Menakar Peluang DPR RI , “Salam 4 Periode” Terancam Gagal Dapil NTB 1

jpn

Oleh H. Rashid Harman

Bimantika.net -Pemilu Legislativ(Pileg) dan Pemililihan Presiden dan Wakil Presiden(Pilpres) tinggal sembilan bulan lagi dari sekarang.

Agenda lima tahunan itu diagendakan pada 14 Februari 2024.

Gonjang ganjing media sosial sudah semakin panas. Berbagai postingan dalam bentuk video pendek yang diramu sedemikian rupa,

Rata rata kontennya berupa negative campaign, berseliweran di aplikasi Whats App(WA) baik dibagikan secara personal maupun komunitas group.

Lembaga Survey pun tak ketinggalan dalam kesibukkan mereka dalam melakukan survey elektabilitas Partai Politik maupun elektabilitas figur figur politisi yang digadang gadang akan diusung menjadi bakal calon presiden maupun bakal calon pendamping(wakil) presiden.

Yang menarik diperhatikan adalah hasil survey elektabilitas partai politik.

Hasil survey dari 18 partai yang menjadi kontestan pemilu 2024 itu laksana klasemen sepak bola saja. Saling menyalip dengan angka angka prosentase masing masing.

Tapi yang tetap bertengger “dipuncak klasemen” itu tetap partai penguasa, Partai Demokrasi Indonsia Perjuangan( PDIP), meskipun prosentasenya pun turun naik.

Misalnya, pada hasil survey LSI, PDIP sekitar 17,7%, sedangkan Poltraking 23.3%.

Hasil dari surveynya, LSI Deny JA., membagi 18 parpol itu kedalam empat kelompok, yaitu;

  1. Partai Politik Besar, elektabilitas diatas 10%
    • PDIP ………………. 22,70 %
    • GERINDRA…….. 13,80 %
    • GOLKAR…………. 11,20 %
  2. Partai Politik Menengah, elektabilitas 4 – 10 %
    • PKB………………….8,00%
    • DEMOKRAT………5,00%
    • PKS………………….4,90%
    • NASDEM…………4,40%
  3. Partai Kecil dg elektabilitas 1% hingga 4%
    • Perindo…………..2,80%
    • PPP………………… 2,10%
    • PAN………………. 1,90%
  4. Partai Nol Koma, elektabilitas tidak sampai 1%
    • PSI…………………. 0,50%
    • PBB……………….. 0,30%
    • P. GARUDA……. 0,30%
    • Partai UMMAT… 0,30%
    • HANURA…………. 0,10%
    • P. BURUH ………. 0.10%
    • GELORA ……….. 0,10%
    • PKN ……………….. 0,10%.
      (Sumber: Detik News).

Apabila merujuk pada survey LSI Deny JA, meskipun tak mutlak dijadikan referensi karena sebagian lembaga survey itu memiliki tendensi dengan hasil surveynya,

Tapi paling tidak memberikan sinyalelemen bahwa pada hasil Pemilu 2024 itu hanya akan meloloskan 6 sampai 8 partai politik saja ke Senayan.

DAPIL NTB 1

Menarik untuk didiskusikan peluang beberapa calon unggulan yang memiliki polling lokal yang tinggi, yang akan bersaing di Dapil NTB I dengan merujuk pada hasil dari beberapa Lembaga Survey Nasional. Dari 18 Partai Politik yang ikut kontestasi itu, yang mampu melewati Parliamentary Threshold (PT) 4% hanya 6 sampai 8 partai saja.

Dapil NTB I Pulau Sumbawa, quota kursi yang akan diperebutkan hanya 3(tiga) kursi. Apabila 18 Parpol memenuhi semua quota yang tersedia, maka sebanyak 54 calon akan bersaing memperebutkannya.

Secara average setiap calon memiliki peluang dengan probabilitas sebesar 5,6%.

Beberapa figur bakal calon legislatif yang memiliki polling elektabilitas lokal yang tinggi, peluang mendapatkan suara akan jauh diatas 5,6%.

Misalnya figur politisi PAN(incumbent), H. Syafruddin ST. M. H. M. Qurais, politisi Demokrat yang mantan walikota Bima 2 periode. Mori Hanafi, mantan politisi Gerindra dan Mantan Wakil Ketua DPRD NTB yang kini mencoba naik level dan peruntungannya dengan Partai Nasdem. Johan Rosihan (incumbent) politis PKS. Mujahid Abdul Latif, politisi Gerindra. Ferra Amaliyah, politisi Golkar, Ellya Alwaini, isteri Walikota Bima, H. M. Lutfi, yang juga maju lewat Partai Golkar. Dan Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dengan Partai Gelora. Figur figur tersebut, tentu memiliki peluang yang lebih besar karena mereka telah memiliki nama dan jejak di masyarakat.

Tapi beberapa nama beken itu, yang mampu meraih suara yang banyak, apakah akan mulus melenggang ke Senayan?

Merujuk pada hasil survey elektabilitas partai partai politik yang dirilis oleh LSI Deny JA di atas, Partai Amanat Nasional yang hanya 1,90%, maka ada kemungkinan langkah H. Syafrudin ST. MM., dengan tagline salam 4 periodenya, akan terhenti pada pemilu 2024.

Begitu juga Bung Fahri Hamzah, meskipun akan mampu meraih suara yang banyak, tetap langkah ke Senayannya akan terhenti karena partai Gelora tak mampu melewati ambang batas yang ditentukan.

Dengan “tersingkir”nya H. Syafrudin dan Fahri Hamzah, yang diprediksi akan meraih suara tertinggi, maka peluang calon lain seperti H. M. Qurais, Mori Hanafi, Mujahid Abdul Latif, Johan Rosihan, Ferra Amaliya, Ellya Alwaini, menjadi terbuka untuk meraih tiga kursi yang tersedia itu.

Adagium “bola itu bundar” seperti dalam dunia sepakbola, juga berlaku didunia politik. Semua kemungkinan dapat saja terjadi. Maka bisa saja seperti Gelora, PSI, Partai UMMAT, Partai Buruh, PBB atau Partai Garuda, yang diklasifikasi Partai Nol Koma, menyeruak dan melewati ambang batas 4%.

Tapi hasil survey oleh lembaga survey itu juga tak dapat diabaikan karena beberapa lembaga survey, seperti LSI Deny JA, kadang memiliki akurasi survey yang mendekati real qount.(***)

Waskita Kerjakan Proyek Tanggul 112 Milyar di Kota Bima, Walikota HML : Komitmen Pemkot Merelokasi Masyarakat di Bantaran Sungai Padolo

jpn

Sumber Foto : Media Kompas

Bimantika.net –PT Waskita Karya (Persero) Tbk. berhasil mendapatkan proyek pengerjaan tanggul di daerah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Proyek bernama Urban Flood Control System Improvement in Selected Cities Phase 2 Bima Sub Project (Package 4A) bernilai Rp112 Miliar. Proyek ini dibuat untuk mencegah terjadinya banjir di Kota Bima.

Sebagaimana yang di muat dalam media nasional Kompas, Senior Vice Presiden Corporate Secretary Waskita Ermy Puspa Yunita mengatakan didapatnya proyek di Kota Bima sebagai bentuk kepercayaan pemerintah terhadap Waskita. “Alhamdulillah, Waskita diberikan kepercayaan oleh pemerintah khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mengerjakan proyek penanggulangan banjir di Kota Bima,” kata Ermy dalam keterangan pers nya di Jakarta.

“Dengan nilai kontrak 112 Miliar, Saya percaya Waskita khususnya tim proyek mampu mengerjakan dengan semaksimal mungkin,” lanjutnya.

Ermy mengatakan proyek ini rencananya akan dikerjakan dalam waktu 19 bulan dan berlokasi di Kecamatan Rasa Nae Barat dan Rasa Nae Timur, Kota Bima, NTB.

Nantinya Perseroan akan membangun sebuah tanggul yang nantinya difungsikan untuk menambah kapasitas tampung sungai saat terjadinya banjir. Selain itu, tebing akan diperkuat dengan revetment beton dan bronjong.


“Nantinya berfungsi untuk menahan tanggul dari gerusan banjir. Rencananya ada tiga penanganan banjir seperti revetment beton, normalisasi alur sungai, konstruksi parapet, lalu tebing diperkuat dengan beton bertulang,” tegas Ermy. Pada proyek ini, jenis pembayarannya adalah progress payment sehingga diharapkan arus kas dari Perseroan akan semakin lancar.

Waskita terus berkomitmen untuk menerapkan transformasi bisnis yang berkelanjutan, diantaranya pengelolaan proyek yang prudent, transparan, peningkatan implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan manajemen risiko yang hati-hati.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang dikonfirmasi media online Bimantika Rabu 31 Mei 2023 merasa bersyukur atas hadirnya mega proyek tersebut.

” Alhamdulillah proyek JICA jepang terealisasi di Kota Bima sebagai komitmen pemkot merelokasi masyarakat di bantaran sungai Padolo”.

Walikota HML yang juga mantan Anggota DPR RI 2 Periode ini menyampaikan juga bahwa anggaran yang diberikan oleh JICA sebesar 270 Milyar untuk relokasi sungai padolo dan Sungai Melayu.

“Nah untuk tahap awalnya sekarang di sungai Padolo sudah terealisasi dengan anggaran 112 Milyar nanti tahap selanjutnya di bantaran sungai Melayu, itulah yang kita usulkan sebesar 270 Milyar totalnya” ungkap Walikota HML. (***)

Tekan Inflasi, Walikota HML Teken MoU Kerjasama Antar Daerah

jpn

Bimantika.net -Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menghadiri penandatanganan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dalam rangka Pengendalian inflasi dengan Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Bima pada acara Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), bertempat di Aula kantor Bupati Lombok Utara, pada Selasa 30 Mei 2023.

Kerjasama Antar Daerah dengan tema sinergi dan inovasi ketahanan pangan melalui penguatan kelembagaan dan kerjasama intra provinsi tersebut diadakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB.

Wali Kota Bima hadir didampingi Sekda Kota Bima, Kepala Dinas Koperindag Kota Bima dan Kabag Ekonomi, serta dihadiri juga oleh Gubernur NTB dan seluruh Kepala Daerah serta Sekretaris Daerah se Provinsi NTB.

Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah menyampaikan, provinsi NTB mampu menjadi salah satu daerah yang pertumbuhan ekonominya tertinggi secara nasional. Hal ini dikarenakan NTB mampu menghidupkan geliat industrialisasi.

“Walaupun sektor pertambangan diambil, namun dalam kurun waktu empat tahun ini, mampu membuktikan program industrialisasi berhasil mendongkrak pertumbuhan ekonomi kita,” jelasnya.

Gubernur mengungkapkan, walaupun NTB pertumbuhan ekonominya kalah dengan beberapa provinsi diatasnya namun dari segi kualitas pertumbuhan ekonomi NTB mengungguli beberapa provinsi tersebut. Baginya kunci keberhasilan NTB menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi adalah sinergitas, kolaborasi bersama lintas vertikal dan horizontal serta keberanian dalam melangkah.

“Hampir setiap bulan, kami pemprov NTB, melaksanakan bazar pangan murah serta sidak harga di kabupaten /kota. Itu merupakan satu dukungan dalam upaya menekan inflasi pangan di daerah kita,” katanya.

Senada dengan hal itu, Kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan NTB Heru Saptaji mengatakan bahwa keberhasilan NTB mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 6,95 persen, tidak terlepas dari peran semua pihak dalam melakukan penguatan ekonomi domestik melalui program industrialisasi, pengembangan Usaha kecil hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Oleh sebab itu dengan inovasi yang dilakukan, ia kian optimis hingga akhir tahun 2023, dari inflasi 4,41 persen yang diprediksi mampu di tekan hingga 4 persen. “Mari bersama kita gelorakan inflasi pangan, menuju NTB yang sejahtera,” ajak Heru.

Acara yang juga dihadiri oleh bupati/walikota se NTB itu diakhiri dengan penandatanganan berkas kerja sama oleh pemerintah daerah kabupaten/kota serta penandatanganan berkas kerja sama klaster bisnis to bisnis oleh para pengusaha dari 10 kabupaten/kota di NTB.(***)

Waspadai Peredaran Rokok Ilegal, Polsek Kilo dan Pihak Bea Cukai Edukasi Warga

jpn

Bimantika.net -Dalam rangka mencegah adanya peluang peredaran Rokok Ilegal terutama di daerah-daerah pesisir, Kapolsek Kilo, Ipda Eka Farman, SH., hadir mendampingi kegiatan sosialisasi sekaligus edukasi yang digelar Badan Bea Cukai Cabang Sumbawa, Selasa (29/5/2023) sekira pukul 10.00 Wita.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Camat Kilo tersebut turut difasilitasi oleh Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Dompu, H. Muh. Syai’un, MH., dengan focus pembahasan mengenai optimalisasi pengawasan peredaran barang ilegal sekaligus tentang Dana bagi hasil Cukai hasil tembakau ( DBHCHT).

Saat dikonfirmasi terkait kegiatan, Kapolsek menjelaskan bahwa maraknya peredaran barang-barang ilegal di pasaran lokal terutama rokok di kios-kios warga kini perlu mendapatkan atensi dan penanganan khusus.

“Untuk itu, Tim Bea Cukai Sumbawa bersama Asisten Daerah Dompu turun langsung mengedukasi, menghimbau para pemilik kios dan lapak-lapak agar berhati-hati,” papar Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan bahwa, fungsi kontrol dan pengawasan terhadap barang-barang yang dijual ilegal tak hanya dilakukan oleh Tim Bea cukai dan pemerintah, melainkan peran penting masyarakat khususnya para pedagang eceran (kios, pen).

“Peredarannya perlu di awasi, konsumsinya perlu di kendalikan, dan pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat bahkan lingkungan hidup perlu diatensi,” tandasnya.

Sebagaimana yang dipaparkan oleh Kepala Kantor Bea dan Cukai Zona Pulau Sumbawa, Gatot Herman Suyatna yang menegaskan bahwa pihaknya tentu tak mampu mengawasi seluruh wilayah yang ada.

“Maka pihak bea cukai kini melibatkan unsur pemerintah daerah bahkan kepolisian untuk ikut terlibat mengawasi,” imbuh Kapolsek.

Lantas, sambung Kapolsek, bagaimana cara dan tindakan kita apabila menemukan barang Ilegal semisal rokok yang kerap dijajakan murah, “apakah itu termasuk barang ditawarkan dengan harga murah tersebut adalah rokok ilegal?” sahut Kapolsek.

Kaitan hal itu, lanjut Kapolsek, sesuai penjelasan pihak bea cukai yang menyebutkan bahwa rokok tersebut dikatakan ilegal, dengan mengecek apakah ada label cukainya atau bagaimana.

“Untuk membedakan cukai asli atau palsu bisa di cek label barangnya, apabila terindikasi harap segera di foto merk produknya serta identitas distributornya. Jika kebetulan di bawa oleh mobil box misal, maka Mobil itu difoto dan dilaporkan kepada pihak terkait,” beber Kapolsek.

Dilaporkannya pula bahwa kegiatan yang juga dihadiri oleh sejumlah stakeholder yang ada di Lingkup Pemerintah Kecamatan Kilo tersebut berakhir pada Pukul 12.30 Wita berjalan aman dan kondusif.

“Hadir juga Babinsa dan Bhabinkamtibmas se Kecamatan Kilo serta Pelaku usaha kios dan Toko Kecamatan Kilo serta tamu undangan sekitar lebih kurang 40 Orang,” pungkasnya. (***)

Minimalisir Macet dan Kecelakaan, Satlantas Polres Bima Laksanakan Gatur Lalin

jpn

Bimantika.net -Kegiatan pengaturan Pagi Satlantas Polres Bima Polda NTB merupakan wujud pelayanan Polri untuk masyarakat, guna kelancaran dan keamanan ketertiban berlalu lintas di pagi hari maka pihak Polres gelar Layanan Penjagaan dan Pengaturan (Gatur) Lalulintas (Lalin)

Gatur Lalin tersebut dilaksanakan di Patung Kuda Taman Panda Selasa 30/05/23 Sekira Pukul 06.30 Wita

“Hal tersebut memang secara rutin dilaksanakan oleh Satlantas Polres Bima guna menjaga dan memelihara kamseltibcarlantas ” kata Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, S.I.K melalui Kasatlantas Polres Bima Iptu Niko Hardianto S.Tr.K, S.I.K .

“Kegiatan pengaturan pagi dilaksanakan ditempat-tempat rawan macet dan rawan kecelakaan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat di pagi hari saat mobilitas masyarakat meningkat.” tambahnya.

Pengaturan pagi juga dinilai menjadi salah satu perwujudan tugas kepolisian yang bisa menjadikan Polri lebih dekat dengan masyarakat dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Dengan adanya Petugas Kepolisian yang melaksanakan pengaturan di pagi hari di tengah-tengah Masyarakat, dan mengatur arus Lalin diharapkan masyarakat yang akan berangkat ke kantor, menuju tempat-tempat perbelanjaan, mengantar anak bersekolah dapat terhindar dari kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.(***)

Gejala Alam Tanah Retak di Sanolo, Kapolsek dan Danramil Bolo Ikut Tinjau Survey

jpn

Bimantika.net -Kapolsek Bolo Polres Bima Polda NTB, Iptu Nurdin, bersama Danramil Bolo, Kapten Inf, Bambang, turut mendampingi Muspika Bolo Kabupaten Bima saat memantau survey keretakan tanah di So-Gunung Wadu Uduh Watasan Dusun Muku Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Senin (29/05/23) Pukul 08.30 Wita.

Diketahui, keretakan tanah tersebut telah sampai ke pemukiman warga yang menyebabkan 1 Unit Rumah warga Dusun Muku mengalami rusak berat.

“Tembok rumahnya roboh di bagian depan dan sudah tidak bisa ditempati akibat tanah gunung yang masih bergetar,” terang Kapolres Bima, AKBP Hariyanto, S.I.K, lewat Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka.

Sementara itu, pihak Muspika Bolo yang terdiri Camat Bolo, Dra Hj Arabiah, 4. Ka Sub Sektor Daru Ipda Sarujin, Kades Sanolo, Usman, Para Kasi Camat Bolo, beserta Tokoh Masyarakat Muku, menganjurkan warga di sekitar gunung untuk sementara diungsikan dan menekankan agar sementara waktu tidak melakukan aktifitas penggalian tanah atau Galian C di lokasi terkait.

Pasalnya, per 1 kali 24 Jam keretakan tersebut terpantau mengalami pergeseran sekitar 10 Cm sampai 15 Cm.

“Makanya untuk menjaga adanya hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat sekitar dianjurkan untuk mengungsi, dan kegiatan penggalian dihentikan,” ujar Kapolres Bima.

Diteruskan Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, pihak kepolisian menghimbau warga agar tidak panik, dan tetap siaga dengan adanya pergeseran dan keretakan tanah baik pada siang maupun malam hari, serta tetap menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif untuk mempermudah menyelesaikan masalah keretakan tanah tersebut.

Berdasarkan hasil survey sementara, keretakan tanah yang berdekatan dengan lokasi galian-C tersebut murni karena adanya pergerakan lempengan tanah bawah tanah yang masih berjalan.

Kejadian keretakan tanah ini sendiri telah dilaporkan secara resmi oleh Dinas BPBD Kabupaten Bima ke Kementerian ESDM dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung.

“Terkait kerugian warga akibat keretakan tanah itu, pihak Muspika Bolo, lewat Pemdes Sanolo akan melakukan pendataan kerugian warga yang terdampak.” Pungkas Adib. (***)

Persiapan HUT RI, Polres Dompu Bina dan Latih “Polisi Cilik’

jpn

Bimantika.net -Kepolisian Resort Dompu, Satuan Binmas Polres tetap intens melaksanakan Pembinaan dan Pelatihan (Binlat) terhadap para Polisi Cilik (Pocil, red), Senin (29/5/2023) sekira pukul 16.00 Wita.

Kegiatan yang diampu Kaurmintu Satbinmas Aipda Mahsin bersama Kanit Bintibsos Aiptu Ismi Andri Nurwati, SH., ini juga guna mempersiapkan para Pocil ini untuk tampil saat peringatan HUT Bhayangkari dan Dirgahayu Kemerdekaan 17 Agustus mendatang.

Dikonfirmasi melalui Kanit Bintibsos, Aiptu Ismi, ia mengungkapkan bahwa disamping mematangkan para pocil yang akan tampil saat HUT nanti, mereka juga dipersiapkan untuk masa depan para pocil itu sendiri.

“Para pocil ini dilatih kemandirian dan juga kedisiplinannya,” tutur Ismi sela kegiatannya di Halaman Kantor Bupati Dompu sore waktu setempat.

Lanjutnya, siswa siswi pocil yang mengikuti binlat dari siswa siswi tingkat SD sebanyak 66 Orang dari 9 sekolah yang ada di Kabupaten Dompu.

“Saat latihan, peserta Kurang 4 , Hadir 62 tanpa Keterangan 2 orang, dan Ijin 2 sakit,” ungkapnya.

Ismi berharap, bimbingan dan latihan Polisi cilik oleh Polres Dompu dilakukan guna mendidik anak-anak mampu disiplin sejak usia dini sehingga ke depan anak-anak tersebut akan menjadi orang yang disiplin, bertanggung jawab dalam mempersiapkan kemandiriannya.

“Diharapkan juga anak-anak ini menjadi calon Calon pemimpin masa depan yg disiplin, berkualitas, berakhlak dan taat terhadap peraturan perundang-undangan berlaku,” papar Ismi menjelaskan.

Terpisah, terkait kegiatan Binlat, Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., selaku penanggungjawab menekankan agar Para Pocil ini memiliki serta mampu menumbuhkan rasa percaya diri.

“Para pocil ini dipersiapkan untuk hidup disiplin dengan cara merubah mindset serta pembiasaan perilaku secara individu sedari dini,” tandas Kapolres singkat.

Turut terlibat dalam latihan dan pembinaan para pocil ini antara lain, Pers Sat. Binmas Briptu Aprian, Bripda M. Rahman ali akbar, Briptu Putu Ikin, Sidokes dan Pers Si Humas Briptu L. Hidayaturrahim.

“Kegiatan berakhir pukul 18.00 wita berjalan dengan aman dan tertib,” pungkas Ismi menambahkan. (***)

Cegah Kejahatan Jalanan, Polres Bima Gelar Patroli Dialogis

jpn

Bimantika.net -Antisipasi Dini terjadinya aksi kejahatan di wilayah hukumnya Polres Bima Polda NTB K tingkatkan Patroli dialogis secara rutin oleh personil Sat samapta dengan cara memberikan himbauan dialogis kepada masyarakat.

Patroli dialogis kali ini dilaksanakan di sekitaran Cabang Talabiu hingga Taman panda, Minggu 28/05/23 Sekira Pukul 21.30. Wita.Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Ipda I Gede Arnawa SH.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto, S.I.K SH, melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kabupaten Bima dalam menciptakan situasi yang aman dan terkendali juga menghindari tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.

Dan juga menghimbau agar masyarakat yang hendak bepergian untuk memastikan rumahnya terkunci dan mencabut semua alat elektronik yang ada.

Dalam kesempatan itu juga Tim patroli melaksanakan Pengamanan pelaksanaan MTQ tingkat Desa panda Ke 52 di Desa Panda kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Tim Patroli juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar bahu membahu dengan pihak kepolisian dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif diwilayah Kabupaten Bima.

Apabila mengetahui adanya tindakan kriminal agar segera melaporkan ke pihak kepolisian atau bhabinkamtibmas yang ada Desa Masing-masing.(***)

GIBAS Siap Jadi Garda Terdepan Ciptakan Pemilu 2024 Aman dan Damai

jpn

Bimantika.net -Nasional,- Tensi politik menjelang Pemilu 2024 ditingkat lokal maupun nasional akan semakin meningkat. Namun seyogyanya tidak menimbulkan dampak keamanan dan perpecahan.

Wartawan berbincang dengan beberapa tokoh Politik, Ormas dan para aktivis pergerakan.

Salah Satu diantaranya Sekjen DPP GIBAS (Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi) Acep Sudrajat, Sabtu (27/5/2023), berikut petikan tanya jawab kami :

Wartawan : Dalam pandangan bapak bagaimana situasi politik Jabar menjelang Pemilu 2024 ini ?

Sekjen DPP GIBAS : Menurut kami sampai saat ini situasi politik Jabar sangat aman dan damai. Besar harapan kami situasi Ini dapat dipertahankan sampai terlaksana dan selesainya Pemilu 2024.

Wartawan : Bagaimana prediksi bapak tensi politik, apakah Pemilu 2024 akan sama dengan situasi Pemilu 2019.

Sekjen DPP GIBAS : Kami berharap tidak ada lagi saling mencela atau menghujat, perbedaan pandangan politik adalah suatu kebebasan, tapi tetap harus mengedepankan nilai-nilai Persatuan Dan Kesatuan, semoga situasi Pemilu 2024 jauh lebih baik dari 2019.

Wartawan : Prediksi GIBAS, apakah Pemilu 2024 dapat berjalan dengan aman dan lancar?

Sekjen DPP GIBAS : Sesuai harapan kami DPP GIBAS dan seluruh masyarakat Indonesia berharap Pemilu 2024 dapat berjalan aman dan lancar, GIBAS akan menjadi garda terdepan untuk menciptakan suasana aman, damai dan lancar sesuai slogan kami cinta damai.

Wartawan : Apakah GIBAS pasti mendukung Pemilu 2024 yang Damai, Aman dan lancar agar kondusifitas keamanan terjaga?

Sekjen DPP GIBAS :
Kami pasti sangat mendukung sekali dan itulah harapan kami untuk terciptanya Pemilu 2024 yang aman, damai dan lancar.

Wartawan : Harapan kedepan Pemilu 2024 seperti apa?

Sekjen DPP GIBAS :
Harapan kami, ya tentunya Pemilu 2024 dapat menghasilkan wakil-wakil rakyat dan pemimpin-pemimpin yang amanah untuk kepentingan dan kesejahteraan bangsa dan negara.

Wartawan : Pertanyaan kami yang terakhir pak,
Arah dukungan GIBAS dalam Pemilu 2024 akan condong kemana?

Sekjen DPP GIBAS :
Ya, sesuai amanah organisasi GIBAS tidak ikut berpolitik praktis, tapi pada saatnya nanti sesuai Hak dari warga negara kami akan menentukan sikap dan dukungan politik kami kepada calon-calon pemimpin yang menurut kami amanah dan dapat menjalankan tanggung jawab dengan baik sesuai fungsinya untuk pengabdian diri terhadap bangsa dan negara. (***//Rifan//biro//)

Aji Man Bicara Soal Bor Air, Kadis PUPR : Bukan Soal Sumber Air, Tapi Soal Regulasi

jpn

Bimantika.net -Anggota DPRD Propinsi NTB H. A Rahman H. Abidin duta Partai Demokrat saat reses berlangsung ada warga yang menyampaikan aspirasi soal permintaan bantuan air bersih di Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima (25/5/2023).

Aji Man sapaan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Propinsi NTB tersebut lantas menjawab permintaan warga Tanjung tersebut secara langsung.

Menurut Aji Man penanganan air bersih merupakan kewenangan Pemerintah Kota Bima.

Namun sebagai anggota DRPD Provinsi NTB bisa membantu, tapi dengan upaya bor sumur dalam.

Dan Aji Man pertegas dalam resesnya bahwa Baru bisa janji saya soal air bersih tunggu dirinya jadi Wali Kota Bima tahun 2024.

Atas apa yang disampaikan oleh Anggota DPRD Propinsi NTB tersebut membuat Kepala Dinas PUPR Kota Bima Angkat bicara.

Kepala Dinas PUPR Kota Bima Agus Purnama, ST, MT pada media Online Bimantika Senin 29 Mei 2023 menyampaikan banyak hal terkait apa yang Anggota DPRD Propinsi NTB tersebut.

Agus menjelaskan bhwa permasalahan pelayanan air minum di Kota Bima, bukan pada penyediaan sumber air nya, melainkan pada sistim operasional, pelayanan, dan pemeliharaan jaringannya.

“yang sampai dengan saat ini masih dikelolah oleh PDAM Kabupaten Bima, ini problem awalnya” kata Agus.

Atas problem itu kata Agus membuat kewenangan Pemerintah Kota, melalui Dinas PUPR sangat terbatas untuk melakukan interferensi penanganan pada sistem perpipaan.

“karena bukan bagian dari aset kita, untuk itu dalam memaksimalkan penyediaan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air minum yang merupakan indikator kinerja utama PUPR maupun Pemerintah Kota Bima” ujar Agus.

Lebih jauh Agus mengemukakan pihaknya tidak bisa ketergantungan ke pihak lain yaitu PDAM Kabupaten Bima.

Dan menurutnya sikap yang di ambil membentuk UPT Air Minum di Dinas PUPR, yang sekarang sudah dilakukan finalisasi draf Kajian Akademis dan draf Perwalinya.

“insyaAllah minggu depan kita Bahas dengan Balai Air minum di provinsi, untuk mendapatkan rekomendasi gubernur” demikian kata Agus.

Menutup wawancaranya, Agus ungkapkan soal Bor Air sebagaimana yang dibicarakan oleh Anggota DPRD Propinsi NTB.

“Untuk bor dalam permasalahan yang muncul kemudian terkendala pada pengelolaan dan pemeliharaan nya” ungkap Agus. (***)