Forkopimda Kabupaten Bima Gelar Rakor Antisipasi Gejolak Pasca Kenaikan BBM

Bimantika.net _Mengantisipasi dinamika dan gejolak yang muncul pasca penetapan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah, Selasa (6/09) jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) kabupaten Bima menggelar Rapat Koordinasi yang berlangsung di Aula kantor Kejaksaan Negeri Bima.

Pertemuan tersebut membahas upaya-upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi dan menjaga situasi Kamtibmas pasca penetapan kenaikan harga BBM oleh Pemerintah.

Selain terkait kenaikan harga BBM, agenda Rakor pada kesempatan tersebut secara umum juga membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Bima

Jajaran Forkopimda juga menyepakati pembentukan Satuan Tugas (Satgas) penanganan konflik secara terintegrasi yang bertugas menangani konflik yang terjadi, baik pada tahap pencegahan, penanganan maupun pasca konflik, juga para pemangku kepentingan yang dilibatkan dalam proses resolusi konflik tersebut.

“Nantinya akan ada surat keputusan tentang Pembentukan tim dan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman dan acuan pelaksanaan tugas Tim dalam penanganan konflik yang terjadi”. Kata Bupati Bima.

Rakor dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer, Dandim 1608/Bima Letkol. (Inf) Muhammad Zia Ulhaq S.Sos, Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi S.IK, Kapolres Kabupaten Bima AKBP Heru Sasongko S.IK Kepala Kejaksaan Negeri Bima Andhie Fajar Arianto SH, MH, Ketua Pengadilan Negeri Bima Ruslan Hendra Irawan SH, MH, Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda NTB AKBP Zulkarnain S.IK dan Kepala Bakesbang Kabupaten Bima Drs. Syahrul. (***)

Pemda & Polres Sumbawa Gelar Rapat FKPD Bahas Soal Rakyat

Bimantika.net Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Sumbawa bersama Kadis OPD Lingkup Pemda Kabupaten Sumbawa mengelar rapat terkait dengan Konflik Sosial yang terjadi di wilayah Kabupaten Sumbawa Sumbawa

Kegiatan berlangsung Pada hari Selasa 6 September 2022 pukul 09.23 wita bertempat di ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa Jln Garuda No. 1 Sumbawa.

Nampak Hadir dalam Kegiatan tersebut Bupati Sumbawa Drs H Mahmud Abdullah, Wakil Bupati Sumbawa Hj Dewi Noviany S.Pd M.Pd, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Czi Alid Setiawan., PG.,Dip.,SS. Kapolres Sumbawa Hendry Novik Chandra, S.IK., M.H. Ketua DPRD Sumbawa Abdul Rofiq, Kajari Sumbawa Dr. Adung Sutranggono, SH MH, Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa Karsena SH, MH, Sekda Sumbawa Drs. H Hasan Basri MM, Rektor Universitas Samawa Prof Dr Syaifuddin Iskandar, Para Wakil Ketua I,II dan III DPRD Sumbawa, Para Asisten Bupati Sumbawa, Perwira TNI dan Polri, Kasid OPD dan Camat lingkup Pemkab Sumbawa.

Adapun isu yang Mengemuka saat ini yang dibahas antara lain Inflasi dampak kenaikan BBM, Penanganan Pasar Utan, Penanganan PMK (Penyakit Mulut dan Kuku).

Issue lainnya adalah Gangguan Proyek Proyek APBN dan APBD terkait Dana Desa Untuk Inflasi, Antisipasi kelangkaan pupuk, Kegiatan Khilafatul Muslimin diwilayah Kecamatan Alas Barat (Mapin) Kabupaten Sumbawa, Pelantikan Direktur PDAM Kabupaten Sumbawa.

  1. Rangkaian kegiatan :

Sekitr Pukul 09.23 wita, kegiatan di mulai dan di buka oleh Bupati Sumbawa Drs H Mahmud Abdullah.

Rapat Forkopimda ini di laksanakan untuk membahas berbagai isu yang berkembang saat ini dengan tujuan untuk mencari langkah dan jalan keluar dari permasalahan tersebut.

Sekitar Pukul 09.28 wita, Penyampaian sekaligus Paparan Kapolres Sumbawa AKBP Hendry Novika Chandra, S.IK., M.H.

Kapolres menyampaikan Sumber konflik ada 4 (Empat) antara lain Konflik Perebutan Tapal Batas, Konflik Bidang Politik, Konflik Perebutan Sumber Daya Alam dan Konflik Sara

Kapolres Sumbawa sudah melakukan pemetaan sumber konflik antara lain sengketa batas wilayah (Sumbawa dan KSB), masalah politik (Pilkades serentak pada bulan November di 20 desa yang ada di 13 Kecamatan) konflik perebutan Sumber daya (kenaikan harga BBM) konflik SARA(akibat minimnya kesadaran hukum, kesenjangan sosial dan kurangnya kepekaan seluruh elemen dalam menangani konflik).

Kapolres Sumbawa memberikan saran agar di adakan validasi data terkait sumber konflik, dan perlunya sinergitas dalam penanganan konflik dan di sediakan anggaran penunjang untuk penanganan konflik._

Ketua DPRD Sumbawa Abdul Rofiq menyampaikan Dampak kenaikan BBM dimana banyak isu yang berkembang yang tidak bisa di bendung, termasuk pelaku usaha yang memanfaatkan momen kenaikan BBM.

Menurut Ketua DPRD Sumbawa Perlu juga di sikapi terkait adanya Alfamaret yang buka di lokasi carfreeday dimana terdapat keluhan dari pelaku UMKM yang berjualan di lokasi carfreeday agar Alfamart tersebut buka di atas jam 11.00 WITA setelah acara carfreeday selesai.

“Terkait kelangkaan pupuk perlu di buat regulasi yang kuat agar tidak terulang setiap musim tanam” usul Ketua DPRD Sumbawa.

Ada beberapa pointer penting dalam kegiatan itu diantaranya Terkait keberadaan Khilafatul Muslimin perlu di lakukan pendekatan humanis agar mereka sadar bahwa NKRI harga mati._

Terkait pelantikan Direktur PDAM perlu di lantik secepatnya agar segera dapat bekerja dan tidak terkesan kita tidak tansfaran._

Wakil Ketua I DPRD Sumbawa Drs. Muhammad Ansori dalam pertemuan itu Sampaikan Dampak kenaikan BBM sangat terasa di dalam kehidupan masyarakat sehingga perlu penanganan khusus untuk tingkat Kab Sumbawa.

“Kepada aparat keamanan di mohon perlu pengawalan khusus terhadap aksi aksi massa terutama mahasiawa maupun LSM agar tidak melakukan tindakan represif namun dengan cara humanis dan menyejukkan” ujarnya.

Dandim 1607/Sumbawa Letkol Czi Alid Setiawan., PG.,Dip.,SS menyampaikan Dampak kenaikan BBM secara nasional pasti akan berdampak juga di daerah, dimana reaksi masyarakat terutama Mahasiswa dalam melaksanakan aksi unras perlu di kawal dengan cara humanis._

“Untuk meredam aksi unras perlu di buatkan wadah bagi LSM dan Mahasiswa agar aspirasinya tidak harus di salurkan lewat aksi unras seperti dengan membuatkan rumah kebangsaan. Karena isu BBM ini rawan di tunggangi oleh muatan politik dan muatan lain lainya” ungkap Dandim.

Terkait penanganan pasar Utan perlu di buatkan dasar hukum yang kuat sebagai dasar untuk bergerak bagi apkam dalam pelaksanaan Opsgab._

Terkait gangguan terhadap proyek proyek APBN dan APBD oleh beberapa LSM perlu sinergi semua pihak dengan cara membuat rumah kebangsaan untuk menyerap aspirasi mereka agar tidak semuanya di selesaikan dengan cara turun ke jalan melakukan aksi unras bahkan sampai menyegel kantor dinas terkait yang mengakibatkan dana APBN akan terhambat turunnya di daerah._

Terkait Khilafatul Muslimin (KM) perlu di lakukan pendekatan secara humanis, bertahap dan berlanjut agar mereka tergugah untuk mau berubah dan kami sarankan agar Pemda mengusulkan pembuatan Koramil di dekat ponpes Khilafatul Muslimin untuk memudahkan pengawasan._

Sekda Sumbawa Drs H Hasan Basri MM sampaikan Dampak kenaikan BBM jika tidak di tangani dengan baik akan berakibat luas terutama kenaikan harga sembako dan lain lain.

“Perlu penganan secara bersama sama dan juga pencerahan kepada semua pihak agar tidak termakan isu yang tidak baik” ungkap Sekda.

Wakil Ketua 2 DPRD Sumbawa Syamsul Fikri Ar, S.Ag M.Si sampaikan Dampak kenaikan BBM terhadap inflasi yang mengakibatkan banyaknya gelombang aksi unjuk rasa merupakan hal lumrah dalam berdemoktasi dan perlu di sikapi dengan bijak.

“Terkait kelangkaan pupuk kami rasa bisa di atasi dengan keberadaan Perusda jika Perusda kita sehat, dengan harapan semoga kedepan Pemda Sumbawa bisa menyehatkan Perusda kita” ungkapnya.

Terkait pelantikan Direktud PDAM Pemda harus segera bertindak dan segera di lantik karena semua hal pasti ada resikonya._

Rektor Universitas Samawa Prof Dr Syaifuddin Iskandar, M.Pd sebut Reaksi masyarakat atas kenaikan BBM saat ini berimbas kemana mana dan akan ada aksi aksi unras baik di tingkat nasional sampai dengan daerah.

“Terkait aksi di daerah kami minta kepada apkam agar di tangani dengan humanis kecuali mereka melakukan tindakan anarkis” ujarnya.

Sekdis Koperindag Kab Sumbawa Bpk Khairuddin, SE sampaikan bahwa Relokasi (pemindahan) pedagang dari pasar lama ke pasar baru di Kecamatan Utan telah dilakukan sejak tanggal 17 Januari 2022. Namun, secara de facto penertiban dilakukan secara bertahap

“Yang menjadi alasan para pedagang kembali berjualan di Pasar lama Utan (Pasar bayangan) yakni lokasi pasar baru masih terbilang sepi, fasilitas pasar belum lengkap dan akses jalan masih rusak terutama pada saat hujan” ungkapnya.

Kasat Pol PP Kab Sumbawa H Sahabuddin S.Sos, M.Si yang intinya Satpol PP bersama TNI dan POLRI sudah pernah melakukan penertiban secara humanis bersama Diskoperndag Kab. Sumbawa, kedepan rencananya pada hari Kamis tanggal 8 September 2022 akan di lakukan Opsgab bersama TNI dan POLRI dengan melakukan tindakan represif, kami mohon dukungan dan backup dari TNI dan POLRI untuk menertibkan pedagang liar di luar pasar Utan.

Camat Utan Syahruddin S.Sos yang intinya Bahwa saat ini pasar bayangan di Kecamatan Utan masih berlangsung,

harapan dari komunitas pedagang pasar baru Kec Utan agar ada tindak tegas dari Pemda untuk menangani pedagang liar di luar pasar baru.

Kajari Sumbawa Dr. Adung Sutranggono yang intinya sampaikan Terkait dana desa kami dari Kejari mendapat perintah dari Kejagung RI untuk mendorong agar desa desa yang mendapat dana desa agar mengoptimalkan penggunaan dana desa tersebut untuk menekan laju inflasi.

“Terkait penyimpangan dana desa kami lakukan proses hukum sesuai dengan UU yang berlaku” ujar Kajari.

Terkait Khilafatul Muslimin (KM) bahwa berdasarkan rekomendasi dari Pemprov NTB dan Kemenag agar di lakukan pendekatan supaya mereka mau mengurs izin dalam hal penyelenggaraan pendidikan sehingga sesuai dengan kurikulum pendidikan yang di keluarkan oleh Kemenag.

Camat Sumbawa Drs Iwan Sofyan menyebutkan Terkait BBM pemerintah perlu menyeragamkan pengeluaran izin/ rekomendasi penjualan BBM oleh Kepala Desa/Lurah untuk masyarakat/UMKM agar sesuai peruntukannya.

Terkait gas LPG 3 Kg perlu tindak tegas dari Pemkab Sumbawa terhadap agen yang menjual gas LPG di atas HET (Harga Ecer Tertinggi)

Kepala Badan Kesbangpoldagri Kabupaten Sumbawa menyampaikan berdasarkan informasi yang di terima bahwa kelompok Khilafatul Muslimin sudah mau mengibarkan bendera merah putih sejak di tangkapnya Ustad Abdul Qadir Hasan Baraja dan mengganti nama yayasannya yang sebelumnya bernaung di bawah Khilafahul Muslimin dan sekarang menjadi yayasan Kampung Damai Makmur Sejahtera.

Kapolres Sumbawa AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH menyampaikan bahwa Permasalahan yang terjadi sudah didatakan mulai dari ketersediaan jumlah ritel stok BBM disetiap SPBU yang ada di Kabupaten Sumbawa.

Menurut Kapolres bahwa Permasalahan atau timbulnya aksi keributan muncul apabila massa aksi tidak menemui sasaran yang dituju seperti pejabat yang membidangi.

“Oleh sebab itu kami berharap agar adanya kerjasama serta komunikasi kita bersama agar setiap adanya kegiatan aksi agar ditemui” ungkap Kapolres yang dikenal Cerdas ini.

Bupati Sumbawa Drs H Mahmud Abdullah yang intinya Dalam menagani permasalahan di Kabupaten Sumbawa perlu di aktifkan kembali temu cepat, lapor cepat dari aparat kita di lapangan agar penanganan masalah bisa di selesaikan dengan baik.

“Perlunya kekompakan dan soliditas dalam menangani permasalahan pasar Kec Utan dan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku yang di iringi dengan pembanguan infrastruktur yang memadai” Ujarnya.

Terkait antisipasi kelangkaan pupuk perlu di sosialisasikan kepada masyarakat agar beralih pada penggunaan pupuk alternatif dan tidak bergantung pada penggunaan pukuk bersubsidi yang jumlahnya sangat terbatas.

Bahwa Rapat Forkopimda ini di laksanakan dengan Dinas Instansi terkait serta perwakilan Camat untuk mendengarkan masukan atas berbagai permasalahan yang berkembang di masyarakat guna mengambil langkah dalam menangani permasalahan yang ada di Kab Sumbawa.

Dalam rapat tersebut di titik beratkan pada permasalahan penanganan dampak kenaikan BBM serta penanganan pedagang liar yang masih berjualan di luar pasar Kecamatan Utan Kab Sumbawa.

Berbagai perubahan baik secara nasional maupun Daerah diharapkan agar permasalahan di wilayah Kabupaten Sumbawa dapat diselesaikan dengan cara bekerja sama._(***)

Grebek Judi Sabung Ayam, Unit Reskrim Polsek Bolo Bakar Gelanggang dan potong Dua Ekor Ayam Aduan

Bimantika.net _Upaya Kepolisian Resor dan jajaran dalam memangkas biang kerok keresahan masyarakat di wilayah hukumnya terus dilakukan.

Unit Reskrim Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB menggerebek arena judi sabung ayam di Desa Tumpu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Selasa (6/9/22) Sekira Pukul 12.30 Wita.

Penggerebekan itu berawal dari laporan masyarakat sekitar yang merasa resah pasalnya di lokasi tersebut acap kali digunakan untuk arena judi sabung ayam yang dilakukan oleh sekelompok orang Ungkap Kasat Reskrim polres Bima AKP Masdidin, SH melalui Kasi humas Iptu Adib Widayaka.

Lanjutnya, Kanit Reskrim Polsek Bolo Bripka Rusdin yang mendapat informasi tersebut bersama anggotanya langsung bergerak menuju TKP.

Melihat kedatangan petugas para pelaku lari tunggang langgang dan meninggalkan beberapa barang bukti berupa alat peraga judi atau gelanggang dan 2 Ekor ayam aduan.

“Alat peraga judi atau gelanggang dibakar dan dua Ekor ayam aduan di potong/disembelih oleh petugas ditempat” ujar Masdidin diulas Adib.

Selain itu petugas juga menghimbau kepada masyarakat sekitar agar tidak lagi melakukan aksi judi sabung ayam atau tindak kejahatan lainnya apa bila masih saja melakukan maka pihak kepolisian akan mengambil langkah tegas tuturnya.

Kegiatan penggerebekan tersebut berjalan lancar dan aman Tutup Adib.(***)

Kabid Propam Polda NTB Beri Arahan Polres Dompu Terkait Kenaikan BBM

Bimantika.net _Pasca Pengumuman kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu oleh Presiden RI Joko Widodo, Polda NTB gencar melaksanakan kegiatan pengendalian situasi Kamtibmas dengan memberikan pengarahan pada Polres jajarannya.

Kegiatan dimaksud dihelat di Aula Vicon Mapolres Dompu, Selasa (6/9/2022) sekira pukul 10.30 wita.

Kabid Propam Polda NTB Selaku Perwira pengamat wilayah (Pamatwil) Dompu Kombes pol Awan Hariono SH., S.Ik., MH, didampingi Wadir Reskrim Polda NTB, AKBP Made Sidan, S.I.K. memberikan arahan dan beberapa penekanan terhadap pejabat teras Polres Dompu yang juga dihadiri oleh Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K.

Pamatwil memaparkan tentang dampak dari kebijakan pemerintah dalam penyesuaian harga BBM bagi kehidupan masyarakat.

“Kenaikan harga BBM tentunya sangat berpengarih dalam kehidupan masyarakat dalam segala hal utamanya ekonomi. tentu hal ini akan berpengaruh terhadap kerawanan terjadinya gangguan Kamtibmas”, ungkapnya.

“Terkait hal itu agar dilakukan deteksi dini dan disikapi secara serius dalam rangka meminimalisir terjadinya instabilitas”. Tandasnya.

Pamatwil juga menyinggung soal masifnya peredaran Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba) di Wilayah Hukum Polres Dompu. Selanjutnya meminta pihaknya (Polres Dompu) agar lebih sigap lagi menyikapi hal tersebut.

“Terkait dengan narkoba menjadi atensi pimpinan peredarannya baik di luar maupun internal Polres Dompu ini menjadi tugas kita bersama dalam memberantasnya”. Tutur awan.

“kita harus memiliki tanggung jawab moral baik pada institusi maupun pada kehidupan sosial kemasyarakatan”.

“Kejadian yang sudah terjadi agar dijadikan pembelajaran kedepannya, saya sangat berharap tidak ada lagi kejadian serupa maupun keterlibatan anggota dalam tindak pidana apapun.” Imbuhnya.

Tak ketinggalan Wadir Reskrim Polda NTB AKBP I MADE SIDAN S.I.K juga mengimbau pada seluruh personel Polres Dompu, untuk tidak ada pembiaran bagi anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba.

“Saya minta jangan ditutup tutupi atas alasan apapun jika ada yang mengetahui anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba, saya minta semuanya kooperatif dalam hal memberantas peredaran barang haram tersebut”, ungkapnya.

“Segera koordinasi dan komunikasi yang baik serta bangun sinergi dengan semua elemen masyarakat agar ikut membantu pihak kepolisian dalam rangka memberantas Narkoba, sambungnya.

Pengarahan tersebut berakhir pada pukul 11.30. (***)

Polres Sumbawa Salurkan Bansos Untuk Warga Terdampak Kenaikan BBM Untuk Ojek dan Nelayan

Bimantika.net _Sumbawa Besar, NTB _Jajaran Polres Sumbawa dibawah Komando Kapolres Sumbawa AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K.MH menggelar kegiatan sosial yang bermanfaat bagi warga setempat.

Polres Sumbawa pagi tadi (6/9/22) Menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat Sumbawa yang terdampak oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Penyaluran ini dilaksankan oleh anggota sat binmas dan sat lantas yang pimpin oleh Kasat Binmas Polres Sumbawa Iptu Abdul Muis Tajudin.

“Untuk hari ini kami mendatangi Karang Gudang Kebayan Kelurahan Brang Biji, Kampung Jawa Kelurahan Uma Sima , dan Bukit Permai Kelurahan Seketeng guna memberikan bantuan berupa beras sekaligus bersilaturrahmi. Untuk sasaran nya kami memprioritaskan para tukang ojek, nelayan dan pedagang kaki lima.” jelasnya.

Selain itu Kasat Binmas juga menyatakan bahwa pihaknya akan menyalurkan  1 Ton Beras “Yang akan kami berikan kepada masyarakat total sebanyak 1 Ton beras, sampai saat ini sudah 470 kg yang tersalurkan, sisanya akan kami salurkan secara bertahap. Untuk sasaranya itu sendiri  kami meminta bantuan bhabinkamtibmas agar mendatakan warga desa binaannya yang benar-benar membutuhkan .” tambah Kasat Binmas.

Polres Sumbawa berharap bantuan tersebut dapat sedikit membantu masyarakat yang terdampak akan kenaikan BBM. (hum)

Ini Asli, Polisi Tembak Mati Polisi

Bimantika.net _Sebagaimana yang diberitakan oleh nkri.pos oknum .Provos Polres Lampung Tengah menembak mati kawannya hanya gara-gara sakit hati.

Aipda Ahmad Karnain, personel Polsek Way Pengubuan, Polres Lampung Tengah tewas ditembak di rumahnya. Ahmad Karnain ternyata ditembak oleh rekannya sesama polisi.
Adapun pelaku penembak Aipda Ahmad adalah Aipda RS (Rudi Suryanto) yang menjabat sebagai Kanit Provos Polsek Way Pengubuan. Rudi pun kini sudah ditangkap.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad membenarkan Aipda Ahmad Karnain tewas ditembak Aipda Rudi Suryanto yang menjabat Kanit Provos Polsek Way Pengubuan.

Aipda RH sakit hati setelah mendapatkan informasi dari warga dan rekan-rekannya, jika dirinya dikatakan tidak baik dalam bertugas oleh korban, Aipda A Karnain, sehingga Aipda RH dimutasi ke provos.

Keduanya sama-sama bertugas di Polsek Waypengubuan, Kabupaten Lampung Tengah.

Aipda A Karnain berdinas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Putra Lempuyang, Kabupaten Lampung Tengah.

Kronologis peristiwa yang diperoleh , Senin (5/9/2022), Aipda RH datang ke rumah Aipda A Karnain di Jl. Merpati Bandarjaya Barat, Terbanggibesar, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (4/6/2022), pukul 22.30 WIB.

Begitu pintu rumah dibuka, Aipda RH sudah mengacungkan pistol dan langsung menekan pelatuknya hingga selongsong peluru melukai dada kiri hingga tembus ke punggung korban.

Aipda Karnain sempat berlari masuk hendak mengambil pistol miliknya yang berada di dalam kamarnya. Tetapi, belum sampai kamar, Aipda Karnain sudah roboh bersimbah darah di depan istri dan kedua anaknya.

Pelaku berlari meninggalkan TKP dan berhasil ditangkap Provost Polres Lampung Tengah di rumahnya, Kampung Karang Endah, Senin (5/9/2022), pukul 02, 15 WIB.

Tengah malam, jenazah anggota Polres Lampung Tengah tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Harapan Bunda, Kecamatan Gunungsugih, Kabupaten Lampung Tengah untuk kemudian ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Kapolsek Waypengubuan AKP Muhammad Ali Mansyur membenarkan adanya peristiwa tersebut. Terkait penyebabnya, dia mengatakan masih dalam penyelidikan. (***)

SMP 14 Kota Bima Punya Aplikasi “Pak Wali”, Walikota HML Beri Apresiasi

Bimantika.net _SMP 14 Kota Bima memiliki Karya Inovasi yang diberi nama “Pak Wali” Berupa Blogger SMP 14.

Inovasi Ini adalah karya inovasi dari SMPN 14 Kota Bima yg juga sebagai Sekolah Penggerak di bawah pimpinan seorang kepala sekolah Fris Wahyuddin, S.Pd, M.Si

Inovasi ini dipersembahan khusus untuk Bapak Walikota sebagai orang nomor 1 di Kota Bima, dengan harapan penghargaan IGA tahun ini dapat diraih oleh Kota BIma sebagai Kota Terinovatif tahun 2022.

“Saya yakin Kota BIma akan mampu meraihnya, mengingat prestasi demi prestasi yang sudah diraih serta berbagai karya inovasi yang sangat berdampak positif selama ini” ungkapnya.

Inovasi program “Pak Wali (Praktek Siswa Berliterasi) Berbantuan Aplikasi Blogger” ini merupakan program Literasi yang digagas dengan maksud meningkatkan minat Baca dan keterampilan Tulis siswa di sekolah.

Program ini sebagai respon positif kami Satuan Pendidikan terhadap program-program Pemerintah Pusat terutama yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan Literasi pada anak terutama di masa-masa Pandemi Covid 19 yang sampai hari ini angka positif terpapar virus Corona masih ada walaupun memang ada kecenderungan menurun.

Namun tetap saja situasi Pandemi tersebut sangat berdampak pada kualitas belajar anak. Oleh karena itu program Pak Wali Beraksi Gol ini hadir, bertujuan untuk mengembalikan “learning loss” atau waktu belajar anak yang terbuang. Sehingga perlu adanya solusi inovatif untuk mengatasi itu semua.

Dalam program tersebut kami bagi dalam dua kategori aktivitas, yakni Membaca dan Menulis.

Untuk aktivitas membaca kami melayani khusus bagi siswa-siswa yang belum lancar membaca dan bagi siswa-siswa yang minat membacanya masih sangat kurang.

Sebab, di sekolah kami masih banyak anak yang belum lancar membaca, bahkan ada yang belum bisa membaca sama sekali. Bagi kami ini adalah menjadi penyakit masyarakat, yang nantinya akan berdampak negatif ketika mereka berinteraksi dalam masyarakat dan dengan dunia luar.

Lalu kategori Menulis yang dikhususkan melayani siswa-siswa yang kurang memiliki keterampilan menulis, seperti menulis karangan pendek, puisi, esai, artikel dan lain-lain.

Inovasi dalam penelitian ini menggunakan dua pendekatan.

Pertama, inovasi dengan konsep “Perpustakaan Pohon,” dimana kami rancang dengan memanfaatkan pepohonan untuk di jadikan perpustakaan dengan membuat rak-rak buku terbuka di sekelilingnya.

Ruangan Perpustakaan bukanlah satu-satunya tempat untuk anak-anak membaca buku. Apalagi perpustakaan yang ada di sekolah kami bukanlah ruangan yang didesain khusus untuk sebuah perpustakaan, ditambah lagi sarana dan prasarananya yang masih sangat kurang.

Tidak seperti ruangan perpustakaan yang ada di sekolah-sekolah unggulan, dimana dirancang khusus untuk sebuah perpustakaan, termasuk juga Perpustakaan Daerah sekarang yang dimiliki oleh Kota Bima yang berskala Internasional. Untuk itu perlu dicarikan solusinya alternatifnya sehingga anak-anak tetap terlayani kebutuhan akan pengetahuannya, serta merasa nyaman ketika membaca buku.

Dengan konsep “Perpustakaan Pohon” diharapkan akan menjadi perangsang atau stimulus bagi siswa agar diawali dengan merasa lebih dekat dengan buku, melihat dan membuka buku, sampai pada fase mereka akan suka membaca buku. Tahapan ini sebagaimana dalam sebuah teori pembentukan perilaku membaca pada anak yang dikemukakan oleh Skinner dalam teori belajarnya Instrumental Respond.

Disamping itu, dengan konsep “perpustakaan pohon” ini siswa dapat membaca buku sambil mengobrol, membaca sambil makan dan sambil santai. Harapannya pada waktunya nanti mereka akan terbiasa membaca tanpa harus dipaksa.
Kedua, inovasi dengan konsep Aplikasi Digital menggunakan perangkat lunak yaitu aplikasi Blogger bawaan google. Aplikasi Blogger ini dapat kita menggunakannya secara gratis di internet. Namun faktanya tidak banyak masyarakat khususnya dari kalangan siswa dan guru memanfaatkannya untuk media pembelajaran. Manfaatnya adalah untuk meningkatkan keterampilan Menulis khususnya pada siswa maupun gurunya.

“Semua karya tulisan siswa dan guru nantinya akan tertampung dalam Blog admin atau pemilik Akun Blog, dan kebetulan pemilik Blog nya adalah saya sebagai Kepala Sekolahnya. Nama Blog yang saya rancang adalah GURULOANA” ungkapnya.

Sebagai apresiasi, siswa dan guru yang telah mengirimkan tulisannya akan diberikan imbalan yang edukatif. Hal ini sebagai motivasi siswa dan guru agar gemar menulis, tentunya diawali dengan membaca.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang di konfirmasi media online Bimantika Selasa 6 September 2022 sangat mengapresiasi adanya inovasi dari SMP 14 Kota Bima.

“Perlu di contoh oleh sekolah lainnya dalam berkontribusi untuk dunia pendidikan saat ini dan yang akan datang” ujar Walikota HML. //***//MH//dikbud)

Polres Dompu Gelar Tes Urine, Pastikan Personil Bebas Narkoba

Bimantika.net _Demi memastikan anggotanya bersih dari Narkoba, Polres Dompu menggelar tes urine terhadap personelnya tanpa terkecuali dari yang berpangkat perwira sampai pangkat terendah, hari ini Selasa 6 September 2022 pagi ini usai pelaksanaan apel di Mapolres Dompu.

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat S.I.K, turut mengawasi jalannya kegiatan tersebut. Menurutnya Ini dimaksudkan agar pelaksanaan tes urine dilaksanakan sebaik baiknya agar kita mendapatkan hasil maksimal dan tanpa ada kucing kucingan.

Kapolres berpesan Kegiatan seperti ini harus dilaksanakan sebaik baik mungkin, tanpa ada tebang pilih agar hasilnya bisa maksimal.

“Kegiatan ini harus diikuti seluruh personel, tanpa ada kucing kucingan, agar kita bisa mendeteksi anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, baik itu sebagai pengedar maupun pemakai” tandasnya.

Kapolres Berharap Semoga kedepannya tidak ada lagi anggota Polres Dompu yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan tindak pidana apapun.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakapolres Dompu Kompol Abdi Mauluddin S.Sos pada saat memimpin pelaksanaan apel pagi.

Di hadapan peserta apel Wakapolres menegaskan tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba.

“Seluruh anggota wajib mengikuti kegiatan tersebut termasuk saya. Jadi jangan coba coba untuk mangkir, siapapun yang tidak ikut atau sengaja menghindar dari tes urine maka saya akan proses. Tegasnya.

“Pimpinan kita sudah menegaskan tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba, maka saya berharap agar seluruh anggota bersih dari semua tindak pidana” imbuhnya.

Pelaksanaan tes urine akan dilaksanakan secara bertahap, usai pelaksanaan anggota Polres kemudian akan dilanjutkan ke seluruh Polsek jajaran. (***)

Polwan Polres Sumbawa Peserta Favorit Lomba Gerak Jalan HUT RI ke-77

Bimantika.net _Polwan Polres Sumbawa meraih prestasi pada lomba yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Lomba gerak jalan yang digelar pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam rangka hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 pada Agustus lalu mendapat perhatian dari masyarakat kabupaten Sumbawa.

Dalam Lomba Gerak Jalan itu Nampak Polwan Polres Sumbawa mengenakan pakaian PDL (Pakaian Dinas Lapangan) dipadu padankan dengan kain songket yang yang di selendang kan pada bagian dada.

Kekompakan dan suara yang lantang saat bernyanyi tentu saja membuat Polwan Polres Sumbawa menjadi ‘Regu Favorit’.

Kapolres Sumbawa AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K, MH melalui Kasi Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi, S.Sos menjelaskan bahwa pihaknya dihubungi untuk mengambil hadiah lomba “Untuk hadiah lomba diterima langsung pagi tadi oleh Polwan Polres Sumbawa” singkatnya saat ditemui di lapangan (5/9/22).

Kasi Humas Polres Sumbawa juga menuturkan bahwa Polres Sumbawa akan selalu bersedia ikut berpartisipasi dalam kegiatan kegiatan positif yang di gelar di Kabupaten Sumbawa, yang tentunya akan membawa Polres Sumbawa memiliki hubungan lebih dekat baik masyarakat maupun instansi lain nya. (***)

Eby Bima Tampil Memukau di DAcademy 5 Indosiar, Masuk Babak Selanjutnya

Bimantika.net _Senin malam 5 September 2022 Dangdut Academy 5 Indosiar kembali tayang Live di stasiun TV Indosiar.

Eby Bima dan tiga peserta lainnya tampil dengan citi khas masing-masing.

King Nasar selaku Juri, Usai Eby Bima tampil menyebut bahwa Sampai Jumpa di Grand Final.

“Eby, Sampai Jumpa di Grand Final ya” Ujar King Nasar.

Penampilan Eby Bima membuat seluruh Para Juri memberikan komentar Positif.

Bahkan Soimah berdiri dari tempat duduknya menghampiri Eby Bima sekaligus mengajak Eby Bima untuk Joget berdua di Panggung Mewah DAcademy 5.

Soimah Berharap Kedepan Eby makin asah kepiawaiannya dalam menaklukkan sebuah lirik lagu.

Eby Bima saat tampil kedua, tampil sekaligus dengan 4 peserta lainnya, lagi-lagi membuat Para Juri makin memukau sehingga nyaris tidak memiliki kesalahan dalam membawakan lagu Daerah Bima. Atas penampilan ke empat peserta itu seluruh juri Standing Ovation.

Nasar mengomentari bahwa penampilan Eby Bima ibarat “Asap” yang selalu mewarnai dan memberikan aura positif pada peserta lainnya.

Penampilan ke tiga, Eby Bima lagi-lagi tampil memukau dengan lagu Bima Full dengan judul “Kulepas Dengan Ikhlas”

“Eby kini melaju ke Babak selanjutnya, Selamat Buat Eby Bima semoga penampilan kedepan tambah memukau lagi tambah profesional hingga menjadi Juara Dangdut Academy 5 Indosiar” ujar warga Kota Bima. (***)