Rohmi-IDP Dua Wanita Hebat Aset NTB

Bimantika.net Dua Wanita Hebat Aset Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd yang saat ini adalah Wakil Gubernur NTB Periode 2018-2023 dan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) Bupati Bima Dua Periode 2015-2020 dan 2020-2025.

Kedua sosok perempuan ini adalah figur yang masing-masing memiliki basis massa riil sehingga setiap pemilihan langsung dipastikan mendapat dukungan luas dari masyarakat pencinta dan loyalisnya.

Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. lahir 29 November 1968 adalah akademisi dan politisi Indonesia.

Ia menjabat Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 2018—2023. Ia adalah wakil dari Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah setelah memenangkan Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Barat 2018.

Rohmi merupakan kakak dari Gubernur Nusa Tenggara Barat periode Dua Periode 2008—2018, Muhammad Zainul Majdi.

Berikut pengalaman kerja dari Rohmi sebagi General Foreman di PT Newmont Nusa Tenggara (2000—2009)
Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur (2009—2013)
Rektor Universitas Hamzanwadi (2012—2018)
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (2018—sekarang)

Rohmi mengenyam pendidikan formal di
SD Negeri 3 Mataram
SMP Negeri 2 Mataram
SMA Negeri 1 Mataram
S1 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
S2 Universitas Sebelas Maret
S3 Universitas Negeri Jakarta

Rohmi, sapaannya lahir di Pancor Namun ia tumbuh besar di Mataram di kediaman orang tuanya. Ia menghabiskan mas kanak-kanak di SDN 3 Mataram kemudian SMPN 2 Mataram dan SMAN 1 Mataram.

Sementara itu Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang sudah populer dengan sebutan IDP lahir 19 November 1981 adalah seorang Bupati Kabupaten Bima Dua Periode yang menjabat sejak tanggal 17 Februari 2016 berpasangan dengan Dahlan M. Noer.

Ia menjadi Bupati perempuan pertama di Nusa Tenggara Barat sekaligus merupakan Istri dari (Alm.) H. Ferry Zulkarnain mantan Bupati Bima dua periode (2005-2010) dan (2010-2015) dan Ibu kandung Muhammad Putera Ferryandi Ketua DPRD Kabupaten Bima.

Sebelum menjadi Bupati Bima, IDP pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bima dan berposisi sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Pada Pemilu 2014.

Indah Dhamayanti lahir di Dompu, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 19 November 1981 adalah seorang Bupati Perempuan pertama di Nusa Tenggara Barat. Ia berpasangan dengan Dachlan M. Noer berhasil memenangkan pilkada Kabupaten Bima. Pasangan ini resmi dilantik oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat saat itu TGB. M. Zainul Majdi pada tanggal 17 Februari 2016 di Mataram.

Dan di tahun 2020 kembali mereka berpasangan dalam Pilkada serentak dan lagi-lagi memenangkan Pilkada 2020 lalu.

Indah Dhamayanti merupakan Istri dari (Alm.) Dae Ferry Zulkarnain Bupati Bima dua periode (2005-2010) dan (2010-2015). Ferry Zulkarnain merupakan Sultan Bima ke-17 Putra Abdul Kahir II Sultan Bima ke-16.

Dinda Damayanti juga merupakan Ibunda dari Muhammad Putra Ferryandi Ketua DPRD Kabupaten Bima dan Sultan Bima ke-18.

Indah Dhamayanti bertekad meneruskan perjuangan sang suami H. Ferry Zulkarnain yang meninggal dunia 2013 akibat serangan jantung. Sehari sebelum kepergiannya Ferry turun ke lapangan menengok warganya yang saat itu terkena musibah bencana banjir bandang. Sisa masa jabatan Ferry yang masih menyisakan dua tahun di periode kedua (2010-2015) akhirnya dilanjutkan oleh Wakil Bupati Syafrudin M. Nur. (***)

SMA 1 Sanggar Bawa Bantuan Korban Kebakaran Sape

Bimantika.net Kebakaran yang melanda Warga Desa Naru Barat Kecamatan Sape Kabupaten Bima pelan lalu yang meluluhlantakkan puluhan rumah rata dengan tanah masih mendapat aksi simpatik dari beberapa pihak.

Kini aksi simpatik itu datang dari SMA Negeei 1 Sanggar Kabupaten Bima yang terletak diujung barat Kabupaten Bima.

Mereka peduli pada warga Desa Naru Barat Kecamatan Sape sehingga berinisiatif menyerahkan sejumlah bantuan untuk meringankan beban sesama yang sedang berduka.

Sabtu 16 Oktober aksi kemanusiaan diperlihatkan oleh SMA Negeri 1 Sanggar mendatangi korban kebakaran dengan menyerahkan sejumlah bantuan.

SMA Negeri 1 Sanggar menyumbangkan bantuan berupa beras, pakaian, dan logistik lainnya dibawah pimpinan kepala sekolah SMA Negeri 1 Sanggar Afifuddin, S. Pd, M Pd dan di dampingi oleh Arif Ramadhan S. Pd dan ibu Julhana Ningsih S.pd. (Iwan Andre)

Beredar Info Reshuffle Kabinet Indonesia Maju

Bimantika.net Pengamat komunikasi dan Politik, Jamiluddin menyoroti Kemungkinan Reshuffle Kabinet yang akan berlangsung Akhir Oktober dan Paling lambat Awal November.

Dia menyebut, ada kemungkinan Reshuffle kabinet bersamaan dengan Pasca Purna Bakti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Presiden Jokowi kemungkinan besar memasukkan Hadi Tjahjanto dalam Kabinetnya,“ Ujar Jamiluddin Kepada Wartawan, Minggu (17/10/2021).

Sementara itu isu yg beredar Jokowi akan mereshuffle lebih dari sepuluh posisi menteri kabinet antaranya :

  1. Kepala Kantor Staff Presiden
  2. Menkopolhukam
  3. Panglima TNI
  4. Kepala BIN
  5. Jaksa Agung
  6. Menteri Perdangan
  7. Menteri Pertanian
  8. Menkominfo
  9. Menteri LH dan Kehutanan
  10. Menteri Perhubungan
  11. Mendagri
  12. Menpan RB
  13. Menteri ATR
  14. Menteri Koperasi dan UKM.
  15. Menteri ESDM

“Dari sejumlah menteri yang direshuffle ada yang hanya bertukar tempat saja dan ada yang benar benar keluar,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan mengenai skema untuk mengisi posisi Menteri yang direshuffle. Beredar sejumlah nama yang berasal dari kalangan partai Politik seperti Olly Dondokambey (PDIP), Ahmad Basarah (PDIP), Djarot Saiful Hidayat (PDIP), Zulkifli Hasan (PAN), Prananda Surya Paloh (NASDEM), Rachmat Gobel (Nasdem) dan Hary Tanoesoedibyo (Perindo).

Disamping dari partai politik Presiden Jokowi juga akan memasukkan banyak tokoh profesional dalam reshuffle kali ini dan nama nama yg beredar dari unsur profesional adalah Rafi Ahmad, Anggito Abimanyu, Troy Evelon Pomalingo, Drajad Hari Wibowo, Susi Pudjiastuti, Faisal Basri, Ari Kuncoro, Panut Mulyono, Inarno Djayadi, Sigit Widyawan, Stephanus Paulus Lumintang, Archandra Tahar dan Ali Ghufron Mukti.

Namun isu isu tersebut belum terkonfirmasikan secara pasti.

Pengamat sekaligus pendiri Lembaga Survey Kedai Kopi Hendri Satrio mengatakan Jokowi memiliki Hak prerogatif penuh atas pilihannya untuk menentukan Panglima TNI dan menteri yang baru kedepan.

“Saya pikir Presiden tidak mengulur-ulur waktu. Hadi Tjahjanto pensiun November nanti. Ada kemungkinan reshuffle dilakukan bersamaan,” ujar Hensat panggilan akrab Hendri Satrio. (Rfn//kontributor Jakarta//***)

Warga Pengguna Kapal Laut Resah Akibat Tes Antigen

Foto : Ika Purnamawati Bagian Pemasaran Tiket PT. Pelni Cabang Bima

Bimantika.net Ada keresahan yang tergambar dari warga masyarakat Kota Bima yang menggunakan jasa Pelni.

Keresahan warga masyarakat adalah adanya tes antigen yang memberatkan warga masyarakat untuk membayar setelah mereka membeli tiket dengan tujuan perjalanannya.

Dalam prakteknya, pihak-pihak yang berwenang lakukan tes antigen pun dinilai memainkan harga antigen yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sebenarnya kalau sudah Vaksin tahap 1 dan 2 tidak perlu lagi ada tes Antigen karna itu menambah beban kami warga masyarakat” ujar salah seorang pengguna jasa pelayaran PT. Pelni Cabang Bima.

Bahkan sumber pun menuding bahwa itu dijadikan sebagai lahan bisnis PT. Pelni Cabang Bima.

Atas keresahan warga Kota Bima itu, Pihak PT. Pelni Cabang Bima yang dihubungi Media Online Bimantika Sabtu Malam 16 Oktober 2021 membantah hal itu.

Ika Purnamawati Bagian Pemasaran Tiket PT. Pelni Cabang Bima membantah bahwa itu sebagai lahan bisnis pihaknya.

“Pelni mengacu pada SE GUGUS tugas Covid untuk pelaku perjalanan dengan transportasi Laut” ungkapnya singkat. (***)

Tim Puma Polres Bima Kota Sukses Ungkap Kejahatan Penggelapan Mobil

Bimantika.net Banyak torehan dan capaian pihak Polres Bima Kota dalam menumpas segala bentuk tindakan kejahatan dan kriminalitas di wilayah Hukum Polres Bima Kota.

Polres Bima Kota di bawah kendali Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Candra, S.I.K., MH melalui Tim Puma Polres Bima Kota telah berhasil mengamankan barang bukti (BB) Satu unit Kendaraan Daihatsu Sigra warna putih dengan Nopol DK 1817 ACC hasil Penggelapan.

Tim Puma bekerja ekstra berhari-hari untuk mendapatkan pelaku penggelapan, dan Pada Hari Sabtu tanggal 16 Oktober 2021 sekitar pukul 16:00 WITA di Rumah SARIFUDDIN alias SARIF, Desa Sori Sakolo, Kec. Dompu Kabupaten Dompu menemukan barang bukti tersebut.

Tim Puma Polres Bima Kota dalam melakukan rangkaian eksekusi lapangan dengan dasar
Laporan Pengaduan Nomor : ADUAN/K/516/IX/2021/NTB/Res Bima Kota

Korban/Pelapor adalah Amirudin S.Sos, 36 TH, WIRASWASTA, alamat : Kel. Mande, Kecamatan Mpunda Kota Bima

Barang Bukti dalam Penguasa Terahir
Syarifuddin alias Sarif, 36 tahun berprofesi sebagai Guru yang beralamat di Dusun Sori Utu, Desa Sori Utu Kecamatan Manggalewa Kabupaten Dompu.

Adapun Pelaku Penggelapan yang sudah di amankan pihak Polres Bima Kota adlah

  1. MUHAMMAD RUSLI, 54 TH, WIRASWASTA, alamat : Desa Sori Sakolo, Kec. Dompu, Kab. Dompu
  2. ROSDIANA, 38 TH, WIRASWASTA, alamat : Kel. Monta Baru, Kec. Woja, Kab. Dompu
  3. M. SAID (Lidik)

Adapun Kronologisnya Sebelumnya pada hari Jumat tanggal 15 Oktober, berdasarkan Laporan di atas TIM telah mengamankan 2 (dua) orang pelaku penggelapan an Rusli dan Rosdiana, dan dari pengakuan kedua pelaku bahwa BB mobil tersebut sudah di gadaikan ke saudara Syarifuddin seharga Rp 30.000.000 (tiga puluh Juta Rupiah).

Selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 16 Oktober 2021 TIM PUMA yang di pimpin oleh Kanit Pidum IPDA Franto Akcheryan Matondang, S.Tr.K, bersama Katim Puma Polres Bima Kota AIPDA Abdul Hafid langsung meluncur ke Rumah Saudara Syarifuddin dan berhasil mengamankan BB Kendaraan Mobil.

Yang dimana pada saat di rumah Saudara Syarifuddin sempat terjadi cekcok atau bersitegang dengan keluarga-keluarga yang tidak mengijinkan Tim untuk membawa BB kendaraan.

Namun setelah di berikan penjelasan oleh Kanit Pidum dan Katim Puma, keluarga dan masa pun mengerti dan di berikan untuk membawa mobil.

Tim Puma Polres Bima Kota juga membawa saudara Sarifuddin untuk di mintai keterangan dan Selanjutnya Tim mengamankan BB ke Mako Sat Reskrim Resort Bima Kota, Situasi aman dan terkendali.

Pelapor, Amirudin, S. Sos yang juga Aktivis Pergerakan sekaligus Tokoh Politisi Muda Kota Bima mengapresiasi kinerja Polres Bika Kota yang sangat luar biasa mengungkap segala lini bentuk kejahatan di Kota Bima.

“Salut Pada Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Candra yang menunjukkan kinerja riil dan profesional serta bangga pada Jajaran Tim Puma Polres Bima Kota dibawah kendali Ketua Tim Aipda Abdul Hafid yang sungguh sangat luar biasa dua hari tidak pulang di rumahnya hanya menindaklanjuti laporan kami sebagai masyarakat Kota Bima” demikian ungkap Amir. (***)

Ketua BPD Talabiu : “Berantas Narkoba, Negara Wajibkan Tes Urin sebagaimana Vaksin Covid-19”

Bimantika.net Dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap anak atau remaja adalah sebagai berikut : Perubahan dalam sikap, perangai dan kepribadian, Sering membolos, menurutnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran.

Sering menguap, mengantuk dan malas tidak mempedulikan kesehatan diri suka mencuri untuk membeli narkoba.

Narkoba adalah istilah untuk narkotika, psikotropika dan berbahaya lainnya. Istilah yang sering dipakai adalah NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan zat adiktif lainnya).

Narkotika adalah zat atau obat dari tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan dalam golongan-golongan sebagaimana terlampir dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Disekitar kita saat ini, banyak sekali zat-zat adiktif yang negatif dan sangat berbahaya bagi tubuh. Dikenal dengan sebutan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Pada era modern yang serba canggih, narkoba telah menjadi problem bagi umat manusia diberbagai belahan bumi.

Narkoba yang bisa mengobrak-abrik nalar yang cerah, merusak jiwa dan raga, tak pelak bisa mengancam hari depan umat manusia.

Penggunaan narkoba bukan hanya terjadi pada orang dewasa tapi remaja dan anak. Mereka awalnya hanya penasaran dengan rasanya,terus ikut-ikutan mencoba dan saat sudah merasakan nikmatnya mengkonsumsinya akhirnya jadi ketergantungan menggunakan narkoba. Banyak pengguna obat-obatan ini yang awalnya tergoda merasakan kesenangan sesaat atau sebagai pelarian dari masalah yang dihadapi. Padahal, efek narkoba dapat merusak kesehatan secara fisik dan kejiwaan.

Masa remaja adalah masa pencarian jati diri seseorang, pada masa ini anak memiliki emosi yang tidak stabil.

Sudah banyak Upaya-upaya yang dilakukan adalah melakukan keja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba.

Mengadakan razia mendadak secara rutin. Pendampingan orang tua itu pun sangat penting dengan memberikan kasih sayang dan perhatian

Namun ada yang sangat menarik dari masukan Ketua BPD Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Arif Munandar, S. IP.

Dalam Postingan akun Facebook pribadinya ia berharap agar negara mewajibkan seluruh rakyatnya untuk Wajib Test Urin.

“Coba negara berlaku kan wajib tes urin untuk semua warga negara mungkin narkoba akan hilang di muka bumi..
Seperti halnya wajib vaksin..” ungkap Arif dalama Postingan Facebooknya. (***)

Herman Effendy Sukses Raih Gelar Magister, Walau Banyak Cerita Pilu dan Duka

Bimantika.net Hari Ini Sabtu 16 Oktober 2021, segala macam rasa haru, bangga, sedih, suka, duka, riang gembira dan lainnya dirasakan oleh Herman Effendy, S. Sos., M. Ap.

Herman Sukses menyelesaikan studi Magister nya di Salah satu Perguruan Tinggi di Jawa Timur dengan Gelas Magister Administrasi Publik.

Herman Effendy yang terlahir dari Keluarga “Broken Home” menjadikan cita-cita luhurnya untuk menjadi orang sukses sangatlah tidak gampang.

Jalan liku dilaluinya dengan sendiri karena semenjak tamat SMA sudah tidak lagi ada perhatian dari ayah kandungnya yang sudah lama berpisah dengan ibu kandungnya.

Herman Kecil sudah kenyang dengan cerita pilu, duka Kepahitan hidup ditengah keluarga Broken Home memotivasi dirinya untuk meraih sukses dalam segala hal menjalani hidupnya dengan seorang Ibu setelah perceraian kedua orang tuanya dimasa kecilnya.

Cerita pilu, cerita sedih dilaluinya dengan banyak cobaan berat dihadapinya dengan tetap tegar hadapi segalanya.

Jatuh bangun dalam hal roda ekonomi sudah menjadi kebiasaan yang ia alami sehingga dirinyapun selalu berpikir positif untuk segala hal.

Akan terasa mudah baginya kuliah sambil kerja karna motivasi tinggi yang ada dalam memori otaknya bahwa ia harus sukses ditengah terpaan hidup yang dirasakannya.

Selesai study Sarjana S.1 nya, Herman Effendy dengan segala keterbatasannya melanjutkan Study Strata 2 (S.2) Ilmu Administrasi Publik.

Puncaknya hari ini adalah hari kebahagiaannya mendapatkan Gelar Magister Administrasi Pemerintah.

Momentum wisuda Magisternya, Herman Effendy ucapkan rasa terimakasihnya pada Allah SWT yang memberinya keberkahan.

“Pertama saya ucapkan syukur kepada Allah SWT atas pencapaian ini dan terimakasih yang tulus dari Umi ku yang telah memberikan doa demi kesuksesan yg di capai anak-anaknya, walau tanpa seorang ayah namun ketulusannya mengurus kami anak-anaknya tidak bisa saya bayar dengan apapun juga” ungkap Herman Effendy.

Dirinya sangat menyadari keadaan keluarga membuat dirinya mengalah menempuh pendidikan baik jenjang strata 1 dan seterusnya.

Karena baginya lebih mendahulukan adek-adek nya dalam urusan pendirikan.

“Keadaan ekonomi keluarga yang mewajibkan saya guna mensupport keberhasilan adek-adek dalam satu keluarga.sangat sulit memang namun saya punya keyakinan bahwa saya harus bisa menyelesaikan studi ini” ujarnya.

Tak Lupa pula Herman Effendy dalam kesuksesannya ini Ucapankan terimakasih kepada istri dan anak-anaknya yang begitu luar biasa memberikan dukungan demi terselesaikan nya Pascasarjana yang di ambilnya.

“Dan tentukan special thanks buat Pak Direktur Poltekes MFH Mataram Dr Syamsuriansyah H.M Sadakah yang banyak membimbing dan mensupport saya sehingga pada hari ini saya bisa menyelesaikan program Pascasarjana Magister manajemen publik” ujarnya.

Herman Effendy Ucapkan terimakasih buat seluruh kerabat, sahabat yang tidak bisa ia sampaikan dan ucapkan satu persatu.

“Insya Allah menjadi nilai ibadah kita di sisi Tuhan,Allah SWT” tutupnya. (***)

Enggan Ditegur Saat Mabuk, Sekelompok Pemuda Keroyok Polisi dan Ditangkap

Bimantika.net Pada hari Jum’at tanggal 15 Oktober 2021 sekitar pukul 17.40 wita bertempat di Cabang Banggo Desa Soriutu Kecamaran Manggelewa Kabupaten Dompu telah terjadi Pengeroyokan terhadap Anggota Polri berinisial S.

Pengeroyokan terhadap Polisi oleh sekelompok pemuda tersebut berawal dari Korban sedang berada di dalam rumahnya.

Kemudian Korban mendengar ada suara anak-anak muda sedang teriak di depan rumahnya kemudian Korban keluar dari rumah.

setelah berada diluar rumah Korban melihat ada sekelompok anak-anak muda yang sedang duduk sambil minum minuman keras di depan toko milik Korban.

Sekelompok Pemuda Mabuk-mabuk yang diduga mengeroyok Polisi di Tangkap dan di bawa ke Mako Polres Dompu Untuk Ditindaklanjuti secara Hukum

Kemudian Korban menghampiri anak muda tersebut dan melarangnya.

Larangan seorang Polisi dengan kalimat santun “Jangan Minum-minum disini ” itulah menjadi pemicu awal karena sejumlah pemuda sudah dikuasai alkohol

Kemudian salah satu dari sekelompok anak muda tersebut menjawab ” Apa Urusan Kamu Larang-larang Kami “, kemudian sempat terjadi Percekcokan mulut di tempat kejadian (TKP).

Kemudian salah seorang dari kelompok anak muda tersebut mengambil sebuah batu yang berada di sekitar TKP dan langsung memukul Korban sebanyak 3 kali yang mana 2 kali pukulan mengenai Kepala sebelah kiri Korban dan 1 kali mengenai Punggung Korban.

Atas aksi brutal sekelompok pemuda yang sedang mabuk itupun mendapat perhatian warga sekitar dari beberapa orang berhasil di amankan oleh masyarakat yang berada di sekitar TKP dan melihat kejadian tersebut melerai kejadian tersebut.

Mengetahui hal tersebut sekitar pukul 17.45 wita atas informasi yang di berikan oleh Masyarakat, Piket Jaga Polsek Manggelewa yang di Pimpin oleh Kepala SPKT I Safrin bersama Anggota menuju ke TKP.

Setibanya di TKP Anggota Piket Jaga langsung mengamankan 2 terduga pelaku Pengeroyokan yang mana 2 orang terduga pelaku tersebut sempat menjadi amukan massa oleh masyarakat setempat.

Pada saat di amankan 2 terduga pelaku sempat melakukan perlawanan terhadap petugas dan sempat melarikan diri akan tetapi berhasil tangkap kembali dan kemudian di amankan oleh petugas.

Sedangkan terduga pelaku lainya berhasil melarikan diri. Yang mana kedua pelaku tersebut langsung di bawa ke Mapolres Dompu untuk dilakukan Proses Hukum lebih lanjut.

Sekitar pukul 18.10 wita, Kapolsek Manggelewa IPTU Abdul Malik, S.H tiba di TKP dan melakukan Penggalangan terhadap tokoh masyarakat dan keluarga Korban.

Selain itu Kapolsek Manggelewa langsung memerintahkan Anggota Polsek Manggelewa untuk mencari dan mengamankan pelaku lain yang berhasil melarikan diri.

Anggota Polisi Yang Dikeroyok Sejumlah Pemuda Yang Sedang Mabuk Sedang Mendapat Perawatan Medis

Berkat kerja keras anggota Polsek Manggelewa dan Team Puma Polres Dompu para pelaku yang sudah berhasil di amankan berjumlah 6 orang sedangkan 2 orang masih dicari keberadaannya.

Kapolsek Manggelewa IPTU Abdul Malik, SH ditempat kejadian menyampaikan bahwa memang benar telah terjadi pengeroyokan terhadap anggota polri dengan inisial ” S ” oleh sekelompok pemuda.

Lanjutnya, para pemuda tersebut sedang meminum minuman keras kemudian ditegur oleh anggota polri tersebut namun sekelompok pemuda itu tidak terima.

Akibat kejadian pengeroyokan tersebut anggota polri mengalami luka robek di kepala dan dijahit sebanyak 8 jahitan serta bengkak dan memar akibat pukulan batu.

“Selain itu saya juga memerintahkan agar tetap mencari tahu keberadaan 2 org yang masih melarikan diri tersebut” demikian ungkap Kapolsek. (***)

Polres Dompu Gelar Mutasi dan Rotasi Sejumlah Perwira

Bimantika.net Sabtu 16 Oktober 2021 Polres Dompu gelar upacara serah terima jabatan sejumlah perwira pada lingkup jajaran Polres Dompu.

Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat memimpin langsung jalannya pelaksanaan upacara serah terima jabatan di lapangan apel Mapolres Dompu.

Mutasi ini merupakan hal yang biasa terjadi pada lingkungan kerja di organisasi Kepolisian Republik Indonesia dan bisa terjadi kapan saja guna menunjang karir dan meningkatkan kemampuan pelaksanaan tugas dan tanggungjawab serta upaya penyegaran kepemimpinan secara simultan dan berkesinambungan.

Sehingga tetap terpeliharanya daya managerial agar lebih optimal.

Perwira yang dimutasi antara lain AKP Subagyo selaku Kabag Sumda digantikan oleh Kompol Burhanudin , IPDA Abdul Haris sebelumnya menjabat Kapolsek Woja digantikan oleh IPDA Zaenal Arifin dan kini menjabat KBO Sat. Intelkam.

IPTU Syamsurrijal menjabat Kasi Propam, IPDA Agustamin sebagai Kapolsek Hu’u , dan IPDA Muhammad Norkurniawan mendapat jabatan baru sebagai KBO Sat. Reskrim Polres Dompu.

Adapun yang hadir dalam upacara sertijab adalah pejabat utama Polres Dompu, Kapolsek Jajaran, seluruh personel Polres Dompu, serta para ibu bhayangkari yang tetap menerapkan protokol kesehatan selama berlangsungnya kegiatan tersebut.

Upacara serah terima jabatan diawali dengan pembacaan Surat Telegram Kapolda Nusa Tenggara Barat, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara serah terima jabatan.

Dalam amanatnya Kapolres Dompu menyampaikan Selamat bergabung kepada pejabat baru dan dapat segera beradaptasi pada fungsi yang baru dan lingkungan polres dompu.

“Serta ucapan terima kasih kepada pejabat lama yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik sampai saat ini” ungkapnya.

Kapolres Dompu juga berpesan Pelajari segala aspek guna menunjang pelaksanaan tugas pada tempat yang baru serta dedikasikan ilmu yang dimiliki sehingga diharapkan akan mampu membawa perubahan dan dapat meningkatkan kinerja Polres Dompu kedepannya.(***)

IMM Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Sape

Bimantika.net Pada Jum’at (15/10/2021) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bima menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Naru Barat Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa uang tunai kegiatan penyaluran tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat.

Beberapa hari sebelumnya, kader-kader IMM Cabang Bima melakukan aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana untuk korban kebakaran.

Dengan harapan titipan masyarakat Bima lewat IMM yang disalurkan tersebut dapan sedikit meringankan beban korban kebakaran.

Ketua Umum IMM Cabang Bima, Supriadin mengatakan, dari kejadian tersebut, semoga kedepannya semua pihak lebih hati-hati untuk menjaga diri dan orang sekitar.

Kata dia, semoga korban kebakaran Sape Naru Allah berikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini.

“Terakhir kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota dan Kabupaten Bima yang telah mempercayai Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah untuk menyalurkan bantuan ini.” tutup Supriadin. (***)