Ferisya Asal KSB Wakili NTB Masuk Dalam Seleksi Duta Hijab Nusantara, Yuk Kita Dukung! 

jpn

Bimantika.net -Masih ingat dengan siswi SMA Negeri 1 Taliwang yang viral saat ulang tahun ke 17 nya dan diucapkan oleh para pejabat Bupati hingga Gubernur beberapa waktu lalu?

Ya, Ia adalah Ferisya siswi kelas 11 SMA N 1 Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat yang kini kembali terlihat menjadi salah satu kandidat “Duta Hijab Nusantara”.

Ferisya mewakili Provinsi NTB bersaing dengan beberapa calon duta hijab Nusantara dari berbagai kabupaten dan provinsi di NTB.

Terlihat dalam postingan Instagram Duta Hijab Nusantara, Ferisya mewakili NTB dalam seleksi tersebut.

Saat dihubungi melalui telepon, Ferisya mengaku bahwa benar ia mengikuti ajang tersebut, namun masih dalam tahap seleksi yang nantinya mungkin akan ada tahap selanjutnya.

“Saya baru saja daftar untuk mengikuti ajang itu, saya meminta dukungan dari teman-teman, keluarga hingga masyarakat Sumbawa Barat dan NTB, agar bisa menjadi kandidat calon duta hijab Nusantara,” ujar Ferisya yang akrab disapa Echa itu, Rabu (18/12/2024).

Echa mengaku baru pertama kali mengikuti ajang seperti ini, namun ia memberanikan diri untuk mencari pengalaman ke depan.

Ajang Duta Hijab ini diikuti oleh banyak pendaftaran dari berbagai daerah di Indonesia. Namun motivasi Echa mengikuti ini selain ingin menjadi pemenang, ia juga ingin melatih mental dan mengasah dan melatih kemampuan nya dalam berbagai bidang.

Sebelumnya Duta Hijab Nusantara ini diraih oleh Ghina Syafira, gadis cantik asal Sundai,Ketapang ini berhasil meraih gelar THE WINNER dalam ajang pemilihan Duta Hijab Nusantara (***)

Wakapolres Bima Ikut Rakor Pemecahan Masalah Antar Desa Runggu dan Roka

jpn

Bimantika net -Kapolres Bima, AKBP Eko Sutomo, S.I.K, M.I.K, yang diwakili Wakapolres, Kompol Saogi Sujana Angsar menghadiri Rapat Koordinasi guna mencari solusi dari adanya kesalahpahaman antara kelompok warga Desa Runggu dan Desa Roka Kecamatan Belo Kabupaten Bima.

Rakor tersebut digelar Selasa 17 Desember 2024 sekitar Pukul 10.00 Wita di Aula Camat Belo.

“Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mencari pemecahan permasalahan gangguan Kamtibmas yang menyebabkan terjadinya kesalahpahaman antara kelompok warga Desa Runggu dan Desa Roka.

“Serta mencarikan solusi penyelesaian terbaik guna terciptanya rasa aman, nyaman serta kondusif di wilayah Desa Runggu dan Desa Roka Kecamatan Belo Kabupaten Bima.” Papar AKBP Eko Sutomo yang dikutip Wakapolres, Kompol Saogi Sujana Angsar.

Turut hadir dalam Rakor tersebut, antara lain, Camat Belo Ruyani SH, Koramil Woha Lettu Iwan S, Kasat Reskrim Polres Bima Iptu Abdul Malik, Kasat Binmas Iptu Sumardin, Kapolsek Belo Iptu Zulkifli, KBO Reskrim Ioda Kader, KBO intelkam Ipda Mujahidin, Kanit Reskrim, BKTM Desa dan Desa Runggu, Kades Roka Suhaemin, Kades Runggu Musmulyadin, Ketua pemuda Desa Runggu-Roka, Ketua BPD Desa Runggu-Roka, beserta Toga, Toma, dan Toda Desa Runggu dan Roka

Camat Belo, Ruyani, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada segenap yang hadir. “Semoga pertemuan kita hari ini mendapatkan hasil atau kesepakatan yang baik .” Ucapnya.

Mewakili Pemerintah Kecamatan Belo, ia mengharapkan kesadaran dan niat baik dari semua pihak terutama kades kedua Desa untuk segera mengambil sikap apa bila muncul permasalahan.

“Pada rakor ini kita saling membari gagasan terbaik dalam penyelesaian permasahan kedua Warga desa agar bisa kembali hidup rukun berdampingan dalam kedamaian dan ketenangan serta beraktifitas normal sebagai mana biasanya.” Ujarnya.

Waka Polres Bima, Kompol Saogi Sujana Angsar, mengharapkan Kapolsek Belo dan Danramil Woha supaya mengarahkan BKTM dan babinsa untu bisa menjalin kerja sama dengan semua elemen masyarakat kedua Desa agar setiap permasalahan yang muncul cepat ditangani dan diselesaikan, lebih-lebih Kesalahpahaman kedua Desa bisa berakhir dengan cepat.

Lanjutnya Kepolisian Resor Bima tetap melakukan proses hukum setiap laporan yang dilaporkan oleh warga kedua Desa.

“Namun harapan saya segera akhir kesalahpahaman ini, apa lagi warga kedua Desa masih ada hubungan keluarga satu rumpun, sampai Kapan Salahkepahaman ini berlangsung, kasihan warga yang bercocok tanam/bertani karena imbas dari kesalahpahaman adalah petani atau orang tua kita yang ada di kedua Desa tidak aman dalam melakukan aktivitasnya di persawahan.” Urainya.

Kepada Kades kedua Desa, Kompol Saogi berharap sepulang dari pertemuan ini agar semua Kadus, ketua RT dan tokoh-tokoh yang berpengaruh disampaikan agar tidak ada lagi Kesalahpahaman yang berkelanjutan.

“Saya tegaskan mengenai kasus yang dilaporkan oleh warga kedua Desa di Polres Bima, kami tetap proses namun besar harapan kami kesalahpahaman ini harus berakhir agar warga kedua Desa bisa hidup normal dan para petani kedua Desa bisa beraktivitas seperti semula.” Tegasnya,

Kesempatan yang sama, Kapolsek Belo, Iptu Zulkifli, berharap kepada para tokoh kedua desa terkait agar lebih berperan meredam keadaan jika terdapat kesalahpahaman.

“Kita semua wajib peduli dengan permasalahan yang terjadi di desanya masing, masing, minimal bisa mengajak untuk tidak saling bermusuhan dan jangan sebaliknya menjadi dalang atau memanasi keadaan.” Ujarnya.

“Satukan niat dan pikiran positif untuk sama- menciptakan rasa aman dan damai, jangan dipersulit ketika permasalahan itu bisa diselesaikan.” harap Iptu Zulkifli lagi.

Iapun mengajak, baik warga Desa Runggu maupun warga Desa Roka agar membuang jauh-jauh sikap egoisme, serta menyatukan pikiran dan niat untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul di lingkungan sekitar.

“Saya rasa yang hadir dari kedua Desa ini tokoh penting yang bisa menjamin ketika ada timbul persmasalahan Yang baru, semoga kedepanya anak-anak yang sering bikin masalah bisa berubah jadi orang baik,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Danramil Woha, Lettu Iwan S, yang ikut mengharapkan agar kedepannya tidak ada lagi Kesalahpahaman dan kejadian yang sebelumnya dapat diambil hikmahnya.

“Tidak usah diperpanjang ketika ada Masalah yang muncul, bagimanapun juga antara warga kedua Desa ini masih ada hubungan keluarga atau masih serumpun.” Imbau Lettu Iwan S. (****)

Polsek Belo Optimalkan Patroli KRYD dan Dialogis

jpn

Bimantika.net -Dalam rangka menjamin keamanan dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat diwilayah hukumnya Polsek Belo Polres Bima Polda NTB Intens melakukan patroli KRYD dan Dialogis.

“Kegiatan tersebut merupakan wujud pelayanan prima Kepolisian Resor Bima dan Polsek jajaran agar masyarakat dapat istrahat dengan nyaman pada malam hari”Kata Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

Dalam pelaksanaannya tim patroli menyambangi Desa Cenggu,Desa Runggu,Desa Roka,Desa Renda,Desa Lido, Desa Soki, Desa Ncera hingga Desa Diha kecamatan Belo Kabupaten Bima pada Senin malam (16/12/24) sekira pukul 21.30. WITA.

Patroli itu bertujuan untuk meminimalisir Peredaran gelap narkoba, miras, senjata api rakitan, Judol, Kasus 3C hingga tawuran yang dapat memicu terjadinya Guankamtibmas diwilayah hukum Polsek Belo.

Tim patroli berkesempatan berdialog langsung dengan masyarakat menyampaikan himbauan kamtibmas.

Kegiatan diawaki oleh empat personel menggunakan mobil patroli dan kendalikan oleh Kapolseknya Iptu Zulkifli SH itu berlangsung aman dan kondusif. (***)

Sinergitas TNI-Polri Bhabinkamtibmas Polsek Madapangga dan Babinsa Dampingi Pemdes Salurkan Bantuan Bagi Warga

jpn

Bimantika.net -Satu unit rumah milik Sahbudin warga desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima Roboh akibat lapuk dan termakan usia.

Menggapai hal itu Kedua ujung tombak Polri dan TNI yang bersentuhan langsung dengan masyarakat Bhabinkamtibmas Polsek Madapangga Polres Bima Polda NTB Brigpol M. Taufik dan Babinsa Desa Dena Serda Abdul Haris Langsung terjun ke lokasi.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa ini dalam rangka mendampingi pemerintah Desa setempat yang menyalurkan bantuan bagi korban pada senin  tanggal 16 Desember 2024 pukul 09.00 wita.

Terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengapresiasi yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam membantu masyarakat yang tengah tertimpa musibah.

“Semoga Kolaborasi, Komunikasi dan Sinergitas ini kedepannya akan semakin solid sehingga situasi Kamtibmas akan tetap terjaga”. Tutupnya. (****)

Patroli Cipkon Secara Rutin di Gelar Polsek Woha, Jaga Kondusifitas Wilayah

jpn

Bimantika.net -Patroli Cipta Kondisi mengantisipasi terjadinya tawuran dan gangguan Kamtibmas Lainnya secara kontinyu dilakukan oleh personel Polsek Woha Polres Bima Polda NTB.

Patroli yang dilakukan secara mobile itu melibatkan empat personel dan dikendalikan oleh Kapolseknya AKP Sudirman SH di wilayah hukumnya pada Senin (16/12/24) sekira pukul 22.00. WITA.

Adapun rute dalam pelaksanaannya yakni Desa Rabakodo,Talabiu,Penapali,Dadibou,Kalampa,Samili,Naru,Nisa Tente,dan sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas yang merendahkan masyarakat di wilayah Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Adapun sasarannya adalah, mencegah terjadinya tawuran antar kelompok, kampung, peredaran gelap narkoba, miras, senjata api rakitan, balapan liar dan lainnya.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

Adib meneruskan, Untuk itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar ikut berperan aktif dalam menjaga Kamtibmas di wilayah masing masing.

“Apa bila ada persoalan yang terjadi di tengah masyarakat sebaiknya melaporkan ke pihak Kepolisian dan tidak dibenarkan untuk main hakim sendiri” ujarnya. (***)

Dua Hari Diburu, Pelaku Penganiayaan Asal Desa Woro di Tangkap Polisi

jpn

Bimantika.net -Tim gabungan Satreskrim dan Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB berhasil meringkus Buronan terduga pelaku Penganiayaan di Desa Tonda Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

Kasus penganiayaan berat itu terjadi pada Sabtu (14/12/24) sekira pukul 22.30.wita yang diduga dilakukan oleh terduga berinisial AM (L/29) warga Desa Woro terhadap korban berinisial AU (L/30) warga Desa Rato Kacamatan Bolo.

Usai melakukan aksinya terduga pelaku melarikan diri dan pada Senin (16/12/24) sekira pukul 15.00. WITA terduga pelaku berhasil diringkus ditempat persembunyian di Bendungan La Nangga Desa Tembalae Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kapolsek Madapangga Iptu Ruslan Agus membenarkan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku Penganiayan yang terjadi di desa Tonda.

“Yang bersangkutan atau terduga pelaku telah kami amankan setelah di buru selama 2 hari”. Ujar Kapolres.

Pihak kepolisian menyampaikan Kronologi,
Awalnya korban mengendarai sepeda motor dari Desa Mpuri menuju Desa Rato saat melintas di Desa Tonda tiba-tiba korban diberhentikan oleh orang yang tidak di kenal sehingga korban berhenti dan bertanya ” NA BUNE HERA” artinya (ada apa ipar).

Setelah itu datang pelaku secara tiba-tiba langsung memukul korban sebanyak mengenai pelipis sebelah kanan tidak sampai disitu saja pelaku menikam korban mengunakan belati dibagian dada sebelah kiri.

Kemudian pelaku menikam lagi mengenai perut sehingga Korban. dan korban lari menyelamatkan diri dan oleh warga sekitar korban di bawa ke Puskesmas (PKM) terdekat untuk mendapatkan Perawatan medis.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar di pelipis, luka tusuk perut bagian kanan dan luka tusuk dibagian dada, sehingga korban melaporkan kejadian tersebut ke polsek Madapangga.

Saat ini Terduga pelaku diamankan di Mapolsek Madapangga untuk diproses hukum selanjutnya. (***)

Bhabinkamtibmas Polsek Soromandi Imbau Warga Tolak Hoax dan Jaga Kamtibmas

jpn

Bimantika.net -Cooling System dan Sambang warga binaan pasca Pilkada terus dilakukan oleh Polsek Soromandi Polres Bima Polda NTB melalui Bhabinkamtibmas.

Kehadiran Aipda Suherjan ditengah warga binaannya di desa Kananta dalam rangka Cooling System dan menyampaikan himbauan Kamtibmas pada Selasa (17/12/24) sekira pukul 10.00. Wita.

Himbauan Kamtibmas yang dimaksud yakni agar masyarakat tetap menjaga kerukunan, silaturahmi dan persatuan serta kedamaian yang sudah terjalin.

Aipda Suherjan juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga binaan yang telah membantu Pihak Kepolisian dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif pasca Pilkada.

Terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo, S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka menjelaskan Cooling System ini merupakan langkah Polri dalam mengedukasi masyarakat agar tetap menjaga kerukunan dan keamanan.

Warga juga diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi dan menolak Hoax ujaran kebencian yang berbau Sara dan bijak dalam ber medsos.(***)

Polsek Bolo Evakuasi Pohon Tumbang Akibat Hujan Deras di Sanolo

jpn

Bimantika.net -Kepolisian sektor Bolo Polres Bima Polda NTB Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Lintas Bima- Dompu yang menyebabkan kemacetan panjang itu terjadi pada Senin (16/12/24) sekira pukul 17.00. WITA.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bima Salah satunya Kecamatan Bolo mengakibatkan terjadinya pohon tumbang di Jalan Provinsi tepatnya di Desa Sanolo

“Akibatnya menyebabkan badan jalan tertutup sepenuhnya, sehingga akses kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak dapat dilalui dan sempat terjadi kemacetan yang cukup panjang karena akses jalan yang terhalang,” Kata Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kapolsek Bolo Iptu Nurdin.

Penyebab tumbangnya pohon tersebut diduga kuat akibat intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa ataupun kerusakan lain dalam insiden ini.

Proses evakuasi pohon tumbang tersebut melibatkan personel Polsek Bolo yang dipimpin langsung oleh Kapolseknya Iptu Nurdin dan warga setempat.

Proses evakuasi memakan waktu yang cukup lama dari pukul 17.00 wita s/d pukul 18.00 wita dan akibat tumbangnya pohon tersebut menimbulkan kemacetan di jalan lintas provinsi yang cukup panjang .

Kurang lebih satu jam melakukan pembersihan, pohon tersebut berhasil dievakuasi. Sekitar pukul 19.30 wib akses jalan kembali normal.

“Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada, terutama pada saat terjadi hujan lebat, mengingat potensi pohon tumbang masih mungkin terjadi di area-area tertentu yang rawan bencana,” Tutupnya. (***)

Bhabinkamtibmas Polsek Donggo Imbau Warga Tidak Euforia dan Konvoi Yang Berlebihan Jelang Keputusan KPU

jpn

Bimantika.net -Antisipasi Kerawanan Kamtibmas menjelang Penetapan Resmi KPU terkait hasil Pilkada di kabupaten Bima Bhabinkamtibmas Polres Bima Polda NTB dan Polsek jajaran melalui bhabinkamtibmas terus melaksanakan Cooling System.

“Cooling System ini guna meredam dan mengantisipasi terjadinya kerawanan menjelang Penetapan Resmi KPU terkait hasil Pilkada serentak di Kabupaten Bima pada (27/11/24) lalu”. Kata Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K, melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Donggo Bripka Abdul Karim yang menemui warga Binaannya di Desa Mbawa dalam rangka Cooling System Senin (16/12/24) sekira pukul 10.00. WITA

Siapapun yang terpilih sebagai pemimpin di kabupaten Bima itu adalah pemimpin kita semua. dan tugas kita mendukung seluruh program pemerintah yang akan datang demi kemajuan Kabupaten Bima yang kita cintai ini Jelasnya.

Untuk itu Kapolres juga mengingatkan kepada seluruh pendukung dan simpatisan agar tetap menjaga silaturahmi serta tidak melakukan Euforia dan Konvoi yang berlebihan yang dapat menggangu situasi Kamtibmas. (***)

Polres Bima Ungkap 65 Kasus Narkoba Sepanjang Tahun 2024

jpn

Bimantika.net -Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Bima Polda NTB berhasil mengungkap sebanyak 65 kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Bima sepanjang Januari hingga pekan Kedua Desember 2024 ini.

“Dari 65 kasus penyalahgunaan dan pengedar narkoba yang diungkap selama 2024, tersangka yang diamankan terdiri dari 83 tersangka laki -laki dan 4 orang perempuan sehingga total tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 87 orang tersangka”. Ujar Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasatreskoba Iptu Fardiansyah SH pada Senin (16/12/24) sekira pukul 11.00. WITA di ruang kerjanya.

Kasat menjelaskan kasus narkoba yang diungkap jajaran kepolisian tersebut meliputi kasus penyalahgunaan narkotika sebanyak 85 kasus, kemudian obat-obatan terlarang jenis Tramadol (otar ) 2 kasus.

“Sementara total barang bukti yang berhasil diamankan petugas selama pengungkapan kasus narkoba pada tahun 2024 berupa ganja 353,99 gram, shabu 571,32 gram, dan Tramadol atau obat tanpa ijin edar sebanyak 15.081 butir”. Kasat Merinci.

Kasat meneruskan Pihaknya mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberantas peredaran narkoba guna menyelamatkan generasi penerus bangsa.

“Kami juga tidak hanya melakukan penindakan hukum namun secara rutin kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat hingga usia remaja adar mereka tidak menjadi korban dari bahaya laten narkoba” Urainya.

Ia mengatakan peran orang tua dan keluarga sangat penting sebagai lingkungan terdekat untuk memantau perilaku anak-anak.

“kerja sama dengan berbagai pihak perlu dilakukan mengingat narkoba merupakan bahaya tersembunyi atau laten bagi Indonesia dalam mewujudkan Generasi Emas di tahun 2045” Papar Iptu Fardiansyah SH.

Untuk mewujudkan generasi emas di tahun 2045, sehingga diperlukan upaya terus-menerus pemantauan penegakannya, maupun pencegahan ini harus kita laksanakan, katanya lagi.

Iptu Fardiansyah juga berharap berbagai pihak dapat berperan dengan menggencarkan upaya promotif (pembinaan) dan preventif (pencegahan) mulai dari kampanye anti penyalahgunaan narkoba hingga edukasi bahaya narkoba bersama pihak kepolisian, psikolog, ataupun ahli hukum.

“Kami mendorong masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar untuk mengawasi dan mencegah peredaran narkoba dan memerangi narkoba” Tutupnya. (***)