Walikota Aji Man dan Wakil Walikota Aba Feri Hadiri Topping Off Pembangunan RSUD Kota Bima

jpn

Bimantika.net Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, SE (Aji Man) bersama Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan, SH (Aba Feri) menghadiri kegiatan topping off pembangunan Gedung RSUD Kota Bima yang berlangsung di lokasi proyek pembangunan RSUD Kota Bima. Kamis (2/10/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pj. Sekda, Asisten I, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kadis Kesehatan, Kadis Perkim, serta Direktur RSUD Kota Bima. Turut pula diundang Ketua DPRD Kota Bima, Kajari Bima, Ketua Pengadilan Negeri Bima, dan Kapolres Bima Kota.

Pembangunan RSUD Kota Bima dilaksanakan dalam rangka peningkatan kelas rumah sakit untuk mendukung layanan KJSU (DAK). Saat ini progres pembangunan telah mencapai 43 % dengan target penyelesaian pada bulan Desember 2025. Momentum topping off pembangunan menandakan rampungnya pekerjaan konstruksi utama dan akan berlanjut pada tahap arsitektur.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, SE menyampaikan rasa syukur atas kelanjutan pembangunan yang sempat diragukan sebagian pihak.

“Alhamdulillah, tidak terasa sejak kita meletakkan batu pertama pada bulan Mei lalu, hari ini kita sudah melaksanakan topping off atau penyelesaian struktur terakhir. Di tengah pandangan orang yang mengira proyek ini mangkrak, nyatanya strukturnya sudah berdiri dengan baik dan kini tinggal menyelesaikan bagian arsitekturnya. Kita akan buktikan bersama bahwa pembangunan ini berjalan sesuai target,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wali Kota juga menyampaikan dukungan penuh Kementerian Kesehatan terhadap pembangunan RSUD Kota Bima yang menjadi mimpi besar masyarakat.

“Alhamdulillah, saat kami berkunjung ke Kementerian Kesehatan dan bertemu dengan Bapak Wakil Menteri, beliau memberikan apresiasi atas progres pembangunan ini. Semua ini adalah hasil kerja sama kita semua. Saya pribadi juga mendukung penuh proyek ini, karena menjadi harapan masyarakat Kota Bima. Bayangkan jika ada warga kita yang sakit kanker, tidak perlu lagi jauh-jauh ke provinsi dengan menyewa transportasi dan hotel. InsyaAllah mimpi itu kini sudah hampir terwujud. Terima kasih kepada seluruh stakeholder terkait yang terus mendukung hingga pembangunan ini rampung,” tuturnya.

Diakhir sambutannya Wali Kota menyampaikan harapannya agar seluruh pihak tetap menjaga semangat kebersamaan dalam menyukseskan pembangunan RSUD Kota Bima.

“Mari kita terus bergandengan tangan dan bekerja sama demi terwujudnya layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan izin Allah SWT dan dukungan semua pihak, kita optimis pembangunan ini akan selesai tepat waktu dan memberi manfaat besar bagi seluruh warga Kota Bima,” pungkasnya. (***//Kominfo)

Walikota Bima Aji Man Dukung Penuh Penguatan Koperasi Merah Putih Gagasan Presiden Prabowo

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, SE, menggelar silaturahmi dan audiensi bersama pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih Santi.

Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wali Kota Bima dan dihadiri sejumlah pengurus koperasi serta perwakilan dari pemerintah kelurahan. Rabu (1/10/2025).

Dalam audiensi tersebut, pengurus koperasi menyampaikan sejumlah hal penting terkait kebutuhan sarana dan prasarana di Kelurahan Santi.

Salah satunya adalah belum tersedianya rumah aspirasi sebagai wadah komunikasi masyarakat, rencana pemindahan kantor koperasi ke lokasi baru di Kelurahan Santi, serta pembahasan terkait keberadaan dan pengembangan Posdanramil.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan dukungannya terhadap rencana pengembangan koperasi di Kelurahan Santi.

Aji Man sapaan akrab Walikota Bima menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan review lebih lanjut,

Khususnya di bagian administrasi dan aset daerah, untuk menyesuaikan kebutuhan kantor koperasi dengan aturan yang berlaku.

“Pemerintah tentu mendukung upaya penguatan koperasi di masyarakat. Namun setiap rencana penggunaan fasilitas pinjam pakai harus melalui proses review administratif dan aset agar sesuai aturan serta bermanfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.

Dengan adanya komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan pengurus koperasi, diharapkan tercipta sinergi yang lebih baik dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis masyarakat di Kota Bima. (****/Kominfo)

Bupati Bima Sampaikan Pendapat Akhir Atas APBD-P 2025

jpn

Bimantika.net Rapat Paripurna ke-5 DPRD Kabupaten Bima Masa Sidang III Tahun Sidang 2025 yang berlangsung Selasa (30/09) yang dipimpin oleh Ketua DPRD Diah Citra Pravitasari dan didampingi Wakil Ketua Nazarudin, SH.

Membahas agenda penyampaian laporan Banggar DPRD terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Bima Tahun Anggaran 2025, Keputusan DPRD dan Pendapat Akhir Kepala Daerah.

Bupati Bima Ady Mahyudi dihadapan anggota DPRD dan para kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima mengungkapkan, perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 yang akan ditetapkan dapat dipergunakan sebaik mungkin, secara efektif efisien transparan.

Dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun tidak tertutup kemungkinan sampai dengan akhir tahun nanti kita akan dihadapkan pada kondisi di mana beberapa program/ kegiatan daerah belum dapat terlaksana akibat kondisi kemampuan keuangan daerah yang relatif terbatas.

Oleh karena itu lanjut Bupati, pemerintah daerah berkomitmen untuk melakukan penganggaran kembali program kegiatan yang belum terselesaikan pada tahun anggaran berikutnya sehingga target dan indikator program kegiatan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal.

Dijelaskan Bupati, dalam Ranperda APBD-perubahan APBD TA. 2025 mencakup pendapatan daerah yang ditetapkan sebesar Rp. 2,087 triliun yang terdiri dari PAD sebesar Rp 220 milyar, pendapatan transfer sebesar Rp 1.834 Triliun serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 32 Milyar.

Sementara, pada komponen belanja daerah ditetapkan sebesar Rp 2.12 triliun.

Komponen tersebut yaitu belanja operasi sebesar Rp 1.625 Triliun, Belanja modal sebesar Rp 182,2 milyar, belanja tidak terduga sebesar lima milyar rupiah, belanja transfer ditetapkan sebesar Rp 313,5 milyar.

Belanja lainnya mencukup penerimaan pembiayaan sebesar Rp 39,9 milyar dan pengeluaran pembiayaan sebesar satu milyar rupiah.(RRS//RumaRenggeSape//007)

Bupati Ady Mahyudi : “MTQ Momentum Menumbuhkan Generasi Qur’ani”

jpn

Bimantika.net “Melalui momentum MTQ ini kita harus menegaskan bahwa generasi kita harus tumbuh sebagai generasi Qur’ani.”

Ujar Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutannya Selasa (30/9) pada pembukaan MTQ Ke-34 Tingkat Kecamatan Sape Tahun 2025 yang dilaksanakan di Arena Utama MTQ Lapangan Putih Desa Sangia – Sape.

Bupati Ady Mahyudi dalam sambutannya menyampaikan melalui MTQ ini kita ingin melahirkan kader-kader Qur’ani, Qori-qoriah terbaik, lahir insan-insan yang menjaga akhlak dan marwah Sape sebagai daerah religius dan penuh keberkahan.

Hadir dalam kesempatan itu para Pimpinan OPD, Camat Sape Muhamad Akbar, SP., M.Si, Kabag Lingkup Setda, Unsur Muspika Sape, Kepala UPT, Kepala Sekolah, Alim ulama dan seluruh lapisan masyarakat Sape dan Kepala Desa Se kecamatan Sape.

Di momentum itu Bupati Bima mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan MTQ ini sebagai api semangat untuk meneguhkan persaudaraan, menebarkan kebaikan, dan memperkuat komitmen membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Pembukaan MTQ tersebut ditandai penekanan tombol sirine oleh Bupati Bima yang didampingi oleh anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil Sape-Lambu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Fatahullah, S.Pd, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag.

Penyerahan paket kitab suci Al-Qur’an dan bantuan uang tunai dari Pemerintah Kabupaten Bima dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima kepada Camat Sape dan Ketua Panitia Pelaksana mengawali sambutan Bupati Bima.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Ustadz Subhan, S.Pd.I, dalam laporannya menyampaikan, MTQ Ke-34 Tingkat Kecamatan Sape tahun 2025 mengangkat tema “Melalui MTQ Kita Ciptakan Generasi Qur’ani Guna Mewujudkan Bima Bermartabat.”

Selama beberapa hari ke depan, sebanyak 12 kategori mata lomba akan diikuti dilombakan dengan total 340 peserta. (RRS//RumaRenggeSape//007)

Bersama FUI Bima Raya Walikota Bima Bahas Pemberantasan Minuman Keras Dan Kemaksiatan Lainnya

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima H. Arahman H. Abidin, SE, kembali menerima audiensi dan silaturahmi dari Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya di ruang kerjanya pada Selasa (30/9).

Ketua FUI Bima Raya, Asikin bin Masyur, S.Pd, hadir bersama jajarannya untuk menyampaikan terima kasih atas respon positif Pemerintah Kota Bima terhadap delapan poin program strategis hasil “Mbolo Nae” Ulama ro Ama Rasa Dana Mbojo, yang diusulkan pada audiensi 4 bulan lalu.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula isu terkait beredarnya minuman keras (miras) di Kota Bima, termasuk di tempat-tempat wisata yang berpotensi menjadi wadah untuk aktivitas tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya lokal.

FUI Bima Raya mengharapkan Pemerintah Kota Bima dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk mengantisipasi dan menertibkan peredaran miras, serta menjaga moralitas masyarakat terutama di area wisata yang menjadi magnet pengunjung.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin mengapresiasi tinggi inisiatif FUI Bima Raya.

“Kita akan mengundang para tokoh Agama, tokoh Masyarakat, serta seluruh Lurah dan Camat untuk membahas lebih lanjut,” ujarnya.

Walikota juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan para ulama.

“Program ini hanya akan berhasil jika didukung penuh oleh semua pihak: pemerintah, ulama, dan masyarakat luas,” tambahnya.

Dalam agenda audiensi ini, Wali Kota Bima didampingi oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan serta Kepala Bagian Kesra Setda Kota Bima.

Silaturahmi diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan demi kemajuan Kota Bima yang berlandaskan nilai religius dan budaya Dana Mbojo. (***}

Walikota Bima Aji Man: Pencairan Insentif Guru Ngaji Agar Dapat Disalurkan Tepat Waktu

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima H. Arahman H. Abidin menerima Audiensi dan silaturahmi dari perwakilan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Bima.

Pertemuan ini menjadi momentum pengurus baru LPTQ untuk meminta arahan dan petunjuk dari Wali Kota terkait langkah pengembangan dan pembinaan kader Qur’ani di Kota Bima. Senin, (29/09/2025)

Dalam kesempatan tersebut, pengurus LPTQ menyampaikan komitmen untuk mengembalikan eksistensi lembaga agar lebih aktif dan berkembang.

Saat ini LPTQ telah melakukan pembinaan khusus bagi kader penghafal Al-Qur’an serta menyiapkan program intensif latihan, dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) maupun Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kota Bima yang direncanakan berlangsung pada Oktober atau November 2025, dengan lokasi utama di Kecamatan Raba.

Selain itu, LPTQ juga mengusulkan agar insentif bagi para guru ngaji dapat ditingkatkan, sehingga peran mereka dalam membumikan Al-Qur’an di Kota Bima semakin nyata dan berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pengurus LPTQ yang hadir.

Menurutnya, meski merupakan pengurus baru, namun didominasi oleh orang-orang berpengalaman, sehingga diharapkan mampu membawa kembali kejayaan LPTQ sebagaimana masa-masa sebelumnya.

“Harapan saya, kepengurusan LPTQ ini bisa eksis kembali dengan cara kerja yang terukur dan menghasilkan prestasi. Pemerintah Kota tentu akan mendukung secara maksimal, baik dari segi program maupun penganggaran,” ungkap Wali Kota.

Lebih lanjut, Aji Man menekankan agar perumusan kegiatan STQ Tingkat Kota dapat segera dituntaskan, sekaligus menyusun rencana kerja yang jelas untuk menjadi pijakan bersama.

Aji Man juga menegaskan pentingnya pencairan insentif guru ngaji agar dapat disalurkan tepat waktu.

“Saya yakin dan percaya, dengan kerja sama yang baik, kita bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (****)

Pemkot Bima Gelar Gotong Royong, Gelorakan Program Kota Bima BISA

jpn

Bimantika.net Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, pada hari Jum’at menggelar kegiatan gotong royong,

Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap Program Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., bersama sejumlah pejabat, antara lain, PJ Sekda Kota Bima, seluruh Staf Ahli, seluruh Asisten, seluruh Kepala OPD, dan seluruh Kabag, serta seluruh Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Kota Bima. Jum’at, 26 September 2025.

Kegiatan gotong royong Pemerintah Kota Bima kali ini berjalan serentak di seluruh wilayah Kecamatan yang ada di Kota Bima.

Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH beserta jajarannya melaksanakan kegiatan ini bertempat di area Kantor Wali Kota Bima, Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda.

Kegiatan gotong royong kali ini di fokuskan pada tempat kerja masing-masing, dengan menyapu halaman Kantor, memangkas pohon, memotong rumput, membersihkan ruangan, dan membersihkan toilet.

Wakil Wali Kota Bima yang hadir di lokasi gotong royong, mengapresiasi semangat gotong royong yang dilakukan oleh seluruh pegawai lingkup Pemerintah Kota Bima,

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Kota Bima BISA untuk menciptakan daerah Kota yang ramah lingkungan, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Program Kota Bima BISA, merupakan program prioritas Pemerintah Kota Bima, program ini dicanangkan oleh Bapak H. Arahman H. Abidin, SE., bersama Bapak Feri Sofiyan, SH, semenjak mereka berdua di lantik menjadi Wali Kota, dan Wakil Wali Kota Bima periode 2024/2029,

Dengan tujuan untuk mewujudkan Kota Bima yang bersih, indah, sehat, dan asri, selain itu juga untuk membangun kesadaran masyarakat Kota Bima, agar terbiasa dengan pola hidup sehat, menjaga, dan mencintai kebersihan.

Kegiatan gotong royong ini diharapkan dapat memberi semangat masyarakat Kota Bima untuk terus menciptakan lingkungan yang bersih, baik itu di lingkungan rumah tangga, di tempat kerja, maupun di tempat-tempat umum, dengan harapan semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut untuk menggelorakan program Kota Bima BISA, (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri). (****//Kominfo)

Anjuran dan Keutamaan Sholat Tahiyatul Masjid

jpn

Bimantika.net -Shalat Tahiyatul Masjid adalah anjuran untuk shalat dua rakaat sebagai bentuk penghormatan kepada masjid sebelum melakukan aktivitas lain, seperti duduk dan berdzikir

Shalat ini sangat dianjurkan, dan makruh hukumnya jika ditinggalkan kecuali ada udzur seperti waktu yang sempit untuk segera shalat berjamaah.

Anjuran shalat tahiyatul masjid berasal dari hadits Nabi Muhammad SAW, yang berbunyi: “Jika salah seorang di antara kalian memasuki masjid, maka janganlah ia duduk hingga mengerjakan shalat dua rakaat (HR. Abu Qatadah)”.

Keutamaan salat tahiyatul masjid adalah bentuk penghormatan kepada masjid sebagai rumah Allah, membersihkan hati dan pikiran, mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah, penghapus dosa, dan mengangkat derajat seseorang di hadapan Allah SWT.

Salat ini adalah cara mempersiapkan diri secara spiritual sebelum melakukan ibadah lain di masjid, seperti salat berjamaah atau mengaji.

Keutamaan Salat Tahiyatul Masjid antara lain :

Penghormatan kepada Masjid: Salat tahiyatul masjid menunjukkan sikap hormat dan takzim seorang Muslim kepada masjid sebagai tempat ibadah yang mulia, layaknya mengucapkan salam saat masuk ke rumah orang lain.

Membersihkan Hati dan Pikiran: Melaksanakan salat ini membantu membersihkan hati dari pikiran negatif dan mengarahkan fokus kepada Allah SWT, sehingga hati lebih tenang sebelum melakukan ibadah lainnya.

Pahala dan Keberkahan: Dengan mengerjakan salat ini, seseorang akan mendapatkan pahala yang lebih besar karena masjid adalah rumah Allah yang penuh berkah.

Penghapus Dosa: Salat tahiyatul masjid termasuk dalam amalan yang dapat menghapus dosa, sebagaimana dijelaskan dalam hadis tentang pentingnya memperbanyak sujud (salat) kepada Allah SWT.

Mengangkat Derajat: Setiap langkah yang diambil untuk menuju masjid dan melaksanakan salat ini akan diangkat satu derajat dan dihapuskan satu kesalahan oleh Allah SWT.

Persiapan Spiritual: Salat dua rakaat ini dapat diartikan sebagai “pemanasan” atau persiapan mental dan spiritual sebelum melaksanakan ibadah-ibadah yang lebih berat di dalam masjid.

Termasuk Golongan yang Menyucikan Diri: Umat yang melaksanakan salat tahiyatul masjid adalah bagian dari golongan orang-orang yang cinta membersihkan diri, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an surah At-Taubah ayat 108.

Pentingnya Melaksanakan Tahiyatul Masjid
Adab Masuk Masjid:

Melaksanakan salat tahiyatul masjid adalah adab dan anjuran Rasulullah SAW saat memasuki masjid.

Mencegah Perilaku Buruk: Melaksanakan salat ini dapat mencegah seseorang menjadikan masjid sebagai tempat lalu lalang tanpa tujuan ibadah, yang mana hal ini dilarang oleh Nabi Muhammad SAW. (****//Bbs)

Hasyim : Proyek Revitalisasi Serasuba Dimulai, Pemkot Bima Tata PKL dan Wahana Bermain Anak

jpn

Bimantika.net Dalam rangka mengoptimalkan fungsi dan keindahan taman, meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan, menciptakan ruang publik yang lebih nyaman dan atraktif demi kenyamanan pengunjung, Pemerintah Kota Bima memulai pembangunan revitalisasi Lapangan Serasuba Kota Bima. Kamis, 25 September 2025.

Pemerintah Kota Bima melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Dr. Muhammad Hasyim, S.Sos., M.Ec.Dev, MH, menyampaikan bahwa saat ini tahapan pekerjaan pembangunan revitalisasi lapangan Serasuba dimulai sudah dua minggu berjalan.

“Tahapan awal merelokasi atau memindahkan PKL didepan Museum Asi Mbojo” ungkapnya.

Juru Bicara Pemkot Bima ini menjelaskan, untuk mempermudah dan memperlancar pembangunan revitaliasi Lapangan Serasuba, saat ini dinas Koperindag dan dinas PUPR melakukan tahapan menata Pedagang Kaki Lima (PKL) sekitar area Serasuba untuk dipindahkan dibagian timur Serasuba. Upaya ini dilakukan demi kelancaran selama proses revitalisasi lapangan serasuba.

“Sebanyak 94 PKL ditata di depan PT. Pegadaian hingga depan Museum Asi Mbojo. Sementara untuk 19 unit wahana permainan anak-anak diarahkan ke Paruga Na’e,” ungkap Hasyim.

Lebih lanjut, Hasyim mengajak dan berharap kepada seluruh elemen masyarakat, terutama pengunjung Serasuba untuk bersabar dan mendukung pembangunan revitalisasi lapangan Serasuba hingga selesai.

Hal ini dilakukan semata-mata untuk memberikan rasa nyaman dan mendukung Gerakan Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Asri) untuk mewujudkan kualitas lingkungan perkotaan yang lebih nyaman dan asri.

“Revitalisasi Lapangan Serasuba lama waktu pekerjaan hingga 31 Desember 2025. Revitalisasi meliputi penataan taman, joging track, lapak PKL, hingga fasilitas toilet umum akan disiapkan,” pungkasnya. (****//Kominfo)

Do’a Merupakan Otak Ibadah

jpn

Bimantika.net Doa merupakan sebuah permohonan dari seorang hamba yang ditujukan kepada Allah SWT.

Doa adalah inti ibadah yang mendalam. Berikut ini dalilnya.
Doa berasal dari bahasa Arab الدعاء yang memiliki arti permintaan atau permohonan.

Doa dalam diri setiap muslim mempunyai manfaat yang sangat besar.

Hal ini tak lain karena doa adalah kunci atau otak dari ibadah seseorang.

Dengan demikian, doa merupakan inti dari peribadatan. Sebagaimana Sabda Rasulullah Muhammad Shallallaahu’alaihi Wa Sallam: ”Doa itu adalah otak ibadah”.

Frasa “doa otaknya ibadah” berasal dari hadis Rasulullah SAW, “Doa itu adalah otak ibadah”, yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi. Doa disebut sebagai otak ibadah.

Karena merupakan inti dan pangkal dari seluruh ibadah, sebab dalam setiap ibadah terdapat unsur doa.

Doa adalah bentuk menjalankan perintah Allah SWT agar hamba-Nya memohon kepada-Nya, dan dengan berdoa, seorang muslim memutuskan pengharapan hanya kepada Allah SWT.

Makna “Doa adalah Otak Ibadah”
Inti dari Segala Ibadah: Ibadah seperti shalat mengandung doa sejak takbir hingga salam.

Selain itu, tidak ada ibadah lain yang bisa dilakukan tanpa unsur doa, karena inti dari semua ibadah adalah memohon dan mengagungkan Allah.

Perwujudan Perintah Allah: Dengan berdoa, seorang muslim menjalankan perintah Allah SWT dalam firman-Nya yang berarti, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”.

Membentuk Ketergantungan Hanya kepada Allah: Melalui doa, seorang hamba memutus ketergantungannya kepada selain Allah SWT. Ketika segala sesuatu berjalan sesuai keinginan, itu karena doa, yang menunjukkan bahwa segala hajat harus dimintakan kepada-Nya.

Dalilnya
Hadis: “الدُّعَاءُ مُخُ الْعِبَادَةِ” (Ad-du’a mukhul ‘ibadah), yang berarti “Doa adalah otaknya ibadah”. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi dari Anas bin Malik.

Firman Allah: QS. Al-Mu’min ayat 60, yang berbunyi, “Dan Tuhanmu berfirman: ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu'”. (***)