Bimantika.net
Bupati dan Wakil Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Nur, M. Pd (IDP-Dahlan) selama lebih kurang empat tahun memimpin Kabupaten Bima Memiliki Karya Nyata yang sulit dilupakan oleh Masyarakat Kabupaten Bima. Atas torehan Karya Nyata itu tentu rakyat semakin mencintai pemimpinnya dan mengapresiasinya untuk melanjutkan Pada periode kedua, Demikian ungkap Ketua Brigade Muda IDP, Muhsin, SH pada Bimantika.net Jum’at (28/2/2020).
Menurut Rigen Sapaan akrab Muhsin, SH dari dari sekian banyak proses pembangunan yang telah di lakukan oleh IDP Dahlan itu adalah sebuah bukti nyata akan keberpihakan IDP Dahlan pada Masyarakat.
Rigen mencontohkan bahwa berdiri dengan kookohnya Puskesmas Plus di Beberapa Kecamatan se Kabupaten Bima adalah bentuk komitmen IDP_Dahlan dalam memberikan pelayanan prima pada seluruh lapisan masyarakat. “Itulah bentuk Karya Nyata IDP Dahlan untuk dunia kesehatan, semakin baik fasilitas kesehatannya seperti Puskesmas Plus mala semakin meningkat pula layanan kesehatan pada masyarakat” ungkapnya.
Masih menurut Rigen, dimasa Kepemimpinan IDP_Dahlan lah terwujudnya Pembangunan Taman Panda yang semula tempat itu hanyalah tempat kumuh tempat pembuangan sampah, kini di bangun Fasilitas Umum berupa Taman Panda. Rigen berkeyakinan bahwa siapapapun Warga Bima akan mengakui keberadaan taman Panda saat ini adalah alternatif dari tempat wisata yang menyuguhkan keindahan panorama alam dan laut.
“Taman Panda itu juga adalah Karya nyata IDP-Dahlan yang tak terbantahkan karena adanya Taman Panda di masa pemerintahan IDP Dahlan” ungkap Rigen.
Di Penghujung 2019 IDP Dahlan kembali torehkan sejarah Fundamental yang Pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) Tipe B yang berlokasi di Desa Panda Kecamatan Palibelo. Menurut Rigen dimasa IDP Dahlan lah GOR itu bisa terwujudkan yang saat ini proses Pembangunannya sudah mencapai fisik 90 porsen. “Semua karya nyata itu tentu rakyat menilai secara positif dan tidak heran kalau sebahagian besar rakyat Kabupaten Bima ingin Lanjutkan IDP_Dahlan jilid ll” demikian ujar Rigen. (BNN_01)

