas kembali lancar. Pungkasnya. (***)

Tim Gabungan Polsek Woha dan Polres Bima Memburu Pelaku Penculikan Balita di Desa Tente

jpn

Bimantika.net -Personel Gabungan Polres Bima Polda NTB terus memburu pelaku penculikan balita di terminal Tente- Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Kasus Penculikan Balita putra dari pasangan suami isteri Arfan fadriani (Ibu) dan Jaenudin warga Desa Tente Kecamatan Woha itu terjadi pada Selasa (21/5/24) sekira pukul 11.40. WITA.

Sementara Pelaku berinisial LS (P/,37) Kelurahan Mangge maci-Kota Bima.(indentitas pelaku sesuai dengan keterangan ibu Korban)

Kronologis menurut pihak Kepolisian Ibu korban bersama pelaku bersama-sama ke pasar Tente.

Setibanya di terminal Tente pelaku meminta ke ibu korban untuk menggendong bayi kemudian mengatakan ke ibu korban bahwa ia hendak toilet sambil membawa korban(balita).

ibu korban yang curiga karena pelaku tidak kunjung kembali,sehingga ibu korban mencari ke toilet di sekitar terminal dan pasar Tente.

Tetapi pelaku beserta anak(Balita) tersebut tidak diketemukan dan sudah di bawa lari(diculik) oleh pelaku.

Menyadari hal itu orang tua korban datang ke Mapolsek Woha melaporkan kejadian tersebut.

Anggota Polsek Woha dikendalikan Kapolsek Woha AKP Sudirman SH mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan upaya pencarian terhadap pelaku namun upaya itu tidak membuahkan hasil.

Dirilis Humas Polres Bima Bahwa antara orang tua korban dan pelaku baru kenal, dan sempat menginap di rumah orang tua korban semalam.

Sebelumnya pelaku sering datang menginap di kos temanya di Desa Rabakodo berinisial AT (P/,35) dan AT tiga hari terakhir ini tidak berada kosannya.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Woha AKP Sudirman SH, mengatakan pihaknya akan terus memburu pelaku.

“Kami sudah menyebar anggota di tempat tempat strategis seperti terminal, bandara pelabuhan dan tempat lainnya untuk mempersempit ruang gerak pelaku” Tegas Kapolres.

Sampai saat ini Personil gabungan personel Polsek Woha dan Polres Bima masih melakukan upaya pencarian terhadap keberadaan pelaku.

Untuk itu Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dengan orang yang baru dikenal dan melaporkan ke pemerintah Desa/ RT apabila keluarga atau orang yang menginap di rumah.

Kapolres juga menghimbau kepada pihak keluarga korban dan masyarakat sekitar agar menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada Pihak kepolisian.

Bantu kami, sekecil apapun informasi tolong sampaikan kepada pihak kepolisian agar segera ditindaklanjuti dan jangan main hakim sendiri.(***)

Gerak Cepat Polsek Belo Tangkap Pelaku Penganiayaan di Desa Runggu

jpn

Bimantika.net -Pria berinisial RA (19) warga Desa Runggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima harus mendekam di Sel tahanan Mapolsek Belo Polres Polda NTB.

Pasalnya RA ditangkap oleh personel Polsek Belo sesaat setelah melakukan penganiayaan terhadap AP (L/19) yang juga merupakan Warga Desa Runggu.

Kasus penganiayaan itu terjadi pada Senin (20/05/24) sekira pukul 17.10. WITA di Desa Runggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima.

Dirilis Humas Polres Bima, kejadian berawal korban sedang duduk dipinggir lapangan Bola Desa Runggu, tiba-tiba menghampiri tanpa basa-basi langsung menusuk korban dengan dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau sebanyak satu kali kearah punggung korban.

Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka tusuk pada pinggang kanan korban dan dilarikan ke PKM terdekat untuk mendapatkan perawatan medis dan melaporkan kejadian ke Mapolsek Belo.

Menindaklanjuti laporan tersebut Kapolsek Belo Iptu Zulkifli SH memerintahkan personelnya untuk melakukan penyelidikan dan segera meringkus terduga pelaku.

Tidak lama kemudian terduga pelaku berhasil diringkus dan digelandang menuju Mapolsek Belo.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., melalui Kapolsek Belo Iptu Zulkifli SH membenarkan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku penganiayaan di Desa Runggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima.

“Motifnya Dendam lama karena sebelumnya antara korban dan pelaku sering Konflik/bermusuhan”. Kata Kapolres.

Saat ini terduga pelaku dan barang bukti sebilah pisau diamankan di Mapolsek Belo untuk diproses hukum lebih lanjut Tutupnya. (***)

Personel Polsek Soromandi Donorkan Darah Bantu Persalinan Ibu Melahirkan

jpn

Bimantika.net -Jiwa sosial serta rasa kemanusiaan yang tinggi terpatri dalam Benak Bhabinkamtibmas Polsek Soromandi Polres Bima Polda NTB Bripka Lalu Apriyanto Lubis SH.

Kali ini Bripka Lalu Apriyanto Lubis SH, yang berdinas di Mapolsek Soromandi dan bertugas sebagai Bhabinkamtibmas mendonorkan darahnya untuk membantu Warga Binaan nya IRT pasca operasi Sesar.

Setelah mendapatkan informasi salah satu warga binaannya Mariati seorang ibu yang melahirkan dengan cara operasi dirinya langsung menuju RSUD Bima dan mendonorkan darahnya Pada Senin (20/05/24) sekira pukul 08.00. WITA

Bripka Lalu Apriyanto Lubis SH juga dikenal dengan kedekatan nya para pemuka agama, masyarakat, pemuda di Desa Binaannya.

Ia juga berkecimpung dan menjadi salah satu pelopor anggy polri yang memakmurkan masjid dengan merogoh kocek nya sendiri.

Ilmu agama yang didapatkannya dari salah satu pondok pesantren sebelum menjadi Anggota Polri Ia implementasikan dalam tugas Mulyanya sebagai Pelindung, Pengayom dan pelayanan Masyarakat.

“Menjadi Anggota Polri tidak hanya sekedar pengabdian akan tetap sebagai Jalan untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT” Ujarnya.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Personelnya.

Dikatakannya, semoga ini bisa menginspirasi seluruh anggota Polres Bima dan tanpa pamrih membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Penderitaan masyarakat adalah penderitaan Polri” Ujarnya. (****)

Rohmi-Firin Koalisi Hampir Rampung, PDIP NTB Final Beri Dukungan

jpn

Bimantika.net -Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M. Pd adalah salah satu figur “Kartini” nya Propinsi NTB yang bakal ikut kontestasi Pemilihan Gubernur NTB Periode 2024-2029.

Rohmi yang juga Wakil Gubernur NTB Periode 2018-2023 ini adalah Ketua Dewan Pertimbangan DPW Partai Perindo NTB.

Sekretaris Dewan Pertimbangan DPW Perindo NTB, Hernan Effendy, S. Sos, M. Ap pada media Bimantika selasa (21/5) menyampaikan bahwa Doktor Rohmi siap berkonsentrasi dalam Pilgub 27 November 2024.

“Beliau (Doktor Rohmi,red) siao jadi Calon Gubernur NTB pada Pilgub November 2024 ini” ujar Herman.

Herman menyampaikan bahwa kondisi saat ini sangat memungkinkan untuk Doktor Rohmi maju sebagai Calon Gubernur NTB.

“Dengan hasil survey beberapa lembaga survey Doktor Rohmi memiliki elektabilitas tertinggi di pulau lombok tentu menjadi sebuah harapan rakyat NTB secara menyeluruh” ujarnya.

Herman Menyampaikan juga bahwa bakal pasangan calon wakil Gubernurnya adalah keterwakilan pulau sumbawa yakni Musyafirin Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Dua Periode.

“Pak Firin itu sukses membangun KSB selama dua periode, dan saat Pilkada KSB pak Firin lawan peti kosong karena rival politiknya di KSB sama sekali tidak ada” ujar Herman.

Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB ROHMI-FIRIN ini sepertinya mendapat dukungan dari sejumlah partai politik di NTB.

Salah satunya adalah partai politik pemenang Pemilu 2024 PDIP.

Dukungan itu nampak jelas saat Dewa Pimpinan Daerah (DPD) PDIP NTB menggelar rapat DPD yang diperluas Senin (20/5) kemarin yang digelar di kantor DPD PDIP NTB.

Hadir dalam rapat penting jajaran ketua, sekretaris, dan bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) 10 kabupaten/kota se NTB.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat.

Dalam pantauan media, rapat DPD PDIP yang diperluas itu membahas soal Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V di kawasan Ancol, Jakarta pada 24-26 Mei dan Pilkada Serentak NTB 2024.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Ruslan Turmudzi tegaskan PDIP siap tegak lurus pada apapun keputusan rakernas V nanti.

“Seluruh jajaran DPD PDIP NTB dan 10 DPC PDIP kabupaten/kota, siap tegak lurus dan siap melaksanakan apa pun keputusan DPP dalam rakernas tersebut,” tegas Ruslan.

Ruslan mengaku ketua DPC PDIP di 10 kabupaten/kota di NTB sudah melaporkan kondisi perpolitikan dan pendaftaran yang sudah dilakukan untuk para calon kepala daerah di masing-masing wilayahnya.

Untuk Pilgub NTB 2024, PDIP sudah mengambil keputusan final bakal mengusung pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah dan Dr HW Musyafirin ke DPP.

“Pasangan Rohmi-Firin ada dukungan dari PDIP karena adanya kesepakatan antara kedua figur tersebut untuk bersama dalam Pilgub NTB 2024” ujar Ruslan.

Sesuai informasi Pak Musyafirin yang langsung berkomunikasi dengan Ibu Rohmi, bahwa untuk posisi syarat dukungan parpol, yakni sebanyak 13 kursi akan dilengkapi untuk mengisi syarat pengusungan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur.

Koalisi PDI Perjuangan dan Perindo sesuai hasil Pemilu 2024, baru mengumpulkan sebanyak tujuh kursi.

PDI Perjuangan mendapat empat kursi dan Perindo sebanyak tiga kursi.

“Masih kurang syarat parpol yakni, enam kursi. Karena itu, pemenuhan kekurangan syarat minimal terus dilakukan komunikasi dengan parpol lainnya” ungkapnya.

Ruslan mengaku Rohmi-Firin saat ini sedang bangun komunikasi politik dengan parpol lainnya seperti PPP, Hanura hingga PKB.

“Sedang dalam upaya perampungan dan Intinya, tiket Pilgub 2024 insya Allah aman untuk dilakukan pemenuhan,” tegas Ruslan. (***)

Cegah Tindak Kejahatan Malam Hari, Polsek Donggo Intens Patroli Cipkon

jpn

Bimantika.net -Mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya Polsek Donggo Polres Bima Polda NTB intensifkan patroli Cipkon malam hari.

Patroli Cipkon ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dan mencegah terjadinya tindak kejahatan khususnya malam hari.

Kegiatan tersebut guna mencegah terjadinya Kasus 3C, peredaran gelap narkoba, miras dan tindak kejahatan lainnya yang meresahkan masyarakat di wilayah kecamatan Donggo Kabupaten Bima.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Piket Jaga Regu III dan dikendalikan oleh Kapolseknya Iptu Nazaruddin pada Senin (20/05/24) sekira pukul 20.00. WITA

Memanfaatkan momen tersebut tim patroli memberikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat

Himbauan kamtibmas yang dimaksud agar tidak melakukan tindakan yang melawan hukum serta berperan aktif dalam membantu pihak kepolisian dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Bima Pungkas Adib. (***)

Bhabinkamtibmas Polsek Woha Beri Pesan Moral Pada Siswa SMP 1 Woha

jpn

Bimantika.net -Personel Polsek Woha Polres Bima Polda NTB menyambangi Sekolah SMPN 1 Woha Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Kegiatan sambang itu dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Donggo Bolo Bripka M. Saleh pada Senin (20/05/24) Sekira Pukul 10.00. Wita.

Sambang itu Bhabinkamtibmas menghimbau kepada para pelajar agar tidak melakukan tawuran antara pelajar, terlibat penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas dan tindak kriminal lainnya.

Karena itu semua dapat merusak masa depan dan merugikan diri sendiri dan keluarga

Bripka Mm Saleh juga memaparkan apabila tersangkut kasus Narkoba akan jerat dengan UU.RI. no 35 tahun 2009, membawa senjata tajam dengan dapat memicu terjadinya tindak pidana penganiayaan. Pidananya merujuk pada Pasal 2 ayat 1 Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun.

Terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui kasi Humas Iptu Adib Widayaka menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap para pelajar yang akan menjadi penerus cita-cita bangsa.

Dikatakannya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara kontinyu oleh personel polres Bima dan Polsek Jajaran.

Dalam kesempatan itu Bripka M. Saleh menghimbau kepada Siswa-siswi SMPN 1 Woha, agar fokus belajar dan raih cita-cita yang membanggakan keluarga.

Selain itu para pelajar juga diharapkan selalu mentaati peraturan sekolah dan dilingkungan masyarakat. (***)