Dikes Kabupaten Bima Bentuk Germas 2024

jpn

Bimantika.net -Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) Indonesia sedang mengalami perubahan pola penyakit atau yang sering disebut transisi epidemiologi.

Ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, jantung, kanker dan lain-lain.

Sementara itu, kesakitan dan kematian akibat penyakit menular semakin menurun, walaupun prevalensi penyakit masih cukup tinggi.

Kecenderungan kesakitan dan
kematian akibat PTM ini menyebabkan tingginya kebutuhan masyarakat akan
pelayanan kesehatan, terutama pelayanan rujukan di rumah sakit.

Dengan dilaksanakannya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Kesehatan
melalui BPJS Kesehatan, hambatan finansial dalam mengakses pelayanan
kesehatan semakin berkurang.

Sebagai dampaknya, kunjungan rawat jalan dan rawat inap meningkat tajam yang pada gilirannya menyebabkan permasalahan keuangan bagi BPJS Kesehatan dan penyediaan pelayanan kesehatan bagi pemerintah.

Meningkatnya kasus PTM akan menambah beban pemerintah dan masyarakat
karena penanganannya membutuhkan biaya yang besar dan memerlukan teknologi tinggi.

Biaya untuk pengobatan PTM yang sangat besar dapat menyebabkan
kemiskinan (pengeluaran katastropik).

Selain itu, kecacatan dan kematian yang
disebabkan oleh kasus PTM juga menyebabkan hilangnya potensi/modal sumber daya manusia dan menurunnya produktivitas (productivity loss) yang pada akhirnya akan mempengaruhi pembangunan sosial dan ekonomi.

Tanpa upaya yang signifikan, kecenderungan kesakitan dan kematian serta permintaan pelayanan kesehatan akan terus meningkat, didorong oleh perubahan pola hidup masyarakat yang cenderung tidak aktif secara fisik, konsumsi buah dan sayur yang rendah serta konsumsi rokok dan alkohol.

Risiko PTM juga menjadi
semakin tinggi karena transisi demografi, yaitu semakin meningkatnya proprosi dan
jumlah penduduk dewasa dan lanjut usia yang rentan terhadap PTM dan penyakit
degeneratif.

Promotif dan preventif merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencegah
meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit baik menular maupun tidak menular.

Mengingat pencegahan penyakit akan sangat tergantung pada perilaku
individu yang didukung oleh kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana

serta dukungan regulasi untuk hidup sehat, diperlukan keterlibatan aktif seluruh komponen baik pemerintah pusat dan daerah, sektor non-pemerintah, dan
masyarakat.

Gerakan yang sistematis dan terus menerus diperlukan untuk
mendorong masyarakat berperilaku hidup sehat. Upaya promotif dan preventif sejalan dengan RPJMN 2015-2019 yaitu upaya reformasi kesehatan yang
difokuskan pada penguatan upaya kesehatan dasar (primary health care) dan
penguatan upaya promotif dan preventif.

Wakil Presiden RI dalam Rapat Terbatas tanggal 18 September 2015
menugaskan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas untuk menyusun kerangka
kerja dalam melaksanakan pesan penguatan paradigma pembangunan kesehatan dari kuratif rehabilitatif menjadi promotif-preventif yang dilakukan melalui pendekatan
multi sektor.

serta menyusun rencana aksi terkait penguatan upaya promotif
preventif kesehatan. Arahan tersebut selanjutnya disusun dalam “Gerakan
Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)” yang akan menjadi panduan bagi lintas sektor
terkait dalam berpartisipasi aktif mendorong masy. untuk berperilaku hidup sehat.

Tujuan dan Sasaran
Gerakan masyarakat hidup sehat merupakan upaya untuk meningkatkan
kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud.

Tujuan umumnya
Adalah menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kematian
maupun kecacatan;

Menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya
penyakit;

Menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk;

Menghindarkan peningkatan beban finansial penduduk untuk pengeluaran
kesehatan.

Tujuan khususnya Adalah Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat dalam upaya di
bawah payung aksi promotif dan preventif serta menurunkan faktor risiko utama
penyakit menular dan tidak menular terutama melalui : Meningkatkan aktifitas fisik, Konsumsi sayur dan buah, Tidak merokok, Tidak mengkonsumsi Alkohol, Memeriksa Kesehatan secara rutin, Kebersihan Lingkungan.

Pembentukan Forum Gerakan Masyarakat Hidup Sehat bertujuan

Advokasi Kepada pengambil kebijakan ditingkat kabupaten untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam bentuk kebijakan yang dikeluarkan.

Tersebar luasnya informasi tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
(Germas) kepada pengambil kebijakan.

Pembentukan Forum Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Untuk mewujudkan itu semua Dinas Kesehatan Kabupaten Bima menggelar pertemuan bentuk Germas 2024 di Aula Hotel Lila Graha Kota Bima 15 Juli 2024

Sumber dana kegiatan Pembentukan Forum Germas Kabupaten Bima bersumber dari DIPA DAK NON Fisik/BOK Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Tahun Anggaran

  1. (***)

KONI Kota Bima Rapat Pembentukan Tim Monev

jpn

Bimantika.net -Pengurus KONI Kota Bima gelar rapat pembentukan tim Monitoring dan Evaluasi (Monev), Sabtu (13/7) malam.

Rapat pembentukan tim Monev yang dilaksanakan di Sekretariat KONI Kota Bima dipimpin langsung oleh Plt Ketua KONI Sudirman DJ, SH didampingi Wakil Sekretaris Umum Muhammad Fauzi, S. Pt dan dihadiri oleh para pengurus lainnya untuk menyatukan pandangan terkait dengan kemajuan Olahraga Kota Bima ke depan.

DJ sapaan akrab Plt Ketua KONI Kota Bima menyampaikan, penting bagi KONI untuk merapikan struktur kepengurusan di semua cabang Olahraga (Cabor).

Dan sangat urgen untuk mendata semua nama atlet, baik atlet harapan, potensial dan atlet unggulan.

“Setelah dilakukan pendataan melalui Monev. Hasil Monev nantinya akan direkomendasikan ke Dikpora” ujar DJ.

Menurut DJ, Monev bertujuan untuk mendata nama atlet persiapan Porprov 2026 nanti, karena untuk mendapatkan hasil dan prestasi yang baik, tentu harus ada persiapan jauh lebih awal.

Biar nanti atlet yang akan mengikuti Porprov sudah memiliki kemampuan dan skill yang bagus.

“Monev ini merapikan organisasi Cabor dan pendataan nama atlet,” Ungkapnya

Lanjutnya, bahwa KONI juga akan mengadakan Kejuaraan tingkat Kota Bima, untuk menyeleksi atlet persiapan Porprov 2026 mendatang.

“Semoga tim Monev dapat melaksanakan tugas dengan baik dan bisa memberikannya laporan secara obyektif dan profesional,” demikian ujarnya. (***)

Sat Binmas Polres Bima Sosialisasi Sapu Bersih Pungli

SAT BINMAS POLRES BIMA

Bimantika.net -Kepolisian Resor Bima Polda NTB melalui Sat Binmas melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar pada Instansi, Kantor dan Lembaga yang memberikan pelayan publik kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Bima.

Salah satunya sosialisasi yang dilakukan di kantor UPT terminal Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima pada Kamis (18/07/24) sekira pukul 09.00. WITA.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Bima Iptu Sumardin selaku ketua Pokja pencegahan Satgas Saber Pungli Kabupaten Bima.

Diharapkan aparatur dan masyarakat dapat memahami bahwa Pungli bisa dipidanakan kemudian bisa dilaporkan kepada Polri untuk ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku bahwa pemberi dan penerima sama-sama melanggar hukum.

Selain sosialisasi juga dipasang Spanduk/ baliho yang bertuliskan” STOP PUNGLI”.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K. melalui Kasatbinmas Iptu Sumardin menerangkan bahwa pelaksanaan sosialisasi Saber Pungli tersebut agar disetiap sentra pelayanan publik yang ada di Kabupaten Bima tidak terjadi Pungli, serta memberikan pemahaman tentang Perpres RI Nomor 87 Th. 2016 tentang Pungutan Liar (Pungli),.

Untuk itu Kapolres menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat apa bila menemukan adanya tindakan pungli agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian. (***)

HM Rum Temui Rektor ITS dan Investor Bahas Bangun Kota Bima Baru

jpn

Bimantika.net -Upaya dan ikhtiar Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT membangun Kota Bima Baru Terus dilakukannya.

HM Rum pun menggelar pertemuan penting dengan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Ir. Bambang Pramujati, ST,. MScEng., Ph.D., IPU AEng, dan sejumlah investor ternama, semata-mata sebuah ikhtiar untuk Kota Bima Baru.

Pertemuan berlangsung di Kampus ITS Surabaya Jawa Timur, Jumat (12/7/2024) membahas sejumlah langkah strategis untuk pembangunan Kota Bima dengan mengedepankan bukti.

“Kerja Nyata Tanpa Gaduh”. Fokus pembahasan dititikberatkan pada strategi pengembangan Kota Bima menjadi kota maju dan unggul serta sejahtera sebagai salah satu kota baru yang dapat bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia.

Dari pertemuan tersebut, ada empat kesepakatan penting yang dicapai untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat Kota Bima.

Diantaranya adalah peningkatan kualitas SDM akan menjadi fokus utama kebijakan Pemerintah Kota Bima ke depan, mencakup treatment untuk lulusan perguruan tinggi maupun non-lulusan.

Program pelatihan dan pendidikan akan diperluas untuk memastikan setiap individu memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan industri saat ini.

Kesepakatan selanjutnya, adalah pengembangan kawasan dengan konsep Blue-Green and Blue Technology yang mengacu pada pendekatan terpadu yang menggabungkan kedua tekhnologi ini untuk menciptakan kawasan yang mandiri dan berkelanjutan.

Kawasan ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga dapat mendukung ekonomi lokal melalui pemanfaatan tekhnologi maju yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.

Tujuannya adalah menciptakan ekosistem yang saling mendukung antara darat dan laut, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian alam.

Kawasan ini akan menjadi laboratorium lapangan dan sekolah lapangan (Field Laboratory and Field School) yang sesuai dengan kebutuhan Kota Bima dan hasil kajian dari ITS.

Proyek ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja muda dan menciptakan lingkungan yang ramah lingkungan.

Mohammad Rum menjelaskan bahwa kesepakatan penting lainnya terkait afirmasi bagi generasi Z untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1.

“Sebuah program afirmasi akan diluncurkan untuk memberikan kesempatan lebih besar bagi generasi Z di Kota Bima untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S1).

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas pendidikan tinggi bagi masyarakat setempat,” ungkapnya.

Mohammad Rum juga menyampaikan bahwa dalam sesi terakhir diskusi diperoleh kesepakatan bersama terkait strategi kajian komprehensif tentang pelabuhan Kota Bima yang bertujuan untuk mengembangkan pelabuhan Kota Bima sebagai hubungan logistik kemaritiman dan pusat layanan kapal skala kecil.

Hal ini bertujuan untuk melayani kawasan Sunda Kecil dan meningkatkan efisiensi logistik serta perekonomian maritim.

Mohammad Rum menyatakan, kerjasama ini adalah bukti komitmennya untuk membangun Kota Bima secara nyata dan terukur tanpa gaduh.

Ia akan berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bagi segenap masyarakat Kota Bima.

Selanjutnya, diskusi dengan para investor akan difokuskan pada pengembangan ekonomi berbasis glue economy.

Para investor yang hadir adalah pihak-pihak yang memiliki reputasi baik dan kredibel, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Bima.

Rektor ITS Surabaya, Ir. Bambang Pramujati, ST,. MSc Eng., Ph.D., IPU AEng menyampaikan komitmennya untuk mendukung pembangunan Kota Bima melalui inovasi tekhnologi dan pendidikan.

Melalui kerjasama ini, dia berharap dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat Kota Bima.

Pertemuan ini menjadi dan langkah awal dari serangkaian upaya kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan investor untuk mewujudkan visi pembangunan Kota Bima yang berkelanjutan dan inklusif menuju Kota Bima Baru. (***)

Gen-Z & Millenial Deklarasi Untuk HM Rum Menuju Kota Bima Baru

jpn

Bimantika.net -Figur dan Ketokohan Ir. H. Mohammad Rum, MT dikagumi oleh Generasi Z (Gen-Z) dan kaum Millenial di Kota Bima.

Atas rasa kekaguman terhadap HM Rum, Gen-Z dan milenial melakukan Deklarasi Akbar mendukung HM Rum untuk maju pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung oleh masyarakat 27 November 2024.

Deklarasi di gelar pada Jum’at Malam 12 Juli 2024 di Paruga Na’e Convention Hall Kota Bima.

Ribuan Gen-Z dan milineal memenuhi lapangan digelarnya acara berlangsung, di Paruga Na’e Kota Bima sembari meneriakkan Yel-yel HM Rum Menuju Kota Bima Baru.

Acara Deklarasi Akbar Gen-Z diisi dengan live musik kekinian yang disukai kaum Gen-Z dan milenial.

Mereka kemukan alasannya mendukung H Mohammad Rum untuk memimpin Kota Bima kedepan menuju Kota Bima Baru.

Menurut mereka, HM Rum sangat dekat dengan anak muda, cinta dengan anak muda dan selalu memberi ruang ekspresi bagi anak muda, serta selalu melibatkan anak muda dalam setiap kegiatan pemeritahan.

Acara Deklarasi Akbar Gen-Z Milenial Aji Rum berlangsung aman dan sukses hingga berakhirnya acara.

Di penghujung acara, kaum milenial pun terus berdatangan tidak sekedar untuk meramaikan acara tetapi mereka begitu menikmati acara Deklarasi Akbar Gen-Z dan milenial Aji Rum menuju Kota Bima Baru.

Perwakilan Gen-Z mengajak milenial untuk bersatu mendukung Aji Rum dalam memimpin Kota Bima Baru kedepan. (***)

Kapolres Bima : Narkoba Musuh Bersama Yang Harus di Perangi

jpn

Bimantika.net -Polsek Madapangga Polres Bima Polda NTB melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan terkait bahaya laten dan pencegahan peredaran gelap narkoba dikalangan Pelajar.

Jum,at (12/07/24) sekira pukul 09.00. WITA Kapolsek Madapangga Ipda Kader didampingi oleh Kanit Binmas Bripka Muhidin menyambangi SMAN I Madapangga yang berlokasi di Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

Dalam kegiatan tersebut Aipda Muhidin sekaligus menjadi narasumber menyampaikan maksud dan tujuannya adalah untuk melakukan pembinaan secara komunikatif dalam rangka menekan frekuensi tawuran, terhindar dari bahaya narkoba dan bullying di lingkungan sekolah SMAN I Madapangga.

Dikatakannya ini merupakan perintah langsung dari Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., agar pelajar dibimbing dan dibina supaya terhindar dari penyalahgunaan narkoba maupun perbuatan melawan hukum lainnya.

Ia juga menyampaikan agar para pelajar giat belajar, tidak ada yang terlibat penyalahgunaan narkoba, terlibat tawuran dan jangan sampai melakukan Bullying serta bijak dalam bermedsos.

“Ini merupakan kepedulian Polri terhadap pelajar dan remaja agar mereka tidak menjadi korban bahaya laten Narkoba”. Ujarnya.

Untuk itu Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui kasi humas iptu adib Widayaka mengatakan agar masyarakat berperan aktif membantu pihak kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba diwilayah Kabupaten Bima.

“Mari kita jadikan Narkoba sebagai musuh bersama yang harus kita perangi bersama demi generasi muda kita”. Kata Kapolres. (***)

Pj Walikota HM Rum Hadiri Rakor Apeksi di Blitar

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT mengikuti Rakor Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komwil IV di Kota Blitar yang digelar pada Jum’at, 12 Juli 2024.

Pertemuan ini menjadi forum untuk menyamakan visi dan persepsi di antara kepala daerah dan pemerintah kota terhadap isu-isu strategis, salah satunya smart city. Nantinya, hasil dari pembasahannya akan diusulkan bersama ke pemerintah pusat.

Dirjen Bina Adwil Kemendagri, yang diwakili oleh Kasubdit Batas Wilayah Daerah I, Drs. Bimo Aryo Tedjo, M.Si. menyampaikan bahwa pemerintah kota harus mampu menggali potensi-potensi yang dimiliki oleh daerah masing-masing.

“Hal ini sebagai bentuk mengurangi tingkat pengangguran. Dengan penguatan ekonomi kreatif, pariwisata, hingga perdagangan berbasis digital mampu memberikan peluang bagi masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini juga Ia menyampaikan bahwa melalui forum seperti Apeksi, seluruh daerah dapat bersinergi dalam menciptakan inovasi untuk memecahkan berbagai masalah.

Seperti yang terjadi di Tahun 2021, Apeksi digelar ketika COVID-19. Saat itu mulai banyak kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Bali, sehingga hal tersebut sangat membantu pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar yang naik hinggal 90%.

Diharapkan Apeksi ini juga mampu menghasilkan ide, gagasan dan kolaborasi antara anggota Apeksi lainnya. (***)

IAIN Bima Segera Terwujud, Ide Besar HML Dilanjutkan HMR

jpn

Bimantika.net -Ide dan gagasan besar Walikota Bima Periode 2018-2023 H. Muhammad Lutfi, SE (HML) membangun Kampus IAIN Bima di masa pemerintahannya kini mulai nampak sukses.

Ide dan gagasan besar HML tersebut ditindaklanjuti oleh Ir. H. Mohammad Rum, MT (HMR) dimasa menjadi Penjabat (Pj) Walikota Bima yang dilantik akhir Tahun 2023 dan mengundurkan diri 10 Juli 2024 dengan ikhtiar ikut dalam Kontestasi Pilkada Kota Bima 27 November 2024.

Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Mukhtar Landa, MH menindaklanjutinya dengan menghadiri rapat pembahasan dan pengesahan hasil penataan batas areal persetujuan pelepasan kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi (HPK) kelompok hutan kota Donggomasa (RTK.67) untuk pembangunan kampus Institut Agama Islam Negeri a.n. Wali Kota Bima. Kamis, 11 Juli 2024.

Rapat yang berlangsung di Marina Inn Hotel tersebut dihadiri oleh Sekda Kota Bima, kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, Kepala Dinas LHK Provinsi NTB, DLH Kota Bima, Ketua dan Panitia pembangunan IAIN Bima, Kepala BPN Kota Bima, Kepala KPH Maria Donggomasa, Camat Rasanae Timur dan Lurah se Kecamatan Rasanae Timur.

Sekretaris Daerah Kota Bima, H. Mukhtar menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bima merespon, menyambut baik dan mengapresiasi kerja panitia tapal batas lahan pembangunan IAIN Bima dan dinas LHK provinsi NTB yang sampai saat ini terus bekerja keras.

H. Mukhtar menyebut semoga dapat membangun komitmen bersama sehingga apa yang dibahas saat ini sampai terbitnya ijin pendirian IAIN Bima mudah-mudahan selesai Agustus tahun ini. Sehingga pada APBN tahun depan dapat diusulkan untuk mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat kaitan dengan pembangunan Kampus IAIN Bima.

“Kita terus berpacu dengan waktu, teman-teman panitia tidak ada istirahat, mudah-mudahan kita dapat terus berkomitmen sehingga keinginan masyarakat Kota Bima pada kampus IAIN Bima dapat terwujud”, ujarnya.

Ia mengaku sudah banyak masyarakat yang ragu. Namun ia kembali menegaskan setelah dilakukan pematokan kemarin, respon masyarakat sangat bahagia sekali.

“Karena tidak lama lagi IAIN Bima yang kita cita-citakan segera diwujudkan”. Tegasnya. (***)

Mundur Sebagai Pj Walikota, HM Rum Pastikan Diri Maju Pilkada Kota Bima

jpn

Keterangan Foto: Pj Wali Kota Bima, HM Rum saat menyerahkan surat pengunduran diri Rabu 10 Juli 2024 kepada R. Hendi Nur Kusuma selaku Kepala Subdirektorat Wilayah 1 pada Direktorat Fasilitas Kepala Daerah dan DPRD, Direktorat Jendral Otonomi Daerah.

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT memantapkan diri maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Hal ini ditandai dengan pengajuan surat pengunduran diri sebagai Pj kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Surat pengunduran diri diajukan HM Rum Rabu 10 Juli 2024, dibubuhi tanda tangan dan materai 10.000 ribu Ditujukan ke Mendagri, tembusan Pj. Gubernur NTB dan DPRD Kota Bima serta sejumlah pihak lainnya.

Alasan pengunduran diri juga tertera dalam surat tersebut. “Dengan ini mengajukan pengunduran diri sebagai Penjabat Wali Kota Bima dikarenakan mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah di Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat” tulis HM Rum dalam suratnya.

Surat diserah terima HM Rum Rabu 10 Juli 2024 kepada R. Hendi Nur Kusuma, S.STP. M.A selaku Kepala Subdirektorat Wilayah 1 pada Direktorat Fasilitas Kepala Daerah dan DPRD, Direktorat Jendral Otonomi Daerah, Kemendagri.

Lanjut HM Rum membenarkan surat yang dibuatnya itu dan sudah dikirim ke Mendagri dan ditembuskan ke para pihak lainnya. Surat dibuat sebagai wujud keseriusannya maju pada kontestasi Pilkada Kota Bima. Lebih dari itu, ia ingin “Pertarungan” lebih fair.

“Intinya saya sangat serius ikut kontestasi (Pilkada Kota Bima, red), dibuktikan dengan mengajukan pengunduran diri sebagai Pj, agar proses Pilkada berjalan fair,” tegasnya.

Pengunduran diri Aji Rum satu sisi mengejutkan, karena ada banyak spekulasi yang menyebutnya batal meneruskan keinginan maju jadi kandidat kepala daerah. Alasannya masih enggan melepas jabatan birokrasinya.

Namun isu itu gugur dengan sendirinya setelah ia memastikan membulatkan tekad, kemudian membuat surat pengunduran diri sebagai pejabat birokrasi yang sedang memimpin Kota Bima.

Sedianya, batas waktu pengunduran diri adalah Tanggal 17 Juli 2024 sesuai SE Mendagri, atau 40 hari sebelum pendaftaran ke KPU Tanggal 27-29 Agustus 2024. Namun Aji Rum memilih maju lebih awal dan tanpa harus menunggu batas akhir.

Selain bertujuan agar Pilkada lebih fair, maksud sikapnya ini demi memberi kepastian posisinya kepada simpatisan dan pendukungnya yang sudah deklarasi secara massif.

Ini juga merespons rencana deklarasi besar besaran kaum Gen Z dan milenial tanggal 12 Juli nanti. Termasuk rerlawan Sahabat Aji Rum, serta relawan – relawan baru lainnya. “Sehingga tidak ada lagi keraguan ketika ada pendukung saya dari kalangan Gen Z atau Milenial yang akan deklarasi, termasuk relawan lainnya,” jelasnya.

Artinya, dengan pengunduran diri ini, apakah sudah mengunci dukungan partai? Aji Rum belum mau menjawab spesifik soal ini. “Tunggu saja beberapa hari ini,” jawabnya.

Rumor yang beredar, Aji Rum sudah mendapat tiket dukungan dari partai besar Gerindra dan Golkar, diikuti Nasdem, Hanura, PBB dan PDI Perjuangan.

HM Rum menambahkan, bukan berarti pengunduran diri secara otomatis meninggalkan jabatan saat ini. Sebab jabatan Pj akan berakhir sampai dengan ada pelantikan Pj yang baru. Selama belum ada pelantikan Pj yang baru, maka semua urusan pemerintahan kota tetap dalam kewenangan Pj Wali Kota saat ini.

Sebagai tambahan informasi, surat pengunduran diri Pj Wali Kota Bima sesuai SE Mendagri Nomor 100.2.1.3/2314/SJ tentang Pengunduran Diri Pj. Kepala Daerah yang akan Maju dalam Pilkada Serentak Nasional Tahun 2024.

Surat tertanggal 16 Mei 2024 tersebut menjelaskan ketentuan sekaligus mekanisme proses pengunduran diri bagi Pj. kepala daerah yang hendak mengikuti Pilkada 2024.

Selain mengatur tenggat waktu pengajuan pengunduran diri, surat tersebut juga berisi sejumlah aturan lainnya. Salah satunya mengenai ketentuan bagi daerah yang mengalami kekosongan Pj. kepala daerah agar saat mengusulkan surat pengunduran diri dapat sekaligus mengajukan 3 nama calon pengganti. Usulan ini sebagai bahan pertimbangan pemerintah dalam menetapkan Pj. gubernur, Pj. bupati, dan Pj. wali kota sesuai peraturan perundang-undangan.

Usulan itu disampaikan DPRD Provinsi yang dapat mengajukan 3 nama calon Pj. gubernur. Sementara gubernur/Pj. gubernur mengusulkan 3 nama calon Pj. bupati/wali kota. Kemudian DPRD kabupaten/kota mengusulkan 3 nama calon Pj. bupati/wali kota. (*)

HM Rum-Mutmainah Final, Nasdem NTB Ajukan Calon Pasangan ke DPP Hari Ini

jpn

Bimantika.net -Kontestasi Pilkada Kota Bima yang dalam pekan ini belum ada gambaran terkait siapa berpasangan dengan siapa dan partai politik koalisi dengan partai politik mana saja mulai terungkap hari ini Rabu 10 Juli 2024.

Bakal Pasangan Ir. H. Mohammad Rum-Mutmainnah hasil investigasi media Online final.

Pihak DPW Partai Nasdem NTB akan kawal sampai DPP yang memiliki wewenang mengeluarkan rekomendasi atau surat tugas memberikan ke bakal pasangan Rum-Mutmainnah.

DPW NasDem NTB melihat bakal paslon Rum-Mutmainnah paling ideal di Pilwakot Bima 2024. Keduanya dianggap mampu membawa perubahan dan harapan baru untuk Kota Bima.

“Kami menilai duet Rum-Mutmainnah ini sangat baik dan ideal perpaduan mengisi satu sama lainnya dan sangat berpeluang menang di Pilkada Kota Bima 2024” ujar Ardani Zulfikar Ketua Bappilu DPW Partai Nasdem Propinsi NTB.

KK Dani sapaan akrabnya menyampaikan bahwa DPW Partai Nasdem NTB mendorong semua Ketua DPD NasDem se-NTB agar diprioritaskan maju atau bertarung di Pilkada 2024. Namun hanya ada beberapa daerah yang siap, salah satunya di Kota Bima.

“ya betul, hari ini 10 Juli 2024 kita usulkan langsung berpasangan Rum-Mutmainnah di DPP” Ujar KK Dani saat di wawancara Media Online Bimantika 10 Juli 2024 di Kota Mataram.

Lanjutnya Dari awal sejak pembukaan desk Pilkada 2024 DPW Nasdem mendorong dan instruksikan ke semua DPD NasDem se- NTB untuk maju di Pilkada. Termasuk di Kota Bima.

“Pada prinsipnya aspirasi dari bawah juga kami dengarkan. Kami harapkan duet ini takkan berubah hingga saat pendaftaran ke KPU nanti,” imbuhnya. (***)