Pemkab Bima – Pemkot Surakarta Bahas Pengembangan Program Strategis

jpn

Bimantika.net -Kunjungan Kerja Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE.M.IP, Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi, SE.M.IP dengan sejumlah kepala OPD dan Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah dimanfaatkan untuk bertukar informasi dan pandangan terkait pembangunan dan pengembangan sektor strategis kedua pemerintah daerah.

Selain isu stunting, upaya penataan kawasan kumuh mengingat, dari 18 kecamatan dan 191 desa yang ada, masih terdapat kawasan yang memerlukan penanganan khusus”.

Demikian halnya pengembangan pariwisata berbasis budaya, Kabupaten Bima perlu melihat dan mempelajari pengembangan pariwisata di Kota Surakarta sesuai dengan situasi dan kondisi lokal di Kabupaten Bima”. Urai Bupati.

Sekretaris Kota Surakarta Budi Murtono, SE., M.Si dalam pemaparannya mengungkapkan, Pemkot Surakarta, dalam menjabarkan visi pembangunan kota, ada 17 program prioritas antara lain UMKM Go Internasional, mengupayakan dan mendorong ratusan produk UMKM Solo tembus pasar internasional. Upaya ini dilakukan melalui event “Java In Paris” yang didukung oleh platform e-commerce shopee Indonesia.

Demikian halnya digitalisasi pasar tradisional, bekerja sama dengan Bank Indonesia secara masif mendorong agar UMKM melakukan transaksi non tunai melalui aplikasi Qris.

Event Solo Great Sale, dilakukan pada bulan-bulan kunjungan wisata rendah untuk mendongkrak omzet penjualan melalui diskon. Untuk Peningkatan kapasitas pelaku usaha, terdapat Solo Techno Park, Kawasan Sains dan teknologi yang memberikan pelatihan kepada masyarakat bagi pengembangan kompetensi SDM, khususnya mempersiapkan putra-putri daerah menuju persaingan era teknologi.

“Selain peningkatan kapasitas SDM tenaga kerja, layanan kependudukan kepada masyarakat melalui tujuh layanan, kelahiran, kematian, layanan e-KTP lansia dan Bimbingan pra-pranikah juga menjadi fokus pelayanan”. Terang Budi Murtono.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang membahas secara teknis implementasi program dan hambatan dalam pelaksanaannya oleh OPD teknis. (****)

Pj Wali Kota Bima Terima Kunjungan Silaturahmi IMM Cabang Bima

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum MT, menerima kunjungan silaturahmi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bima.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Bima ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah kota dan organisasi kemahasiswaan. Kamis 27 Juni 2024.

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Bima mengapresiasi peran aktif IMM dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kepemudaan di kota Bima.

“IMM telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mendukung pembangunan kota. Kolaborasi dengan organisasi kepemudaan seperti IMM sangat penting untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat,” ungkap HM Rum.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu dan topik pembahasan yang IMM cabang Bima sampaikan langsung kepada PJ Wali Kota Bima salah satunya di sektor Destinasi Wisata Kota Bima .

PJ Wali Kota Bima menegaskan pentingnya peran pemuda dalam mencari solusi dan memberikan inovasi untuk mengatasi masalah-masalah tersebut bersama-sama dengan memadukan antara Elaborasi Ide dan gagasan guna membangun Kota Bima yang maju dan berkembang.

Acara silaturahmi ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kerjasama yang harmonis antara pemerintah kota dan IMM.

Diharapkan, kunjungan ini akan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan dalam upaya membangun Kota Bima yang lebih maju dan sejahtera. (***)

PKC PMII Bali Nusra Minta Polresta Mataram Dan BPKP NTB Tetap Profesional Tangani Kasus Masker

jpn

Bimantika.net -Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Bali Nusa Tenggara, terus mengawal kasus dugaan korupsi pengadaan masker Covid-19 Dinas koperasi dan UKM Provinsi NTB.

“Kami akan terus mengawal kasus dugaan korupsi proyek masker covid-19 ini, hingga ada yang ditetapkan sebagai tersangka,”kata Rafil Nazir, Ketua II PKC PMII Bali Nusra pada media ini melalui press release, Kamis (26/6/2024) di Mataram.

Rafial mengatakan, dalam kasus ini sudah jelas adanya dugaan kerugian negara Rp.1,94 miliar, berdasarkan hasil ekspose perkara di tahap penyidikan Satreskrim Polresta Mataram bersama BPKP NTB.

“Dari hasil ekspose penyidik bersama BPKP NTB pada Februari 2024 lalu, ada potensi kerugian negara sementara. Jangan sampai pada ekspose lanjutan ini dan audit lapangan mendapatkan hasil berbeda jauh dari sebelumnya,”ungkap Rafial.

“Apabila audit lapangan nantinya mendapatkan hasil yang jauh, apalagi berkurang nilainya. ini tentu akan menjadi pertanyaan besar publik dan kami PMII yang memang konsen mengawal kasus dugaan korupsi kerugian negara tersebut,”lanjutnya.

Ia menegaskan, bahwa pihak Satreskrim Polresta Mataram dan BPKP NTB harus tetap Profesional dalam menangani Kasus dugaan korupsi pengadaan Masker Covi-19 dinas koperasi dan UKM Provinsi NTB.

“Kami meminta Satreskrim Polresta Mataram dan BPKP NTB untuk tetap Profesional, segera turun ke lapangan untuk melakukan audit guna memastikan jumlah kerugian negara dan segera menetapkan tersangka biar semuanya tidak menjadi tanda tanya,”tegasnya. (***)

Polsek KP3 Bandara SMS Bima Gencarkan Patroli Malam Hari

jpn

Bimantika.net -Personel Polsek KP3 Bandara Muhammad Salahuddin Bima Polres Bima Polda NTB melaksanakan patroli rutin malam hari di kawasan Pelabuhan Udara.

Kegiatan yang digelar Selasa malam (25/06/24) sekira pukul 21.00.Wita itu juga melibatkan unsur Avsec security Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan, Patroli rutin yang dilakukan oleh Personel Polsek KP3 Bandara Muhammad Salahuddin Bima guna meningkatkan keamanan di wilayah Polsek KP3 Bandara.

“Patroli ini kita laksanakan untuk memastikan keamanan obyek vital menjelang tahapan Pilkada pada 27 November 2024 mendatang”.Kata Kapolres mengutip Adib.

Selain itu kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya berbagai tindak kejahatan di Obyek Vital di wilayah hukum polres Bima.

Dalam kegiatan itu tim patroli memeriksa Pintu masuk, keluar serta ruang keberangkatan, kedatangan beberapa ruangan yang ada di Bandara Muhammad Salahuddin Bima.

Sementara itu Kapolsek KP3 Iptu Guntur mengatakan kegiatan ini rutin dilakukan dengan tujuan memastikan keamanan bandara.

“Patroli rutin ini juga tidak hanya dilaksanakan pada malam namun siang dan hari juga rutin kami lakukan”. Kata Kapolsek.

Kegiatan itu dilaksanakan oleh anggota piket regu III Polsek kawasan pelabuhan udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima dan dikendalikan oleh Kapolseknya AKP Guntur.(****)

Polres Bima Gelar Do,a Bersama Lintas Agama Sambut HUT Bhayangkara Ke-78

jpn

Bimantika.net -Kapolres Bima Polda NTB AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolres, Pejabat Utama (PJU) serta Kapolsek jajaran menggelar do’a bersama lintas agama dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024.

Kegiatan dalam HUT Bhayangkara Ke-78 yang berlangsung pada Rabu (26/06/24) sekira pukul 08.00. dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K.,

Acara yang digelar dilapangan Apel Mapolres Bima itu menghadirkan Tokoh agama Islam Ustadz Drs. H. Imran, M.Si.,Tokoh agama Khatolik Romo Yohan Castillo,.Tokoh agama Protestan Pendeta Buce Hendrik Botam dan Tokoh agama Hindu Pedande Jero Mangku Wetra.

Dalam sambutannya AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., malalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan tujuan utama do’a bersama lintas agama ini adalah terciptanya perdamaian , keamanan dan kondusifitas wilayah Kabupaten Bima dan negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya.

Senada dengan hal tersebut, Salah satu tokoh Agama yang Hadir mengatakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang terjaga akan berdampak kepada perekonomian dimana polisi memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas dan ketenangan di tengah masyarakat.

“untuk itu kita harus terus memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong antar umat beragama agar semua pihak merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” Ujarnya.

Selain itu para tokoh aga ini mengucapkan selamat HUT Bhayangkara Ke-78 Semoga di usianya yang ke78 ini Polri Semakin Moderen dan semakin dicintai Masyarakat. (***)

Sejumlah Spanduk HM Rum Dirusak OTK, Rival Politik Mulai Panik

jpn

Bimantika.net -Sejumlah spanduk sosialisasi Kota Bima BARU (Bersih, Aman, Religius dan Unggul) dengan gambar Pj Walikota Bima, Ir. H Mohammad Rum, MT yang terpasang sejumlah titik strategis di Kota Bima, dirusak orang tak dikenal (OTK).

“Ini adalah bentuk kepanikan dari rival politik Aji Rum yang semakin tinggi hasil survey elektabilitasnya” ujar Ma’ruf salah satu Loyalis Aji Rum yang sudah mempersiapkan dirinya untuk mendukung dan memenangkan Aji Rum di Pilkada Kota Bima 27 November 2024.

Menurutnya Sosok dan kepribadian Aji Rum sangat positif di terima semua kalangan baik kaum muda milenial maupun kaum tua dan ibu-ibu.

Menanggapi balihonya di rusak oleh OTK , Pj Wali Kota Bima H Mohammad Rum menyesalkan adanya aksi pengrusakan tersebut yang berdampak pada tidak sehatnya iklim berdemokrasi di negeri ini.

“Sangat saya sesalkan perbuatan merusak baliho dan tentunya tidak kondusif dalam iklim demokrasi berbangsa dan bernegara ” ungkap HM Rum (26/6/2024).

Baliho dan spanduk yang menyebar menurut Aji Rum tidak bermuatan politis, dan tidak ada unsur berkampanye.

“Itu hanya spanduk biasa sosialisasi diri kepada rakyat sudah delapan bulan menjabat sebagai Pj Wali Kota Bima dan taglline Menuju Kota Bima BARU” Ujarnya.

Aji Rum tegaskan pula bahwa baliho dan spanduk yang terpasang bukan mengajak untuk memilih dalam Pilkada akan tetapi sebagai bentuk sosialisasi Tagline menuju Kota Bima BARU.

Aji Rum termasuk sosok yang sabar dan tidak marah kalau baliho dan spanduknya dirusak OTK.

Malah Aji Rum memaafkan dan mendoakan baik pelaku maupun otak dibelakang layar agar diberikan hidayah kembali ke jalan yang benar.

“Saya doakan agar pelaku dan aktor dibelakang nya diberikan hidayah oleh Allah SWT” ungkapnya. (***)

Urutan 3 MPP di NTB, “Kota Bima Baru” Dibawah Kendali Pj Walikota Perlahan Mulai Nampak

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT didampingi oleh Kepala DPMPTSP Kota Bima HL Sukarsana menghadiri acara Peresmian Bersama Mal Pelayanan Publik (MPP) di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel. Senin (24/6/2024).

Sebanyak 15 Mal Pelayanan Publik yang diresmikan secara serentak oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, salah satunya Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bima.

Pj. Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum menyampaikan dengan telah diresmikannya Mal Pelayanan Publik (MPP) ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Bima didalam mengurus segala jenis perijinan.

“Dengan mudah dan gampangnya mengurus perizinan tentu berdampak pada meningkatnya pertumbuhan perekonomian di segala sektor yang ada di Kota Bima” ujar Pj Walikota Mohammad Rum.

Mohammad Rum berharap Mal Pelayanan Publik dapat menjadi pusat layanan terpadu bagi masyarakat. Dimana mereka dapat mengurus berbagai dokumen penting seperti KTP, akta kelahiran, ijin usaha, dan lain sebagainya dengan lebih mudah dan efisien.

“Ini dapat mengurangi pelayanan birokrasi yang selama ini sedikit susah, makan waktu dan dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik,” ujar Mohammad Rum saat mengikuti peresmian 15 MPP se Indonesia di Jakarta.

“MPP Kota Bima ini ketiga di provinsi NTB, setelah Lombok Tengah dan Mataram”. Demikian tambahnya. (***)

HM Rum Maafkan dan Mendo’akan Oknum Perusak Balihonya

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum memiliki ratusan baliho dipasang di sudut-sudut strategis Kota Bima.

Baliho yang terpampang itu Bukan baliho sebagai Bakal Calon Walikota Bima melainkan Baliho Pemerintah Kota Bima yang sosialisasikan Kota Bima Baru.

Aji Rum sapaan akrab Pj Walikota pada Bimantika 23 Juni 2024 menyebut bahwa dirinya tidak pernah memasang baliho Bakal Calon Walikota Bima.

“Baliho saya pasang untuk sosialisasi menuju Kota Bima Baru” ujarnya singkat.

Dan atas pengrusakan Baliho yang dipasang di Kelurahan Tanjung tersebut Aji Rum memaafkannya sekaligus mendoakannya.

“Iya Saya Maafkan saja atas perlakuan itu dan mendoakannya agar pelaku pengrusakan mendapat Hidayah dari Allah SWT ” ujarnya.

Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT memiliki Tagline KOTA BARU Menuju Kota Bima Bersih, Aman, Religius dan Unggul.

Tagline ini tentu lahir dari Pj Walikota Sang Engineering sejati sesuai dengan latar pendidikan yang di tempuhnya.

Tingkat Pendidikan berlatar belakang D3 di ITS Surabaya dan dilanjutkan S1 Teknik Sipil Muhammadiyah Mataram serta Magister (S2) Teknik Sipil Unissula Semarang menjadikan Aji Rum Sapaan Akrabnya memiliki planning jadikan Kota Bima “Kota Baru”.

Media Online Bimantika beberapa waktu lalu sempat berbincang Khusus dengan Aji Rum soal landasan dan tatanan Kota Bima Baru.

Menurutnya Sifat dan ciri dasar sebuah kota dikatakan maju apabila Bersih lingkungannya.

“Agama pun mengajari untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan” ungkap Aji Rum

Dalam bincang santai itu, Aji Rum menjelaskan bahwa Dalam ajaran sunnah dan hadis, Nabi Muhammad SAW sering menekankan pentingnya kebersihan.

“Rasulullah menyatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, dan bahwa Allah SWT mencintai orang-orang yang bersih dan rapi” bebernya.

Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan dalam setiap aspek kehidupan kita.

Menjaga kebersihan juga merupakan bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain.

Dalam Islam, setiap individu memiliki martabat yang tinggi, dan menjaga kebersihan adalah salah satu cara untuk memelihara martabat tersebut.

Dengan menjaga kebersihan, kita menunjukkan kepada orang lain bahwa kita menghargai diri kita sendiri dan lingkungan sekitar.

Sebagai khalifah di bumi, umat Islam memiliki tanggung jawab untuk menjaga alam semesta yang diciptakan oleh Allah SWT.

Salah satu cara untuk melaksanakan tanggung jawab ini adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan alam sekitar kita. Dengan tidak membuang sampah sembarangan dan merawat lingkungan, kita dapat menjaga keindahan dan kelestarian bumi yang menjadi amanah dari Allah SWT.

Ciri kedua sebuah kota itu maju adalah Aman. Aman untuk ditempati oleh warga masyarakat dan siapapun yang datang berkunjung ke Kota Bima.

“Investor tidak akan pernah ragu berinvestasi pada daerah yang Aman dalam pengertian yang lebih luas” ujar Aji Rum.

Lanjutnya bahwa sebuah daerah maju di tandai dengan Religiusitas ditengah pluralitas berbangsa dan bernegara.

“Religius secara luas adalah saling hormat satu sama lainnya dalam berkeyakinan serta toleransi antar satu sama lainnya baik yang berkeyakinan sama maupun beda keyakinan” ujar Aji Rum.

Yang terakhir adalah ikhtiar dalam menciptakan generasi Unggul di segala dimensi hidup dan kehidupan.

HM menyebutkan bahwa dalam membangun generasi unggul merupakan tugas semua pihak secara utuh dan menyeluruh.

“Membangun generasi unggul ini harus terlibat semua pihak untuk berkolaborasi dan tentunya disesuaikan dengan kondisi zaman sesuai dengan pesan Rasulallah dalam petunjuknya” ujar Aji Rum.

Aji Rum membeberkan menyebut setidaknya ada tiga cara dalam membangun generasi unggul.

Pertama sejak dini menciptakan generasi unggul itu harus unggul dalam moral dan spiritualnya.

“Moralitas dan akhlak menjadi suatu hal yang harus diperlukan dalam membangun generasi unggul” ujarnya.

Kedua, menurut Aji Rum bahwa generasi unggul harus menguasai ilmu pengetahuan.

“Sangat jelas dala Al-Quran, bahwa yang akan diangkat derajatnya yakni orang yang beriman dan memiliki ilmu pengetahuan” ungkap Aji Rum.

Lanjutnya bahwa Orang Islam harus menguasai ilmu yang dibutuhkan untuk kehidupan baik di dunia lebih-lebih di akhirat kelak.

“Kalau kita tertarik di bidang IT, kuasai dan buat ilmu itu bermanfaat untuk orang banyak dalam persoalan IT, itu salah satu contoh kongkritnya,” beber Aji Rum.

Terkahir menurut Aji Rum bahwa generasi unggul harus memiliki peran sosial kemasyarakatan yang signifikan di lingkungannya.

“Dengan peran aktif yang signifikan itulah makna terdalam dari manusia yang bermanfaat bagi masyarakat luas di sekitarnya” kata Aji Rum.

Aji Rum berkesimpulan bahwa generasi unggul adalah generasi solutif.

“Solutif itu adalah Kita bagian dari solusi kehidupan, bukan bagian dari problematika hidup dan kehidupan,” Demikian ujar Aji Rum menjelaskan. (***)

Mahasiswa Kota Bima se Jawa Timur Dukung HM Rum Maju di Pilkada Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Sosok dan figur Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum mendapat tempat di hati kaum intelektual muda yakni Mahasiswa.

Atas rasa Simpati yang mendalam pada Aji Rum Sapaan Akrab Pj Walikota Bima, Aliansi Mahasiswa Kota Bima se-Jawa Timur mendeklarasikan dukungan dan support secara moral pada Aji Rum untuk Maju di Pilkada Kota Bima 2024.

Deklarasi berlangsung di Jombang Jawa Timur, Minggu 23 Juni 2024 dihadiri oleh sejumlah Mahasiswa Asal Kota Bima yang sedang berproses sebagai Mahasiswa .

Mereka bergabung bersama Relawan Sampari untuk memenangkan Penjabat Wali Kota Bima tersebut apabila momentum Pilkada Kota Bima Aji Rum Ikut dalam kontestasi pesta demokrasi tersebut.

Aliansi Mahasiswa Kota Bima di Jawa Timur sangat berharap Aji Rum untuk maju sebagai Calon Wali Kota Bima yang akan dihelat November 2024 karena dinilai memiliki sifat kepemimpinan dan keteladanan serta jiwa yang luhur dalam menata Kota Bima kedepan.

“Deklarasi ini kami laksanakan di Jombang. Mengingat jombang adalah pusat Kota Santri di Indonesia,” ucap Koordinator Aliansi Mahasiswa Kota Bima Se Jawa Timur, Muhammad Nur.

Pada deklarasi tersebut, sebagai perwakilan dari generasi muda, Muhammad Nur menilai harus ada sosok yang mewakili kepentingan generasi muda yang mampu terjemahkan seluruh kepentingan Kepemudaan.

Amad, sapaan Muhammad Nur menyampaikan bahwa mendorong dan Mensupport Aji Rum pada Pilkada Kota Bima.

“Setelah melalui diskusi dan dialog dengan berbagai elemen, baik dari akademisi, mahasiswa dan kelompok pemuda yang ada di Jawa Timur, Maka kami menimbang dan memutuskan untuk mendorong dan mendukung H. Mohammad Rum untuk pilkada Kota Bima periode 2024-2029,” kata Amad.

Amad menyampaikan bahwa H. Mohammad Rum dinilai sukses melakukan tata kelola birokrasi selama menjadi Pj. Wali Kota Bima sehingga tercipta kondusifitas dan profesionalitas dalam layanan publik Pemkot Bima .

“H. Mohammad Rum adalah figur yang memiliki pengalaman serta kemampuan dalam memimpin dan membangun daerah. Selain itu, selama berada dalam birokrasi pemerintahan, beliau tidak memiliki catatan buruk dalam bekerja,” tegas Amad.

Ia berharap, dengan bergabungnya Aliansi Mahasiswa se-Jawa Timur dengan relawan Sampari, dapat memberi kekuatan dan dukungan yang mampu bekerja dan memenangkan H. Muhammad Rum pada Pilkada Kota Bima.

Adapun Naskah Deklarasi Aliansi Mahasiswa Kota Bima Se Jawa Timur Adalah Sebagai berikut :

  1. Para Aliansi Mahasiswa Kota Bima se-Jawa Timur memberikan dukungan penuh kepada H. Mohammad Rum untuk maju pada kontestasi Pilkada Kota Bima 2024-2029.
  2. Meyakini dan percaya H. Mohammad Rum merupakan sosok paling tepat untuk dipilih pada Pilkada Kota Bima 2024. H. Mohammad Rum sosok paling layak meneruskan estafet kepemimpinan sebelumnya.
  3. Kami Aliansi Mahasiswa Kota Bima se-Jawa Timur sangat solid dan setia dalam barisan pemenangan H. Mohammad rum. Mengajak serta masyarakat Kota Bima dan seluruh mahasiswa Kota Bima se-Jawa Timur berada di garda terdepan memperjuangkan kemenangan untuk H. Mohammad Rum.

Demikian deklarasi ini kami sampaikan dengan tekad kuat serta ketulusan hati nurani tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Kami Aliansi Mahasiswa Kota Bima Se-Jawa Timur yakin H Mohammad Rum pemimpin pembawa kemajuan untuk indonesia khususnya kota bima di masa depan. Karenanya mari kita bergerak, berjuang, dan menang. (***)

Sekda Akui Wajah Baru Kota Bima Selama Pj Walikota HM Rum Bertugas

jpn

Bimantika.net -Kota Bima telah menyaksikan perkembangan yang cukup signifikan sejak dilantiknya Ir. H. Mohammad Rum, MT sebagai Pj. Walikota Bima sejak 26 September 2023.

“Meski terdapat beberapa komitmen yang belum terpenuhi, penting untuk melihat upaya dan langkah-langkah konkret yang telah diambil selama masa jabatannya” ujar Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa, MH.

Lanjutnya, bahwa sesungguhnya problematika strategi pembangunan Kota Bima sebagaimana layaknya isu pembangunan kota-kota lainnya di Indonesia harus dipahami sebagai isu kompleks yang berkelanjutan dari periodesasi kepemimpinan sebelumnya sejak Kota Bima terbentuk.

Kehadiran visi dan misi baru serta style kepemimpinan beliau harus segera diadaptasi dan diapprove dengan akselerasi positif seluruh jajaran Pemerintah Kota Bima sesuai dengan kondisi dan tantangan nyata yang dihadapi Kota Bima.

Dan hal tersebut tentunya membutuhkan alokasi waktu dan anggaran yang memadai”, ungkap Sekda.

Sekda menjelaskan bahwa Proyek pembangunan galangan kapal dan penataan kebersihan kota memang belum terwujud sepenuhnya.

Pengalokasian anggaran dan pelaksanaan proyek berskala besar seperti ini membutuhkan waktu lebih dari sembilan bulan.

Saat ini Pemerintah Kota Bima telah mengajukan proposal dan sedang dalam tahap persiapan implementasi.

Sekda juga menjelaskan bahwa kurang tepat rasanya jika kita berasumsi sepihak bahwa rencana tersebut belum dapat terealisasi terutama menyangkut masalah kebersihan wajah kota.

Ia menekankan Perlu dipahami bahwa saat ini Pemerintah Kota Bima sedang giat melaksanakan program “Gema Jumpa Berlian” yaitu Gerakan Masyarakat Jum’at Pagi membersihkan Lingkungan sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menyoal permasalahan krisis air bersih, Sekda menegaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota Bima telah membentuk UPTD Air Bersih dengan infrastruktur jaringan perpipaan milik Pemerintah Kota Bima berkolaborasi dengan PDAM Bima.

Proyek ini bersumber dari APBD-P Kota Bima Tahun 2023 dan APBD 2024 serta melibatkan kerjasama internasional dengan investor Korea, yang tentunya membutuhkan waktu untuk negosiasi dan persiapan teknis.

“Langkah awal telah diambil dengan membentuk kerangka kerjasama” ungkapnya.

Sementara menyoroti persoalan Jogging Track dan Sea Viewing Deck di kawasan Amahami-Lawata, Sekda membeberkan bahwa program ini sudah tercantum dalam APBD 2024.

Perencanaan dan persiapan untuk proyek destinasi wisata memerlukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk ijin/rekomendasi dari pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan RI atas pemanfaatan wilayah laut dan habitat mangrove di kawasan tersebut.

“Proyek ini diharapkan dapat segera berjalan setelah semua syarat dan kualifikasi teknis dan non teknis telah terpenuhi” harapnya.

Berbicara mengenai program ganti rugi bangunan dan lahan warga di Bantaran Sungai Padolo, Mukhtar Lamda mengaku bahwa ganti rugi memang belum terealisasi.

Menurutnya Masalah ganti rugi ini terikat dengan regulasi dan birokrasi yang kompleks, dan sedang dalam tahap penyelesaian administrasi.

Pemerintah Kota Bima telah melakukan upaya sosialisasi persuasif dengan warga bantaran sungai Padolo guna mempercepat realisasi program pembenahan area bantaran sungai guna menghindari ancaman banjir perkotaan yang kerap menjadi ancaman bagi warga sekitar sungai.

Sekda Mukhtar juga menjelaskan bahwa hasil dari beberapa kali pertemuan dengan warga bantaran sungai Padolo.

Pada prinsipnya warga sangat setuju agar segera dilakukan penataan Daerah Aliran Sungai Padolo sebagai upaya mitigasi bersama terhadap ancaman banjir perkotaan.

Sementara untuk mengatasi problem ganti rugi, Pemerintah Kota Bima menjelaskan kepada warga bantaran sungai bahwa Pemerintah Kota Bima tetap berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran ganti rugi lahan bagi warga, akan tetapi karena keterbatasan ruang fiskal dalam APBD 2024, maka program ganti rugi akan dialokasikan sepenuhnya melalui APBD-P 2024 atau APBD 2025.

“Dan itupun telah mendapat persetujuan dan kesepakatan dengan warga bantaran sungai Padolo” bebernya.

Khusus untuk Reward Umroh Gratis untuk Kelurahan Bersih, Sekda Kota Bima menjelaskan bahwa hingga kini, program tersebut belum dapat terealisasi meski sudah dialokasikan dalam APBD 2024.

Hal ini dikarenakan program ini memerlukan penilaian dan evaluasi mendalam terhadap kelurahan yang memenuhi kriteria.

Menurutnya Pelaksanaan program ini sedang dalam tahap penyiapan sistem penilaian yang objektif.

Berkenaan dengan Implementasi MoU pengelolaan sampah yang belum terwujud, Mukhtar Landa justru mempertanyakan kebenaran isu tersebut karena saat ini MoU tersebut sudah ditandatangani dan proses pengimplementasian program pengelolaan sampah secara bertahap mulai terealisasi dengan terbangunnya Bank Sampah Induk di Kota Bima.

Rencana tersebut harus dilihat secara komprehensif karena memerlukan waktu untuk penyusunan strategi dan pelaksanaan yang efektif.

MoU tersebut adalah langkah awal yang menunjukkan komitmen untuk perbaikan lingkungan melalui green technology.

Di akhir penjelasannya, Sekda Kota Bima menegaskan bahwa tantangan kekeringan yang dihadapi warga Kota Bima sangat serius.

Adanya 15.863 jiwa yang terdampak adalah masalah yang membutuhkan penanganan segera. Pemerintah Kota Bima, di bawah kepemimpinan H. Mohammad Rum, telah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi masalah ini,

Langkah antisipatif itu Seperti distribusi air bersih melalui mobil tangki dan perencanaan jangka panjang untuk penyediaan air bersih.

Dan untuk mendukung ketersediaan air bersih bagi warga, Pemerintah Kota Bima telah membangun sumur bor di beberapa lokasi yang dilengkapi dengan infrastruktur jaringan perpipaan hingga sambungan rumah.

“Penting untuk mempertimbangkan konteks dan kompleksitas setiap proyek kegiatan Pemerintah Kota Bima” ujarnya.

Berbagai langkah telah dilaksanakan sebagai upaya progresif yang berpotensi membawa perubahan positif bagi Kota Bima.

“Evaluasi yang adil dan mendukung akan membantu mendorong realisasi visi pembangunan kota yang lebih baik,” pungkas Sekda. (****)