Bimantika.net kegiatan ekstra kulejkuker yang sangat positif dipersembahkan oleh kalangan Mahasiswa yang terhimpun dalam satu lembaga kemahasiswaan.
Kamis (4/3/2021) Himpunan mahasiswa Komunikasi ( Himakom ) STISIP Mbojo Bima mengadakan kegiatan PELATIHAN JURNALISTIK Yang dihadiri langsung oleh Kominfo , intelkam Polres Bima kota, dan pematerinya langsung dari dosen ahli jurnalistik serta didukung penuh oleh lembaga STISIP Mbojo Bima.
kegiatan inipun dibuka resmi oleh lembaga STISIP Mbojo Bima diwakili oleh wakil ketua 3 bidang kemahasiswaan dan alumni bapak tasrif S. sos M. ikom.
Dalam Sambutannya, Tasrif mengungkapkan apresiasi yang sangat mendalam terhadap panitia penyelenggara serta lembaga-lembaga yang sudah ikut andil dalam menyukseskan kegiatan ini,
“kegiatan Pelatihan Jurnalistik ini sangat bermanfaat bagi generasi yang sedang dalam proses belajar, jurnalistik dapat dipakai disaat membuat karya ilmiah , pembelajaran menulis dan mengekspor berita lewat media “ ungkap Tasrif. (BMM//Julfikar.)
Bimantika.net Aparat Polsek Woja kembali mengamankan pria berinisial BR (26), diduga melakukan tindak pidana pencurian di rumah Nurlaila, warga Dusun Buncu Utara Desa Matua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, Rabu (3/3/2021) sekira pukul 16.00 Wita.
Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah bahwa BR diduga kuat telah mencuri barang milik korban yakni 1 (satu) unit Handphone dan 1 (satu) buah galon, sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/05/III/2021/NTB/Res Dompu/Sek Woja, Tanggal 3 Maret 2021. Kemudian ditangkap di rumahnya di Dusun Buncu Selatan, Desa Matua, Kecamatan Woja.
Dari keterangan korban, sebelum dirinya meninggalkan rumah menuju Desa Mumbu, Senin (22/2/2021) sekitar Pukul 03.00 Wita, ia pastikan pintu rumah, jendela dan lainnya dalam keadaan terkunci.
Namun, saat korban pulang, ia mendapati kondisi rumahnya berantakan. Korban pun kemudian memeriksa barang-barang miliknya. Setelah diperiksa, ternyata yang hilang 1 (satu) unit Handphone merk Nokia 105 dan 1 (satu) buah galon merk Lam-lam. Atas kejadian tersebut, korban lalu melaporkan tindakan pencurian ke SPKT Polsek Woja.
Menindaklanjuti laporan korban, Kapolsek Woja, Ipda Abdul Haris memerintahkan anggotanya untuk menyelidiki kasus tersebut. Setelah mengumpulkan informasi, petugas mendapati kalau barang milik korban digasak oleh terduga pelaku.
Barang bukti berupa Handphone dan Galon air
Mendapat informasi tersebut, Anggota yang dipimpin oleh Kanit Reskrim, Aipda Muhammad Syarifuddin, S.H., mendatangi rumah dan langsung mengintrogasi terduga pelaku. Di hadapan anggota, terduga mengakui perbuatannya. Sementara barang bukti curiannya sudah dia jual.
Sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatannya, terduga kemudian digelandang ke Mapolsek Woja. Terduga dapat dijerat pasal 363 ayat 1 dengan ancaman 7 tahun penjara. (hpd//bmm//)
Bimantika.net Rabu (3/32021) sekitar pukul 02.30 WITA , kegiatan anggota Opsnal Resnarkoba dibawah kendali IPTU RAMLI SH, mengamankan 3 orang yang diduga memiliki barang haram NARKOTIKA jenis sabu.
Kegiatan penangkapan terjadi bertempat di kos-kosan tepatnya di RT 002 / RW. 001 Kel. Melayu, Kec. Asakota , kota Bima .
adapun identitas korban yakni M.I alias gembel ,33 tahun, Nf ( cewek ) 33 tahun dan MF 23 tahun.
dari pengakuan tim kegiatan anggota Opsnal sat Resnarkoba kota Bima, IPTU RAMLI SH membeberkan bahwa barang bukti sudah kami amankan 3 lembar plastik klip bening berisi serbuk kristal jenis sabu dengan berat bruto 2,70 gram.
harapan besar kepada masyarakat kota dan kabupaten Bima agar kiranya kita sama – sama memiliki kesadaran untuk tetap menjaga dan menolak keras bahaya konsumsi narkoba .(bmm//Zulfikar)
Bimantika.net Dokter Cipto adalah Salah seorang Dokter senior di Kota Bima yang Buka Praktek puluhan tahun di Kota Bima.
Tempat Praktek Dokter Cipto yang berlokasi di samping Pandopo Bupati Bima tersebut di kunjungi oleh ratusan pasien setiap harinya.
Salah seorang pasien yang dikonfirmasi Media Cetak dan Online Bimantika asal Kelurahan NaE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima, Ibu St menyebutkan bahwa dirinya setiap ada keluhan selalu datang ke dokter Cipto.
“Saya langganan dokter cipto, anak suami dan keluarga juga kalau ada keluhan kesehatan pasti ke dokter cipto”” ungkapnya.
Dirinya menyebutkan bahwa obat yang di berikan oleh dokter Cipto sangat paten dan biasanya sehari setelah minum obat yang diberikan oleh dokter Cipto penyakitnya sembuh.
“Alhamdulillah kalau hari ini datang ke dokter cipto besok akan ada perubahan yang luar biasa” ungkapnya.
Bahkan pasien lainnya menyebutkan bahwa dengan keramahan dokter Cipto membuat dirinya semangat menghadapi penyakit yang di deritanya.
“Alhamdulillah pak, kalau ketemu doktet Cipto dengan tutur katanya yang sangat lembut dan mudah dipahami sungguh memotivasi saya yang sedang sakit” ujarnya.
Pantauan langsung Bimantika dalam ruang praktek Dokter Cipto, Rabu (3/3/2021) bahwa komunikasi antara pasien dan dokter sangat familiar sehingga pasien pun merasa nyaman. (BMM//01)
Bimantika.net Turut membantu Korban Banjir Hu’u, Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. M.Si., mengirimkan bantuan sosial yang diantarkan langsung oleh Ketua Bhayangkari Dompu, Susi Syarief Hidayat di Desa Daha dan Desa Marada, Kecamatan Hu’u, Dompu, Rabu (3/3/2021) sekira pukul 10.00 Wita.
Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah, Rombongan Bhayangkari Dompu tiba di lokasi disambut oleh Kapolsek Hu’u, Ipda M. Nor Kurniawan, selanjutnya bantuan tersebut diserahkan dan diterima oleh Camat Hu’u, Muhtar, S.Sos.
Bantuan tersebut antara lain, 216 set Ember untuk keperluan MCK, Tikar sebanyak 133 set, 1 dus berisi Pakaian, 1 Dus berisi sarung. Nasi sebanyak 100 bungkus, serta 1 tangki mobil berisi air bersih.
Usai menyerahkan bantuan, Ketua Bhayangkari menyambangi warga sekaligus menyampaikan pesan Kapolri untuk warga terdampak agar tabah dalam menghadapi cobaan banjir yang melanda.
Kapolri juga menitip harapan semoga bencana segera selesai dan bantuan yang diberikan, bisa bermanfaat dan bisa digunakan saudara-saudara kita di Hu’u, Dompu.
Lebih lanjut warga dihimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan cara mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas, memakai masker agar terhindar dari debu dan Covid-19, serta menjaga diri dari wabah penyakit lainnya.
Seperti yang diketahui, banjir ganas yang yang menghantam sebagian wilayah Kecamatan Hu’u, Minggu (28/2) lalu, telah mengakibatkan ratusan pemukiman warga dan fasilitas umum di 4 (empat) desa mengalami kerusakan cukup parah, belum lagi barang-barang ikut terseret. Ditambah lagi areal persawahan dan ternak ikut terdampak sehingga kerugian ditaksir mencapai angka miliran rupiah.
Hingga saat ini, masyarakat telah diminta agar tetap waspada terhadap kejadian bencana yang dapat terjadi secara tiba-tiba, memasuki ujung musim penghujan disertai dengan periode fenomena La Nina yang masih terjadi. Untuk tetap update cuaca terkini dari media terpercaya. (HPD//BMM//01)
Bimantika.net Aparat Polsek Dompu mengamankan 2 (dua) dari 5 (lima) terduga pelaku pembacokan terhadap pria paruh baya bernama M. Yasin (56) warga asal Lingkungan samporo, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, saat terjadi keributan di Pasar Atas Dompu, tepatnya di Depan Toko Sinar Detik, Kelurahan Bada Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Selasa (2/3/2021) sekira pukul 15.00 Wita.
Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah menjelaskan bahwa M. Yasin (Korban) mengalami luka bacok di bagian pundak kanan akibat sabetan senjata tajam milik salah satu dari lima terduga pelaku, kala ia melerai aksi brutal lima terduga yang hendak menganiaya Dewa (35) warga Lingkungan Samporo Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu.
Kelima terduga tersebut masing-masing, BR (27), GA (26), GR (27), LW (27), semuanya sehari-hari diketahui berprofesi sebagai Buruh di Komplek Pasar tersebut kecuali IR (16) yang masih berstatus pelajar. Kelimanya merupakan warga asal Lingkungan Dorongao, Kelurahan Kandai I, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, NTB.
Dari penuturan warga di lokasi, insiden itu bermula ketika GA hendak meminta uang pada seorang pengemis yang biasa mangkal di komplek pasar. Tiba-tiba datang DW menegur dan meminta GA untuk tidak meminta uang ke pengemis tersebut karena merasa kasihan pada pengemis tersebut. Namun GA tersinggung dengan teguran tersebut dan meninggalkan tempat itu.
Tak terhenti disitu, tidak lama kemudian, GA kembali muncul bersama 4 (empat) orang temannya (BR, GR, LS dan IR), masing-masing membawa senjata tajam nyaris menganiaya DW. Melihat hak itu, M. Yasin mencoba melerai aksi brutal 5 (lima) terduga hingga dirinya disabet senjata tajam milik GA tepat di bagian pundak kanannya.
Beberapa warga yang menyaksikan, langsung teriak minta tolong, sebagian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, sebagian lagi mengevakuasi M. Yasin (Korban Bacok) ke RSUD Dompu untuk mendapatkan perawatan medis.
Sesaat kemudian Aparat Polsek Dompu, dipimpin oleh Kapolsek, Ipda I Kadek Suadaya Atmaja, S.Sos, termasuk keluarga korban bersama warga yang terus berdatangan mencari dan mengejar para terduga pelaku.
Hingga salah satu dari mereka ditangkap warga dan langsung dihakimi saat itu juga. Berkali-kali dihalau petugas sampai akhirnya dapat dievakuasi dan dibawa ke RSUD Dompu untuk mendapatkan perawatan.
Kini, dari ke lima terduga, 1 (satu) di antaranya sudah menyerahkan diri, 1 (satu) lagi tengah menjalani perawatan, dan 3 (tiga) lainnya sudah melarikan diri. Sementara, DW sebagai target awal juga sudah melarikan diri dan sedang dalam pengejaran petugas.
Lebih lanjut, buah dari insiden tersebut pihak kepolisian tengah melakukan penggalangan dengan pendekatan secara persuasif terutama terhadap keluarga korban. Karena pihak mereka mengancam akan melakukan pemblokiran jalan jika petugas tidak segera menemukan para pelaku yang saat ini dalam pengejaran.
Sampai dengan naiknya berita ini situasi terkini terpantau aman dan terkendali (hpd//bmm//01)
Bimantika.net Nekad melakukan aksi pencurian terhadap satu ekor kambing, dua pemuda AN (20) asal BTN Dusun Mangga Dua, Desa Ranggo dan FR (17) asal Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, diringkus aparat Polsek Pajo, Selasa (2/3/2021) sekira pukul 16.40 wita.
Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah menyebutkan bahwa saat melancarkan aksinya, AN dan FR sempat dipergoki warga sekitar BTN. Karena ketahuan, keduanya melarikan diri tanpa membawa barang bukti. Hingga beberapa jam kemudian, petugas berhasil menangkap salah satu terduga yakni AN meski nyaris dihakimi massa. Sedangkan FR diamankan pada malamnya sekira pukul 20.00 Wita.
Awalnya AN diajak FR untuk mengambil 1 (satu) ekor kambing jantan yang menurutnya kambing tersebut milik FR. Saat keduanya hendak menangkap kambing, tiba-tiba datang warga memergokinya lalu meneriakinya maling. Keduanya pun kaget dan melepas kambing nahas itu lalu melarikan diri (kabur).
Mendapat laporan warga, personil Polsek Pajo dipimpin Kapolsek, Iptu Abdul Malik, SH., meluncur ke TKP untuk mengejar kedua terduga pelaku. Salah satu terduga yakni AN berhasil diamankan di rumahnya beberapa jam kemudian, sedangkan FR berhasil lolos.
Tidak berhenti di situ, sekira pukul 20.00 Wita, saat anggota lainnya melakukan penyelidikan kemudian diperoleh informasi bahwa FR berada di sekitar rumahnya di Desa Lepadi. Kapolsek kemudian kembali memerintahkan anggota untuk menjemput FR, sembari menggalang warga untuk tidak main hakim sendiri.
Setelah dilakukan negosiasi dengan pihak keluarganya, FR akhirnya dapat menyerahkan diri ke Mapolsek. Keduanya kini ditahan di Mapolsek Pajo untuk diperiksa lebih lanjut, mengingat banyak laporan warga terkait tindak kejahatan yang sama terjadi di sekitar lokasi tersebut. (HPD/BMm/01//)
Bimantika.net Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima Drs. H. Muktar, MH menghadiri kegiatan penting dan urgen yakni penandatanganan fakta integritas Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lapangan Apel Polres Bima Kota, Selasa (2/3/2021)
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bima, Komandan Kodim 1608/Bima, Ketua PN Raba Bima, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Kantor Bea Cukai serta seluruh jajaran Forkopimda.
Dinas Kominfotik Kota Bima di laman Publiknya mengajak seluruh Warga Kota Bima intuk selalu memberikan dukungannya pada pihak pemerintah yang sedang giatnya membangun menuju sebuah perubahan sebagaimana Visi dan Misi Pemerintahan yang dikendalikan oleh Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).
“Ayo Warga Kota Bima, kita dukung pemerintah untuk mencapai tujuan sehingga mendukung perubahan yang lebih baik” Demikian kalimat ajakan Dinas Kominfotik Kota Bima.
Dengan adanya pencanangan fakta integritas ini diharapkan mendapatkan hasil positif untuk menegakan hukum serta meningkatkan fungsi-fungsi pelayanan publik sehingga rakyat Kota Bima terlayani secara utuh dan menyeluruh. (KominfoAdv)
Bimantika.net Upacara pembukaan dimulainya kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Tahun Anggaran 2021 di wilayah Kodim 1608/Bima , digelar di Aula Sidang Utama Kantor Bupati Bima, Selasa (2/3/2021).
Dalam Release Kabag Prokopim Setda Bima M Chandra Kusuma AP menyebutkan bahwa TMMD tahun 2021 ini mengusung tema ‘ TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri’. Pembukaannya ditandai dengan penanda tanganan naskah penyerahan kegiatan TMMD dari Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, kepada Komandan Satgas.
Turut hadir Kapolres Bima, Kapolres Kota Bima, Dandim 1608 Bima Letkol Teuku Mustafa, Ketua Pengadilan Negeri Bima dan Kajari Raba Bima.
Dalam sambutan Pembukaannya, Wabup Dahlan, menyatakan bahwa TMMD yang dilakukan tahun 2021 ini harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Demikian pula anggaranya juga harus lebih tinggi.
‘’Kita Jangan kalah dengan daerah-daerah lain,’’ujar Wakil Bupati.
Dijelaskan Wakil Bupati, Pemerintah dan TNI harus meminimalisir ancaman yang muncul dan mengancam masyarakat.
TMMD adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dan wajib dimanfaatkan dengan baik. Demi kemakmuran dan ketertiban masyarakat, khusus masyarakat yang ada di Kabupaten Bima.
‘’Untuk membangun Bima Ramah Jilid II, harus bersinergi dengan baik antara Pemerintah TNI dan Polres,’’tambahnya .
Wakil Bupati Bima yang baru beberapa hari dilantik ini berharap keberlanjutan TMMD tetap dilakukan untuk kebaikan masyarakat. Terutama yang berkaitan dengan program fisik (pelestarian hutan, melakukan reboisasi). Dan kegiatan Sosial (Seperti penyuluhan dan pemberantasan bahaya narkoba.
TNI harus mengajak Polres untuk mendukung kegiatan TMMD dan mengajak masyarakat agar jiwa gotong royong mereka bisa tumbuh dan mengakar kembali.
Program TMMD di Kabupaten Bima tahun 2021 ini, dilakukan di Desa Nontotera, Waro dan Tolo Uwi, Kecamatan Monta. (Adv)
Bimantika.net Didampingi Ketua Bayangkari Dompu, Kapolres Dompu, AKBP Syarief Hidayat, S.Ik, kembali menyerahkan bantuan untuk korban banjir Hu’u. Bantuan sosial kali ini datang dari Kapolda NTB, Irjen Pol. Muhammad Iqbal, S.Ik. MH., dan Ketua Bhayangkari NTB sekaligus meninjau perkembangan terkini wilayah yang dihantam banjir beberapa waktu lalu itu.
Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah bahwa Setibanya di Kecamatan Hu’u, Rombongan Kapolres disambut hangat oleh Camat Hu’u, Muhtar, S.Sos bersama jajarannya dan langsung menuju lokasi banjir yakni di Desa Daha, Desa Marada dan Desa Rasabou, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, NTB, Selasa (2/3/2021) sekira pukul 10.00 Wita.
Setelah menyerahkan bantuan, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Dompu berkunjung ke salah satu Dapur Umum yang sebelumnya sudah disiapkan untuk warga terdampak.
Adapun bantuan dari Kapolda dan Ketua Bhayangkari NTB tersebut antara lain berupa, Telur 88 Krak, Air Bersih 100 Dus, Beras 500 Kg, Pakaian Bersih 8 Karung, Sayuran dan Ikan sebanyak 20 Kg.
Selain itu, Kapolres juga telah mengerahkan 1 (satu) unit Mobil Tangki Polres Dompu untuk menyalurkan air bersih ke rumah-rumah warga.
Dalam kunjungannya, Kapolres kembali mengingatkan warga agar tidak larut dalam kesedihan, tetap mengutamakan kesehatan agar bisa segera bangkit dan berusaha seperti sedia kala.
Menurut Kapolres, musibah datangnya banjir ini merupakan ujian dan cobaan agar warga dapat mengambil pelajaran serta senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allaah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.
Kapolres juga menghimbau agar warga tetap patuh pada prokes Covid-19 dan juga waspada terhadap sesuatu hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat seperti pencurian, penjarahan dan lain-lain.
Giat penyerahan bantuan dan peninjauan lokasi berakhir sekira pukul 12.00 wita dan berjalan aman serta kondusif tanpa gangguan suatu hal apapun. (HPD/BMM//01)