“Kota Bima Dalam Genggaman”

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) sungguh sangat luar biasa dalam memberikan pelayanan prima pada warga masyarakat Kota Bima.

Bukan saja gedung-gedung Mewah, Tempat Wisata, Sarana Prasaran Kesehatan, Dam dan Irigasi, Lampu-Lampu Hias serta sejumlah Infra dan Supra Struktur yang di persembahkan olehnya saat jadi Walikota Bima, melainkan rasa Aman dan Nyaman berupa pemantauan aktivitas warga pun terpasang di Kota Bima.

Walikota HML sepertinya tidak ingin ketinggalan di era digitalisasi Millenial ini, yakni memasang peralatan canggih di era Millenial ini sehingga aktifitas terpantau secara keseluruhan.

Rasa aman buat Warga Kota Bima sepertinya tidak luput dari pikiran Walikota HML sehingga di tahun 2022 ini memasang alat pantau aktivitas warga di sudut-sudut Kota Bima yang strategis.

Alat Pemantau yang dipasang itu saat ini yakni Taman Amahami, Perempatan Masjid At Taqwa, Perempatan Sadia, Paruga NaE, Pertigaan Duta Ban dan Taman Kodo.

Kota Bima dalam genggaman adalah sebuah judul yang tentunya merepresentasikan karya nyata Walikota HML untuk warga masyarakatnya dalam memberikan pelayanan yang Prima, aman dan Nyaman untuk Warga Kota Bima.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang di konfirmasi media Online Bimantika Kamis 27 Januari menyebutkan bahwa di tahun 2023 akan terpasang di hampir semua sudut-sudut strategis Kota Bima.

“Insya Allah Akan dipasang di semua titik 2023 nanti sehingga keamanan bisa terpantau secara utuh segala penjuru di Kota Bima” ujar Walikota HML. (***)

Aji Gun : “Soal Lahan Pelindo, Walikota HML Masih Berjuang Bersama Kami Hingga Detik Ini”

Bimantika.net Perjuangan panjang dan melelahkan yang dilakukan oleh sejumlah warga Kelurahan Tanjung Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima dan Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota Kota Bima dalam kaitannya dengan urusan pembebasan lahan Pelindo lll Kota Bima terus dilakukan.

Salah Seorang Tokoh Warga Kelurahan Tanjung Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima, H. Gunawan, S. Pd, M. Pd yang dikonfirmasi langsung media Online Bimantika Kamis 27 Januari 2022 menyebutkan bahwa dirinya adalah tim 15 dalam urusan pembebasan lahan tersebut.

“Sebentar malam kita rapatkan kembali dengan sejumlah warga untuk menentukan jadwal audiensi dengan Pelindo lll” ujar Aji Gun.

Ia menyebutkan bahwa dirinya bersama warga Tanjung dan Melayu akan melakukan audiensi dengan Pelindo lll yang insya Allah akan di lakukan hari Sabtu Lusa 29 Januari 2022 atau Hari Senin.

“Semua data autentik kami akan sampaikan ke Pelindo lll tentang lahan yang kami tempati karena setiap tahun kami selalu bayar SPPT kami” ujar Aji Gun

Ia juga menjelaskan bahwa salah seorang saksi yang masih hidup sampai sekarang yakni H. Abdollah A. Hamid (83 tahun) pernah di saat beliau menjadi Ketua RW didatangi oleh Kepala Pelindo untuk bayar lahan warga.

“Namun saat itu H. Abdollah tidak ingin melakukan transaksi pembayaran kalau tidak melibatkan seluruh warga” demikian ujar Aji Gun menirukan kata-kata H. Abdollah.

Ia juga menjelaskan bahwa terkait dengan Janji Politik Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) untuk membebaskan lahan tersebut, dirinya meluruskan pemahaman itu.

“Saat Pilkada 2018 lalu, Pasangan Lutfi-Feri tidak serta merta berjanji atas nama mereka berdua membebaskan lahan Pelindo, melainkan bersama-sama masyarakat untuk memperjuangkannya, jadi itu adalah perjuangan bersama bukan Lutfi-Feri yang Perjuangkan” ungkap Aji Gun.

Dirinya perlu meluruskan itu karena dikhawatirkan menjadi persoalan politik jelang Pilkada 2024.

“Intinya pak Lutfi dan Feri menandatangani surat saat itu adalah ikut Bersama-sama Masyarakat Tanjung dan Melayu dalam proses pembebasan lahan Pelindo. Dan ingat kalimatnya adalah Lutfi-Feri siap berjuang bersama masyarakat, bukan berjuang atas nama pemerintahannya” tegas Aji Gun.

Lalu bagaimana sikap Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE ? Menurut Gunawan bahwa Walikota H. Lutfi dengan segenap kemampuannya pun sampai hari ini tetap bersama warga masyarakat memperjuangkan itu.

“Sampai detik ini Walikota H. Lutfi memperjuangkan pembebasan lahan itu dengan kami, bahkan beliau selalu mengingatkan kami untuk tidak menempuh jalur jalur ekstrim diluar koridor hukum untuk memperjuangkannya” tandas Aji Gun.

Aji Gun Apresiasi Sikap Walikota HML yang sampai saat ini masih berjuang bersama warga terkait Pembebasan lahan tersebut.

Aji Gun menyampaikan juga beberapa dosa-dosa pendahulu Pelindo lll yang sejak tahun 1980 an yang dinilainya ada Kolusi dan Nepotisme antara Pelindo, BPN dan DPRD yang mengeluarkan Sertifikat tanpa Batas.

“Tidak ada batas dalam hal pengelolaan Pelindo lll menjadikan kami menyebutnya sebagai bentuk Kolusi dan Nepotisme sehingga Pelindo pun mencaplok hingga Nanga Mlaju Ule dan Nanga Padolo lll” ujar Aji Gun.

“Saya secara pribadi sudah ditawarkan oleh BPN untuk penertiban Sertifikat tanah saya 1,6 are, cuman saya tolak karena saya sedang berjuang dengan warga lainnya” ujarnya.

Aji Gun tegas katakan bahwa bukan soal pembebasan pribadi melainkan soal pembebasan secara keseluruhan.

“Kami akan presentasikan pada Pelindo saat audience nanti” ujar Aji Gun.

Diakhir penjelasannya, Aji Gun mengemukakan bahwa ada riwayat pembebasan oleh Pelindo Tahun 90-an terhadap milik warga atas nama H. Muhiddin Cs.

“Ada 12 nama yang dibebaskan oleh Pelindo saat itu disebut dengan Grup H. Muhiddin Cs yang ada di RT 5,6 dan 13 sehingga mereka membangun tempat Usahanya berupa gudang dan lainnya” tegas Aji Gun(***)

Perjuangan Keras Walikota HML Urus Kampus IAIN Hingga Temui Menteri KLH

Bimantika.net Rabu (26/1) Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menemui Menteri Kehutanan Lingkungan Hidup (KLH) dalam rangka meminta arahan sehubungan dengan rencana pembangunan Kampus IAIN Bima.

Walikota HML tidak berjuang sendiri dalam urusan membangun peradaban intelektual di Kota yang ia Pimpin sejak 2018 lalu.

Melainkan ditemani oleh Anggota DPR RI Fraksi PAN H. Muhammad Syafruddin, ST, MM, Kepala Bappeda Kota Bima Drs. HM. Fakhrunraji, ME dan Kadis DLH Kota Bima Sarif Rustaman, S. Sos, M. Ap.

Kehadiran Walikota HML yang juga mantan Anggota DPR RI Dua Periode itu dalam rangka finalisasi urusan lahan Kampus IAIN Bima yang tentunya menjadi kebanggaan warga Bima Kota Khususnya dan Pulau Sumbawa serta Nusa Tenggara Barat.

“Kita tetap menunggu arahan dari pemerintah pusat dalam hal ini kementerian LHK agar semuanya dapat berjalan sesuai kepentingan masyarakat serta tidak bertentangan dengan kondisi dilapangan” Ujar Walikota HML.

Walikota HML menyampaikan, pihaknya menemui Menteri LHK membicarakan beberapa hal berkaitan membahas posisi lingkungan untuk pembangunan Kampus IAIN Bima.

“Pertemuan tadi membicarakan beberapa hal berkaitan dengan Usulan Permohonan Penggunaan dan Pemanfaatan Kawasan sehingga dikemudian hari tidak menjadi sebuah problem” ungkap Walikota HML.

Dalam sambutannya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Dr. Ir. Siti Nurbaya mengungkapkan dukungannya atas segala upaya baik yang dilakukan Pemerintah Kota Bima dalam memanfaatkan kawasan hutan dengan sangat baik dan cerdas, seperti dalam perencanaan pembangunan kampus IAIN Bima di Kota Bima.

Sebelumnya pada 16 November 2021 Pemerintah Kota Bima dalam Hal ini Walikota HML dan rombongan melaksanakan pertemuan bersama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc dan Walikota Bima dan kunjungan yang sama kembali dilakukan oleh Walikota Bima pada hari Rabu 26 Januari 2022.

Pertemuan Wali Kota Bima bersama Menteri LHK tersebut berlangsung di Rumah Dinas Menteri LHK RI Jakarta. Kunjungan kali ini dalam rangka penajaman kembali kunjungan sebelumnya terkait Usulan Permohonan Penggunaan dan Pemanfaatan Kawasan. (***)

Personil Polres Bima Ikuti Vaksin Booster Gerai Vaksin Presisi Merdeka

Bimantika.net Gerai Vaksin Presisi Merdeka Polres Bima Dengan Tim vaksinasi RSUD Bima melaksanakan vaksinasi Booster terhadap Personil Polres Bima di Mapolres setempat (26/01).

Kegiatan Vaksinasi Booster bagi para personil polres Bima yang di gelar mulai dari hari Senin 24/01/22 bertujuan untuk mendukung penuh program pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19.

“Serta Menjaga imun tubuh agar seluruh personil polres Bima tidak terpapar Virus Covid 19 sehingga bisa menjalankan tugas sebagai pelayan dan pengayom masyarakat dalam keadaan sehat” Ungkap Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K dirilis Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

“Vaksinasi Booster ini dikuti oleh seluruh satuan dilingkup Mapolres Bima” demikian ujar Kapolres.

Setelah melewati Tahapan pemeriksaan oleh Tim Vaksinasi Dari RSUD Kabupaten Bima dihari ketiga Vaksinasi Booster ini di ikuti oleh 61 personil 59 diantaranya dinyatakan Lolos dan divaksin dan dua orang tertunda.

“Vaksinasi Tahap Tiga Bagi personil Polres Bima ini menggunakan Vaksin Astra Zeneca dengan pelaksana petugas Care RSUD Bima” Terang Adib.

Adib Ungkapkan bahwa Sampai kegiatan Berakhir Tidak ada Satupun Personil yang mengalami Gejala atau Kejadian ikutan Pasca Vaksin. (***)

Mentri LHK RI Sambut Positif Rencana Walikota HML Soal Lahan IAIN

Bimantika.net Setelah sebelumnya pada 16 november 2021 Pemerintah Kota Bima melaksanakan pertemuan bersama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc dan Wali Kota Bima dalam upaya dan langkah cerdas memanfaatkan kawasan hutan, kunjungan yang sama kembali dilakukan oleh Wali Kota Bima – Rabu 26 Januari 2022.

Pertemuan Wali Kota Bima bersama Menteri LHK tersebut berlangsung di Rumah Dinas Menteri LHK RI Jakarta. Kunjungan kali ini dalam rangka penajaman kembali kunjungan sebelumnya terkait Usulan Permohonan Penggunaan dan Pemanfaatan Kawasan.

Dalam kunjungan tersebut Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) didampingi senjumlah rombongan diantaranya Anggota DPR RI Muhammad Syafrudin, ST, MM, Kepala Bappeda Kota Bima Drs.HM. Fakhruraji, ME beserta Kadis DLH Kota Bima, Sarif Rustaman, S. Sos., M. Ap.

Dalam sambutannya Dr. Ir. Siti Nurbaya mengungkapkan dukungannya atas segala upaya baik yang dilakukan Pemerintah Kota Bima dalam memanfaatkan kawasan hutan dengan sangat baik dan cerdas, seperti dalam perencanaan pembangunan kampus IAIN di Kota Bima.

Wali Kota Bima dalam efektiftifitas mensukseskan perencanaan pembangunan Institute Agama Islam Negeri (IAIN) di Kota Bima senantiasa melakukan langkah-langkah nyata dan kunjungan kerja kepada seluruh fihak terkait .

“Kita berkomitmen untuk mensukseskan apa yang telah kita hajatkan, pembangunan IAIN di Kota Bima dengan pemanfaatan lahan kawasan. Semua bertujuan dalam memajukan Kota Bima, semoga mendapat berkah”, jelas Walikota HML. (***)

Dandim Bima : “Nenek Saya Asli Penaraga”

Bimantika.net Rabu Malam 26 Januari 2022 pukul 18.30 wita Bertempat di bertempat di Mesjid Baitul Hamid Jln. Soekarno Hatta Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba Kota Bima Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq, S. Sos. Lakukan silaturrahmi dengan Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan Tokoh Pemuda.

Dalam ajang silaturrahim itu, Dandim yang juga memiliki garis keturunan dari Kelurahan Penaraga Kota Bima disambut hangat oleh kurang lebih 300 orang.

Dalam Silaturrahim Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq S. Sos tersebut nampak hadir juga PJS pasi Intel Kidim 1608/Bima Kapten Inf Seninot Sri Bakti, Danunit Kodim 1608/Bima Letda Inf Husain, Imam Besar Masjid H. Lukman, Tokoh agama, Tokoh masyarakat Jamaah mesjid Baitul Hamid, Brigader mesjid Burhanuddin

Dandim merasa bersyukur masih di berikan kesehatan keselamatan dan kesempatan untuk melaksanakan sholat Fardu berjamaah di Masjid.

Dandim Menjelaskan bahwa Sebelum dirinya menjadi dandim 1608/Bima, dirinya pernah menjabat sebagai Danyon 100/BB di medan.

“Banyak pengalaman tugas yang saya dapatkan selama menjadi Danyon dan alhamdulillah setelah saya dilepas dari Danyon dan saya bisa ke Bima untuk mengemban tugas yang diamanahkan terhadap diri saya sebagai putra Asli Bima dan keluarga besar saya ada di Kelurahan Penaraga karena nenek saya berasal dari Penaraga.” Ungkap Dandim.

Dandim berharap bahwa hadirnya di Bima sebagai Dandim anggaplah sebagai anak dan keluarga bagi warga kota dan kab Bima, agar hubungan silaturrahim tetap terjaga sampai meninggalkan Bima pada saatnya nanti.

Sebagai putra Bima, Dandim Bertekad selalu melakukan silaturahmi dengan para tokoh Agama dan tokoh Masyarakat meminta Do’a Restu untuk kesuksan dalam pelaksanaan tugas demi kemajuan dan keamanan Bima apa yang menjadi amanah yang di embankan kepada saya bisa tercapai dengan baik

“Saya minta kepada tokoh Agama tokoh masyarakat serta jamaah mesjid untuk sama sama menjaga Marwah Bima demi kaaman dan kenyamanan masyarakat kita dalam melaksanakan tugas dan aktifitas setiap harinya” harapnya.

Dandim pun menguraikan bahwa selaku Putra Bima yang di pecaya sebagai Dandim 1608/Bima tidak ada apa apanya tanpa dukungan dari para ulama tokoh agama tokoh masyarakat dan masyarakat Bima.

Dandim Mengajak seluruh Personil TNI dan Polri sebagai aparat keamanan menghimbau kepada para sesepuh dan tokoh masyarakat untuk saling menghimbau dan menasehati untuk sama-sama menjaga Bima supa tetap aman dan tentaram

“Saya berharap kepada para ulama, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, apabila ada permasalahan agar di musyawarahkan bersama untuk mencari solusi terbaik, untuk saling membantu serta mendukung, demi tetap terjaga instabilitas daerah yang aman dan kondusif” demikian ungkap Dandim.

Beberapa tokok pemuda pun menyampaikan harapannya antara lain ;

Sebagai pemuda dan masyarakat meminta dukungan dari TNI untuk sama sama bergerak bersama masyarakat dalam menjaga Keamanan kebersihan dan kegiatan sosial.

Sekira Pukul 20. 20 wita seluruh rangkaian kegiatan selesai berjalan aman dan lancar

Kegiatan Dandim 1608/Bima melakukan silaturrahmi dengan para ulama, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk mendapatkan dukungan dalam melaksanakan tugas demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Bima. (***)

Silaturrahim Dandim Bima di Sambut Hangat Tokoh Agama di Masjid Baitul Hamid Penaraga

Bimantika.net Rabu 26 Januari 2022 pukul 18.30 wita Bertempat di bertempat di Mesjid Baitul Hamid Jln. Soekarno Hatta Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba Kota Bima Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq, S. Sos. Melaksanakan Kegiatan silaturrahmi dengan Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat yang hadir kurang lebih 300 orang.

Dalam Silaturrahim Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq S. Sos tersebut nampak PJS pasi Intel Kidim 1608/Bima Kapten Inf Seninot Sri Bakti, Danunit Kodim 1608/Bima Letda Inf Husain, Imam Besar Masjid H. Lukman, Tokoh agama, Tokoh masyarakat Jamaah mesjid Baitul Hamid, Brigader mesjid Burhanuddin

Pukul 18.30 wita Dandim 1608/Bima tiba di Mesjid Baitul Hamid Kelurahan Penaraga

Pukul 18.50 wita Dandim 1608/Bima melaksanakn Sholat Magrib di Mesjid Baitul Hamid bersama tokoh agama tokoh Masyarakat dan masyarakat sekitar

Pukul 19.05 wita Selesai melaksanakan sholat Magrib Dandim 1608/Bima melakukan silaturrahmi dengan Tokoh agama dan Tokoh masyarakat serta jamaah masjid Baitul Hamid

Dandim 1608/Bima menyampaikan beberapa hal penting salam kegiatan silaturrahimnya antara lain ;

Bersyukur masih di berikan kesehatan keselamatan dan kesempatan untuk melaksanakan sholat Fardu berjamaah di Masjid.

Dandim Menjelaskan bahwa Sebelum dirinya menjadi dandim 1608/Bima, dirinya pernah menjabat sebagai Danyon 100/BB di medan.

“Banyak pengalaman tugas yang saya dapatkan selama menjadi Danyon dan alhamdulillah setelah saya dilepas dari Danyon dan saya bisa ke Bima untuk mengemban tugas yang diamanahkan terhadap diri saya sebagai putra Asli Bima dan keluarga besar saya ada di Kelurahan Penaraga karena nenek saya berasal dari Penaraga.” Ungkap Dandim.

Dandim berharap bahwa hadirnya di Bima sebagai Dandim anggaplah sebagai anak dan keluarga bagi warga kota dan kab Bima, agar hubungan silaturrahim tetap terjaga sampai meninggalkan Bima pada saatnya nanti.

Sebagai putra Bima, Dandim Bertekad selalu melakukan silaturahmi dengan para tokoh Agama dan tokoh Masyarakat meminta Do’a Restu untuk kesuksan dalam pelaksanaan tugas demi kemajuan dan keamanan Bima apa yang menjadi amanah yang di embankan kepada saya bisa tercapai dengan baik

“Saya minta kepada tokoh Agama tokoh masyarakat serta jamaah mesjid untuk sama sama menjaga Marwah Bima demi kaaman dan kenyamanan masyarakat kita dalam melaksanakan tugas dan aktifitas setiap harinya” harapnya.

Dandim pun menguraikan bahwa selaku Putra Bima yang di pecaya sebagai Dandim 1608/Bima tidak ada apa apanya tanpa dukungan dari para ulama tokoh agama tokoh masyarakat dan masyarakat Bima.

Dandim Mengajak seluruh Personil TNI dan Polri sebagai aparat keamanan menghimbau kepada para sesepuh dan tokoh masyarakat untuk saling menghimbau dan menasehati untuk sama-sama menjaga Bima supa tetap aman dan tentaram

“Saya berharap kepada para ulama, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, apabila ada permasalahan agar di musyawarahkan bersama untuk mencari solusi terbaik, untuk saling membantu serta mendukung, demi tetap terjaga instabilitas daerah yang aman dan kondusif” demikian ungkap Dandim.

Beberapa tokok pemuda pun menyampaikan harapannya antara lain ;

Sebagai pemuda dan masyarakat meminta dukungan dari TNI untuk sama sama bergerak bersama masyarakat dalam menjaga Keamanan kebersihan dan kegiatan sosial.

Sekitar Pukul 19.55 wita kegiatan silaturrahmi selesai di lanjutkan dengan sholat Isyah berjamaah.

Sekira Pukul 20. 20 wita seluruh rangkaian kegiatan selesai berjalan aman dan lancar

Kegiatan Dandim 1608/Bima melakukan silaturrahmi dengan para ulama, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk mendapatkan dukungan dalam melaksanakan tugas demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Bima. (***)

Asisten II Diskusi Terkait Pembayaran Elektronik Bersama Perwakilan Bank Indonesia

Bimantika.net Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima, H. Ahmad, SE menerima kunjungan Manager Digitalisasi Bank Indonesia Perwakilan Prov. NTB di Ruang Kerjanya, Rabu, 26 Januari 2022.

H. Ahmad yang ditemani oleh Perwakilan Dinas Koperasi dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Kepala Bagian Ekonomi serta Perwakilan Pertamina. Pertemuan siang itu, membahas terkait digital payment atau pembayaran elektronik yang nantinya akan diterapkan di Kota Bima.

Rahmad Riyanto menjelaskan pembayaran digital ini nantinya akan dilakukan untuk pembayaran retribusi parkir, pasar dan retribusi sampah.

Untuk retribusi parkirnya sendiri, harus dipastikan dengan jelas titik-titik parkir di Kota Bima,” jelasnya.

Berkaca dari Kota Mataram lanjutnya, sistem yang sederhana tapi memberikan dampak yang signfikan. Kota Mataram sebagai salah satu pionir dalam penerapan parkir non tunai berbasis QRIS (QR Code Indonesian Standard).

“Oleh karena itu, kita memberikan akses juru parkir dalam memanfaatkan pembayaran elektronik ini untuk mendukung program nasional inklusi keuangan. Untuk transfer bagi hasil, mereka diwajibkan memiliki rekening tabungan,” ungkapnya.

Menganggapi hal tersebut, H. Ahmad akan memastikan kembali titik-titik parkir yang ada di Kota Bima. Hal ini nantinya akan bersinergi dengan OPD terkait salah satunya Dinas Perhubungan Kota Bima.

“Pembayaran parkir secara non tunai ini memang menawarkan peluang yang sangat baik untuk peningkatan pendapatan daerah,” tuturnya.

Namun tentu saja hal ini menjadi PR bagi Pemerintah Kota Bima untuk mengedukasi masyarakat tentang pembayaran digital tersebut.

“Semua ini tergantung dari komitmen kita bersama untuk meningkatkan penghasilan daerah dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kota Bima,” jelasnya.(***)

Kementerian ESDM Akui Penambang Ilegal Kerap Berani Terobos Police Line

Bimantika.net Direktur Jenderal Mineral Dan Batubara Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin mengungkapkan lemahnya penegakan hukum menjadi penyebab utama maraknya tambang batu bara ilegal.

Bahkan, para penambang liar kerap berani menerobos garis polisi atau police line.

Penambang ilegal bukan hanya menyasar lokasi-lokasi tambang yang tak bertuan, tetapi juga masuk ke konsesi Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik perusahaan yang sah.

“Ada oknum mengambil batu bara dari IUP yang sah, ini memerlukan tindakan penegakan hukum.Tindakan sudah dilakukan namun berulang-ulang terjadi, bahkan garis polisi tidak dipatuhi,” ungkap Ridwan dikutip dari kanal Youtube Ditjen Minerba, Rabu (26/1).

Salah satu kasus penerobosan police line pada tambang ilegal terjadi di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Sekelompok penambang ilegal measuk ke konsesi PT Anzawara Satria, perusahaan batu bara yang diadvokasi Almarhum Jurkani.

Diketahui, Jurkani yang sedang bertugas sebagai Kuasa Hukum Anzawara dalam upaya mengusir penambang ilegal, mengalami serangan brutal hingga meninggal akibat luka bacok parah di sekujur tubuhnya. Peristiwa itu terjadi diduga ulah penambang ilegal.

Menurut Anggota Tim Advokasi Jurkani, Denny Indraya mengatakan, para penambang liar itu kembali melancarkan aksinya dengan menerobos police line. Padahal, kasus penganiayaan terhadap Jurkani masih hangat, di mana proses persidangannya saat ini masih berjalan di Pengadilan Negeri Batulicin.

“Jurkani yang kami advokasi melakukan pendampingan pertambangan ilegal di Anzawara. Jurkani dikeroyok dan dibacok oleh segerombolan orang karena mengadvokasi kasus tambang ilegal” ungkap eks Wakil Menteri Hukum Dan HAM itu. (***)

Curi Uang dan Emas 100 Gram, Bocah di Tangkap Polsek Sape

Bimantika.net MS alias Bocah (23) di tangkap oleh pihak Kepolisian Sektor Sape Polres Bima Kota diduga kuat mencuri sejumlah uang dan emas yang sempat di rekam oleh CCTV.

Pemuda yang tidak memiliki pekerjaan ini atas hasil rekaman CCTV masuk di rumah salah satu warga di Dusun Bajo Sarae Desa Bugis Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

MS alias Bocah setelah sukses membobol rumah tersebut lalu mengambil sejumlah uang dan barang berharga berupa emas

Kapolsek Sape Kompol Muslih menyebutkan bahwa pada hari Selasa malam (25/1), MS alias Bocah mengambil uang dengan jumlah 12 juta rupiah.

Kapolres pun menyenutkan bahwa Bocah tidak saja mengambil sejumlah barang berharga berupa emas sekitar 100 gram.

“Barang berharga berupa emas itu adalah 2 gelang, 5 cincin, sepasang giwang dan 2 pasang anting serta 1 kalung” rinci Kapolsek Sape.

MS alias Bocah jelas Kapolsek Sape, ditangkap berdasar laporan pengaduan nomor : ADUAN / 22 / I / 2022 / Resor Bima Kota / Sektor Sape tanggal 25 Januari 2022.

Aparat Kepolisian menangkap Bocah berkat petunjuk Bukti rekaman CCTV di rumah korban.

“Ciri-ciri dan identitas terduga pelaku yang tidak lain MS alias Bocah, langsung diketahui. Berkat petunjuk bukti Rekaman CCTV, dan Anggota langsung menangkap.MS di rumahnya tanpa perlawanan sama sekali,” Demikian Ujar Kapolsek Sape.

MS kini sambung Kapolsek Sape, sudah diamankan di Mako Polsek untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,” Demikian Pungkasnya. (***)