Gender IDP Kecamatan Bolo Bersatu Menangkan IDP-Dahlan

Bimantika.net,_Pilkada Kabupaten Bima yang digelar 9 Desember 2020 semakin dekat. Para relawan bakal pasangan calon semakin kencang lakukan upaya riil di arus bawah. Salah satu tim pemenangan Gender IDP Kecamatan Bolo Kabupaten Bima pada hari Sabtu (22/8/2020) melakukan rapat pemantapan untuk pemenangan bakal calon Bupati Bima dan wakil bupati Bima Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd ( IDP-Dahlan).

Pertemuan yang dilakukan di Sekretariat Gender IDP RT 01 Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima tersebut berlangsung dengan penuh keakraban. “Alhamdulillah pertemuan di sekretariat Gender IDP di rumahnya Ibu Asiah berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan semangat tinggi untuk memenangkan padangan IDP-Dahlan” ungkap Sukma salah satu Tim Gender Kecamatan Bolo.

Hadir dalam pertemuan itu, Drs. A. Zubair HAR, M. Si dan “Bos Bali” yang memberikan-masukan masukan serta saran-saran positif untuk meraih kemenangan di Pilkada 9 Desember 2020.

Lebih khusus lagi di RT 01 Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima siap memenangkan IDP-Dahlan dengan cara yang bermartabat tanpa mencaci maki pasangan lain dan tanpa membicarakan kekurangan lawan politik. Cukup dengan memberikan pencerahan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melanjutkan Dua Periode karena IDP-Dahlan sudah memberikan pelayanan terbaik selama memimpin Kabupaten Bima. (BNN-01)

Warga RT 03 Dusun Sigi Rabakodo Siap Menangkan IDP-Dahlan

Bimantika.net,_Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) masih di cintai lapisan rakyat arus bawah sehingga peluang memenangkan Pilkada Serentak 9 Desember 2020 terbuka sangat lebar. “Insya Allah Peluang menang bagi pasangan IDP-Dahlan terbuka lrbar seiring dengan makin dicintainya oleh rakyat arus bawah” demikian ungkap Agus salah seorang tim pemenangan IDP-Dahlan dua Periode yang berdomisili di Desa Rabakodo Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Menirutnya, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah salah satu dari pilar demokrasi sebagai bentuk perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilakan pemerintahan yang demokratis serta menjadi tonggak tegaknya demokrasi, di mana rakyat secara langsung terlibat aktif dalam menentukan arah dan kebijakan politik negara untuk lima tahun ke depan.

Momentum Pilkada adalah momentum pesta rakyat sehingga diperlukan upaya dari seluruh komponen bangsa untuk menjaga kwalitas pilkada sehingga terwujud pula Pilkada yang Damai. “Kalau kita sama-sama ciptakan pilkada damai maka demokrasi tentunya akan menjadi sehat dan rakyat akan bahagia menghadapi pilkada baik sebelum maupun sesudah pilkada” ungkapnya.

Masih menurut Agus, bahwa rakyat arus bawah khususnya di RT 03 Dusun SiGi Desa Rabakodo siap memenangkan IDP-Dahlan untuk melanjutkan ikhtiar membangun Kabupaten Bima. “Insya Allah Bang, Khusus RT kami di RT 03 dusun Sigi Desa Rabakodo kecamatan Woha Siap Menangkan IDP-Dahlan” tegasnya.
(BNN_02)

Di Desa Waro Kecamatan Monta, Umi Eka Lagi-Lagi Disambut Emak-Emak Penuh Familiar

Bimantika.net,_Kemarin, Bakal Calon Wakil Bupati Bima Hj. Eka Indra Kumala Djuwita disambut oleh para pendukungnya yang sembilan puluh porsen adalah kaum ibu-ibu di Desa Waro Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Kehadiran Umi Eka sapaan akrab nya menjadikan para pendukung kaum Emak-emak ini antusias memberikan support kemenangan pada Umi Eka selaku Bakal Calon Wakil Bupati Bima yang insya Allah akan berpasangan dengan Bakal Calon Bupati Bima, Drs. H. Arifin, MM.

Dalam kegiatan silaturrahim itu, Umi Eka tidak terlalu banyak memberikan janji janji politik sebagaimana bakal calon bupati lainnya, dirinya hanya memberikan kalimat singkat pada para pendukung untuk saling menguatkan satu sama lain demi meraih kemenangan dalam Pilkada Kabupaten Bima 9 Desember 2020.

Umi Eka yang juga Kader Partai Berlambang Matahari yakni PAN, menyebutkan bahwa perjuangan bersama rakyat dan kaum ibu-ibu adalah sebuah keharusan menuju Kabupaten Bima yang Berkemajuan dan Bermartabat secara ekonomi.

“Saya secara pribadi tidak memberikan janji-janji politik yang sulit dijangkau oleh kita semua, intinya adalah berjuang bersama menuju Bims yang lebih maju dan lebih bermartabat fari sisi ekonomi” ujarnya.

Emak-Emak Desa Waro Kecamatan Monta Kabupaten Bima dalam kesempatan itu bertekad untuk memenangkan bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Drs. H. Arifin dan Hj. Eka Indra Kumala Djuwita. “Insya Allah kami bertekad bulat siap memenangkan Aji Arifin dan Umi Eka” ungkap salah seorang Warga saat di wawancara Wartawan Bimantika.net. (BNN-02)

PASANGAN IDP-DAHLAN PUNYA MENTAL JUARA

Oleh: Muh. Salahuddin Dino *)

Bimantika.net,_Sebagai calon Bupati dari Kubu petahana, pansangan IDP-Dahlan jauh lebih siap dari sekedar meramaikan pesta demokrasi politik Pilkada, mereka telah lebih dahulu mempersiapkan dirinya untuk kembali tampIL pada perhelatan momentum pilkada berikutnya, sebut saja Pilkada Tahun 2020 mendatang. Pasangan IDP-Dahlan merupakan pasangan yang memenangkan pilkada tahun 2015 yang lalu dengan perolehan 105,103 Suara atau sekitar 40,11%. Sebagai penantang, pasangan IDP-Dahlan dengan mudah melibas para rivalitasnya terutama sekali pada kubu pasangan calon Petahana (SYUKUR) Drs. H. Syafrudin H.M.Nur.,M.Pd dan Drs. H. Masykur HMS yang juga sebagai kontestan pada saat itu dengan perolehan 73,814 suara atau kisaran 28,17% diposisi kedua. lalu disusul pasangan calon Bupati berikutnya Ady Mahyudi dan Drs. A. Zubair dengan perolehan 56,349 Suara (21,50%) pada urutan ketiga. Kemudian disusul olah pasangan perseorangan calon Bupati Bima Abdul Khayir, SH, MH dan Drs. H. Abdul Hamid, M.Si diposisi terakhir dengan perolehan 26,771 Suara 10,22%. (red. https://pilkada2015.kpu.go.id/bimakab/form_db1)

Dari empat pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Bima pada Pilkada lalu, tentu pasangan IDP-Dahlan tidak mudah meraih kemenangan tersebut tentu melalui proses politik yang cukup dinamis dengan berbagai stategi dan taktik dalam mengajak masyarakat Kabupaten Bima guna menentukan pilihan politiknya dalam memilih pemimpin mereka menjadi Bupati Bima selama lima tahunan. hal itu telah kita lewati bersama dengan berbagai dinamika Demokrasi politik di daerah, banyak kenangan dan pengalaman yang telah mengisi setiap tahapan dan moment tesebut, tidak terkecuali semua kontestan pasti mengalami hal yang sama, tentu bagi mereka para kontestan yang kalah sudah pasti mengevaluasi dirinya sebagai bahan bacaan dalam memandang batas-batas kelemahannya dan sebaliknya para kontestan yang memenangkan pertarungan pilkada tersebut tentu mengapresiasi setiap langkah politik yang telah mereka kerjakan, hal itu semua adalah pengetahuan politik bagi para pelaku politik dalam mendesain dirinya untuk kegiatan politik berikutnya.

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bima IDP-Dahlan tentu jauh lebih siap terutama sekali dari sisi metalitas, mereka telah mempunyai mental juara, Kalimat “Mental Juara” biasanya dikeluarkan saat seseorangs edang bertarung dalam pertandingan atau dalam kondisi berkompetisi. Kalimat ini bisa keluar ketika orang tersebut dengan segala upayanya mencoba untuk bertanding semaksimal mungkin demi mempertahankan kemenangannya, hal ini tentu tetap dalam mainstream aturan yang berlaku dan tetap menjaga supportifitas yang ada.

Kini pasangan IDP-Dahlan kembali ikut tampil sebagai calon Petahana dengan dukungan mayoritas partai politik yang ada, sudah barang tentu lebih siap secara struktur politik dibandingkan pada saat pilkada sebelumnya yang hanya menyisahkan tiga partai politik dengan dukungan 30% atau sekitar 14 Kursi di Dewan dan itupun tetap menjadi pasangan dengan dukungan partai koalisi tertinggi dibandingkan dengan pasangan calon yang lain pada pilkada 2015 lalu. Sementara pada pilkada kali ini, pasangan IDP-dahlan telah mengalami perkembangan dukungan Partai politik yang jauh lebih besar dibawah bingkai koalisi Bima Ramah jilid II, partai-partai politik tersebut telah memberikan surat rekomendasi dukungan diataranya Golkar, Gerindra, PPP, PKB, dan PBB dengan akumulasi dukungan 51,12 % atau sekitar 23 kursi di DPRD kabupaten Bima.

Dukungan koalisi besar pada pasangan IDP-dahlan justru akan memberikan energy dan kekuatan baru bagi petahana untuk kembali memenangkan pertarungan pada pilkada 2020 mendatang. Sokongan struktur politik yang kuat dengan bangunan koaliasi yang ada serta dukungan mental juara sehingga dengan mudah menekuk para penantannya tampa menafikan kerja-kerja politik para relawan yang telah tergabung dalam gelombang besar arus politik lanjutkan dua periode.

Penulis adalah mantan Sekertaris Umum Angkata Muda Partai Golkar Kota Bima sekaligus mantan staf pengajar di STKIP Bima.

Umi Eka di Sambut Pendukungnya Emak-Emak di Kecamatan Parado

Bimantika.net,_Bakal Calon Wakil Bupati Bima Hj. Eka Indra Kumala Djuwita pada senin sore (17/8/2020) melakukan silaturrahim dengan emak-emak pendukungnya di Kecamatan Parado Kabupaten Bima. Nampak dalam pertemuan tersebut semangat para Ibu-ibu memberikan dukungan pada Umi Eka di Pilkada Kabupaten Bima 9 Desember 2020.

Sosok Umi Eka Sapaan akrab Hj. Eka Indra Kumala Djuwita adalah sosok yang santun penuh lemah lembut dalam tutur kata menjadikan para ibu-ibu pendukunganya pun sangat antusias untuk memenangkan Umi Eka. “Saya datang dengan senang hati memberikan dukungan nyata untuk Umi Eka sebagai Wakil Bupati Bima” ujar salah seorang ibu dalam pertemuan penuh familiar tersebut.

Pada Kesempatan itu, Umi Eka menyatakan bahwa dirinya selaku Kader Partai Amanat Nasional (PAN) berterimakasih yang mendalam pada seluruh pendukung dan simpatisannya khusus di Salah satu Kecamatan yakni Kecamatan Parado. “Terimakasih atas dukungan seluruh ibu-ibu yang datang meluangkan waktunya dan mari kita berjuang bersama-sama mewujudkan kesejahteraan rakyat secara utuh dan menyeluruh” ungkap Umi Eka.

Lanjutnya Bahwa dirinya insya Allah akan berpasangan dengan bakal Calon Bupati Bima, Drs. H. Arifin, MM yang sudah mendapatkan Surat Rekomendasi dari DPP Partai Demokrat yang diumumkan secara luas oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Emak-emak yang datang dalam pertemuan tersebut sangat antusias mendengarkan pemaparan beberapa poin penting yang disampaikan oleh Umi Eka dan sesekali disambut dengan Teriakan Hidup Umi Eka, Umi Eka Menang. (BNN_01)

Kader PAN Umi Eka Sowan Ke Tuan Guru Keramat H. Muhammad Yang Jarang Salah Bicara

Bimantika.net,_Salah Seorang Kader Partai Amanat Nasional yang juga sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Bima, Hj. Eka Indra Kumala Djuwita pada hari Senin (17/8/2020) mendatangi Tuan Guru H. Muhammad yang juga Orang Tua Kandung Mantan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, DR. H. Hamdan Zoelfa.

Kehadiran Umi Eka Sapaan Bakal Calon Wakil Bupati Bima ini semata-mata menyadari betapa pentingnya restu dan arahan seorang ulama dalam menjalankan amanah rakyat dan sebagai sebagai sebuah bentuk tindakan nyata bahwa sesungguhnya Ulama memiliki peran strategis dalam kerjasama membangun sebuah daerah yang berkemajuan.

Dalam silaturrahim penuh kekeluargaan tersebut, Tuan Guru H. Muhammad memberikan banyak pandangan terkait dengan masa masa dirinya mengabdikan diri untuk bangsa dan negara ini sekaligus memberikan beberapa point penting yang semestinya dilakukan oleh para pemimpin di Kabupaten Bima ini sehingga terwujud pemerintahan kabupaten bima yang Toyibatun Warabbun ghafur.

Dalam percakapan kekeluargaan itupun, H. Muhammad mengungkapkan ada tanda tanda kemenangan untuk Umi Eka yang berpasangan dengan bakal Calon Bupati Bima Drs. H. Arifin, MM dalam Pilkada Kabupaten Bima 9 Desember 2020.

Sementara Hj. Eka Indra Kumala Djuwita pada kesempatan itu mengucapkan rasa terimakasih yang sangat mendalam pada Tuan Guru H. Muhammad yang sudah bersedia bersilaturrahim dengan dirinya walau kondisi tuan guru memakai kursi roda.

Tuan Guru H. Muhammad dikenal luas oleh masyarakat Kabupaten Bima sebagai salah seorang Tuan Guru di Bima yang memiliki tingkat ilmu Agama yang sangat tinggi dan dikenal dengan keramatnya. Bahkan setiap warga yang kehilangan harta bendanya kebiasaan warga mendatangi Tuan Guru H. Muhammad hanya untuk meminta tolong pada tuan guru untuk menemukan harta benda nya yang hilang. Kalau dalam bahasa Bima nya adalah “Moke”.

Anehnya, banyak pengalaman warga yang hilang harta bendanya setelah di “Moke” oleh Tuan Guru H. Muhammad tersebut barang yang hilang kembali ke yang memilikinya dengan berbagi cara dan posisi.(BNN_01)

Mundur Dalam Pencalonan, Nimran Abdurahman Ucapkan Terima Kasih Pada Tim dan Seluruh Masyarakat

Bimantika.net,_Minggu, 16/8/20. Satu dari sekian nama Bakal Calon Bupati Bima yang hangat menjadi perbincangan selama proses Pilkada Bima tahun 2020 ini menyatakan mundur dalam pencalonannya. Adalah Nimran Abdurahman yang dikenal dengan tagar #doundai.

Bacabup yang pernah mendaftarkan dirinya dibeberapa parpol seperti, Gerindra, PAN, PPP, PDIP, PBB dan Hanura ini membuat keputusan politik yang mengagetkan mengingat drama perebutan parpol pengusung tengah berlangsung sengit dan bahkan telah menyeret pertarungan antar kekuatan jaringan, namun dia justru membuat keputusan mundur.

“Saya menyatakan mundur, setelah jalan dan sosialisasi langsung ditengah masyarakat gagal menarik dukungan parpol pengusung”.

Pada kesempatan ini, saya mengucapakan terima kasih yang tinggi kepada segenap keluarga, sahabat dan tim #doundai yang sudah berjuang bersama selama kurang lebih satu tahun terakhir ini.

“Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya juga kami khaturkan kepada segenap masyarakat yang telah memberikan amanah dan kepercayaannya kepada kami dalam memperjuangkan harapan untuk kemajuan daerah dan masyarakat Kab. Bima tercinta selama ini. Kiranya kebaikan semua pihak mendapat balasan berupa curahan rahmat dari Allah SWT. Aamiin. Tutur Nimran.

Lalu seperti apa sikap atau arah politik segenap jaringan tim #doundai kedepannya? Kepada media ini, dalam releasenya Nimran Abdurahman menyatakan akan tetap mengawal proses Pilkada serta menentukan sikap setelah memperhatikan dinamika yang berkembang.

“Pada waktunya, akan kami putuskan secara bersama-sama dengan seluruh jaringan tim”. Variabel kesamaan visi dan program adalah alasan utama kita dalam menentukan Paslon mana yang nanti akan kita perkuat. Lanjutnya memberikan sinyal dan mengakhiri.[]

Umi Eka di Mata Keluarga dan Pendukung

Ket. Foto Umi Eka Bakal Calon wakil Bupati Bima dengan Pamannya Muhdar yang juga adik kandung ketua Mahkamah Konstitusi RI DR. Anwar Usman

Bimantika.net,_Bakal Calon Wakil Bupati Bima, Hj. Eka Indra Kumala Djuwita memiliki jiwa sosial tinggi dan kharismarik. Pribadinya yang begitu santun dan ramah menyimpan segudang ide brilian membangun Kabupaten Bima dimasa yang akan datang. Dirinya berkeyakinan bahwa pemberdayaan masyarakt adalah sebuah keharusan menuju perubahan sesungguhnya. “Kalau rakyat tidak diberdayakan maka jangan harap suatu daerah akan terjadi perubahan, maka cita-cita luhur perubahan adalah berawal dari niat kita untuk memberdayakan rakyat secara utuh dan menyeluruh” ungkapnya ditengah ratusan warga yang menjemputnya di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima minggu (16/8/2020).

Sambutan para ibu-ibu kepada Umi Eka sungguh sangat luar. “Terimkasih pada semua yang sudah hadir atas keluangan waktunya semoga ikhtiar bersama ini di ijabah oleh Allah SWT” ungkapnya di sambut teriakan gemuruh oleh ratusan warga, Hidup Umi Eka,, Umi Eka menang !!

Hadirnya keluarga ditengah ratusan massa membuat suasana lebih familiar menyatunya keluarga besar Umi Eka dengan ratusan para pendukungnya. salah seorang keluarga H. Syirajuddin atau biasa disapa dengan Ruma Rae saat di minta pendapatnya siap mendukung dan memenangkan Umi Eka selaku ponaannya. “Insya Allah kami sebagai keluarga besar Umi Eka siap memenangkan Umi Eka” tegas Ruma Rae.

Hal senada disampaikan oleh keluarga lainnya, Muhdar atau yang bisa disapa Tua Deo menyebutkan siap memberi dukungan dan memenangkan Umi Eka di Pilkada Kabupaten Bima. “Kami siap menangkan Umi Eka” ujar Tua Deo yang juga adik kandung Ketua Mahkamah Konstitusi RI, DR. Anwar Usman. (BNN_01)

Ratusan Warga Sambut Umi Eka, Bakal Calon Wakil Bupati Bima

Bimantika.net,_Bakal Calon Wakil Bupati Bima, Hj. Eka Indra Kumala Djuwita, SH adalah sosok warga Bima yang sukses meniti karier sebagai Aparatut Sipil Negara (ASN) di DKI Jakarta. Kehadirannya di Bima di sambut oleh ratusan warga di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima sebagai bentuk kecintaan warga terhadap dirinya yang Insya Allah akan bertarung di Pilkada Kabupaten Bima 9 Desember 2020.

Umi Eka, sapaannya mendarat di Bandara SMS Bima Minggu (16/8/2020) pukul 10.30 Wita menggunakan pesawat Garuda. Seisi ruangan VIP Bandara SMS dipadati oleh ratusan warga yang mengaku sebagai kelurga besarnya. “Kami sengaja datang untuk menjemput keluarga kami yang siap bertarung di Pilkada Kabupaten Bima” ungkap warga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Masih menurut warga bahwa dirinya meyakini Umi Eka dengan sosoknya yang santun akan banyak mendapat simpatik dari warga Kabupaten Bima, karena salah satu kecintaan rakyat pada pemimpin adalah yang memiliki kesantunan yang tak dibuat-buat. “Umi Eka yang kami kenal dari dulu sangatlah santun terhdap keluarga sehingga kami keluarga besar Umi Eka pastikan rakyat kabupaten Bima akan siap dengan pemimpin yang santun” tuturnya.

Sementra itu Hj. Eka Saat ditanya keseriusannya maju di Pilkada Kabupaten Bima, Umi Eka menyebut bahwa dirinya memiliki niat tulus membangun kampung halamannya di Kabupaten Bima setelah beberapa waktu lalu mengundurkan diri dari ASN Mahkamah Agung. “Saya mundur dari ASN itu pertanda bahwa saya akan siap mengabdikan diri saya di Kabupaten Bima, ini adalah panggilan hati bagaimana memberikan kontribusi riil untuk seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bima” ujarnya.

Lanjut Umi Eka, bahwa dirinya maju mendampingi H. Arifin sebagai bakal calon bupati bima semata-mata berikhtiar bersama bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani, nelayan dan seluruh lapisan masyarakat secara utuh dan menyeluruh yang tentunya melalui berbagai upaya dan ikhtiar nyata dalam bentuk memberikan pelayanan prima kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Kalau rakyat terlayani dengan baik segala kebutuhan hidupnya maka secara tidak langsung tingkat kesejahteraan itu dipastikan meningkat” ujarnya.

Ditengah ratusan massa tersebut salah seorang keluarga H. Syirajuddin atau biasa disapa dengan Ruma Rae saat di minta pendapatnya siap mendukung dan memenangkan Umi Eka selaku ponaannya. “Insya Allah kami sebagai keluarga besar Umi Eka siap memenangkan Umi Eka” tegas Ruma Rae.

Hal senada disampaikan oleh keluarga lainnya, Muhdar atau yang bisa disapa Tua Deo menyebutkan siap memberi dukungan dan memenangkan Umi Eka di Pilkada Kabupaten Bima. “Kami siap menangkan Umi Eka” ujar Tua Deo yang juga adik kandung Ketua Mahkamah Konstitusi RI, DR. Anwar Usman.

Warga lainnya yang hadir saat itu merasa dihargai betul oleh Umi Eka yang sengaja makan bareng di puluhan rumah makan dekat bandara. “Baru Umi Eka yang saya lihat sendiri menyuruh makan pendukungnya di rumah makan seperti ini” ujar ibu-ibu pendukung Umi Eka (BNN_01)

Pagar Warga Desa Rade Menguning, Beri Isyarat Menang Total IDP_Dahlan

Bimantika.net,_ Desa Rade Kecamatan Madapangga yang memiliki jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) lebih kurang 3.000 memberikan simbol secara alamiah bahwa di Desa tersebut memberikan isyarat bahwa Calon Bupati Bima Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP_Dahlan) masih kuat di arus bawah dan tetap kokoh ingin lanjutkan dua Periode. “Isyarat alam jelas memberikan makna bahwa IDP_Dahlan menang total di Desa Rade Kecamatan Madapangga” ujar Ketua Tim Permata_Dinda Kecamatan Madapangga, Ilyasa HMT, S. PdI pada media online Bimantika.net.

Oyank sapaan akrabnya menyebutkan bahwa Umi Dinda dan Pak Dahlan adalah sosok dan figur yang masih mendapat simpati di hati rakyat arus bawah khususnya Desa Rade Kecamatan Madapangga, sehingga sangat sulit bagi rival politik untuk mengalahkannya. “Kesantunan IDP_Dahlan dalam akhlak politiknya menjadi penilaian tersendiri bagi kalangan rakyat arus bawah, dan itu ada pada kepribadian IDP_Dahlan” cetusnya.

Masih menurut Oyank, bahwa selama ini rakyat merasa terbantu selama kepemimpinan IDP Dahlan selama lebih kurang lima tahun, sehingga jasa_jasa beliu berdua tentu di konversikan pada sebuah bentuk dukungan riil rakyat itu sendiri kepada pemimpin yang memperhatikannya selama ini. “Itu adalah konsekuensi riil yang sungguh menguntungkan pasangan petahana saat ini” ungkapnya. (BNN_02)