Wakil Rakyat Jangan Tidur Soal Rakyat, LPG 3 Kg Langka Rakyat Menderita

jpn

Bimantika.net -Hampir dua Minggu terjadi kelangkaan gas LPG tiga kilogram, anggota DPRD baik Kota mauoun Kabupaten Bima sama sekali tidak memiliki nurani untuk menyuarakan hati nurani rakyat.

“Mereka sibuk dengan urusan reses, bahkan mereka lupa bicara soal kepentingan rakyat lagi” ujar sumber media Bimantika Minggu malam 4 Juni 2023.

Kelangkaan gas LPG baik di Kota maupun di Kabupaten Bima tentu membuat para ibu rumah tangga kesulitan dan meresahkan.

Banyak keluhan para ibu-ibu di medi sosial mempertanyakan keberadaan Gas LPJ, beragam ekspresi warga terkait dengan kelangkaan tersebut.

Ditengah kelangkaan gas LPG untuk rakyat yang disubsidi tersebut tidak membuat batin Dewan bergerak untuk mencarikan solusi konkretnya.

Bisa jadi karena sedang melakukan reses sehingga lupa dengan tugas pokok nya selaku seorang Parlemen.

Parlemen adalah sebuah badan legislatif, khususnya di negara-negara sistem pemerintahannya berdasarkan sistem Westminster dari Britania Raya.

Istilah bahasa Inggris berasal dari Anglo-Norman dan berasal dari abad ke-14, berasal dari Parlemen Prancis abad ke-11, dari “parler”, yang berarti “untuk berbicara”. Makna ini berkembang dari waktu ke waktu, awalnya mengacu pada setiap diskusi, percakapan, atau negosiasi melalui berbagai jenis kelompok deliberatif atau yudisial, sering kali dipanggil oleh seorang raja. Pada abad ke-15, di Inggris, itu secara khusus berarti badan legislatif.

“Wakil rakyat jangan tidur soal rakyat, LPG 3 kilo langka, rakyat menderita” kata nara sumber media Bimantika.

LPG 3 Kg adalah program pemerintah pusat dalam rangka membantu masyarakat miskin.

Sebagaimana diterangkan dalam laman kementrian ESDM Republik Indonesia bhwa Pemerintah terus melakukan persiapan pemberlakuan Program LPG 3 Kg Tepat Sasaran.

Hingga saat ini, sekitar 50% masyarakat miskin, rentan miskin dan usaha mikro telah teridentifikasi sebagai penerima bantuan langsung yang akan diberikan Pemerintah.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Ego Syahrial usai RDP dengan Komisi VII DPR, Selasa (10/10) tahu. Lalu dalam laman Kementrian ESDM menerangkan, program ini merupakan pekerjaan besar yang pelaksanaannya memerlukan persiapan yang baik.

Dari 25 juta masyarakat miskin, rentan miskin dan usaha mikro, sekitar 10-15 juta diantaranya atau sekitar 50% telah rampung diidentifikasi.

“Ini pekerjaan sangat luar biasa. Jadi untuk mendata, sampai saat ini yang saya baru dapat informasi, kan ini Kementerian ESDM dan Kementerian Sosial setiap minggu bertemu untuk rapat, ini kalau tidak salah yang baru terindentifikasi berkisar antara 10-15 juta. Kalau dari total kurang lebih 25 juta (rakyat miskin dan rentan miskin) ya baru 50%,” ujar Ego.

Untuk penerapan program ini, Dirjen Migas belum dapat memastikannya. Namun Kementerian ESDM yang bekerjasama dengan Kementerian Sosial, terus melakukan verifikasi data masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi tersebut.

“Kita masih dalam proses pendataan (verifikasi data-data). Jadi memang kalau secara data kan, 40% masyarakat yang dikategorikan miskin ada sekitar 25 juta. Cuma pelaksanaan di lapangan butuh kerja keras. Jadi Kemensos sedang melakukan pendataan verifikasi di lapangan. Ini yg masih butuh waktu. Jadi kita belum bisa memutuskan kapan ini bisa dilaksanakan. Tapi kita terus bekerja sama,” papar Ego saat itu dalam laman kementrian ESDM. (***//)

Walid Bantu Alat Masak Untuk Ibu-ibu dan Bantu Masjid

jpn

Bimantika.net -Anggota DPRD Kota Bima utusan Partai Gerindra Khalid Bin Walid hari ini Minggu 4 Juni 2023 memberikan bantuan sejumlah peralatan dapur untuk di gunakan secara umum di Lingkungan Tato Kelurahan Jatiwangi Kecamatan Asakota Kota Bima.

Anggota DPRD Kota Bima Dua Periode ini ungkapkan bahwa penyerahan peralatan dapur untuk kaum Ibu-ibu itu setelah sebelumnya menggelar reses dan para ibu-ibu mengharapkannya.

“Hari ini saya datang menyerahkan apa yang menjadi kebutuhan kaum ibu-ibu di lingkungan Tato” ujar Walid Sapaan akrabnya.

Walid yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bima ini menyampaikan juga bahwa dirinya memberikan juga bantuan semen dan besi untuk kebutuhan pembangunan Masjid Baiturrahman Tato.

“Alhamdulillah kita juga memberikan bantuan berupa semen dan besi untuk kebutuhan pembangunan Masjid di Lingkungan Tato” demikian Ujar Walid.

Politisi santun dan ramah inipun menyampaikan semoga bantuannya dapat bermanfaat untuk warga setempat.

“Semoga dapat bermanfaat untuk warga lingkungan Tato, dan Insya Allah Partai Gerindra akan terus berbuat untuk warga masyarakat” ujar Walid menutup wawancaranya. (***)

Remaja Asal Karaku Dikejar Pakai Parang, Motor Pelaku Diamankan Polisi

jpn

Bimantika.net -Seorang remaja diketahui bernama Habib (17) asal Karaku Desa Mangge Na’e diduga dikejar dengan sebilah parang (Senjata tajam) oleh pengendara motor lain diketahui inisial RA (16) asal Sawete Timur Kelurahan Bali Satu, Kecamatan Dompu, Sabtu (3/6/2023) sekira pukul 20.30 wita.

Mengetahui hal tersebut, dengan sigap Tim Sus Macan Kota Dompu dipimpin Katim Aiptu Yusuf, S.H mendatangi TKP dan mengarahkan korban untuk melaporkan kejadian ke Mapolsek untuk ditindak lanjuti.

Insiden itu dibenarkan Kapolsek Dompu, Ipda Arif Syarifudin, SH., yang dalam keterangannya menyebutkan bahwa remaja bernama Habib tersebut tengah berada di kediaman bibinya di Lingkungan Seratakala, Dorotangga.

“benar, ada kejar-kejaran menggunakan sebilah parang,” ungkap Kapolsek.

Kronologisnya, kata Kapolsek, menurut pengakuan remaja tersebut, saat itu ia diperintah bibinya keluar membeli Mie ke warung sekitaran Kota. Namun, tiba-tiba dijalan dia dikejar oleh terduga pelaku.

“Terduga pelaku bersama teman-temannya, dan ia sempat terjatuh dan meninggalkan sepeda motor kemudian melarikan diri,” jelas Kapolsek.

Lanjutnya, mendengar informasi tersebut, Tim Sus Macan Kota Dompu yang dipimpin oleh Katim Aiptu Yusuf, S.H mendatangi TKP dan mengarahkan korban untuk melaporkan kejadian tersebut guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Saat ini petugas telah mengamankan 1 (satu) unit sepeda motor untuk dijadikan barang bukti,” imbuh Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan, pihaknya memerintahkan anggota agar melakukan penggalangan terhadap warga sekitar.(***)

Kecelakaan Truk di Tanjakan Moti To’i, Dua Meninggal

jpn

Bimantika.net -Telah terjadi kecelakaan tunggal Mobil Truk dengan Nomor polisi : Z 1996 T di Tanjakan Moti toi Jalan Lintas Calabay Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu.

Atas kecelakaan itu mengakibatkan 2 (dua) orang meninggal dunia, lainnya luka-luka Minggu (4/6/2023) Dini Hari sekira pukul 00.30 Wita.

Mendapat laporan terkait kejadian, Personil Piket Polsek Kempo yang tengah bersiaga langsung tancap gas menuju lokasi untuk memeriksa situasi sekaligus mengevakuasi kedua korban.

Dikonfirmasi melalui Kapolsek Kempo, Ipda Akhmad Marzuki menyebutkan bahwa identitas kedua korban yang meninggal masing-masing Hamdani (30) warga Ngeredep, Desa Aik Bual, Kopang Lombok Tengah, dan Hasan (26) warga Jenggi Utara, Lombok Timur.

“Keduanya merupakan penumpang truk yang dikendarai oleh NS (23) warga Dusun Pada Angan Desa Sorinomo, Kecamatan Pekat,” ungkap Kapolsek.

Ditanya mengenai kronologis, Kapolsek menjelaskan, bahwa pada hari Minggu tanggal 00.30 Wita Truk bermerk Mitsubishi, colt diesel FE dengan Z 9619 T warna kuning itu berangkat dari Pulau Lombok menuju Kecamatan Pekat.

“Truk tersebut memuat Barang Material bahan bangunan dan penumpang 7 (tujuh) orang, 2 (dua) orang di depan bersama Sopir dan di belakang 5 (lima) orang,” jelas Kapolsek.

Namun, tepatnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mobil truk tersebut tidak kuat untuk tanjakan sehingga mobil tersebut mundur dan sopir sudah berusaha mengerem mobil tersebut.

“Rem mobil pun blong, ditambah muatan berat, mobil tersebut tetap mundur dan akhirnya keluar dari Jalan dan terbalik,” terang Kapolsek menjelaskan.

Atas peristiwa tersebut, lanjutnya, penumpang yang ada di belakang ikut terjatuh dan tertimpa barang material muatan tersebut dan mengakibatkan 2 (dua) orang meninggal di tempat.

“sementara yang 3 orang hanya luka ringan,” paparnya.

Adapun identitas korban luka-luka sebut Kapolsek, antara lain Supardan Kasiran (18), Saefudin (19), Abdul Latif (17), Haerul Azwari (20) serta Marzoan (45), semuanya merupakan warga Dusun Ngeredep, Kecamatan Kopang Utara Lombok Tengah.

Hingga kini, mobil nahas itu masih dilakukan proses evakuasi sedangkan para korban terutama yang selamat dibantu kepolisian berkoordinasi dengan keluarga korban meninggal.

“Terkait kecelakaan, kini telah ditangani pihak Satlantas Polres Dompu,” pungkas Kapolsek. (***)

Remaja Asal Lune Dompu Sasaran Pembacokan Pemabuk di Jalan Lintas Lakey

jpn

Bimantika.net -Mendapat laporan terkait kasus Pembacokan yang menimpa KI (19) remaja asal Desa Lune Kecamatan Pajo, Timsus Macan Polsek Dompu bertindak cepat mengejar para terduga pelaku untuk diamankan.

Terkait kejadian, Kapolsek Ipda Arif Syarifudin, SH., menyebutkan bahwa ini merupakan Tindakan kejahatan dengan modus baru di mana para terduga pelaku melakukan aksinya ke sasaran yang tidak dikenal.

Saat dimintai keterangan, Kapolsek Arif menjelaskan bahwa modus para terduga pelaku yakni dengan cara menggelar pesta minuman keras (miras) terlebih dahulu. Sehingga dalam kondisi dipengaruhi alcohol para terduga beranjak memburu sasaran.

“Kejadian tersebut diluar kendali atau dalam penguasaan alcohol, mabuk,” kata Arif menjelaskan.

Dijelaskan mengenai kejadian, Arif memaparkan bahwa, pada hari Sabtu tanggal 3 Juni 2023 sekira pukul 23.30 wita malam bertempat di jalan raya Lintas Lakey Desa Kareke Kecamatan Dompu.

“Para pelaku membacok korban menggunakan senjata tajam berupa parang,” ungkapnya.

Pembacokan itu, lanjut Arif, diduga dilakukan oleh remaja inisial RD (15) asal Lingkungan Dorongao Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu bersama dengan kawan-kawannya.

“Saksi mata menyebut, bahwa saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor yang kemungkinan hendak ingin pulang,” sebut Kapolsek Arif menceritakan kronologisnya.

Tak lama kemudian, sambungnya, tiba-tiba datang terduga pelaku dari arah belakang dengan menggunakan sepeda motor berbonceng 3 (tiga) orang langsung membacok korban secara berulang yang mengenai punggung.

Atas peristiwa itu, Kapolsek Dompu memerintahkan Tim Sus Macan Kota Dompu yang dipimpin oleh Katim Aiptu Yusuf, S.H mendatangi TKP dan berupaya mencari dan mengejar pelaku pembacokan.

“namun di TKP pelaku tidak ditemukan, yang ada hanya motor yang diduga digunakan oleh pelaku kemudian diamankan dan dibawa kemako Polsek Dompu,” papar Kapolsek Arif.

Katim kemudian mencoba menghubungi Kades Lune via sambungan seluler dengan maksud mendampingi korban untuk melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Dompu.

“Para terduga kini masih lidik, masih diburu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Kapolsek menambahkan. (***)

Partai Gerinda dan Jendral Prabowo Untuk NKRI

jpn

Bimantika.net -“Seluruh hidup saya telah saya persembahkan kepada kepentingan bangsa dan Republik Indonesia. Saya tidak akan pernah tawar-menawar terhadap cita-cita dan nilai yang saya pegang, yaitu Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur,” kata Prabowo melalui akun Instagramnya, Minggu (14/7/2019).

Bersamaan dengan caption foto tersebut, Prabowo mengunggah foto ilustrasi yang menggambarkan kerumunan orang yang membawa bendera merah putih karya pemilik akun instagram @evysdesigno. Dalam keterangannya, Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada akun tersebut atas karya ilustrasinya.

Indonesia yang berdiri di atas kaki kita sendiri. Rakyat Indonesia yang menikmati hasil kekayaan dari Indonesia sendiri. Indonesia yang utuh dari Sabang sampai Merauke, Bhinneka Tunggal Ika yang berdasarkan UUD 4,” ucap Prabowo

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) adalah sebuah partai politik di Indonesia. Dibentuk pada tahun 2008, Gerindra berfungsi sebagai kendaraan politik mantan jenderal Prabowo Subianto.

Saat ini Gerindra adalah partai kedua terbesar di Indonesia berdasarkan hasil perolehan suara Pemilihan Umum Legislatif 2019, dan partai terbesar ketiga di DPR dengan 78 kursi.

Sejak masuk DPR di tahun 2009, Gerindra telah mengusulkan, mengawal dan/atau menjadi co-sponsor beberapa UU penting antara lain ;

UU 6 / 2014 tentang Desa, yang menjadi dasar hukum pemerintahan desa dan transfer anggaran langsung ke desa minimal Rp. 1 milyar per desa.

UU 8 / 2016 tentang Penyandang Disabilitas, yang menjadi dasar hukum penyediaan pelayanan khusus pemerintah untuk penyandang disabilitas.

UU tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, yang menjadi dasar hukum untuk memproses pelaku tindak pidana kekerasan seksual.

Berikut rekam jejak Gerindra untuk beberapa isu penting yang berkembang di masyarakat:

Gerindra menolak perpanjangan masa jabatan Presiden jadi tiga periode dan/atau penundaan Pemilu 2024.

Gerindra mendukung larangan ekspor CPO sementara, dan diterapkannya domestic market obligation untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga minyak goreng.

Gerindra mendukung penghapusan seluruh pasal karet di UU ITE yang dapat menyebabkan represi serta kriminalisasi terhadap kebebasan berpendapat.

Gerindra mendukung penyelamatan maskapai Garuda Indonesia dari ancaman kebangkrutan imbas salah manajemen dan pandemi.

Pada pemilihan umum legislatif Indonesia 2009, Partai Gerindra menempati 26 kursi (4.64%) di Dewan Perwakilan Rakyat, setelah meraih 4.646.406 suara (4,5%).

Pada pemilihan umum legislatif Indonesia 2014, Partai Gerindra berhasil menjadi partai politik ketiga terbesar di Indonesia dan menempati 73 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat setelah meraih 14.760.371 suara (11,81%).[33]

Pada pemilihan umum legislatif Indonesia 2019, Partai Gerindra berhasil menjadi partai politik kedua terbesar di Indonesia dan menempati 78 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat setelah meraih 17.594.839 suara (13,57%).

Insya Allah Pemilu 2024 Gerindra berikhtiar menangkan Pemilu sekaligus Memenangkan Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia 2024. (///***//Berbagai Sumber)

6 Tahun Lumpuh, Warga Tolokalo Dapat Bantuan Kursi Roda Dari Polsek Kempo

jpn

Bimantika.net -Kapolsek Kempo IPDA Akhmad Marzuki melaksanakan pemberian bantuan berupa Kursi Roda kepada salah satu warga di dusun Kesi, Desa Tolokalo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Sabtu (3/6/2023) sekira pukul 11.30 Wita.

Kapolsek yang saat kegiatan di dampingi Bhabinkamtibmas Desa Tolo Kalo Bripka Mahsup langsung menyerahkan bantuan tersebut pada Agustina, warga yang alami kelumpuhan sejak 6 tahun silam.

“Penyerahan bantuan dilakukan langsung tanpa perantara,” ungkap Kapolsek saat memberikan keterangan terkait bantuan.

Di kesempatan ini pula, Kapolsek menyempatkan diri berdialog dan memberikan semangat kepada warga warga penyandang disabilitas agar tetap semangat dalam menerima cobaan.

“Semoga diberi ketabahan atas ujian yang datangnya dari Allah SWT,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar penerima bantuan tak lupa selalu berdoa agar penyakit yang diderita segera di beri kesembukan, semoga bantuan kursi roda ini dapat bermanfaat untuk keberlangsungan aktifitas sehari-hari serta bernilai ibadah bagi kami jajaran Polsek Kempo.

“bahwa kegiatan pemberian bantuan berupa kursi roda ini merupakan wujud empati dan kepedulian Polsek kempo terhadap warga penyandang disabilitas di wilayah hukum Polsek Kempo,” paparnya. (***)

Menilik Dedikasi Kapolres Bima, AKBP Hariyanto, SH, S.I.K, Mengurai Aksi Pemblokiran Jalan

jpn

Bimantika.net -Dukungan dan apresiasi masyarakat atas kinerja aparat keamanan, khususnya kepada Kapolres Bima, pasca dibukanya kembali blokir jalan di Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, masih terus mengalir.

Apresiasi masyarakat tersebut terbilang wajar. Mengingat keresahan yang timbul akibat aksi pemblokiran, apalagi penyelesaiannya berlangsung tanpa kemelut.

Jika menilik upaya AKBP Hariyanto, SH, S.I.K., dalam melerai hingar bingar aksi pemblokiran jalan di Kabupaten Bima belakangan ini, maka dedikasinya sebagai seorang Kapolres Bima nampak tidak perlu dipertanyakan lagi.

Dirinya tak pernah alpa terjun langsung di tengah-tengah massa unjuk rasa yang memblokir jalan, semula awal aksi hingga akhirnya jalan kembali dibuka.

Bagaimana tekunnya menghadapi massa aksi makin menunjukkan totalitasnya dalam menjalankan tugasnya sebagai pengayom masyarakat, termasuk massa aksi itu sendiri yang tak sungkan-sungkan ia rangkul sambil tetap tersenyum mekar.

“Kami dari kepolisian, saya selaku Kapolres Bima, saya adalah saudaramu, saya hanya memfasilitasi, memberi yang terbaik kepada teman-teman sekalian. Nah, kita sudahi sampai sekarang, jalan biar lewat masyarakat. Tidak usah melakukan pelemparan dan seterusnya,” Begitu bunyi salah satu seruan mantan Danyon Brimob Pelopor A Polda NTB tersebut saat tiba di lokasi blokade jalan, menghimbau massa aksi yang dihampirinya untuk membuka jalan.

Sesekali, ia terlihat menyeka peluh di tengah upayanya mengurai masalah pemblokiran jalan di Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima yang membuat arus lalu lintas lumpuh total itu.

Tak hanya menyeru himbau, Kapolres Bima juga menampakkan jiwa melayaninya dengan bersila di tanah di tengah-tengah massa aksi yang duduk melingkarinya guna mendengarkan keluh kesah mereka sekaligus melakukan negosiasi.

“Jadi kita janganlah ini diblokir. Biar orang tuh berjalan. Mereka tuh membawa ikan, membawa bawang merah, biarlah mereka tuh memenuhi perutnya. Kasihan, ya,” ujarnya, guna menggugah empati massa aksi terhadap masyarakat pengguna jalan yang tertahan selama dua hari akibat pemblokiran jalan tersebut.

Sementara kepada para anggotanya yang melakukan pengamanan aksi unjuk rasa, Hariyanto, SH, S.I.K, memintanya untuk tetap mengedepankan sisi humanis dalam menghadapi pengunjuk rasa.

“Kedepankan sisi humanis, mereka adalah saudara-saudara kita,” katanya mengarahkan.

Totalitasnya juga terlihat, saat AKBP Hariyanto, SH, S.I.K., ikut membantu memindahkan pohon-pohon yang digunakan untuk memblokade jalan umum tersebut.

Sedangkan komitmennya yang tinggi dalam mengayomi masyarakat adalah saat dirinya mengarahkan aparat gabungan yang terjun membuka blokir jalan agar tidak membekal Senjata Api, tanpa alasan dengan peluru kosong sekalipun.

Dirinya tidak ingin massa yang dihadapinya merasa terintimidasi dengan adanya senjata api yang turut melengkapi aparat gabungan. (***)

Aksi Blokir Jalan Khawatir Keretakan Tanah, Bupati IDP Langsung Tanggapi Serius

jpn

Bimantika.net -Jum’at pagi 2 Juni 2023, ratusan warga Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima mengelar aksi blokir jalan sehingga menimbulkan kemacetan.

Aksi blokir jalan itu terjadi setelah sekitar pemukiman warga tepatnya lingkungan Muku terjadi keretakan tanah yang membuat sejumlah warga khawatir.

Atas aksi blokir jalan tersebut membuat Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) langsung menemui ratusan warga.

“Pemerintah daerah memastikan akan ada langkah tindak lanjut yang akan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait sampai dengan hadirnya pejabat dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan dari Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) yang akan melakukan peninjauan dan kajian lapangan lebih lanjut’. Jelas Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE Jumat (2/6) saat melakukan peninjauan lokasi retakan tanah di Dusun Muku, Desa Sanolo Kecamatan Bolo.

Bupati yang didampingi Wabup Dahlan M.Noer, Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, Kepala Dinas Sosial Tajudin SH, M.Si, Kalaksa BPBD Drs. Isyrah, Kabag SDA Setda Drs. Darwis, Camat Bolo Dra. Hj.Arabiah dan instansi terkait menjelaskan, untuk mengantisipasi potensi bencana susulan yang mungkin terjadi, pemerintah daerah akan membangun tenda darurat dan memberikan bantuan tanggap darurat kepada kepala keluarga yang terdampak pergeseran tanah.

Masih terkait masalah bencana, Bupati menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi terjadinya bencana, tapi jangan sampai menimbulkan kepanikan yang justru bisa melakukan hal-hal yang merugikan kepentingan masyarakat.

Bupati perharap agar ke depan bila ada unsur masyarakat yang menemukan gejala yang sama agar segera melaporkan kepada pemerintah desa maupun kepada OPD terkait.

Usai peninjauan, BPBD, Dinas Sosial, TRC Penanggulangan Bencana dan Tagana beserta TNI-POLRI melakukan pembangunan empat unit tenda keluarga dan penyerahan bantuan logistik kepada korban Bencana Geologi di Dusun Muku Desa Sanolo. (***)

Suami Istri Pengedar Narkoba Asal Sambinae di Tangkap

jpn

Bimantika.net -Tim Cobra Alpha bentukan Polres Bima Kota menangkap pasangan suami istri (pasutri) pengedar Narkoba jenis sabu-sabu (2/6/ 2023) sekitar pukul 00.30 Wita.

Polisi menangkap Tersangka berinisial (MH) dan istrinya (EM) Warga kelurahan Sambinae kota Bima.

Dalam proses penangkapan polisi mengamankan barang bukti (BB) 2 lembar plastik klip berisi Daun, batang dan biji kering diduga ganja, 2 lembar plastik klip berisi serbuk kristal diduga shabu, 1 linting Ganja, 8 bungkus plastik klip kosong.M, 3 korek api gas, 3 Buah Dompet, 1 Buah kotak rokok Surya, 2 Buah bong, 2 Timbangan.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K melalui Kasat Resnarkoba, AKP Tamrin, S. Sos membenarkan adanya proses penangkapan tersebut.

AKP Tamrin menjelaskan, pasutri pelaku pengedar ganja dan sabu ini ditangkap berkat adanya laporan masyarakat yang mengaku cukup resah atas aktivitas haram terduga pelaku selama ini.

“Sebelumnya, diperoleh informasi bahwa rumah tersangka sering kali didatangi pemuda yang melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu” Jelas Kasat Resnarkoba AKP Tamrin, Jumat (2/6/2023).

Berdasarkan informasi tersebut, Tim Cobra Alpha melakukan penggerebekan dan di dalam rumah diamankan tersangka MH bersama istrinya, EM.

Saat petugas melakukan penggeledahan di dalam rumah mereka, ditemukan barang bukti sabu dan daun ganja siap edar.

“Kini keduanya telah diamankan di Mako polres Bima kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” demikian ujar Kasat Reskrim. (***)