Bimantika.net,_Pilkada Kabupaten Bima yang dihelat 9 Desember sudah “didepan mata”. Para Tim Sukses masing-masing Pasangan Calon (Paslon) pun kini sudah tidak bicara urusan kampanye dan blusukan lagi melainkan sudah masuk tahapan yang lebih urgen urusan saksi TPS dan segala bentuk administrasi lainnya.
Pasangan Calon (Paslon) Petahana Nomor 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) melalui In-Dah Centre kini sedang melakukan pelatihan untuk para saksi TPS di beberapa Kecamatan.
Menurut Salah seorang Pemateri TOT Pelatihan Saksi, Nur Susilawati, S. Ip, MM, bahwa Paslon Nomor 3 IDP-Dahlan saat ini sedang melakukam pelatihan untuk para saksi-saksi tingkat TPS sehingga para Saksi nanti akan lebih memahami tugas dan fungsinya sebagai Saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing
“Tujuan kita adalah memberikan pemahaman yang utuh pada Saksi Paslon Nomor 3 yakni IDP-Dahlan agar para saksi ini memahami betul apa tugasnya sebagai saksi” ungkap Nur Susilawati.
Nur Susilawati yang juga Mantan Ketua KPU Kabupaten Bima ini pun menyatakan bahwa Materi yang di sampaikan antara lain, Hak dan kewajiban saksi di TPS. Termasuk memahami tahapan-tahapan penting di dan memahami potensi-potensi kecurangan, dan memahami tata cara penangan pelanggaran di tingkat TPS.
Selajjutnya Menurut Nur Susilawati bahwa tujuan dari Pelatihan Saksi tersebut agar para saksi senantiasa memahami tata cara pengisian form C1.KWK. dan simulasi pengisian CI KWK.
“Dan selanjutnya adalah Para Saksi memahami seutuhnya pelaksanaan Pengecekan Hak Pilih (PHP) diri sendiri dan orang lain yg diyakini sebagi pemilih sebelum hari H-4” demikian ujar Nur Susilawati.
Nur Susilawati menyampaikan juga bahwa pelatihan Saksi sudah dilakukan di Kecamatan Sanggar, dan hari ini Sabtu (21/11/2020) Pelatihan Saksi dilakukan di Hari ini Kecamatan Woha, Soromandi, Donggo, Monta, Parado, Belo, Langgudu, Palibelo dan Lambitu.
“Besok Insya Allah kita akan melakukan pelatihan Saksi TPS di Kecamatan Bolo, Madapangga, Sape, Lambu, Wawo, Wera dan Ambalawi” ujar Putri Asli Desa Kananga Kecamatan Bolo ini.
Masih menurut Nur Susilawati bahwa yang lebih penting dan urgen lagi adalah para Saksi TPS memahami PKPU “Puting Susu”, yakni Saksi TPS memahami seutuhnya tata cara Pemungutan dan Penghitungan Surat Suara.
Dalam rangka kegiatan pelatihan Saksi TPS tersebut pihak In-Dah Centre mengundang pihak Bawaslu dan KPU Kabupaten Bima.
“Para pemateri pelatihan Saksi TPS dilakukan oleh tim TOT pemenangan IN DAH dan kami juga undang pihak KPU dan Bawaslu Kabupaten Bima” ujar Nur Susilawati.
Diakhir wawancaranya, Nur Susilawati menyebutkan bahwa Tim TOT Saksi TPS paslon INDAH antara lain dirinya dan teman-temanya dalam Tim TOT Saksi TPS INDAH Centre seperti
Tim pemateri Khaerudin Juraid, Tahir Irhas, S. Ag, MM, Ahmad Yasin, SH, Ismail, S. Sos, Wahyudin, S. Ag. (BNN_01)

