FMPB Peduli Sesama

Bimantika.net Lagi dan lagi Forum Mahasiswa dan Pemuda Desa Bolo Melaksanakan Aksi kemanusiaan dalam bentuk galang dana Untuk Membantu Meringankan Biaya pengobatan Yusuf dan adiknya yg mengalami penyakit cacar air (kulit) sejak lahir.

Yusuf dan adiknya Bertempat tinggal di desa risa Kec woha kabupaten Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat.

Titik galang dana yakni cabang bolo yang insya Allah mereka akan lakukan dalam waktu empat hari.

Mustakim selaku wakil ketua umum mewakili sekaligus mengkoordinir berjalan nya kegiatan karena ketua umum nya Sedang di luar daerah.

“berawal dari Media sosial FB Kami terketuk hati melihat keadaan yusuf yang benar-benar membutuhkan uluran tangan,dan kami Secepatnya melaksanakan agenda kemanusiaan ini Melihat terpuruknya keadan yusuf” ujar Mustakim Wakil ketua umum FMPB.

Lanjutnya bahwa dirinya dari Forum mahasiswa dan pemuda desa bolo Mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam agenda kemanusiaannya

“Dan kami juga meminta maaf Dimana kami mengganggu kenyamanan berkendara,konsentrasi dan pendengaran bagi saudara saudara yang melintasi pertigaan cabang bolo” ungkapnya. (BMM//Zulfikar)

Wakil Rektor lll UIN Mataram Apresisai Cita-Cita Luhur Walikota Bima Bangun Kampus IAIN Bima

Bimantika.net Hadirnya Mentri Agama Republik Indonesia H. Yaqut Cholil Qoumas di Kota Bima Jum’at besok (12/3/2021) adalah tidak terlepas dari adanya loby-loby Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang memiliki Visi dan Misi Besar membangun sebuah Kampus IAIN di wilayah Kota Bima.

Salah seorang Akademisi Bima, Damar Damhuji, S. Ag.., M. Pd., M.A. menyatakan bahwa hadirnya Mentri Agama Republik Indonesia di Kota Bima Besok Hari Jum’at (12/3/2021) tidak terlepas dari Peranan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam melakukan loby-loby tingkat tinggi.

“Urusan Lobby Pusat beliau jagonya. Dua periode menjadi DPR RI itulah jaminannya. Welcome to Kota Bima Bapak Mentri Agama RI” ujar Damar Damhuji.

Lanjut Damar bahwa dirinya mengapresiasi kinerja Walikota Bima HML yang mampu menyatukan konsep dengan para Professor dan Doktor asli Kabupaten dan Kota Bima untuk merealisasikan niat tulusnya dalam mendirikan Kampus negeri di Bima yakni IAIN.

“Berkumpulnya para Professor dan Doktor se Kabupaten dan Kota Bima adalah tidak terlepas dari tindakan awal pak Walikota HML mencetuskan IAIN Bima” demikian ungkap Damar.

Masih menurut Damar Damhuji bahwa jarang-jarang sekelas mentri turun langsung di wilayah kota dan kabupaten di negeri ini tanpa adanya networking yang baik antara pemerintah Daerah dengan Pak Menteri.

“Itulah pentingnya Eksistensi Walikota yang memiliki networking yang bagus hingga ke tingkat pusat, dan Walikota Bima HML perlihatkan itu, sekelas mentri itu adalah sahabatnya” ungkap Damar Damhuji mengakhiri wawancaranya.

Prof. Dr. Muhammad, M. Pd (pakai sarung) dan Damar Damhuji, S.Ag., M.Pd., M.A. sedang duduk santai

Wakil Rektor lll UIN Mataram, Prof. DR. Muhammad, M. Pd yang di konfirmasi Media Cetak dan Online Bimantika pada hari Kamis (11/3/2021) menyebutkan bahwa dirinya diberi kepercayaan oleh Walikota Bima untuk membantu dalam segala hal untuk terwujudnya IAIN Bima, karena sebelumnya dirinya mempelopori terbentuknya Kampus IAIN sebagai Kampus Negeri di Bima.

Atas apa yang menjadi cita-cita luhur Walikota Bima HML tersebut, sehingga Prof. DR. Muhammad, M. Pd menyambut dengan pola menyiapkan seluruh perangkat administrasi hingga persiapan secara tuntas termasuk didalamnya urusan kurikulum IAIN Bima

“Alhamdulillah semua lancar hingga urusan Prodi, Fakultas, kurikulum maupun sarat adminstrasi lainnya terkait dengan pendirian kampus IAIN Bima” ungkap Prof. Muhammad.

Prof. Muhammad sungguh sangat apresiasi kinerja dan kerjasama yang dibangun oleh Walikota Bima HML dan tentunya ini adalah tidak terlepas dari cara berpikir seorang pemimpin yang memiliki visi dan misi yang sangat jelas dalam orientasi dunia pendidikan.

Kecerdasan Walikota Bima HML dan Berkat Networking yang baik itu pula Menteri Agama RI H. Yaqut Cholil Qoumas hadir di Kota Bima besok hari Jum’at (12/3/2021).

Kehadiran Orang Nomor 1 di Kementerian Agama RI ke Kota Bima selain menindaklanjuti Pembangunan Kampus IAIN di Kota Bima, sekaligus dirangkaikan dengan Penyerahan Asset Kantor Urusan Agama (KUA) di 5 Kecamatan di Kota Bima, dengan harapan agar pengelolaannya lebih baik. (BMM//01)

Gandeng YAPPIKA, SOLUD NTB Gelar Dialog Kebijakan

Bimantika.net Perkumpulan Solidaritas Untuk Demokrasi (SOLUD) NTB bekerjasama dengan YAPPIKA Action Aid menggelar Dialog Kebijakan bersama DPRD dan Komunitas Sekolah di Kabupaten Bima.

Dialog yang dikemas dalam kerangka Program Promoting Civil Society-led Initiatives For Inclusive and Quality Education in Indonesia (Pro-InQluEd) tersebut bertajuk “Serap Aspirasi Pendidikan II Kabupaten Bima” dan dilaksanakan selama dua hari.

Dialog Sesi I untuk kecamatan Bolo dan Woha dihelat Selasa (9/3) di Saung Bambu desa Penapali dan Dialog Sesi II untuk kecamatan Palibelo dan Ambalawi berlangsung Rabu (10/3) di Cafe Falcao.

Sekjen SOLUD NTB Dedy Mawardi di sela dialog hari kedua yang berlangsung di Cafe Falcao Amahami mengungkapkan, “dialog Kebijakan ini merupakan kegiatan serap aspirasi tahap 2 yang terselenggara berkat pendanaan dari The European Union dan bertujuan untuk menyerap aspirasi bidang pendidikan dari berbagai pihak guna mendorong terwujudnya inisiatif publik dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif dan berkualitas”. Terangnya.

Dijelaskan Dedy, “dialog kebijakan ini menghadirkan beragam pemangku kepentingan dunia pendidikan di Kabupaten Bima yang berasal dari unsur legislatif dan komunitas sekolah.

Hadir pada pertemuan ini Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bima Ilham Yusuf, SH (Fraksi PKS), Camat Bolo dan Camat Woha, UPTD Dikbudpora Kecamatan Bolo dan Kecamatan Woha dan para Koordinator Pengawas UPT Kecamatan Bolo dan Woha. Peserta lainnya lima Kepala Desa, lima Kepala Sekolah dan komunitas sekolah dari lima sekolah dampingan Program Pro-InQlued di lingkungan Kecamatan Woha dan Bolo, Tim Pro-InQlued SOLUD serta media. Masing-masing sesi diikuti 38 orang peserta sehingga total keikut sertaan mencapai 76 peserta.

Dialog kebijakan yang berlangsung pada Selasa (9/3) yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 Wita di Saung Bambu desa Penapali Kecamatan Woha berhasil menyerap banyak aspirasi dari komunitas sekolah. Hasil dialog tersebut telah diterima oleh Ketua komisi IV bidang Kesra yang juga menangani pendidikan dan akan di teruskan kepada DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bima”. Jelas Dedy.

“Pertemuan tersebut berhasil membangun dialog dua belah pihak antara pemangku hak dan pemangku kepentingan menuju pendidikan yang berkualitas dan adanya perhatian pengalokasian anggaran di bidang pendidikan setelah dilakukan telaah anggaran dari tahun anggaran 2018 sampai dengan 2020”.

Aspek lain yang muncul pasca dialog yaitu terbangunnya komitmen bersama dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bima untuk perbaikan tata kelola infrastruktur sekolah dan peningkatan tentang pendidikan inklusif bagi penyelenggara pendidikan. Juga terbangunnya mekanisme komunikasi dan koordinasi pengelolaan peningkatan mutu pendidikan terutama infrastruktur, PIP dan pendidikan inklusif di daerah ini”. Tandasnya.
(TKPDKominfo//BMM//01)

Pilkada Selesai, IDP Sebut Bupati dan Wakil Bupati Milik Seluruh Rakyat

Bimantika.net Acara Syukuran yang dirangkaikan dengan Silaturahmi Bupati Bima 2 Periode Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) dan Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bima Periode 2021 – 2026 di Paruga Nae Desa Dena-Madapangga Rabu (10/03) dilaksanakan dengan menerapkan secara ketat protokol kesehatan.

Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, kewajiban memakai masker dan pengaturan jarak kursi bagi undangan.

Turut hadir dalam kegaiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Feryandi S.Ip, FORKOMPIMDA, Wakil Ketua DPRD Hj. Nurhayati MM dan anggota DPRD Dapil Bolo-Madapangga Azhar SE.

Bupati IDP menegaskan bahwa Bupati dan Wabup adalah milik seluruh masyarakat. “Kita memahami bahwa ada gesekan-gesekan di masa lalu sebagai implikasi Pilkada. Namun demikian lanjut Bupati, mulai hari ini kita semua harus mampu memposisikan diri bahwa bupati dan wakil bupati siap mengayomi seluruh lapisan masyarakat”. Ungkapnya.

Menyinggung perolehan suara Pilkada di Madapangga, Bupati yang akrab disapa IDP ini mengungkapkan, “Kemenangan IDP-Dahlan di Madapangga menjadi hasil yang ditunggu-tunggu di wilayah lain dan Madapangga kembali menunjukkan masih menjadi lumbung kemenangan IDP – Dahlan”. Jelasnya disambut tepuk tangan meriah para undangan.

Kepada para relawan dan pejuang saat Pilkada, Bupati menitipkan pesan agar terus memberikan kontribusi nyata bagi daerah. Tugas seluruh tim selanjutnya adalah mengawal proses pembangunan di semua keamatan dan desa sampai dengan akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati”.

“Tugas kita hari ini dan ke depan adalah memastikan aspirasi masyarakat dapat disalurkan dan dilaksanakan dengan baik. Melalui para pejuang, masyarakat akan menyampaikan aspirasi dan harapan terkait apa yang harus dilakukan di masing-masing desa dan dusun, baik dari aspek pembangunan, perbaikan infrastruktur termasuk menempatkan dalam jajaran pemerintahan kader terbaik putra-putri terbaik di kecamatan Madapangga sesuai dengan kapasitasnya”. Imbuh Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati mengharapkan doa alim ulama dan tokoh masyarakat agar roda pemerintahan berjalan dengan baik dan diberikan ketenangan untuk berjalannya roda pembangunan.
Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer yang juga hadir pada kesempatan tersebut memberikan sambutan. Dirinya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh lapisan masyarakat yang mendukung IDP-Dahlan sehingga kembali mendapatkan amanah memimpin Kabupaten Bima lima tahun mendatang.

Kepada ratusan relawan yang hadir, Dahlan berpesan agar senantiasa menjaga harmonisasi dan tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Karena menurutnya, sukses melalui Pilkada menjadi pijakan bagi sukses selanjutnya. (TIM/Kominfo//BMM//01)

Diskusi Publik Multipihak Tata Kelola Potensi Desa

Bimantika.net Pemerintah Desa Kalampa Kecamatan Woha bekerjasama dengan Komunitas Lingkar Pinggir Bima Rabu (10/03) menggelar Diskusi Publik dengan tema “Kewenangan dan Tata Kelola Potensi Desa yang Demokratis” di aula kantor desa Kalampa Kecamatan Woha.

Diskusi yang dipandu Salmin S.Ip tersebut menampilkan tiga orang narasumber yaitu Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc (Kabid Sosbud Bappeda), Asrullah (District Coordinator KOMPAK Bima) dan Local Coordinator Program Sekolah Anggaran (Sekar) Desa SOLKUD NTB-Seknas FITRA M.Qadafi ini menghadirkan perwakilan unsur-unsur yang ada di desa setempat yaitu Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, Kader Desa dan kelompok Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).

Unsur lainnya yang ikut serta pada diskusi yang berlangsung dinamis tersebut yaitu Pengelola lembaga ekonomi lokal, perwakilan warga, kelompok marginal dan rentan, Kelompok Komunitas dan GAPOKTAN. Hadir juga Ketua BPD Samili, Ketua Karang Taruna Samili, Perwakilan Pemuda Samili.
Kepala Desa Kalampa Burhanudin dalam sambutannya mengatakan, atas nama pemerintah desa, dirinya menyampaikan apresiasi kepada para peserta diskusi yang telah berpartisipasi dalam forum.

Kades juga bangga dengan kegiatan diskusi publik yang digagas oleh elemen pemuda Lingkar Pinggir dan generasi muda dalam mendorong partisipasi pembangunan di tingkat desa. “Kegiatan ini penting untuk bisa memahami sumber dana, alokasi dan pemanfaatan dana desa agar tidak ada prasangka dalam pengelolaannya”. Terang Burhanudin.
Kepada para narasumber Kades berharap dapat memberikan informasi dan pemahaman menyeluruh kepada apara pemangku kepentingan terkait tata kelola dana desa di wilayahnya.

Pada pertemuan yang menerapkan protokol kesehatan tersebut, Koodinator Lingkar Pinggir Haeruddin Parewa dalam pengantarnya mengatakan, Lingkar Pinggir Bima sebagai lembaga yang konsen pada isu pembangunan dan demokrasi desa mencoba mendorong simpul-simpul potensi desa untuk melakukan pengelolaan sumber daya lokal secara demokratis, yang pada gilirannya dapat menjadi sumber penghidupan yang mampu menciptakan kesejahteraan bagi desa dan masyarakatnya.

“Diskusi Publik ini merupakan hal baru di desa ini tetapi inilah titik masuk untuk mengelola potensi karena terkait dengan kewenangan. Sehingga dengan empat kewenangan yang ada, desa diharapkan mampu menggali potensi yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan terutama kelompok kelompok marginal”. Terangnya.

Usai pembukaan diskusi, dillanjutkan dengan penyampaian materi oleh tiga orang panelis. Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc memaparkan tema “sinkronisasi PErencanaan Pembangunan Daerah dengan Desa dalam Rangka Pengembangan tata Kelola Potensi Desa.

Sementara, Asrullah (DC KOMPAK Bima menguraikan materi
“Membangun Kolaborasi MAsyarakat Dalam Mengelola Potensi Desa Yang Inklusi dan Demokratis, Serta M. Qadafi yang menyajikan “potret Representasi Formal dan Informal Desa di Bima dan Upaya memperkuat kapasitas warga dalam mengorganisir gagasan guna terlibat aktif dalam tatakelola potensi desa.

Sejumlah pertanyaan krusial dari peserta yang muncul dalam sesi diskusi antara lain terkait Kewenangan Desa dalam Mengelola Aset Desa, Bagaimana membenahi BUMDES yang bermasalah, Beberapa masalah internal BPDdan Paradigma Desa Membangun dan Membangun Desa, dan lainnya.(yan//kominfo//bmm//01)

Huntap Kadole Kini Kian Asri, Warga Hunian Merasa Nyaman

Bimantika.net Hunian Tetap (Huntap) Perumahan Kadole yang dibangun di era Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) kini menampakkan dirinya sebagai hunian tetap (huntap) yang sudah menunjukkan sebuah komunitas yang menyatu dengan alam semesta.

Para Warga Penghuni yang telah meninggalkan hunian lamanya di bantaran sungai kini menjalani kehidupan sehari-hari dengan normal di pemandangan yang begitu asri.

Hembusan udara segar sangat terasa di areal huntap Kadole sehingga memberikan arti kehidupan yang sesungguhnya yakni alam dan manusia berdamai dalam sebuah komunitas yang saling terjaga.

Foto Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Kota Bima, Nunung Andriani, SE dan Ibu Siti Nur salah satu Penghuni Huntap Kadole

Salah seorang Warga Penghuni Huntap, Ibu Nur asal Bina Baru sangat merasa senang dengan kondisi alam yang sungguh sangat luar biasa karena fasilitas yang disiapkan sudah lengkap. Dan tentunya tidak lagi merasa trauma ketika banjir melanda kota Bima

Ibu Nur pun menyampaikan rasa terimakasihnya yang sangat mendalam pada Walikota Bima HML yang benar-benar memiliki terobosan besar dalam memberikan rasa nyaman pada warga.

Ibu Nur pun disatu sisi berterimakasih pada Pak Walikota disisi lainnya mengharapkan Agar Walikota HML dalam waktu dekat selesaikan semua warga bantaran sungai dan segera di pindahkan agar lebih ramai.

“Sekarang sudah mantap, kami merasakan nyaman hanya saja kami meminta pada pak walikota agar semua yang ada di bantaran sungai yang belum dituntaskan segera di pindahkan sehingga kami akan lebih ramai lagi” ungkapnya.

Nampak di halaman rumah mereka tertata rapi dengan bunga-bunga yang indah sehingga menambah asri suasana penghuni Huntap Kadole

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang dikonfirmasi langsung oleh Media Cetak dan Online Bimantika menyambut hangat usulan warga Hunian tetap (Huntap) yang sudah mendiami Huntap tersebut.

“Insya Allah Dalam Waktu yang tidak terlalu lama kita bereskan semua urusan penghuni Huntap Kadole” demikian Ungkap HML. (BMM//01)

Tenaga P3K Terima SK Dari Pemkab Bima

Bimantika.net Ratusan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PK3)P3K lingkup Pemkab Bima, kini bisa berlega hati.

Pasalnya, sebanyak 481 orang dengan formasi 2019 itu, menerima Surat Keputusan (SK) dari Bupati Bima, diserahkan langsung oleh Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri SE, di Aula Rapat Utama Kantor Bupati Bima, Godo, Kecamatan Woha, Rabu, 10 Maret 2021, pagi.

Selain dihadiri ratusan tenaga P3K, momen penyerahan SK juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan HM Noer, Asisten III Setda Bima, Drs H Arifudin HMY, serta Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima Drs. Agussalim, M.Si.

‘’Kualitas menentukan masa depan masyarakat kita,’’ujar Bupati, dalam sambutanya, dihadapan ratusan tenaga P3K, Rabu, 10 Maret, pagi.

Menurut Bupati Umi Dinda, lulus menjadi tenaga P3K, merupakan amanah. Agar kita lebih bersyukur, semakin dilimpahkan rezeki, tidak lupa sama orang tua dan orang-orang yang berjasa.

Semoga akan ada penambahan kedepannya dan yang lain bisa merasakan rezeki yang ada.

Bupati menghimbau, tenaga P3K harus menunjukkan kinerja yang bagus, agar bisa mendapatkan hasil yang diharapkan.
‘’Ini penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Bima, karena bapak dan ibu sudah sabar, memberikan kontribusi untuk Kabupaten Bima. Mari mengabadi dengan semangat demi masa depan Kabupaten Bima yang kita cintai,’’tambah Bupati.

Sementara itu, Kepala BKD dan Diklat, mengatakan, tenaga P3K tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah dicapai.

Ia mengajak untuk selalu meningkatkan semangat dan profesionalisme, selama masih dipercaya dan kontrak SK berlaku.

‘’SK diserahkan secara simbolis kepada masing-masing perwakilan. Dari Tenaga Pendidik, Tenaga Penyuluh, dan Tenaga Kesehatan,’’ujar Kepala BKD dan Diklat, Drs. Agussalim, M.Si.

Tahap Pertama, pertemuan dibatasi hanya 50 orang di Aula Rapat Utama Kantor Bupati. kemudian dilanjutkan di Aula Rapat Kantor BKD dan Diklat.

Total tenaga P3K formasi 2019 sebanyak 481 orang. Tenaga Guru sebanyak 400 orang, Tenaga Kesehatan sebanyak 9 orang dan Tenaga Penyuluh Pertanian sebanyak 72 orang. (ProKom//bmm//01)

Pasca Banjir Hu’u, Aparat Gabungan TNI-Polri Turun Bersihkan Sampah dan Limbah

Bimantika.net Dikhawatirkan dapat mengundang bibit penyakit dan mengganggu kenyamanan lingkungan pasca banjir, aparat gabungan TNI-Polri menggelar kerja bhakti pembersihan sampah dari limbah rumah tangga dan ranting-ranting kayu, di Desa Daha, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Rabu (10/3/2021) sekira pukul 10.00 Wita.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah, Tidak hanya personil gabungan, untuk memperlancar kerja bhakti, juga dibantu dengan dua unit eskavator menyasar tumpukan sampah dari sudut-sudut di rumah warga, lorong-lorong selokan, masjid, bahkan ke gang-gang serta di jalan raya.

Kapolsek Hu’u, Ipda M. Norkurniawan mengatakan, banjir akibat hujan deras yang mengguyur selama beberapa jam, praktis menyapu sebagian besar pemukiman di tiga desa di Kecamatan Hu’u, semalam.

Akibatnya, tidak kurang dari 10 (sepuluh) rumah warga hanyut terseret arus. Belum lagi kerugian materiil lainnya. Termasuk trauma effect (shock) menghantui warga. Mengingat banjir dengan kapasitas yang hampir sama besar, sempat melanda wilayah ini sekira sepekan yang lalu.

Oleh karenanya, pihaknya bersama satuan Ops Sabhara Polres Dompu, Personil Koramil Hu’u dan lainnya bahu membahu membantu warga menata kembali rumah tangga warga setempat.

Di tempat lain, petugas lain dari Pemkab Dompu, BPBD, Relawan Muda serta elemen yang datang dari luar Hu’u bahkan dari luar Dompu, turut membantu dan saling berkoordinasi dalam rangka mempercepat pemulihan kondisi pasca kembalinya banjir ganas ini.

Sampai berita ini dinaikkan, belum ada laporan terkait adanya korban jiwa. Sementara kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.(hpd//bmm//01)

Tim IDP-Dahlan Madapangga Lakukan Syukuran

Bimanntika.netRabu (10/32021)
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) dan wakil bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd menyambangi tim pemenangan DILAN di wilayah Madapangga dalam rangka Do,a syukuran atas kemenangan Hj. INDAH DAMAYANTI PUTRI , SE dan Drs. DAHLAN M. NOER sebagai BUPATI dan wakil bupati periode 2021 – 2026.

Kegiatan inipun dipelopori oleh relawan dan simpatisan IDP-DAHLAN kecqmagan madapangga dengan struktural kepanitiaan , ketua panitia Ir. Soeharto , sekertaris panitia pak Mustafa dan bendahara panitia Sumarni S.pd.

“Kegiatan ini adalah bentuk syukuran atas kemenangan dan pelantikan Hj. INDAH DAMAYANTI PUTRI, SE dan Drs. DAHLAN M.NOER sebagai bupati dan wakil bupati terpilih periode ke 2, semoga dengan syukuran ini , kedekatan emosional antara masyarakat dan Bupati bisa terjalin erat “
ujar bendahara panitia Sumarni S. Pd. (BMM//Zulfikar)

Hu’u Kembali Diterjang Banjir, Polres Dompu Bersama Pemkab Dompu Gerak Cepat Ke Lokasi

Bimantika.net Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Hu’u dan sekitarnya, akibatnya banjir kembali meradang. Mendesak jajaran Kepolisian Resort Dompu bersama Pemerintah Kabupaten Dompu untuk turun ke lokasi, meninjau langsung jeritan hati warga yang tengah dilanda banjir, Selasa (9/3/2021) sekira pukul 20.30 Wita.

Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah menjelaskan melalui Press Releasenya bahwa
Bupati Dompu, Kader Jaelani dan Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan bersama Wakapolres, Kompol I Nyoman Adi Kurniawan, SH beserta rombongan lainnya meluncur dengan segenap kekhawatiran akan terjadi sesuatu yang kembali menimpa warga setempat.

Rupanya benar, banjir kembali menghantam tiga Perkampungan sekaligus yakni, Desa Daha, Marada dan Rasabou. Data sementara yang berhasil dihimpun petugas, banjir kali ini merenggut 1 Unit Rumah Panggung dan 1 Unit Rumah Batu di bantaran Sungai yang sebelumnya sebagian terkikis oleh banjir hanyut terbawa banjir, di Desa Marada.

Awalnya, hujan mengguyur wilayah Kecamatan Hu’u mulai dari Pukul 18.00 Wita. Sekira sejam kemudian, banjir mulai merambat masuk ke Daerah Aliran Sungai (DAS). Beberapa anak Sungai mendapat kiriman arus banjir dari Gunung, diteruskan masuk ke Sungai Induk yaitu Sungai Sori Rewa.

Sementara diketahui, secara topografi sungai Sori Rewa itu sendiri melintasi pusat Desa Daha Kecamatan Hu’u. Arus banjir meningkat seiring hujan yang terus mengguyur. Mengakibatkan DAS tidak sanggup menampung dan mengaliri air ke muara (laut). Sehingga air meluap keluar ke pemukiman dan jalur-jalur transportasi dengan arus yang sangat kencang.

Kondisi di Desa Daha tidak jauh berbeda dengan yang terjadi di Desa Marada dan Rasabou. Hingga berita ini dinaikkan, petugas belum mampu menghimpun data secara keseluruhan. Termasuk kekhawatiran adanya korban jiwa.

Untuk itu, petugas terus membangun koordinasi dengan pihak terkait terutama BPBD Dompu untuk selanjutnya dilakukan tindakan penanganan dini, seperti membantu evakuasi warga yang terdampak.

Sementara itu terpantau giat siaga Wakapolres bersama Bupati dan Wakil Bupati Dompu, Rombongan DPRD, Dandim 1614 Dompu, dan rombongan Forkompida terus bergerak dari titik ke titik, memantau langsung posko-posko pengungsian.

Hal ini dilakukan mengingat sejak awal banjir disinyalir akan muncul lebih besar dari sebelumnya, Polres Dompu dan Pemkab Dompu perlu memastikan warga dapat ditangani sesegera mungkin.

Sesaat setelah meninjau lokasi, Pemkab Dompu langsung menggelar rapat terbatas bersama forkompida didampingi petugas gabungan TNI-Polri guna membahas langkah-langkah strategis mensikapi bencana ini.

Laporan terakhir yang dapat diinformasikan, sejauh ini belum ada korban jiwa. Sementara banjir terkonfirmasi mulai surut sekira pukul 22.00 Wita. Namun, meski demikian, lagi-lagi jajaran Kepolisian bersama TNI dan Pemkab Dompu terus menggalang warga sampai banjir kembali surut. (hpd//bmm/01)