Dikes Kabupaten Bima bersama DP3AP2KB Aksi Kolaborasi Penanganan Stunting

Bimantika.net -Berdasarkan hasil SKI tahun 2023 diketahui bahwa Angka stunting di kabupaten bima sebesar 36,7%.

Gizi ibu yang baik dapat membantu memastikan bayi sehat sejak lahir dan mencegah berat badan lahir rendah dan stunting.

Selain itu, pemberian Makanan Pendamping ASI yang tepat dan sesuai rekomendasi dapat membantu mencegah stunting, serta memperkenalkan kebiasaan makan sehat.

Oleh karena itu Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima bersama DP3AP2KB selaku Sekretariat TPPS Kabupaten Bima bekerjasama dengan KEJARI, YBM PLN, serta BRI melakukan pembagian paket PMT Tinggi Protein berupa Beras, Susu dan Telur kepada sasaran stunting di 14 Desa se Kecamatan Monta Jum’at 11 Oktober 2024.

Harapannya PMT ini dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk dapat mengoptimalkan konsumsi protein hewani dr pangan lokal untuk mencegah dan mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Bima. (***/)

Aji Rum Raja Blusukan, Turun Langsung di PenanaE Ibu-Ibu Antusias Menangkan Nomor 2

Bimantika.net -Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau disingkat AMANAH makin gencar lakukan blusukan.

Kamis sore (10/10/2024) Aji Rum melakukan Blusukan Door To Door Keluar masuk gang di Kelurahan PenanaE Kecamatan Raba Kota Bima.

Warga setempat sangat apresiasi dengan pola blusukan dan langsung bersalaman dengan calon pemimpinnya.

“Kami warga Penanae Siap memenangkan Aji Rum-Umi Innah karena Aji Rum langsung menemui kami dirumah kami” ujar salah satu ibu rumah tangga yang merasa bangga sudah bersalaman dengan Aji Rum.

Puluhan Ibu-ibu PenanaE yang sedang duduk di Posko AMANAH Pun meneriakkan yel-yel Siap Menangkan Amanah Nomor 2.

Aji Rum Menyampaikan bahwa blusukan yang dilakukannnya masuk gang keluar gang semata-mata ingin mendengar langsung keluhan warga masyarakat Kota Bima.

Menurutnya tanpa blusukan tidak akan bisa merasakan kehidupan warga masyarakat arus bawah.

“Dengan blusukan ini kita memastikan untuk mempelajari dan memahami tentang kehidupan warga masyarakat arus bawah secara obyektif” ujar Aji Rum. (***)

Obor AMANAH Sulit Dilawan, 85% Warga Melayu Pilih Nomor 2 Aji Rum-Umi Innah

Bimantika.net -Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau biasa disingkat AMANAH terus melakukan blusukan dan pelantikan Tim Pemenangan Tingkat Kelurahan.

Aji Rum-Umi Innah mendapat tempat di hati warga masyarakat Kota Bima terbukti setiap turun Blusukan dan Pelantikan Ratusan TIM Pemenangan Paslon Nomor Urut 2 selalu disambut penuh kekeluargaan oleh Ribuan Warga dengan menyalakan Obor.

Kamis malam (10/10/2024), ribuan pasukan obor menyambut kedatangan Aji Rum Umi Inah di Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota Kota Bima.

Nampak hadir Ketua Koalisi Partai Politik, ada Ketua dan Anggota Team Pemenangan Pasangan AMANAH Kelurahan Melayu, Politisi Partai Golkar sekaligus Pengusaha sukses, Hj. Ellya Alwaini Istri Walikota Bima 2018-2023 HM Lutfi, Ketua DPC Partai Gerindra Khalid Bin Walid bersama Istrinya, para Tokoh Masyarakat, Agama, Pemuda, Kaum Perempuan, GenZ dan Millenial.

Ketua DPC Partai Gerindra Khalid Bin Walid dalam Orasi Politik nya mengatakan Bahwa Kenapa Aji Rum dan Umi Innah dipilih oleh Partai Gerindra. Hal ini tentunya menjadi Pijakan bagi Partai untuk memenangkan Pasangan AMANAH. Insyaallah Melalui Program Presiden RI Terpilih Bapak Prabowo Subianto.

Banyak Program yang ditawarkan oleh Presiden RI Terpilih diantaranya adalah Pemberian Makanan tambahan bagi Siswa dan Siswa yang ada di seluruh Wilayah Kota Bima.

“Kemudian Peningkatan UMKM dan lainnya, Insya Allah Amanah Paslon Pilihan Pak Prabowo Subianto” Ucapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Hj. Ellya Alwaini H. Muhammad Lutfi, SE dalam Orasi Politiknya menjelaskan bahwa Pasangan AMANAH ini akan terus melanjutkan Program yang dilakukan oleh Mantan Wali Kota Bima HML, diantaranya Melanjutkan Pembangunan Masjid Agung Kota Bima, Pertahankan BPJS Kesehatan Gratis.

Selanjutnya, Umi Ellya berharap kepada Aji Rum dan Umi Innah agar Lapangan ini bisa di bebaskan, karena Lapangan ini milik Kehutanan Provinsi NTB.

“Jadi, jika terpilih maka hendaklah menjalankan Amanah tersebut” ujar Umi Ellya .

Umi Ellya menyebut Yang paling esensial lagi, bahwa Aji Rum dan Umi Innah telah mendapatkan Restu dari Mantan Wali Kota Bima HML.

Kemudian yang terakhir Umi Ellya Memaparkan bahwa Perwakilan Perempuan yang hadir ini mencapai 80%.

“Ini menunjukkan bahwa Perempuan lebih banyak dari Laki-laki dan Saya memang mengetahui Betul tentang Komitmen terhadap sikap dan Perbuatannya” Ujarnya.

Sementara disisi lain, Ketua Team Pemenangan Pasangan AMANAH Kelurahan Melayu H. Anas dan Wakil Ketua Arif Rahman Hakim,S.Sos Sama-sama dalam Orasinya mengatakan bahwa di Kelurahan Melayu ini banyak Masalahnya, diantaranya adalah Masalah Air Bersih, Kemudian Masalah NJOP Tanah, serta Membangun Koperasi AMANAH khusus Kelurahan Melayu.

“Yang Pasti Kami sudah lama sekali bekerja untuk Pasangan AMANAH dan sekarang kami tetap Yakin bahwa Pasangan AMANAH makin di depan dan makin bertambah lagi Jumlahnya. Serta kami akan terus Door to door dalam rangka memenangkan Pasangan AMANAH ini. Tuturnya.

Menanggapi apa yang diusulkan oleh Para Mentor diatas, Paslon AMANAH Kompak menjawab bahwa apabila Allah SWT mengijinkan Nomor 2 Menang menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima Periode 2024-2029, maka siap Lahir batin untuk menunaikan apa yang diharapkan oleh warga Masyarakat Melayu.

“Usulan ini merupakan Cikal bakalnya dalam rangka Mewujudkan Pembangunan Kota Bima yang lebih baik lagi. Ungkapnya Singkat

Aji Rum sampaikan juga bahwa Paslon Amanah telah siapkan Program Wali Kota dan Wakil Walikota Menyapa,.

“Menyapa dalam artian setiap Sepekan sekali menjumpai Masyarakat dalam rangka mendengarkan secara langsung apa saja Usulan dari Masyarakat” ujar Aji Rum (***//)

Bahas Kenaikan Kelas, Direktur RSUD Sondosia Paparkan Program

jpn

Bimantika.net -Pemaparan rencana (ekspose) kegiatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sondosia oleh Direktur Dr. Firman MPH beserta Tim Percepatan di hadapan Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE yang didampingi Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Afifudin, SE.,MM dan Kabag Organisasi Sekretariat Daerah Raani Wahyuni, ST.,MT., M.Sc yang berlangsung Kamis (10/10) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah.

Terkait rencana kenaikan status dari kelas D ke Kelas C RSUD, Sekda meminta agar jajaran RSUD Sondosia bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi dan secara struktural melekat kewajiban untuk melakukan pelayanan prima kepada masyarakat penerima layanan.

Tahapan rencana yang disampaikan pada prinsipnya sudah dilaksanakan dengan baik. Ke depan, secara bertahap proses itu harus dijabarkan sesuai dengan tugas pokok yang diemban”. Harap Adel.

Sekda mengingatkan, yang perlu dilakukan oleh manajemen RSUD Sondosia adalah berbuat baik terhadap sesama, kepada atasan, bawahan termasuk kepada semua stakeholder, baik yang terlibat langsung maupun tidak terlibat langsung dalam unit kerja yang pada akhirnya akan menghasilkan sesuatu yang baik dan memiliki nilai yang lebih besar bagi pengembangan karir ASN”. Terangnya.

Menutup arahannya, Sekda meminta jajaran RSUD Sondosia untuk mencintai pekerjaan karena ada berkah dan rezeki yang akan selalu mengalir ketika pegawai aparatur pekerja dengan ikhlas melayani masyarakat”.

Sebelumnya Direktur RSUD Sondosia Dr . Firman MPH dalam pemaparannya mengungkapkan, visi RSUD yang dipimpinnya adalah “Menjadi Rumah Sakit Pilihan Utama Masyarakat Bima dan Sekitarnya”.

Untuk mewujudkan ikhtiar tersebut, dirinya bersama jajaran akan memfokuskan peningkatan volume pelayanan, mengingat kamar operasi yang sebelumnya belum beroperasi akan diupayakan untuk beroperasi.

Saat ini, baru 79 tempat tidur atau baru 21 persen dari rasio jumlah penduduk. Dengan menambah menjadi minimal 100 tempat tidur sebagai syarat untuk peningkatan dari kelas D ke kelas C, RSUD Sondosia optimis bisa naik kelas.

Disamping, pengadaan dokter spesialis melalui mekanisme CPNS dan penyediaan fasilitas pendukung seperti rumah dan kendaraan roda empat bagi dokter spesialis. Terang Firman. (***)

Ketua STN NTB : Jaga Kondusifitas Hadirkan Pilkada Damai 2024

Bimantika.net -Ketua Serikat Tani Nelayan (STN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Irfan S.Sos mengimbau seluruh lapisan masyarakat terutama nelayan dan petani agar tetap menjaga suasana damai dan kondusifitas selama tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 di NTB. Irfan menekankan, pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik.

“Kami mengajak seluruh masyarakat NTB menjaga ketertiban dan kemanan, mempererat silaturahmi, agar suasana Pilkada tetap kondusif dan damai,” Ujar Irfan saat ditemui di Mataram, Kamis (10/10/2024).

Dalam menuju Pilkada yang kondusif, menurutnya diperlukan perhatian, usaha dan kerja keras dari semua pihak agar pelaksanaan pesta demokrasi di tahun 2024 dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Kita perlu mengambil langkah-langkah preventif dalam rangka menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta stabilitas suhu politik di NTB,” Ujar Pria asal Bima yang murah senyum itu.

Wabil khusus, Irfan mengajak para petani dan nelayan di seluruh NTB, agar ikut serta menciptakan kondusifitas di wilayah masing-masing agar menciptakan pilkada damai tahun 2024.

Irfan mengatakan, bahwa Pilkada adalah momentum demokrasi yang harus dijaga dengan baik. Perbedaan pandangan politik, katanya, adalah hal yang wajar dalam sebuah demokrasi. Namun jangan sampai perbedaan ini menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Selain itu, Irfan juga mengimbau, agar masyarakat, khususnya generasi Z dan millenial untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial selama tahapan Pilkada.

Sebagai kaum terpelajar, ia meminta masyarakat bisa mengedepankan rasionalitas daripada emosi dalam melihat situasi hari ini. Hal ini agar bangsa Indonesia memiliki pijakan yang kuat untuk menyongsong Indonesia Emas.

“Kita melihat, penggunaan media sosial juga sangat besar pengaruhnya dalam menciptakan pilkada damai. Karena itu masyarakat berhati-hati dalam menyebarluaskan informasi, dan menghindari hoaks serta ujaran kebencian,” Kata Irfan.

Ia juga menyampaikan, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kampanye hitam dan fitnah yang sering muncul di media sosial. “Bijaklah dalam bermedia sosial. Jangan mudah terhasut oleh berita yang tidak jelas sumbernya. Sebaiknya selalu periksa kebenaran informasi sebelum menyebarkan,” Tegasnya.

Dalam menciptakan Pilkada damai, STN NTB akan selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti KPU, Bawaslu, dan aparat kemananan, untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama Pilkada 2024.

“Kami akan bersinergi dengan pihak-pihak terkait demi terciptanya Pilkada yang aman, damai, kondusif dan berintegritas,” pungkas Irfan. (***)

80% Warga Radom Barat Ingin Aji Rum Jadi Walikota Bima Asli Wilayah Timur

Bimantika.net -Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2 Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau disingkat AMANAH mendapat simpati dihati warga Masyarakat Rabadompu (Radom) Barat Kecamatan Raba Kota Bima.

Terbukti Ribuan warga Rabadompu Barat menyambut antusias kehadiran dan iringi Aji Rum bersama sang istri Hj. Dewi Wahyuni, SE atau biasa disapa Umi Dewi saat melakukan blusukan keliling kampung pada hari Rabu (9/10).

Blusukan yang digelar Aji Rum berlangsung meriah dengan ribuan pendukung yang ikut serta berkeliling dan bersilaturahmi dari rumah ke rumah di setiap RT dan keluar masuk lorong-lorong kecil.

Iringan musik lagu Amanah turut menambah semarak suasana, menghidupkan energi dan kegembiraan di tengah masyarakat. Slogan dan yel-yel “Amanah Nomor Dua Menang Menang Menang menggema memberikan semangat tersendiri bagi para pendukung.

Sepanjang jalan Warga yel-yel Aji Rum Asli Rabadompu, Rabadompu Ingin Walikota Bima di wilayah timur Kota Bima.

Kegiatan blusukan ini menjadi ajang bagi pasangan Aji Rum dan istrinya Umi Dewi untuk lebih dekat dengan warga dan mendengarkan secara langsung aspirasi mereka serta kata hati warga masyarakat Rabadompu Barat. (***)

Nazamuddin Mantan Anggota DPR RI : “Aji Rum Bintang Dari Timur Umi Innah Rembulan Dalam Kota”

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) yang disingkat AMANAH menjadi idola warga masyarakat Kota Bima.

Rum-innah menjadi idola warga masyarakat Kota Bima mulai dari GenZ, Kaum Millenial, Kaum Ibu², Gender, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda dari berbagai kalangan.

Ribuan warga Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Rabu malam (09/10/2024) pawai obor sambut kehadiran Calon Walikota dan Wakil Wali Kota Bima Nomor Urut 2, HM Rum dan Hj Mutmainah (Aji Rum-Umi Inah).

Ribuan warga mengenakan pakaian kuning dan kerudung putih mengawali penyambutan paslon yang mengusung tagline ” Kota Bima Baru ” dari perempat Saleko menuju lokasi kegiatan pengukuhan tim pemenangan.

Ribuan rakyat menyatakan dukungannya untuk Aji Rum-Umi Inah tak saja melalui nyala obor, yel-yel menang menggema sepanjang perjalanan.

Sementara Aji Rum-Umi Inah ikut berjalan di tengah ribuan obor menyala dan bendera beberapa Partai Pengusung yang berkibar sepanjang mata memandang

Tak kalah ramai di lokasi pengukuhan Tim pemenangan pun Paslon AMANAH sudah ditunggu massa pendukungnya.

Deru suara petasan juga menggema menandakan kehadiran Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Kelurahan yang sempat diklaim basis lawan politiknya itu.

Paslon Nomor 2 Rum-Innah diusung Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, Hanura, PDI-P dan Perindo, Aji Rum-Umi Inah mendapat simpati dan dukungan luas masyarakat. Terlebih dengan visi dan misinya yang merakyat.

Tokoh Masyarakat Kelurahan Sarae, juga mantan anggota DPR RI duta PAN, H Nazamuddin dalam pidatonya tegas dan lugas mengatakan, dari tiga calon yang ada, menurutnya paslon AMANAH yang cerdas.

“Ada mata hari di wilayah timur, siapakah itu, HM Rum, ada rembulan ditengah kota Bima, siapakah itu Hj Mutmainnah,” pungkas Nazamuddin.

Jelasnya, dari hari ke hari gerakan politik Aji Rum dan Umi Inah sudah tak terbendung banyaknya dukungan rakyat dan sepertinya tak bisa lagi dilawan.

Masyarakat Kota Bima sudah menentukan pilihan, hanya untuk menuju Kota Bima yang baru, pemimpin yang lebih mementingkan urusan rakyat.

Terbukti malam ini, rakyat Kelurahan Sarae sudah satukan tekad memberikan dukungan penuh pada paslon AMANAH.

“Sambutan luar biasa dan seluruh masyarakat Kelurahan Sarae malam ini menandakan Aji Rum dan Umi Inah pada tanggal 27 Nopember 2024 menang,” pungkasnya, disambut yel-yel menang dari ribuan masyarakat yang hadir. (***)

Masrun : Terimakasih Aji Rum Sudah Pasang Lampu Jalan di Kendo

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2 Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau disingkat AMANAH semakin mendapat simpati warga masyarakat Kota Bima secara meluas.

Saat pengukuhan tim pemenangan di Kelurahan Kendo, Kecamatan Raba, Calon Wali Kota Bima, HM Rum (Aji Rum) mendapat ucapan terimakasih dari warga setempat karena telah memprogramkan pemasangan lampu jalan.

Masrun H Hamzah didepan Aji Rum-Umi Inah dan masyarakat hadir menyampaikan beberapa hal kenapa dirinya mendukung Pasangan Calon (Paslon) Aji Rum-Umi Inah pada Pilkada Kota Bima Tahun 2024.

Selain visi dan misinya yang merakyat, juga program sudah dijalankan oleh Aji Rum saat menjabat PJ Wali Kota Bima. Dimana kini jalan di Kelurahan Kendo sudah terpasang lampu jalan.

Walaupun masih belum banyak dan perlu penambahan, tetapi Alhamdulillah kini beberapa Jalan di Kendo sudah diterangi lampu, tak lagi gelap gulita jalannya.

” Terimakasih Aji Rum sudah memperhatikan kampung kami ini dan semoga setelah jadi Wali Kota Bima bisa dilanjutkan program pro rakyat,” harap Hamzah.

Setelah terpilih nantinya, kami warga Kelurahan Kendo juga minta untuk pemasangan lampu jalan ditambah lagi, termasuk pengaspalan jalan juga.

Jalan menuju ladang kami saat alami rusak berat, untuk itu kami berharap nantinya bisa di prioritaskan.

Karena kami mayoritas petani, perbaikan irigasi pertanian yang sudah lama tak diperhatikan tolong di prioritaskan juga.

Menutup penyampaian, Hamzah tegaskan siap lahir batin bersama seluruh tim menangkan Aji Rum-Umi pada tanggal 27 Nopember.

” Kami tak tidur demi perjuangan memenangkan Aji Rum-Umi Inah, InsyaAllah menang,” pungkasnya.

Untuk informasi, Aji Rum-Umi Inah memiliki sejumlah program prioritas untuk petani, yaitu penyediaan bibit pertanian gratis, perbaikan jaringan irigasi, stabilitas harga pertanian, pupuk yang tersedia dan infrastruktur jalan yang memadai.(***)

Kondisi Pendidikan Hari Ini VS Pengaturan Pendidikan dalam Islam

jpn

Oleh : Zidniy Ilma (Aktivis Muslimah)

Bimantika.net -Sejak tahun 2022 hingga saat ini terdapat puluhan siswa SMP Negeri 60 Kota Bandung yang terpaksa harus belajar di luar ruangan kelas.

Total terdapat sembilan rombongan belajar (rombel). Dua di antaranya terpaksa belajar di luar ruangan kelas, tepatnya di taman sekolah.

Sedangkan tujuh rombel lainnya, sejak 2018 memang belajar di ruangan kelas, namun mereka mulai belajar pada siang hari karena pagi harinya ruangan kelas digunakan oleh siswa SD Negeri Ciburuy (metrotvnews.com, 28/09/2024).

Alarm Darurat Pendidikan

Faktanya, negeri ini tidak hanya menghadapi kurangnya fasilitas pendidikan seperti ruangan kelas.

Lebih dari itu, yang dihadapi saat ini ialah angka putus sekolah yang semakin meningkat.

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengungkapkan realitas pahit bahwa terdapat 1.235 anak di NTB yang putus sekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD) sepanjang tahun ajaran 2023/2024.

Miris! Dari 1.235 anak tersebut, 665 di antaranya putus sekolah saat masih duduk di kelas I SD. Kabupaten Bima menjadi wilayah dengan angka putus sekolah tertinggi, mencapai 300 anak.

Disusul Lombok Timur (210 anak) dan Dompu (190 anak). Mayoritas yang putus sekolah berasal dari sekolah negeri.

Pengamat Pendidikan dari Universitas Cordova, Sopan Hidayat, S.Pd., M.Ed., mengatakan, “kemiskinan seringkali memaksa orang tua untuk memilih antara menyekolahkan anak atau memenuhi kebutuhan hidup.

Ditambah lagi kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan semakin memperburuk situasi.” (kabarksb.com, 08/07/2024).

Penulis sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Sopan. Lumrah terjadi, orang tua yang bimbang ketika ingin menyekolahkan anak-anaknya.

Antara biaya untuk makan dan biaya pendidikan bak perlombaan yang dipertaruhkan.

Tak heran jika banyak orang tua yang akhirnya tanpa ragu akan memilih untuk memenuhi kebutuhan hidup daripada pendidikan anak-anaknya. Kalau mau jujur, orang tua mana yang menjadikan keduanya sebagai pilihan? Mereka melakukannya karena keterpaksaan.

Salah Pilih Sistem!

Realitanya hari ini ialah tidak hanya orang tua yang kesulitan untuk menyekolahkan anak-anaknya, namun ada pula orang tua yang bingung untuk menyekolahkan anaknya di mana. Karena yang terjadi saat ini tidak hanya kurangnya fasilitas pendidikan, tapi dari segi kualitas atau output pendidikannya pun bisa dikatakan amat miris.

Lihatlah bagaimana output peserta didik hari ini. Banyak dari mereka yang lebih banyak menghabiskan waktunya di sekolah.

Pulang sekolah lanjut mengerjakan tugas yang menumpuk. Malam hari istirahat. Begitu seterusnya.

Tapi apakah akhirnya menjadikan peserta didik itu bisa diharapkan sebagai estafet masa depan bangsa?

Orang tua dan negara hari ini salah pilih sistem. Negeri kita, Indonesia, menerapkan sistem sekularisme kapitalisme.

Dalam sistem ini, aturan yang dipakai adalah aturan buatan manusia. Manusia atau siapapun yang sedang memimpin diberikan kewenangan untuk membuat aturan.

Tidak ada standar yang jelas terkait baik dan buruk. Aturan bisa diubah-ubah sesuai kepentingan segelintir orang atau kelompok.

Fasilitas pendidikan yang tidak memadai dan himpitan ekonomi juga terjadi akibat diterapkannya sistem sekularisme kapitalisme.

Dalam sistem ini, negara tidak berpihak penuh pada rakyat. Sekolah yang seharusnya menjadi kebutuhan rakyat, kondisinya justru seperti yang tertulis pada paragraf awal.

Memang ada alokasi anggaran pendidikan, namun sebenarnya dana itu sangatlah sedikit.

Mirisnya, banyak faktor yang membuat dana tersebut tak dapat tercerap sempurna, salah kelola, bahkan menjadi ajang korupsi.

Selain itu, faktor ekonomi. Adakah dari kita yang belum pernah mendengar kalimat “yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin”?

Kapitalisme meniscayakan hal itu terjadi. Dalam kapitalisme, individu dibebaskan untuk memiliki apapun selama ia memiliki modal.

Tak heran jika akhirnya kita melihat sumber daya alam seperti tambang, gunung, pulau dan lain-lain bebas dimiliki oleh siapapun yang memiliki modal.

Akhirnya terciptalah ketimpangan ekonomi yakni yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin. Hal ini selaras dengan jumlah kelas menengah yang terus turun, bukan?

Mencetak Peradaban Maju dan Mulia

Sebagai seorang muslim, kita akan mengembalikan segala sesuatunya atau beramal sesuai dengan aturan Islam. Islam tidak hanya sekadar agama, tapi juga ideologi.

Aturan dari Allah SWT ini paket lengkap, mengatur segala aspek kehidupan termasuk pendidikan. Dalam sistem Islam (khilafah), pendidikan merupakan kebutuhan pokok rakyat yang wajib disediakan oleh daulah.

Makna wajib ialah tersedianya pendidikan, baik dari segi fasilitas serta kualitasnya.

Pendidikan dalam khilafah tersedia secara gratis. Bagaimana bisa? Dalam khilafah, sumber pemasukan dan pengeluaran negara telah jelas diatur dalam kas Baitul mal.

Hal ini mampu dilakukan sebab salah satu pemasukan dalam baitulmal bersumber dari kepemilikan umum. Yaitu pengelolaan sumber daya alam yang hasilnya akan dikembalikan kepada rakyat sepenuhnya, salah satunya dengan menyediakan pendidikan secara gratis.

Tidak akan ditemukan anak yang putus sekolah dan fasilitas pendidikan yang tidak layak seperti hari ini.

Dalam hal ekonomi juga akan diatur dengan aturan Islam. Mustahil muncul ketimpangan ekonomi dalam khilafah. Karena seorang khalifah (pemimpin negara khilafah) adalah raa’in (pengurus rakyat). Rasulullah Saw. bersabda, “imam (khalifah) adalah raa’in (pengurus rakyat) dan ia bertanggung jawab atas pengurusan rakyatnya.” (HR. al-Bukhari). Jika kita ingin memperbaiki pendidikan yang ada di negeri ini, pastikan tidak salah pilih sistem.

Sebagai seorang muslim sudah seharusnya kita memilih Islam untuk diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan.
Wallahu a’lam. (***)

Ribuan Warga Kumbe Kompak Menangkan Paslon Nomor 2 Rum-Innah

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2 Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau disingkat AMANAH hari ini Selasa (8/10) menggelar Blusukan.

Blusukan dilakukan di Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima disambut ribuan warga.

Aji Rum didampingi istri tercinta Hj. Dewi Wahyuni, SE atau biasa disapa Umi Dewi jalan keliling Kelurahan Kumbe dari Gang ke gang. menuju tempat acara di RT.01 RW.01.

Calon Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT atau biasa disapa Aji Rum dalam sambutannya menyampaikan dirinya datang khusus hari ini di kumbe untuk menjalin silaturahmi dan persaudaraan dengan warga Kumbe.

“Harus ada orang kumbe yang jadi Walikota Bima, untuk itu mari kita satukan barisan coblos nomor 2 Amanah” ujar Aji Rum disambut Yel-Yel Nomor 2 Menang Menang Menang.

Lanjutnya, orang Kumbe orang besar, mari bersama buktikan saat ini orang Kumbe bersatu untuk Amanah.

Aji rum ingatkan warga Kumbe, Jangan sampai memberikan kesempatan kepada orang lain, karena ini momentum terbaik buat warga Kumbe.

Sementara itu Umi Dewi menambahkan jangan lupa tanggal 27 November 2024 coblos jilbab putih. Ini waktunya orang Kumbe Jadi Walikota Bima, kapan lagi kita punya walikota warga asli Kumbe.

Umi Dewi ingatkan warga Kumbe, Jangan beri jalan dan kesempatan orang lain. 99 persen warga Kumbe beri dukungan dan menangkan Amanah.

“Kelurahan besar Kumbe harus bersatu dukung Rum-Innah. Insyaallah nomor 2 menang. Semoga niat baik warga Kumbe dapat diijabah oleh Allah SWT” ungkap Umi Dewi (***)