Bimantika.net Beberapa hari lalu, kamis (25/3/2021) sekitar pukul 9:00 wita media cerak dan online Bimantika berusaha untuk mempertanyakan salah satu proyek yang terletak di bandara Sultan muhammad Salahudin Bima ( Bandara SMS )
Pihak kepala bandara tidak mau temui para jurnalis yqng ingin mempertanyakan proyek tersebut.
Proyek Bandahara Sultan Muhammad Salahuddin Bima NTB dinilai oleh beberapa kalangan Tidak ada keterbukaan informasi Sesui UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Karna keterbukaan informasi Publik sangat penting sebagai landasan hukum yang berkaitan dengan aktivitas, hak setiap orang untuk memperoleh Informasi,
Tapi pihak bandara sampe hari ini tdak ada kerbukaan informasi.
Kamipun sangat kecewa dengan ketidak ada nya informasi publik sesuai dengan UU 14 thn 2018.
Dengan Anggaran Dana APBN Hampir Rp. 7000,000,000.000 (Tujuh ratus milyar Rupiah mulai dari thn 2017 sampai thn 2020
Anggaran proyek bandara di tahun 2020 ini sebesar Rp 200 Milyar rupiah, tidak ada keterbukaan informasi terhadap publik
Bahkan diduga proyek di thn 2020 ini Di Duga Tidak Memenuhi Spek, Juklas, Juklis Dan RAB.
Maka dari itu Kepala Bandara dan PPK Harus Bertanggung jwb atas insiden tersebut.
Pembangunan kantor bandara SMS ini banyak yang retak dibagian selatan kantor badara yang baru dibangun thn 2020 tersebut, keretakan pembangunan kantor tsb itu semua dikarnakan tidak melakukan kontrol baik secara internal atau secara external
Lebih ironis nya lagi, pembebasan lahan bandara yang mengambil lahan orang lain, sampe hari ini blm ada kejelasan hukum nya, masyarakat menagih kepada bandara untuk segara membayar lahan masyarakat yang di ambil olah Bandara SMS.
Ini semua hasil pantau dan investigasi Media cetak dan media online Bimantika Biro NTB, Irwan Gunawan
Insah allah dalam waktu dekat ini media bimantika akan malakukan investigasi dibagian landasan kapal yang baru dibangun tahun 2020. (BMM//IwanTalabiu)
Bimantika.net Perhatian dan kepedulian Kepolisian dalam upaya mencegah sekaligus menangani terkait wabah pandemi Covid-19 sangat tinggi. Terbukti dalam banyak kesempatan selalu menyempatkan diri mengingatkan warga agar mematuhi protokol kesehatan.
Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah menyampaikan bahwa mengingat sedemikian urgennya, giat pencegahan hingga penanganan terus digalakkan mulai dari jajaran Polri, Polda bahkan bahkan Bhabinkamtibmas.
Hingga pada kesempatan kali ini, Polsek Dompu bersama Satbinmas, Provost serta Sabhara Polres Dompu, lagi-lagi turun ke jalan untuk membagi-bagikan masker pada para pengguna jalan, Sabtu (27/3/2021) pukul 08.30 Wita.
Kapolsek Dompu, Ipda I Kadek Suadaya A, S.Sos., mengungkapkan, giat kali ini, masih di depan Mapolsek Dompu, tepatnya di jalan Syech Muhammad Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu.
“Saat itu, tidak kurang dari 500 masker terbagi habis,” ungkap Kapolsek, Minggu, (28/3/2021) sekira pukul 10.00 Wita.
Kata Kapolsek, kehadiran kepolisian untuk membantu pemerintah dalam mencegah dan menangani wabah pandemi Covid-19 yang angka kematiannya masih cukup tinggi.
“Pada kesempatan itu, anggota membagi-bagikan masker, sekaligus sosialisasi Program Kampung Sehat Jilid II Polda NTB dan mengajak warga untuk ikut vaksinasi,” jelas Kapolsek.
Menurutnya, vaksinasi itu sangat diperlukan untuk memutus mata rantai penularan dan penyebaran virus apapun.
“Vaksinasi itu kan, untuk menambah kekebalan tubuh. Menambah imunitas. Jadi tidak hanya Covid-19, virus apapun dapat dilumpuhkan dengan vaksin,” papar Kapolsek.
Di akhir keterangannya, Kapolsek menegaskan pihaknya akan terus berupaya, antara lain berkoordinasi dengan pihak terkait, toga, toma toda untuk membantu sosialisasi terkait Covid-19. (hpd//bmm//01)
Bimantika.net Polsek Woja bersama gabungan TNI dan Brimob Polres Dompu, menggelar Operasi Yustisi penegakkan hukum dan himbauan terkait Protokol Kesehatan atas Covid-19 bertempat di Terminal Ginte Kel. Kandai Dua Kec. Woja Kab. Dompu Jln. Lintas Bima-Sumbawa, Sabtu (27/3/2021) sekira pukul 09.00 Wita.
Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah menjelaskan tampak bersama personil Polsek Dompu, datang dari Personil Brimob yg dipimpin oleh Danki Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor, AKP Sudirman, SH dan Personil TNI-AD yg dipimpin oleh Danramil Dompu-Woja Kapten Inf. Yamin.
Sasaran operasi, tidak lain ialah para pengguna jalan, para pedagang dan pengunjung di sekitar lokasi. Saat operasi digelar setidaknya 30 warga terjaring dan langsung ditindak dan diberikan pembinaan di tempat.
Dalam keterangannya Kapolres Woja, Ipda Abdul Haris menyampaikan kekhawatirannya, mengingat ancaman kematian yang disebabkan oleh Covid-19 masih sangat tinggi.
Lanjut Kapolsek, giat operasi ini sesuai himbauan pemerintah yang dituang dalam Inpres No. 6 tahun 2020, Perda No. 7 tahun 2020 serta Perda No. 7 tahun 2020.
Selama giat operasi, ungkap Kapolsek, setidaknya 30 warga yang dijaring antara lain, 16 orang dari Kecamatan Woja, 3 orang warga Kecamatan Dompu, 3 orang warga Kecamatan Pajo, 2 warga pekat, 2 warga kempo, 4 warga dari Kabupaten Bima.
Terhadap pelanggar, ujar Kapolsek, oleh petugas memberikan Sanksi Sosial berupa Push Up, membaca surat-surat pendek Al-Qur’an dan Menghafal Pancasila. Kemudian disisipi dengan himbauan-himbauan yang bersifat humanis.
Pada kesempatan tersebut, Kapolsek menekankan pada pengguna jalan agar mematuhi protokol kesehatan sekaligus mensosialisasikan Program Kampung Sehat Jilid II Polda NTB.
Di samping itu, Kapolsek mengarahkan warga agar mau menjalani vaksinasi untuk menjaga kekebalan tubuh warga itu sendiri.
Di ujung keterangannya, Kapolsek terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Woja dan melakukan penggalangan terhadap Toga, Tomas, Toda dan LSM serta melakukan monitoring terhadap perkembangan situasi. (bmm//01//hpd)
Bimantika.net Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, (IDP) menyerahkan bantuan uang secara pribadi kepada Muhammad, warga Dusun Nggaro Lembo, RT. 04 RW 02, Desa Oi Kaci, Kecamatan Sape, yang rumahnya dilalap jago merah, pada Kamis 25 Maret 2021, beberapa waktu lalu.
Jutaan rupiah bantuan pribadi, untuk suami istri di Desa Oi Maci tersebut, diserahkan langsung Bupati Umi Dinda, pada Sabtu, 27 Maret 2021, siang. Didampingi Wakil Bupati Drs H Dahlan HM Noer, dan beberapa pejabat di lingkup Pemkab Bima.
Sebelum menerima bantuan dari orang nomor satu di Pemkab Bima itu, beberapa jam pasca musibah yang menghanguskan rumah panggung beserta isinya, Muhamad beserta istri, telah menerima bantuan sosial dan bantuan tanggap darurat dari Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Bima.
Kepada korban, Bupati menyampaikan rasa duka yang mendalam. Dan bisa bersabarkan atas musibah yang dialami. Karena, kata Umi Dinda, musibah dan ujian datang tidak ada yang bisa menduganya.
“Kami hadir untuk menyemangati keluarga yang sedang musibah. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban yang dihadapi Muhammad sekeluarga,”ujar Umi Dinda, saat menyerahkan bantuan.
Bupati, yang juga Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini, menghimbau keluarga di Desa Oi Maci, untuk tetap waspada.
Memastikan kompor dan sumber-sumber pemicu adanya kebakaran, tetap dalam kondisi aman. Sebelum meninggalkan rumah, keluar ke ladang atau pun pergi berbelanja.
“Semuanya diperiksa dan pastikan dalam keadaan aman,”lanjut Bupati.
Sebagaimana diberitakan bahwa kebakaran yang terjadi di Dusun Nggaro Lembo RT 04 RW 02, Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, terjadi pada Kamis 25 Maret 2021.
Satu unit rumah panggung milik Muhamad (Suami) dan Sumarni ( Istri) rata dengan tanah.
Akibat kejadian itu, seluruh harta benda hangus terbakar. Api sangat cepat berkobar. Warga yang ikut memadamkan api tidak mampu menyelamatkan barang milik korban.
Kebakaran, terjadi sekitar pukul 8:20 Wita, pagi, diduga karena adanya arus pendek. Saat kejadian, Sumarni, istri Muhamad seorang diri di rumah. Sedangkan Muhamad sedang berada di ladang. Putra dan putri korban telah berangkat ke sekolah. (BMM//01//ProKom)
Bimantika.net Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam, Polsek Kempo gandeng Pemerintah Desa Dorokobo dengan mengundang Al Ustadz Islamuddin, S.Pdi sebagai penceramah bertempat di Kantor Desa Dorokobo Kecamatan Kempo, Dompu, Jum’at (26/3/2021) sekira pukul 20.00 Wita.
Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah menjelaskan, tampak hadir personil Polsek Kempo, Staf Desa Dorokobo, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan komponen masyarakat ikut memeriahkan peringatan hari bersejarah nan syakral yang pernah dijalani oleh Baginda Nabi Muhammad, SAW.
Pada pelaksanaannya, peringatan Isra’ Mi’raj itu mengangkat tema Mari kita tingkatkan kualitas iman dan taqwa kepada Allah SWT, Kita memakmurkan masjidnya, kita ramaikan syi’ar nya, kita jaga kerukunan dan kebersamaannya untuk melakukan perbaikan menuju kebaikan yang terbaik”.
Seperti biasa, acara dibuka dengan pembacaan Qalam Ilahi yang bawakan oleh Ustadz Firdaus. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Kepala Desa Dorokobo, Muhammad Taufik.
Dalam sambutannya, Taufik menyampaikan rasa bangganya selaku pemerintah desa, karena desanya memiliki 2 (dua) Hafizh Qur’an.
Di samping itu, ia pun mengungkapkan bahwa di Desa doro Kobo sudah mulai beberapa pekerjaan sarana dan infrastruktur seperti, pengairan, mengaspal jalan ekonomi di so Ndanti.
Lalu yang tidak kalah menarik, Taufik juga mengaku tengah membangun kerja sama dengan dr. Adhar terkait pengobatan gratis dan pemecahan masalah stunting di desanya.
Selanjutnya, giliran Kapolsek Kempo, Iptu Zuharis untuk menyampaikan sambutan kedua setelah Kepala Desa Kempo.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek mengawali dengan memperkenalkan diri sebagai Kepala Polsek Kempo yang baru. Oleh karena demikian, ia berharap bisa bersinergi memberi dukungan dan kerja sama dalam rangka cipta kondisi masyarakat yang aman, tertib dan sehat.
“Masyarakat Desa Dorokobo memiliki keragaman agama yakni Islam dan Hindu, dengan adanya keragaman beragama tersebut untuk tetap menjaga kerukunan dalam hidup beragama,” sambut Kapolsek.
Kapolsek lantas menghimbau warga apabila ada persoalan menyangkut hukum agar kiranya diselesaikan lewat jalur musyawarah.
“Silakan diselesaikan di Desa lewat aparat Desa yg ada karna di Desa juga ada Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” tandasnya.
Kapolsek juga mengajak warga agar bersama-sama mematuhi protokol kesehatan terkait Covid-19, mengikuti vaksinasi dan mendukung program Kampung Sehat Jilid II dari Polda NTB.
Usai sambutan Kepala Desa dan Kapolsek Kempo, dilanjutkan dengan acara inti yakni ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Islamuddin, S.Pdi,.
Isi ceramahnya meliputi, persoalan umum yang tengah dihadapi ummat saat ini, antara lain mengenai wabah. Menurut Islamudin wabah itu adalah obat untuk manusia.
“Allah tidak menurunkan wabah melainkan karena dosa dosa manusia, obatnya adalah kembali bertaqwa kepada Allah, SWT,” kata Al Ustadz.
Lanjut Al Ustadz, Nabi Muhammad manusia paling mulia rela menderita demi umat maka mari kita tegakan sunah sunahnya. Jangan meninggalkan sholat dalam kondisi apapun karena itu adalah tiang agama.
Al Ustadz lalu mengingatkan, agar mehindari pertengkaran sesama muslim serta menghindari riba karena itu adalah dosa.
“Ditakutkan bila kita meninggal sementara anak anak kita tidak mengenal Allah,” tutur Al Ustadz
Lebih lanjut, Al Ustadz mengajak semua agar menyayangi keluarga, sanak, saudara serta tetangga.
“Pahami istri, ajarkan anak untuk belajar Al-Qur’an atau mengantar anak anaknya ke guru ngaji supaya menjadi anak yang ta,at pada Allah dan orang tuanya,” ajak Al Ustadz.
Al Ustadz menyinggung terkait fenomena banyaknya pelaku peminum miras atau khamar.
“Sehingga akan timbul masalah lain seperti perzinahan, perkelahian inilah yang menjadi tugas polisi menjadi berat,” tungkas Al Ustadz
Di akhir acara, ditutup dengan do’a bersama yang dipimpin oleh Al Ustadz Islamuddin. Kemudian dilanjutkan dengan pembagian masker oleh Personil Polsek Kempo dibantu oleh Staf Desa Dorokobo. (hpd//bmm//01)
Bimantika.net Bhabinkamtibmas bersama Babinsa didampingi Kepala Dusun dan Staf Desa, mengambil alih proses mediasi antar dua warga AK dan FR, di Desa Ta’a, Kecamatan Kempo, Dompu, sabtu (27/3/2021) sekira pukul 09.30 wita.
Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah bahwa Keduanya nyaris tegang lantaran anjing peliharaan FR ditembak oleh AK memakai senapan angin di depan rumah AK. Sehingga anjing nahas tersebut alami luka serius.
Bhabinkamtibmas Desa Ta’a, Bripka Ibrahim mengungkapkan, kehadirannya bersama Babinsa, Sertu Syaiful untuk menengahi memecahkan masalah (problem solving) untuk mengantisipasi reaksi berlebihan dari keduanya.
“Kita hadir untuk menengahi. Alhamdulillah, membuahkan hasil kedua belah pihak saling meminta maaf dan mengakui kelalaian masing-masing,” kata Ibrahim.
Lanjut Ibrahim, ia mengingatkan keduanya, terutama FR, agar anjing peliharaanya diikat. Sebab, anjing yang berkeliaran, jika mengigit warga dikhawatirkan dapat menimbulkan rabies.
“Anjing itu usahakan diikat. Bila perlu divaksinasi, agar tidak membahayakan warga karena rabies,” ujar Ibrahim.
Masih dalam balutan suasana akrab itu, Bripka Ibrahim sisihkan sekapur sirih untuk semua yang menemani proses mediasi.
Pada kesempatan itu, Bripka Ibrahim menghimbau agar senantiasa mengingat aturan protokol kesehatan. Karena itu, merupakan satu rangkaian dengan Program Kampung Sehat Jilid II Polda NTB.
Ia juga mengarahkan agar warga bersedia mengikuti program vaksinasi gratis di puskesmas terdekat. Karena, untuk menjegal penularan Covid-19 tubuh memerlukan imunitas dari vaksin itu sendiri.
Usai mendamaikan keduanya sekaligus sosialisasi terkait kamtibkesmas, Bripka Ibrahim bersama Sertu Yusuf melanjutkan blusukan seperti biasanya. (HPD//bmm//01)
Bimantika.net Tim Penggerak PKK Se Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hari Kamis (25/3/2021) selenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh TP PKK Kota dan Kabupaten Se NTB dan berlangsung sukses di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikn dengan Peringatan Hari Kesatuan Gerakan ( HKG) PKK ke 49 tahun 2021.
Dihadiri Gubernur NTB, Ketua TP PKK NTB dan Seluruh Ketua TP.PKK Kota kabupaten Se Provinsi NTB.
Secara umum, Pada pembahasanny seputar tindakan kejahatan terhadap anak yang cukup meningkat di wilayah NTB.
Pembahasan secara rinci yang muncul dari kota dan kabupaten se NTB pun adalah semakin meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur, pernikaan dini di bawah umur serta problem anak lainnya.
Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Ellya Alwaini saat dikomfirmasi Media cetak dan Online Bimantika melalui saluran WhatsApp nya pada hari Jum’at (26/3/2021) menyampaikan bahwa semua problem anak khususnya di Kota Bima adalah tentu menjadi tanggung jawab bersama untuk mencarikan solusi dan jalan keluarnya.
“Anak sebagai generasi penerus Bangsa. Oleh karena itu akan menjadi perhatian serius oleh PKK Kota Bima untuk melakukan langkah-langkah antisipatif agar anak-anak kita terhindar dari pelecehan seksual maupun masalah lainnya” ungkap Umi Elly Sapaan akrab Istri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML)
Dihadapan Ketua Tim PKK NTB dan sejumlah Peserta Rakorda, Umi Elly menyampaikan materinya bahwa awal terjadinya beberapa kasus terhadap kekerasan anak adalah adanya berbagai kasus penyerta atas sebuah kejahatan disebabkan oleh Narkoba.
Oleh karna itu, Umi Elly sampaikan pula bahwa Untuk hal tersebut semua elemen harus mampu mendorong penegak Hukum untuk memproses dan memberikan hukuman terhadap para pelaku tindakan kejahatan terhadap anak.
Jalan keluar terbaik untuk mengatasi tindakan kejahatan terhadap anak dan problematika anak lainnyab berikhtiar untuk mengambil langka langka nyata yang kongkrit melalui gerakan “PKK Goes To School”.
Untuk sebuh gerakan yang lebih massif, maka PKK pun menurut Umi Elly perlu lakukan pendekatan-pendekatan secara langsung melalui majelis taklim tiap kelurahan.
“Langkah-langkah ini tentunya akan menjadi sebuah langkah antisipasi bersama terhadap maraknya kasus kekerasan terhadap anak” demikian ungkap Umi Elly. (BMM//01)
Bimantika.net Sejumlah berita yang dirilis oleh beberapa media mengungkapkan bahwa dalam penerimaan CPNS tahun 2021 ini,
pemerintah menyiapkan formasi untuk guru melalui jalur PPPK sebanyak 1 juta orang. Hal ini merupakan kabar gembira bagi para guru honorer yang telah mengabdi belasan tahun membantu pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa. Namum demikian,
walaupun pemerintah pusat sudah menyiapkan formasi sebanyak itu, pada akhirnya akan dikembalikam kepada pemerintah daerah untuk mengusulkan formasi sesuai kebutuhan daerah masing-masing.
Pemerintah pusat juga melalui kemdikbud telah menyatakan bahwa bagi guru honorer yang daerahnya tidak membuka formasi PPPK, bisa mengikuti tes di daerah lain. Menyikapi masalah ini, Ketua PGRI Kota Bima Suhardin, S. Pd. M. Si yang disambangi di ruang kerjanya pada Jumat 26 Maret 2021 meminta kepada pemerintah Kota Bima agar membuka formasi CPNS 2021 melalui jalur PPPK, terutama untuk guru-guru honorer yang sudah lama mengabdi untuk daerah ini.
“PGRI mendorong pemerintah Kota Bima agar membuka formasi CPNS 2021 jalur PPPK untuk teman-teman guru honorer. Tentu hal ini disesuikan dengan pemetaan kebutuhan guru di Kota Bima, baik guru TK, SD maupun SMP yang sampai saat ini masih kekurangan”, jelas Suhardin.
Mantan wartawan senior ini lebih lanjut menegaskan bahwa tahun 2020 kemarin pemerintah Kota Bima tidak membuka jalur PPPK dalam rekrutmen CPNSD. Karena mungkin takut menggerus ABPD untuk penggajiannya. Tahun 2021 ini, dia meminta kepada pemkot Bima untuk membuka jalur PPPK dalam usulan formasi CPNSD, terutama untuk tenaga guru. Karena mereka nantinya akan digaji melalui APBN.
“Kasihan teman-teman guru honorer yang sudah lama mengabdi untuk daerah ini. Mereka harus diberi akses untuk menggunakan haknya menjadi ASN walaupun melalui jalur PPPK. Bahwa ada kebijakan pemerintah pusat yang membolehkan untuk ikut tes PPPK di daerah lain, itu merupakan fasilitas tambahan bagi teman-teman guru honorer untuk mendapatkan peluang lebih. Tapi hal itu menurut saya menjadi ironi bagi daerah kita, jika daerah kita tidak membuka jalur PPPK. Semoga pemkot Bima sudah menyiapkan jalur PPPK untuk formasi CPNS 2021 ini,” pungkas alumni IKIP Ujung Pandang ini. (BMM//01)
Bimantika.net Aksi Demontrasi Gabungan LSM Bima NTB yang menuntut Transparansi pihak Bank BNI 46 Cabang Bima semakin meluas, aksi yang disertai dengan pembakaran keranda mayat dan pemblokiran jalan negara tersebut menuntut pihak BNI bertanggung jawab atas besarnya potongan administrasi perbankan yang dipraktekkan oleh pihak BNI Cabang Bima.
Dalam orasi nya salah satu orator menyebutkan bahwa secara management, Bank BNI Cabang Bima sudah memotong uang bantuan UMKM yang begitu besar sehingga menyengsarakan rakyat penerima bantuan UMKM.
“”Bantuan UMKM di kecamatan Wera sebesar 2,4 Juta kata mereka di BNI Cabang bima tidak bisa di cairkan, mereka arahkan nasabah untuk cairkan di brilink Kecamatan Wera, ternyata di sana terjadi penyunatan lagi biaya administrasinya sebesar lima puluh ribu, inilah yang kami tuntut itu karna besarnya penarikan biaya administrasi yang di praktekkan oleh pihak BNI Cabang Bima” ungkap orator di depan Kantor BNI Cabang Bima saat lakukan aksi Demonstrasi pad hari Kamis (25/3/2021).
Pasca Demo berjilid-jilid yang dilakukan oleh Gabungan LSM Bima NTB akhir-akhir ini dengan tuntutan transparansi pemotongan administrasi tabungan nasabah, kini muncul dari berbagai kalangan mengadukan permasalahannya.
Salah satunya adalah keluarga korban mall praktek administrasi yang dilakukan oleh pihak Bank BNI yang merugikan salah satu nasabah.
Menurut Sumber keluarga yang menjadi korban mall praktek administrasi mengemukakan bahwa sesungguhnya di Bank BNI 46 Cabang Bima sengaja melakukan praktek yang merugikan keluarganya saat mengurus agunan sertifikat mereka.
“masalah agunan sertifkat mereka tahan, alasan belum lunas dari asuransi, sementara mereka lalai dalam mengurus berkas-berkas asuransi .ini tidak bisa di biarkan, lemahnya kepala BNI, seharusnya selalu menyampaikan kepada staf nya, bentuk tanggung jawab pun mereka Abaikan, malah membuat surat pernyataan jebakan, seakan akan pihak nasabah yang lalai” ungkapnya.
Kepala Bank BNI Cabang Bima yang di hubungi melalui Saluran WhatsAppnya pun mengaku bukan Kepala Bank BNI.
Didesak dengan pertanyaan selanjutnya Nomor Yang dengan logo Kepala BNI tersebut tidak memberikan jawaban apapun ketika diminta nomor HP Kepala Cabang BNI Cabang Bima. (BMM//01)
Bimantika.net Pemerintah Kota Bima (Pemkot) Bima dibawah kendali Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memastikan lahan untuk mendirikan IAIN Bima lebih kurang 10 Ha sudah tersedia, akibat ketersediaan lahan ini inipun Pemkot Bima sekaligus menangkal adanya issu issu media sosial yang menyebut bahwa itu Lahan Hoax.
“Jelas ada lahannya lebih kurang 10 Ha dan ini melalui rapat yang panjang menentukan lahan tersebut, dan sebenarnya saatnya kita bicara urusan bagaimana menyambut niat Baik Walikota Bima H. Lutfi yang begitu cepat respon terhadap pendirian Kampus Negeri di Kota Bima” Demikian ujar Kepala Bidang Aset DPPKAD Kota Bima, M. Natsir yang dikonfirmasi melalui Saluran Telpon selulernya Kamis Malam (25/3/2021)
Alumni Angkatan 1992 SMA Negeri 1 Sila inipun menguraikan bahwa dirinya menganggap dinamika yang berkembang di media sosial saat ini yang menyebutkan bahwa tidak perlu ditanggapi dengan serius karena saatnya sekarang adalah kita apresiasi kinerja Walikota Bima yang begitu luar biasa merealisasikan mimpi rakyat Kota Bima yang menghendaki adanya Kampus Negeri di Kota Bima.
“Tidak terlalu strategis kita bahas urusan Persediaan lahan karen itu lahan sudah tuntas dibahas bersama oleh Pemkot Bima, saatnya kita bahas betapa rindunya Rakyat Kota Bima atas kehadiran Kampus negeri IAIN Bima tersebut” ungkap Natsir.
Dirinya mengharaokan kepada seluruh stakeholder di Kota Bima mengawal hadirnya kampus IAIN yang tentunya akan banyak dampak positifnya untuk masa-masa yang akan datang.
“Terutama sekali dampaknya akan semakin banyak Sumber Daya Manusia Handal serta perputaran ekonomi masyarakatpun dengan sendirinya mengalami kemajuan dengan berdirinya Kampus IAIN tersebut” ungkap Natsir. (BMM//01)