Heris : Tidak Ada Jual Beli Jabatan, Yang Ada Sesuai Kompetensi

Bimantika.net Adanya issu issu yang berseliwerang dimedia sosial terkait adanya transaksi jabatan saat mutasi dan rotasi jabatan di Pemerintah Kabuoaten Bima membuat para Relawan IDP-Dahlan Angkat Bicara.

Wakil Ketua Indah Centre Kabupaten Bjma, Abd Heris, SH menyebutkan bahwa Mutasi, Rotasi dan Demosi Jabatan Pemerintah Kabupaten Bima yang dilakukan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) dan Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Nur masih dalam taraf normatif sesuai tata aturan dan mekanisme yang ada.

“Baperjakat berfungsi secara totalitas dalam urusan rotasi dan mutasi jabatan dalam organ pemerintahan” ungkap Heris Ompu Kapa’a.

Lanjutnya Bahwa adanya desas desus dari eks tim pemenangan baik relawan maupun koalisi partai politik sesungguhnya mereka tidak boleh lakukan intervensi dalam bentuk apapun.

“Pilkada sudah selesai, tugas relawan dan Tim pemenangan bukan untuk Intervensi IDP-Dahlan melainkan mengawal pemerintahan menuju Bima Ramah Jilid ll” Demikian ujar Heris.

Heris mengingatkan pada seluruh tim pemenangan dan jajaran parpol koalisi bahwa mutasi dan rotasi yang sudah dilakukan oleh IDP-Dahlan selama 3 kali pasca Pilkada ini bukan hanya tugas Bagian Kepegawaian Daerah (BKD), Bukan kewenangan Sewenang-wenang IDP-Dahlan melainkan ada tim Pemkab Bima yang disebut dengan Baperjakat.

“Nah saya minta pada seluruh relawan dan tim sukses IDP-Dahlan untuk memahami itu semua” harapnya.

Heris menegaskan juga bahwa untuk para tim sukses dan relawan agar senantiasa tidak memaksakan kehendak mengatur internal pemerintahan karna dalam internal pemerintah ada sistim yang bekerja sehingga kalaupun tim sukses menitipkan nama-nama orang lalu tidak diakomodir tentu butuh kesabaran.

“Disinilah dibutuhkan kesabaran kita bersama dalam mengawal pemerintahan IDP-Dahlan” ungkap Heris.

Masih menurut Heris bahwa adanya tudingan dari para tim sukses dan relawan terkait uang mahar, uang kebersamaan dan segala macam nama dan modusnya adalah issu-issu sesat yang sengaja di gelinding kan untuk menjatuhkan wibawa pemerintahan IDP-Dahlan.

“Saya hakkul yakin bahwa dalam mutasi tidak ada transaksional apapun, justru IDP-Dahlan secara riil melalui Baperjakat mengangkat seseorang sesuai kapasitan keilmuan dan integritas moralnya” demikian tegas Heris Ompu Kapa’a.

Diakhir komentarnya Heris Ompu Kapa’a menegaskan bahwa dalam rotasi mutasi jabatan pemkab Bima selama 3 kali pasca Pilkada tidak ada transaksional jual beli jabatan.

“Tidak ada transaksi jual beli jabatan, yang ada sesuai dengan kompetensi masing-maasing” demikian tegas Heris. (***)

Adanya Rekomendasi Gugus Tugas Covid-19, Polres Bima Kota Keluarkan Izin Turnamen Sepakbola

Kasat Intel Polres Bima Kota IPTU Muhammad Ananda, S. Kom

Bimantika.net Adanya sejumlah pertanyaan dari pihak aktivis dan mahasiswa terkait dengan izin keramaian Turnamen Sepakbola Galaxy Cup yang diselenggarakan di Lapangan Mako Brimob oleh Saudara Casman Ilmanagara, SH kini mendapatkan titik terang urusan izin keramaiannya.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Candra, S.I.K., MH melalui Kasat Intel Polres Bima Kota IPTU Muhammad Ananda, S. Kom saat dikonfirmasi Media Online Bimantika Rabu Malam 22 September 2021 menyebutkan bahwa terkait dengan izin keramaian yang dikeluarkan oleh Polres Bima Kota sebenarnya sudah lama sembari memanfaatkan keramaian itu untuk mengajak warga masyarakat pencinta bola untuk di vaksinasi.

Ananda menceritakan bahwa selama masa pandemi Covid-19 di Kota Bima ada dua izin keramaian yang diajukan oleh Masyarakat yakni Izinnya saudara Herman, M. Pd terkait pembukaan Pasar Ramadhan dan Izinnya Casman urusan Turnamen Sepakbola.

Disaat itu, menurut Kasat Intel Izinnya saudara Herman, M. Pd dihentikan secara total atas perintah langsung Bapak Kapolda NTB. Sementra izinnya Saudara Casman berjalan sambil menyepakati beberapa syarat.

Diantara syarat itu antara lain saat itu karna PPKM Kota Bima level 3, Jika saja terjadi PPKM Level 4 maka seluruh aktivitas dihentikan secara total, dan saudara Casman menyepakati sarat mutlak itu.

Menurut Kasat Intel, bahwa sesungguhnya kegiatan Casman dalam turnamen Sepakbola seiring dengan Dibukanya Gerai Vaksinsi oleh Polres Bima Kota.

Atas dibukanya Gerai Vaksinasi oleh Polres Bima Kota tersebut kami tidak kesukitan mengumpulkan warga untuk melakukan Vaksinasi sebagai target pemerintahan pusat.

“Hasilnya mendekati 100 orang yang divaksinasi oleh pihak polres Bima Kota pada penonton sepak bola di lapangan Brimob Kota Bima” Demikian ujar Ananda.

Lanjutnya, bahwa sebenarnya dulu saudara Casman mengajukan izin keramaian itu ada pointer penting yang disepakati bersama yakni apabila kondisi Covid-19 di Kota Bima ada pada level 4 maka pertandingan di stop kan secara total.

Yang lebih penting lagi menurut Kasat Intel bahwa izin keramaian dikeluarkan oleh Polres Bima Kota adalah setelah adanya ketentuan rekomendasi Gugus Tugas Covid-19.

Karena di Kota Bima terbentuk saat itu Ketua Gugus Tugas Covid-19 adalah Pak Sekda Kota Bima, maka Saudara Casman ikut sertakan izin rekomendasi dari Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19.

“Nah, saat itu Casman mengantongi izin Rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Bima dan seiring berjalan nya waktu di Kota Bima terjadi penurunan yang tajam hingga ke level 2 sehingga pihak kepolisian tetap menganggap izin yang saudara Casman Cs ajukan tetap berlaku” ungkapnya.

Turnamen itu menurut Ananda akan berakhir Final di Lapangan Manggemaci Kota Bima.

Dipilihnya lapangan Manggemaci untuk memudahkan pengontrolan dalam rangka Vaksinasi Merdeka untuk para penonton yang belum melakukan Vaksinasi, dan tenaga Medis PKM juga tidak kesulitan menjangkau lokasi” ungkap Ananda. (***)

Bupati IDP : Rotasi, Mutasi dan Non Job adalah Hal Wajar Dalam Birokrasi

Bimantika.net Hari ini Rabu 22 September 2021 Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Puteri, SE (IDP) kembali lakukan proses Rotasi, Mutasi jabatan lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Dalam Rotasi ke 3 Pasca Pilkada Desember 2020 imi, IDP kembali melantik 198 orang pejabat struktural dan Fungsional lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Selain 198 orang, ada juga yang dinonjobkan sebanyak 43 orang. Jadi jumlah keseluruhannya sebanyak 201 orang pejabat yang ada.

Berdasarkan data yang dihimpun pejabat fungsional yang dilantik tersebut yakni, Yasin, S. Pd, dari Plt Kasek SDN Nggembe diambil sumpah jabatannya sebagi Kasek SDN Nggembe, Lukman, S. Pd, diangkat jadi Kepala SDN 09 Sila, Muhammad Ali, jadi Kasek SDN Sanolo, Sulastri, S. Pd, diangkat jadi Kasek SMPN 3 Bolo, Sri Endang Astuti, S. Pd, diangkat Jadi Kasek SDN Muku, Sarinah, S.Pd, diangkat jadi Kepala SDN Pali.

Lalu Pejabat struktural diantaranya, Iwan Purnamawan, SP, dari Sekertaris UPPP Kecamatan Wawo diangkat menjadi Kepala UPT Wawo. Mukhlis SH, dari staf Kantor Camat Madapangga, diangkat menjadi Kasi Trantib Camat Madapangga, M. Sayuti, SH dari staf Kantor UPT Dikbudpora diangkat menjadi Kasubag Keuangan dan Kepegawaian di Kantor Camat Madapangga.

Suryansah, SH, dari Kasi Pengamanan dan Pengawalan Pol PP Kabupaten diangkat menjadi Sekcam Madapangga. Mansyur, SP, dari Kepala UPT Pertanian Tambora dirotasi menjadi Kepala UPT Pertanian Bolo, sementara Kepala UPT Pertanian Bolo, Wahyudin, SP, dirotasi untuk menjadi Kapala UPT Pertanian Lambitu, Wahyudin, S.Pt, menjadi Kepala UPT Peternakan Madapangga.

Ke 43 pejabat yang Dinonjobkan adalah, Akhyar Anis, S. PT menjadi staf biasa di UPT Peternakan Wera dari Kepala UPT Permakan Madapangga, Drs. Nasaruddin, menjadi staf biasa di Kantor Camat Lambitu dari Kasi Trantib di Kantor Camat Madapangga dan sederet nama lainya.

“Itulah pejabat fungsional dan struktural yang dilantik pada kali ini serta dinonjobkan,”jelas Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, dalam sambutannya di acara pelantikan.

Kata Umi Dinda sapaanya, proses pelantikan dan rotasi serta dinonjobkan pejabat adalah merupakan kebutuhan organisasi dan hal yang lumrah terjadi. Untuk itu, diharapkan pada pejabat fungsional dan struktural serta Dinonjobkan, harap menerima keputusan ini.

“Karena, ketekunan dari bapak dan ibu, sangat diharapkan untuk memenej sebuah organisasi,”ujarnya.

Setelah dilantik ini, kata ibu dua anak ini, sesegera mungkin bapak dan ibu sekalian cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

“Cepatlah beradaptasi dengan suasana dan lingkungan baru di tempat masing-masing,”harapnya.

Sementara itu, Wabup Bima, Drs. Dahlan, mengatakan, selamat pada para pejabat yang dilantik. Pelantikan ini merupakan kehendak dari Ridha Allah SWT.

“Saya berharap pada pejabat yang dilantik, bekerjalah secara profesional dan penuh loyalitas,”pungkasnya.(***)

Johan Jauhari Tuding Casman Langgar Prokes Covid-19, Casman Enggan Debatable

Foto : Johan Jauhari

Bimantika.net Salah seorang Aktivis Pergerakan Johan Jauhari menyebut bahwa penyelenggara turnamen sepak bola Galaxy Cup di Lapangan Brimob Bima Kota diduga kuat sebagai sebuh pelanggaran Protokol kesehatan Covid-19.

Pada Media Online Bimantika Johan dengan tegas katakan bahwa Casman selaku penyelenggara wajib bertanggung jawab atas kegiatan yang diduga kuat langgar protokol kesehatan tersebut.

Johan pertanyakan legalitas serta izin turnamen yang diselenggarakan oleh Casman Cs.

“ada ngga dia mengantongi ijin membuka permainan bola galaxi cup, ijin dan tanda tangan dari pemerintah, ijin dan tanda tangan dari Polres Kota Bima, ijin dan tanda tangan dari Dandim, ijin ketua bola di kota bima dan apa kapasitasnya dia” demikian ungkap Johan.

Sisi lainnya Johan Pertanyakan transparansi uang pendaftaran peserta turnamen.

“Berapa pendaftaran dari 1 club dan berapa club yg berhimpung. Siapa ketua pelaksananya, siapa sekretari pelaksananya dan siapa bendahara pelaksananya diduga kuat casman pendaftaran club bola masuk ke rekening pribadi” ujarnya.

Johan Menuding bahwa kegitan yang dilakukan oleh Casman murni scandalnya casman yang seolah olah hobi bola.

“Semoga Casman bisa terbuka urusan ini agar tidak simpamg siur, jelas dan terbuka di tengah kondisi pandemi ini perlu” ungkap Johan.

Pihak Penyelenggaran Turnamen Casman Ilamanagara, SH yang dikonfirmasi media online lewat Akun Facebooknya memberikan komentar untuk tidak mau debatable di media sosial.

“Pak Ketua ada kritik dari Aktivis bahwa pertandingan yg diadakan pak Ketua sama sekali dipertanyakan izin dari pihak Pemkot Bima, Pihak Polres Bima, Pihak Dandim Bima, sebenarnya menurut para Aktivis pak ketua melanggar Prokes Covid-19, Mohon Tanggapan Pak Ketua Casman Bima” Demikian pertanyaan Media Online pada Casman.

“Tanggapan saya Kritik yang baik dan bagus itu abangku., kita hargai pandangan baik teman-teman semua.., soal ijin..ini bukan tempatnya saya jelaskan bang..kita menghindari debatable dunia maya, Kapan waktu kita ketemu darat aja bang… 🙏mohon maaf mada ta.. 🙏” demikian Ungkap Casman dalam Kolom Komentar Akun Facebooknya.(***

Puskesmas Kumbe Sedang Dibangun, HML Bapak Pembangunan Kota Bima

Bimantika.net Di Era Kepemimpinan Walikota Bjma H. Muhammad Lutfi, SE (HML) sudah sangat seimbang Pembangunan yang dilakukannya.

Urusan Pembangunan sarana dan prasarana Kesehatan, sungguh menjadi prioritas Walikota HML.

Bebelumnya Walikota HML sukses membangun Puskesmas Megah dan Mewah Yakni Puskesma Paruga di Kelurahan Dara Kecamatan RasanaE Barat, Puskesmas Mpunda di Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda.

Foto Berdiri Kokoh dan Mewah Puskesmas Paruga di Kelurahan Dara Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima

Berdiri kokohnya dua Puskesmas Megah dan Mewah ini adalah bentuk perhatian secara penuh Walikota HML dalam hal sarana dan prasaran kesehatan.

Kini di tahun Anggaran 2021, Walikota HML lagi-lagi menorehkan sebuah karya nyata nya membangun Puskesmas Kumbe RasanaE Timur yang berlokasi di ujung Timurnya Wilayah Kota Bima tepatnya di Kelurahan Kumbe Kecamatan RasanaE Timur.

Foto Berdiri Kokoh dan Megah Puskesmas Mpunda di Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda Kota Bima

Proyek dengan Angka Puluhan Miliyar itu semata-mata ikhtiar Walikota HML dalam memperhatikan urusan kesehatan warga masyarakatnya.

Walikota Bimw H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang di wawancara langsung media Online Bimantika pada hari ini Rabu 22 September 2021 mengungkapkan bahwa dirinya akan selalu fokus urusan pembangunan sarana dan prasaran yang berkaitan dengan kemaslahatan warga masyarakatnya.

“Kita akan tetap secara terus menerus melakukan upaya upaya pembenahan di segala lini kehidupan masyarakat Kota Bima” ungkap HML.

Proses Awal Pembangunan Puskesmas RasanaE Timur Kota Bima

Masih menurut Walikota HML bahwa pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kota Bima menjadi prioritas dimasa kepemimpinannya.

“Insya Allah kita akan tetap lakukan pembangunan yang merata dan berkeadilan untuk seluruh warga masyarakat Kota Bima” Demikian Ungkap Walikota HML.

Salah Seorang Warga Oimbo Kecamatan RasanaE Timur Parlan mengaku bahwa dengan dibangun ya Puskesmas Kumbe RasanaE Timur setelah sukses bangun Puskesmas RasanaE Barat dan Mpunda, dirinya menobatkan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE adalah Bapak Pembangunan Kota Bima.

“Saya nilai dari hasil pembangunan yang ada selama HML menjadi Walikota Bima sejak tahun 2018 lalu, sudah saat nya saya sebut HML sebagai Tokoh Pembangunan segala lini di Kota Bima ini” ungkap Ruslan yang juga sebagai Ketua BMI Kota Bima sayap Partai PDI Perjuangan. (***)

Bupati IDP Sebut Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bima 2,5 Hingga 3 Persen

Bimantika.net Ditengah kondisi Pandemi Covid-19, kontraksi ekonomi nasional dan rendahnya kapasitas anggaran yang ada, pemerintah daerah terus berupaya mendorong tetap tumbuhnya ekonomi masyarakat, baik melalui bantuan progran kegiatan dalam APBD kabupaten, program kegiatan APBD provinsi maupun program kegiatan dari APBN, sehingga dalam proyeksi pertumbuhan ekonomi kabupaten Bima secara positif dalam kisaran 2,5% – 3% sampai akhir tahun ini.

Demikian salah satu poin penting penyampaian Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) saat menyampaikan pidato Pengantar Nota Keuangan Tentang Rancangan PERDA APBD Perubahan Kabupaten Bima Tahun Anggaran 2021 Selasa (21/9) dalam Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bima M. Putera Ferryandi, S.Ip dan wakil Ketua Aminurlah SH dan dihadiri para anggota DPRD , Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Direktur BUMN/BUMD dan Para Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Bima di Ruang Sidang Utama DPRD setempat.

Dikatakan Bupati, terkait komponen pendapatan dalam Rancangan Perda APBD-Perubahan tahun anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp.1.787 Triliun. Angka ini mengalami penurunan sebesar Rp.38,01 Miliar atau 2% dari target pendapatan dalam APBD murni tahun 2021 sebesar Rp.1.826 Triliun.

Sedangkan dalam komponen belanja daerah, direncanakan sebesar Rp. 1.827 triliun, jumlah ini mengalami penurunan sebesar Rp. 22,31 milyar atau turun 1 % dari APBD murni tahun 2021 sebesar Rp. 1.850 triliun.

Demikian halnya pada komponen penerimaan pembiayaan, direncanakan sebesar Rp. 39,85 milyar, mengalami kenaikan sekitar 65% atau sebesar Rp. 15,7 milyar dari APBD murni tahun 2021 sebesar Rp. 24,1 milyar. Penerimaan pembiayaan tersebut bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) tahun anggaran sebelumnya sebesar Rp. 39,1 milyar dan jumlah ini mengalami kenaikan sebesar Rp. 8,1 milyar atau naik 26% dari APBD murni tahun 2021 sebesar Rp. 31 milyar

“dan penerimaan kembali pemberian pinjaman direncanakan tahun 2021 ini sebesar Rp. 750 juta sama dengan penerimaan pada APBD murni tahun 2021”. Jelas Bupati.

Raperda APBD-Perubahan tahun 2021 selanjutnya dijadikan bahan pembahasan lebih lanjut oleh DPRD untuk menjadi peraturan daerah yang definitif.(***)

Bupati IDP : “Guru Penggerak Berperan Membangun Kemandirian Anak Didik”

Bimantika.net Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi melalui Pusat Pengembangan, Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Kewarganegaraan serta Ilmu Pengetahuan Sosial Selasa (21/9) menggelar Simposium Guru Penggerak bagi Wilayah Kabupaten Bima,

Kegiatan tersebur ber tema kan “Sinergitas Guru Penggerak Dengan Pemerintah Daerah Dalam Proses Transformasi Pendidikan” di Ballroom Hotel Camelia Kota Bima.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) didampingi kepala Dinas Dikbudpora kabupaten Bima Zainudin S.Sos, MM dan Koordinator Guru Penggerak Mujiono Haryanto menghadiri dan memberikan arahan kepada 64 peserta yang terdiri dari 48 guru penggerak, 10 pendamping dan 6 Peserta Dikbudpora Provinsi dan Kabupaten Bima. Sesaat tiba di tempat simposium.

Bupati Bima disambut tarian tradisional Bima dari para guru peserta pelatihan guru penggerak.

Bupati dalam arahannya mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih tergolong rendah menjadi salah satu tantangan Kabupaten Bima dalam peningkatan kualitas Sumberdaya Manusia (SDM). Karena itu kata Bupati, kehadiran guru penggerak memiliki arti penting dalam membangun kemandirian anak didik.

“Saya bangga karena guru penggerak bukan diangkat, tetapi dipilih dan diseleksi dengan baik. Artinya, para peserta memiliki kompetensi sumber daya manusia yang bisa diandalkan. Untuk terpilih mengikuti pelatihan agar bisa menjadi penggerak tentu tidak mudah, dan memerlukan kerja keras”.

Pemerintah kabupaten Bima memberikan apresiasi kegiatan Kementerian Kebudayaan dan Ristek ini sebagai sentuhan langsung dalam meningkatkan kompetensi SDM tenaga pendidik mengingat cakupan wilayah yang cukup luas dengan 191 desa masih sangat kekurangan guru ASN.
“ Mudah-mudahan, kehadiran guru penggerak akan mampu memotivasi guru yang lain dan menunjukkan kemandirian bagi anak didik sesuai dengan situasi dan kondisi di daerah”. Imbuh Bupati.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga kabupaten Bima Zunaidin , S.Sos, M.M dalam pengantarnya mengemukakan, guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang menerapkan merdeka belajar dan menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang berpusat pada murid. Guru Penggerak menggerakkan komunitas belajar bagi guru di sekolah dan di wilayahnya serta mengembangkan program kepemimpinan murid untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.

Program ini merupakan upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

“Dalam prakteknya, kegiatan ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi literasi dan numerasi serta karakter yang diawali dengan SDM kepala sekolah dan guru yang unggul”. Terang Zunaidin.

Sementara itu, Koordinator Guru Penggerak Mujiono Haryanto mengemukakan, dengan berakhirnya penyelenggaraan Program Pendidikan Guru Penggerak angkatan selama 9 bulan ini, diharapkan mampu berkontribusi dalam transformasi pendidikan di sekolah dan di daerah yang perlu dijembatani oleh para stakeholder pendidikan di daerah terutama Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan.

Para guru penggerak diharapkan dapat berkiprah dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melakukan transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila sebagaimana tertuang dalam tujuan dari program PGP.

“Guru Penggerak juga perlu melakukan konsolidasi dalam menyusun rencana strategis dalam rangka mewujudkan profil Pelajar Pancasila” terangnya. (***)

Puluhan Lansia Kecamatan Raba Dapat Bantuan Sembako Partai PBB

Bimantika.net Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Bima hari ini Selasa 21 September 2021 melakukan pembagian sembako untuk puluhan Lanjut Usia (Lansia) Di Kecamatan Raba Kota Bima.

Nampak Ketua DPC PBB Kota Bima Syamsuddin, S. Sos dan jajaran PAC Maupun Ranting PBB Kota Bima dalam kegiatan sosial tersebut yang disambut riang gembira oleh sejumlah warga penerima bantuan.

Syam Sapaan Ketua DPC PBB Kota Bima pada Media Online Bimantika menyebutkan bahwa gerakan sosial ini menjadi agenda PBB dalam membantu sesama.

“Apalagi di masa Pandemi Covid-19 yang serba kekurangan dan bahkan menghancurkan sendi-sendi ekonomi rakyat maka disitulah muncul gerakan sosial partai kami dalam bentuk memberi bantuan sembako pada Lansia” ungkapnya.

Ia pun menyebutkan bahwa gerakan aksi sosial DPC PBB dalam bentuk sembako sudah melakukan di Kecamatan Mpunda, Kecamatan Asakota dan akan terus berupaya menyapa kecamatan RasanaE Timur.

“Insya Allah kami sudah lakukan di tiga kecamatan dan agenda kami akan terus lakukan di lima kecamatan lainnya di kota Bima” ungkapnya.

Sementara itu beberapa lansia di kelurahan Penanae dan Kel Rabadompu Barat Kecamatan Raba mengucapkan rasa terimkasih nya pada Partai Bulan Bintang.

“Kami berterimakasih pada partai bulan bintang yang sudah memberikan kami bantuan ditengah kesusahan seperti ini” ungkap beberapa lansia yang diwawancara khusus media online Bimantika saat menerima bantuan. (***)

Diduga Lakukan Penganiayaan, 5 Pemuda Renda Diamankan Tim Puma Polres Bima Kabupaten

Bimantika.net Tim Puma Polres Bima Kabupaten tidak terlalu lama melakukan proses pengamanan terhadap 5 orang remaja asal desa Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima yang diduga melakukan penganiayaan terhadap salah seorang warga Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima.

Proses pengamanan itu sukses dilakukan oleh Tim Puma Polres Bima Kabupaten pada Senin malam (20/9) Sekira Pukul 22.30 wita.

Mereka diamankan di rumahnya masing-masing atas dugaan melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban Albar (17) warga desa Ngali beberapa hari lalu.

“5 remaja yang di amanakan itu masing-masing AS (16), MH (16), MR (17), AP (16) dan FJ (16), semuanya asal desa Renda,” kata Kapolsek Belo AKP Sumardi.

Penangkapan ke 5 remaja itu berdasarkan Nomor : ST/821/VI/OPS.1.2./2021 Tanggal 3 Juni 2021 tentang pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)
dengan sasaran kasus 3C (Curat, Curas, Curanmor) dan Laporan Pengaduan.

“Orang tuanya melaporkan atas kejadian menimpa anaknya Albar pada Jumat 17 September 2021 sekitar pukul 23.00 Wita di jalan raya desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima tepatnya di dekat lapangan Desa Renda,” terangnya.

Ia menjelaskan, awalnya anak pelapor yang menjadi korban pulang dari Desa Tente menuju Desa Ngali, namun ditengah jalan pas di Desa Renda, ada orang yang melempar batu dari atas gunung dan mengenai motor milik anaknya.

“Beberapa saat kemudian ada dua orang berboncengan dengan motor membuntutinya, pas di Lapangan, dikasih tahu oleh saksi bahwa di punggungnya ada tertancap anak panah,” imbuhnya.

“Saat meraba korban merasakan sakit dan langsung menuju Pustu Desa Ngali untuk mendapat perawatan lebih lanjut,” katanya.

Dari hasil serangkaian penyelidikan Anggota di lapangan dan terdapat alat bukti permulaan yang cukup, sehingga team lidik melakukan upaya penangkapan terhadap para pelaku penganiayaan.

“Team Puma mendapatkan informasi terkait keberadaan para pelaku kemudian menindaklanjuti info langsung meluncur ke masing-masing rumah pelaku dan melakukan penangkapan,”pungkasnya.

Saat ditangkap para pelaku tidak melakukan perlawanan sehingga dengan mudah anggota membawa ke Mako Polres Bima guna proses hukum lebih lanjut. (***)

Serang Ustadz Sedang Ceramah, Semoga Tidak Gila

Bimantika.net Pelaku penyerangan terhadap Ustadz Abu Syahid Chaniago di Masjid Baitusyakur, Batam, Kepulauan Riau, telah diamankan oleh Aparat Polisi Setempat.

Pelaku berinisial H telah dibawa polisi ke Polresta Barelang untuk didalami motiv dari perbuatannya menyerang tiba-tiba seorang Ustadz yang sampaikan Dahwah.

“(Pelaku) sedang diperiksa,” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, Senin (20/9/2021).

Harry mengatakan pelaku diamankan jemaah pengajian tidak lama setelah terjadi penyerangan. Saat itu Ustadz Chaniago diserang dari sisi kanan.

“Penyerangan itu tiba-tiba. Terjadi saat Ustadz Abu Chaniago memberikan ceramah sekitar pukul 11.15 WIB. Di antara jemaah itu ada inisial H melakukan penyerang,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan sementara, H adalah warga Batu Ampar.

Namun H berasal dari Langsa. Dia datang dari tempat tinggalnya dan langsung melakukan penyerangan.

“Pelaku datang saat memberikan ceramah. Ceramah itu memang sebagian besar ibu-ibu. Semua masih diperiksa, H ini tinggal di sana (Batu Ampar), tapi dari Langsa,” ucapnya.

Dilihat dari video yang diterima, Senin (20/9/2021), aksi penyerangan terjadi saat ustadz yang dikenal bernama Chaniago itu mengisi ceramah di Masjid Baitusyakur, Batu Ampar, Batam.

Sementara dalam video lainnya yang beredar luar di media sosial, terlihat pelaku diamankan oleh para jemaah.

Namun pelaku terus melawan. Pelaku kemudian diserahkan ke Mapolsek Batu Ampar.(sumber : detik.com)