Ketua Srikandi Syafaad Kecamatan Wawo Geram Atas Ulah Sri Rahmania

Bimantika.net,_Pemilu kada kabupaten bima 2020 tinggal beberapa hari lagi suhu politik semakin memanas berbagai macam strategis di mainkan oleh para kontestan dan tim-tim suksesnya.

Ketua Srikandi Syafaad kecamatan wawo, Sri Nurhayati di media ini hari senin (30/11/2020) melalui WhatsApp nya mengatakan bahwa dirinya sangat marah saat dirinya melihat dan mendengarkan siaran Langsung di media sosial yang mengakukan diri sebagai ketua Srikandi kecamatan Wawo beralih dukungan dari Syafaad ke In-dah.

“Sampai saya kaget karena nama depannya sama dengan nama saya yaitu Sri hanya berbeda nama belakang” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa nama panjangnya adalah Sri Nurhayati sedangkan dia Sri rahmania dan dia tidak termasuk dalam struktur tim Srikandi syafaad kecamatan Wawo apalagi sebagai ketua.

Masih di katakannya bahwa kalau memang dia sebagai ketua ataupun masuk dalam struktur tim Srikandi kec wawo mana SK yang di berikan oleh Paslon Drs. H. Syafruddin H. Nur Mpd dan Ady Mahyudi atau di singkat Syafaad.

“Sedangkan saya jelas punya SK yang di berikan sebagai ketua Srikandi Kecamatan Wawo dan bukti SK saya ada” ujarnya.

Menurutnya bahwa memang politik ini luar biasa, segala cara bisa di lakukan agar mental lawan bisa kendor tapi sayang Srikandi Syafaad tidak bisa di bodohin dengan cara cara kotor seperti itu.

“Kami sulit dibodohi karena kami dengan sepenuh hati serta dengan ikhlas akan berjuang untuk memenangkan pasangan calon idola kami Syafaad” tegasnya.

Menurutnya bahwa Dengan adanya kejadian ini akan menjadi motivasi buat para Srikandi Srikandi kecamatan Wawo karena orang wawo pantang untuk berdusta. (BNN_07/Ruma Rengge)

Herman Effendy Sebut Tidak Ada Tim Laskar Di Syafaad

Bimantika.net,_Adanya Berita Media Online Bimantika.net yang terekspose pada tanggal 28 November dengan judul :
Pasukan Laskar Syafaad Sanggar Alih Dukungan ke IDP-Dahlan, mendapat Protes keras dari pihak Paslon Syafaad.

Dalam pemberitaan itu Maskur salah seorang warga Desa Taloko Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima boleh dibilang dia adalah “muallaf” politik, bahkan kalimat Muallaf Politik itu keluar dari mulutnya sendiri saat Bimantika mewawancarainya di kediaman IDP pada hari Kamis Malam lalu.

Semula Maskur adalah Laskar Pendukung Paslon Syafaad Nomor urut 2 dan melihat kondisi secara keseluruhan yang merata di kabupaten Bima kini hijrah mendukung Paslon Petahana nomor 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan).

Atas pemberitaan ini, Ketua Harian Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima nomor 2 Drs. H. Syafruddin H. M. Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi (Syafaad), Herman Effendy, S. Sos, M. Ap melalui saluran WhatsApp nya keberatan atas pemberitaan tersebut karena dirinya selaku Ketua Harian Syafaad tau persis nama-nama Tim Pemenangan Syafaad yang sudah di SK kan secara legal.

Menurut Herman bahwa SyafaAd tak pernah membentuk Team Laskar se kabupaten bima sebagaimana pengakuan saudara Maskur.

“Yang ada Pasukan Baret Merah, Pasukan Baret Biru dan Pasukan Badar” Ungkap Herman.

Dalam Percakapan WhatsApp tersebut Herman Effendy menganggap bahwa pernyataan salah seorang yang mengaku sebagai Laskar Syafaad itu adalah Ilegal.

“Mungkin perlu Pak Pimpred bisa mengkonfirmasikan kepada saya sebagai ketua harian kabupaten.karna ini tak fair” tegas Herman Effendy.

Diakhir Komentarnya, Herman Effendy menyebutkan bahwa Laskar Syafaad itu Ilegal tidak tercantum dalam SK Syafaad secara resmi. (BNN_01)

Lagi, Para Ibu-Ibu Datang Beri Dukungan Pada IDP-Dahlan

Bimantika.net,_Minggu (29/11/2020) Kembali Rakyat Kabupaten Bima datang di Pandopo Kediaman Calon Bupati Bima Petahana Nomor 3 Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yg berdampingan degan Calon Wakil Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan)

Rasa cinta yang mendalam rakyat terhadap IDP-Dahlan nampak dengan jelas dalam pertemuan kali ini dengan tetap mengedepankan Protokol Covid-19

Ada beberapa titik tersimpan ember berisi air dan sabun cuci tangan, dan sebelum masuk dalam rumahnya IDP, di persiapkan Hand Sanitizer yang terletak Disamping pintu depan utama dan di pintu belakang kediaman pun tersimpan hand Sanitizer.

Kehadiran Rakyat Arus bawah Kabupaten Bima adalah bentuk kedekatan Sosok IDP dengan rakyatnya sehingga jarak yang jauh pun mereka tidak permasalahkan demi bertemu langsung dengan Sang Idola mereka dalam Pilkada Kabupaten Bima Desember 2020.

Salah seorang ibu-ibu yang yang Juga Ketua Gender IDP Desa Campa Kecamatan Madapangga, Rita hadir di Pandopo IDP saat di wawancarai menyebutkan bahwa dirinya hadir di kediaman IDP semata-mata sebagai bentuk dukungannya untuk memenangkan IDP-Dahlan.

“Insya Allah kami datang di rumah Umi Dinda ingin memberikan dukungan secara langaung pada Umi Dinda, dan seluruh keluarga dan tetangga kami siap memenngkan Umi Dinda di TPS tempat kami tinggal” demikian ujarnya.

Masih menurut nya bahwa saat ini di Desa tempat dirinya berdomisili sebahgian besar masih memberikan dukungannya pada Umi Dinda sehingga dirinya percaya diri bahwa di Desa nya menang IDP-Dahlan.

“Bukan takabur pak, kami sebagai tim Umi Dinda sudah mendata sebahgian besarnya mendukung Umi Dinda dan Aji Dahlan di Desa kami benar-benar mendukung atas dasar jasa Umi Dinda dan Aji Dahlan selama ini” ungkapnya.

Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) pada kesempatan itu mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya yang sangat mendalam pada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bima yang sudah mengabaikan kegiatan pribadi masing-masing lalu datang menemuinya memberikan dukungan secara nyata.

“Kami dan Aji Dahlan merasa berterimakasih yang sangat mendalam pada seluruh yang hadir di kediaman kami hari ini, semoga Kemenangan bersama ini akan kita wujudkan secara bersama” ujar IDP.

IDP pun memberikan pesan agar seluruh Tim Pemenangan dan Relawan di semua tingkatan agar tetap mengedepankan nilai-nilai kebersamaan, Persatuan dan Kesatuan dalam menghadapi Pilkada 9 Desember 2020.

“Jangan lupa sampaikan pada seluruh keluarga, tetangga dan para sahabat agar do bilik suara nanti Coblos Nomor 3 berjilbab Kuning” ajak IDP. (BNN_01)

Warga Desa Rato Kecamatan Bolo Beri Dukungan Riil Untuk IDP-Dahlan

Bimantika.net,_Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Petahana Nomor 3 Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) terus mendapat dukungan nyata dari berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bima.

Sabtu malam, (28/11/2020) giliran warga Desa Rato Kecamatan Bolo, yakni Wilayah terbesar DPT di Kecamatan Bolo, datang di kediaman IDP dengan tujuan memberikan dukungan riil pada Paslon IDP-Dahlan.

Sejumlah warga Desa Rato tersebut dari berbagai dusun yakni Dusun Dorowila, Kampung Sigi, Kampung Saleko.

Warga Dusun Dorowila, H. A. Wahab Sunnah, pada media beberapa online menyebutkan bahwa dirinya selaku warga Dusun Dorowila, siap mendukung IDP- Dahlan, pada Pilkada 9 Desember mendatang.

“IDP- Dahlan, sudah mendarah daging, maka wajid kita dukung,” jelasnya yang diamini oleh warga yang lain.

Warga Kampung Sigi, Yakub, menyatakan hal yang seruoa yakni IDP adalah sosok yang bersahaja, dan sudah berbuat banyak untuk warga masyarakat Khususnya Kecamatan Bolo.

“Ya kita harus membalas jasa Umi Dinda dan Aji Dahlan dengan mencoblos Nomor 3 pada tanggal 9 Desember mendatang” ungkapnya.

Sementara itu, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, menyampaikan, terima kasih dan rasa bangga serta apresiasi terhadap warga Rato dan lainnya yang mendukung Paslon nomor 3 pada Pilkada 2020.

“Jangan lupa ya, ajak keluarga tetangga dan kerabat pada tanggal 9 Desember agar mencoblos nomor 3,” demikian ajak IDP.

Tak lupa pula IDP sampaikan Pesan Moral bahwa agar seluruh tim di semua tingkatan agar tetap mengedepankan politik santun, dan tidak menjelekan paslon lainnya. (BNN_01)

Atas Nama Cinta, Kaum Ibu-Ibu Datangi Kediaman IDP dan Siap Menangkan Nomor 3

Bimantika.net,_Sabtu (28/11/2020) Sejumlah Ibu-Ibu pendukung setia Pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Bima Petahana Nomor 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) mendatangi rumah kediaman IDP.

Mereka hadir atas nama nurani kecintaan mereka pada Calon Bupati IDP sekaligus memberikan support pada IDP bahwa sesungguhnya IDP-Dahlan masih sangat mereka cintai.

Atas nama cinta rakyat Pada pemimpin itulah sehingga mereka hadir memakai sejumlah kendaraan baik mobil pribadi maupun mobil sewaan.

“Kami hadir menemui langsung Umi Dinda yang kami Idolakan, sehingga malam ini kami datang tanpa arahan siapapun kecuali kehendak hati kami yang terpanggil untuk memenngkan Umi Dinda” ungkap Sarafiah asal Desa Rade Kecamatan Madapangga.

Hal senada disampaikan oleh Salmah, bahwa dirinya hadir bersama anaknya dan ponakannya beserta puluhan gender desa rade semata-mata untuk memberikan dukungan riil pada Umi Dinda sekaligus memenangkan Paslon Nomor 3 di Pilkada 9 Desember 2020.

“Kami hadir dengan puluhan ibu-ibu di Desa Rade karena niat kami untuk memenangkan Umi Dinda dengan tulus dan ikhlas tanpa kepentingan apapun” ujar Salmah.

Pada kesempatan tersebut, IDP menyampaikan rasa hormat dan terimakasihnya yang sangat mendalam terhadap antusias para ibu-ibu yang siap memenangkannya.

IDP pun tetap memberikan pesan moralnya agar seluruh tim dalam semua tingkatan untuk tetap mengedepankan politik santun dengan menghormati paslon lain.

“Tidak ada lagi waktu buat kita untuk menjelekkan Paslon lain, melainkan saat ini kerja keras semua tim untuk mempengaruhi keluarga dan tetangga agar mencoblos Nomor 3 di Bilik suara pada tanggal 9 Desember Nanti” demikian pesan moral yang disampaikan oleh IDP
(Tim)

Pasukan Laskar Syafaad Kecamatan Sanggar Alih Dukungan ke IDP-Dahlan

Bimantika.net,_Maskur salah seorang warga Desa Taloko Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima boleh dibilang dia adalah “muallaf” politik, bahkan kalimat Muallaf Politik itu keluar dari mulutnya sendiri saat Bimantika mewawancarainya di kediaman IDP pada hari Kamis Malam lalu.

Semula Maskur adalah Laskar Pendukung Paslon Syafaad Nomor urut 2 dan melihat kondisi secara keseluruhan yang merata di kabupaten Bima kini hijrah mendukung Paslon Petahana nomor 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan).

Ditanya soal kenapa meninggalkan Syafaat lalu kini mendukung IDP-Dahlan ? Dirinya menguraikan bahwa pola dan cara politik yang diperankan oleh khususnya IDP sangat menyentuh batin terdalamnya dengan segala keramahan IDP dalam menyikapi berbagai persoalan selama masa kampanye.

“Intinya saya menilai keliling kabupaten Bima bahwa IDP-Dahlan masih dicintai oleh Rakyat, sehingga saya tidak ingin lagi mendukung Syafaad yang menurut saya akan kalah lagi” ujar Maskur.

Dirinya berkeyakinan pindah haluan adalah cara terbaik bagi dirinya untuk meraih kemenangan bersama IDP-Dahlan.

“Saya tidak ingin dukung calon yang bakalan kalah, makanya saya pindah dukungan semula dukung aji syafru dan kini siap memenangkan Umi Dinda” tegasnya.

Maskur menambahkan bahwa situasi saat ini di Kecamatan Sanggar yang diklaim oleh Syafaad hanyalah pengklaiman politik saja, namun tindakan riil memoengaruhi massa di arus bawah sama sekali tidak dilakukan oleh Paslon Syafaad.

“Itu juga yang menjadi faktor utama hijrahnya saya ke dari Syafaad ke IDP-Dahlan, tim-timnya tidak ada yang jalankan misi pemenangan” ujarnya. (BNN_01)

Pasukan Bajaj Bima Beri Dukungan Ke IDP-Dahlan

Bimantika.net,_Persatuan Organisasi Bajaj (POB) Kabupaten Bima hadir di Pandopo Kediaman Calon Bupati Bima Petahana Nomor 3, Hj. Indah Damayanti Putri SE (IDP).

POB tiba di Kediaman IDP Jum’at malam sekitar pukul 19:00 Wita. Mereka hadir dalam rangka memberikan dukungan riil pada IDP, sekaligus Siap memenangkan Paslon IDP-Dahlan di Pilkada Kabupaten Bima 9 Desember 2020.

Ketua Umum Bajaj Yusuf dihadapan IDP menyampaikan sikap politiknya bahwa dengan hadirnya perkumpulan Bajaj lebih kurang 100 Bajai adalah bentuk dukungan riil untuk Umi Dinda dan Aji Dahlan.

POB yang menyebar 5 Kecamatan yakni, Kecamatan Bolo, Woha, Palibelo, Belo, dan Monta kehadirannya semata-mata dengan niat tulus ikhlas memenangkan IDP-Dahlan Paslon Petahana.

Ada asspirasi yang mereka sampaikan dengan santun di hadapan IDP yakni
Mengharapkan sembari meminta pada IDP apabila terpilih kembali nantinya senantiasa memperhatikan organisasi Bajaj.

“Apalagi oganisasi Bajaj Kabupaten Bima di 5 Kecamatan sudah lumayan lama sekitar satu tahun berdirinya,” terangnya.

Pada kesemptan itu pula, mereka hadir di kediaman IDP, memberikan dukungan moral untuk memenangkan IDP-Dahlan.

Mereka pun menambahkan bahwa mereka memiliki sikap memberikan Dukungan pada IDP-Dahlan semata-mata ada sebuah keyakinan mereka bahwa IDP-Dahlan adalah sosok pemimpin yang mampu memperhatikan hajat hidup kelompok Bajaj.

Dalam kesempatan itu, Hj. Indah Dhamanyanti Putri SE, menyampaikan terima kasih rasa bangga yang sangat memdalam ats hadirnya organusasi Bajai yang memberikan dukungan pada dirinya dan H. Dahlan.

“Kami sampaikan terima kasih karena sudah meninggalkan kegiatan masing-masing di malam ini dan bangga kami ucapkan atas dukungannya kepada kami dan H. Dahlan” ungkap IDP.

IDP pun menyampaikan pesan Pilkada Damai pada sejumlah organisasj Bajaj untuk bersama-sama bekerja dengan menjaring massa sebanyak-banyaknya dengan pola santun dan ramah.

“jangan lupa ajak keluarga tetangga dan kerabat mencoblos nomor 3. Satu suara sangat berharga menentukan kemenangan IDP-Dahlan” demikian pesan moral IDP. (Tim)

Janji Politik IDP-Dahlan Di Madapangga Terabaikan

Bimantika.net,_Janji Politik IDP-Dahlan di Kecamatan Madapangga selama masa kepemimpinannya 2015-2020 terlalu banyak yang belum direalisasikan.

Hal ini membuat Ketua Harian Paslon Syafaad, Herman Effendy, S. Sos angkat bicara. Menurut Herman Effendy bahwa Janji IDP-Dahlan di madapangga tinggal janji, dan hampir semua kontrak politik nya tak pernah ada realisasi nya.

“lalu apa pemimpin seperti ini mau di pilih kembali oleh rakyat madapangga” ungkapnya dengan nada tanya.

Herman pun membeberkan beberapa item janji politik IDP-Dahlan yakni Janji mau bikin jembatan tani tak satupun ada realisasi nya. lalu Dam menjadi sumber air bagi petani menjadi komoditas politik semata, mahal dan langkanya pupuk menjadi momok bagi para petani di Madapangga.

Lanjutnya bahwa kebutuhan air bersih di desa Rade sudab lebih kurang 13 tahun, masyarakat desa rade menangis karna ketidak ketersediaan air bersih.tak ada realisasi dari IDP- Dahlan.

Masih menurut Herman Effendy bahwa selama ini rakyat tidak tinggal diam, justru unjuk rasa,blokir jalan dan segala upaya sudah di lakukan oleh masyarakat desa rade, namun IDP-Dahlan “tutup mata” dan tutup telinga atas kebutuhan dan keluhan rakyat nya sendri yang memenangkannya secara mayoritas di desa rade dan madapangga pada umum nya.

Lagi-lagi Herman berpendapat bahwa Saat nya sekarang masyarakat madapangga akan menarjk kembali mandar yang telah di berikan tahun 2015.

“kami tak akan mau di bohongi lagi dengan janji palsu dan tak ingin terulang kembali kesalahan 2015 silam” Tegas Herman. (BNN_07/Ruma Rengge)

Tim Central Komando Wera Siap Menangkan Syafaad

Bimantika net. Wera adalah kecamatan bagian utara kabupaten bima yang masyarakatnya mayoritas petani dan Nelayan, dan kecamatan Wera masuk dalam zona timur dalam pembagian zona kampanye di pilkada kabupaten bima 2020 ini bergabung dengan Kec Ambalawi, Wawo, Sape dan Lambu.

Masyarakat Wera tidak mau kalah dengan kecamatan kecamatan yang lain seperti Sape dengan Baret Merah nya kecamatan wera pun punya pasukan juga seperti GARUDA TIMUR dan CENTRAL KOMANDO yang berada di desa Sangiang.

Dalam pernyataannya ketua Central komando Husain mengatakan Sangiang adalah kampung SYAFAAD, Sangiang milik Syafru-Ady dan itu tidak bisa dibantah walaupun hari ini dirinya tau rival sangat masif untuk melakukan invasi hampir disetiap dusun.

Menurutnya ada dua indikator besar kenapa CENTRAL COMANDO yakin kalau sangiang masih menjadi kampung Syafaad.

Menurutnya Pertama, adanya 2 tokoh besar yg menjadi kekuatan besar dan menjadi pemercik semangat pemuda sangiang yang tergabung di CENTRAL COMANDO yaitu pak SUKRIN HT. M. Pd yang menjadi icon sekaligus kebanggaan masyarakat wera yang sebentar lagi akan di lantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat tingkat 1 NTB penggantikan Antar Waktu (PAW) dari Ady Mahyudi calon Wakil Bupati dari fraksi partai Amanat Nasional (PAN).

Dan Kedua adanya H.AdLAN S.Pd Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Bima.

“Dikontestasi pilkada 2015 saja Ady dan H. Syafru pisah dan disangiang, Ady mahyudi jauh mengungguli rivalnya apalagi dipilkada 2020 sekarang mereka tergabung menjadi kekuatan besar yaitu paslon SYAFAAD” ujarnya.

2 indikator itu saja sudah cukup menjadi tolak ukur keyakinan mereka kenapa sangiang mereka katakan kampungnya SYAFAAD,.

“Kami di CENTRAL COMANDO siap lahir bathin untuk memenangkan SYAFAAD baik di desa Sangiang maupun di kecamatan Wera pada umum nya” ujarnya.

Lanjutnya, bahwa dirinya juga tetap melakukan kampanye serta konsolidasi di seluruh desa yang ada di kecamatan Wera walaupun tanpa adanya paslon yang datang di tengah mereka. (BNN_07/Ruma Rengge)

Jelang Pencoblosan, Sejumlah Pendukung Syafaad Sape-Lambu Alih Dukungan Ke IDP-Dahlan, Petahana Makin Kuat

Bimantika.net,_Makin dekat hari pencoblosan Pilkada Kabupaten Bima 9 Desember 2020 makim memberikan gambaran dan peta kekuatan calon Bupati Bima petahana nomor 3 semakin kuat.

Calon Bupati Bima Petahana nomor 3 Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (iDP) yg berpasangan dengan calon wakil Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd memiliki kekuatan rakyat arus bawah yang begitu kuat.

Lebih-lebih lagi ditambah dengan dukungan para simpul pemilih, para tokoh politik lokal regional dan nsional tentu akumulasi itu adalah kekuatan politik yang maha dahsyat.

Sehingga wajar saja kekuatan itu di baca oleh relawan Pasangan Calon Bupati Bima nomor 2, Drs. H. Syafruddin H. M. Nur dan Ady Mahyudi (Syafa’ad) berbalik haluan untuk mendukung IDP-Dahlan.

puluhan orang tim Paslon Syafaad kini mulai hengkang mendukung Paslon IDP-Dahlan yang semestinya pemilihan yang tinggal menghitung belasan hari harusnya memperkuat paslon yang didukung malah hengkang dukung paslon lain.

Puluhan relawan Syafaad yang mengalihkan dukungan ke paslon petahana nomor 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Drs. Dahlan M. Noer M.Pd adalah relawan yang tergabung dalam Salam Syafaad Kecamatan Sape Lambu Ismadin alias Virus dan Ketua Garda Muda Syafaad Lambu, Chandra menyatakan mendukung paslon IDP-Dahlan.

Langkah keduanya juga diikuti oleh puluhan relawan lain yang tergabung dua gerbong tersebut dengan menemui langsung Cabup Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, di pendopo pada Rabu (25/11/2020) malam.

Virus mengaku, dirinya bersama relawan Syafaad yang lainnya hengkang bukan karena pemaksaan, melainkan dari hati nurani. Sebab visi-misi yang ditawarkan paslon In-Dah berbasis program kerakyatan.

“Program-program tepat sasaran, menampung apirasi semua kalangan. Inilah menjadi penyebab kami mendukung Dinda-Dahlan,” katanya disambut tepuk tangan meriah.

Ia mengira, visi-misi perubahan yang digaungkan paslon yang didukung sebelumnya menyentuh akar rumput. Tapi faktanya hanya sebuah jargon ingin menganti Bupati dan Wakil Bupati Bima tanpa konsep.

“Kami juga tidak ingin berpolitik tanpa ide dan gagasan. Hal ini jugalah mendorong kami keluar dan mendukung Dinda-Dahlan,” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan eks Ketua Garda Muda Kecamatan Lambu, Candra. Ia mengaku kedatangannya menemui Dinda-Dahlan untuk menyatakan langsung dan komitmen memenangkan Dinda-Dahlan.

“Pertemuan malam ini bukan atas dasar dipaksa dan terpaksa, tapi sesuai dengan hati nurani kami,” ujarnya. (OB/Mah/BNN_01)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom