Kapolres Bima Perintahkan Jajarannya Patroli Humanis, Jaga Kondusifitas dan Stabilitas Kamtibmas

jpn

BIMAntika.net -Menjaga dan menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Wilayah Hukumnya Samapta bersama Piket fungsi Polres Bima Polda NTB Intensifkan Patroli humanis gabungan

Patroli yang berlangsung pada Selasa malam (7/April/26) diawali dengan apel persiapan personel dan APP yang dipimpin oleh Kanit I Samapta Ipda Ma,ruf.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 22.00. Wita itu Sasarannya seperti balapan liar, kasus 3C, begal dan kejahatan jalanan lainnya yang dapat memicu terjadinya instabilitas Kamtibmas di wilayah hukumnya.

Lokasi patroli dengan metode mobile yakni seputaran pantai Kalaki, Kantor Basarnas hingga pertigaan patung kuda Desa Panda serta beberapa tempat atau lokasi yang dianggap rawan terjadinya berbagai situasi Kamtibmas.

Kapolres Bima AKBP M.Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menuturkan kegiatan itu bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Bima.

“Kami akan selalu hadir ditengah masyarakat sehingga masyarakat merasa nyaman dan terayomi”. Ucapannya.

Kegiatan yang berakhir hingga dini hari itu berjalan dengan lancar, aman dan situasi Kamtibmas dilaporkan dalam keadaan Kondusif. (****)

Ketua Umum HMI MPO Cabang Bima: Kebijakan Pemerintah Kota Bima Yang Berdampak Baik Harus Didukung

jpn



‎Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Bima, Muzakir, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Pemerintah Kota Bima terkait penataan dan pengelolaan kawasan Serasuba, selama kebijakan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat.

‎Menurutnya, kawasan Serasuba memiliki nilai strategis baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun tata kota. Oleh karena itu, setiap langkah pemerintah yang bertujuan untuk memperbaiki, menata, dan mengoptimalkan fungsi kawasan tersebut perlu diapresiasi apabila benar-benar berdampak baik.

‎“Kami menilai, jika kebijakan yang diambil pemerintah terkait Serasuba mampu menciptakan kenyamanan, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta menjaga ketertiban, maka itu patut didukung,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa HMI MPO Cabang Bima tetap konsisten pada posisinya sebagai mitra kritis pemerintah. Dukungan yang diberikan bukan tanpa syarat, melainkan berdasarkan pada prinsip keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.

‎Lebih lanjut, ia juga mendorong agar kebijakan tersebut dilaksanakan secara transparan dan melibatkan partisipasi masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan warga yang terdampak langsung di kawasan Serasuba.

‎“Partisipasi publik sangat penting agar kebijakan ini tidak hanya baik secara konsep, tetapi juga tepat dalam implementasi di lapangan,” tambahnya.

‎Selain itu, ia mengingatkan bahwa pemerintah harus memastikan tidak ada pihak yang dirugikan secara sepihak dalam proses penataan kawasan. Pendekatan humanis dan solutif dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial di tengah proses perubahan.

‎Di sisi lain, HMI MPO Cabang Bima juga menegaskan akan tetap melakukan pengawasan terhadap jalannya kebijakan tersebut. Jika ditemukan hal-hal yang tidak berpihak kepada masyarakat, pihaknya tidak akan segan untuk menyampaikan kritik secara terbuka dan konstruktif.

‎“Kami akan terus mengawal. Jika baik, kita dukung. Jika ada yang keliru, tentu akan kami kritik demi perbaikan bersama,” tegasnya.

‎Di akhir pernyataannya, Ketua Umum HMI MPO Cabang Bima mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersikap bijak dan tidak mudah terprovokasi dalam menyikapi kebijakan pemerintah, serta bersama-sama menjaga kondusivitas daerah.

‎“Yang terpenting adalah bagaimana kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan mendorong kemajuan Kota Bima,” tutupnya. (****)

GMNI Bima : Pembangunan Lapangan Serasuba Bagian Dari Distribusi Kemakmuran Rakyat Kota Bima

jpn

BIMAntika.net -Ketua GMNI Cabang Bima Rifky Pratama memastikan akan kawal pelaksanaan program-program pemerintah Kota bima.

‘Kami siap mengawal Supaya tidak terjadi Disorientasi pada program-program yang di jalankan oleh Pemkot Bima” ujar Rifky.

Pengawalan ini menurut Rifky semata-mata memandang polemik yang tiada berujung mengenai proses pembangunan lapangan Serasuba Bima

“Dan kami melakukan advokasi untuk memastikan kebijakan pemerintah pro-rakyat” ujarnya.

GMNI juga menurutnya akan tetap berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan untuk memastikan suara masyarakat didengar.

“Karna Distribusi kemakmuran Harus dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat” tegasnya.

GMNI Bima Juga mendorong pemerintah Kota Bima untuk fokus pada akselerasi pertumbuhan ekonomi pada sektor-sektor strategis,

“Salah satunya Di sektor Pariwisata dan Pembangunan Lapangan Serasuba Bagian Dari Distribusi Kemakmuran Rakyat Kota Bima” Demikian ujar Rifky menegaskan.

GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) adalah organisasi mahasiswa ekstra-kampus berhaluan nasionalis yang didirikan pada 23 Maret 1954 di Surabaya.

GMNI berlandaskan ajaran Marhaenisme ajaran Bung Karno (Sosio-Nasionalisme, Sosio-Demokrasi, dan Ketuhanan) dengan tujuan membentuk kader bangsa yang memperjuangkan Sosialisme Indonesia berdasarkan Pancasila 1945. (****)

PC PMII Bima Angkat Suara Soal Polemik Pembangunan Serasuba, Apresiasi Pemkot Menata Untuk Keindahan Kota

jpn

Ketua Umum PC PMII Bima Wira Al Sanggar pertanyakan sejumlah pihak yang mempersoalkan pembangunan Lapangan Serasuba Kota Bima,

Wira Sapaan akrab Ketua Umum PC PMII Bima juga pertanyakan sejumlah pihak yang mengadvokasi pembangunan Serasuba.

“Kenapa dimasa kepemimpinan Man-Feri baru diadvokasi persoalan ini sementara di era-era sebelumnya tidak dipermasalahkan” ujar Wira.

Lanjutnya, Ia mengapresiasi pemerintahan Kota Bima dibawah kendali Walikota dan Wakil Walikota Bima H. Arahman H. Abidin, SE dan Feri Sofiyan, SH (Man-Feri) yang sedang membangun dan mempercantik Lapangan Serasuba.

“Kami sangat mengapresiasi langkah pembenahan Lapangan Serasuba oleh Pemkot Bima, tentu akan dinikmati secara luas oleh warga Kota Bima” tegasnya.

Sebagai Mahasiswa yang memiliki nalar intelektualitas Wira pun menyampaikan tetap obyektif dalam menilai langkah pembangunan yang sedang dilakukan oleh Pemkot Bima saat ini.

“Kami akan tetap obyektif, sekiranya dalam prosesnya pembangunan itu ada indikasi praktek korupsi mari kita sama-sama advokasi masalah ini kepada aparat penegak hukum’ tegasnya.

Sementara Pemkot Bima menegaskan status hukum Lapangan Serasuba sebagai aset resmi milik daerah. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Sejak 2018, Lapangan Serasuba telah sah tercatat sebagai Barang Milik Daerah dan menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Kota Bima,”

Lapangan tersebut sebelumnya dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 2015 menggunakan anggaran APBN, sebagai bagian dari program peningkatan sarana publik.

Proses pengalihan aset dimulai pada 2017, saat Pemkot Bima mengajukan permohonan hibah kepada pemerintah pusat. Proses itu kemudian dituntaskan melalui penandatanganan naskah hibah dan berita acara serah terima pada 25 Mei 2018 dengan nilai aset sebesar Rp 6,34 miliar.

Dalam dokumen hibah Barang Milik Negara (BMN), diatur kewajiban kedua belah pihak. Pemerintah pusat berkewajiban menyerahkan aset, menghapusnya dari daftar BMN, serta memberikan pembinaan teknis. Sementara itu, Pemkot Bima wajib mencatat aset sebagai BMD serta bertanggung jawab atas pengelolaan dan pemeliharaannya melalui APBD.

Keabsahan status tersebut juga diperkuat melalui surat resmi pemerintah pusat tertanggal 8 Oktober 2025 yang menegaskan bahwa Lapangan Serasuba sepenuhnya menjadi milik dan berada dalam pengelolaan Pemkot Bima.

Dengan dasar hukum tersebut, Pemkot Bima memastikan tidak ada lagi keraguan terkait status aset Lapangan Serasuba. “Ke depan, kami berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan aset ini secara transparan, profesional, dan untuk kepentingan masyarakat luas,”

Kita mengharapkan alur proses pembangunan serasuba tidak lagi terbengkalai tanpa adanya perubahan perbaikan yang signifikan dan mari kita ciptakan suasana aktivitas serasuba sebagai sentral interaksi masyarakat yang aman dan nyaman. (****)

Kapolres Bima Himbau Anggota Polri Hindari Tindakan Kontra Produktif, Arogansi dan Pelanggaran Yang Dapat Merusak Citra Polri

jpn

BIMAntika.net -Polres Bima Kabupaten Polda NTB menggelar upacara pengecekan kesiapan personel, peralatan, dan sarana prasarana untuk menghadapi situasi darurat atau potensi gangguan keamanan atau bencana alam.

Apel memastikan respon cepat, tepat, dan sinergis dalam menangani situasi krisis atau bencana itu dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH Senin 6 April 2026 pagi tadi di lapangan Apel Mapolres Bima Kabupaten.

Kegiatan Apel kesiapan kontingensi dengan sandi aman nusa I rinjani 2026 itu diikuti oleh Seluruh PJU dan personel Polres Bima Kabupaten.

Apel ini untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi situasi darurat, bencana alam, maupun gangguan Kamtibmas eskalasinya tinggi.

Dalam amanatnya Kapolres Bima AKBP M.Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH, melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menyampaikan Apel ini merupakan wujud kesiapan Polri dalam menghadapi potensi konflik sosial yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah hukum Polres Bima.

Berdasarkan data gangguan kamtibmas, pada tahun 2025 telah terjadi 626 kejadian, meningkat dari tahun 2024 sebanyak 476 kejadian, atau naik sekitar 31,5%. selain itu, tingkat penyelesaian perkara juga meningkat, yang menunjukkan dinamika gangguan kamtibmas semakin kompleks.

Lanjutnya, data kejahatan yang meresahkan (crime index) juga mengalami peningkatan, dari 193 kejadian pada tahun 2024 menjadi 225 kejadian pada tahun 2025, atau naik sekitar 16,6%, dengan peningkatan signifikan pada kasus curas sebesar 185,7%.

“Hal ini menunjukkan bahwa potensi gangguan kamtibmas, termasuk konflik sosial, masih sangat tinggi dan memerlukan kesiapan maksimal dari seluruh personel”. Ujarnya.

Keberhasilan Kontingensi Aman Nusa | Rinjani ini tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dalam menangani konflik, tetapi juga oleh kemampuan dalam mencegah konflik sejak dini dan menjaga stabilitas kamtibmas tetap kondusif.

“Dengan kesiapan, soliditas, dan dedikasi seluruh personel, kita mampu melaksanakan tugas ini dengan baik”. Pesannya.

Kapolres juga menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan keikhlasan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara

“Hindari tindakan kontra produktif, arogansi, maupun pelanggaran yang dapat merusak citra Polri”. Tutupnya. (****)

Polsek Tambora Sukses Mediasi Kasus Perundungan Pelajar, Vidio Viral Berujung Damai

jpn

BIMAntika.net -Upaya cepat Polsek Tambora Polres Bima Polda NTB membuahkan hasil setelah video terkait dugaan perundungan pelajar di Kecamatan Tambora, menjadi viral di media sosial.

Meski kasus yang sempat menimbulkan kegaduhan itu kini berhasil diselesaikan melalui mediasi dan berakhir damai. Minggu 5 April 2026 di Mapolsek Tambora.

Kapolres Bima AKBP M.Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH, melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak sekolah serta kedua belah pihak terkait dugaan perundungan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa seluruh pihak sudah hadir di Polsek Tambora untuk mengikuti proses mediasi yang ditempuh melalui jalur kekeluargaan sesuai kesepakatan bersama.

“Alhamdulillah antara kedua belah pihak sudah saling memaafkan melalui mediasi di Polsek Tambora” kata Kapolres mengutip Adib.

Kapolres juga mengimbau kepada para pelajar agar menjauhi tindakan perundungan atau bullying karena bukan merupakan cerminan perilaku yang baik dan mengajak semua pihak menjaga keamanan dan ketertiban.

“Harapan kami, mari kita sama-sama jaga keamanan dan ketertiban, baik di sekolah maupun di lingkungan,”Ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Tambora Iptu Suhadak menjelaskan peristiwa bermula pada Sabtu 4 April 2026 sekira pukul 08.00.Wita atara siswi SMPN 01 Tambora di lokasi sekolah SMPN 01 Tambora dan di jam sekolah.

Di TKP ada salah satu Siswa SMKN Tambora dan merekam kejadian tersebut diupload di Media Sosial akun FB miliknya dan seketika menjadi Viral serta mendapatkan berbagai reaksi dari Netizen.

Kemudian pukul 16.00 Wita, Ketua BPD Kelurahan Oi Panihi bersama korban dan orang tuanya mendatangi Polsek Tambora mengadukan kejadian yang dialami Korban.

Dalam penanganan lanjutan dilakukan pada Minggu, 5 April 2026 di Mapolsek Tambora bersama pihak sekolah, Pemerintah Desa dan keluarga kedua belah pihak

“Hasilnya kedua belah pihak sama sama menyatakan untuk berdamai atau menempuh jalur kekeluargaan”.Kata Kapolsek.

Pasca kejadian tersebut situasi Kamtibmas diwilayah hukum Polsek Tambora dilaporkan dalam keadaan Kondusif.(*)

Polsubsektor Palibelo Gerak Cepat Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran

jpn

BIMAntika.net -Polsubsektor Palibelo Polres Bima Kabupaten Polda NTB mengambil langkah cepat meringankan beban masyarakat terdampak kebakaran di Desa Roi Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Kebakaran yang menghanguskan rumah milik bapak Muhtar Warga Desa Roi itu terjadi pada Sabtu 4 April 2026 siang kemarin.

Sebagai wujud kepedulian dan empati Polri terhadap musibah yang dialami masyarakat Polres Bima Kabupaten melalui Kasubsektor Palibelo Ipda Subandi bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan.

Penyerahan bantuan berupa paket sembako, pakaian layak pakai, uang tunai dan lainnya itu berlangsung pada Minggu 5 April 2026 sekira pukul 10.00.Wita.

Langkah ini menegaskan komitmen Polri untuk memastikan warga tidak menghadapi musibah sendirian dan tetap mendapat dukungan di saat sulit dari pihak Kepolisian.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

“Apa yang kami lakukan ini semoga bermanfaat dan dapat meringankan beban yang tengah dihadapi masyarakat”. Kata Kapolres mengutip Adib.

Lanjutnya,dalam kegiatan tersebut Kasubsektor Palibelo Ipda Subandi juga didampingi oleh Ketua Bhayangkari Ranting Polsubsektor Palibelo Ny.Nita Subandi.

Sementara itu korban kebakaran dan pihak keluarga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pihak kepolisian Resor Bima Kabupaten yang telah dengan ikhlas membantu mereka yang saat ini tertimpa musibah.

“Terimakasih banyak Pak Polisi sudah membantu kami”. Ujar korban.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman. (****)

Bupati Ady Mahyudi : Musorkab KONI, Momentum Strategis Pembinaan Olahraga

jpn

Bimantika.net -Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Bima Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati Bima, Sabtu (04/04/2026), menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah pembinaan olahraga daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bima, Ady Mahyudi, dalam sambutannya di hadapan 28 pengurus Cabang Olahraga (Cabor) peserta dan 9 Cabor peninjau.

Kegiatan Musorkab ini turut dihadiri Wakil Bupati Bima, Irfan Zubaidy, jajaran KONI Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dipimpin Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Husnanidiati Murdin, unsur Forkopimda, serta pengurus KONI Kabupaten Bima.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus mendorong peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Bima.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan melahirkan program yang berdampak nyata. Kita ingin prestasi olahraga Kabupaten Bima ke depan lebih kompetitif dan tidak lagi berada di posisi bawah,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga menjadikan Musorkab sebagai titik balik kebangkitan KONI Kabupaten Bima.

Sementara itu, Husnanidiati Murdin menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang baik serta pemilihan kepemimpinan yang tepat dalam Musorkab.

Menurutnya, pembangunan olahraga harus berjalan seimbang melalui tiga pilar utama, yakni olahraga pendidikan, olahraga prestasi, dan olahraga masyarakat. Selain itu, perlu adanya fokus pada cabang olahraga unggulan sebagai basis pembinaan atlet berprestasi.

Sekretaris KONI Kabupaten Bima, Ahmad SP, menjelaskan bahwa Musorkab ini tidak hanya membahas program kerja, tetapi juga menjadi forum pemilihan Ketua Umum KONI Kabupaten Bima periode 2026–2030.

“Melalui Musorkab ini diharapkan lahir kepengurusan baru yang solid, profesional, dan mampu membawa perubahan signifikan bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Bima,” ujarnya.

Dalam tahapan penjaringan calon, terjaring dua kandidat kuat, yakni Irfan Zubaidy dan Sudirman.
(RRS/RumaRenggeSape//007)

Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih Perjuangkan Usulan Paving Gang dan Halaman Masjid Warga Panggi

jpn

BIMAntika.net -Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, melaksanakan kegiatan reses di RT 05 Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda Kota Bima, tepatnya di depan Masjid Qubatul Islamiyah.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung aspirasi terkait kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.

Dalam dialog bersama warga, salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah kebutuhan pavingisasi gang lingkungan serta penataan dan paving halaman depan Masjid Qubatul Islamiyah.

Warga menilai, kondisi gang yang masih belum tertata dengan baik serta halaman masjid yang memerlukan perbaikan menjadi perhatian penting, mengingat masjid merupakan pusat aktivitas ibadah dan sosial masyarakat.

Menyanggapi hal tersebut, Syamsurih menyampaikan bahwa usulan paving gang dan penataan halaman masjid merupakan kebutuhan yang sangat relevan dan akan menjadi perhatian serius untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran.

“Paving gang dan penataan halaman masjid ini sangat penting, tidak hanya untuk kenyamanan akses masyarakat, tetapi juga untuk mendukung kegiatan keagamaan. Ini akan kami catat dan perjuangkan sesuai dengan mekanisme yang ada,” ujarnya.

Ia juga kembali menjelaskan kepada masyarakat bahwa saat ini pemerintah sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, sehingga setiap program harus disusun berdasarkan skala prioritas.

Namun demikian, ia memastikan bahwa aspirasi masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan.

“Kita berada dalam kondisi efisiensi, sehingga pelaksanaan program dilakukan secara bertahap. Namun aspirasi seperti ini tetap menjadi prioritas dan akan kami kawal,” tambahnya.

Syamsurih juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong, serta mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh partisipasi aktif dari warga. Diharapkan, melalui kegiatan ini, sinergi antara masyarakat dan pemerintah semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kota Bima. (****//Sekwan)

Doktor Hasyim : Lapangan Serasuba Sah Sebagai Aset Pemkot Bima

jpn

BIMAntika.net -Pemerintah Kota Bima kembali menegaskan kejelasan status hukum Lapangan Serasuba sebagai aset resmi milik daerah.

Penegasan ini disampaikan melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, S,Sos.,SH., M.Ec.Dev. guna meluruskan berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.

Lapangan Serasuba dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2015 melalui anggaran APBN sebagai bagian dari program peningkatan sarana publik dan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen pengambilalihan pengelolaan telah dimulai sejak 2017, ketika Pemerintah Kota Bima secara resmi mengajukan permohonan hibah aset dari pemerintah pusat.

Upaya ini kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan naskah hibah dan berita acara serah terima pada 25 Mei 2018, dengan nilai aset mencapai Rp 6,34 miliar.

Dalam naskah hibah Barang Milik Negara (BMN), secara tegas diatur kewajiban para pihak. Pemerintah pusat sebagai pihak pertama berkewajiban menyerahkan aset kepada Pemerintah Kota Bima, menghapusnya dari daftar BMN, serta memberikan pembinaan teknis dalam pengoperasian dan pemeliharaan.

Sementara itu, Pemerintah Kota Bima sebagai pihak kedua wajib mencatat aset tersebut sebagai Barang Milik Daerah (BMD) serta bertanggung jawab penuh atas pengoperasian dan pemeliharaan melalui pembiayaan APBD.

“Sejak 2018, Lapangan Serasuba telah sah tercatat sebagai Barang Milik Daerah dan menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Kota Bima,” jelas Dr. Muhammad Hasyim.

Keabsahan tersebut kembali diperkuat melalui surat resmi pemerintah pusat tertanggal 8 Oktober 2025 yang menegaskan bahwa aset tersebut sepenuhnya telah menjadi milik dan berada dalam pengelolaan Pemerintah Kota Bima.

Dengan rangkaian dokumen dan ketentuan hukum yang jelas, Pemerintah Kota Bima memastikan tidak ada keraguan terhadap status pengelolaan Lapangan Serasuba.

“Pemerintah Kota Bima pun berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan aset tersebut secara transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” pungkas Dr. Muhammad Hasyim. (****)