HM Rum Ambil Langkah Strategis Pengelolaan Obyek Wisata Lawata Gandeng Investor Profesional

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT mengambil langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan obyek wisata Lawata.

Melalui inisiatif baru, HM Rum mendorong kerjasama pemanfaatan barang milik daerah dengan Taman Surga Rinjani. Upaya ini diharapkan akan membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan Lawata sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Bima.

Dalam acara penandatanganan kerjasama yang digelar di Kediaman Pj. Wali Kota Bima beberapa waktu lalu, H. Mohammad Rum menyampaikan bahwa tujuan utama dari kerjasama ini adalah untuk mengoptimalkan potensi wisata Lawata.

“Dengan menggabungkan pengalaman dan keahlian dari Taman Surga Rinjani, kita berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas yang ada di Lawata, sehingga dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” ujarnya.

Taman Surga Rinjani dikenal dengan pengelolaan wisata yang profesional dan berstandar internasional.

Kerjasama ini mencakup berbagai aspek, mulai dari manajemen fasilitas, promosi pariwisata, hingga pelatihan sumber daya manusia.

Selain itu, HM Rum menyampaikan bahwa kesepakatan ini juga bertujuan memanfaatkan barang milik daerah dan meningkatkan investasi di kawasan wisata Lawata.

“Kesepakatan ini didasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 dan Peraturan Daerah Kota Bima Nomor 1 Tahun 2017, serta surat penawaran dari Direktur Taman Surga Rinjani pada 27 Juni 2024,” ungkap HM. Rum.

Kesepakatan ini bertujuan mendukung pengembangan Pantai Lawata sebagai destinasi wisata unggulan.

Objek kesepakatan meliputi pemanfaatan barang milik daerah dan investasi wahana serta taman bermain. Pemerintah Kota Bima akan memberikan akses pengelolaan fasilitas seperti ruang pertemuan, restoran, pondok wisata, kolam renang, dan taman bermain serta akses untuk membangun wahana pendukung lainnya serta menara pandang Lawata kepada Taman Surga Rinjani melalui sistem Guna Bangun Serah (GBS).

Dengan adanya kesepakatan ini, Pantai Lawata diharapkan berkembang menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan pendapatan daerah.

Diharapkan, melalui kolaborasi ini, Lawata dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing di kancah nasional dan internasional.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima, M. Natsir, M.Pd juga menyambut baik langkah ini. Menurutnya, kolaborasi dengan Taman Surga Rinjani akan membawa angin segar bagi industri pariwisata Kota Bima. “Kami optimis, dengan dukungan dari Taman Surga Rinjani, Lawata akan mengalami transformasi yang signifikan, baik dari segi infrastruktur maupun layanan wisata,” ungkap M. Natsir.

Tidak hanya fokus pada peningkatan infrastruktur, kerjasama ini juga menitikberatkan pada aspek keberlanjutan lingkungan. Program-program ramah lingkungan akan diterapkan di Lawata, seperti pengelolaan sampah yang lebih baik, penggunaan energi terbarukan, dan pelestarian flora dan fauna lokal.

Sebagai bagian dari kesepakatan ini, Taman Surga Rinjani juga akan membantu dalam penyusunan strategi pemasaran dan promosi yang efektif.

Berbagai kampanye akan diluncurkan untuk memperkenalkan Lawata sebagai destinasi wisata yang wajib dikunjungi.

Dengan demikian, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat secara signifikan.

Dengan adanya kerjasama ini, HM Rum optimis bahwa Lawata akan mampu menjadi ikon pariwisata baru di Kota Bima.

“Ini adalah langkah awal untuk menjadikan Lawata sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kenyamanan dan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung,” pungkas HM Rum.

Kerjasama ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Bima dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah.

Masyarakat pun diharapkan dapat mendukung upaya ini dengan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar obyek wisata Lawata. (****)

Mamiq Iqbal Komitmen Akan Bangun Bima Dompu Secara Serius

jpn

Bimantika.net -Bakal Calon (Balon) Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal yang didampingi Bakal calon Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M. IP dihadapan warga masyarakat di Kecamatan Wawo Kabupaten Bima berkomeitmen akan membangun daerah Bima dan Dompu seperti rumah tangga sendiri.

Hal itu disampaikan mantan Kedubes RI untuk Negara Turki tersebut pada kegiatan silaturahmi dan dialog publik bersama masyarakat Kecamatan Wawo yang dipusatkan di Lengge Na’e Desa Maria Kecamatan Wawo Kabupaten Bima Sabtu 20 Juli 2024.

Dalam kesempatannya, Mamiq Iqbal Sapaan akrab DR. H. Lalu Muhammad Iqbal mengaku sudah dua kali berkunjung ke Bima dalam sebulan ini.

Ia mengaku kehadirannya selalu mendapatkan sambutan yang luar biasa, sambutan yang sangat hangat dari masyarakat.

Mamiq Iqbal mengucapkan terima kasih sudah mengizinkan dirinya mengajak putri terbaik dari Dou Mbojo untuk bersama-sama berikhtiar di NTB.

“Saya berjanji dan berikhtiar di depan bapak ibu, suatu saat kalau Allah mengizinkan saya dan Umi Dinda memimpin NTB, saya akan ngurus Bima dan Dompu seperti mengurus rumah saya sendiri, seperti saya mengurus kampung halaman saya sendiri, insya allah terima,” kata dia.

Bersama team pemenangan Iqbal-Dinda keliling Kecamatam Wawo keliling sampai ke puncak, dirinya menemukan inilah kampung islam, beginilah harusnya kampung islam harusnya,

Lanjutnya, ke depan jika Allah memberikan kesempatan, bersama Dinda akan buat kampung-kampung lain menjadi wawo-wawo yang baru sebersih serapi ini.

“Kalau semua kampung di pemukiman-pemungkinan kaum muslimin sebersih ini maka kita layak bangga menjadi kaum muslimin, mudah-mudahan suatu saat saya dan umi Dinda bisa berkiprah di NTB ini dan kita bisa mengembalikan wawo sama dinginnya dengan 10-15 tahun lalu,” katanya.

Sementara itu, Balon Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M. IP, dalam kesempatannya juga mengakui kebersamaan dan kekompakan masyarakat Kecamatan Wawo tidak mudah dipecah belah untuk kepentingan apapun.

“Orang wawo selalu satu kata dan satu perbuatan” Ujar Dinda.

Dinda menambahkan, Hari ini Calon Gubernur NTB Dr. Lalu Muhammad Ikbal hadir memperkenalkan diri dan bersilaturahim dengan seluruh keluarga khususnya di Kecamatan Wawo,.

“Yang tentunya kita semua meyakini bahwa dengan menjaga ukhuwah dan silaturahim kita percaya keberkahan kebaikan selalu melindungi kita semua” ujar Dinda.

Lanjutnya bahwa, dengan begitu banyak baliho baliho yang sudah mulai terlihat hampir di seluruh kecamatan, tentunya masyarakat sudah sangat memahami akan kehadiran Mamiq Iqbal untuk bersilaturohim.

“ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bima diminta tidak terlibat, mari kita berikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan apa yang menjadi harapan dan keinginannya terutama sekali dengan kehadiran bapak Lalu Muhammad Iqbal,” Demikian ujarnya.

Kehadiran bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur didampingi turut didampingi Bakal Calon Bupati Bima yang juga sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi, S. IP, M. IP serta beberapa pengurus perwakilan partai pendukung disambut meriah oleh masyarakat setempat.(***)

Polsek Bolo Sita Puluhan Botol Miras Berbagai Jenis

jpn

Bimantika.net -Memangkas biang keresahan masyarakat Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB gencarkan patroli KRYD dan Razia minuman keras (Miras) berbagai jenis

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jum’at malam (19/07/24) sekira pukul 20.00.wita dipimpin langsung oleh Kapolsek Bolo Iptu Nurdin.

Sebelum pelaksanaan kegiatan itu diawali dengan apel pengecekan serta APP dari Kapolsek.

Dalam patroli tersebut tim berhasil menyita dan mengamankan puluhan botol Miras berbagai siap edar di dua Desa diwilayah Kecamatan Bolo Yakni Desa Rato dan Desa Rasabou.

Tidak saja melakukan penyitaan akan tetapi Kapolsek Bolo Iptu Nurdin memberikan teguran keras kepada para penjual miras.dan apabila masih saja nekad maka pihak kepolisian akan mengambil langkah tegas sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

“Patroli ini kami laksanakan untuk memastikan Kondusifitas wilayah menjelang tahapan Pilkada hingga pada pelaksanaannya nanti dapat berjalan dengan lancar dan damai”. Ungkap Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

Oleh karena itu, Kapolres melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar memberikan informasi terkait peredaran gelap narkoba, miras dan segala bentuk tindak kriminal agar segera ditindaklanjuti.

Ia juga kembali mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tidak mudah percaya informasi Hoax yang belum tentu kebenarannya terlebih menjelang tahapan Pilkada mendatang. (***)

Pj Walikota HM Rum : Karena Ada Dukungan Rakyat Saya Maju di Pilkada Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT mengatakan karena ada dorongan dari elemen masyarakat termasuk beberapa parpol, akan mengikuti pilkada 2024. Namun konsekuensinya sesuai amanat Mendagri bahwa penjabat harus mengajukan pengunduran diri sebagai penjabat kepala daerah.

Hal tersebut disampaikan Pj Wali Kota Bima saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke XVIII Tingkat Kecamatan Rasanae Timur, di Lapangan Pustu Kelurahan Nungga. Kamis, 18 Juli 2024.

“Sesuai arahan Mendagri, alhamdulillah pengajuan pengunduran diri sudah dilakukan pada 10 Juli 2024”, ujarnya.

Mohammad Rum berharap dan mengajak seluruh lapisan masyarakat dalam menyongsong pesta demokrasi saat ini agar dapat menyikapi dengan penuh kearifan, jaga kondusivitas, kedepankan persaudaraan dan ukhuwah islamiyah.

“Jangan karena pesta demokrasi 1 hari mengorbankan hubungan kita. Hakekat kita hidup hanya ingin menggapai ridho Allah SWT”, imbaunya.

Mengakhiri sambutannya, Mohammad Rum mengajak agar menyikapi semuanya dengan lapang dada. Mengedepankan merawat hubungan baik antar sesama.

“Pesta demokrasi bukan satu hal menjadikan kita kiamat, karena ini proses saja. Karena 5.000 tahun yang lalu takdir kita sudah ditetapkan dan digariskan oleh Allah SWT yang jadi bupati, walikota, gubernur dan lain sebagainya”. Pungkasnya. (***)

Mendagri Nilai Kinerja HM Rum Sangat Baik Sebagai Pj Walikota Bima

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT didampingi oleh Inspektur, Kepala Bappeda, Kadis Kominfotik, beberapa Pimpinan OPD dan Kepala Bagian mengikuti Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah pada Senin, 15 Juli 2024 di Inspektorat Jendral Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jakarta.

Evaluasi kinerja ini yaitu pemaparan Penjabat Wali Kota Bima terkait capaian kinerja selama Triwulan ke-III dengan beberapa indikator permasalahan antara lain; Stunting, di Kota Bima mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal ini tentu karena peran pemerintah dan pihak terkait yang berjalan dengan baik.

Kedua kemiskinan ekstrim dan layanan air bersih, Pemerintah Kota Bima mendapatkan bantuan dari PT. Sarana Multi Griya Finansial (SMF) dan Kementerian PUPR sebagai konsultan teknisnya yaitu mendapatkan hibah sebanyak 22 rumah tidak layak huni serta layanan air bersih dengan membentuk UPT Air Bersih dibawah dinas PUPR, dan hal-hal lain yang mendukung turunnya kemiskinan ekstrim.

Ketiga, Inflasi di Kota Bima berada di batas wajar atau dengan kata lain ekonomi di Kota Bima stabil. Penyumbang inflasi pada Triwulan III yaitu, ikan, telur, beras dan lain-lain. Tetapi semua dapat terkendali dengan baik karena Operasi Pasar Murah tetap berjalan di setiap kelurahan.

Terakhir penyerapan anggaran, Pemerintah Kota Bima masih diangka 44% dan akan terus meningkat dalam waktu dekat karena lelang barang dan jasa telah berjalan.

Usai melakukan pemaparan, kinerja Penjabat Wali Kota Bima diapresiasi oleh pihak Kemendagri karena semua program berjalan dengan baik. (****)

Dikes Kabupaten Bima Bentuk Germas 2024

jpn

Bimantika.net -Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) Indonesia sedang mengalami perubahan pola penyakit atau yang sering disebut transisi epidemiologi.

Ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, jantung, kanker dan lain-lain.

Sementara itu, kesakitan dan kematian akibat penyakit menular semakin menurun, walaupun prevalensi penyakit masih cukup tinggi.

Kecenderungan kesakitan dan
kematian akibat PTM ini menyebabkan tingginya kebutuhan masyarakat akan
pelayanan kesehatan, terutama pelayanan rujukan di rumah sakit.

Dengan dilaksanakannya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Kesehatan
melalui BPJS Kesehatan, hambatan finansial dalam mengakses pelayanan
kesehatan semakin berkurang.

Sebagai dampaknya, kunjungan rawat jalan dan rawat inap meningkat tajam yang pada gilirannya menyebabkan permasalahan keuangan bagi BPJS Kesehatan dan penyediaan pelayanan kesehatan bagi pemerintah.

Meningkatnya kasus PTM akan menambah beban pemerintah dan masyarakat
karena penanganannya membutuhkan biaya yang besar dan memerlukan teknologi tinggi.

Biaya untuk pengobatan PTM yang sangat besar dapat menyebabkan
kemiskinan (pengeluaran katastropik).

Selain itu, kecacatan dan kematian yang
disebabkan oleh kasus PTM juga menyebabkan hilangnya potensi/modal sumber daya manusia dan menurunnya produktivitas (productivity loss) yang pada akhirnya akan mempengaruhi pembangunan sosial dan ekonomi.

Tanpa upaya yang signifikan, kecenderungan kesakitan dan kematian serta permintaan pelayanan kesehatan akan terus meningkat, didorong oleh perubahan pola hidup masyarakat yang cenderung tidak aktif secara fisik, konsumsi buah dan sayur yang rendah serta konsumsi rokok dan alkohol.

Risiko PTM juga menjadi
semakin tinggi karena transisi demografi, yaitu semakin meningkatnya proprosi dan
jumlah penduduk dewasa dan lanjut usia yang rentan terhadap PTM dan penyakit
degeneratif.

Promotif dan preventif merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencegah
meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit baik menular maupun tidak menular.

Mengingat pencegahan penyakit akan sangat tergantung pada perilaku
individu yang didukung oleh kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana

serta dukungan regulasi untuk hidup sehat, diperlukan keterlibatan aktif seluruh komponen baik pemerintah pusat dan daerah, sektor non-pemerintah, dan
masyarakat.

Gerakan yang sistematis dan terus menerus diperlukan untuk
mendorong masyarakat berperilaku hidup sehat. Upaya promotif dan preventif sejalan dengan RPJMN 2015-2019 yaitu upaya reformasi kesehatan yang
difokuskan pada penguatan upaya kesehatan dasar (primary health care) dan
penguatan upaya promotif dan preventif.

Wakil Presiden RI dalam Rapat Terbatas tanggal 18 September 2015
menugaskan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas untuk menyusun kerangka
kerja dalam melaksanakan pesan penguatan paradigma pembangunan kesehatan dari kuratif rehabilitatif menjadi promotif-preventif yang dilakukan melalui pendekatan
multi sektor.

serta menyusun rencana aksi terkait penguatan upaya promotif
preventif kesehatan. Arahan tersebut selanjutnya disusun dalam “Gerakan
Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)” yang akan menjadi panduan bagi lintas sektor
terkait dalam berpartisipasi aktif mendorong masy. untuk berperilaku hidup sehat.

Tujuan dan Sasaran
Gerakan masyarakat hidup sehat merupakan upaya untuk meningkatkan
kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud.

Tujuan umumnya
Adalah menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kematian
maupun kecacatan;

Menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya
penyakit;

Menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk;

Menghindarkan peningkatan beban finansial penduduk untuk pengeluaran
kesehatan.

Tujuan khususnya Adalah Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat dalam upaya di
bawah payung aksi promotif dan preventif serta menurunkan faktor risiko utama
penyakit menular dan tidak menular terutama melalui : Meningkatkan aktifitas fisik, Konsumsi sayur dan buah, Tidak merokok, Tidak mengkonsumsi Alkohol, Memeriksa Kesehatan secara rutin, Kebersihan Lingkungan.

Pembentukan Forum Gerakan Masyarakat Hidup Sehat bertujuan

Advokasi Kepada pengambil kebijakan ditingkat kabupaten untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam bentuk kebijakan yang dikeluarkan.

Tersebar luasnya informasi tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
(Germas) kepada pengambil kebijakan.

Pembentukan Forum Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Untuk mewujudkan itu semua Dinas Kesehatan Kabupaten Bima menggelar pertemuan bentuk Germas 2024 di Aula Hotel Lila Graha Kota Bima 15 Juli 2024

Sumber dana kegiatan Pembentukan Forum Germas Kabupaten Bima bersumber dari DIPA DAK NON Fisik/BOK Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Tahun Anggaran

  1. (***)

KONI Kota Bima Rapat Pembentukan Tim Monev

jpn

Bimantika.net -Pengurus KONI Kota Bima gelar rapat pembentukan tim Monitoring dan Evaluasi (Monev), Sabtu (13/7) malam.

Rapat pembentukan tim Monev yang dilaksanakan di Sekretariat KONI Kota Bima dipimpin langsung oleh Plt Ketua KONI Sudirman DJ, SH didampingi Wakil Sekretaris Umum Muhammad Fauzi, S. Pt dan dihadiri oleh para pengurus lainnya untuk menyatukan pandangan terkait dengan kemajuan Olahraga Kota Bima ke depan.

DJ sapaan akrab Plt Ketua KONI Kota Bima menyampaikan, penting bagi KONI untuk merapikan struktur kepengurusan di semua cabang Olahraga (Cabor).

Dan sangat urgen untuk mendata semua nama atlet, baik atlet harapan, potensial dan atlet unggulan.

“Setelah dilakukan pendataan melalui Monev. Hasil Monev nantinya akan direkomendasikan ke Dikpora” ujar DJ.

Menurut DJ, Monev bertujuan untuk mendata nama atlet persiapan Porprov 2026 nanti, karena untuk mendapatkan hasil dan prestasi yang baik, tentu harus ada persiapan jauh lebih awal.

Biar nanti atlet yang akan mengikuti Porprov sudah memiliki kemampuan dan skill yang bagus.

“Monev ini merapikan organisasi Cabor dan pendataan nama atlet,” Ungkapnya

Lanjutnya, bahwa KONI juga akan mengadakan Kejuaraan tingkat Kota Bima, untuk menyeleksi atlet persiapan Porprov 2026 mendatang.

“Semoga tim Monev dapat melaksanakan tugas dengan baik dan bisa memberikannya laporan secara obyektif dan profesional,” demikian ujarnya. (***)

Sat Binmas Polres Bima Sosialisasi Sapu Bersih Pungli

SAT BINMAS POLRES BIMA

Bimantika.net -Kepolisian Resor Bima Polda NTB melalui Sat Binmas melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar pada Instansi, Kantor dan Lembaga yang memberikan pelayan publik kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Bima.

Salah satunya sosialisasi yang dilakukan di kantor UPT terminal Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima pada Kamis (18/07/24) sekira pukul 09.00. WITA.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Bima Iptu Sumardin selaku ketua Pokja pencegahan Satgas Saber Pungli Kabupaten Bima.

Diharapkan aparatur dan masyarakat dapat memahami bahwa Pungli bisa dipidanakan kemudian bisa dilaporkan kepada Polri untuk ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku bahwa pemberi dan penerima sama-sama melanggar hukum.

Selain sosialisasi juga dipasang Spanduk/ baliho yang bertuliskan” STOP PUNGLI”.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K. melalui Kasatbinmas Iptu Sumardin menerangkan bahwa pelaksanaan sosialisasi Saber Pungli tersebut agar disetiap sentra pelayanan publik yang ada di Kabupaten Bima tidak terjadi Pungli, serta memberikan pemahaman tentang Perpres RI Nomor 87 Th. 2016 tentang Pungutan Liar (Pungli),.

Untuk itu Kapolres menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat apa bila menemukan adanya tindakan pungli agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian. (***)

HM Rum Temui Rektor ITS dan Investor Bahas Bangun Kota Bima Baru

jpn

Bimantika.net -Upaya dan ikhtiar Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT membangun Kota Bima Baru Terus dilakukannya.

HM Rum pun menggelar pertemuan penting dengan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Ir. Bambang Pramujati, ST,. MScEng., Ph.D., IPU AEng, dan sejumlah investor ternama, semata-mata sebuah ikhtiar untuk Kota Bima Baru.

Pertemuan berlangsung di Kampus ITS Surabaya Jawa Timur, Jumat (12/7/2024) membahas sejumlah langkah strategis untuk pembangunan Kota Bima dengan mengedepankan bukti.

“Kerja Nyata Tanpa Gaduh”. Fokus pembahasan dititikberatkan pada strategi pengembangan Kota Bima menjadi kota maju dan unggul serta sejahtera sebagai salah satu kota baru yang dapat bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia.

Dari pertemuan tersebut, ada empat kesepakatan penting yang dicapai untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat Kota Bima.

Diantaranya adalah peningkatan kualitas SDM akan menjadi fokus utama kebijakan Pemerintah Kota Bima ke depan, mencakup treatment untuk lulusan perguruan tinggi maupun non-lulusan.

Program pelatihan dan pendidikan akan diperluas untuk memastikan setiap individu memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan industri saat ini.

Kesepakatan selanjutnya, adalah pengembangan kawasan dengan konsep Blue-Green and Blue Technology yang mengacu pada pendekatan terpadu yang menggabungkan kedua tekhnologi ini untuk menciptakan kawasan yang mandiri dan berkelanjutan.

Kawasan ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga dapat mendukung ekonomi lokal melalui pemanfaatan tekhnologi maju yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.

Tujuannya adalah menciptakan ekosistem yang saling mendukung antara darat dan laut, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian alam.

Kawasan ini akan menjadi laboratorium lapangan dan sekolah lapangan (Field Laboratory and Field School) yang sesuai dengan kebutuhan Kota Bima dan hasil kajian dari ITS.

Proyek ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja muda dan menciptakan lingkungan yang ramah lingkungan.

Mohammad Rum menjelaskan bahwa kesepakatan penting lainnya terkait afirmasi bagi generasi Z untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1.

“Sebuah program afirmasi akan diluncurkan untuk memberikan kesempatan lebih besar bagi generasi Z di Kota Bima untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S1).

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas pendidikan tinggi bagi masyarakat setempat,” ungkapnya.

Mohammad Rum juga menyampaikan bahwa dalam sesi terakhir diskusi diperoleh kesepakatan bersama terkait strategi kajian komprehensif tentang pelabuhan Kota Bima yang bertujuan untuk mengembangkan pelabuhan Kota Bima sebagai hubungan logistik kemaritiman dan pusat layanan kapal skala kecil.

Hal ini bertujuan untuk melayani kawasan Sunda Kecil dan meningkatkan efisiensi logistik serta perekonomian maritim.

Mohammad Rum menyatakan, kerjasama ini adalah bukti komitmennya untuk membangun Kota Bima secara nyata dan terukur tanpa gaduh.

Ia akan berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bagi segenap masyarakat Kota Bima.

Selanjutnya, diskusi dengan para investor akan difokuskan pada pengembangan ekonomi berbasis glue economy.

Para investor yang hadir adalah pihak-pihak yang memiliki reputasi baik dan kredibel, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Bima.

Rektor ITS Surabaya, Ir. Bambang Pramujati, ST,. MSc Eng., Ph.D., IPU AEng menyampaikan komitmennya untuk mendukung pembangunan Kota Bima melalui inovasi tekhnologi dan pendidikan.

Melalui kerjasama ini, dia berharap dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat Kota Bima.

Pertemuan ini menjadi dan langkah awal dari serangkaian upaya kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan investor untuk mewujudkan visi pembangunan Kota Bima yang berkelanjutan dan inklusif menuju Kota Bima Baru. (***)

Gen-Z & Millenial Deklarasi Untuk HM Rum Menuju Kota Bima Baru

jpn

Bimantika.net -Figur dan Ketokohan Ir. H. Mohammad Rum, MT dikagumi oleh Generasi Z (Gen-Z) dan kaum Millenial di Kota Bima.

Atas rasa kekaguman terhadap HM Rum, Gen-Z dan milenial melakukan Deklarasi Akbar mendukung HM Rum untuk maju pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung oleh masyarakat 27 November 2024.

Deklarasi di gelar pada Jum’at Malam 12 Juli 2024 di Paruga Na’e Convention Hall Kota Bima.

Ribuan Gen-Z dan milineal memenuhi lapangan digelarnya acara berlangsung, di Paruga Na’e Kota Bima sembari meneriakkan Yel-yel HM Rum Menuju Kota Bima Baru.

Acara Deklarasi Akbar Gen-Z diisi dengan live musik kekinian yang disukai kaum Gen-Z dan milenial.

Mereka kemukan alasannya mendukung H Mohammad Rum untuk memimpin Kota Bima kedepan menuju Kota Bima Baru.

Menurut mereka, HM Rum sangat dekat dengan anak muda, cinta dengan anak muda dan selalu memberi ruang ekspresi bagi anak muda, serta selalu melibatkan anak muda dalam setiap kegiatan pemeritahan.

Acara Deklarasi Akbar Gen-Z Milenial Aji Rum berlangsung aman dan sukses hingga berakhirnya acara.

Di penghujung acara, kaum milenial pun terus berdatangan tidak sekedar untuk meramaikan acara tetapi mereka begitu menikmati acara Deklarasi Akbar Gen-Z dan milenial Aji Rum menuju Kota Bima Baru.

Perwakilan Gen-Z mengajak milenial untuk bersatu mendukung Aji Rum dalam memimpin Kota Bima Baru kedepan. (***)