Tim Kesga Dikes Kabupaten Bima Audit Maternal Perinatal Surveilans and Respon

jpn

Bimantika.net -Hari ini Senin 9 September 2024 Tim Kesga Dinas Kesehatan Kabupaten Bima melakukan pertemuan Diseminasi pengkajian audit maternal perinatal surveilans and respon (AMPSR) Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2024 yang dilaksanakan di aula RSUD Bima.

Dalam dekade terakhir AKI dan AKB mengalami penurunan tapi masih tinggi dibanding negara lain, yaitu 305/100.000.

Kelahiran hidup dan AKN 15/1000 kelahiran hidup yang sebenarnya dan kematian tersebut dapat dicegah melalui berbagai upaya antara lain dengan melakukan audit pada setiap kematian ibu dan bayi, tujuannya antara lain untuk menentukan kasus yang dapat dicegah dan untuk mencegah terjadinya kematian oleh kasus yang sama.

Maka setiap kasus dilakukan audit secara siklik meliputi kegiatan notifikasi, pelaporan, pengkajian dan respon, yang dibagi dalam, Identifikasi 0 hari,

Notifikasi hari pertama, Verifikasi hari ke 3, Ringkas Medik hari ke 7, Otopsi Verbal hari ke 14

Tentu dengan menyesuaikan dengan Masa Berkabung keluarga.

“Kegiatan tersebut menggambarkan konsep dari AMPSR yaitu penggabungan 2 proses yaitu proses Surveilans dan Respon” Jelas Tim Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Bima.

Surveilans adalah, pengamatan secara sistematis dan terus menerus terhadap data atau informasi penting tentang kejadian penyakit atau kasus kesehatan lainnya.

Termasuk kasus kematian ibu dan bayi, Respon adalah: penerapan intervensi perbaikan/solusi yang tepat untuk mencegah terjadinya kematian serupa di kemudian hari, berdasarkan rekomendasi dari pengkajian kematian, berimplikasi terhadap penguatan sistem kesehatan di semua tingkat termasuk perbaikan mutu pelayanan.

Penyebaran informasi dari 4 kegiatan AMPSR yaitu identifikasi, pelaporan, pengkajian dan respon inilah yg kita sebut dengan diseminasi.

Sebab proporsi kematian maternal dan perinatal yang dilaporkan masih belum menggambarkan keseluruhan kematian yg terjadi sehingga surveilans kematian perlu ditingkatkan agar mendekati jumlah yang sebenarnya.

Semakin besar proporsi kematian yang dilaporkan maka semakin besar pula ketepatan dalam mengidentifikasi faktor penyebab kematian dan faktor yang dapat dicegah.

Kedua faktor tersebut menjadi dasar penentuan respon atau upaya korektif yang tepat. Untuk mencegah kematian di kemudian hari, maka pedoman AMP direvisi menjadi AMPSR yang strukturnya terdiri dari : pelindung, penanggung jawab, Sekretariat dan Tim Pengkaji.

Pada saat ini Tim AMPSR Kabupaten Bima telah dibentuk dari berbagai elemen, yang telah di SK- kan oleh Bupati Bima pada bulan april 2024.

Adalah tersedianya acuan dalam pelaksanaan audit maternal perinatal yang meliputi upaya surveilans serta penentuan daya korektif/respon berdasarkan temuan tentang faktor penyebab kematian yang dapat dicegah atau dihindari.

Adapun tujuan husus yaitu pelaksanaan AMPSR (konsep, prinsip, proses, terminologi) yang digunakan dalam AMPSR, Membangun kerangka pikir untuk menilai beban kematian ibu, lahir mati dan kematian neonatal termasuk tren kematian baik dalam hal jumlah maupun penyebab kematian,

Memberikan acuan dalam melakukan notifikasi, identifikasi dan pelaporan kematian maternal dan neonatal dalam rangka meningkatkan cakupan kematian yang dilaporkan.

Dan Memberikan acuan pelaksanaan pengkajian kasus kematian maternal dan perinatal dan analisis terkait faktor yang dapat diperbaiki baik faktor medis dan non medis yang menjadi penyebab kematian yanng dapat dicegah

Menjadi acuan rekomendasi berdasarkan analisis terkait faktor-faktor yang dapat diperbaiki berupa intervensi untuk mencegah kematian oleh faktor yang dapat dicegah untuk menghindari kematian di kemudian hari,

Memberikan acuan dalam merencanakan melaksanakan, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan respon berdasarkan hasil audit,

Memberikan acuan advokasi, koordinasi dan pembagian peran bagi pengambil kebijakan di Tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota

Pimpinan dan Dokter penanggung jawab pengelola program KIA di Puskesmas, Lintas sektor : Bappeda, Kesra, DPAP2KB, BPJS, RSUD Bima, Kepala Bidang Yankes, P2PL dan Penanggung jawab dan pengelola program lintas Dinas kesehatan Kabupaten Bima dan Organisasi profesi terkait : PPNI, Gizi, IDI, IBI, POGI, IDAI, IAKMI

Menghasilkan informasi: Penyebab kematian sesuai dengan kode ICD 10 untuk Maternal Mortality dan Perinatal Mortality, Status kematian yang dapat dicegah, Faktor yang dapat diperbaiki untuk tiap kematian yang dapat dicegah

Seluruh biaya kegiatan ini dibebankan BOK Kabupaten, DAK Non Fisik Tahun 2024. (***)

“Natambotu” Ratusan Ibu² di Ntobo Siap Menangkan AMANAH

jpn

Bimantika.net -Dukungan kepada Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota Bima dan Wakil Wali kota Bima Ir. H. Muhammad Rum, MT -Hj. Mutmainah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau disingkat AMANAH terus mengalir dari berbagai simpul organisasi kemasyarakatan dan rakyat arus bawah.

Minggu malam (8/9/2024) ratusan Kaum ibu-ibu di kelurahan Ntobo Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima menyatakan siap memenangkan AMANAH di Pilkada Kota Bima 27 November 2024.

Kaum ibu-ibu memberi Dukungan full pada pasangan AMANAH karena dari tiga bakal pasangan calon yang berkontestasi di Pilkada Kota Bima hanya Bapaslon AMANAH yang memiliki kelebihan.

“Kelebihan Pasangan Amanah karena ada Wanita sebagai keterwakilan kami kaum perempuan” ujar salah satu dari ratusan ibu-ibu pendukung Amanah.

Bakal Calon Wakil Walikota Bima Hj. Mutmainnah Haris, SH atau biasa dipanggil Umi Innah menyampaikan berbagai program unggulan yang akan dijalankan jika terpilih, terutama yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan perempuan dan keluarga.

Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah pemeriksaan kesehatan ibu dan anak yang akan diadakan secara rutin, serta pemberian asupan gizi dan vitamin setiap bulannya.

Selain itu, Umi Innah juga menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak dengan rencana pemberian beasiswa untuk siswa berprestasi dan yang membutuhkan.

“Kami ingin memastikan bahwa kesehatan ibu dan anak mendapat perhatian khusus. Setiap bulannya, akan ada pemeriksaan kesehatan serta pemberian gizi dan vitamin yang dibutuhkan, agar generasi kita tumbuh dengan sehat dan cerdas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Pula Umi Innah berkomitmen untuk mensejahterakan kaum Ibu-ibu yang memiliki Usaha UMKM dan Penenun.

“Kami paham bahwa di Ntobo tumbuh berkembangnya usaha-usaha rumahan seperti tenunan, kami siap memberdayakan usaha mereka sehingga menambah pendapatan warga masyarakat serta Ibu-ibu di Ntobo” ujar Umi Innah. (****)

PPHANI & APPSI Deklarasi Dukung Rum-Innah di Pilkada Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Dukungan kepada Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota Bima dan Wakil Wali kota Bima Ir. H. Muhammad Rum, MT -Hj. Mutmainah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau disingkat AMANAH terus mengalir dari berbagai simpul organisasi kemasyarakatan dan rakyat arus bawah.

Kali ini dukungan datang dari gabungan pengusaha peternak persatuan peternak hewan Indonesia (PPHANI) dan Asosiasi Pedagang Peternakan Sapi Indonesia Kota Bima (APPSI).

Gabungan pengusaha peternak dan tiga agen kapal ini deklarasikan diri siap dukung dan menangkan pasangan Amanah di Pilkada Bima pada Minggu 8 September 2024.

Ketua PPHANI Bima Taufik mengatakan Aji Rum merupakan relasi pengusaha peternak, saat menjabat Kadis DPMPTSP NTB dirinya selalu di bantu soal ijin dan tidak pernah dipersulit.

“Kami sudah berkecimpung dengan beliau sudah bertahun-tahun,” tuturnya.

“Kami medukung penuh aji Rum sebagai calon walikota Bima. Ini niat hati dengan tulus. Kita dukung untuk memenangkan pilkada Kota Bima,” ujarnya.

Sementara itu Ketua APPSI Kota Bima Sadam menyampaikan, Mari berkolaborasi bersatu menangkan aji Rum -innah.

“Kami relawan siap membantu menyediakan baliho Rum -innah, kami siap deklarasi menangkan aji rum- Innah,” tegasnya.

Harapan kedepan jika aji Rum – Innah terpilih mudah- mudahan Kota Bima bisa memperjuangkan peternak Kota Bima.

Bakal Calon Wali Kota Bima Ir. H. Muhammad Rum, MT menyampaikan insyaallah jika terpilih dirinya akan memberikan kuata peternakan yang besar untuk Kota Bima.

“Pempinpin harus bisa memenuhi kebutuhan rakyatnya. Semua pedagang sapi kota Bima harus bisa makmur” ujar Aji Rum. (***)

Warga Nggarolo Dukung Full AMANAH, Aji Rum Duduk Bareng Warga

jpn

Bimantika.net -Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) yang disingkat AMANAH pasca mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima 28 Agustus 2024 lalu mendapat dukungan luas dari warga masyarakat Kota Bima.

Hari ini Minggu 8 September 2024 Aji Rum menghadiri undangan warga dan duduk bareng warga Nggarolo Kelurahan Penanae Kecamatan Raba Kota Bima.

Sekitar Pukul 09. 55 Wita Rombongan H.M. Rum memenuhi Undangan Warga yang ada di Nggarolo Paling Ujung, melewati Jalan lintas kurang lebih 10 Kilometer yang merupakan rintisan dari Mantan Walikota Bima H. M. Nur Latif sejak puluhan Tahun yang lalu.

Masyarakat Mengundang Calon Walikota Bima yang satu ini, tidak lain dan tiada bukan, melainkan Untuk melakukan Doa So, dimana Masyarakat sekitar akan Memulai Kegiatan Pertaniannya.

Kegiatan ini selalu rutin setiap Tahunnya. Kemudian Baru pertama kala dalam sejarah kami mengundang Calon Walikota Bima sebelumnya hanya H. M. Nur Latif saja sering di undang saat Almarhum tersebut.

Hal itu, telah disampaikan oleh Bapak Ibnu salah satu Tokoh Masyarakat Nggarolo yang juga sebagai Perintis di Jalan ini.

Lanjutnya, bahwa dirinya selaku Tokoh Masyarakat tak lupa mengucapkan terima kasih dan Penghargaan yang setinggi-tingginya atas kesempatan dan kehadirannya.

“Semoga Allah SWT mudahkan semua Jalan keluarnya untuk Aji Rum dan Umi Innah” demikian Doa Tokol masyarakat itu untuk Aji Rum dan Umi Innah.

Harapannya, kalau Pasangan AMANAH mendapatkan Mandat dari Rakyat untuk Menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bima Tahun ini, maka warga berharap agar bisa mengalirkan Air berupa Perpipaan dengan Jalan di aspal.

Ketua Team Koalisi Partai Pengusung Rum-Innah, Tiswan Suryaningrat, SH dalam kesempatan itu, mengatakan rasa haru, bahagia, bangga terhadap Masyarakat yang ada di Nggarolo dan berharap kepada Masyarakat setempat untuk mendukung Pasangan AMANAH ini, untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bima.

Ir. H. Mohammad Rum, MT dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terimakasih yang mendalam pada warga masyarakat Nggarolo.

“Kami mendengarkan dari Masyarakat bahwa Kegiatan ini selalu rutin dilakukan setiap Tahunnya. Dan Baru pertama kali dalam sejarah mengundang Calon Walikota Bima sebelumnya hanya H. M. Nur Latif saja sering di undang saat Almarhum tersebut memimpin Kota Bima, oleh karena itu kami sampaikan ucapan terimakasih sedalam-dalamnya” ujar Aji Rum.

Lanjutnya, soal Air bersih sudah dilakukan upaya dan telah membentuk UPT Airnya dan juga Masalah Jalan pun menjadi atensi.

“Jika Allah SWT mengijinkan kami untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bima, maka kami akan mengabulkan permintaan Warga Masyarakat” ujarnya. (***)

PUAN AMANAH Gelar Senam Sehat, Umi Dewi Ikut Senam Bareng Warga dan Beri Door Prize

jpn

Bimantika.net -Senam sehat yang digagas oleh Relawan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Amanah) PUAN AMANAH berlangsung sukses di bawah kendali Koordinator Puan Amanah Rizikiah Mardiati, S. Tp.

Acara Senam Sehat yang digelar di Kelurahan Pane pada Minggu pagi 8 September 2024 berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kegiatan ini dihadiri oleh Hj. Dewi Wahyuni, istri dari H. Mohammad Rum, calon Walikota Bima, yang turut serta dalam senam bersama para ibu-ibu, pemuda, dan remaja millenial setempat.

Dalam sambutannya, Hj. Dewi Wahyuni SE, biasa disapa Umi Dewi mengajak para peserta untuk selalu membiasakan hidup bersih dan menjaga kesehatan melalui rutinitas berolahraga.

“Kesehatan adalah aset berharga, dan salah satu cara terbaik untuk menjaganya adalah dengan berolahraga secara teratur,” ujar Umi Dewi di hadapan para peserta yang memadati lokasi acara.

Usai senam, suasana semakin semarak dengan pembagian berbagai hadiah hiburan dan door prize yang telah disiapkan oleh panitia.

“Hadiah yang dibagikan meliputi berbagai peralatan rumah tangga, hadiah kebersihan, serta penghargaan untuk peserta senam terbaik”.

Para peserta yang beruntung pun tampak gembira menerima hadiah mereka, menambah keseruan dan kebahagiaan dalam acara tersebut.

Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat Kelurahan Pane untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan serta menjalin kebersamaan melalui kegiatan positif seperti senam sehat ini. (***//)

“Najalo” Ibu² Muda di Rontu Siap Pilih AMANAH Sesama Perempuan

jpn

Bimantika.net -Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) yang disingkat AMANAH pasca mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima 28 Agustus 2024 lalu mendapat dukungan luas dari warga masyarakat Kota Bima.

Kelebihan Bapaslon Amanah dinilai oleh kaum Ibu-ibu karrna Aji Rum memilih pendampingnya atau calon wakil walikota seorang perempuan yang bernama Hj. Mutmainnah Haris, SH atau biasa di Sapa Umi Innah.

Pagi ini, Minggu 8 September 2024, Hj Mutmainah turun langsung silaturrahim di Kelurahan Rontu Kecamatan Raba Kota Bima.

Kehadiran Umi Innah di sambut meriah oleh ibu ibu di Kelurahan Rontu. “Pokoknya Rontu Gas full untuk Amanah” ujar sejumlah Ibu-ibu muda yang pose bersama Umi Innah.

Nampak Dalam pertemuan silaturrahim itu Ibu Anita Kurniati istri Ketua RW 04 Rontu memimpin Yel-yel siap menangkan Amanah.

“Amanah Menang, Amanah Menang, Amanah Menang” demikian Yel-yel puluhan Ibu-ibu yang di pimpin Ibu RW 04 Rontu.

Hj. Mutmainnah Haris, SH menyampaikan ucapan terimakasih yang amat sangat dalam pada ibu-ibu di momentum silaturrahim yang penuh dengan rasa kekeluargaan itu

“Terimakasih atas dukungan dan support dari ibu-ibu di Kelurahan Rontu, Insya Allah kami kaum perempuan paham akan kebutuhan sesama perempuan” ujar Umi Innah. (***)

“KALEA” 15 dari 18 RT Sarae Siap Menangkan Aji Rum-Umi Innah

jpn

Bimantika.net -Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) yang disingkat AMANAH pasca mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima 28 Agustus 2024 lalu mendapat dukungan luas dari warga masyarakat Kota Bima.

15 dari 18 RT dan 5 RW dari 7 RW Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima siap menangkan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT-Hj. Mutmainnah Haris, SH (AMANAH).

Sejumlah RT dan RW tersebut bersama para tokoh politik nasional H Najamuddin, SE mantan anggota DPR RI dari partai PAN menggelar Pertemuan menyampaikan sikap untuk memenangkan Pasangan Aji Rum dan Umi Innah.

Sejumlah Tokoh lainpun ikut memberikan dukungan riil memenangkan Aji Rum dan Umi Innah.

Tokoh Akademisi Dr. H Darwis Har, M Si mantan ketua STKIP Bima (Unswa) sesepuh dan panutan warga Tolobali H Sulaiman, S.Pd (ketua LPQ) Kelurahan Sarae, Mantan anggota DPRD Bima H Mustahid H. Kalo, S.Sos. MM, tokoh sentral generasi muda Lingkungan Tolobali Sebut saja Suaeb dan Kefin Kadafi ikut bergerak memenangkan Aji Rum dan Umi Innah.

Kesemuanya Hadir pada acara mbolo kampo Ketua Tim pemenangan Kelurahan Sarae Dahlan sekaligus ketua RT 01. Lingkungan oi pompa (Lingkungan Sarae) ikut mendampingi umi innah dan umi Dewi.

Tidak ketinggal ketua RT 11 sekaligus ketua PK Golkar Agil Zulkifli, Militansi Dae Pawan Ketua RT 10 Ibrahim (om Bram), ketua RT 15 Zainuddin, ketua RT 16 Syamsuddin (ori Sedo) Ketua RW 06 Tolobali Taufik, BA. Ketua RT 18 Maher, ketua RW 07 M. Fauzi.

Kesemuanya hadir membersamai moment mbolo kampo. Sementara ketua RT 07 Junaidin alias Aba Ju Angko see. Ijin tidak bisa membersamai karena ada acara keluarga luar kota.

Respon Cepat Dikes Kabupaten Bima Tangani Diare Akut

jpn

Bimantika.net -Sejak tanggal 26 Agustus 2024 hingga hari ini kasus diare akut meningkat signifikan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Wera.

Tercatat kasus diare akut di Kecamatan Sapa sampai Tanggal 7 Agustus 2024 mencapai 216 kasus, sedangkan kasus diare akut di Kecamatan Wera mencapai 29 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Fahrurahman, SE, M. Si menyebut merujuk pada KMK nomor 1501 tahun 2010 dan UU Kesehatan no. 17 tahun 2023, kasus diare di Kecamatan Sape termasuk dalam kondisi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Tanggal 28 Agustus 2024 puskesmas Sape mengirimkan laporan W1 (Lapiran Kejadian KLB) ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dan diteruskan ke Dinas Kesehatan Provinsi NTB.

Menanggapi laporan kejadian ini, menurut Fahrurahman Dinas Kesehatan Kabupaten Bima bersama Puskesmas Sape yang di dampingi oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB melakukan respon cepat dengan beberapa kegiatan strategis.

Fahrurahman ungkapkan Kegiatan strategis itu antara lain: melakukan penyelidikan Epidemiologi untuk menentukan faktor risiko, pola penyebaran penyakit dan determinan kejadian diare akut sehingga kasus bisa segera dihentikan,

Melacak kasus tambahan utk segera diobati, melakukan pengambilan sampel air dan sampel faces, melakukan koordinasi dengan lintas program dan lintas sektor.

Dari hasil penyelidikan epidemiologi kasus tertinggi pada kelompok umur 1-4 tahun yaitu sebanyak 80%. Menandakan kelompok umur yang belum sekolah (kasus bisa tertular dalam lingkungan rumah).

Masih menurut Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Faktor risiko yang ditemukan awal saat ini yaitu kebiasaan masyarakat meminum air mentah yang langsung diambil dari sumber air bor tertutup.

Hal ini didukung dengan hasil pemeriksaa sampel air yang diambil dari tempat/wadah siap minum dengan hasil positif E-coly.

Ini memberikan informasi bahwa minum penderita tercemar dengan adanya E-coly.

Dinas kesehatan Kabupaten Bima bersama puskesmas Sape melakukan penanggulangan kejadian ini dengan meningkatkan penyuluhan kesehatan agar mengkonsumsi air masak secara masih di lokasi kejadian.

“Tidak lupa juga melakukan kaporisasi pada sumber air tertular” ungkap Kepala Dinas.

Walaupun KLB diare belum selesai, namun menunjukan penurunan, hingga hari ini kasus diare di Kecamatan Sape mencapai 116 kasus dan masih rawat 3 kasus.

Dinas kesehatan Kabupaten Bima dan Puskesmas Sape masih terus mencari faktor risiko yang lain dan penyebab lainnya.

“Semoga kasus KLB diare di kecamatan Sape segera berakhir” demikian ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima (8/9/2024). (***)

Rum-Innah Komitmen Lanjutkan Masjid Raya & Insentif RT RW Posyandu

Bimantika.net -Walikota Bima Periode 2018-2023 H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam masa kepemimpinannya banyak menorehkan karya nyata yang fundamental.

Diantara karya nyata yang fundamental itu adalah Rencana Pembangunan Kampus IAIN Bima, Pembangunan Masjid Raya, Pembangunan Command Center dan ratusan program fundamental lainnya untuk memajukan Kota Bima dimasa yang akan datang.

Karya nyata fundamental era HML ini ditindaklanjuti oleh Ir. H. Mohammad Rum, MT (HM Rum) dimasa Menjabat sebagai Penjabat (Pj) Walikota Bima selama 10 bulan.

Dan kini HM Rum berikhtiar menjadi Bakal Calon Walikota Bima periode 2024-2029 berpasangan dengan bakal calon Wakil Walikota Hj. Mutmainnah, SH (Umi-Innah).

HM Rum yang dikonfirmasi media Online Bimantika Sabtu 7 September 2024 menyampaikan bahwa dirinya komitmen dan konsisten menyelesaikan pembangunan Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bima karya besar Mantan Walikota HML.

“Insya Allah bang Lutfi sudah melakukan upaya pendirian kampus IAIN Bima di era kepemimpinannya, insya Allah Doakan saya tetap komitmen dan konsisten meneruskan upaya dan ikhtiar bang Lutfi” ujar HM Rum.

Menurutnya pembangunan kampus IAIN Bima adalah ide dan gagasan besar yang mesti disambut karena secara tidak langsung gagasan itu adalah membangun sebuah peradaban dimasa yang akan datang.

“Pembangunan sumber daya manusia itu sangat penting sebagai aset dan laboratorium intelektualitas menuju Kota Bima Baru” ujar HM Rum.

Terkait dengan pembangunan Masjid Raya Kota Bima, HM Rum pum berkomitmen untuk terus menjaga dan merawat hasil karya HM Lutfi selaku Walikota Bima sebelumnya.

“Insya Allah kita tetap programkan Pembangunan Masjid raya yang saat ini nampak kokoh dan teduh, dan kita wajib untuk memakmurkannya” demikian ungkap HM Rum.

Rum-Innah juga berkomitmen, teruskan insentif RT RW, LPM, kader posyandu yang telah di gagas oleh Mantan Walikota H. Muhammad Lutfi, SE (HML). (****//)

“Nakarappa” Umi Innah dan Umi Dewi Disambut Warga Tolobali Penuh Kekeluargaan

Bimantika.net -Dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, Hj. Mutmainnah Haris, SH atau Biasa disapa Umi Inna, Bakal calon Wakil Walikota Bima, bersama Hj. Dewi Wahyuni, SE atau biasa disapa Umi Dewi, istri dari H. Rum Bakal calon Walikota Bima pasangan menghadiri silaturahmi di lingkungan Tolobali Kelurahan Sarae Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima.

Acara yang dibalut dengan tradisi mbolo kampo, sebuah musyawarah khas masyarakat Bima yang biasanya digelar sebagai persiapan acara pernikahan. Jumat (6/9/2024).

Kehadiran Umi Inna dan Umi Dewi dalam acara ini semakin mempererat hubungan dengan masyarakat setempat. Selain kedua tokoh tersebut.

Turut hadir pula Ketua MUI Kabupaten Bima KH. Abdurrahim Haris, ayah kandung dari Hj. Mutmainnah bersama keluarga,

Ditemani juga oleh para Srikandi Amanah, menjadikan acara ini
semakin istimewa.

Dalam sambutannya, Umi Inna menyampaikan ucapan selamat kepada calon mempelai perempuan, serta mendoakan agar acara pernikahan nantinya berjalan dengan lancar.

Tidak hanya itu, Umi Inna juga mengajak dan mengingatkan masyarakat Tolobali untuk terus menjaga keakraban dan persatuan dalam tahun politik saat ini,

“Saya berharap meskipun ada perbedaan pilihan dalam Pilkada mendatang, kita tetap selalu menjaga kebersamaan dan kekeluargaan’ ujarnya.

Di akhir acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Abdurrahim Haris, menandai berakhirnya silaturahmi yang penuh makna dan kehangatan.

Lalu dilanjutkan dengan sesi foto bersama masyarakat yang membuat suatu keakraban semakin terjalin. (***)