Tiga Sindikat Pelaku Curi Motor di Tangkap Tim Puma dan Polsek Sanggar

jpn

Bimantika.net -Personel Polsek Sanggar dan Tim Puma Polres Bima Polda NTB berhasil meringkus tiga sindikat terduga pelaku Curanmor di Desa Taloko Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima.

Pencurian kendaraan bermotor milik AK L/40 Warga Desa Taloko ini terjadi pada (11/4/23) Lalu dan melaporkan ke SPKT Mapolsek Sanggar

Menindaklanjuti laporan itu Tim Gabungan Polsek Sanggar dan Tim Puma melakukan serangkaian penyelidikan terkait keberadaan pelaku maupun keberadaan barang bukti berupa 1 Unit Sepeda motor Honda Revo Absolut dengan No.Pol. EA 4676 SE.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan petugas akhirnya mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku dan barang bukti.

Tanpa membuang waktu petugas pun akhirnya meringkus terduga pelaku berinisial FT L/ kelahiran 1997 warga Desa Taloko pada Jum,at (5/5/23).

Dihadapan petugas FT mengaku melakukan aksinya bersama salah satu rekannya berinisial AS L/ kelahiran 2001 yang juga warga Desa Taloko Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima dan pada Sabtu (6/05/23) Kemarin AS kembali dibekuk.

Kembali dihadapkan Petugas AS mengaku melakukan pencurian itu bersama rekannya AR L/25 Warga Desa Adu Kecamatan Hu,u Kabupaten Dompu.

Lanjutnya, Personel Polsek bersama Tim Puma pun langsung bergegas menuju Desa Adu dan meringkus terduga pelaku.

Total terduga sindikat pencurian Sepeda motor Curanmor ini berjumlah Tiga orang dan ketiganya di tangkap di tempat berbeda.

Ketiganya mengaku dalam melancarkan aksinya itu menggunakan kunci leter T yang sebelumnya sudah dipersiapkan dan Sepeda motor tersebut telah dijual dan uang hasil penjualan Sepeda motor tersebut di gunakan untuk berfoya-foya.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto, S.I.K, SH, melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka membenarkan pihaknya telah mengamankan tiga terduga Pelaku Curanmor yang meresahkan masyarakat diwilayah kecamatan Sanggar Kabupaten Bima.

“Ketiga terduga pelaku ini kami ringkus setelah di buru selama 26 Hari” Kata Kapolres

“Saat ini ketiga terduga pelaku diamankan di Mapolsek Sanggar untuk diproses hukum lebih lanjut”. Tutupnya. (***)

Terduga Pencuri Motor Asal Adu Hu’u di Tangkap Polisi

jpn

Bimantika.net -Personil Polsek Hu’u memback up Kanit Reskrim Polsek Sanggar dalam membekuk terduga pelaku tindak pidana pencurian Sepeda Motor (Curanmor) inisial AN (26) yang beralamat di Dusun Sambi, Desa Adu, Kecamatan Hu’u, Sabtu (6/5/2023) sekira pukul 21.00 Wita.

Penangkapan terduga, disaksikan langsung oleh istri dan unsur pemerintah desa setempat dalam hal ini Kepala Dusun Sambi, kemudian digiring ke Mapolsek Sanggar malam itu juga.

Terkait penangkapan, dalam keterangannya Kapolsek Hu’u, Ipda Sumaharto menyebutkan, bahwa aksi kejahatan yang dilakukan terduga terjadi di wilayah Hukum Polsek Sanggar.

“Kasus pencurian berdasarkan laporan Unit Reskrim Polsek Sanggar, terduga ditangkap di rumahnya,” ungkap Kapolsek.

Sejak aksinya, kata Kapolsek, terduga Kembali ke persembunyiannya yakni di rumahnya di Dusun Sambi Desa Adu, akan tetapi gerak dan jejak terduga dapat tercium oleh apparat Polsek Sanggar.

“Terduga ditangkap dirumahnya tanpa perlawanan, dibantu Personil Polsek Hu’u,” jelas Kapolsek.

Penangkapan tersebut, atas dasar Koordinasi Kanit Reskrim Polsek Sanggar Aipda Wawan Setiwan, SE dengan Kapolsek Hu’u Ipda Sumaharto, terkait Keberadaan tersangka di rumah kediaman istrinya di Dusun Sambi Dompu.

“empat orang anggota Polsek Hu’u membatu dan memback up Kanit Reskrim beserta 3 Orang anggotanya, sehingga terduga tak berkutik saat ditangkap,” papar Kapolsek.

Pungkasnya, penangkapan disaksikan oleh Istrinya dan Kadus setempat, kemudian di giring menuju Polsek Sanggar Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. (***)

Pawai Rimpu Kota Bima Meriah, Walikota HML : Lestarikan Budaya Berefek Ekonomis Untuk Rakyat

jpn

Bimantika.net -Minggu (7/5/2023), Puluhan ribu warga masyarakat Kota Bima tumpah ruah memenuhi ruas jalan Soekarno-Hatta penuh riang gembira.

Puluhan ribu warga Kota Bima itu dalam rangka mengikuti festival pawai Rimpu sebagai bentuk melestarikan budaya leluhur.

Liputan langsung media online Bimantika di arena pawai rimpu bahwa warga peserta pawai rimpu terlihat riang gembira sesekali melakukan aktifitas selvy saat berjalan santai menggunakan pakaian khas bima tempo dulu (rimpu).

Peserta perempuan mengenakan Rimpu dan peserta pria mengenakan katente tembe serta sambolo.

Selain dimeriahkan oleh warga masyarakat Kota Bima, juga Pawai rimpu diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Kota Bima, karyawan BUMN dan perusahaan swasta ikut memeriahkan acara tersebut.

Para Peserta pawai Rimpu dilepas di dua lokasi dan finis di halaman kantor Pemkot Bima, dari arah barat dilepas di Gedung Paruga Nae dan yang dari arah timur star di Lapangan Pahlawan Raba.

Kedua peserta dari Barat dan Timur menuju Kantor Walikota Bima. dan di Panggung Kehormatan di Kantor Walikota Bima nampak Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan jajaran Forkopimda Kota Bima.

Nampak Walikota HML menebarkan senyum bahagianya kepada seluruh peserta yang sudah mencapai finis sebagai bukti sukses dan meriahnya pawai Rimpu yang digelar oleh Pemkot Bima tersebut.

Pemkot Bima pun menyediakan berbagai hadiah door prize bagi peserta, diantaranya adalah 5 unit sepeda motor serta Ratusan Door Prize lainnya yang menarik.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) usai Pawai Rimpu pada Media Online Bimantika menyampaikan pawai rimpu yang dilaksanakan 2 tahun terakhir dilakukan tanpa biaya.

masyarakat begitu antusias meramaikan festival pawai rimpu, dan tahun ini lebih meriah dari sebelumnya.

“Pawai rimpu ini bertujuan untuk menggerakkan perekonomian rakyat dibawah, Pawai Rimpu ini hanya ada di Kota Bima, tidak ada di daerah lain. Ini murni hajatan kita, beda dengan gelaran MotoGP di Mandalika itu ada perhatian pusat, kalau Pawai Rimpu murni Pesta Rakyat Bima,” ungkap Wali Kota.

Waikota HML cukup bangga dengan seluruh elemen warga masyarakat peserta pawai rimpu dan pihak-pihak terkait selaku penyelenggara yang sudah memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan pawai rimpu.

“Terimakasih pada semua pihak yang terlibat dalam pawai rimpu Sehingga masyarakat dapat menikmati pawai ini dengan suka cita dan riang gembira, serta bernilai ekonomis” ucap walikota HML. (***)

Bunda GenRe Kota Bima Umi Elly Kukuhkan Forum Genre Indonesia (FGI) Kota Bima Dan Duta Genre Kelurahan Se Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DPP-KB) Kota Bima melakukan terobosan yang membanggakan kota bima

Dimana berdasarkan informasi yang diperoleh dari Perwakilan BKKBN Provinsi NTB bahwa kota Bima merupakan satu-satunya kabupaten/kota yang telah melaksanakan kegiatan pengukuhan Duta Generasi Berencana (GenRe) dari kabupaten dan Kota se NTB.

Kegiatan yang dilaksanakan di pantai lawata pada jumat malam (5/52023) dihadiri langsung oleh Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Selaku Ayah GenRe, Ketua TP.PKK Hj. Elly Alwaini Selaku Bunda GenRe Kota Bima, Plt. Kaper BKKBN Provinsi NTB yang diwakili Koordinator Pokja Ketahanan Keluarga dan Rombongan beserta camat lurah yang mendapat undangan.

Pengukuhan Duta Genre dikukuhkan secara langsung oleh bunda GenRe Kota Bima Hj. Ellya Alwaini Selaku Istri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang di ikuti oleh seluruh Pengurus Genre Dan Duta Genre yang ada dimasing-masing kelurahan se kota bima.

Kepala Dinas DPPKB Kota Bima, Nurjanah, S.Sos menyampaikan bahwa pembangunan kependudukan dan keluarga berencana bertujuan untuk mewujudkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, serta mengandung kemampuan fisik materil guna hidup mandiri.

Selain itu mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan kebahagiaan lahir batin.

Program GenRe dilaksanakan melalui dua pendekatan yakni pendekatan kepada remajanya langsung melalui PIK R/M, FGI dan duta Genre kelurahan.

Serta pendekatan kepada keluarga yang memiliki remaja melalui kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR).

Kadis DPPKB melaporkan pada Bunda Genre bahwa Berdasarkan laporan hasil pengendalian lapangan dan pelayanan kontrasepsi bahwa jumlah kelompok kegiatan BKR di Kota bima saat ini sebanyak 21 Kelompok dan kelompok PIK R/M sebanyak 61 kelompok yang tersebar di lima kecamatan se kota bima.

Di tambah dengan telah dibentuknya duta Genre Kelurahan se kota bima yang saat ini akan dikukuhkan oleh Bunda Genre Kota Bima.

Lanjut Nurjanah bahwa pada prinsipnya program Genre bertujuan untuk mempromosikan pendewasaan usia perkawinan (PUP) sebagai bagian penting dalam upaya penurunan angka kelahiran (Total Fertility rate) yang pada gilirannya akan berujung pada terciptanya keluarga bahagia sejahtera.

Masih menurut Kadis DPPKB upaya yang dilakukan dalam pembangunan dan kesejahteraan keluarga pada akhirnya adalah untuk mewujudkan keluarga-keluarga di kota bima menjadi keluarga kecil bahagia sejahtera

Forum GenRe ada bermula dari masalah remaja yang semakin kompleks mulai dari jumlahnya sampai dengan kesehatan diri remaja itu sendiri.

Oleh karena itu pemerintah melalui BKKBN telah mendesain program Genre dengan harapan semua penyiapan untuk memaksimalkan potensi remaja sebagai penerus pembangunan bangsa dapat tercapai.

Kadis DPPKB berharap dengan adanya kegiatan pembinaan oleh BKKBN Provinsi NTB Anak-anak (Duta GenRe) dapat lebih membuka wawasan sehingga dapat meningkatkan dan mengembangkan potensi diri sehingga lebih termotivasi untuk menjadi garda terdepan dan corongnya BKKBN.

Dan menjadi contoh bagi remaja lainnya sehingga remaja kota bima dapat terhindar dari masalah remaja terutama tiga bahaya kesehatan reproduksi yang harus dihindari remaja yaitu triad KRR, menjaga reproduksi dengan menghindari pernikahan dini, seks bebas, terhindar dari HIV/AIDS Dan Napza.

Plt Kaper Perwakilan NTB yang diwakili Koordinator POKJA Ketahanan Keluarga Drs.Syamsul Anam, MPH mengharapkan pada Duta GenRe yang dilantik dapat memberikan kontribusi nyata dalam pelaksanaan program bangga kencana khususnya dalam upaya penurunan stunting di Kota Bima.

Duta Genre diharapkan dapat menjadi agen perubahan ( Agent of change) di wilayah kelurahannya masing-masing seperti memberikan KIE pada keluarga tentang pentingnya menjaga kesehatan dan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sehingga keluarga akan terhindar dari resiko stunting.

Walikota Bima H.Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam arahanya menyampaikan agar Duta Genre tidak terjebak dengan pernikahan dini agar bisa bersaing di era global dan digitalisasi.

Walikota HML mengharapkan agar Duta Genre dapat membantu pemerintah untuk melakukan edukasi dan mensosialisasikan program pemerintah yang ada di lingkungannya.

Sehingga masyarakat mengetahui dan wawasannya bisa bertambah, duta Genre dapat juga melakukan pertemuan-pertemuan dilingkungannya untuk membahas masalah masalah yang ada dengan pihak kecamatan dan kelurahan guna untuk mendapatkan dukungan dan solusi.

Mengakhiri sambutannya Walikota HML menyampaikan ucapan selamat pada para duta Genre yang telah dikukuhkan dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bima. (***)

Bupati IDP “Gandeng” Walikota HML Resmikan Rest Area “Lingi Ade” Panda

jpn

Bimantika.net -Mari belajar dari hal baik yang dicontohkan oleh Jenderal Farouk. Semoga amal kebaikan yang telah ditanamkan akan bisa mengingatkan kita semua akan pentingnya nilai kebaikan.

Demikian ungkapan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) Sabtu (6/5) saat Peresmian Rest Area Lingi Ade yang didalamnya terdapat Masjid Al – Farouk, Perpustakaan Mini Prof. Dr. Farouk Muhammad, Lapak Ruko UMKM, Food Court, Cafe, Pujasera dan Klinik Amalia Medical Center yang berdiri pada lahan seluas 50 are Desa Panda Kecamatan Palibelo.

Dalam acara tersebut juga turut dihadiri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE, (HML) Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Fatahullah, S.Pd, Direktur Utama Klinik Amalia Medical Center Ir.Zainal Muhammad, MBA, Kepala OPD terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Camat Palibelo Kumara Jaya S.STP, M.M dan para tokoh masyarakat pada Rest Area yang bersebelahan dengan Stasiun Pengisian BBM Panda tersebut.

Jenderal Farouk merupakan inspirasi bagi semua generasi di Bima akan keberhasilan seorang tokoh yang lahir dari wilayah timur Kabupaten Bima tepatnya di kecamatan sape yang memperjuangkan cita-cita sehingga bisa menjadi seorang jenderal polisi, mengabdikan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah dan sejumlah prestasi lainnya”. Ungkap Bupati.

Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan terima kasih atas keberadaan rest area yang meliputi klinik, masjid, perpustakaan dan Lapak UMKM. Sejumlah fasilitas ini akan menambah keindahan Desa Panda sebagai salah satu lokasi wisata yang berbatasan langsung dengan Kota Bima. Jelas Bupati.

Direktur Utama Klinik Amalia Medical Center Ir.Zainal Muhammad, MBA dalam pengantarnya mengatakan rest area Lingi Ade dilengkapi dengan digital radiologi laboratorium sesuai standar WHO.

Kehadiran Lapak UMKM dan food court merupakan upaya untuk mendukung dan memberdayakan UKM dengan mengusung konsep “Hanta Ma Awa, Sakaka Ma Ese”. Imbuhnya.
Peresmian Rest Area ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti yang dilanjutkan dengan peninjauan sarana yang akan digunakan. (***)

Ganjaran Amal Terberat, Memaafkan Keburukan Walau Mampu Membalasnya

jpn

Bimantika.net -Dalam Salah Satu Kanal Youtube Gus Baha menyampaikan bahwa ada empat amal sebenarnya sangat besar pahalanya di sisi Allah SWT.

Gus Baha menyampaikan pendapat tersebut sesuai dengan yang dikatakan oleh Ali bin Abi Thalib bahwa ke empat amalan tersebut sebagai ibadah terberat yang dicintai oleh Allah SWT.

Yang pertama yakni memaafkan keburukan orang walaupun mampu membalas, Gus Baha Memberikan contoh misalnya saja sebagai pejabat.

Gus Baha memberikan contoh sebagai seorang pejabat ada yang menyinggung yang tentu sangat mampu sekali membalas, tetapi hal tersebut ditinggalkan.

Sebagai pejabat lebih memilih memaafkan saja. Menurut Gus Baha hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW tentang menahan amarah dengan ganjarannya.

“Maka Allah SWT akan menahan diri untuk mengazab orang tersebut,” jelas Gus Baha seperti dikutip dari video yang diunggah di kanal YouTube SANTRI GAYENG pada 25 Oktober 2020.

Amalan yang terberat ke dua yaitu menyebarkan kebaikan. Maksudnya hubungan yang pertama dan ini dilakukan bersamaan.

Jika keburukan ditahan dan kalau kebaikan disebarkan. Lalu Gus Baha menjelaskan amal terberat yang ke tiga yaitu menyambung rahim atau silaturahmi.

Sedangkan amalan terberat yang ke empat yakni menjalankan amanah atau menyampaikannya.

“Kesemuanya tersebut akan diganjar dimasukkan ke dalam cahaya Allah SWT” ungkap Gus Baha.

Hadits yang dibacakan oleh Gus Baha tersebut merupakan riwayat dari Imam Ad Dailami. Maksud cahaya Allah SWT yaitu masuk Surga Nya di sanalah akan ada nur.

Cahaya di atas cahaya atau nur ‘ala nur. Selanjutnya Gus Baha menyebutkan tambahan lagi amal terberat yang dapat memberi ganjaran terbaik. Yaitu bersedekah saat fakir. (***)

Dukung Penuh KTT-ASEAN di Labuan Bajo, Polres Bima Optimalkan Patroli KRYD

jpn

Bimantika.net -Regu II SPKT Polsek Soromandi Polres Bima Polda NTB dikendalikan oleh Kapolseknya Iptu Ruslan Agus melaksanakan Patroli Cipta Kondisi.

Patroli itu dilaksanakan untuk mencegah berbagai tindakan yang mengganggu Kamtibmas serta dalam rangka mendukung Penyebaran Perhelatan KTT – ASEAN di Labuan Bajo Provisi NTT 9-11 Mei 2023 mendatang.

Dalam pelaksanaannya tim patroli menyasar beberapa Desa di wilayah hukum Polsek Sanggar serta tempat yang dianggap rawan terjadinya Kasus Curas, Curat, Curanmor, peredaran, narkoba, Miras, brandal jalanan maupun tindak kejahatan lainya.

Kegiatan yang tergabung dalam KRYD ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan dalam rangka mendukung penuh Pertemuan Kepala Negara yang tergabung dalam KTT – ASEAN di Labuan Bajo Provisi Nusa Tenggara Timur, Ungkap Kapolres Bima Ajun Komisaris Besar Polisi Haryanto SH, SIK melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka.

Patroli ini akan terus dilakukan demi terwujudnya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah hukum polres Bima Polda NTB. (***)

Pohon Tumbang Tutupi Jalan, Polsek Kilo Bantu Bersihkan

jpn

Bimantika.net -Pohon tumbang akibat angin kencang menyebabkan Jalur Tunggal Lintas Kilo Lumpuh Total, baik yang dari arah Kilo itu sendiri maupun sebaliknya, Jum’at (5/5/2023) siang sekira pukul 13.15 Wita.

Mendapat informasi terkait peristiwa mengejutkan itu, memantik Sense Of Crisis, memacu reaksi ‘adrenalin’ sehingga dengan cepat dari Personil Polsek Kilo dengan dipimpin langsung Kapolsek Ipda Eka Farman, SH, terjun ke lokasi tepatnya di Desa Kramat, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu.

Dalam keterangannya, Kapolsek Eka Farman mengungkapkan bahwa saat kejadian warga setempat baru saja baru saja berhamburan usai menjalankan ibadah shalat Jum’at di tempat ibadah masing-masing.

“Diperkirakan pohon tumbang sekitar pukul 13.15 akibat angin kencang,” ungkap Kapolsek.

Menyadari hal itu, warga di sekitar lokasi melaporkan peristiwa sesaat setelah kejadian. Pasalnya, pohon tumbang tersebut menutupi badan jalan, mengakibatkan transportasi menjadi terhambat.

Lanjutnya, mendapat laporan tersebut, ia Bersama sejumlah personil langsung ‘tancap gas’ menuju lokasi sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk meninjau peristiwa.

Lebih lanjut, kata Kapolsek, setiba di lokasi, Sebagian anggota ditugaskan untuk mencari peralatan mesin Chincaw untuk memotong batang pohon, Sebagian lagi bertugas mengatur lalu lintas pengguna jalan.

“Lalu lintas sempat lumpuh, tak bisa dilewati oleh para pengendara,” paparnya.

Usai berkoordinasi dengan Kepala Desa Kramat, sambung Kapolsek, alat pemotong yang sudah tersedia langsung ‘action’ memotong batang pohon dibantu sejumlah warga di sekitar lokasi.

“finishing, masyarakat sekitar dan pengguna jalan sama-sama bergotong royong untuk membersihkan pohon yang tumbang tersebut,” terangnya.

Pungkasnya, tak sampai 3 (tiga) jam, sekira pukul 15.27 Wita, pohon tumbang tersebut dapat di atasi sehingga jalan raya lintas Kilo Desa Kramat dapat dilewati kembali oleh kendaraan. (***)

Cegah Konvoi Ugal-ugalan Pasca Kelulusan SMA Polsek Belo Lakukan Pengaman

jpn

Bimantika.net -Antisipasi dan mencegah perayaan kelulusan Polsek Belo Polres Bima Polda NTB melaksanakan patroli dan pengawasan.

Patroli dan pengawasan itu dilakukan di beberapa SMA/MA Yang ada di Kecamatan Belo Kabupaten Bima Jum,at 05/05/ 23 Sekira Pukul 15.00. hingga 17-00. Sore kemarin.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, SIK melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka membenarkan pihaknya melakukan patroli dan pengawasan terhadap pelajar SMA/MA yang mengecek/ menunggu kelulusan.

“Tujuan adalah menghimbau adik- adik Pelajar agar tidak merayakan kelulusan dengan cara- cara yang berlebihan seperti Konvoi kendaraan dengan ugal-ugalan maupun tindakan lainnya yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas” Ungkap Kapolres sebagaimana diulas Adib.

Lanjutnya, Siswa SMAN 1 Belo seluruh peserta ujian dari 254 Siswa Semuanya dinyatakan Lulus, sedangkan MA Ngali baru akan melaksanakan pengumuman hari Senin 08/05/23.

Kegiatan tersebut melibatkan beberapa personel dan dikendalikan langsung oleh Kapolsek Belo AKP Ilham. (***)

Pengembangan Kasus Penganiayaan, Terungkap Kasus Pencurian di Simpasai Monta

jpn

Bimantika.net -Satuan Reskrim Polres Bima Polda NTB, berhasil mengungkap sejumlah kasus pencurian berdasarkan hasil pengembangan kasus penganiayaan oleh pelaku berinisial AD (L) warga Desa Tolouwi.

“Berdasarkan hasil pengembangan kasus penganiayaan oleh tersangka, Saudara AD, yang terjadi pada Minggu (23/04/23) di ujung Desa Simpasai. Tersangka rupanya pernah melakukan sejumlah tindak pidana pencurian,” terang Kapolres Bima, AKBP Hariyanto, S.I.K, SH lewat Kasat Reskrim, AKP Masdidin, SH.

Lanjutnya, tersangka yang berhasil diamankan Senin (24/04/23) itu mengaku pernah melakukan sejumlah aksi pencurian.

Di antaranya, pada Tanggal 07 Desember 2022, AD menggasak 1 unit HP di rumah warga Desa Baralau Kecamatan Monta, yang menyebabkan korban mengalami kerugian sebesar Rp.2,5 juta.

Kasus ini sendiri dilaporkan resmi oleh korban pada Tanggal 08 Desember 2022 ke Mapolsek Monta.

Menindaklanjuti kasus tersebut, Kasat Reskrim langsung menerjunkan Tim Puma yang di Pimpin Ka Tim, Aiptu Gatot Wahyudin, SH untuk melakukan penyelidikan.

Alhasil Tim Puma berhasil mendapatkan informasi keberadaan Barang Bukti 1 Unit HP Merk Oppo A54 Warna Biru yang dilaporkan hilang itu, Rabu (03/05/23), di tangan FD (P/17) warga Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

“Pelaku lewat temannya, menjual HP tersebut kepada saudari FD seharga Rp.700 ribu pada bulan Januari 2023 lalu,” tutur AKP Masididin.

Berikutnya, AD mengaku pernah berkomplot melakukan Curanmor milik Kanit Binmas Polsek Monta. Namun kelanjutannya, tidak mengetahui keberadaan SPM Merk Yamaha Vixion Warna Biru terkait.

Selain itu AD rupanya kerap melakukan Tindak Pidana Curat, Curas, dan Curanmor (3C) lainnya.

Ironisnya, uang yang diraup dari hasil tindak kejahatan tersebut AD bersama komplotannya menggunakannya untuk membeli Sabu-sabu.

“Bahwa terjadi tindak pidana 3C dan atau beberapa kejahatan lainya, para pelaku hanya untuk memenuhi kebutuhan membeli dan atau memakai barang berupa narkotika jenis sabu-sabu,” pungkas AKP Masdidin. (***)