Bimantika.net -Brigjen Pol Sjamsul Sidiq, M.H., memimpin Tim Audit Kinerja Irwil II Itwasum Polri dalam melakukan pengecekan Sarana dan Prasarana (Sarpras) berupa Peralatan Utama (Alut) dan Peralatan Khusus (Alsus) di Mako Polres Bima, Jum’at (9/6/23) Pukul 08.45 Wita, di lapangan apel Polres Bima.
Pengecekan yang dipimpin oleh Brigjen Pol Sjamsul Sidiq, M.H., ini turut didampingi oleh Kapolres Bima, AKBP Hariyanto, S.H., S.I.K., beserta para Kapolres Jajaran Pulau Sumbawa dan Danyon Brimob Pelopor C NTB.
Menurut Kapolres Bima, lewat Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, pengecekan Sarpras tersebut, dalam rangka kesiapan Pam Pemilu 2024 di Polres Bima.
“Pengecekan seluruh alut dan Alsus inventaris dinas ini dilakukan untuk mempersiapkan pengamanan anggota dalam dalam menghadapi eskalasi masyarakat menjelang Pemilu 2024,” terang AKBP Hariyanto, SH, S.I.K, mengutip Iptu Adib Widayaka.
Sementara itu, Irwil II Itwasum Polri, Brigjen Pol Sjamsul Sidiq, M.H., nampaknya tidak main-main dalam melakukan pengecekan tersebut.
Jenderal Bintang Satu ini juga melakukan pengetesan langsung terhadap beberapa alsus, seperti kekuatan tameng dalmas, inventaris kendaraan roda 4 dan truck.
Jika ada Alut atau atau Alsus yang tidak berfungsi dengan baik, Brigjen Pol Sjamsul Sidiq, M.H., meminta agar segera dibenahi.
“Apabila Alut dan Alsus itu berfungsi dengan baik, tentu akan melindungi anggota dengan baik di lapangan bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (***)
Bimantika.net -Menindaklanjuti surat permohonan kajian gerakan tanah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bima Khususnya BPBD Kabupaten Bima yang terjadi di Dusun Muku Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat,
Tim PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM yang beranggotakan empat orang yaitu Kibar M. Suryadana (Penyelidik Bumi), Yohandi Kristiawan (Penyelidik Bumi), Ghele Radja Arios (Kepala Balai Nusra) dan Syatrin Kharis (Kepala Pos PGA Tambora) telah melakukan kajian di lokasi tanggal 9 Juni 2023.
Penyelidikan di lokasi bencana bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan guna mengkaji daerah terdampak gerakan tanah.
Data tersebut dapat berupa faktor yang berpotensi menjadi penyebab terjadinya gerakan tanah, sebaran gerakan tanah, daerah yang terancam serta daerah terdampak akan potensi gerakan tanah. Sehingga dapat dilakukan upaya dan cara-cara penanggulangan sejak dini agar masyarakat tidak resah akibat informasi yang simpang siur terkait kejadian tersebut.
Disamping itu memberi gambaran secara teknis yang lebih lengkap mengenai kondisi kerentanan gerakan tanah di lokasi terdampak serta memberikan rekomendasi teknis dan saran-saran bagi Pemerintah Daerah pada umumnya untuk mencegah gerakan tanah semakin meluas dan jatuhnya korban jiwa. Jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Drs. Isyrah Sabtu (10/6).
Dijelaskan Isyrah, Tim melakukan survei lapangan mencakup pengamatan morfologi, batuan, amblesan dan retakan yang ada. Pengamatan foto udara juga dilakukan menggunakan drone untuk mengetahui area dan dampak bencana secara umum.
Hasil kajian akan diolah lebih lanjut untuk mengetahui area yang terdampak serta potensi bencana lanjutan.
“Saat ini Tim PVMBG sedang menganalisis data yang telah dikumpulkan untuk memperoleh hasil yang selanjutnya memberikan rekomendasi yang sesuai”. Tandas Kalak BPBD. (***)
Bimantika.net -Rekam jejak sosok Drs. H. Azhari, M. Si mantan Birokrat Pemerintah Kota Bima dan Kabupaten Bima nampak terang benderang berkontribusi riil membangun Kota Bima.
Birokrat handal dan cerdas mengabdi di dua pemerintahan selama 36 tahun mendapat apresiasi sejumlah mantan Sekretaris Daerah (Sekda) baik Kota maupun Kabupaten Bima.
Media Online Bimantika menelusuri sejak pengabdian H. Azhari dari berbagai tokoh mantan birokrasi lainnya selevel Sekda.
Adalah Ir. H. Muhlis HMA Salah satu sekda Kabupaten Bima Yang pernah mengenal sosok H. Azhari.
Persahabatan, pertemanan dan silaturahmi dijaga betul sampai hari ini..
“Azhari itu mudah bergaul dengan siapa saja Tangan selalu dibawah”ujar Ir. Muhlis.
Lanjutnya Cara kerja jika diberi tugas biasanya sampai tuntas. Selalu menyelesaikan masalah tampa masalah.
“Dan Azhari Pernah bersama saya di berbagai organisasi pemuda seperti KNPI, AMPI dan Pemuda Pancasila” kata Ir. Muhlis.
Di era Sekda Kabupaten Bima DRS. H. Masykur HMS, sosok Azhari sangat dikenal akrab atas dedikasi dan pengabdiannya untuk Daerah.
“Saya mengenal dengan Azhari sangat dekat. Yunior di alumni APDN” ujarnya.
Menurut H. Masykur Azhari adalah tipe loyal, profesional, diera kepemimpinan siapa saja dia tetap berdiri tegak.
“Komitmen terhadap janji dan tugasnya sangat jelas dalam pengabdiannya” ungkap H. Masykur.
H. Masykur mengenang Selama bergaul jika dalam diskusi kedinasan, Tegas walupun kadang intonasi tinggi tapi bukan keras, ketegasan ini sangat diperlukan dalam mengambil keputusan.
“Lembut dalam keseharian, baik dengan sahabat, hormat dengan seniornya, itulah sosok Azhari” ujarnya.
H. Masykur kenal dengan keluarga Azhari dari keluarga yang mapan dan keluarga besar.
“Anak-anaknya dan mantu semua dokter. Menurut saya dia orang tua yg sukses karena tolak ukur kita sederhana saja bagaimana mau mengurus masyarakat urus keluarga saja susah, sementara Azhari Sukses dalam hal itu” ungkapnya
Lanjutnya bahwa Azhari alumni dan staf saya yang cerdas mampu melihat peluang kedepan dan inovasi.
Sosok Azhari dalam membangun Pemerintah kota Bima di era Sekda Drs. H. Tajuddin pun terekam dengan jelas dalam rekam jejaknya.
Menurut H. Tajuddin bahwa selama menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) Kebersihan, pertamanan dan pemakaman nampak dengan jelas kesuksesannya.
H. Tajuddin mengenang bahwa inovasi saat itu Azhari padukan pertamanan dengan kebersihan yakni Ada arel masyarakat buang sampah disitu dibuatkan taman seperti cabang malake, boli, amahami, lapangan Merdeka cabang jawa baru,
“Memang masih jauh dari harapan, tapi Azhari meletakan dasar sebagai kadis kebersihan, pertamanan dan pemakaman yang pertama di Kota Bima” ujar Tajuddin.
Dilanjutkan dengan menggarap TPA sehingga Kota mulai terlihat kala itu.
Hampir separoh kuburan di setiap kelurahan dilakukan pemagaran.
Ketika Azhari di Dinas Tata Kota, H. Tajuddin menjelaskan Bahwa saat itu Azhari Menertibkan tower diberbagai wilayah.
Ide IMB seumur hidup kecuali ada beberapa bangunan yang mengalami perubahan itu yg diurus ulang dengan IMB lama.
“Master plan kota di programkan walaupun setiap 5 tahun di tinjau ulang sesuai dengan kebutuhan dan dinamika kota” ujar H. Tajuddin
Ketika di Dinas Kesehatan, ini yang cukup signifikan mengelola Dana DAK, Memulai dengan rehab beberapa Puskesmas Kolo,, Puskesmas Rastim.
Peningkatan Puskesmas Ranggo menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) Kota tiype D,
“Kontrak dokter umum dan spesialis, pembangunan IFK Modern Satu-satunya di NTB, Pengembangan LABKESDA bertahap dilakukan sampai dengan hari ini fisik terlihat bagus” demikian ujar H. Tajuddin .
Yang paling berkesan dengan sosok Azhari. Ketika diskusi serius keluar celoteh anekdotnya.
“Dia humoris. Dia dalam menjalankan tugas cukup serius sampai selesai punya tanggung jawab terhadap tugasnya tapi santai orangnya” ujarnya.
Di era Sekda Kota Bima Drs. H. Muhtar Landa SH, MH Program yang menonjol dari Azhari semakin nampak berkolaborasi dengan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).
“Pembangunan baru Puskesmas Paruga, Mpunda dan Kumbe adalah kolaborasi Azhari dengan Walikota HML dalam membangun Dunia Kesehatan di Kota Bima” ujar Muhtar Landa.
Peningkatan derajat kesehatan dengan peningkatan pelayanan gratis masyarakat tidak mampu dengan bekerja sama dengan BPJS.
Pengiriman dokter Spesialis keberbagai perguruan tinggi Negri UNHAS dan UGM.
Peningkatan status Akreditasi baik RSU Kota sampai Puskesmas.
Berupaya meningkatkan PAD dg merubah status RSU KOTA BIMA menjadi BULD .
“Yang paling signifikan prestasi ketika Walikota Bima HM Lutfi mempercayakannya Azhari sebagai Inspektur Kota Bima” demikian ujarnya.
Data MCP yang di rilis KPK 20 maret 2023. Monitoring center prevetion ( MCP) aplikasi yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan koropsi melalui perbaikan tata kelola pemerintah yang bersih.
“Di NTB, Pemkot Bima dapat urutan 1 dengan angka 96 %, ini semua Kolaborasi Azhari dengan pucuk pimpinan Walikota Bima HM Lutfi” ujar H. Muhtar Landa yang masih menjabat Sekda sampai saat ini.
Dari 98 kota di Indonesia, Pemkot Bima mendapat urutan ke Empat (4), terbaik.
Penilaian dari 485 kabupaten dan 43 Propinsi di indonesia. Pemkot Bima mendapat urutan ke 28.
Hal yang luar biasa Inspektur yg terbaik yang pernah dimiliki Pemkot Bima.
Sebelum purna tugas, Muhtar Landa melihat getol study tiru di kota tangerang melihat ” modul talenta management” yaitu sistim informasi managamen kepegawaian berbasis ” Merit Sistim” sasaran menciptakan kader PNS kedepan yg profesional, walaupun saya lihat ada kendala salah satunya’ masih kuatnya faktor politis dan politik balas jasa dalam pengangkatan jabatan. Artinya kewenangan kepala daerah dibatasi.
Muhtar Landa ingat pesannya Azhari, Pak sekda pastikan program ini berjalan karna akan meringankan beban kepala daerah kedepan, tanpa intervensi tim sukses. ( PNS Profesional) Semoga fondasi yg diletakkannya akan berbekas dalam lingkaran Pemkot Bima
“Yang saya kagum pada sosok H. Azhari. Dia sadar diri posisi, walaupun saya muda dan sy panggil “abang” Setiap ketemu saya, ijin pak sekda apa yg ndaiku bisa bantu. semoga beliau selalu sehat” demikian Sekda mengenang. (***)
Bimantika.net -Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar.
Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain).
Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Shalat merupakan salah satu sarana yang paling utama dalam hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Shalat juga merupakan sarana komunikasi jiwa secara personal bagi manusia kepada Sang Pencipta.
Sholat mencegah perbuatan keji dan munkar Perbuatan keji artinya perbuatan yang bertentangan dengan wahyu. Sedangkan munkar adalah perbuatan yang bertentangan dengan akal. Seperti yang tertuang dalam QS. Al ‘Ankabut ayat 45.
“Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah shalat.
Shalat mempunyai kedudukan yang sangat penting dan mendasar dalam Islam yang tidak bisa disejajarkan dengan ibadah-ibadah yang lain. Bahkan, shalat merupakan hal yang pertama kali akan dihisab di hari pembalasan.
Sholat mencegah perbuatan keji dan munkar Perbuatan keji artinya perbuatan yang bertentangan dengan wahyu. Sedangkan munkar adalah perbuatan yang bertentangan dengan akal. Seperti yang tertuang dalam QS. Al ‘Ankabut ayat 45.
“Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakan lah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Salat adalah cahaya bagi orang-orang beriman, sinar dalam hatinya, dan penghubung dengan Rabbnya. Oleh karena itu, terdapat pertolongan yang besar dan pencegahan terhadap perbuatan keji dan munkar di dalam salat yang sempurna. Salat seorang hamba belum sempurna hingga hamba tersebut mengerjakan wajib dan sunnah salat, khusyu’, menghadirkan hati di setiap ucapan dan gerakan, serta fokus dengan munajat kepada Rabbnya di dalam salat tersebut.
Allah Ta’ala memerintahkan hamba-Nya untuk memohon pertolongan dengan salat. Allah Ta’ala berfirman,
“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan (salat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS. Al-Baqarah: 45). (***)
Bimantika.net -Tidak butuh waktu lama Unit Reskrim Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB berhasil meringkus terduga pelaku pencurian di Desa Rato Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.
Kasus pencurian satu unit Handphone milik seorang Anggota Polri berpangkat AKP itu terjadi selasa (6/6/23) Sekira Pukul 21.00.wita kemarin.
“Kami telah mengamankan pria berinisial MAI L/17 warga Desa rato kecamatan bolo kabupaten Bima karena diduga kuat telah mengambil/ mencuri satu unit Handphone milik MD L/56 warga Desa Rato Kecamatan bolo kabupaten Bima, Ujar Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, S.I.K sebagaimana diulas kasi Humas Iptu Adib Widayaka.
Adib menuturkan, pencurian itu berawal Korban sedang melayani Pembeli yang hendak membeli Ice Cream di toko miliknya, Lalu korban menyimpan Handphone miliknya di atas mesin pendingin Ice Cream.
Setelah melayani pembeli handphone milik korban sudah tidak berada di tempat alias raib, atas kejadian itu korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp Rp 1.899.000 ( satu juta delapan ratus sembilan puluh sembilan ribu rupiah ).dan melaporkan ke SPKT Mapolsek Bolo.
Menindak lanjuti laporan itu Kapolsek Bolo Iptu Nurdin memerintahkan unit Reskrim untuk segera melakukan Penyelidikan dan meringkus terduga pelaku.
Tanpa kesulitan berarti terduga pelaku dalam waktu singkat langsung diamankan di kediamannya di Desa rato dan pada saat dilakukan tindakan hukum terduga tidak melakukan perlawanan.
Sebagai informasi hasil kejahatannya itu oleh terduga dijual kepada salah satu warga Desa Dena kecamatan Madapangga berinisial IR P/48.
Saat ini baik terduga pelaku maupun penadah serta barang bukti di gelandang menuju Mapolsek Bolo untuk di Proses hukum lebih lanjut.(***)
Bimantika.net -Sebagai bentuk dukungan dan komitmen Polri terhadap sektor pelayanan umum, Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., ikut dalam Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) yang berlangsung di Pengadilan Agama, Kabupaten Dompu, Jum’at (9/6/2023) sekira pukul 09.00 Wita.
Penandatanganan MoU ini, juga melibatkan pihak-pihak antara lain, Pengadilan Agama Dompu Kelas IB dengan Polres Dompu , Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DP3A ) Kab. Dompu dan PT. POS Indonesia cabang Bima
Pada pelaksanaannya, Kapolres Tiba di tempat berlangsungnya agenda disambut hangat Ketua Pengadilan Agama Kelas IB Dompu Samsul Bahri , S.H.I,M.H didampingi Kepala DP3A tampak Dra.Hj. Sri Suzana, M.Si.
Sementara dari PT. POS Indonesia hadir Pimpinan Eksekutif Manager Cabang Bima Ibu Tri Rahayu Ningliyah, tampak pula, Aparatur Pengadilan Agama Kelas IB Dompu serta Kabag Ops dan Kasat Binmas Polres Dompu mendampingi Kapolres.
Lazimnya pertemuan resmi pada umumnya, acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya ditutup dengan Pelaksanaan Penandatanganan sekaligus Penyerahan Piagam MoU diakhiri sesi foto bersama.
Dalam keterangan singkatnya, Kapolres mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman atau MoU tersebut merupakan langkah bersama dengan Pengadilan Agama Dompu untuk meningkatan pelayanan.
“Terutama terhadap masyarakat,” ujar Kapolres sela kegiatan berlangsung.
Sehingga, imbuhnya, stakeholder yang berkepentingan dapat memberikan pelayanan prima guna masyarakat dapat merasakan kemudahan, rasa aman dan nyaman dalam mencari keadilan di Pengadilan Agama Dompu.
Usai kegiatan Penandatanganan MoU tersebut berakhir pukul 10.00 wita dan berjalan aman dan lancar, Kapolres bertolak menuju Makopolres untuk memantau kegiatan para personil lainnya. (***)
Bimantika.net -Istighfar atau Astaghfirullah al-‘Adzim merupakan salah satu kalimat istimewa dalam Islam.
Kalimat ini memiliki keutamaan serta manfaat bagi yang terus melafalkannya.
Untuk mendapatkan keutamaannya, maka amalkanlah setiap hari.
Beristighfar dalam filosofi Islam, bermakna sebagai seseorang yang selalu memohon ampunan atas kesalahan dan terus berusaha untuk menaati perintah Tuhan dan tidak melanggarnya.
Membaca istighfar secara harfiah dilakukan dengan mengulang-ulang perkataan dalam bahasa Arab berupa kalimat ‘astaghfirullah’, yang artinya “Saya memohon ampunan kepada Allah”.
Beristighfar dalam filosofi Islam, bermakna sebagai seseorang yang selalu memohon ampunan atas kesalahan dan terus berusaha untuk menaati perintah Tuhan dan tidak melanggarnya.
Manusia memang tidak luput dari dosa karena sudah kodratnya sebagai tempat luput dari dosa dan lupa. Manusia yang menyadari kesalahannya dianjurkan untuk cepat bertobat dengan memperbanyak istighfar agar mendapat ampunan Allah SWT.
Karena istimewanya bacaan istighfar, berikut ini keutamaan istighfar.
Menghapuskan dosa
Keutamaan membaca istighfar dapat menghapuskan dosa dan mencegah terjadinya azab karena pertaubatan seorang hamba-Nya. Seperti firman Allah SWT:
Artinya:” Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun. (Al Anfal:33) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata :
“Allah Ta’ala mengabarkan, bahwa Allah Ta’ala tidak akan mengazab orang yang beristighfar (memohon ampun dari dosa). Karena istighfar itu akan menghapus dosa yang dosa itu sendiri merupakan penyebab datangnya adzab, sehingga adzab itupun sirna dengan cepat.”
ilaihi yumatti’kum matā’an ḥasanan ilā ajalim musamman wa yu`ti kulla żī faḍlin faḍlah, wa in tawallau fa innī akhāfu ‘alaikum ‘ażāba yauming kabīr.
Artinya: “Dan minta ampunlah kepada Robb kalian, dan bertaubatlah. Niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu sampai kepada waktu yang sudah ditentukan, dan Dia akan memberikan kepada hambanya yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.” (Hud: 3).
Dimudahkan segala urusan
Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang artinya:
“Barangsiapa yang memperbanyak istighfar, Allah akan melapangkan kesusahannya, mengeluarkannya dari kesempitan dan memberinya rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka.” (Hadis Riwayat Muslim).
Taubat
Keutamaan istighfar kepada Allah SWT lainnya adalah menggugurkan dosa dalam taubat. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam Hadist Riwayat Bukhari nomor 6307 yang artinya:
“Demi Allah, aku sungguh beristighfar pada Allah dan bertaubat pada-Nya dalam sehari lebih dari 70 kali.”
Mendapatkan Rahmat
Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:
Qāla yā qaumi lima tasta’jilụna bis-sayyi`ati qablal-ḥasanah, lau lā tastagfirụnallāha la’allakum tur-ḥamụn.
Artinya: “Dia (Shalih) berkata: ‘Hai kaumku, mengapa kalian meminta disegerakan suatu keburukan sebelum kebaikan? Mengapakah kalian tidak memohon ampun kepada Allah supaya kalian mendapatkan rahmat.” (QS An-Naml: 46).(//***//berbagai sumber)
Bimantika.net -Keutamaan Shalat diantaranya : Pertama: Dihapuskan dosa dan ditinggikan derajat Ma’dan bin Abi Tholhah Al-Ya’mariy, ia berkata, “Aku pernah bertemu Tsauban –bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam-, lalu aku berkata padanya, ‘Beritahukanlah padaku suatu amalan yang karenanya Allah memasukkanku ke dalam surga’.” Atau Ma’dan berkata, “Aku berkata pada Tsauban, ‘Beritahukan padaku suatu amalan yang dicintai Allah’.” Ketika ditanya, Tsauban malah diam.
Kemudian ditanya kedua kalinya, ia pun masih diam. Sampai ketiga kalinya, Tsauban berkata, ‘Aku pernah menanyakan hal yang ditanyakan tadi pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda,
“Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak shalat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud (memperbanyak shalat sunnah, pen.) karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu’.” Lalu Ma’dan berkata, “Aku pun pernah bertemu Abu Darda’ dan bertanya hal yang sama. Lalu sahabat Abu Darda’ menjawab sebagaimana yang dijawab oleh Tsauban padaku.” (HR. Muslim, no. 488).
Kedua: Akan dekat dengan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam di surga Dari Rabiah bin Ka’ab Al-Aslami radhiyallahu ‘anhu dia berkata,
“Saya pernah bermalam bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu aku membawakan air wudhunya dan air untuk hajatnya. Maka beliau berkata kepadaku, “Mintalah kepadaku.” Maka aku berkata, “Aku hanya meminta agar aku bisa menjadi teman dekatmu di surga.” Beliau bertanya lagi, “Adakah permintaan yang lain?” Aku menjawab, “Tidak, itu saja.” Maka beliau menjawab, “Bantulah aku untuk mewujudkan keinginanmu dengan banyak melakukan sujud (memperbanyak shalat).” (HR. Muslim, no. 489)
Ketiga: Shalat adalah sebaik-baik amalan.
Sholat fardhu adalah sholat yang wajib dilaksanakan setiap harinya oleh seluruh muslim sebanyak lima waktu dalam sehari. Amalan ibadah wajib ini tidak boleh ditinggalkan karena selain wajib, namun juga terdapat beberapa keutamaan sholat fardhu itu sendiri.
Melansir dari buku Fikih Empat Madzhab Jilid 1 karya Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi, sholat fardhu terdiri dari waktu Zuhur (tengah hari) dan menjadi sholat pertama yang dilakukan rasul, waktu Ashar (sore hari), waktu Maghrib (saat tenggelamnya matahari), waktu Isya (malam hari), dan waktu Subuh (pagi hari).
Perintah untuk melaksanakan sholat fardhu ini termaktub dalam surah Al-Isra ayat 78 yang berbunyi,
Artinya: “Dirikanlah sholat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula sholat) Subuh. Sesungguhnya sholat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).”
Keutamaan Sholat Fardhu Dalam haditsnya, Nabi Muhammad SAW telah mengingatkan keutamaan sholat fardhu. Salah satunya bagi yang senantiasa menjaga sholat maka dijanjikan cahaya dan petunjuk pada hari kiamat kelak.
Artinya: “Siapa saja yang menjaga sholat maka dia akan mendapatkan cahaya, petunjuk dan keselamatan pada hari kiamat.
Sedangkan, siapa saja yang tidak menjaga sholat, dia tidak akan mendapatkan cahaya, petunjuk dan keselamatan. Dan pada hari kiamat nanti, dia akan dikumpulkan bersama dengan Qarun, Firaun, Haman, dan Ubay bin Khalaf.” (HR Ahmad).
Lalu Ibadah Sholat bagaimanakah yang apabila sholatnya baik, ibadah lain baik ?
Yakni Syarat Ibadah Sholat Yang Baik dan berpengaruh pada Ibadah yang lain Baik diantaranya :
Ibadah sholat yang baik memenuhi dari Hal yang mendasar Pada Ibadah Sholat itu sendiri Baik Syarat dan rukunnya
Menjaga kekhusyu’an Ibadah Sholat, Bagaimana Khusyu’ dalam Ibadah Sholat ? Yakni kita seperti Berkomunikasi, bercengkrama dan merasa dilihat Allah SWT.Kata khusyu’ adalah masdar dari kata (خَشَع يَخْشَعُ خُشوعاً) yang berarti tunduk, rendah dan takut.Sederhananya, khusyu’ adalah suatu keadaan hati seseorang berupa ketenangan, ketundukan, rasa takut, kerendahan diri di hadapan Allah swt yang nantinya akan memunculkan sikap dalam bentuk fisik, baik berupa ketundukan, kerendahan diri, menundukkan pandangan dan merendahkan suara.
Ibadah sholat yang mengantarkan baik ibadah lainnya, dengan mengaplikasikan gerakan, bacaan Sholat kepada kehidupan sehari-hari yang dengan demikian otomatis dalam hidupnyq menjadi baik.
Shalat sebagai pembeda antara orang yang benar-benar beriman atau tidak. Shalat juga bisa mendatangkan keberkahan dalam kehidupan dan lainnya.
Shalat sebagai pembeda antara orang yang benar-benar beriman atau tidak. Shalat juga bisa mendatangkan keberkahan dalam kehidupan dan lainnya.
Dalam Islam, shalat memiliki kedudukan yang tidak bisa ditandingi oleh ibadah lainnya. Sebab, ia merupakan tiang agama. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
… pokok segala urusan adalah Islam, tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah jihad di jalan Allâh …
Shalat sebagai pembeda antara orang yang benar-benar beriman atau tidak. Shalat juga bisa mendatangkan keberkahan dalam kehidupan dan lainnya. (****//Berbagai Sumber)
Bimantika.net -Usai melakukan pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Bima dan pelepasan kafilah Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Kabupaten Bima yang akan berlaga di tingkat Provinsi NTB Kamis (8/6), Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) didampingi Staf Ahli Bupati Iwan Setiawan, SE, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Fatahullah, S. Pd dan Kabag Operasional Polres Bima Kompol Herman menerima penyampaian aspirasi elemen masyarakat Donggo dan Soromandi yang bergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) di ruang rapat utama Kantor Bupati Bima.
Koordinator Umum FPR Afian bersama Afrijal dan Ainul Muwaris mewakili rekan-rekannya menyampaikan aspirasi agar ruas jalan Wadukopa yang tengah mereka perjuangkan dan menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bima perbaiki atau ditingkatkan.
Elemen FPR juga mengharapkan agar rekan-rekan mereka yang beberapa waktu lalu dan menjalani pemahaman APH dibebaskan.
Menanggapi aspirasi elemen masyarakat Donggo-Soromandi tersebut, Bupati Bima menyampaikan, secara teknis OPD terkait melalui Bidang Bina Marga sudah melakukan survei dan pengecekan dalam menangani sejumlah ruas jalan yang sudah dan belum ditangani, khususnya di Wadu Kopa, desa O’o dan sejumlah ruas jalan lainnya yang memerlukan penanganan.
Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen untuk terus memperjuangkan pengaspalan ruas jalan Wadukopa melalui amggaran pemerintah pusat. Jika tidak lolos melalui anggaran Perpres akan diupayakan pada APBD-Perubahan T.A 2023.
Meskipun anggaran yang ada belum sepenuhnya bisa memperbaiki semua jalan yang ada tetapi dengan negara itu menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki kondisi dengan jalan yang ada”. Terang Bupati.
Terkait permohonan penangguhan penahanan elemen FPR, Bupati menjelaskan, penangguhan penahanan merupakan kewenangan Aparat Penegak Hukum yang tidak bisa diintervensi oleh pemerintah daerah dan meminta semua pihak menghormati proses hukum”.
Namun demikian, Pemerintah daerah siap memfasilitasi langkah-langkah untuk mencari solusi terbaik terkait penahanan elemen masyarakat yang memperjuangkan perbaikan ruas jalan tersebut. Pungkas Bupati. (***)
Bimantika.net -Liquified Petroleum Gas (LPG) mengalami kelangkaan di Kabupaten dan Kota Bima. Atas kelangkaan LPG tersebut salah satu organ Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota Bima menggelar Aksi Demonstrasi pada hari Kamis (8/6/2023) di PT. Pertamina Cabang Bima.
Adalah LSM Lembaga Transparansi dan Kebijakan Anti Korupsi (LATSKAR) menggelar aksi depan Kantor Pertamina, Kamis (8/6) sekitar pukul 09.00 wita dengan berbagai bentuk tuntutan Aksi.
Kelangkaan tabung gas LPG yang 3 Kg yang hampir sebulan di wilayah Kota dan Kabupaten Bima meresahkan masyarakat dan rakyat sangat kesulitan mendapatkan gas untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
LSM LATSKAR mengelar aksi Demonstrasi semata-mata ikut merasakan betapa susahnya rakyat pengguna LPG 3 kg.
Korlap Aksi Ardiansyah menyampaikan, kelangkaan gas tersebut merupakan tanggung jawab pihak Pertamina Bima, karena tidak bisa mengatur tentang pembagian gas LPG pada masyarakat melalui agen yang ditentukan dan ditetapkan oleh pihak PT. Pertamina .
“Ada dugaan kuat, bahwa para agen atau pengecer menimbun tabung gas dan kemudian menjual dengan harga di atas HET” ujarnya.
Disamping langka, LPG 3 Kg pun kini harganya melambung naik sehingga semakin sengsarakan rakyat arus bawah pengguna LPG 3 Kg.
“Kami menduga kelangkaan gas LPG ini akibat kelalaian pihak Pertamina yang tidak memiliki sisi kontrol yang baik pada para agen atau pengecer, sehingga terjadi kelangkaan seperti ini,” Ungkapnya
Dalam orasinya ia menyebut bahwa para pengecer atau agen lebih menjual ke masyarakat menengah ke atas ketimbang menjual ke masyarakat menengah ke bawah.
“Ini ada mafia yang melakukan manufer ditengah kelangkaan LPG 3 kg, Padahal tabung gas yang 3 Kg itu diperuntukkan ke masyarakat miskin, lantas kenapa pihak Pertamina tidak mengontrol” katanya.
LATSKAR mendesak Pertamina segera mencabut izin pengecer atau agen yang dinilai nakal yang seenaknya menaikkan harga LPG 3 kg.
Selain itu, meminta DPRD Kota dan Kabupaten Bima untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak Pertamina.
Tuntutan lainnya meminta Pemkot Bima melalui Dinas terkait segera mengevaluasi harga jula gas LPG yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi. (***)