Bimantika.net. Rencana pemerintah kota bima di bawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) untuk memberikan ijin terhadap operasional alfamart tentunya akan memberikan dampak positif dan negatif bagi pedagang kios dan UMKM yg ada dikota bima.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Kota Bima, Muhamad Ardyansah, ST saat di wawancarai Media Online Bimantika.net.
Menurutnya bahwa ada beberapa dampak negatif dan positifnya hadirnya Alfamart tersebut, namun dampak positifnya jauh lebih menonjol.
“Dampak negatifnya minimal ada dua, Pertama kehadiran hanya dirasakan pedagang kecil seperti jenis toko dan kios rumahan yang berlokasi di radius 200 meter persegi dari titik lokasi alfamart”.
Kedua, industri rumahan akan merasakan kegalauan pemasaran, karena alfamart memproduksi sendiri berbagai jenis yang dijualnya di minimarketnya tersebut.
Masih menurutnya, Otomatis peluang pasar industri rumahan menjadi rusak pasarnya seiring berkurangnya omset penjualan toko-toko dan kios tradisional.
Tapi dlm pernyataannya walikota bima menginginkan ada kolaborasi antara alfamart dan UMKM, dimana produk dari UMKM yg ada di kota bima bisa dipajang dan dijual digerai alfamart.
Sementara sisi positifnya dari sektor peluang tenaga kerja dan harga yang akan menguntungkan warga kota bima selaku konsumen.
Ketika alfamart hadir, maka perhitungannya dalam satu unit minimarket alfamart membutuhkan sekitar 10 hingga 20 orang. Ini tentu merupakan peluang bagi para warga yang selama ini sulit mendapatkan kerja.
Sisi positif kedua adalah soal harga. Alfamart selama ini dikenal sebagai minimarket yang memasang harga murah. Ini sangat menguntungkan bagi warga kota bima selaku konsumen yang akan menikmati harga murah. (BNN_01)
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE saat prosesi pelantikan pejabat eselon ll, lll dan lV lingkup Pemkot Bima
Bimantika.net. Sebagai bentuk penyegaran wajah birokrasi sekaligus penyesuaian perubahan nomenklatur perangkat daerah, Wali kota Bima H. Muhammad Lutfi SE kembali melantik 241 orang pejabat dari berbagai tingkatan. Pelantikan ini berdasarkan surat keputusan Wali Kota Bima Nomor 821.2/I/BKPSDM/2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan pegawai negeri sipil dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Bima.
Kegiatan mutasi yang dilaksanakan di Gedung covention hall Paruga na’e Kota Bima pada Senin 4 Januari 2020 ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH, Anggota Forkompinda Kota Bima dan Kepala perangkat Daerah Kota Bima lingkup pemerintah Kota Bima.
Adapun beberapa pejabat yang dilantik adalah Kepala DLH, Drs H Alwi Yasin jabatan baru staf ahli walikota bidang pemerintahan, hukum dan politik. Sementara itu, staf ahli walikota bidang pemerintahan, hukum dan politik Drs Abdul Gawis, menjabat sebagai asisten pemerintahan dan kesejahteraan sosial.Asisten Administrasi Umum Drs H Sukri MSi dilantik menjadi Kepala Dinas Kominfo Kota Bima.Kepala Dinas Perkim, Didi Fahdiansyah ST MT dipercaya menjabat Kepala Damkar Kota Bima. Sementara itu, staf ahli walikota Bima Drs M Farid dilantik menjadi Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima.
Adapula, Ir H Zulkifli yang dulunya menjabat Kepala Dinas Perhubungan mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pariwisata, pemuda dan olahraga Kota Bima. Kepala Dinas Kominfo Ir Suparwarman dilantik menjadi Kepala Dinas Perumahan dan permukiman Kota Bima. Asisten bidang Pemerintah dan kesra Drs Supratman MAP dipercaya menakhkodai Dinas Dikbud Kota Bima.
Selain itu, Kepala BPBD Kota Bima Ir H Syarafuddin dipercaya menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima. Sementara BPBD Kota Bima dipercayakan kepada Ir Hj St Jaenab.
Dari eselon III naik ke eselon II, Sulistyanto SPt Kabid pada Dinas Pariwisata dipromosikan menjadi Kepala Dinas Pertanian menggantikan Ir Darwis memasuki masa pensiun.Sementara pergeseran pada jabatan Kepala Bidang dilakukan di dinas PUPR Kota Bima, Kabid Bina Marga Agusalim ST MT digantikan Ririn Kurniati SST MT sebelumnya menjabat Kabid Tata Ruang.Sekretaris BPBD, Drs Adisan jabatan baru Sekretaris Dinas Perijinan Terpadu, Amiruddin Iba jabatan lama Kabid Pertamanan didaulat menjabat sebagai Sekretaris Dinas Damkar.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Faruq Irfan SIP digantikan Nazamuddin S Sos yang sebelumnya menjabat Kasubag pada Humas dan Protokol Setda Kota Bima. Kabag Umum Setda Kota Bima, Muzamil, SE dirotasi menjadi Kabid Mutasi dan digantikan oleh H Imran dari Bagian Kesra.
Sekretaris BKPSDM, Rusdan, SE jabatan baru Sekretaris DLH, Sekretaris BKPSDM di isi oleh Drs Tamsil sebelumnya Kabid Mutasi pada dinas setempat.
Pada bagian Humas dan Protokol Setda Kota Bima adalah salah satu bagian yang ada di lingkup Setda Kota Bima yang mengalami perubahan nomenklatur dan berubah menjadi Bagian protokol dan komunikasi pimpinan Setda Kota Bima dan masih dipimpin oleh HAbdul Malik SP MAP sebagai Kabag, Andi Farhan Akbar SH MM sebagai Kasubag protokol, Kasubag komunikasi pimpinan Dian Fitriany SIP dan Kasubag Dokumentasi pimpinan Syafrainsyah SSTP.
Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE dalam sambutannya menyampaikan rotasi dan mutasi yang dilakukan ini merupakan kebutuhan setiap birokrasi. Diajaknya semua pajabat yang dilantik untuk memberikan yang terbaik untuk Kita Bima tercinta.
“Jangan tanyakan apa yang negara berikan, tapi apa sumbangsih kita buat daerah tercinta”, ujar Wali Kota Bima memberikan semangat.
Diingatkannya pula kepada para pejabat yang dilantik agar amanah serta mampu menunjukkan kinerja dan prestasi bagi masyarakat luas.Diakuinya, rotasi dan mutasi kali ini cenderung bergerak di tempat. Rotasi dan mutasi dalam rangka penyesuaian dari perubahan OPD serta peleburan Dinas Statistik serta penambahan OPD baru, yaitu Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan.
“Dengan terbentuknya Dinas baru ini, harapannya penanganan kebakaran yang ada ke depan bisa lebih baik di Kota Bima, terkadang juga memberikan bantuan ke Kabupaten Bima dapat ditingkatkan lagi pencegahan, sehingga tidak meluas,” ujarnya.
Dikatakannya lagi, dengan berbagai prestasi diraih, mengharapkan OPD yang belum memiliki inovasi, untuk menunjukkannya. “Saya yakin dan percaya SDM yang ada mampu memberikan yang terbaik dan inovasi kedepannya bagi pembangunan daerah, sehingga ada kepuasan bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut diaampaikannya bahwa di tahun 2021 pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Tunjangan Kinerja (Tukin). Tunjangan yang diberikan kepada pegawai berdasarkan capaian kinerja dari masing-masing. Diharapkan kinerja yang dulu rendah dapat lebih ditingkatkan.
“Dengan adanya tukin tentunya tak ada lagi anggapan OPD basah dan kering” ungkap HML
Bimantika.net. Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, (IDP) menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bima, agar tidak merayakan tahun baru dengan cara hura-hura.
IDP juga meminta kepada masyarakat Kabupaten Bima mengisi kegiatan malam pergantian tahun baru 2021 dengan kegiatan-kegiatan yang positif seperti menggelar do’a dan dzikir bersama.
Permintaaan Bupati Bjma tersebut tertuang dalam surat himbauan nomor 451.15/070/03.2/2020 yang ditujukan kepada Camat dan Kepala Desa se- Kabupaten Bima. Dalam surat itu ada empat poin yang Ia imbau.
Pertama, Bupati menghimbau Camat dan Kepala Desa untuk berkoordinasi dengan Kepala KUA, Ketua MUI, Lebe Nae, Cepe Lebe dan masyarakat agar melaksanakan dzikir doa dan haflah alquran dan ceramah agama.
“Kegiatan seperti bisa dilakukan di mesjid mushala atau di rumah saat malam pergantian tahun baru,” ujarnya.
Kedua, lanjut dia, tempat hiburan seperti cafe, kedai kopi warung kopi dibuka hanya pukul 18.00 wita dan malam pergantian tahun baru tidak ada aktivitas atau acara yang sifatnya hura-hura.
“Langkah ini untuk mencegah hal-hal yang bisa menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan,” tegas dia.
Ketiga, dilarang keras juga menggelar pesta malam yang dibarengi orgen tunggal, biola katipu atau hiburan jenis lainnya. Selain itu tidak diperkenankan, membunyikan petasan kembang api dan meniup terompet.
“Selain itu dilarang keras meminum keras dan mabuk-mabukan,” tegasnya.
Keempat, karena saat ini kondisi pandemi Covid-19, Bupati menghimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 dengan ketat.
“Warga harus tetap memakai masker, rutin cuci tangan, jaga jarak, tidak berkerumun serta membatasi aktivitas di tempat umum,” pungkasnya (BNN_01)
Bimantika.net,_Upaya dan ikhtiar membenahi wajah Kota Bima terus dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kota Bima di bawah komando Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).
HML adalah tokoh muda penuh ide kreatif dan inovatif dalam membangun Kota Bima sejak dilantik menjadi Walikota Bima tahun 2018 lalu.
HML yang juga Mantan Anggota DPR RI dua Periode memiliki jiwa membangun yang sangat luar biasa sehingga selalu mendapat apresiasi yang sangat mendalam dari warga kota bima, namun tetap saja pihak rivalitas HML memandangnya sebelah mata.
Warga Kota Bima banyak mengapresiasi hadirnya Lampu Hias Jembatan Padolo sebagai icon kota besar nan metropolis.
Salah seorang Warga Kelurahan NaE menyatakan bahwa apa yang diperbuat oleh H. Lutfi saat ini adalah persembahan terbaiknya merubah wajah kota bima yang terkesan kumuh sekarang membenahi diri setidaknya mengimbangi kota besar lainnya di Indonesia.
“Jalan menuju Perubahan Kota Bima sedang di jalani oleh Pemkot Bima di bawah kepemimpinan H. Muhammad Lutfi, kami warga Kelurahan NaE sangat apresisi jalan menuju perubahan tersebut” ungkapnya.
Warga lainnya Muhammad Effendy yang berdomisili di kelurahan Pane Kota Bima menyebutkan bahwa keberadaan Lampu hias jembatan Padolo sangat dibanggakan olehnya sebagai icon sebuah kota.
“Saya sangat setuju untk keindahan kota bang, bukan berarti skala prioritasnya untk kesejateraan masyarakat di kesampingkan bang, intinya Indah Kota nya Sejahtera Warganya” ungkap Efendy.
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE yang dikonfirmasi melalui salurah WhatsApp nya pada hari Rabu (30/12/2020) menyatakan bahwa dirinya akan terus melakukan pembenahan di segala lini kehidupan masyarakat Kota Bima.
“Kita akan terus lakukan pembenahan-pembenahan itu sehingga terwujud Indah Kota nya Sejahtera masyarakatnya” Ungkap HML. (BNN_01)
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE saat menyerahkan SK CPNS Formasi 2019
Bimantika.net,_Di era milenial dan teknologi canggih saat ini Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut harus memiliki kompetensi di segala bidang untuk menunjang kinerja.
ASN harus juga memiliki semangat disiplin yang tinggi, etos kerja profesional serta kreativitas dalam berinovasi dengan tetap berpedoman pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan PP nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS.
Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE (HML) Senin (28/12/2020 saat kegiatan penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil formasi tahun 2019 Kota Bima.
Diingatkannya pula kepada CPNS agar terus meningkatkan dan menunjukkan kualitas diri untuk selalu memiliki komitmen dan moralitas serta tanggung jawab profesi sebagai PNS, memiliki disiplin dan etos kerja yang tinggi, memahami disiplin, peran, tugas, fungsi dan kewenangan instansi, serta memiliki pengetahuan dan wawasan serta mampu bekerja sama dalam tugas-tugas selaku aparatur Pemerintah.
“Seorang PNS harus mampu senantiasa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan selalu siap dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman,” harap Wali Kota.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Covention Hall Paruga Nae Kota Bima dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH, Seluruh Asisten, Seluruh Staf Ahli Walikota, Kepala Bappeda, Inspektorat, Kepala BPKAD, Kadis Dikbud dan Kepala BKPSDM beserta jajarannya.
Kepala BKPSDM Kota Bima Drs. M. Saleh melaporkan dari alokasi 256 formasi penerimaan CPNS tahun 2019 yang lulus seleksi sebanyak 175 formasi. Dengan rincian, guru 45 orang, tenaga Kesehatan 10 orang dan tenaga teknis 120 orang.
Dari 175 orang formasi, yang lulus sebanyak 170 orang dan 5 formasi tidak terisi. Tetapi jumlah penerima SK sebanyak 169 orang karena 1 orang meninggal dunia. Walikota Bima H. Muhammad Lutfi SE dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta CPNS yang telah lulus. Dan CPNS akan ditempatkan pada masing – masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bima yang menjadi tempat awal pendaftar. (Tim)
Bangunan Puskesmas Mpunda Kota Bima diapresiasi dengan baik oleh warga kota bima
Bimantika.net,_ Kebijakan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) membangun Kota Bima setara dengan kota besar lainnya di Nusantara tengah di perlihatkan di publik dan Warga Kota Bima. Tanpa niat tulus tentu apapun yang sedang dilakukan tidak akan pernah mendekati kata Kesempurnaan.
HML yang dilantik sebagai Walikota Bima 2018 silam, kalau dilihat dari masa jabatannya belum melewati setengah periode namun kerja nyatanya kini mulai nampak.
Gedung Puskesmas Mpunda yang berlokasi di Wilayah Kelurahan Sadia adalah bentuk karya monumental HML yang tentunya akan dikenang sepanjang masa oleh warga Kota Bima dan bahkan torehan sejaran karya nyata ini menjadikan nama HML layak untuk dijadikan Bapak Pembangunan.
Memberikan slogan Bapak pembangunan bagi pemimpin yang riil action untuk membangun adalah bukan suatu hal yang tabu, melainkan itu adalah apresiasi warga yang tentunya menjadikan motivasi tersendiri bagi Walikota HML untuk terus berkarya nyata tanpa memikirkan hal yang tak perlu dipikirkannya.
Salah seorang Warga Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda, H. Muhammad menyatakan bahwa saat ini Walikota Bima sudah menunjukkan karya nyata yang begitu dikenang oleh masyarakat.
“Sangat luar biasa sekali karya nyata yang diperlihatkan oleh Pak Aji Lutfi Walikota Bima, belum setengah periode sudab nampak cara kerjanya untuk masyarakat kota Bima” ujarnya.
Dirinya sangat apresiasi dengan kinerja yang dilakukan oleh Walikota Bima H. Muhammad Lutfi yang begitu konsentrasi membangun dunia kesehatan.
“Kami Warga Mande sangat apresiasi setelah melihat bangunan Puskesmas Mpunda yang begitu kelihatan sangat mewah” ungkapnya.
Warga lainnya menyebutkan bahwa apa yang dilakukan oleh HML adalah bentuk komitmennya dalam visi misinya menuju perubahan kota bima perlahan mulai nampak di realisasikannya.
“Ini adalah bentuk perubahan sebagaimana yang H. Lutfi gaungkan selama ini sehingga secara fisik sangat nampak perubahan itu dan kami sebagai warga mulai merasakan adanya perubahan nyata” ungkapnya. (BNN_01)
Bimantika.net,_ Ada banyak cara Pemerintah mempercantik dan memperindah Sebuah penampilan wilayah, tergantung dari cara dan pola dari seorang pemimpin dalam suatu wilayah tersebut.
Kota Bima Propinsi NTB di bawah Kendali Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML) melakukan pola memasang lampu hias di beberapa titik jembatan, ini tentunya akan memperindah dan mempercantik Kota Bima.
Melakui Saluran WhatsAppnya, Kamis (24/12/2020) Walikota Bima HML menyebutkan bahwa sesungguhnya memasang lampu hias di beberapa titik jembatan adalah salah satu dari sekian banyak icon untuk mempercantik kota bima dari sudut estetika dan seni.
“Itu salah satu upaya dari sekian banyak memperindah Kota Bima sehingga warga bisa kita nikmatinya” ungkap HML.
Dikota-kota besar di Indonesia tidak ketinggalan memasang lampu hias jembatan sebagai salah satu bentuk memperindah kota dan tentunya memiliki fungsi penerangan yang jauh lebih penting.
Ada banyak manfaat Lampu Hias Jembatan Jembatan karena itu adalah merupakan sarana prasarana sosial yang harusnya dilengkapi dengan sistim penerangan, lebih-lebih lagi akan memberikan nilai estetika dalam kota.
Lampu hias beberapa titik di jembatan kota bima ini menelan anggaran sekitar 1,4 Milyar dan tentunya akan memberikan beberapa manfaat yang bisa di rasakan oleh siapapun yang melihatnya.
Lampu Hias Jembatan Penaraga Kota Bima Kini Rakyat menikmatinya
Ruang dan arus jalan akan Menjadi Lebih Terang Tidak lain dan tidak bukan, penggunaan lampu memang dimaksudkan untuk membuat suatu area menjadi lebih terang. Terutama di kota besar dengan arus lalu lintas yang tinggi, sehingga upaya Walikota Bima ini adalah salah satu upaya menyetarakan Kota Bima dengan Kota besar lainnya di tanah air seperti Surabaya, Jogja, Makassar maupun Jakarta. Dengan menggunakan lampu penerangan jalan dalam bentuk lampu hias pun memiliki dampak positif lainnya seperti meminimalisir kecelakaan lalu lintas.
Secara estetika, Lampu Hias Jembatan akan membuat Area sekitar menjadi Lebih Menarik Dengan menggunakan lampu hias dengan bentuk yang bervariasi.
Dan yang terpenting lagi membuat area di sekitar jembatan menjadi lebih menarik. Hal tersebut telah dilakukan di kota Surabaya, Yogyakarta, Ubud dan Medan, dan ini adalah bentuk dan ciri kota metropolitan sedang di peragakan di Kota Bima dan sebagian besar masyarakat kota bima merespon hal tersebut dengan positif. (BNN_01)
Bimantika.net,_Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang dikonfirmasi Media Bimantika.net pada hari Rabu (23/12/2020) menyebutkan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima yang dulunya Puskemas Ranggo adalah menjadi perhatian dirinya di tahun 2021.
Menurutnya bahwa RSUD Kota Bima diakuinya secara fisik bangunan perlu dilakukan rehabilitasi total sehingga nantinya di tahun 2021 secara fisik gedung tersebut di alokasikan anggarannya.
“Ini semua adalah bentuk perhatian pemerintah untuk layanan kesehatan” ungkap HML
Masih menurutnya bahwa sesungguhnya pelayanan yang prima pada sektor kesehatan haruslah ditandai dengan fasilitas fisik kesehatan yang memadai sehingga pelaku kesehatan mulai dari rakyat pengunjung hingga para medis merasa nyaman dalam memberikan pelayanan yang prima tersebut.
Hasil investigasi media bimantika.net bahwa keberadaan fisik bangunan RSUD Kota Bima sangat tidak layak. Terutama kondisi bangunan lantai dua bangunan tersebut mengalami kebocoran kalau musim hujan.
“ada sisi kelemahan bangunan itu, lantai dua nya pada bocor, sedikit saja hujan tergenang air di dalam lorong-lorong tempat jalan Pasien. Semoga 2021 bisa di genjot oleh Pemkot Bima untuk melengkapi kesuksesan dan terobosan pemkot dalam hal Kesehatan Masyarakat Kota Bima” ujar Salah seorang warga di wilayah RSUD Kota Bima Ranggo Kelurahan NaE Kota Bima
Investigasi lainnya adalah RSUD kota bima belum Ada Ruang ICU, Nicu, bangsal bedah sehingga perlu ada perombakan total dalam bangunan RSUD Kota Bima tersebut.
Dari sekian banyak ruangan yang di investigasi oleh media Bimantika.net Hanya Bangunan Ruang Isolasi yang sangat bagus di Rumah Sakit tersebut, Itu saja bangunan yg diandalkan. Bangunan induknya hampir bocor semua lantai dua nya saat musim hujan tiba.
Atas investigasi mendalam Bimantika inipun, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dengan senang hati menerima masukan dari pihak manapun untuk menata Kota Bima yang jauh lebih indah lagi.
“RSUD Kota Bima Itu bangunan lama bekas puskesmas makanya saya berusaha mau bangun rumah sakit yg baru lihat saja puskesmas mpunda dan peruga kaya hotel kita buat” ujar HML menutup Wawancara WhatsApp nya dengan Bimantika.net (BNN_01)
Bimantika.net,_ Perjalanan 2 Tahun Pemerintahan Kota Bima di bawah kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE dan Fery Sofyan, SH (Lutfi– Fery) telah menorehkan beberapa prestasi yg patut diapresiasi.hal ini dapat dilihat dari berbagai capaian yang sudah dilakukan.
Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Kota Bima,Muhamad Ardyansah, ST menyampaikan beberapa hal yang perlu diapresiasi melalui press releasenya Minggu (20/12/2020).
Adapun beberapa hal yg sudah dilakukan adalah :
Penataan dibidang kesehatan, sesuai dengan visi misi yg disampaikan saat PILKADA bahwa LUTFI-FERI akan menggratiskan BPJS kepada masyarakat tidak mampu, dan sekarang BPJS gratis itu sudah bisa dinikmati oleh hampir 90% masyarakat Kota Bima, sehingga PEMKOT Bima mendapatkan penghargaan dari BPJS.
Sedangkan Ambulan untuk setiap kelurahan akan dilakukan secara bertahap selama periode kepemimpinan beliau.
PeningkatanTaraf Ekonomi masyarakat, yaitu dengan memberikan bantuan stimulus kepada kelompok usaha masyarakat (UMKM) dan pemuda kreatif, sehingga mereka bisa membangun dan meningkatkan usaha mereka dengan bantuan modal yang ada, dan dibimbing untuk berkembang dengan edukasi dari dinas teknis terkait sehingga kalau sudah berkembang baik bisa melakukan kerjasama dengan pihak perbankkan untuk permodalannya. Alokasi dana untuk pembentukan BUMD juga sudah dilakukan sebagai bentuk inovasi untuk membangun usaha daerah sehingga memberi nilai tambah bagi peningkatan PAD Kota Bima.
Penataan Birokrasi dengan menjadikan birokrasi pemkot bima sebagai birokrasi yang melayani, hal ini diwujudkannya dengan membangun COMAND CENTER yang akan menjadi pusat komando dan pelaporan permasalahan masyarakat dan birokrasi sehingga bisa segara dicarikan jalan keluar terbaik dan percepatan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat.
SINERGITAS antara DPRD Kota Bima dan Pemerintah Kota bima dalam menjalankan roda pemeritahan daerah, memberikan dampak positif dalam proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Semoga hubungan baik dan sinergi ini bisa tetap dipertahankan agar tidak terjadi dinamika yang akan menganggu proses pembangunan yang sedang berjalan.
Disamping beberapa prestasi yang sudah kita saksikan dan bisa dinilai oleh massyarakat, ada juga beberapa kritik dan saran yang harus terus ditingkatkan oleh pemerintahan LUTFI-FERI, terutama :
Merubah pola pikir birokrasi dari yang minta dilayani menjadi birokrasi yang melayani. Karena itulah tujuan utama dari OTONOMI DAERAH sesuai amanat Undang Undang.
Walikota sebagai pejabat Pembina birokrasi daerah, agar dalam melakukan rotasi dan mutasi agar menempatkan pejabat sesuai dengan keahlian dan latar belakang keilmuannya, tentunya tetap berpatokan pada aturan main yang berlaku.
Penataan birokrasi itu penting karena akan berimbas pada pencapaian dan pelaksanaan visi misi di lapangan, terutama dinas teknis yang benar benar berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat yaitu bidang kesehatan, pertanian dan peternakan, industri dan perdagangan serta pendidikan, kebudayaan dan pariwisata.
Walikota dan wakil walikota sebagai pemimpin tertinggi pemerintahan di daerah agar sering turun langsung ketengah masyarakat dalam bentuk blusukan untuk mengetetahui dan melihat langsung progres pembangunan dan pelaksanaan program pemerintah jangan hanya menunngu laporan dari birokrasi dibawahnya, agar terhindar dari laporan ASAL BAPAK SENANG alias ABS.
Tulisan singkat ini adalah bentuk apresiasi dan kritikan sebagai wujud tanggung jawab moral PC ISNU Kota bima kepada masyarakat dan bangsa dalam ikut serta dalam pembangunan daerah untuk Kemaslahatan Bersama untuk Kota Bima Bangkit dan Setara. (BNN_01)
Bimantika.net,_Sebagai salah satu Kota di ujung timu pulau Sumbawa, Kota Bima tidak hanya dikenal sebagai Kota transit dan jasa. Meski baru terbentuk 18 tahun, Kota Bima memiliki tumbuh menjadi salah satu Kota Besar yang geliat pembangunannya terus mengalami kemajuan.
Hal ini terbukti dari banyaknya inovasi positif yang dikembangkan di masa kepemimpinan Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE, (HML) Kota Bima meraih penghargaan sebagai salah satu Kota sangat innovatif di Indonesia tidak kalah dari kota-kota Besar lainnya.
kategori pemerintah daerah yang sanggat inovatif ini se-Indonesia yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri dalam ajang Innovative Goverment Award (IGA) 2020.
Penghargaan ini semakin menegaskan Kota Bima sebagai kota inovatif dan menyandang gelar sebagai kota sangat inovatif di Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri Jendral Polisi (Purn) Tito Karnavian kepada Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE pada acara anugerah Innovative Government Award (IGA) 2020 di Hotel Sultan Jakarta Pusat, pada Jum’at 18 Desember 2020.
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) saat menerima penghargaan dari Mendagri di Hotel Sultan Jakarta
Penghargaan ini menjadikan Kota Bima sebagai satu-satunya daerah di Pulau Sumbawa mendapatkan tropi dan piala dalam acara penghargaan IGA.
“Kami bersyukur di kompetisi IGA Award 2020 ini Kota Bima mendapatkan predikat kota sangat Inovatif dengan urutan 15 dari seluruh kota se-indonesia. Ini menjadi bukti bahwa pelayanan Pemkot Bima semakin cepat, transparan, efisien dan inovatif. Semoga Inovasi tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucap Wali Kota usai menerima penghargaan.
Ke depannya diharapkan secara keberlanjutan dapat menghadirkan beragam inovasi yang mampu mempermudah pelayanan bagi masyarakat Kota Bim. “Untuk itu, kami mendorong OPD agar dapat terus berinovasi, serta berharap Inovasi harus terus lahir di Kota Bima,” harapnya.
IGA merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada pemerintah daerah sebagai apresiasi atas inovasi yang telah berhasil dilakukan. Tujuannya, agar dapat mendorong kompetisi positif antar pemerintah provinsi dan juga pemerintah kabupaten/kota dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sampai saat ini, Pemkot Bima mempunyai berbagai inovasi diantaranya 8 program inovatif yang dinilai baik oleh Kemendagri tersebut, yakni: RUMAH ASPIRASI PEREMPUAN Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, POSYANTEK Bidang Litbang Bappeda Litbang Kota Bima, BENGKEL ALKES, SIUPIN CAPEK UBER RUSA (Aksi Ketuk Pintu Pelacakan Suspect Tubercolosis di Masyarakat), dan SI ADUL (aksi anti tramadol) pada Dinas Kesehatan, WARDA WARTA, KIA dan KTP Masuk Sekolah Dari Dukcapil Kota Bima Serta Penerapan GIS berbasis Masyarakat dalam deteksi Dini Kebocoran Jaringan Distribusi Air Minum Kota Bima dari Dinas PUPR.
Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Penyusunan Hasil Pengukuran Indeks Inovasi Daerah pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri Tahun Anggaran 2020, Kota Bima berada pada untuk kategori Kota ber predikat SANGAT INOVATIF, dari 98 se-Indonesia.
Dua tahun sebelumnya 2018 Kota Bima masih berpredikat KURANG INOVATIF berada pada urutan 400 an dan di tahun 2019 Kota Bima terus berinovasi dan mengalami kemajuan dengan meraih predikat INOVATIF dengan Urutan ke-113. (BNN_01)