Bimantika.net
Almarhum H. M. Tahir Fattah ayah kandung dari Atfah, S. PdI adalah seorang tokoh pemerintahan Desa era 70-an yang menginjakkan kakinya di Istana Negara kala itu atas Undangan Resmi Presiden Republik Indonesia Soeharto. Jarang jarang aparat Kades ke Istana Negara kalau bukan karena sebuah prestasi gemilang yang diaraihnya kala itu.
ATFAH H. M. TAHIR S.Pdi, kini mengikuti jejak langkah sang ayahnya yang berprestasi itu. Kini Atfah
Mengabdi sebagai relawan sosial sebagai kaki tangan kementrian sosial Republik Indonesia yang disebut tenaga kesejahteraan sosial kecematan(TKSK)ditugaskan menginisiotor, menghubungkan, mendampingi berbagai macam program yang digelontorkan oleh pemerintah baik bersumber dari APBN, APBD propinsi, APBD kabupaten bima dibidang pembangunan kesejahteraan sosial masyarakat desa wilayah kerja dikecamatan madapangga kabupaten bima beragam macam program yg bisa menuntaskan kemiskinan diataranya. 26 aitem penyandang masalah kesejahteraan sosial(pmks) mulai bertugas sebagai pekerja sosial tahun 2011- sampai sekarang.. Mendampingi program kelompok usaha(kube), rumah tidak layak huni(rutilahu) beras kesejahteraan(rastra),memantau program pkh, perlindungan sosial baik bencana alam, gempa bumi, bencana kebakaran, konflik sosial, anak terlantar, jompo, lansia, cacat disbilitas, dan lain lain… Ini merupakan kepercayaan pemerintah memastikan penerima manfaat program berdasarkan nama, alamat dan foto fisik obyek sasaran program ini semua adalah kerjasama pemerintah lintas sektor baik lintas kementrian maupun lintas sektor dinas yg berkaitan. Dan sesuai kemapuan anggaran yg disediakan oleh pemerintah..
Maka dari pada itu di mohon kepada seluruh Elemen masyarakat Desa Rade yang mengharapkan perubahan, mengharapkan pembangunan desa, dimohon untuk memberikan do’a serta dukungan penuh buat sosok figur pemimpin yg berkemampuan membawa desa kedepannya lebih maju dqn lebih baik, memilih pemimpin yg memiliki jiwa kepemimpinan yang berkemampuan dalam hal sosial dan pembangunan, pemimpin yang memiliki kriteria kepemipinan yg Inovatif dan progresif dalam hal ini adalah transparansi dlm melaksanakan Pembangunan Desa dengan melibatkan partisipasi tokoh toKoh dan masyarakat mulai dari perencanaan, pelaksanaan serta pengawasan kerja proyek.
Dari Rakyat, Oleh rakyat, Untuk Rakyat.(tim)

