Fery Sofyan dan Syamsuri ditetapkan Sebagai Ketua dan Sekretaris DPD PAN Kota Bima

Bimantika.net Ketua Umum DPP PAN mengeluarkan sekaligus menyerahkan secara resmi SK Kepengurusan untuk DPD PAN Kota Bima periode 2020-2025.

Dalam SK DPP PAN Nomor; PAN/A/Kpts/KJ-SJ/248/IV/2021, DPP PAN mengamanatkan Feri Sofiyan SH, sebagai Ketua DPD PAN Kota Bima dan Syamsurih, SH, sebagai Sekretaris DPD PAN Kota Bima.

Acara penyerahan SK dilakukan di rumah dinas Zulkifli Hasan di Jakarta, Rabu siang (21/4/2021).

Selain DPD PAN Kota Bima, juga hadir Ketua DPD PAN lainnya se Provinsi NTB termasuk Ketua DPD PAN Kabupaten Bima yang di ketuai oleh Ady Mahyudi dan Sekretaris, Rafidin, S.Sos.

Menurut Sekretaris DPD PAN Kota Bima Syamsuri, SH bahwa Ketua Umum DPP PAN mengamanatkan dan meminta pada DPD PAN Kota Bima agar mampu membesarkan PAN Kota Bima untuk kembali jadi Pemenang Pemilu.

Dirinya juga selaku Sekretaris DPD PAN Kota Bima menyebutkan bahwa Agenda Pemilu dan Pilkada 2024 adalah agenda besar berbangsa dan bernegara yang menjadi titik fokus PAN kedepannya.

Menurut Syamsuri bahwa Rekonsiliasi dan Soliditas internal Partai sangat dibutuhkan untuk meraih sebuah kemenangan di Pemilu dan Pilkada.

Syamsuri yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Bima ini menjelaskan bahwa Regulasi Pemilu dan Pilkada Serentak di Tahun 2024 sangat berbeda.

Dirinya pun menjelaskan bahwa Juli 2022 adalah Pendaftaran atau Verifikasi Partai Politik, Juni 2023 Pendaftaran Caleg Untuk Pemilu Legislatif, Agustus 2023 Pendaftaran Calon Presiden, Maret 2024 Pencoblosan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden, Agustus 2024 Pendaftaran Calon Kepala Daerah, November 2024 Pencoblosan Pemilu Kepala Daerah.

“Oleh karena itu perlu soliditas seluruh pengurus DPD PAN Kota Bima untuk meraih kemenangan di Pemilu dan Pilkada 2024” tegas Syamsuri.

Diakhir Wawancaranya, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Periode 2019-2024 ini menyebutkan bahwa Atas SK DPP PAN tersebut, Syamsuri mengucapkan selamat pada saudaranya Ferry Sofyan sebagai Ketua DPD PAN Kota Bima Periode 2020-2025.

“Selamat kepada saudaraku Ferry Sofyan yang mendapat kepercayaan sebagai Ketua DPD PAN Kota Bima” ujar Sekretaris DPD (Tim)

Umi Elly Sebut Perlu Mengenang Jasa RA Kartini

Bimantika.net Hari Kartini yang jatuh pada 21 April menjadi peringatan istimewa bagi masyarakat, khususnya para perempuan Indonesia. Peringatan tersebut bertujuan untuk mengenang jasa RA Kartini sebagai pelopor emansipasi wanita di Tanah Air.

“Maka Kita Selaku Generasi Penerus cita-cita RA Kartini sangat perlu mengenangnya” Ungkap Ketua PKK Kota Bima, Hj. Ellya Alwaini HML.

Era Zaman dulu, kaum perempuan kerap mengalami penindasan secara fisik dan mental. Kaum wanita juga dipandang sebelah mata karena status sosialnya yang rendah. Namun, pandangan ini berhasil diubah karena perjuangan Raden Adjeng Kartini.

Gerakan emansipasi wanita di indonesia berawal dari adanya larangan melanjutkan pendidikan yang dialami Kartini.

Kala itu, Kartini remaja menginjak usia 12 tahun harus berhenti dari sekolah dan menunggu dipingit di rumah yang merupakan tradisi pada masa lalu wanita Bangsa Indonesia.

Selama masa pingitan, beliau bertukar surat dengan teman korespondensinya di Belanda. Melalui temannya, beliau mulai membaca buku dan majalah Eropa. Bacaan tersebut menyulut semangatnya untuk melepaskan wanita pribumi dari penindasan.

Setelah menikah, ia mendirikan sekolah wanita di Kabupaten Rembang. Ketika meninggal dunia, salah satu teman korespondensinya membukukan surat-surat yang dikirimnya kepada teman-teman di Belanda.

Pemikiran brilian RA Kartini sukses mengejawantahkan emansipasi wanita di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gagasan serta Ide RA Kartini pulalah yang menginspirasi tokoh nasional dan mengubah pandangan masyarakat Belanda terhadap wanita pribumi.

Presiden Republik Indonesia Pertama, Ir. Soekarno pada akhirnya mengapresiasi secara mendalam jasa RA Kartini dengan menetapkan tanggal 21 April sebagai Hari Kartini. Tanggal tersebut merupakan hari lahirnya Raden Adjeng Kartini. (****)

Bupati IDP Serahkan Bantuan Untuk Balita Dan Bumil

Bimantika.net Ratusan dus bantuan Makanan Tambahan bagi Balita dan Ibu Hamil (Bumil), dari Kementerian Kesehatan RI, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, (IDP) Rabu (21/4/2021) di Kompleks Rumah Toko (Ruko) Desa Rabakodo.

Bantuan dari Kemenkes RI itu dikhususkan bagi Balita dan Ibu Hamil yang ada di Desa-desa korban banjir bandang beberapa waktu lalu.

Untuk tahap pertama, sebanyak seratus dus, diserahkan Bupati Umi Dinda untuk ibu hamil dan Balita korban banjir di Desa Rabakodo, Desa Nisa dan Desa Naru Kecamatan Woha.

Ikut mendampingi Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Bima Hj Rostiati H Dahlan juga sebagai Ketua Perlindungan Anak Kabupaten Bima, Camat Woha Irfan Dj, S.Sos, Kadis Kesehatan Kabupaten Bima dr H Ganis dan para Kades penerima bantuan.

Dihadapan ibu-ibu hamil, Bupati Umi Dinda menghimbau tetap menjaga kesehatan, memeriksakan diri pada tenaga Kesehatan dan mendapat asupan gizi yang cukup. Bukan yang kaya rasa, akan tetapi memenuhi unsur gizi.

Kepada Bidan Desa agar selalu berkoordinasi dan melakukan kunjungan ke masing-masing rumah. Memastikan ibu-ibu hamil tidak terjadi hal-hal yang membahayakan. Sehingga dari awal sampai hari kelahiran ibu dan bayinya tetap dalam keadaan sehat wal afiat

Dijelaskan Bupati Bima dua periode ini, dalam situasi pandemik, kita tetap memakai masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan. Memantau dan menjaga anak-anak pasca banjir, bermain dimana dan mengkonsumsi apa, agar kesehatan mereka tetap bersih dan terjaga.

‘’Terima kasih kepada jajaran Kesehatan yang sudah memastikan bantuan dari Kementerian Kesehatan. Tepat sasaran, diterima langsung oleh warga terdampak banjir di Kabupaten Bima. Makanan bagi balita ini, betul-betul diberikan pada anak-anak dibawah lima tahun,’’ujar Umi Dinda.

Semoga bantuan yang disalurkan di momen bulan suci ramadhan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat. Kepada Kepala Puskesmas agar terus melakukan kegiatan Posyandu terutama pada desa-desa yang terdampak banjir. (***)

Walikota HML Berdayakan PMI Tingkatkan Mutu dan Skill

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) sangat berkomitmen memberdayakan para Pekerja Migran Indonesi (PMI), pola nya adalah memberdayakan mereka dengan Skill atau keahlian tertentu mininal lancar berbahasa asing sesuai dengan negara tujuan PMI itu sendiri.

Komitmen Walikota HML tersebut diterjemahkan secara tepat oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bima dengn menggelar Pelatihan Bahasa Jepang bagi Calon Tenaga Kerja beberapa waktu lalu di Kantor UPT BLK Disnaker Kota Bima.

Pelatihan tersebut tentunya sangatlah urgen dalam rangka meningkatkan kemampuan dan skill tenaga kerja Kota Bima agar memiliki kompetensi yang berkualitas tinggi.

Kegiatan yang dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Bima Ir. Hj. Rini Indriati tersebut ikut hadir juga Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Dalam laporannya Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ir. H. Tafsir menjabarkan berbagai hal serta pencapaian yang diraih oleh kota Bima di bidang ketenaga kerjaan.

Salah satunya adalah kegiatan pelatihan bahasa Jepang yang pertama kalinya diadakan oleh Dinas Ketenagakerjaan di Kota Bima.

Pelatihan ini menjadi langkah dan respon positif dari pemerintah daerah akan rencana perekrutan tenaga kerja formal pada tahun 2022 mendatang.

“Terkait pelaksanaan pelatihan bahasa Jepang ini merupakan respon pemerintah daerah terhadap informasi perekrutan tenaga kerja formal pada tahun 2022 menuju Jepang”, ungkap Kadis Tenaga Kerja.

Dalam laporannya pula dijelaskan bahwa angka penyerapan tenaga kerja di Indonesia sangatlah besar, namun hal ini berbanding terbalik dengan angka pengangguran yang juga turut menyumbang angka yang besar.

Tentunya langkah pemerintah daerah ini adalah upaya untuk memajemukkan masyarakat Bima yang berdaya saing serta seirama dengan upaya pengurangan jumlah pengangguran khususnya di Kota Bima.

Merespon hal tersebut, Ketua Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengapresiasi dengan sungguh langkah pemerintah daerah tersebut. Dengan hadirnya pemerintah secara nyata di tengah masyarakat, akan membawa rasa keamanan dan kenyamanan bagi calon tenaga kerja.

Hal tersebut pula yang akan meningkatkan nilai kompetensi tenaga kerja secara signifikan dan terarah, mengingat Nusa Tenggara Barat merupakan Provinsi nomor 4 sebagai Provinsi penyumbang tenaga kerja terbesar di Indonesia.

Sejalan dengan itu, Asisten bidang perekonomian dan pembangunan Setda Kota Bima mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang begitu tinggi kepada segenap pemangku jabatan yang berperan aktif dalam mewujudkan pelatihan tersebut meskipun dirundung dengan berbagai permasalahan yang ada, baik terkait jumlah pengangguran, tenaga kerja ilegal, hingga masa pandemi Covid-19 saat ini.

Disampaikannya pula harapan kepada para calon tenaga kerja tentang pentingnya menjaga nama baik negara serta daerah yakni Kota Bima.

Dengan kualitas yang berdaya saing, tentunya akan mampu menarik minat negara tujuan untuk terus berpangku tangan dalam menghadirkan tenaga kerja yang mumpuni dari Indonesia khususnya Kota Bima.

“Jika kita tidak memiliki keterampilan dan kemampuan, kita hanya akan menjadi tenaga kasar yang rentan tertindas. Maka jadilah tenaga kerja yg berkualitas”, pesan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima. (***)

Danrem Resmikan Jembatan Rade-Bolo Madapangga

Bimantika.net Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani melakukan acara peresmian jembatan Kartika Eka Paksi penghubung desa Bolo – Rade, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

Jembatan Rade-Bolo yang terputus akibat hantaman banjir ganas yang meluluhlantakkan wilayah Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima awal April lalu itu diresmikan pada hari Selasa, (20/4/2021).

Peresmian Jembatan yang di bangun oleh Pihak TNI dalam tempo singkat ini dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, (IDP) Wabup Dahlan M. Noer

Peresmian sekaligus syukuran jembatan yang dibangun dalam waktu sepekan ini, dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Wabup Dahlan M. Noer, M. Pd, Anggota DPRD Kabupaten BimaI, anggota DPD RI, Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima, Kepala OPD Pemkab Bima, Camat, Kepala Desa se Kecamatan Madapangga dan masyarakat Rade dan Bolo.

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menyebutkan Warga Rade dan Bolo hari ini melakukan acara syukuran sekaligus peresmian jembatan Kartika Eka Paksi.

Danrem pun menjelaskan bahwa dinamakan jembatan Kartika Eka Paksi, berdasarkan hasil diskusi pihak TNI dengan seluruh masyarakat setempat.

“Daripada dikasih nama jembatan akro panel lebih baik Kartika Eka Paksi karena itu adalah lambang kehormatan dari Angkatan Darat, itu masukan masyarakat,” Demikian Ungkap Danrem..

Atas nama pribadi dan masyarakat Bima, Danrem menyampaikan rasa terimakasihnya pada Panglima TNI khususnya Kasad, yang telah mengirimkan Personil TNI Zeni Tempur dan peralatan khususnya jembatan akro panel ini untuk membantu menyelesaikan permasalahan pasca bencana banjir di Wilayah Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

Danrem juga menyampaikan ucapkan terimakasih yang tak terhingga padai Pemerintah Kabupaten Bima dibawah kendali Bupati IDP atas supportnya pada Anggota TNI.

“Dan yang paling utama sekali kami sampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang luar biasa setiap hari terus gotong royong dari pagi siang sore bahkan sampai malam hari,” ungkap Danrem. (BNN//Zulfikar)

SDN 5 Rabangodu Terus Ukir Prestasi

Bimantika.net Sejak dipimpin oleh Suhardin, M. Si selaku Kepala Sekolah setahun terkahir ini, SDN 5 Rabangodu Utara tidak pernah sepi dari raihan prestasi akademik maupun non akademik yang diukir oleh siswa, sekolah dan Kepala sekolah. Memang sejak dulu sekolah ini merupakan salah satu ikon sekolah dasar di Kota Bima dengan seabrek prestasi.

Namun beberapa tahun sebelum Suhardin memimpin, sempat mengalami stagnansi karena lama tidak memiliki Kepsek yang definitif.

Sejak awal tahun 2020, beberapa torehan prestasi diukir oleh SDN 5. Selain ditetapkan menjadi Sekolah Aktif Literasi Nasional dan Kepala Sekolah Berprestasi Bidang Literasi tingkat Nasional, yang paling anyar adalah menjadi juara 1 lomba Matematika dalam iven ISOC 2021,

Mendapat penghargaan sebagai Sekolah Inspiratif dan Inovatif 2021, dan juara 1 lomba bercerita tingkat Kota Bima yang akan menjadi duta Kota Bima di tingkat Provinsi NTB. Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah di ruang kerjanya, Selasa 20 April 2021.

“Alhamdulillah, berkah bulan suci Ramadhan 1442 H ini, salah seorang siswa kelas 4 kami bernama Zafeera Afkarmuhni Al Ihsan sukses meraih juara 1 dalam bercerita tingkat Kota Bima tahun 2021 yang digelar oleh Dinas Perpustakaan Kota Bima, dan akan menjadi duta Kota Bima dalam iven yang sama di tingkat Provinsi NTB nanti,” jelas mantan Wakil Ketua KNPI Kota Bima dua periode ini.

Menurut Suhardin, seorang Kepala Sekolah harus mampu mencitakan iklim berprestasi di sekolahnya dengan melakukan inovasi

kebijakan yang berorientasi mutu, dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki dan peran serta semua pemangku kepentingan. Selain itu, kepala sekolah harus bisa membangun jejaring untuk melakukan kemitraan yang strategis dengan elemen potensial, termasuk dengan teman-teman pers.

“Kita jangan bersikap eksklusif, tetapi harus membuka diri untuk berkolaborasi secara sinergis dengan semua stakeholders,” pungkas figur yang familiar dan friendly dengan semua kalangan ini. (BMM//01)

Semakin Dibully Elly Alwaini Makin Populer

Bimantika.net Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima Hj. Ellya Alwaini akhir-ini selalu menjadi bahan perbincangan warga Kota Bima.

Istri Walikota H. Muhammad Lutfi, SE ini dinilai banyak kalangan memiliki jiwa yang sangat luhur dalam menjalankan aktivitasnya sebagai ketua beberapa organisasi sayap pendukung aktifitas sosial kemasyarakatan pemkot Bima.

Selama menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima dan Beberapa organisasi sayap lainnya, Umi Elly Sapaan akrabnya sering dibully, di hina dan di caci makai oleh segelintir kelompok yang membencinya, namun dengan tetap sabar Umi Elly. Menghadapinya.

Bahkan dengan caci maki para pembenci terhadap pribadi Umi Elly, justru Menjadikan Umi Elly makin populer di wilayah Kota. Dan bahkan para pendukung setia nya pun makin memperlihatkan loyalitasnya.

Hj. Ellya Alwaini yang di konfirmasi Media Cetak dan Online Bimantika pada hari Selasa (20/4/2021) menyebutkan bahwa dirinya tidak akan pernah merasa terhina sedikitpun walau dirinya dihina dan dicaci-maki di media sosial, karna dirinya berkeyakinan akan terus menerus menebar kebaikan.

“Bukankah Agama mengajarkan kepada kita semua untuk berlomba-lomba dalam kebajikan,?, Maka marilah kita berlomba-lomba dalam urusan Kebajikan” ungkap Umi Elly.

Atas berbagai Bulliyan dari beberapa orang Pembenci Umi Elly menjadikan Kelompok Pencinta Umi Elly makin memperlihatkan Loyalitasnya secara nyata.

Bahkan beberapa kelompok yang menamakan dirinya srikandi Kota Bima dengan lantangnya di media-media sosial membela dan mensupport Umi Elly.

“Semakin Umi Elly dicaci maki dihujat dengn bahasa bahasa kotor oleh para pembenci maka semakin kuat keyakinan kami untuk tetap bersama Umi Elly” ujar Riny A. Natsir salah seorang Srikandi Kota Bima.

Srikandi lainnya Miskul menyebutkan bahwa Terakhir ini Umi Elly dibully karena ikut Penyetaraan Izasah SMU.

Miskul sangat menyayangkan Kenapa segelintir orang yang harus meributkan terkait penyetaraan izasah nya Umi Elly, justru kita bangga pada Umi Elly yang memberikan contoh kalau Paket C itu diperlukan untuk proses penyetaraan Izasah, harusnya Dibukan Suci Ramadhan memperbanyak ibadah bukan perbanyak nyinyiran

“Memang manusia yg hatinya busuk tidak akan pernah menjadi baik Karena otaknya dipenuhi oleh rasa Kebencian” ungkap Miskul.

Kesabaran dan besarnya Hati Umi Elly sepertinya menjadikan banyak pihak yang memberikan apresiasi atas kesabaran dan ketabahannya dalam menghadapi Bullyan dan caci maki segelintir oknum pembenci.

Srikandi Iin menyebutkan bahwa dirinya semakin kagumi sosok Umi Elly yang begitu sabar hadapi semua caci-maki yang di alamatkan kepada dirinya mulai dari Bullian urusan Puspa hingga urusan Program Paket C.

“Dimata Pembenci, Umi Elly tidak akan pernah baik karena di alam pikirnya selalu dihasut oleh rasa Kebencian itu sendiri” ungkap Iin. (BNN//01)

Rakor Dengan Tim KPK, Bupati IDP Komitmen Berantas Korupsi

Bimantika.net Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi antara Pemerintah Kabupaten Bima dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, di gelar di Aula Sidang Utama, Kantor Bupati, Desa Godo, Selasa, 20 April 2021.

Turut hadir pada Rakor tersebut Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, Sekretaris Daerah Drs. H Taufik HAK, M.Si, dan seluruh Pimpinan OPD lingkup Pemkab Bima.

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, dihadapan Tim KPK dan peserta Rakor menyampaikan, 8 (delapan) program capaian intervensi pencegahan dari tahun ke tahun trennya mengalami peningkatan.

Pada tahun 2018 meningkat sebesar 66 persen, tahun 2019 meningkat 67 persen dan pada tahun 2020 meningkat sebesar 77 persen.

Tren yang terus mengalami peningkatan ini, kata Umi Dinda, tentu dukungan seluruh stake holder yang terkait. Terutama dukungan pembinaan dan arahan dari tim monitoring KPK RI.

Kedepan, Pemerintah Kabupaten Bima akan terus dan tetap berkomitmen, memaksimalkan capaian realisasi sesuai harapaan tim KPK.

‘’Dalam menghadapi berbagai permasalahan Pemkab Bima, tetap meminta arahan dari Tim KPK RI beserta jajarannya,’’ujar Bupati.

Bupati Bima dua periode ini menyampaikan selamat datang pada Tim KPK. Dan berterima kasih telah memberikan dukungan terhadap Pemkab Bima. Selama 3 (tiga) tahun terakhir Tim KPK sudah membantu, memfasilitasi terkait permasalahan, pelimpahan serta penyerahan aset, antara Pemerintah Kabupaten dan Kota Bima.

Pemberantasan korupsi melalui 8 (Delapan) program tetap dilakukan dan menjadi komitmen Pemkab Bima. Tentunya, setiap masalah yang dihadapi, wajib diselesaikan bersama. Dan permasalahan yang dihadapi adalah bagian dari beban dan tanggung jawab kita selaku Pemerintah.

Menurut Bupati Umi Dinda, kita manfaatkan kehadiran KPK RI beserta tim, meminta petunjuk sebaik-baiknya, menghadapi berbagai kendala untuk menyelesaikan beberapa hambatan dan rintangan.

Kepada Tim KPK- Ri, Bupati berharap dapat memberikan arahan, masukan agar pencegahan korupsi di Kabupaten Bima bisa diminimalisir.

Sementara itu Ketua Tim KPK RI Wilayah V, Ismail Hindersah, menyampaikan terima kasih dapat bertemu langsung dengan jajaran Pemkab Bima.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mempunyai tugas yaitu Pencegahan, Monitor, Koordinasi, Supervisi, dan penindakan serta eksekusi dalam pemberantasan korupsi. Hal itu sesuai dengan pasal 6 Undang- Undang No 19 tahun 2019.

Dijelaskan Ismail, titik rawan korupsi dilingkup Pemerintah adalah pada Perencaanaan APBD, penganggaran ABPD, pelaksanaan APBD. Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ)/mark up, Penurunan Spek/Kualitas, Pemotongan oleh Bendahara, Perizinan, Pembahasan dan pengesahan regulasi. Pengelolaan pendapatan daerah, rekrumen, promosi, rotasi kepegawaian, pelayanan publik dan penegakan hukum.

Ismail berharap, Pemerintah Kabupaten Bima dapat memberikan contoh terbaik dalam menjalankan program-program. Dan dapat bekerja serius dengan sebaik-baiknya.

‘’Kita berharap di Kabupaten Bima nihil Korupsi,’’ujar Ketua Tim Ismail. (****)

Bupati IDP Ajak Warga Tetap Menjaga Lingkungan

Bimantika.net Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, (IDP) dan Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, melaksanakan Safari Ramadhan, di Masjid Arrahman Desa Monggo, Kecamatan Madapangga, Senin (19/4) kemarin.

Pada Safari Ramadhan yang keempat di Kecamatan Madapangga itu, Pemerintah Kabupaten Bima menyerahkan bantuan 100 lembar sarung, 60 lembar mukenah oleh Wabub Dahlan, diterima oleh Kades Monggo, Mayor, S.Pd.

Selain seratus lembar sarung, Pemkab juga menyerahkan Al- Qur’an untuk Masjid Monggo, oleh Asisten III Setda Bima, Drs. Arifuddin HMY diterima Kades Mayor. Disaksikan Camat Madapangga Drs. Muhammad Saleh.

Bupati Umi Dinda, dihadapan para jamaah dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab Bima, mengatakan, musibah banjir yang menimpa beberapa waktu lalu, dapat diambil hikmahnya.

Musibah dan Bencana adalah coban bagi kita semua. Kita dituntut untuk selalu menjaga lingkungan, teruatama lingkungan hutan yang akan menyaggah air ketika hujan datang.

Sebelum melaksanakan Safari Ramadhan di Madapangga, Pemerintah telah melaksanakan di Kecamatan Sape, Bolo dan Woha. Antusias keluarga di Desa Monggo, lanjut Bupati Umi Dinda, sangat luar biasa.

Bupati mengajak, masyarakat Madapangga dapat berpartisipasi dan ikut membangun daerah. Dengan jalan ikut membantu menanam pohon ditengah-tengah tanaman yang ada di lahan. (****)

Ketua Dewan Support Perumda Aneka Kota Bima Sampaikan Strategi Pemasaran

Bimantika.net Ditengah pandemik covid 19, penguatan ketahanan pangan daerah sebagai pendukung ketersediaan pangan nasional harus terus dijaga. Berbagai inovasi dilahirkan melalui diversifikasi pangan menjadi produk olahan dan produk siap saji. UMKM/IKM memiliki peluang dan potensi yang besar dalam mengembangkan hal tersebut.

Hal ini menjadi salah satu tema diskusi antara Gubernur NTB, Doktor Zulkiflimansyah dengan Dir PT Gerbang NTB Emas (GNE) sebagai salah satu BUMD NTB dan Dir Perumda Bima Aneka sebagai salah satu BUMD Kota Bima, yang berlangsung siang tadi (19/4) diruang kerja Gubernur NTB.

Pak Gubernur melihat potensi dua BUMD yang dimiliki oleh NTB ini (red: PT GNE dan Perumda Bima Aneka) dapat mendorong percepatan industrialisasi pangan di NTB. “Kerjasama perdagangan Komoditi lokal kita ke Perumda lainnya di Indonesia harus sudah dalam kemasan siap saji atau siap olah, bawang goreng Bima, kini sudah mulai menggaung secara Nasional. Seperti itulah industrialisasi itu bekerja dan merambah masyarakat kita” Tegas Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.

Hadir dalam kesempatan diskusi terbatas tersebut, Samsul Hadi Dir PT Gerbang NTB Emas, Julhaidin Dir Perumda Bima Aneka Kota Bima, Dokter Rolandra Gistenang Dir RS Internasional Mandalika dan Alfian Indrawirawan Ketua DPRD Kota Bima.

Direktur Perumda Aneka – Kota Bima, Julhaidin menyampaikan strategi market dalam menjemput Kerjasama Kemitraan yang dilakukan dengan BUMD Benuo Taka Kab PPU Kaltim, BUMD Banten Agro dan BUMD Tarakan Kaltara.

“Kerjasama ini menjadi networking awal dalam menyasar pangsa pasar diluar Bima, oleh produk Olahan dari Bima. Permintaan yang cukup tinggi saat ini adalah produk Bawang Goreng, Mete, Abon Tuna, Kopi, madu, daging Sapi beku dan bubuk jahe’ Ungkapnya.

Merespon kerjasama kemitraan dagang antar BUMD ini, Bang Zul mengapresiasi positif. “Makanya saya pertemukan para Direktur ini, kerja-kerja mereka ini menjadi salah satu kunci, produk olahan lokal kita dengan cepat diperkenalkan secara nasional melalui kemitraan antar BUMD di Indonesia” Jelasnya bangga.

Selepas diskusi terbatas tersebut, Alfian Indrawirawan, S. IP Ketua DPRD Kota Bima yang dimintai komentar oleh media ini, menegaskan bahwa saat ini sejarah bagi Kota Bima untuk kali pertama memiliki BUMD sendiri dan langsung ‘belari kencang’.

“Bagi saya hal ini sudah luar biasa, dapat menggenjot target PAD kota Bima dalam setahun dua tahun kedepan bisa naik berkali lipat. Dengan potensi itu, saya hadir untuk mendampingi Direktur Perumda Kota Bima, agar saya juga tahu, apa yang harus dilakukan DPRD Kota Bima dalam mendukung langkah ini semua” jelas lelaki yang biasa disapa Dae Pawan ini (***r)