373 Tenaga PPPK Terima SK, Bupati IDP : “Semoga Bisa Mengabdi Untuk Melayani Rakyat”

jpn

Bimantika.net -Pada tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Bima mendapatkan Alokasi Formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 679 Tahun 2022 tanggal 9 September 2022 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.

Tahun 2022 tersebut, Pemkab Bima mendapatkan Alokasi sebanyak 549 tenaga PPPK yang terdiri dari 373 formasi tenaga fungsional guru, 90 formasi tenaga Fungsional Kesehatan dan 86 PPPK Fungsional Tenaga Teknis.

Demikian dikatakan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP (IDP) yang didampingi Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M.Noer, Asisten III Setda Drs. H.Arifudin Kamis (20/7) saat memberikan arahan dihadapan para tenaga PPPK formasi fungsional di GOR Panda Palibelo.

“ASN yang menerima SK tersebut telah melalui seleksi nasional dibawah tanggung jawab dari Kemendikbudristek R.I dan difasilitasi oleh Panitia Daerah yang dimulai bulan September 2022”. Jelas Bupati dihadapan para Korwil Pendidikan yang turut hadir pada kesempatan tersebut.

Berkaitan dengan penyerahan desa tersebut Bupati mengharapkan agar tenaga ketiga agar dapat bertugas dan mengabdi secara profesional dan mampu menjembatani dengan baik di masing-masing unit kerja.

Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima Drs. Agus Salim, M.Si mengatakan, peserta yang dinyatakan lulus sebanyak 373 terdiri dari 75 orang Guru Pendidikan Agama Islam, 6 orang Guru Bahasa Indonesia, 8 orang Guru Bahasa Inggris dan 4 orang Guru Bimbingan Konseling

Formasi lainnya adalah 3 Guru IPA, 4 orang Guru IPS, 252 Guru Kelas SD, 5 orang Guru Matematika, 13 orang Guru Penjaskes dan 3 orang Guru PPKN. Semua PPPK Fungsional Guru diangkat dalam kelas jabatan IX (Sembilan) setara dengan Golongan III. Terangnya. (***)

Walikota HML Kenalkan Smart City Berbasis Digitalisasi pada Siswa SMU

jpn

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memberikan pengarahan kepada pelajar Sekolah Menengah Umum (SMU) sederajat yakni SMA/SMK/MA di Aula Pemerintah Kota Bima (20/7/2023)

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Bima menyampaikan beberapa arahan serta hasil capaian Pemerintah Kota Bima dalam Pembangunan Daerah.

Wali Kota sengaja mengundang Siswa-Siswi SMA, SMK, dan MA untuk memberikan pemahaman tentang Kota Bima sebagai Kota Smart City yang dalam beberapa tahun terakhir banyak menghasilkan Inovasi-Inovasi Daerah dan masuk dalam tingkat penilaian nasional.

“Untuk itu saya sangat berharap kepada siswa-siswi yang hadir saat ini menjadi generasi yang cerdas sehingga SDM di Kota Bima berkualitas, mungkin saja generasi saat ini suatu saat bisa menjadi Kepala Dinas, Anggota DPRD bahkan Wali Kota”. Ujarnya

Beliau Juga menyampaikan bahwa di sekolah-sekolah sudah menerapkan kurikulum Maja labo dahu, Karena kesuksesan seseorang bukan bertumpu kepada kepintaran, namun pondasi seseorang untuk meraih kesuksesan yaitu dengan akhlak yang baik.

“Oleh sebab itu saya menggagas pendidikan karakter jangan sampai putera-puteri kita terjebak kerena karakter yang rusak, karena percuma cerdas kalau akhlak tidak baik”. Tegasnya

Tak hanya itu, H.M Lutfi juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bima dalam melayani masyarakat sudah berbasis digital, bahkan disetiap sudut lampu merah Kota Bima sudah terpasang CCTV, Wifi RT/RW sudah terpasang sehingga memudahkan anak-anak untuk belajar dan melayani kepentingan masyarakat berbasis android.

“Kita juga harus bangga mengingat di NTB cuma di Kota Bima yang memiliki Comand Center sebagai inovasi Pemkot Bima dalam merespon perkembangan tekhnologi dan kebutuhan daerah”. Ujar Wali Kota.

Untuk menciptakan generasi yang pintar dan cerdas Pemerintah Kota Bima juga sudah membangun Perpustakaan Daerah yang tidak kalah bagus dengan daerah-daerah lain, terdapat puluhan ribu judul buku dan juga puluhan ribu judul buku digital yang setiap tahunnya ditambah untuk di pelajari, selain itu juga ada pembelajaran bahasa asing yaitu Bahasa Inggris, Mandarin dan Bahasa Arab. Lanjut Wali Kota.

Sementara di Pembangunan Infrastruktur Kota Bima satu-satunya Kota yang mendapatkan bantuan dari bank dunia untuk pembangunan Drainase di Kota Bima.

Diakhir Wali Kota dan seluruh jajaran mengajak siswa-siswi SMA/SMK/MA untuk meninjau Command Center secara bergiliran. (***)

Pesan Religius Walikota Bima Saat Buka Festival Qasidah DPD LASQI Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima menghadiri sekaligus membuka Festival Qasidah Bintang Vokalis dan Pop Religi yang diprakarsai oleh DPD LASQI Kota Bima Tahun 2023. Bertempat di Gedung Convention Hall Paruga Na’e, pada Kamis, 20 Juli 2023.

Festival Qasidah yang digelar oleh DPD LASQI Kota Bima dibawah asuhan Hj. Eliya H. Muhammad Lutfi sebagai ajang mencari bibit unggul untuk diikutsertakan pada Festival LASQI tingkat Provinsi NTB yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa Barat pada Agustus 2023.

Wali Kota Bima hadir didampingi Plh Sekda Kota Bima, seluruh Staff Ahli, Seluruh Asisten, Seluruh Kepala Perangkat Daerah, Seluruh Kabag, Camat dan Lurah se Kota Bima.

H. Muhammad Lutfi, SE menyampaikan, acara LASQI merupakan bagian penting dari ummat islam, untuk itu Kementerian Agama terus memberikan perhatian terhadap seni qasidah yang merupakan salah satu syiar islam, yang juga termasuk didalam dakwah kontemporer.

“Festival ini akan terus diadakan, selain untuk melestarikan budaya yang bernafaskan islam, juga untuk menggali potensi masyarakat,” ujarnya.

Wali Kota Bima menjelaskan, tujuan diadakannya festival qasidah ini adalah untuk melestarikan seni budaya islam sebagai bagian dari khasanah budaya bangsa, memperkuat nilai religi dan budaya islam di tengah masyarakat. Imbuhnya.

“Bukan hanya majelis taklim, namun festival ini harus menjadi semangat untuk anak muda dan masyarakat sebagai umat islam, karena selama ini terkesan qasidah hanya dimiliki oleh majelis taqlim,” tutur Wali Kota.

Di samping itu beliau juga menghimbau dan memberikan masukan-masukan kepada remaja dan masyarakat di Kota Bima untuk tetap mengindahkan seni islamiah dan menjaganya dari kemajuan jaman.

Menurutnya, di jaman sekarang kita lebih banyak mendengar lagu yang memuji manusia, jarang sekali ada lagu yang dinyanyikan dengan memuji Allah dan Rasulullah, ini yang mesti kita semua sadari bagaimana kecintaan kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Jelasnya.

Diakhir, beliau berharap semoga festival ini memberikan contoh yang sangat bernilai positif untuk masyarakat, dapat menumbuhkan pikiran-pikiran yang islami di tengah masyarakat, sehingga masyarakat Kota Bima bisa tumbuh dengan nilai-nilai religi yang memperkuat kecintaan terhadap tuhan, dan pemenang pada festival ini bisa membawa prestasinya untuk mengharumkan nama Kota Bima di tingkat Provinsi.

“Mari kita berikan apresiasi dan dukungan penuh untuk anak-anak kita yang mengikuti festival ini untuk kita antarkan ke tingkat provinsi bahkan tingkat Nasional, mudah-mudahan prestasi yang diraih peserta akan lebih baik dari tahun sebelumnya.” Tutupnya.

Jumlah Peserta yang mengikuti Festival LASQI tersebut yaitu Bintang Vocalis sebanyak 10 peserta yang berasal dari 5 kecamatan se Kota Bima, Pop Religi 9 orang dan 4 peserta Qasidah. Nantinya, pemenang akan mewakili Kota Bima di LASQI tingkat Provinsi NTB. (***)

Kisah Sahabat Nabi, Kaya Raya Yang Gemar Bersedekah Namun Berdo’a Untuk Miskin

jpn

Bimantika.net -Di dalam Al-Qur’an, Surah Ali Imran ayat 134 dan At-Thalaq ayat 7 menerangkan bahwa tanda-tanda orang yang bertaqwa adalah orang yang mampu menginfakkan hartanya (sedekah) dalam keadaan lapang dan sempit.

Orang yang gemar melakukan amal baik seperti bersedekah sangat dicintai oleh Allah SWT. Keberkahan hidup terutama dalam hal rezeki akan mudah didapatkan. Bersedekah akan lebih mudah dilakukan pada keadaan yang lapang. Namun, sedekah di waktu sempit atau susah juga dianjurkan oleh Allah SWT.

Meskipun sedang mengalami kesulitan, tidak ada salahnya untuk selalu menunaikan sedekah terhadap sesama. Bahkan, bersedekah dalam keadaan susah akan mendapatkan balasan yang lebih berlimpah dari Allah SWT. Berikut ini ulasan terkait hal tersebut.

Ada beberapa kisah sahabat Nabi, ada sahabat yang paling kaya dan juga gemar bersedekah.

Sahabat Nabi salah satunya yaitu itu Abdurrahman bin Awf. Abdurrahman bi Awf adalah pebisnis muslim yang sukses.

Menjadi orang terkaya, Abdurrahman bin Awf tidak membuat dirinya lupa akan kewajibannya. Ia tetap rajin beribadah dan rajib bersedekah.

Semakin banyak harta yang ia sedekahkan, tidak membuat Abdurrahman bin Awf miskin namun malah membuat hartanya semakin melimpah.

Hal ini seperti yang dijanjikan oleh Allah dalam firmanNya dalam QS: Al Baqarah ayat 261, yang bunyi dan artinya:

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

(261) perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang – orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap – tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Janji Allah pasti dan itu terbukti pada Abdurrahman bin Awf. Saat kaum muslim berhijrah ke Madinah. Semua hartanya Abdurrahman bin Awf, ia tinggalkan.

Di Madinah Abdurrahman bin Awf tidak menjadi miskin. Namun dari kerja kerasnya, cerdas dalam berbisnis dan gemar bersedekah Abdurrahman bin Awf menjadi kaya kembali. Abdurrahman bin Awf merupakan orang yang terlanjur kaya, sehingga sering disindir Oleh Rasullullah, bahwa Abdurrahman akan masuk surga dengan berjalan merangkak. Para sahabat penasaran ketika mendengar perkataan Rasulullah ini.” Kenapa dia masyk dengan merangkah tidak seperti sahabat lainnya yang berjalan super kilat pada waktu masuk surga?” Rasullah SAW menjawab: “sebab dia terlalu kaya”

Abdurrahman bin Awf sering menangis teringat sabda Rasulullah ini. Oleh sebab itu beliau sering berdoa:”jadikan aku ini miskin!.

Dalam catatan sejarah, pada akhir hayatnya Abdurrahman bin Awf berwasiat membagi hartanta menjadi 3 bagian: 1/3 dibagikan untuk modal usaha sahabatnya; 1/3 untuk melunasi hutang – hutangnya; dan 1/3 lagi untuk dibagi – bagikan kepada fakir miskin.

Semua dilakukan untuk meringankan langkahnya memasuki pintu surga.

Dari kisah Abdurrahman bin Awh di atas dapat diambil pelajarannya, yatiu kerja keras, usaha yang halal serta tetap taat beribadah kepada Allah Subhanahu wata’ala merupakan kunci kesuksesan di dunia dan akhirat. (//***//Berbagai Sumber)

Surga Ma’wa Untuk Umat Nabi Muhammad SAW

jpn

Foto : Tangkapan Layar Geogle

Bimantika.net -Kata Ma’wa biasa digunakan untuk menunjukkan tempat tinggal. Akar katanya adalah awa-yawi yang artinya menyatu dengan suatu tempat dan menetap di sana.

Ahli tafsir Atha mengatakan, surga Ma’wa disebut sebagai tempat tinggal Jibril dan para malaikat lainnya.

Keberadaan surga Ma’wa disebut dalam QS. An-Najm ayat 15,

عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ

“Di dekatnya ada surga tempat tinggal.”

Jannatul Ma’wa menjadi tempat para hambaNya yang bertakwa, beramal shalih, menahan hawa nafsu, dan meyakini kebesaran Allah SWT.

Surga Ma’wa diciptakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta`ala dari zamrud hijau. Kandidat penghuninya, adalah:

– Orang-orang yang bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta`ala. (QS. An-Najm [53]: 15)

– Orang-orang yang benar-benar beriman dan berawal shalih. (QS. As-Sajdah [32]: 19)

– Orang-orang yang takut kepada kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala dan menahan diri dari hawa nafsu yang laknat. (QS. An-Nazi’at [79]: 40-41)

Tentang Surga Ma’wa ini juga terkait dengan kisah pemimpin para malaikat yaitu Jibril AS. Saat berdialog dengan Allah SWT.

“Sekiranya umat yang bergelimang dosa itu mau mengerjakan shalat dua rakaat, sekalipun shalatnya banyak kekurangan, waktunya pun tergesa-gesa dan tidak konsentrasi, maka demi kemulian dan keagungan-KU, sungguh shalat mereka itu lebih AKU sukai dari pada shalatmu! Mengapa? Karena shalat mereka berdasarkan perintah-KU, sedangkan shalatmu itu bukan berdasarkan perintah-KU!”

Jibril: “Ya TUHANku lalu apakah balasan yang bakal ENGKAU berikan atas ibadah mereka?”

ALLAH: “Balasan yang bakal AKU berikan adalah Surga Ma’wa.”

Mendengar kata “Surga Ma’wa” sebagai balasan atau ganjaran kepada umat Islam yang mengerjakan perintah Allah SWT yang mengerjakan shalat dua rakaat, tentu saja malaikat Jibril menjadi sangat berkeinginan melihat seperti apa wujudnya “Surga Ma’wa” itu.

Lalu, Jibril memohon izin kepada ALLAH agar diperkenankan melihatnya. Maka ALLAH-pun mengabulkan permohonan Jibril ini, sehingga dia segera berangkat menuju surga tersebut, dia bentangkan seluruh sayapnya lalu terbang untuk menempuh perjalanan menuju “Surga Ma’wa” .

Pada awalnya tentu saja malaikat Jibril tidak mengetahui berapa jauh sesungguhnya jaraknya Surga Ma’wa itu. Tetapi baru diketahui ketika setiap kali dia membuka sepasang sayapnya maka dia berhasil mencapai jarak sejauh 300.000 tahun perjalanan, tetapi belum juga tampak “Surga Ma’wa.

Begitu juga setiap menutupkan sayap padahal ia terbang selama tiga ratus ribu tahun serta memiliki sayap tiga ratus pasang sayap atau enam ratus buah. Namun sejauh itu ia belum berhasil mencapai tujuannya yaitu Surga Ma’wa.

Setelah merasa begitu letih Jibril-pun beristirahat disebuah pohon raksasa dia bersujud kepada ALLAH SWT seraya mengadu: ” Ya ALLAH, apakah perjalananku telah sampai separuhnya, ataukah baru dua pertiga atau bahkan separuhnya?

ALLAH SWT berfirman kepadanya: “Hai Jibril walau pun kau mampu terbang tiga ratus ribu tahun dengan sayap-sayapmu yang sudah ada dan AKU tambah lagi enam ratus sayap, niscaya kamu tidak akan sampai kepada sepersepuluh dari perpuluhan yang telah AKu-berikan kepada umat Muhammad terhadap imbalan shalat dua raka’at yang mereka kerjakan!

Alangkah beruntungnya umat Muhammad ﷺ yang istiqamah mengerjakan perintah shalat tak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Demikian besar ganjaran yang diberikan Allah SWT kepada kaum muslimin yang secara konsisten penuh dengan ketulusan mengerjakan perintah shalat.

Sudah sangat wajar dan seharusnya demikian, ibadah yang kita lakukan, sholat dan ibadah-ibadah yang lainnya, hanya ditujukan kepada Allah semata.(***//berbagai sumber)

Allah Menjanjikan Surga Untuk HambaNYA Yang Beriman dan Bertaqwa

jpn

Foto : Penelusuran Geogle

Bimantika.net -Ayat Al-Quran tentang surga dan neraka tentunya cukup sering muncul di berbagai surat. Ayat-ayat ini tentunya bisa menjadi acuan kamu dalam mengenal surga dan neraka dalam agama Islam. Seperti yang diketahui, surga dan neraka adalah tempat tinggal manusia di kehidupan akhirat.

Surga adalah alam akhirat yang membahagiakan roh manusia yang hendak tinggal di dalamnya (dalam keabadian). Sementara itu, neraka adalah alam akhirat tempat orang kafir dan orang durhaka mengalami siksaan dan kesengsaraan.

Ayat Al-Quran tentang surga dan neraka bisa membuat kamu memahami bagaimana gambaran tempat tinggal manusia di akhirat ini. Hal ini tentunya juga bisa membuat seorang muslim untuk lebih rajin lagi dalam beribadah.

Berikut surah Ali Imran ayat 131 dan 133 yang menjadi salah satu ayat Al-Quran tentang surga dan neraka:

وَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِيْٓ اُعِدَّتْ لِلْكٰفِرِيْنَ ۚ

Artinya: “Dan pelihara lah dirimu dari api Neraka, yang telah disediakan bagi orang-orang kafir.” (QS Ali ‘Imran: 131)

وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ

Artinya: “Dan ber segeralah kamu mencari ampunan dari Rabbmu dan mendapatkan Surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS Ali ‘Imran: 133).

Salah satu SurgaNYa Allah Adalah Jannah Darul Ma’wa adalah surga yang dijanjikan oleh Allah SWT sebagai tempat tinggal bagi para penghuni yang beriman dan beramal saleh. Surga ini dihiasi oleh keindahan dan kenikmatan yang luar biasa.

Surga dalam agama Islam merupakan tempat yang diidamkan oleh setiap muslim. Surga dianggap sebagai tempat yang sangat indah dan penuh dengan kenikmatan yang tidak terbayangkan oleh manusia. Surga juga dianggap sebagai hadiah dari Allah bagi mereka yang beriman dan beramal saleh.

Menurut ajaran Islam, surga adalah tempat yang penuh dengan kebahagiaan dan kedamaian yang abadi. Para penghuni surga akan hidup selamanya dalam kebahagiaan dan kebebasan dari segala penderitaan dan kesulitan.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, bagi mereka surga Firdaus menjadi tempat tinggal.” (QS. Al-Kahfi: 107)

Berikut ini adalah beberapa nama surga yang ada dalam agama Islam:

Jannah Firdaus Jannah Firdaus adalah surga yang paling tinggi derajatnya.

Surga ini dijanjikan oleh Allah SWT kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Surga ini dihiasi oleh keindahan dan kenikmatan yang luar biasa.

Jannah Adn Jannah Adn adalah surga yang memiliki keindahan dan kenikmatan yang luar biasa. Surga ini memiliki delapan pintu yang masing-masing memiliki keistimewaan dan keindahan yang berbeda-beda.

Jannah Naim Jannah Naim adalah surga yang memiliki kesenangan dan kenikmatan yang tidak terbayangkan oleh manusia. Surga ini dijanjikan oleh Allah SWT bagi mereka yang taat kepada-Nya dan menjauhi segala jenis kemaksiatan.

Jannah Darul Ma’wa Jannah Darul Ma’wa adalah surga yang dijanjikan oleh Allah SWT sebagai tempat tinggal bagi para penghuni yang beriman dan beramal saleh. Surga ini dihiasi oleh keindahan dan kenikmatan yang luar biasa.

Jannah Al-Khuld Jannah Al-Khuld adalah surga yang dijanjikan oleh Allah SWT bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Surga ini merupakan tempat tinggal yang abadi dan kebahagiaan yang tak terhingga.

Dalam agama Islam, surga bukanlah tempat yang mudah untuk dicapai. Untuk mencapai surga, setiap muslim harus beriman dan beramal saleh sepanjang hidupnya.

Selain itu, setiap muslim juga harus memperbanyak ibadah dan menjauhi segala jenis kemaksiatan.

Dengan demikian, setiap muslim akan dijanjikan surga yang indah dan penuh dengan kenikmatan yang tidak terbayangkan. (***//Berbagai Sumber)

Perbanyak Amalan Di Bulan Muharram Sesuai Anjuran Allah

jpn

Bimantika.net -Amalan yang Dianjurkan pada Bulan Muharram Memperbanyak surah Al-Ikhlas sebanyak 1.000 kali.

Menghindari perbuatan buruk, maksiat. Kita disarankan untuk memperbanyak kebaikan sekecil apapun. Perbanyak sedekah dan melakukan pekerjaan fokus dan ikhlas.

Bulan Muharram merupakan bulan yang pertama pada kalender hijriyah. Tanggal 1 Muharram disebut sebagai tahun baru Islam.

Tak hanya mengikuti euforia perayaannya, sebagai Muslim sudah seharusnya mengetahui amalan sunnah yang dianjurkan pada bulam Muharram.

Amalan sunnah ini dilakukan sebagai sarana memperbaiki dan introspeksi diri agar lebih labik lagi dalam memasuki tahun yang baru.

Bulan Muharram adalah salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT setelah bulan Ramadhan. Maka dari itu tak ada alasan bagi umat Islam untuk tidak melaksanakan beberapa amalan yang akan dibahas dalam artikel berikut ini.

  1. Merenung dan Bermuhasabah Diri
    Amalan menyambut bulan Muharram yang penting adalah bermuhasabah diri. Manfaatkan momen pergantian tahun hijriyah ini untuk merenungkan perjalanan hidup, memperbaiki diri, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
  2. Membaca Doa Awal Tahun dan Akhir Tahun
    Perbanyaklah membaca doa dan dzikir, seperti istighfar, tahmid, takbir, dan salawat, sebagai ungkapan syukur dan memohon ampunan di awal tahun baru Hijriyah.
  3. Memperbanyak Ibadah
    Tingkatkan ibadah seperti shalat sunnah, membaca Al-Quran, dan melakukan amal kebaikan. Manfaatkan waktu ini untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas ibadah Anda.
  4. Berpuasa Sunnah
    Amalan bulan Muharram lainnya yakni puasa sunah Tasua, Asyura, 11 Muharram dan Ayyamul Bidh. Masing-masing memiliki keutamaan pahala yang besar. Puasa yang paling utama pada bulan Muharram adalah puasa pada hari kesepuluh diikuti satu hari sebelum dan sesudahnya, yaitu tanggal 9 dan 11.
  5. Menyambung Silaturahmi
    Menyambung silaturahmi tidak hanya mempererat tali persaudaraan akan tetapi juga mendapatkan ridha Allah SWT.
  6. Perbanyak Bersedekah
    Amalan bulan Muharram yang tidak boleh tertinggal yakni sedekah. Keutamaan bersedekah tidak main-main, bahkan Allah SWt berjanji akan mengganti setiap sedekah baik di dunia maupun akhirat.

“ Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya” (QS. Saba’: 39).

  1. Mengingat Kematian dengan Ziarah Kubur
    Pergantian tahun menjadi pengingat penting akan sementara dan singkatnya kehidupan di dunia ini. Perhatikan bahwa akhirat adalah tujuan utama kita, dan jadikan hal itu sebagai motivasi untuk meningkatkan amal ibadah dan persiapan untuk kehidupan setelah mati.
  2. Menyebarkan Kebaikan
    Manfaatkan kesempatan ini untuk menyebarkan kebaikan, memberikan sedekah, membantu sesama, dan melakukan amal saleh dalam rangka membantu orang lain dan meningkatkan hubungan sosial.
  3. Merencanakan Perbaikan
    Buatlah rencana dan tujuan yang baik untuk diri sendiri di tahun baru ini, baik dalam hal ibadah, kehidupan pribadi, maupun sosial. Tetaplah fokus pada upaya perbaikan diri dan pencapaian yang lebih baik.
  4. Menghadiri Majelis Ilmu
    Manfaatkan momen tahun baru Hijriyah untuk menghadiri majelis ilmu, ceramah, atau kajian agama yang membantu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Anda tentang Islam.

Bulan Muharram adalah bulan yang pertama di tahun Hijriyah, yang memiliki banyak keistimewaan. Bahkan masuk ke dalam jajaran bulan mulia, dengan keutamaan Bulan Muharram sangat penting diketahui.

Berbagai ibadah, dianjurkan Rasulullah untuk menjadi amalan di bulan tersebut. Begitu juga beberapa sunnah yang disarankan untuk dilakukan pada bulan tersebut, wajar saja jika banyak keutamaan didapat jika melakukan berbagai amalan. (***//Berbagai Sumber)

Polisi Olah TKP Kasus Pencurian dan Pemerkosaan di Kadindi

jpn

Bimantika.net – Gerak cepat Personil Polsek Pekat, dipimpin Kapolsek Iptu Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos., melakukan upaya identifikasi sekaligus pengungkapan pelaku Tindak Pidana Pencurian dan Pemerkosaan, di Dusun Montong Sari, Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Atas peristiwa tersebut korban mengalami kondisi trauma bahkan harus kehilangan uang hasil keringatnya sekitar Rp. 2 juta rupiah. Sementara para pelaku merupakan orang tak dikenal (OTK) dan hingga kini masih dalam penyelidikan.

Saat dimintai keterangan, Kapolsek Muhammad Sofyan Hidayat menyebutkan bahwa kejadian nahas ini menimpa seorang Ibu Rumah Tangga, inisial SF (65), saat dirinya pulang dari kediaman anaknya yang tak jauh dari rumahnya, Minggu (16/7/2023) sekira pukul 22.00 Wita malam lalu.

“Korban disekap, bahkan sempat disetubuhi, kemudian mengambil sejumlah uang dua juta rupiah yang disimpan di balik BH korban,” ungkap Kapolsek.

Dari penuturan korban juga, terduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang di mana mereka masuk melalui fentilasi rumahnya dalam keadaan rumah gelap gulita.

Menyadari hal itu, sambung Kapolsek, korban meminjam senter dari tetangganya untuk selanjutnya sekira pukul 00.00 Wita korban menuju kediaman anaknya dan melaporkan kejadian yang menimpanya.

“Sekitar pukul 04.50 wita, keluarga korban datang ke Polsek Pekat untuk melaporkan kejadian tindak pidana Pencurian dan Pemerkosaan yang menimpa ibu kandungnya, dan kemudian anggota piket mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari kebenaran atas informasi atau pengaduan dari anak kandung korban,” papar Kapolsek.

Masih dari pengakuan korban, bahwa korban mengaku mencurigai salah seorang pria paruh baya yang juga masih tetangga korban tak jauh dari rumahnya. Di mana pria tersebut, suatu harinya pernah menunjukkan alat kelamin tanpa sebab pada korban.

“Sembari menunggu proses penyelidikan, situasi sekitar terpantau aman dan kondusif,” pungkas Kapolsek.(***)

Bupati IDP : Momentum Tahun Baru Islam, Wahana Refleksi

jpn

“Mari jadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriyah ini sebagai refleksi tahun sebelumnya dan upaya kita dalam menata diri dan menata keimanan kita untuk ke depan”.
Ungkap Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP (IDP) Rabu (19/7) saat menyampaikan sambutan pada Peringatan tahun Baru Islam 1445 H tingkat Kabupaten Bima.

Di Tahun 2023 ini, Pemkab Bima menyelenggarakan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H mengangkat tema “Dengan Peringatan Tahun Baru 1 Muharram 1445 Hijriyah, Kita Refleksikan Kemajuan Peradaban Umat Islam Madinah Untuk Bima RAMAH ” di masjid Al-Amin Desa Rato-Bolo.

Bupati IDP hadir beserta Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi S.IP, M.IP, Asisten II Setda Ir. Syaifudin, sejumlah kepala OPD, Kabag Setda dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bima Drs. H. Zainudin.

Pada kesempatan itu, Bupati IDP mengajak seluruh elemen untuk selain memakmurkan masjid, juga merawat dan menjaga kebersihan tempat ibadah agar para jamaan merasa nyaman dalam beribadah.

Pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi S.IP, M.IP atas nama keluarga Alm. H. Ferry Zulkarnain, ST menyerahkan bantuan biaya perawatan Masjid Al-Amin Rato Bolo senilai Rp.30 juta.

Sebelum dilakukan ceramah agama, warga kecamatan Bolo baik para siswa didik, elemen masyarakat mengikuti kegiatan Pawai 1 Muharram yang dilepas pada tiga titik star dan diterima Kadis Pariwisata Drs. A. Salam Gani, M.Pd, Camat Bolo Dra.Hj.Arabiah dan Muspika di panggung kehormatan depan Masjid Al-Amin.

Dalam kesempatan tersebut, penceramah TGH Drs. H. Abdurrahim Haris, MA dalam tausiahnya menjelaskan “dalam berhijrah Nabi Muhammad SAW membangun peradaban baru dan menciptakan kehidupan sosial ekonomi yang lebih baik di tempat yang baru. Kita tentu berharap semoga momen Muharram dapat lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta silaturahmi. (***)

Sambut 1 Muharram 1445 H, Pemkot Bima Gelar Haflah Al-Qur’an dan Istighosah

jpn

Bimantika.net -Sebagai wujud rasa syukur dan upaya bermunajat kepada Allah SWT agar Kota Bima, bangsa dan negara senantiasa dijauhkan dari bencana dan musibah, serta sebagai upaya membumikan Al-Qur’an, Pemerintah Kota Bima melaksanakan Festival Haflah Alqur’an dan Istighosah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1445 Hijriah. Selasa, 18 Juli 2023.

Pada Festival Haflah dan Istighosah tersebut, Pemerintah Kota Bima menyiapkan hadiah utama paket umroh bagi 5 orang pengunjung serta hadiah menarik lainnya.

Hadir pada acara tersebut, Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Ketua PKK Kota Bima, Gubernur NTB, Ketua PKK NTB, Wakil Ketua Umum PBNU Bidang OKK, Ketua Umum MUI NTB, Pengurus MUI se Provinsi NTB, qori/qoriah Internasional dan 35 qori/qoriah Kota dan Kabupaten Bima.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam sambutannya mengatakan, acara ini merupakan kegiatan yang masuk dalam kalender event pemerintah Kota Bima yang pertama kali dilaksanakan di usia 21 tahun Kota Bima. Beliau selaku kepala daerah mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua pihak pada acara ini.

“Kenapa digelar festival haflah dan dirangkaikan dengan istighosah, tujuannya sederhana yakni berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT,” ujarnya.

“Mudah-mudahan di tahun yang akan datang Kota Bima, dan bangsa Indonesia terhindar dari bencana dan musibah,” ucap HM Lutfi.

Wali Kota Bima menambahkan, sudah barang tentu keberadaan acara ini merupakan hal yang baru bagi masyarakat Kota Bima. Tujuan pemerintah Kota Bima yakni membumikan alqur’an. kita banyak sekali mencetak qori dan qoriah, hampir tidak pernah didengarkan ayat suci alquran yang dibacakan secara terus menerus, ini baru pertama kali terjadi.

“Mudah-mudahan kedepan ini menjadi sebuah kebiasaan bagi orang Bima hingga mampu melahirkan dan mencetak generasi yang cinta baca alqur’an. Mudah-mudahan acara ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

Diakhir acara, dilanjutkan dengan pengundian hadiah utama bagi pengunjung yang mengikuti festival haflah dan istighosah yakni 5 paket umroh dan hadiah menarik lainnya.

Masyarakat yang berhasil meraih undian paket umroh dari Pemerintah Kota Bima antara lain, Faridah beralamat di RT 06/RW 03 Kelurahan Kodo Kecamatan Rasanae Timur, Suparjo beralamat di RT 05/RW 03 Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota dan Suhudiah Mutiarani Inti beralamat di RT 07/RW 08 Kelurahan Penanae Kecamatan Raba.

Sementara, 2 paket umroh yang belum diundi antara lain kecamatan Rasanae Barat dan kecamatan Mpunda akan diundi pada acara malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Bima pada Agustus 2023 di Kecamatan Rasanae Timur. (***)