Bos Juhri, Bos Suharto Dan Bos Fadli Optimis Woha Milik Syafaad

Bimantika.net,_.pesta demokrasi rakyat untuk pemilihan kepala daerah kabupaten bima yang akan di helat pada tanggal 9 Desember 2020 tinggal 38 hari lagi, ara timses dan simpatisan saling memperkuat membangun strategi untuk meraih simpatik masyarakat.

Pada hari minggu (1/11/2020) pasangan calon bupati Bima, Drs. H. Syafruddin H.Nur M. Pd dan Ady Mahyudi (Syafaad) melakukan kampanye dan blusukan terakhir tahap dua Zona tengah di kecamatan woha dengan jumlah DPT nomor tiga dari 18 kecamatan yang ada di kabupaten bima yaitu 35.744 pemilih.

Tiga bos besar wilayah Kecamatan Woha saling bahu membahu dalam menyatukan persepsi masyarakat woha agar bersama sama memilih pasangan yang membawa perubahan buat daerah kabupaten Bima yaitu pasangan Syafaad.

Mereka konsolidasi dengan membagi tiga wilayah, wilayah barat desa pandai, donggo bolo ,Risa dan samili di backup oleh Bos Juhri.

Wilayah bagian tengah desa Nisa, tente ,tengah kalampa di backup oleh Bos Fadli sedangkan wilayah utara desa talabiu ,desa Raba kodo dan dadi bou di back up oleh Bos Suharto atau yang biasa di panggil bos To.

Pantauan langsung koordinator Liputan Media Bimantika.,_net. Ruma Rengge di lapangan tumpah ruah masyarakat turun ke jalan dan seketika kecamatan woha membiru sampai lalulintas jalan tente parado macet total.

Syafaad melakukan blusukan berawal dari wilayah bos Juhri bagian barat kemudian masuk di wilayah bos fadli dan berakhir di wilayah bos suharto atau bos to.

Ketua Tim pemenangan syafaad kecamatan woha Juhri SE memberikan pernyataan di media ini mengatakan bahwa dalam pemilihan kepala daerah kali ini sangat menarik karena masyarakat sudah pada cerdas untuk menentukan pilihan nya apalagi masyarakat kabupaten bima saat ini sangat sangat membutuhkan pemimpin yang amanah yang tidak suka dengan janji janji bohong atau yang biasa di sebut PHP.

“Sehingga jualan akan berakhir di pasangan Syafaad yang calon ini punya daya tarik karismatik yang tinggi di masyarakat dengan kesederhanaan nya” ungkap Juhri.

Masih di katakanya bahwa dirinya bertiga sudah membagi tiga wilayah untuk mempertaruhkan harga diri kami.

“saya pribadi ( bos juhri) akan berusaha segala kemampuan saya untuk memenangkan pertarungan ini di wilayah woha bagian barat apalagi saya punya bekingan kuat yaitu mantan anggota DPRD fraksi gerindra H .Syamsudin purnawirawan TNI kopasus ( Komando Pasukan Khusus ) sedangkan wilayah tengah dan utara ada bos Fadli dan bos To artinya kecamatan woha saya sangat optimis bahwa Syafaad menang” pungkas nya. (BNN_07/ Ruma Rengge)

Membludak, Tumpah Ruah Warga Nggembe Sambut IDP-Dahlan, Kampungya Ketua PK Golkar Yang Di Pecat

Bimantika.net,_Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) yang diusung Partai Golkar, Gerindra, Demokrat, PKB, PPP melakukan kampanye Blusukan di Kecamatan Bolo hari ini minggu (1/11/2020) berjalan lancar , aman dan terkendali.

IDP yang juga petahana sekaligus Ketua DPD ll Golkar Kabupaten Bima memiliki militansi yang sangat luar biasa sehingga penantangnya pun melakukan berbagai manuver politik untuk menggerus militansinya IDP. Namun kondisi lapangan berkata lain.

Rencana besar pasangan calon lain menggerus suara Golkar dengan modus Ketua PK Golkar Kecamatan Bolo Mengundurkan diri sekaligus menjadi Tim Sukses Paslon yang diusung oleh PAN dan Nasdem hanyalah mimpi belaka.

“Justru Rakyat di Desanya eks Ketua PK Golkar membludak menyambut kehadiran IDP-Dahlan” ujar Zulkifli Warga Kecamatan Bolo yang juga sebagai Sekretaris Tim Pemenangan IDP-Dahlan Kecamatan Bolo.

Menurutnya bahwa mimpi besar rival politik Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE – Drs H.Dahlan,M.Noer (IDP-Dahlan) untuk menang di Desa Nggembe Kecamatan Bolo sepertinya sudah terkubur dengan sendirinya melalui fakta lapangan saat Blusukan IDP-Dahlan hari ini.

Masih menurut Zul bahwa Eks Ketua PK Golkar Kecamatan Bolo yang mengalihkan dukungan ke Paslon Syafa’ad “dipermalukan” di Desa nya sendiri. Bahkan diklaim bahwa Desa Nggembe di menangkan oleh rivalnya IDP-Dahlan hanyalah sensasional politik saja yang tidak sesuai dengan kehendak rakyat arus bawah

“Peluang kemenangan Paslon nomor.3 di Nggembe semakin besar. Fakta tersebut dibuktikan dengan penyambutan massa pendukung IDP – Dahlan yang sangat luar biasa” tegasnya.

Pada kesempatan Blusukan di Desa Nggembe kecamatan Bolo, IDP menyampaikan pidato politik singkat dan memberikan semangat pada seluruh tim penangan untuk tetap bekerja secara santun dalam memenangkan pertarungan di Pilkada Desember nanti. (BNN_01)

IDP-Dahlan Kuasai Kecamatan Bolo, Kemenangan Di Depan Mata

Bimantika.net,_Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima Petahana, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) hari ini Minggu (1/11/2020) lakukan kampanye blusukan di beberapa Desa Kecamatan Bolo.

Pilkada Kabupaten Bima 9 Desember 2020 “sudah depan mata”, Paslon IDP-Dahlan nomor urut 3 inipun makin menguasai Kecamatan Bolo dan bahkan Kecamatan Bolo yang memiliki jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar ke dua setelah Kecamatan Sape dengan jumlah DPT 36. 161 dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 17.752 orang dan pemilih perempuan sebanyak 18.49 orang akan dikuasai oleh Paslon IDP-Dahlam, demikian ungkap sekretaris Tim Pemenangan IDP-Dahlan Kecamatan Bolo, Zulkifli.

Pengusaha muda yang sukses di bidang olahan ayam potong inipun menilai bahwa antusias warga Kecamatan Bolo makin mendekati Pilkada makin besar untuk memenangkan IDP-Dahlan.

“Kami akui itu, bahwa antusias warga Kecamatan Bolo sangat luar biasa melebihi saat Pilkada 2015 silam, In Syaa Allah IDP-Dahlan Kuasai Kecamatan Bolo, Kemenangan di depan mata” ujarnya.

Zul mengisahkan bahwa dulu Pilkada 2015 IDP-Dahlan menang di Kecamatan Bolo mengalahkan H. Syafru yang nota Bene putra asli Kecamatan Bolo dengan selisih satu suara saja.

“Dan Kini di Pilkada 2020 In Syaa Allah IDP-Dahlan akan jauh meninggalkan H. Syafru karena antusias warga Kecamatan Bolo makin besar memenangkan Umi Dinda” ungkapnya.

IDP-Dahlan dalam lakukan kampanye Blusukan di Kecamatan Bolo putaran kedua ditandai dengan masuk di Desa Kara, salah satu desa yang ada di lereng pegunungan Kecamatan Bolo dengan jumlah DPT lebih kurang 520 karena Desa ini adalah Desa pemekaran. IDP-Dahlan ada di Desa Kara sekitar pukul 12 : 30 Wita. Di Desa Kara kembali IDP memberikan semangat dan motifasi bagi para tim pemenangannya.

“Tanggal 9 Desember coblos Nomor 3, sesama Perempuan Coblos Yang Berhijab, karena hanya Umi Dinda Paslon Yang berhijab” ungkap IDP yang disambut teriakan Allahu Akbar Lanjutkan dua Periode oleh warga setempat.

Setelah menyapa warga Desa Kara, IDP melanjutkan kampanye Blusukannya di Desa Rasabou. IDP-Dahlan masuk wilayah Desa Rasabou sekitar pukul 13 : 30 Wita.

Para Ibu-ibu di Desa Rasabou tidak lagi kenal istilah panasnya terik matahari, justru mereka gembira dengan hadirnya Paslon Nomor 3 IDP-Dahlan sebagai paslon Idola rakyat arus bawah.

Tidak henti-hentinya para penggemar IDP-Dahlan Desa Rasabou meneriakkan Yel-yel Lanjutkan Umi Dinda Dua Periode.

Warga Rasabou berjejeran dengan rapi saat IDP-Dahlan menyapa, mereka sangat membanggakan Paslon IDP-Dahlan. “Boleh orang lain bilang Umi Dinda kalah di Kecamatan Bolo, tapi kami warga Asli Desa Rasabou katakan Umi Dinda menang di Kecamatan Bolo” ujar Ibu-Ibu dengan lantangnya saat menyapa Umi Dinda.

Ketua Tim Gender Kecamatan Bolo, Asiah menyebutkan bahwa antusias warga Desa Rasabou murni hati nurani mereka memberikan dukungan pada Paslon nomor urut 3.

“Boleh orang lain bilang massa impor segala macam, tapi bukti nyata bahwa Umi Dinda Hadir ribuan warga Desa Rasabou berjejer di jalan menerima kehadiran Umi Dinda” ujar Asiah Ibu asal Desa Kananga Kecamatan Bolo ini.

Setelah puas menyapa ribuan warga Desa Rasabou, IDP-Dahlan melanjutkan Kampanye Blusukannya di Desa Tumpu dan Rada. Warga Desa Tumpu, Mahfud menyebutkan bahwa enam bulan sebelumnya IDP-Dahlan belum greget, namun semakin mendekati hari H kerja keras tim pemenangan berbagai gerbong membuat IDP-Dahlan makin dicintai Warga Desa Tumpu. “Alhamdulillah Umi Dinda dan Aji Dahlan di Desa Tumpu makin mendekati hari pencoblosan makin besar dukungannya oleh arus bawah” ungkap Mahfud.(BNN_01)

Warga Belo Tumpah Ruah Sambut Syafaad

Bimantika.net,_Minggu (31/10/2020) pasangan calon bupati dan wakil bupati bima Drs. H. Syafruddin H.M.Nur, Mpd dan Ady Mahyudi (Syafaad) lakikan blusukan di kecamatan Belo, Desa Diha, desa Ncera, desa soki dan Desa Ngali.

dalam blusukan di kecamatan Belo pasangan Syafaad di dampingi oleh Singa parlemen seperti Edy Muhlis dari fraksi Nasional Demokrat atau Nasdem dan M. Natsir dari fraksi Partai Amanat Nasional atau PAN.

dalam lawatan blusukan nya di kecamatan Belo Pasangan syafaad di sambut dengan meriah oleh masyarakat kecamatan Belo selatan terutama masyarakat desa Ngali bertumpah ruah di jalan menyambut kedatangan pasangan calon Bupati idolanya Syafaad.

para ulama tuan Guru yang ada di desa ngali tanpa ketinggalan menyabut kedatangan syafaad, pantau langsung koordinator Liputan media Bimantika net.Ruma Rengge di lapangan ada sentilan menarik dari masyarakat ngali yang menyatakan bahwa ngali adalah masyarakat yang dari turun temurun mulai dari jaman masuk nya islam dan pada jaman penjajahan serta sampai saat ini pun tetap akan selalu menginginkan suatu perubahan yang apabila bertentangan dengan ajaran Islam serta peradaban Bima. karena desa ngali adalah desa yang ada di 191 desa di kabupaten Bima yang tidak mau di kekang dan di perbudak oleh sistim dinasti itulah ngali yang sesungguh nya, ungkap masyarakat ngali pada saat paslon syafaad masuk di desa ngali.

Di tempat yang sama M Natsir anggota Dewan Perwakilan Rakyat Fraksi PAN Dapil 6, putra Ngali Tulen mengatakan di kecamatan Belo insya Allah pasangan Syafaad akan menang mutlak berkisar enam puluh lima porsen sampai tujuh puluh porsen karena di lihat dari antusias masyarakat sangat luar biasa apalagi pasangan ini di dukung sepenuh nya oleh para tuan guru atau ulama ulama semua pada mendukung dan mendo,akan buat kemenangan syafaad seperti yang di katakan para ulama di ngali syafaad adalah pembawa perubahan.

“Artinya Syafaad akan bermanfaat buat kemakmuran Rakyat Bima” pungkasnya. (BNN_07/Ruma Rengge)

Diguyur Hujan, Pendukung Setia IDP-Dahlan Makin Semangat, Paslon Nomor 3 Menang Keliling Di Madapangga

Bimantika.net,_Pasangan Calon (Paslon) Bupati Bima Petahana, Hj. Indah Dhamayanti Puteri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) nomor 3 kembali melakukan blusukan dan tatap muka di Desa Rade, Dena dan Tonda Kecamatan Madapangga Sabtu (31/10/2020).

Walau hujan deras saat blusukan dan tatap muka berlangsung tetapi semangat pendukung dan simpatisan pasangan IDP-Dahlan ini tidak pernah surut, justru mereka semakin semangat menyambut kehadiran Paslon Idolanya.

Calon Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE (IDP) menyatakan dihadapan ribuan pendukungnya, bahwa hari ini saya menyaksikan langsung keikhlasan masyarakat Desa Rade, Dena dan Tonda untuk memenangkan pasangan IDP-Dahlan di Pilkada Kabupaten Bima.

“Hari ini saya sangat berterima kasih kepada masyarakat 3 Desa, karena saya menyaksikan langsung keikhlasanya semua, walau hujan deras tetapi kita semua tetap datang ramai-ramai ke sini untuk berdialog langsung dengan kami,” ungkap IDP saat orasi politik di hadapan ribuan pendukungnya yang disambut teriakan Lanjutkan dua Periode oleh para pendukung setianya.

Tokoh masyarakat Desa Tonda yang di wawancarai di lokasi menyatakan, bahwa baru kali ini ada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bima yang sangat disenangi oleh masyarakat di sini, karena walau hujan deras masyarakat di sini tetap datang banyak sekali ke tempat ini untuk melihat langsung. Bahkan banyak sekali masyarakat yang rela berdiri di Gang dan jalan raya.

“Intinya, masyarakat Tonda sangat senang dengan adanya calon Bupati dan wakil Bupati Bima datang ke sini melakukan blusukan dan tatap muka dengan warga, karena walau hujan deras masyarakat di Rade, Dena dan Tonda masih datang berbondong bondong hadir untuk ketemu langsung dan berdialog dengan sang idola,” pungkasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Prodi Desa Rade, Oppa Mando pada Bimantika.net menyatakan bahwa diguyur hujan sekalipun warga Desa Rade justru tambah semangat menjemput IDP-Dahlan.

“Cinta warga Desa Rade pada Umi Dinda sangatlah besar sehingga hujan deras sekalipun mereka berbondong-bondong menyambut kedatangan Umi Dinda dan Aji Dahlan” ungkap Oppa Mando.

Sementara itu, tokoh Pemuda sekaligus Aktivis Pro Rakyat Asal Desa Rade Kecamatan Madapangga, Ilyasa H. M. Tahir, S. PdI mengungkapkan bahwa dirinya melihat dan menilai antusias warga Desa Rade, Dena, Tonda umumnya Madapangga sangatlah besar pada IDP-Dahlan.

“Rumusnya, Rakyat Madapangga Bersatu Siap menangkan IDP-Dahlan, terbukti saat blusukan ini, hujan besarpun tak menghalangi niat warga menyambut Umi Dinda Dan Aji Dahlan, justru rakyat makin semangat, ini pertanda rakyat bersatu menangkan IDP-Dahlan” ujar Aby Oyank Sapaan akrabnya.

Aby Oyank pun menilai bahwa Desa Dena justru menjadi lumbung suara IDP-Dahlan di Kecamatan Madapangga.

“Antusias Warga Desa Dena justru jauh lebih tinggi sehingga nampak sekali kemenangan dalam genggaman IDP-Dahlan” ujarnya.

Lebih jauh Aby Oyank berkomentar bahwa antusias warga Kecamatan Madapangga ini ditengah guyuran hujan menandakan IDP-Dahlan Masih dihati Rakyat arus bawah, dan IDP-Dahlan menang keliling di Kecamatan Madapangga secara keseluruhan. (BNN-01)

IDP-Dahlan Kukuhkan Gerbong Pemenangan Se-Soromandi

Bimantika.net,_Sejumlah gerbong Tim Pemenangan Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima, Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M.Noer (IDP-Dahlan) dikukuhkan.

Gerbong Tim pemenangan IDP-Dahlan yang dikukuhkan yakni Prodi, In-Dah Center, Laskar Monica, Pendekar, Laskar Jena Teke, Tim Koalisi, Tim Gender dan Tim Relawan.

Pengukuhan berlangsung pada hari Jum,at (30/10/2020) saat blusukan Paslon Nomor.3 di Desa Punti, Bajo dan Lewi Ntana Kecamatan Soromandi.

Pada kesempatan itu, IDP menyampaikan pesan moral dan pesan poliitk bahwa Soromandi merupakan salah satu Kecamatan dari 13 Kecamatan yang memenangkan IDP-Dahlan pada Pilkada 2015 lalu.

“Meski saat ini ada pihak yang mengklaim menang, namun kiranya kita tetap berjuang secara santun mempengaruhi hati rakyat dengan cara-cara yang lebih santun dan elegan. ungkap IDP

Untuk mewujudkan kembali kemenangan tersebut, IDP memberikan motivasi fan semangat kepada tim pemenangan, bahwa kemenangan itu sangat dibutuhkan kerja keras dan kerjasama semua tim yang ada tanpa kecuali.

“Saya dan Aji Dahlan mengharapkan agar kemenangan pilkada 2015 lalu dipertahankan.Bila perlu tingkatkan hingga IDP-Dahlanmenang dan melanjutkan kepemimpinan Dua periode,” terangnya.

IDP-Dahlan di hadapan tim pemenangan dan lebih-lebih dihadapan Warga Kecamatan Soromandi memohon do,a dan dukungan untuk melanjutkan ikhtiar membangun Kabupaten Bima secara merata.

IDP pun memastikan agar seluruh tim pemenangan yang sudah dikukuhkan aga memastikan masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Pastikan diri masuk dalam DPT, karena itu adalah hak sebagi warga negara” Ungkap IDP (BNN_01).

IDP-Dahlan Optimis Menang Di Kecamatan Donggo

Bimantika.net,_Pilkada Tahun 2015, Pasangan Calon (Paslon) Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, (IDP-Dahlan) sukses meraih kemenangan di 13 Kecamatan dari 18 Kecamatan di Kabupaten Bima,

namun pada Pilkada 2020 ini, Paslon IDP-Dahlan kembali optimis untuk melanjutkan kepemimpinannya dua periode, optimisme itu muncul karena paslon ini telah berkarya selama lima tahun untuk kepentingan masyarakat secara luas, dan rakyat telah merasakannya secara langsung.

“Kami akan mempertahankan kemenangan di 13 kecamatan Pilkada 2015 lalu, dan akan menambah kemenangan di Kecamatan lain, untuk memperkuat kemenangan 9 Desember 2020 nanti,” ungkap IDP di depan masyarakat desa Palama, Kecamatan Donggo, Kamis, (29/10/2020).

IDP yang didampingi Cawabup H. Dahlan dan ketua dan anggota tim koalisi partai, mengungkapkan bahwa desa Palama adalah salah satu desa dari 9 desa yang berada di kecamatan Donggo, pada Pilkada 2015 lalu mengantarkan kemenangan Dinda Dahlan.

“Pada periode sebelumnya, kami diusung oleh 3 Parpol dan Alhamdulillah kami memang, pada Pilkada kali ini diusung oleh lima parpol yaitu Golkar Gerindra, PPP, PKB dan Demokrat dengan jumlah kursi di parlemen sebanyak 25 kursi, dan kami yakin akan menang lebih dari kemenangan Pilkada sebelumnya,” demikian ungkap IDP.

IDP pun menyebutkan bahwa Tentunya itu kembali kepada penilaian masyarakat, yang jelas dirinya dan H. Dahlan kini hadir untuk memohon doa dan dukungan dari keluarga di desa Palama dan insya Allah akan tetap menjadi lumbung suara bagi kemenangan IDP Dahlan seperti yang ada pada 2015 yang lalu.

Masih menurut IDP bahwa dirinya sebagai incumbent yang maju kembali, ada satu yang menjadi kelebihan walaupun sebagai manusia biasa pasti masih banyak kekurangan yang belum sempat dilakukan di periode pertama, yang walaupun masih ada yang harus dibenahi dan dilanjutkan pada periode kedua.

“Itulah yang mendasari dan atas izin Allah, kami maju kembali bersama, itulah yang menguatkan niat kami agar bisa menyelesaikan agar bisa merampungkan hal-hal yang belum bisa kami kerjakan dalam lima tahun pertama,” ujar IDP yang disambut yel-yel Lanjutkan dua periode oleh Warga setempat. (BNN-02/yadin)

Sambutan Penuh Kekeluargaan, Warga Donggo Masih Cinta IDP

Bimantika.net,_Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima nomor 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) hari ini Kamis (29/10/2020) melakukan kampanye blusukan dan tatap muka terbatas di Wilayah Kecamatan Donggo.

Luar Biasa IDP-Dahlan disambut oleh Warga Desa Palama Kecamatan Donggo dengan suguhan Kasidah rebana. Lebih Luar biasanya lagi lantunan lagu dalam lirik kasidah rebana itu adalah bentuk dukungan rasa cinta mendalam yang diungkapkan warga kepada pribadi IDP.

Dalam tatap muka terbatas kali ini, IDP Dahlan benar-benar taati protokol Covid-19 yakni tidak melakukan kerumunan melainkan pertemuan terbatas dengan warga Desa Palama sebanyak 50 orang dalam tenda yang sudah dipersiapkan.

Lirik lagu yang disampaikan oleh penyanyi kasidah rebana sungguh menyentuh hati warga setempat dan memberi makna terdalam bagi kehadiran IDP-Dahkan.

Salah satu bait nya adalah
“Sara’ana Iwa ra Dua Na Caki Wei Dae, Sara’a na ari ra manca na rece caki ma monca” kalau di artikan dalam bahasa Indonesia kira-kira seperti ini artinya “Semua Keluarga dan Paman Coblos Istri Almarhum Dae, Semua adik dan Bibi semua coblos kuning” sebagai simbol partai Golkar dimana IDP adalah Ketua DPD ll Partai Golkar Kabupaten Bima.

Pada kesempatan pertemuan terbatas tersebut IDP kembali mengingatkan warga Desa Palama Kecamatan Donggo senantiasa memilih nomor 3 pada tanggal 9 Desember nanti.

Bahkan IDP memberikan semangat dan motivasi pada tim perempuan nya agar sesama perempuan dukung perempuan. “Buka surat suara lihat yang pake jilbab coblos Nomor 3” demikian ajak IDP disambut yel-yel Lanjutkan dua periode oleh warga setempat.

Ada alasan mendasar warga mencintai IDo yakni melihat hasil kerja nyata dinoeriode pertama seperti : aspal jalan,  bantuan masjid,  tugu perbatasan, pengadaan air bersih sudah di kerjakan oleh IDP 

“Intinya kami warga di sini masih tetap memilih IDP. Insya Allah beberapa pembangunan yang belum tuntas akan di selesaikan pada periode berikutnya. Niat kami sudah bulat untuk IDP-Dahlan,” pungkasnya. 

IDP mengucapkan banyak terimakasih kepada warga Desa Palama dan Desa Rora yang telah mendukung dirinya dengan Pak Aji Dahlan. 

“Kami hadir di sini ingin meminta doa dan dukungan warga. Jangan lupa pada tanggal 9 Desember 2020 nanti coblos nomor 3. Karena nomor 3 lah satu-satunya perempuan yang mengunakan Hijab, Demikian ajak IDP. (BNN_01)

Suhardin Terpilih Jadi Ketua PGRI Kota Bima

Bimantika.net,_Konferensi Kota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bima ke XXII Tahun 2020 yang digelar di Aula SMA Negeri 4 Kota Bima Rabu (28/10/2020) berjalan dengan sukses walau sedikit ada dinamika dari peserta konfrensi yang saling mempertahankan argumentasi, namun secara keseluruhan berjalan lancar tanpa adanya hal yang tak di inginkan.

Konferensi PGRI Kota Bima ke XXII tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima Dr. Ir. H. Syamsuddin, M.S, yang dihadiri oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PGRI RI H. Ali Rahim, M.Pd, Ketua PGRI NTB M. Yusuf, S.Pd serta Ketua Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) NTB Dr. Abdul Kadir, M.Pd.

Dalam sambutannya Dr. Syamsuddin mengharapkan konferensi tersebut menghasilkan pengurus yang konsisten dan berkomitmen terhadap kesejahteraan guru dan memperjuangkan hak-hak guru secara utuh dan menyeluruh.

“Kami berharap Semoga dengan konferensi ini dapat melahirkan pengurus PGRI yang berkomitmen tinggi, profesional dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Bima,” harapnya.

Belum lagi urusan eks Kategori II (K-II) sebanyak 828 orang dengan insentif dari dana APBD II Kota Bima sebesar Rp. 500 ribu per bulan dan hampir menghabiskan Rp. 5 Miliyar per tahunnya untuk insentif tenaga honorer bagi ke 828 orang orang tersebut, dan kondisi APBD Kota Bima saat ini Rp. 800 M per tahunnya, dikurangi belanja aparatur dan lainya,

Dan ini metupakan pekerjaan rumah bagi seorang Ketua PGRI untuk bagaimana memikirkan tingkat kesejahteraan para guru honorer dan peningkatan mutu pendidikan di Kota Bima.

Dari pantauan langsung media ini, pada acara konferensi PGRI Kota Bima itu dengan tema “Mewujudkan PGRI sebagai organisasi profesi dan perannya dalam meningkatkan mutu pendidikan abad ke 21”, pada pemilihan calon Pengurus PGRI Kota Bima masa bakti 2020 – 2024 berjalan tidak sesuai jadwal yang semula diatur oleh panitia pelaksana.

Molornya Konfrensi PGRI tersebut lebih dikarenakan dari faktor peserta dan beberapa sebagai peserta banyak yang mengajukan protes dan keberatan serta panitia pelaksana maupun pimpinan dinilai tidak konsisten dengan tata tertib yang dikeluarkannya maupun tidak sesuai dengan AD ART PGRI yang berlaku.

Sehingga saat pleno I dan pleno ke II banyak protes yang dilayangkan oleh peserta. namun sidang pleno tetap berlanjut dengan kesepakatan dan musyawarah bersama dengan seluruh peserta.

Dalam konfrensi tersebut terlihat dengan jelas dari kubu jenjang SMP maupun dari jenajng SMA/SMK yang mengajukan protes, karena menurut salah satu peserta konferensi jenjang SMP. Bahwa pihaknya (jenjang SMP) merupakan Ranting yang berdiri sendiri, tidak seperti jenjang SD dihitung per kelurahan dan kenapa Ranting SMP ini harus mendapatkan persetujuan dari Pengurus Cabang (PC) setingkat kecamatan dulu untuk mengajukan calon pengurus PGRI Kota Bima masa bakti 2020 – 2024 ini.

“Seharusnya pengurus ranting bisa mengusulkan calonnya sendiri, itu baru dikatakan Demokratis” usul salah satu guru SMP

Dari dokumentasi konferensi kota PGRI Kota BimaTahun 2020 berdasarkan hasil pemeriksaan mandat dan jumlah hak suara cabang dan ranting untuk Kecamatan Asakota 44 suara, Kecamatan Rasanae Barat 56 suara, Kecamatan Mpunda 61 suara, Kecamatan Raba 62 suara dan Kecamatan Rasanae Timur 36 suara sehingga total suara 259 suara.

Dari hasil pemilihan Pengurus PGRI Kota Bima Masa Bakti XXII Tahun 2020 – 2024 pada sidang Pleno IV berdasarkan Sidang Formatur (F1 = calon ketua, F2 = calon wakil ketua dan F3 = calon sekretaris). Terpilih sebagai Ketua PGRI Kota Bima Masa Bakti 2020 – 2024 Suhardin, S.Pd, M.Pd (Kepsek SDN 5 Rabangodu Utara) peraih suara terbanyak dengan jumlah 148 suara, disusul H. Dahyar, M.Pd (Pengawas Pendidikan SD) 84 suara dan Dedi Rosadi, S.Pd, M.Sc (Kepala SMAN 1 Kota Bima) raih 26 suara dari total suara syah 265 suara. Setelah prosesi pemilihan tersebut, acara diakhiri dengan pelantikan Pengurus PGRI Kota Bima Masa Bakti XXII Tahun 2020 – 2024 yang dilantik oleh Ketua PGRI Provinsi NTB M. Yusuf, S.Pd. (BNN_01)

Tim Safaad Banyak Yang Kecewa, Kini Mendukung IDP-Dahlan

Bimantika.net,_Hari ini Senin 26 Oktober 2020, kembali Tim Baret Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima Drs. H. Syafruddin H. M. Nur, M. Pd, MM dan Ady Mahyudi ( Syafaad) Asal Kecamatan Sanggar menyatakan mundur dari Tim Baret nya lalu mendukung Paslon IDP-Dahlan.

Tim Pemenangan Syafaad banyak yang kecewa dengan pada paslon Syafaad terbukti dengan banyaknya tim Syafaad di berbagi desa dan kecamatan yang sengaja datang di kediaman Paslon IDP-Dahlan untuk memberikan dukungan pada IDP-Dahlan.

Sejumlah gerbong, tim dan relawan pemenangan Syafaad mengalihkan dukungan ke pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima nomor urut 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Drs. Dahlan M. Noer M.Pd.

“Saya tim Baret Syafaad tingkat koordinasi Kecamatan sanggar hari ini menyatakan keluar dari tim Syafaad dan siap memenangkan IDP-Dahlan” demikian ungkapnya.

jauh sebelumnya, pengalihan dukungan dari Syafaad ke IDP-Dahlan sudah pernah juga. Pengalihan dukungan tersebut ditunjukkan mereka dengan mendatangi langsung kediaman Calon Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Rabu (21/10/2020) malam. Jumlah mereka hampir ratusan orang.

Salah Satu dari relawan Syafaad yang beralih dukungan ke paslon IDP-Dahlan itu yakni Poros Solidaritas Pemuda (Prosa). Kini mereka menyatakan sikap lahir dan batin mendukung dan memenangkan Dinda-Dahlan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bima dua periode.

Meski mendapat tambahan dukungan massa tidak membuat Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, besar kepala. Bahkan Ia menyampaikan terima kasih karena diberikan dukungan tanpa ada paksaan. “Satu kesyukuran, kami terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan,” katanya.

Perempuan yang akrab disapa Umi Dinda ini memacu semangat agar terus menjaring dukungan sebanyaknya. Memastikan tanggal 9 Desember 2020 mendatang, warga Kabupaten Bima menyatukan persepsi mencoblos nomor 3.

“Terus meraih dukungan. Kekuatan dan solidnya kita bersama menjadi kunci kemenangan,” ujarnya disambut salam 3 jari dan lanjutkan dua periode

Sementara itu, wawancara eksklusif media Visioner dengan ketua Prosa ( Poros solidaritas pemuda ) Muhammad Guntur Akbar yang biasa disapa ( AKA ) yang menyatakan Sikap lahir bathin Siap Mendukung Dan Memenangkan pasangan Calon In-Dah untuk periodesasi 2021-2025.

Menurutnya, ia mengatakan pribadinya menyatakan sikap seperti ini, bukan tanpa alasan dan sangat prinsipil sekali yang dirinya rasakan dan untuk disikapi.(BNN_01)