Bimantika.net -Bhabinkamtibmas Polsek Sanggar Jajaran Polres Bima Polda NTB Bripka Pebriantoro SH melaksanakan Safari Ramadhan serta Sholat Isya dan Sholat Tarwih di Mesjid Nurul Yaqin Desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima.
Kamis malam (21/03/24) malam.Safari Ramadhan serta Sholat Isya dan dan Sholat Tarwih merupakan kegiatan rutin Bhabinkamtibmas Bripka Pebriantoro SH setiap Bulan Ramadhan.
Hal ini dilakukannya untuk meningkatkan tali silaturahmi antara Polisi dan Masyarakat, sehingga tercipta suatu hubungan yang positif untuk bersama sama menjaga situasi kamtibmas.
Usai Sholat Isya berjamaah, Bhabinkamtibmas menyempatkan untuk menyampaikan himbauan/pesan Kamtibmas kepada para jemaah Mesjid Baiturrahman Nurul Yaqin di Desa Binaannya.
Bripka Pebriantoro SH, mengajak kepada seluruh Jemaah untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas agar tetap aman kondusif serta tidak memakai knalpot brong yang tidak sesuai dengan Spesifikasinya serta tidak percaya berita-berita atau informasi hoaks.
“Mari bersama menjaga Kamtibmas. Tugas kita saling menjaga. Termasuk sebelum berangkat tarawih maupun akan istirahat malam, pastikan semua pintu sudah terkunci, kendaraan sepeda motor di kunci ganda serta tidak menggunakan perhiasan berlebih bila berpergian,” ajaknya.
Sementara itu, Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo, SIK., MIK., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan, Bhabinkamtibmas sebagai pembina keamanan dan ketertiban Masyarakat di wilayah desa binaan, maka perlunya menjalin hubungan silaturahmi bersama warga selama bulan Ramadhan.
“Hal ini bertujuan agar terjalin silaturahmi dan juga komunikasi antara bhabinkamtibmas bersama warganya serta dapat lebih mudah untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul pada lingkungan warga,” Tutupnya. (****)
Bimantika.net -Dalam rangka untuk meningkatkan ketaqwaan dan keimanan pada bulan suci Ramadhan, anggota Polsek Woha Polres Bima Polda NTB menggelar Sholat Tarawih dan Tadarusan.
Sholat tarawih dan tadarusan yang di rangkaian dengan Safari Ramadhan itu berlangsung di Masjid Bolly Mubarak Desa Rabakodo Kecamatan Woha Kabupaten Pada Kamis malam (21/3/2024) sekira pukul 20.00.Wita.
Selain meningkatkan ketaqwaan dan keimanan, kegiatan ini juga untuk mempererat silaturahmi antara pihak kepolisian dengan pemuka agama dan warga setempat.
Di Selah kegiatan tersebut, Aiptu Muslimin juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada tokoh agama, agar turut serta mengimbau warganya selalu menjaga kondusifitas kamtibmas pada bulan ramadhan.
” Tidak melakukan tawuran, tidak melakukan saur on the road, dan mengimbau tidak bermain petasan sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif pada bulan ramadhan ini.” Himbaunya.
Di kesempatan lain, Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo, S.IK., M.IK., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan, diharapkan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan bagi anggota Polri.
Disamping itu kegiatan ini juga bermaksud untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga hubungan antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin hubungan yang baik.(****)
Bimantika.net -Gerak Cepat Personel Polsek Belo Polres Bima meringkus terduga Penganiayaan di Desa Ngali Kecamatan belo Kabupaten Bima.
Kasus Penganiayaan itu terjadi pada Kamis malam (21/3/2024) sekira pukul 19.20. WITA di Desa Ngali.
Kronologi kejadian menurut Kasi Humas Polres Bima Iptu Adib Widayaka Berawal korban dan pelaku lagi duduk dirumahnya salah satu Warga, namun sempat terjadi cek-cok mulut dikarenakan korban tersinggung karena pelaku tidak mau rokok milk korban.
Kemarahan korban dikarenakan dua tahun yang lalu korban sempat mau melempar kepala pelaku dengan menggunakan batu, karena kesal dan tersulut emosi sehingga pelaku menusuk korban dengan menggunakan sebilah pisau.
Akibat kejadian tersebut Korban berinisial HM L/21 Warga Desa Ngali itu mengalami luka tusuk di pinggang kiri dan oleh pihak keluarga korban dilarikan ke Puskesmas (PKM) Ngali untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Belo yang mendapatkan informasi tersebut bersama anggotanya langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Sesampainya di TKP Iptu Zulkifli memberikan himbauan kepada pihak keluarga korban yang tersulut emosi itu agar menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Tidak lama kemudian tepatnya pukul 20.00. Personel Polsek Belo berhasil mengamankan terduga pelaku yang berinisial SD (L/19) Warga Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima.
Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK., M.IK., melalui Kapolsek Belo Iptu Zulkifli membenarkan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku penganiayaan di Desa Ngali.
“Benar kami telah mengamankan saudara SD satu jam setelah melakukan penganiayaan dan Saat ini terduga diamankan di Mapolres Bima untuk diproses hukum lebih lanjut” Kata Kapolres.
Sementara Motif Pelaku melakukan penganiayaan tersebut dilatarbelakangi oleh Dendam Lama Tutupnya. (***)
Bimantika net -Membangun daerah memerlukan sinergi, baik antara pemerintah dengan masyarakat maupun dengan sektor swasta. Masyarakat harus terus bergerak maju mengisi pembangunan.
Oleh karena itu pemerintah hadir di tengah masyarakat dalam beragam kesempatan untuk mendengar secara langsung dan memastikan program pemerintah berjalan dengan baik di tengah masyarakat.
Demikian sambutan Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE.M.IP (IDP) pada kegiatan Safari Ramadhan jajaran Pemerintah Kabupaten Bima Rabu (20/3/2024) di Masjid Al-Ikhlas desa Tonda Kecamatan Madapangga.
Bupati yang hadir bersama Wabup H. Dahlan, M.Noer, Pj. Sekda Suwandi, ST.MT, para pejabat Eselon II, Eselon III, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H.Mujiburrahman, S.Ag, Ketua Baznas Drs.H. Zainuddin.
Bupati IDP menjelaskan bahwa sinergi diperlukan pada semua tingkatan baik daerah hingga desa. Seperti halnya dalam penggunaan dana desa yang harus dimanfaatkan dan dikelola dengan baik.
“Dana Desa harus dimanfaatkan dengan baik. “Pengelolaan Dana Desa oleh kepala desa, BPD dan perangkat desa harus benar-benar saling bahu membahu dan taat asas, mulai dari tingkat perencanaan, pelaksanaan hingga monitoring dan evaluasi kegiatan. pastikan apa yang sudah direncanakan tidak ada kekurangan”. Terangnya.
Bupati juga mengajak umat Islam untuk terus membangun Masjid yang representatif agar bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan ibadah.
“Dalam membangun Masjid dan Mushola, masyarakat tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah tapi lebih mengedepankan swadaya masyarakat itu sendiri”. Tutup Bupati.
Pada kesempatan Safari Ramadhan di masjid Al-Ikhlas desa Tonda, Bupati juga menyerahkan paket kitab suci Al-Quran kepada Sekcam Madapangga Suriansyah, S.Sos dan paket paket sarung kepada jamaah. (***)
Bimantika.net -Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M. IP (IDP) hadir bersama Wakil Bupati Drs. H.Dahlan M.Noe, M. Pd (Dahlan) mengisi Bulan Puasa Ramadhan 1445 Hijriyah dengan melaksanakan kegiatan “Ramadhan Berbagi Pemerintah Kabupaten Bima”, Selasa, (20/3) di Masjid At-Taqwa Desa Kanca, Kecamatan Parado.
Bupati Bima yang juga didampingi Pj. Sekda Suwandi, ST, MT, Staf Ahli, Asisten Lingkup Sekretariat Daerah, Kepala OPD, Camat Parado Drs. Hamzah, beserta Muspika menjelaskan, Parado adalah tempatnya ulama-ulama besar, dimana syiar Islam begitu kuat. Agar generasi muda terjaga akhlaknya, para orang tua diminta untuk mengawasi pergaulan anak-anak agar terhindar dari bahaya pengaruh Narkoba dalam kehidupan.
“Mari tingkatkan pengawasan kita untuk desa Parado ini agar jauh dari penyalahgunaan Narkoba tersebut. Ujarnya di hadapan para alim ulama, tokoh masyarakat, kepala desa, anggota BPD, jajaran pendidikan di kecamatan Parado.
Bupati mengungkapkan, tujuan pemerintah daerah menyapa masyarakat yang di masing-masing desa dan kecamatan untuk bisa memastikan semarak ramadhan berlangsung di seluruh kecamatan, karena kita sudah diberikan kesempatan untuk menikmati bulan suci ramadhan’. ujarnya.
Bupati berharap, kegiatan Ramadhan Berbagi dapat dilanjutkan oleh pemerintah kecamatan dan desa dan melakukan silaturahmi di Masjid dan Mushola.
“Ini perlu digalakkan karena inilah momen untuk saling mengingatkan”. terang Bupati.
Sementara itu, Wakil Bupati Bima H. Dahlan M Noer menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan Berbagi secara rutin dilakukan setiap tahunnya di bulan suci ramadhan, yang merupakan visi dan misi membangun Kabupaten Bima yang religius.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan 50 paket secara simbolis kepada 10 penerima, paket sembako dan telur untuk ibu-ibu balita dan menyusui. Serta Al-Quran Pemkab Bima kepada Takmir Masjid. (***//Pemkabbima)
Bimantika.net -Lebih kurang sebulan ini masyarakat Kota Bima Mengalami problem kelangkaan Liquified Petroleum Gas ( LPG ) 3 Kg yang dikhususkan untuk masyarakat miskin.
Menyadari hal itu Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kota Bima menggelar aksi demonstrasi untuke menuntaskan kelangkaan LPG yang menjadi kebutuhan rakyat miskin.
Liputan langsung Media Online Bimantika Kamis pagi (21/3) masa aksi berkonsentrasi di Gedung Paruga Na’e dan melakukan aksi konvoi hingga ke depan Kantor Pertamina Bima.
Usai menggelar mimbar bebas di depan kantor Pertamina, masa aksi menuju SPBE di Lingkungan Niu dengan melakukan orasi yang mempertanyakan kelangkaan LPG 3 Kg.
Usai melakukan aksi di SPBE massa aksi langsung menuju kantor DPRD hingga ke Kantor Koperindag sebagai titik terakhir aksi.
Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Imam menyampaikan rakyat kesulitan mendapatkan gas 3 kg yang langka.
Ia juga menyampaikan keluhan rakyat miskin dengan keadaan LPG yang langka dan harga yang meroket.
LPG 3 Kg subsidi untuk masyarakat miskin itu juga terjual dengan harga mahal hingga Rp. 70 satu tabung, inilah yang menjadi beban rakyat miskin Kota Bima.
Dirinya menilai ada konspirasi jahat atas kelangkaan dan mahalnya harga LPG 3 Kg. .
“Kami minta pihak Pertamina, SPBE dan para agen harus bertanggung jawab atas persoalan ini. Jika tidak bisa menyelesaikan dengan baik, maka kami akan melakukan aksi besar-besaran,” Tegasnya.
Ketua Karang Taruna Kota Bima, Amiruddin, S. Sos sedang Berorasi saat Aksi Demonstrasi Kamis 21 Maret 2024
Ketua Karang Taruna Kota Bima, Amirudin, S. Sos mendesak pada Pemerintah Kota Bima dan DPRD Kota Bima agar bisa menuntaskan masalah kelangkaan LPG 3 Kg.
“LPG 3 Kg Malah dan Langka segera Pemerintah dan Dewan memanggil pihak Pertamina dan SPBE serta para agen untuk dilakukan R DP dalam waktu dekat” ujar Amir.
Menurut Amir, bahwa Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu penting dilakukan karena ada kejanggalan yang disampaikan oleh pihak Pertamina dan SPBE.
Seperti yang dikatakan oleh pihak Pertamina bahwa mereka tidak ada urusan terkait dengan langka dan mahalnya harga gas tersebut, karena tugas mereka hanya mengeluarkan tangki gas saja.
Sedangkan pernyataan Direktur SPBE mengaku bahwa mereka juga tidak bertanggung jawab atas hal tersebut, karena mereka bertugas hanya mengisi gas dalam tabung sesuai dengan perintah pihak Pertamina.
“Pihak Pertamina dan pihak SPBE ini saling melempar tanggung jawab, ini ada apa? Artinya kami menyimpulkan bahwa ada yang tidak beres dengan berbedanya penyataan pihak Pertamina dan SPBE ini,” Ungkapnya
Menurut Amir RDP di DPRD Kota Bima sebagai wadah untuk mencari solusi wajib dilakukan oleh Dewan sebagai bentuk tanggung jawab Wakil Rakyat pada rakyatnya.
Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT menyampaikan sejatinya pemerintah tidak pernah menutup mata terhadap kelangkaan gas elpiji hingga berimbas pada mahalnya harga yang dikeluhkan oleh masyarakat akhir-akhir ini.
Hal itu disampaikan HM Rum saat memimpin rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang membahas secara khusus tentang kelangkaan gas LPG 3 Kg, berikut solusi-solusi penanganan yang ditempuh.
“Jumlah 348 pangkalan dari 2 agen yang ada, mayoritas pangkalan bertumpu pada wilayah barat, untuk menyiasati agar wilayah lain terpenuhi, saya minta dinas teknis segera aktifkan warung TPID kita tiap kecamatan kerjasama dengan Pertamina untuk melayani permintaan masyarakat kita,” ujar HM. Rum saat memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda, di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (21/3/2024).
HM Rum menjelaskan, ia juga mendapatkan laporan bahwa banyaknya pengecer yang memanfaatkan situasi dan keadaan ini dengan menjual dan memainkan harga melebihi harga satuan yang telah ditetapkan.
Untuk itu sambungnya, perlu adanya regulasi yang mengaturnya melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Tata Niaga LPG.
“Saat ini, saya minta para agen sementara waktu untuk tidak melayani dulu permintaan gas elpiji, sembari kita siapkan Perwali secepatnya, pangkalan tidak boleh menjual ke pengecer saat ini sambil menunggu Perwali,” ucapnya.
Diakhir arahannya, Pj. Wali Kota Bima berharap kepada semua pihak, lebih-lebih kepada pengecer nakal yang memainkan harga lebih tinggi agar tidak memanfaatkan situasi ini sehingga menciptakan instabilitas daerah.
“Padahal, daerah ini sudah aman dan nyaman, yang pasti pemerintah tidak pernah tutup mata untuk hadir ditengah masyarakat,” pungkasnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Raba Bima, Ketua Pengadilan Negeri Bima, TNI, Polri, Asisten 1 Setda Kota Bima, Kepala Diskoperindag Kota Bima, Kabag Ekonomi, PT. Pertamina Bima serta para agen penyalur. (****)
Bimantika.net -Lebih kurang sebulan ini masyarakat Kota Bima Mengalami problem kelangkaan Liquified Petroleum Gas ( LPG ) 3 Kg yang dikhususkan untuk masyarakat miskin.
Menyadari hal itu Forum Pengurus Karang Taruna (PKT) Kota Bima menggelar aksi demonstrasi untuk menuntaskan kelangkaan LPG yang menjadi kebutuhan rakyat miskin.
Liputan langsung Media Online Bimantika Kamis pagi (21/3) masa aksi berkonsentrasi di Gedung Paruga Na’e dan melakukan aksi konvoi hingga ke depan Kantor Pertamina Bima.
Usai menggelar mimbar bebas di depan kantor Pertamina, masa aksi menuju SPBE di Lingkungan Niu dengan melakukan orasi yang mempertanyakan kelangkaan LPG 3 Kg.
Ketua Karang Taruna Kota Bima Amiruddin, S. Sos Saat Lakukan Orasi
Usai melakukan aksi di SPBE massa aksi langsung menuju kantor DPRD hingga ke Kantor Koperindag sebagai titik terakhir aksi.
Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Imam menyampaikan rakyat kesulitan mendapatkan gas 3 kg yang langka.
Ia juga menyampaikan keluhan rakyat miskin dengan keadaan LPG yang langka dan harga yang meroket.
LPG 3 Kg subsidi untuk masyarakat miskin itu juga terjual dengan harga mahal hingga Rp. 70 satu tabung, inilah yang menjadi beban rakyat miskin Kota Bima.
Dirinya menilai ada konspirasi jahat atas kelangkaan dan mahalnya harga LPG 3 Kg. .
“Kami minta pihak Pertamina, SPBE dan para agen harus bertanggung jawab atas persoalan ini. Jika tidak bisa menyelesaikan dengan baik, maka kami akan melakukan aksi besar-besaran,” Tegasnya
Ketua Karang Taruna Kota Bima, Amirudin, S. Sos mendesak pada Pemerintah Kota Bima dan DPRD Kota Bima agar bisa menuntaskan masalah kelangkaan LPG 3 Kg.
“LPG 3 Kg Malah dan Langka segera Pemerintah dan Dewan memanggil pihak Pertamina dan SPBE serta para agen untuk dilakukan R DP dalam waktu dekat” ujar Amir.
Menurut Amir, bahwa Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu penting dilakukan karena ada kejanggalan yang disampaikan oleh pihak Pertamina dan SPBE.
Seperti yang dikatakan oleh pihak Pertamina bahwa mereka tidak ada urusan terkait dengan langka dan mahalnya harga gas tersebut, karena tugas mereka hanya mengeluarkan tangki gas saja.
Sedangkan pernyataan Direktur SPBE mengaku bahwa mereka juga tidak bertanggung jawab atas hal tersebut, karena mereka bertugas hanya mengisi gas dalam tabung sesuai dengan perintah pihak Pertamina.
“Pihak Pertamina dan pihak SPBE ini saling melempar tanggung jawab, ini ada apa? Artinya kami menyimpulkan bahwa ada yang tidak beres dengan berbedanya penyataan pihak Pertamina dan SPBE ini,” Ungkapnya
Menurut Amir RDP di DPRD Kota Bima sebagai wadah untuk mencari solusi wajib dilakukan oleh Dewan sebagai bentuk tanggung jawab Wakil Rakyat pada rakyatnya. (***)
Bimantika.net -Rabu (20/3/2024) sekira pukul 23.00. Personel Polsek Monta berhasil mengungkap dan menangkap sindikat pencurian yang meresahkan masyarakat diwilayah hukumnya.
Kasus pencurian satu unit mesin pompa air terjadi pada Senin (18/3/2024 di area persawahan So Sonco Katipu Desa Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima.
Kronologinya Senin 18/03/2024 sekitar pukul 12.00 wita korban HR (L/41) warga Desa Sie menyimpan Mesin pompa air di gubuk dekat sawah miliknya.
Kemudian Selasa 19/3/2024 sekitar pukul 01.00 wita dini hari korban kembali ke gubuk nya dan melihat mesin pompa airnya tersebut sudah tidak ada/raib digondol para terduga.
Keesokan harinya korban menuju kantor pegadaian di Desa Tangga untuk menggadaikan barang miliknya, namun sesampainya di kantor pegadaian korban melihat mesin pompa air miliknya tersebut terpampang dan sudah digadaikan.
Korban yang kebingungan menanyakan ke pegawai pegadaian dan diperoleh informasi mesin pompa air tersebut di jual/gadai oleh UM atas perintah dari Sdr. AH yang membeli mesin di pelaku tersebut.
Setelah itu Korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Monta.
Menindaklanjuti laporan tersebut Kapolsek Monta AKP Takim bersama personelnya untuk segera melakukan penyelidikan dan mengamankan terduga pelaku.
Tidak lama kemudian UM dan AH Warga Desa Sie berhasil diamankan, keduanya merupakan penadah dalam kasus pencurian tersebut.
Dan keduanya mengaku kalau mesin pompa air tersebut didapatkan dari SR Warga Desa Simpasai dan HR Warga Desa Sie.
Mendengar pengakuan dari keduanya Kapolsek bersama personelnya kembali melakukan pencarian.
Dan tidak lama kemudian SR dan HR berhasil diamankan.
Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK., M.IK., melalui kasi humas iptu adib Widayaka membenarkan pihaknya telah mengamankan 2 orang terduga dan 2 orang penadah barang pencurian.
Saat ini keempat terduga bersama barang bukti diamankan di Mapolsek Monta untuk diproses hukum lebih lanjut. (***//hpb)
Bimantika.net -Dalam rangka mendekatkan Polri dengan masyarakat, terutama di Bulan Ramadhan. Personil polsek Polres Bima Polda NTB melaksanakan bakti sosial membersihkan lingkungan dan areal Masjid Al-Amin.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Amin yang terletak Desa Rato Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Rabu (20/3/2024) Sekira Pukul 08.00. Wita dan dipimpin langsung oleh Kapolseknya Iptu Nurdin.
Dalam kegiatan tersebut sejumlah Personel Polsek Bolo dikerahkan untuk membersihkan lingkungan/areal Masjid Al-Amin.
Diungkapkan Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK., M.IK., melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan bakti sosial dengan membersihkan Masjid dalam rangka mendekatkan Polri dengan masyarakat, terutama di bulan Ramadhan ini.
Mulai dari halaman, sudut ruang masjid tak luput dari aksi bersih-bersih personil Polsek Bolo.
Dengan kegiatan membersihkan masjid dalam bulan suci Ramadhan ini masyarakat semakin nyaman dan khusyuk dalam beribadah, karena masjid dan lingkungannya bersih Tutupnya.
Seluruh rangkaian kegiatan Bhakti Sosial berjalan dengan aman dan lancar dan berakhir pkl. 09.00 WITA. (***)
Bimantika.net -Bakti Sosial Religi Kapolsek KP3 Bandara SMS Bima Polres Bima Polda NTB AKP Guntur bersama anggotanya melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Masjid.
Rabu (20/3/2024) sekira pukul 08.00.Wita seluruh ruangan dan halaman masjid Sultan Abdul Kahir Bandara Sultan M. Salahuddin Bima di bersihkan oleh personel Polsek KP3 Bandara SMS Bima.
Selain itu Kapolsek KP3 Bandara SMS Bima AKP Guntur menyerahkan bingkisan kepada pengurus Masjid.
Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK., M.IK., melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan masjid bersih, nyaman dan asri sehingga menambah kekhusyukan masyarakat dalam melaksanakan ibadah di bulan Suci Ramadhan 1445 H/2024 M.
“Bakti Sosial Religi ini bertujuan tempat bersih dan nyaman untuk melaksanakan ibadah di bulan Suci Ramadhan,” ujar Kapolres mengutip Adib
Alhamdulilah kegiatan hari ini disambut baik oleh pengurus Masjid Sultan Abdul Khaer serta berterima kasih atas kepedulian Polri dalam hal ini Polsek KP3 Bandara SMS Bima juga mendoakan agar diberikan kesehatan serta kelancaran dalam pelaksanaan tugasnya dan semakin dicintai oleh masyarakat. (***)