PAUD Berfasilitas Lengkap, Dikpora Kabupaten Bima Abaikan

Bimantika.net KABUPATEN BIMA_
Taman Kanak-kanak (TK) atau yang populer disebut dengan Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.

Menyadari hal itu, Salah seorang Pendiri TK Al Ahsan , Yusrianingsih, S. Pd dengan segenap potensinya membangun Fasilitas itu dengan kemampuan Pribadinya.

Yus Sapaannya mendirikan TK Al Ahsan berlokasi di RT 21 RW 01 Desa Dena Kecamatan Madapangga tidak jauh darj Kantor Camat Madapangga keberadaanya sama sekali tidak diperhatikan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima.

Yus pada Media Online Bimantika Senin 26 Juli 2021 menuturkan bahwa beberapa kali bolak balik ke kantor Dikpora Kabupaten Bima hanya untuk meminta surat Rekomendasi operasional secara legalitas formal namun selalu diabaikan.

Ia membeberkan bahwa TK Al Ahsan hanya mengantongi Rekomendasi dari Kepala Desa Dena dan KUPT Dinas Dikpora Kecamatan Madapangga yang dikeluarkan pada 16 April 2020.

Untuk urusan Tenaga Pengajar, Yus menyiapkan empat orang Guru Yang berlatar belakang Sarjana Strata Satu (S.1) serta menyiapkan fasilitas kendaraan untuk antar jemput siswa.

Yus Berharap pada Dinas Dikpora Kabupaten Bima untuk dapat melirik TK Al Ahsan sebagai satu wadah pendidikan anak usia dini.

Menurutnya Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan 6 (enam) perkembangan: agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan sesuai kelompok usia yang dilalui oleh anak usia dini.

Lanjutnya sebagaimana seperti yang tercantum dalam Permendikbud 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD (menggantikan Permendiknas 58 tahun 2009).

Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini, yaitu:

Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa.

Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah, sehingga dapat mengurangi usia putus sekolah dan mampu bersaing secara sehat di jenjang pendidikan berikutnya.(dae)

Rumah Warga Lewisape Hangus Terbakar, Walikota HML Siap Beri Bantuan

Bimantika.net Salah satu rumah warga yang ada di Rt 11 RW 04 Lewisape Kelurahan Sarae Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima Hangus dilahap si jago merah sekitar jam 02 : 00 Senin dini hari tadi.

Kebakaran hebat itu memporak porandakan seisi rumah panggung dan permanen diatas lahan lebih kurang tiga are.

Seisi perabotan rumah milik Abakar Ahmad itu seluruhnya tidak terselamatkan karna penghuni rumah sedang tidur lelap.

Desi, anak Abakar Ahmad pada Media Online Bimantika membeberkan bahwa kebakaran yang melanda rumahnya secara tiba-tiba saja sehingga dirinya sampai pagi ini sok melihat rumahnya yang hangus terbakar tanpa sedikitpun bisa diselamatkan.

“Seluruh isi rumah hangus terbakar termasuk sertifikat rumah dan surat-surat penting lainnya” ujar Desi.

Atas Musibah yang dialami oleh warga tersebut, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang dikonfirmasi media Bimantika melalui saluran WhatsApp nya Senin pagi 26 Juli 2021 menyebutkan akan memperhatikan khusus pada warga yang dilanda musibah kebakaran tersebut.

“Insya Allah baik secara pribadi maupun sebagai pemerintah kami akan memperhatikan keberadaan warga korban kebakaran tersebut sekaligus memberi bantuan” ujarnya.

Walikota HML berjanji akan memperhatikan sekaligus melihat secara langsung serta menemui warga Lewisape korban kebakaran tersebut.

“Insya Allah nanti kita lihat secara langsung kondisinya dan menemui korbannya” demikian ungkap Walikota HML.

Sampai berita ini diturunkan penyebab terjadinya kebakaran rumah tersebut belum diketahui secara pasti. (Dae)

Kapolres Imbau Warga KLU Taat Prokes Sambil Bagikan Sembako

Bimantika.net KABUPATEN LOMBOK UTARA_Sebagai wujud kepedulian terhadap warga di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Kapolres Lombok Utara Polda NTB AKBP Feri Jaya Satriansyah,SH membagikan bantuan berupa paket sembako ke masyarakat pedagang di pantai nipah Kecamatan Pemenang kabupaten lombok utara (KLU)

Dalam pembagian sembako tersebut, kapolres Lotara meminta kepada warga agar tetap ikhtiar kepada Allah SWT dan lebih pada mengutamakan kesehatan diri dan keluarga.

Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Satriansyah,SH mengatakan, paket sembako didistribusikan kepada masyarakat yang kurang mampu selama PPKM skala mikro di berlakukan di Kabupaten Lombok Utara

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari Polri , khususnya Polres Lotara, kepada masyarakat yang terdampak penyebaran covid-19,” dalam keterangan resminya, Minggu (25/07/2021)

Menurutnya, meski sedikit, bantuan sembako tersebut diharapkan dapat bermanfaat dan bisa membantu kebutuhan masyarakat yang membutuhkan. “Apa yang kita berikan kepada masyarakat saat ini semoga menjadi ladang amal ibadah buat kita semua,” kata orang nomor satu di jajaran Polres Lotara ini.

Pada kesempatan itu juga, kapolres Lotara menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan 5M yang dianjurkan oleh pemerintah. “Jangan lupa rutin berolahraga dan yang paling penting selalu berdoa kepada Allah SWT,” tutupnya.(***)

TNI Polri Patroli Kamtibmas Sambil Bagikan Bansos Pada Warga

Bimantika.net KABUPATEN BIMA_Dalam rangka mengantisipasi perkembangan situasi Kamtibmas dan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Bima, berbagai upaya terus dilakukan Polres Bima bersama jajaranya salah satunya dengan menggelar patroli skala besar pada malam hari (24/7/21).

Patroli ini terdiri dari Kapolsek Belo bersama anggotanya, Polsek KP3 Udara bersama anggotanya, Kasubsektor Palibelo dan Danpos Ramil Palibelo

Dengan menggunakan kendaraan R2 dan R4, tim patroli menyasari berbagai lokasi untuk melakukan penertiban terkait masa penerapan PPKM Darirat khususnya di tempat-tempat hiburan maupun tongkrongan yang sering dikunjungi pada malam hari.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka menjelaskan bahwa Melihat perkembangan situasi Kamtibmas dan Covid-19 di Kabupaten Bima hingga saat ini belum ada penurunan signifikan pada kasus Covid-19

“Maka dari itu kami menggelar kembali Patroli Skala Besar yang mana ini ditujukan untuk melakukan penertiban sesuai ketentuan terkait PPKM sekaligus antisipasi gangguan Kamtibmas,” jelasnya.

Adapun disela-sela kegiatan Patroli, Petugas Gabungan juga menggelar kegiatan tambahan seperti halnya pembagian sembako kepada masyarakat setempat yang mana paketan sembako tersebut berisi kebutuhan pokok layaknya beras, minyak goreng, gula dan indomie.

Hal ini dilakukan guna membantu masyarakat yang terdampak daripada pandemi Covid-19 disertai dengan masa-masa penerapan PPKM Darurat

“Untuk pembagian sembako kali ini lebih kami arahkan kepada Warga yang benar benar membutuhkan sehingga sedikit banyaknya kita berharap dapat mengurangi beban mereka lewat pembagian paketan sembako tersebut,” ujar Kasi Humas Iptu Adib Widayaka

Diakhir dirinya berpesan khususnya kepada remaja-remaja maupun masyarakat diseluruh Kabupaten Bima untuk mengurangi mobilitas di masa-masa pandemi Covid-19 guna menurunkan resiko terpapar Covid-19.

“Saya harap dimasa Pandemi ini yang tidak memiliki kepentingan khusus atau mendesak agar mengurangi Mobilitas, ini tidak bosan-bosannya saya ingatkan yang mana demi kebaikan bersama kita juga,” tutup Adib Widayaka. (***)

Tuan Guru H. Ramli, Qori Internasional Kota Bima Tutup Usia

Bimantika.net KOTA BIMA- Kota Bima Berduka pada hari ini tokoh Agama, Qori Internasional Kota Bima Tuan Guru H. Ramli Ahmad tutup usia.

Meninggalnya Tokoh Agama yang juga Qori Internasional ini adalah duka mendalam bagi seluruh warga Kota Bima.

Ribuan Warga Kota Bima mengantar Jenazah Almarhum di Kompleks Pondok Pesantren Al Husayni Kota Bima Minggu Sore 25 Juli 2021. Ikut mendoakan Almarhum yang dikenal sangat Ramah ini.

Alhamarhum Tuan Guru H. Ramli Ahmad adalah Qori Internasional, Dewan Hakam Nasional dan Internasional dan Tuan Guru kharismatik di Kota Bima.

Salah Seorang Warga Arief Roestaman menyebutkan bahwa TGH. Ramli Ahmad pernah membimbing dan melatihnya sebagai kafilah NTB selama 1 bulan ( Januari-Februari 1991) di Asrama Haji Mataram sebagai persiapan mengikuti MTQ Nasional di Yogyakarta.

Tuan Guru H.Ramli adalah Guru dan Kiyai yang sederhana, rendah hati dan sangat dihormati.

“Saya merasakan sejak kecil kepiawaiannya membaca Al-Qur’an lewat corong-corong masjid dan musholla hampir 5 kali sehari” ungkap Arif Roesman salah satu warga Kota Bima

Lanjutnya Bahkan lantunan merdu surat Al Mukminun ayat 1 sampai terakhir kami anak-anak kampung menghafalnya.

“Saya bersaksi bahwa beliau berdua adalah orang yang baik. Insha Allah beliau berdua kembali kehadirat Allah SWT dengan Husnul Khatimah. Aamiin” ungkap Arief. (***)

Pemkot Bima Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Aba Uma

Bimantika.net KOTA BIMA- Pemerintah Kota Bima turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Mantan Wakil Walikota Bima H. Umar H. Abubakar, BA atau biasa disapa Aba Uma.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) selaku Walikota Bima ikut menghadiri prosesi pemakaman almarhum Aba Uma.

Almarhum Aba Uma adalah Sosok tokoh masyarakat kota bima dan Birokrasi sejati Pemkab dan Pemkot Bima dengan karir puncaknya sebagai Wakil Walikota Bima.

Aba Uma dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rade Bata Pane kelurahan Pane, Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima pada hari minggu (25/7/2021).

Saat Prosesi Pemakaman Walikota HML Menyampaikan duka cita yang amat sangat dalam dan meminta kepada semua pihak untuk memaafkan Almarhum apabila ada kata dan kalimat almarhum selama hidupnya yang menyinggung perasaan. “Mohon dimaafkan apabila ada salah dan khilafnya” ungkap Walikota HML.

Dalam sambutan singkatnya Walikota HML juga menyampaikan apabila almarhum Aba Uma memilki utang piutang mohon di hubungi keluarga terdekatnya.

Sebagai Pemerintah, Walikota HML juga menyebutkan bahwa almarhum Aba Uma adalah sosok yang sudah berbakti untuk kepentingan waega masyarakat secara luas.

Almarhum Aba Uma memiliki talenta dan kiprah di pemerintahan khususnya jajaran Pemkot Bima. almarhum Aba Uma berjasa dalam menata pemerintahan Kota Bima yang baru lahir tahun 2002 silam dengan almarhum H.M Nur A. Latif.

Ada banyak hal Fundamental yang ditorehkan oleh almarhum di Kota Bima ini sehingga sampai saat ini berdiri Pemerintahan Kota Bima.

“Atas nama Pemerintah Kota Bima kami memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum bapak H. Umar yang meninggal dunia, Insya Allah husnul khatimah” Demikian Ungkap HML.

Sebelum menghadiri prosesi pemakaman di TPU NaE, Walikota HML ikut Sholat Jenazah di Masjid Kampung Pane bersama seluruh warga yang ikut melakukan prosesi pemakaman.,(Effen)

Polres Lombok Utara Patroli Sembari Bagi Bansos Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19

Bimantika.net KABUPATEN LOMBOK UTARA- Polres Lombok Utara Gelar Apel malam gabungan dalam rangka Patroli Skala besar diwilayah Hukum Polres Lomnok Utara.

Apel Gabungan dipimpin langsung oleh Pamatwil Kabupaten Lombok Utara Kombes Pol. Abdul Azas Siagian, S.H.,M.H. bersama Kapolres Lombok Utara AKBP Fery Jaya Satriansyah,S.H.Sabtu malam (24/07/2021)

Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Satriansyah,S.H.menerangkan bahwa kegiatan Apel malam dalam rangka Patroli Skala besar yang merupakan kegiatan serentak yang dilaksanakan diseluruh dijajaran Kepolisian.

dan tidak hanya kegiatan Patroli saja akan tetapi untuk melakukan pengawasan terhadap penerapan Protokol Kesehatan oleh masyarakat.

“Sekaligus memberikan Bansos dengan sasaran ke warga, masyarakat Kabupaten Lombok Utara yang betul-betul terdampak Covjd-19,”Terangnya.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan kepada seluruh Personil untuk tetap menjaga kesehatan mulai dari diri sendiri dimasa pandemi ini dengan tetap menjaga, mengedepankan Protokol kesehatan secara ketat.

Dan saat memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak berkerumun tentunya harus mengedepankan cara-cara yang humanis.

“Hindari cara-cara arogan yang akan menimbulkan konflik dimasyarakat yang tidak kita inginkan bersama” ujar Kapolres.

Ia menambahkan Dalam pelaksanaan Patroli harus tetap menjaga jarak kendaraan dan tetap nyalakan rotator serta tetap jaga kesehatan maupun keselamatan dalam melaksanakan tugas.(***)

Cegah Penyebaran Covid-19 Polres Bima Gelar Vaksinasi

Bimantika.net KABUPATEN BIMA- Gerai Vaksin Polres Bima bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bima yang diwakili Puskesmas Palibelo kembali melakukan vaksinasi terhadap personilnya, Sabtu (24/7/21) yang dimulai Pukul 09.00 Wita pagi tadi dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 (Prokes).

Nampak hadir dalam kegiatan, Kapolres Bima, AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K, Wakapolres Bima KOMPOL Yusuf, Kabag Ops Polres Bima, AKP Herman, S.H, Kabag SDM Polres Bima, AKP Arief Hamid, dan para pengurus Bhayangkari Cabang Bima, beserta Kepala Puskesmas Palibelo, dr. Hj. Titien Sumarni.

Menurut Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, vaksinasi kali ini juga dilakukan terhadap anggota Bhayangkari, dan keluarga besar Polres Bima, beserta masyarakat umum.

Lebih lanjut Adib menyebut, vaksinasi guna mencegah terpaparnya Covid 19 di kalangan personil, ASN dan keluarga besar Polres Bima ini diikuti oleh 135 orang.

“Tapi ada yang tunda 3 orang, jadinya yang divaksin 132 orang,” tukasnya.

Adib merinci, dari 132 orang tersebut, terdiri dari 9 personil yang kesemuanya mendapatkan dosis 2. Dari Bhayangkari 25 Orang, dimana 17 orang mendapat dosis 2 dan 8 orang mendapat dosis 1. Sedangkan untuk anak personil diikuti 5 orang, dengan dosis 1 kepada 3 orang, dan dosis 2 kepada 2 orang.

Sementara dari kalangan masyarakat diikuti oleh 93 orang, dengan rincian dosis 1 : 40 Orang, dosis 2 : 53 orang.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K tetap mengingatkan kepada seluruh penerima vaksin agar tetap menerapkan Prokes meskipun telah melakukan vaksinasi.(***)

Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun Mantan Wakil Walikota Bima Meninggal

Bimantika.net KOTA BIMA- SELAMAT JALAN ABA, SELAMAT JALAN PAHLAWAN KOTA BIMA.

Selamat jalan Aba, selamat jalan mentorku, selamat jalan guruku.

Innalillahi wa inna ilaihirrojiun, sesungguhnya kita berasal dariNya dan akan kembali pula padaNya.

H. Umar H. Abubakar Husain, BA. Adalah nama lengkap beliau. Beliau lama berkarir dibirokrat pemerintahan Kabupaten dan Kota Bima.

Puncak karir beliau adalah menjadi Wakil Walikota pertama mendampingi Drs. H. M. Noor A. Latief (2003 – 2008).

Ada banyak kenangan dengan beliau bagi setiap orang yang pernah dekat dengan beliau. Sikap yang tegas dan sedikit humoris membuat setiap orang yang pernah berinteraksi dengan Aba Uma sangat hormat pada beliau.

Saya pribadi bertetangga dengan beliau sejak 1999, sejak saya berdomisili di Kampung Pane. Banyak cerita yang terpatri dalam kenangan bersama Aba Uma yang tetap saya kenang. Ada banyak pelajaran hidup yang beliau ajarkan. Ada banyak ilmu sosial politik dan pemerintahan yang diajarkan kepadaku.

Sekarang beliau telah berpulang. Sekarang beliau telah tiada dalam kehidupan kita.

Selamat jalan Aba Uma. Do’a kami semua menyertai kepergianmu. Semoga seluruh amal baikmu diterima dan menjadi penerang alam kubur penolong diyaumil hisab.

Aaamiinn ya rabbal alamin.
Demikian Ungkap Salah Seorang Tetangga Almarhum Aba Uma dalam Postingan Facebook H. Rashid.

Sikap Tegas Walikota HML Test PCR Sendiri di RSUD Kota Bima, Kadikes Sebut PCR Datang Dua Minggu Lagi

Bimantika net. Jiwa Ksatria Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) diperlihatkan saat rapat koordinasi penanganan Covid-19 bersama Gubernur NTB di mataram pada hari Kamis (22/7).

Ide brilian dan cemerlang Walikota HML menyampaikan secara Gentlemen dihadapan Gubernur NTB dalam hal tes PCR sendiri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima dengan telah mengalokasikan dana dua Milyar untuk Pengadaan PCR sendiri adalah sikap nyata Walikota HML membela kepentingan dan keselamatan Warga Kota Bima.

Untuk diketahui bahwa saat ini Pasien Covid-19 di Kota Bima yang di test PCR baru diketahui apakah positif atau negatif tidak secara langsung diketahui karena sampel nya harus di kirim dulu di Laboratorium Kabupaten Sumbawa yang memakan waktu hingga 4 hari.

Menurut Walikota HML bahwa rentang waktu yang begitu lama tersebut tentu menjadi sebuah langkah mundur dalam rangka penyelamatan jiwa warga Kota Bima.

“Tentu waktu empat hari menunggu hasil test PCR adalah sebuah kemunduran dalam langkah penyelamatan pasien, sehingga saya ambil sikap tegas Alokasikan anggaran Test PCR sendiri tanpa harus lagi mengirim Sampel di Sumbawa” tegas Walikota HML.

Dalam rapat koordinsi itu juga Walikota HML menyampaikan secara langsung pada Gubernur NTB akan kesulitan koordinasi urusan Swabb PCR beserta problem yang dirasakan oleh Tenaga Kesehatan (Nakes) Kota Bima.

“Swabb PCR ini adalah keluh kesahnya Tenaga Kesehatan (Nakes) Kota Bima saat sekarang yang dianggap cukup lamban menhetahui hasilnya karena harus dinkitim ke Kabuoaten Sumbawa dulu” ujar Walikota HML.

Rentang waktu pengiriman hasil Swabb PCR ini juga mejadikan kendala tersendiri dalam hal pelayanan kesehatan.

“Misalkan saja hari ini dilakukan Swabb PCR, tidak lantas kita mengetahui secara cepat hasilnya karena harus dikirim lagi ke Kabupaten Sumbawa selama 4 hari menunggu, kita tentu alami satu kegagalan dalam hal pelayanan” ungkal Walikota HML.

Atas problematik itu pula, HML sampaikan Secara langsung pada Rapat Koordinasi itu bahwa Pemerintah Kota Bima mengambil langkah menginisiasi untuk pengadaan PCR sendiri tanpa mengirim Sampel di Kabupaten Sumbawa lagi.

“Keselamatan Warga Saya Utamakan daripada menunggu Hasil PCR di Kabupaten Sumbawa, maka saya inisiasi mengadakan PCR sendiri, saya sudah alokasikan walau tidak ada legal standing dari Gubernur” ungkap HML Mantan Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini.

Masih Menurut Walikota HML bahwa PCR diadakan di rumah sakit kota Bima dalam rangka mempercepat deteksi dini terhadap masyarakat yabg terpapar covid-19.

“Sehingga penanganan nya dapat dilakukan secara cepat tanpa menunggu waktu berhari-hari demi keselamatan masyarakat kota Bima” Demikian Tegas Walikota HML.

Adapun PCR adalah singkatan dari polymerase chain reaction. PCR merupakan metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus. Uji ini akan didapatkan hasil apakah seseorang positif atau tidak SARS Co-2.

Dibanding rapid test, pemeriksaan RT-PCR lebih akurat. Metode ini jugalah yang direkomendasikan WHO untuk mendeteksi Covid-19.

Visi Kemanusiaan dan pelayanan prima pada masyarakat yang dimiliki oleh Walikota HML ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan Kota Bima.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Drs. H. Azhari, M. Si saat di wawancara Media Online Bimantika.net Sabtu 24 Juli 2021 menyebutkan bahwa di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima (RSUD) Kota Bima adanya TCM.

Tes Cepat Molekuler (TCM)
Sebelumnya tes ini digunakan untuk mendiagnosis penyakit tuberkulosis (TB) dengan berdasarkan pemeriksaan molekuler. Metode pemeriksaan COVID-19 ini menggunakan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis cartridge

“RS Kota adanya TCM gene expert, merupakan alat tes cepat molekuler, ini PCR juga hanya saja sejak bulan november 2020 tidak ada cartridge TCM Covid-19, jika ada kita bisa memeriksa PCR Covid-19” ungkap Azhari.

Ia menyebutkan bahwa Dinas kesehatan Kota Bima Tahun ini ada perencanaan pengadaan alat PCR yang akan di letakan di Labkesda.

“insha Allah informasinya Dua minggu lagi alatnya datang” demikian tegas Azhari.

Azhari menceritakan bahwa Alat PCR ini di minta oleh pak Walikota ke Dinas Kesehatan Kota Bima ketika awal Covid-19 dan pemerintah kota dan kabupaten masih susah-sudahnya mengirim sampel ke propinsi.

“Beliau (Walikota,red) bilang lakukan perencanaan PCR ini di APBDP. Tapi karena rasionalisasi untuk Covid akhirnya pending saat itu dan di tahun anggaran 2021 dilakukan perencanaan ulang. Saya tau beliau kecewa ketika kami pending di APBDP 2020” Demikian Ungkap Azhari.

Lebih lanjut ia katakan bahwa PCR yang akan digunakan di Labkesda lebih banyak tujuannya selain untuk penegakan penyakit juga untuk mandiri dan pelaku perjalanan.

“rencananya seperti itu gambarannya” ucapnya

Ditanya soal izin PCR apakah sudah di kantongi ? Azhari dengan lugas katakan bahwa Terkait perijinan pihaknya sudah sampaikan lebih awal pada pihak Propinsi.

“Kami sudah sampaikan lebih awal ke propinsi Visitasinya oleh Tim dari Propinsi, Propinsi yang lanjutkan ke Balitbang Kemenkes untuk di keluarkan izinnya” demikian ungkap azhari mengakhiri Wawancaranya. (***)