Babe Jenguk Warga yang Sakit, Crew Humas Hanya Kerja Untuk Bupati

Bimantika.net
Usai lakukan kegiatan kenegaraan yakni Upacara HUT 17 Agustus, Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan M. Noer, M.Pd pada hari sabtu (17/8/2019) langsung menjenguk keluarga besar Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima yang sedang berbaring kesakitan ditempat tidurnya. Babe sapaan Akrab Wakil Bupati Bima melakukannya dengan hati tulus yang paling dalam tanpa dibarengi dengan pencitraan. Aksi spontan Babe ini tentu menjadikan bahagia tersendiri bagi keluarga penderita yang tidak menyangka kalau pemimpin mereka hadir dalam kondisi seperti itu. “Ini adalah kegembiraan yang sangat mendalam yang kami rasakan disaat kami seperti ini pemerintah hadir ditengah tengah kami” ujar salah satu keluarga yang dijenguk oleh Babe.
Babe memiliki kepekaan sosial tinggi sehingga rakyat menganggap bahwa babe adalah sosok yang sangat melekat erat dengan rakyat.
Kepedulian seperti inilah yang dikehendaki oleh masyarakat karna pemerintah ada dalam kondisi masyarakat yang sedang membutuhkan para pemimpinnya.


“Babe itu adalah sosok yang memiliki kepribadian yang sungguh sangat luar biasa sehingga dalam aktifitasnya selalu ingin bersama rakyanya” penggalan kalimat itu tentunya tertuju ke babe sebagai sosok pemimpin yang memahami sepenuhnya akan penderitaan rakyat arus bawah.
Momentum 17 Agustus dijadikan oleh Babe sebagai bentuk pengabdiannya pada rakyat sehingga dirinyapun meluangkan waktunya untuk bersama warga masyarakat.
Mestinya ini patut menjadi sebuah contoh bahwa pemimpin adalah pelayan rakyat bukan sebaliknya.
Delian Lubis menyebut bahwa ada diskriminasi Humas Pemkab Bima dalam menjalankan tugas pemerintahan Kabupaten Bima, menurutnya Humas hanya bekerja untuk Bupati saja.
“Andaikan Bupati yang jalan mejenguk rakyat pasti crew Humas dengan perangkatnya langsung memvidiokan sekaligus membuat release, tapi pak wakil turun jenguk rakyat tidak ada satupun crew humas yang melakukan peliputan secara resmi” demikian ungkap Lubis.( //arif)

BAWANG GARAM. HARGA ANJLOK PETANI MERAUNG, IDP MEMBISU

Bimantika.net
Anggota DPRD Kqbupaten Bima, Edy Muhlis, S. Sos menyebut bahwa Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP,red) tidak mampu menahan laju anjloknya sejumlag harga komoditi andalan lokal Bima seperti Bawang dan garam.
Dirinya menyebut bahwa bawang merah dan garam adalah potensi utama kabupaten bima. sayangnya, kedua komoditi potensial ini belum disentuh secara serius oleh pemkab bima dengan kebijakan yang intergrade sytem, sehingga dari tahun ketahun seolah jalan ditempat dn tdk signifikan memberi kontribusi bagi daerah. baik dalam peningkatan kesejahteraan warga maupun PAD daerah. padahal. PDRB KAB BIMA akan naik 300% ketika panen bawang merah. demikian juga garam. sebagai daerah dgn potensi garam rakyat yang dahsat. penyerapan garam bagi konsumsi warga kab bima harusnya keningkat dn sesuai standar kinsumsi garam yg sesuai standar nasional. anehnya. warga kabupaten bima yg terpenuhi kebutuhan asupan garamnya hanya 27%.

atas kondisi tersebut. krue bimantika mencoba meminta tanggapan salah satu DPRD Kabupaten Bima. EDY MUHLIS, S.SOS. politisi Partai Nasdem ini menyebut, kegagalan IDP DAHLAN yg paling nyata adalah bisa dilihat dari kebijakanya pada dua komidi utama tersebut. ini masalah serius. dan anehnya. ini luput dari perhatian putra putri daerah. dn seakan membiarkan kegagalan tersebut menjadi hal yang wajar. lebih lebih kaum intelektual.
“yang mencuat dipermukaan malah perdebatan yang tidak substansi baik di medsos maupun di warung-warung kopi” ujar edy muhlis.

masih menurut edy muhlis. jika kita benar-benar peduli pada daerah kita, semua pihak harus memberikan catatan keras kepada IDP DAHLAN atas kegagalanya mengembangkan 2 komditi utama tersebut sebagai salah satu leading sektor unggulan daerah. “kegagalan itu buruk. dan menjadi ukuran bagi IDP DAHLAN. apakah mereka layak diberi kesempatan lagi. setelah gagal total pada dua komoditi itu” ujarnya sengit.
Diakhir Pernyataannya, Edy Muhlis ungkapkan rasa kekecewaannya yang mendalam pada Pemerintahan IDP Dahlan yang tidak berpihak pada para petani.
“saya pribadi benar2 kecewa melihat dinamika politik di daerah kita. tdk ada lagi yg peduli pada politik membangun daerah. semua berbondong bondong berebut politik kekuasaan. sehingga kita kehilangan esensi perhelatan pilkada 5 tahunan. saya memberi catatan penting untuk ini. bagi semua pihak” tambahnya.
Edy muhlis menghimbau dan berpesan, dimoment pilkada 2020 yg akan datang. semua warga kabupaten bima penting mengingat semua janji politik para politisi. terutama para calon pimpinan daerah. jangan sampai terulang kembali memilih pemimpin yg tdk paham priorita pembangunan berdasarkan potensi daerah. “saya benar2 berharap kedepanya. kita harus benar2 ketat memilih pemimpin. ini demi kemajuan daerah yg kita cintai. jangan salah terus memilih pemimpin karena terpesona dgn pampangan fisiknya. tapi paparan gagasanya yang menjadi pertimbangan utama”ujarnya menambahkan.(//tuktuk//pul)

Luar Biasa, Inovasi Sentuh Perempuan dengan SIMAWAR Masuk Top 45

Bimantika.net
Perjalanan aplikasi sentuh perempuan dengan SIMAWAR dari Kabupaten Bima mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tingkat nasional tahun 2019 berhasil masuk jajaran top 45.
SIMAWAR adalah aplikasi inovasi yang digagas untuk memudahkan akses perempuan terhadap layanàn penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang selama ini dilakukan secara konvensional, memungkinkan penanganan secara cepat dan murah. Keberhasilan ini ini diketahui berdasarkan siaran pers Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rabu (14/08) di Kantor Kementerian PANRB.


“Selamat untuk instansi yang sudah masuk Top 45. Semoga inovasi ini dapat terus berlanjut,” ujar Menteri Syafruddin saat mengumumkan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 di Kantor Kementerian PANRB, Rabu (14/08).
Mantan Wakapolri tersebut mengatakan, Proses seleksi Top 45 dilakukan oleh Tim Panel Independen dan Tim Evaluasi sementara penentuannya dilakukan oleh Tim Panel Independen. “Posisi Top ini akan dikirim ke PBB untuk dilombakan pada kompetisi tingkat dunia yaitu United Public Service Award (UNPSA) yang diselenggarakan PBB.
Bagi pemerintah daerah yang inovasinya terpilih sebagai Top 45 akan mendapatkan alokasi Dana Insentif Daerah (DID). Pemberian DID ini telah dilakukan sejak tahun anggaran 2018. Jelas Menteri.
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE saat mendapatkan informasi tentang prestasi tersebut mengatakan, “Alhamdulillah, keberhasilan aplikasi Sentuh Perempuan dengan SIMAWAR menembus Top 45 diharapkan bisa menjadi motivasi dan memacu para ASN untuk lebih mengoptimalkan kompetensi agar mampu memanfaatkan teknologi Informatika untuk mengoptimalkan pelayanan publik di semua sektor
Hal ini kata Bupati penting mengingat kedepan salah satu tantangan dalam percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik adalah perlunya profil SDM Aparatur yang memiliki kompetensi yang memadai. Prestasi ini merupakan hadiah Hari Jadi Ke-379 Bima yang tahun mengambil tema Berkarya Inovatif Wujudkan Bima RAMAH.
Bupati secara khusus menyampaikan apresiasi atas kerja keras Tim Pengelola Aplikasi SIMAWAR dan Tim Pengelola Pengaduan Masyarakat sehingga prestasi tersebut dapat diraih setelah melalui perjuangan keras dan koordinasi intensif.
Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 ini terdiri dari 8 kementerian dengan 9 inovasi, 4 lembaga sebanyak 4 inovasi, 5 provinsi dengan 5 inovasi, 16 kabupaten dengan 17 inovasi, 9 kota sebanyak 9 inovasi, dan 1 BUMN dengan 1 inovasi.
(//arif/TKPDiKB)

30 Peserta Ikuti Lokakarya Penyusunan Rencana Aksi Bidang Pangan dan Gizi

Bimantika.net

Pemerintah Kabupaten Bima bekerjasama dengan program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) NTB menggelar Fasilitasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah Bidang Pangan dan Gizi (RAD-PG) yang melibatkan Perangkat daerah terkait Seperti Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Dikbudpora, DP3AP2KB, Dinas Kominfostik Rabu (14/8) di Gedung PKK Jalan Gatot Subroto Kota Bima dipandu oleh Kabid Perencanaan Sosial dan Budaya Bappeda Kabupaten Bima Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc.

Kepala Bappeda dan Litbang Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bima melalui Sekretaris H. Fahrudin, S.Sos, M.Ap dalam sambutannya saat membuka acara mengatakan bahwa untuk mewujudkan RAD bidang pangan dan gizi tersebut diperlukan sinergi dari seluruh perangkat daerah terkait.
“Dengan demikian maka rencana aksi tersebut tercakup dalam dokumen penganggaran seperti Rencana Kegiatan Anggaran (RKA). Intinya, isu yang terkait dengan penanganan stunting, pangan dan gizi bisa diintervensi melalui program di masing-masing bila sudah dimuat dalam dokumen RKA”. Jelas Fahrudin.
Dikatakan H. Fahrudin, RAD merupakan acuan yang harus ditindak lanjuti dalam dokumen teknis mulai tahun anggaran 2020. Hal ini penting mengingat dengan anggaran yang terbatas maka perlu manajemen program yang sistematis dan optimalisasi kegiatan di masing-masing perangkat daerah.
Responsive Government KOMPAK NTB M. Wahyudi memaparkan, Rencana Aksi Pangan dan izi cakupannya lebih luas ketimbang stunting mencakup lim aspek yaitu Perbaaikan gizi masy, peningkayan aksesibilitas pangan yang beragam, peningkatan pengawasan mutu dan ekamanan pangan, peningkatan PHBS, kelambagaan pangan dan gizi.
Senada dengan M. Wahyudi, District Coordinator KOMPAK Bima Asrullah mengatakan, fasilitasi ini secara terbatas melibatkan perangkat daerah terkait sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) OPD yang menangani isu pangan dan gizi.
“Dengan demikian, forum ini membahas secara menyeluruh berbagai intervensi program yang dilakukan selama ini, baik yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah di Kabupaten maupun di tingkat desamelalui penyajian narasumber melalui ceramah dan tanya jawab dan eksplorasi kasus”. Ungkapnya.
Dijelaskan Asullah, fasilitasi selama sehari tersebut mengkaji data dan lokasi rawan pangan dan gizi yang telah dilaksanakan, memetakan potensi perubahan di wilayah rawan tersebut dan tercantum dalam dokumen Rencana Aksi Daerah Bidang Pangan dan Gizi (RAD-PG). “Para peserta menggali dan membahas secara komprehensif gagasan untuk mengatasi permasalahan dan membahas solusi melalui kerangka regulasi dan perbaikan SOP/Mekansime kerja penanganan masalah pangan dan gizi”. Urainya.
(//arif//TKPDKB)

KPUD Tetapkan 45 Anggota DPRD Kabupaten Bima, Tinggal Tunggu Lantik

Bimantika.net Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima menetapkan 45 orang Calon Terpilih Anggota DPRD Kabupaten Bima hasil Pemilu serentak April 2019. Penetapan tersebut terselenggara dalam Rapat Pleno Terbuka pada hari Selasa (13/8/2019.
Rapat Pleno terbuka tersebut dihadiri Pengurus pengurus Partai Politik Peserta Pemilu 2019, salah satunya mewakili Ketua DPD ll Partai Golkar, Dafullah, S. Pd, M. Pd selaku Wakil Sekretaris golkar Kabupaten Bima dan Ir. Suryadin selaku Sekretaris DPD ll Golkar Kabupaten Bima.

Ketua KPU Kabupaten Bima Imran S.Pdi SH dalam rapat pleno menyebutkan, penetapan 45 calon anggota DPRD terpilih di 6 Dapi di Kabupaten Bima dilaksanakan berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 191 05-18/ PHPU.DPR-DPRD/ XVII/2019 tanggał 8 Agustus 2019.

“Amar putusan tersebut menyatakan menolak eksepsi termohon dan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” Ungkap Imran.
Lebih lanjut dijelaskannya, berdasarkan ketentuan pasal 91 ayat (6) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2019 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Permilihan Umum yang menyatakan Komisi Pemilihan Umum/Kota wajib menindaklanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi.

“Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bima melaksanakan Rapat Pleno penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bima Pemilihan Umum Tahun 2019,” jelasnya

Hasil pantauan langsung Wartawan Bimantika.net Yaumul Ma’ruf, A. Md mencatat beberapa nama anggota dewan terpilih.
Berikut nama-nama calon DPRD Kabupaten Bima yang ditetapkan dalam pleno KPU tersebar di 6 dapil se Kabupaten Bima.

Dapil Bima 1 sebanyak 8 Calon, yakni duta PKB Mahdalena (2.509 suara), PDIP Firdaus SH (1.194 suara), Golkar H. Muhammad H. Ibrahim SE (1.217 suara), Nasdem Mustakim (1.923 suara), PKS Ismail S.Ag (1,395 suara), PAN Sirajudin (2.116 suara), Demokrat Muhammad Isnaini (1.279 suara), PBB (881 suara).

Dapil Bima 2 sebanyak 7 Calon, yakni duta Gerindra Ruslan S.Pd (1.901 suara), Golkar Muhammad Putera Ferryandi S.IP (4.729 suara), Golkar Azhar SE (1.996 suara), Nasdem Ir. Ahmad (1.678 suara), PKS Ilham Yusuf (1.814 suara), PPP Hj. Nurhayati, SE MSi (1.306 suara), PAN Kurniawan (1.947 suara).

Dapil Bima 3 sebanyak 6 Calon, yakni duta Gerindra Supardi (1.487 suara), Golkar Ramdin (1.487 suara), PPP Muhammad Erwin S.Ip (985 suara), PAN Rafidin, S.Sos (985 suara), Hanura Drs. Ismail (1.750 suara), Demokrat Dedy (1.216 suara).

Dapil Bima 4 sebanyak 5 Calon, yakni duta Gerindra Boymin, SE (794 suara), PDIP Muliawan Ariadin, S.Sos (1.234 suara), Golkar Ibnu Hajar, SH (1.992 suara), PPP H. Mustakim (1.459 suara), PAN H. Adlan, S.Pd (1.665 suara)

Dapil Bima 5 sebanyak 9 Calon, yakni duta Gerindra Sulaiman MT SH (2.344 suara), Golkar H. Anwar H. Zainudin, S.Pd (1.851 suara), Golkar Ir. Suryadin (1.115 suara), Nasdem Syahbudun (1.368 suara), PKS Ahyar S.Adm (1.772 suara), PPP Maaruf (974 suara), PAN Muhammad Aminurlah, SE, (2.367 suara), Hanura Ma’aruf S.Adm (1.550 suara), Demokrat Ir. Zulkarnain S.Adm (1.274 suara).

Dapil Bima 6 sebanyak 10 Calon, yakni duta PKB Muhtar SE (1.877 suara), Gerindra Yasin S.Pdi (1.722 suara), Golkar Musmuliyadin SH (2.017 suara), Golkar Hj. Suhartini (1.883 suara) Nasdem Edy Muhlis S.Sos (2.819 suara), PKS Syaifullah (1.375 suara), PPP Ardiwin SH (1.403 suara), PAN Muh. Natsir S.Sos (1.915 suara) Hanura H. Abdurahman S.Sos (1.378 suara), Demokrat Nukrah S.Sos (2.089 suara).

Rapat pleno yang digelar di gedung Sinar AS Kecamatan Bolo tersebut turut dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Bima Abdullah, SH didampingi empat orang anggota komisioner yakni Junaiddin, S.Pd, Abdurrahman, SH, Taufikurrahman S.Pd dan Damrah, S.Pd. (tim//yaumul ma’ruf)

Pemerintah Silaturahmi Dengan Legium Veteran, Warakawuri, Generasi Muda

Bimantika.net Dalam rangka mengenang perjuangan yang dilakukan oleh para legium Veteran, para pemuda dan Warakawuri, Pemerintah Kabupaten Bima melakukan silaturahmi. Kegiatan tersebut dilangsungkan di aula rapat Bupati Bima pada hari Selasa ( 13/8). Turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Kabupaten Bima, Para Asisten, Staf Ahli, Kabag Lingkup Setda Bima, Unsur FKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Para Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.
Wakil Bupati Bima Dahlan M.Noer mengatakan bahwa kemerdekaan yang kita raih dan rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja namun memerlukan proses yang panjang dan pengorbanan para pejuang, diantaranya yang pada saat ini telah hadir ditengah-tengah kita, yang telah rela mengorbankan jiwa, raga maupun harta mereka, dengan tekad kuat dan pantang menyerah, tanpa pamrih serta percaya kepada kemampuan sendiri untuk menghadapi bangsa asing yang ingin menguasai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Walaupun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia sudah berlangsung 74 tahun yang lalu, tetapi sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa tantangan yang kita hadapi saat ini bukan bertambah ringan melainkan bertambah berat. berbagai permasalahan yang kita hadapi saat ini memerlukan perhatian yang serius dan kerja keras untuk menanggulanginya. Untuk itu, peranan seluruh komponen masyarakat menjadi sangat penting, karena tanpa bantuan dan dukungan dari seluruh komponen masyarakat, khususnya dukungan dari para veteran pejuang, kami tidak akan bisa berbuat maksimal dalam membangun Daerah Kita.
Melalui kesempatan yang baik ini, mari kita semua untuk bahu membahu, bekerja sama, mentauladani semangat dan nilai-nilai kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan para pejuang pendahulu kita dalam memacu pembangunan di Kabupaten Bima yang kita cintai ini. sebagai rasa penghormatan dan penghargaan serta rasa terima kasih kami atas jasa-jasa para veteran pejuang, pemerintah kabupaten Bima.
Semoga tali silaturahmi antara pemerintah dengan para veteran, dapat terus terjalin dengan baik, dan semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menunjukkan jalan bagi kami untuk bisa selalu memberikan perhatian, sebagai wujud penghormatan kepada para veteran yang kami banggakan.
Saya berharap semoga dengan dilakukanya silaturahmi dengan para veteran pejuang yang dilaksanakan setiap tahun, dapat menjadi momentum untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan kita bagi seluruh masyarakat, Khususnya masyarakat Kabupaten Bima.
Menurut Ketua DPC. Legium Veteran H. Muchtar H.AB dalam penyampaian pesan dan kesan bahwa pertama – tama kami selaku DPC. Legium Veteran menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Bima yang telah melaksanakan kegiatan ini, sehingga dari kegiatan mempererat tali sulaturahmi.
Kami berharap semoga dengan adanya silaturahmi ini pemerintah Kabupaten Bima dan Legium Veteran Republik Indonesia dapat ditingkatkan dan kami selaku ketua Ketua Dewan Pengurus Cabang ( DPC) siap mendukung dan mengawal program yang dilaksanakan oleh kepala daerah dalam rangka membangun daerah Kabupaten Bima kearah yang lebih maju.
Momentum ini ditandai dengan penyerahan tali asih kepada 100 orang anggota Legium Veteran yang secara simbolis diterima oleh 10 orang anggota Legium Veteran. Yang dilakukan oleh Wakil BUpati BIma dan Sekda Kabupaten Bima kepada masing –masing anggota legium vetean.(humas)

BPBD lakukan Pelatihan Destana

Bimantika.net
Dalam waktu yang tidak terlalu lama, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima menyelenggarakan agenda penting yakni persiapan Desa tangguh bencana (Destana) di beberapa desa di wilayah Kabupaten Bima yang berpotensi Tsunami. Persiapan Destana ini semata mata dilakukan untuk melatih para relawan di desa tertentu yang rawan bencana yang pada akhirnya mereka akan tangguh menghadapi bencana, demikian ungkap Kepala Seksi Pencegahan BPBD Kabupaten Bima, Dra. Siska Wahyuni pada Bimantika.net saat di wawancarai di ruang kerjanya Senin (12/8/2019).
Pada Kesempatan itu Siska membeberkan bahwa untuk tahap pertama akan lakukan persiapan destana di Desa Rupe dan Dumu kecamatan Langgudu dengan peserta 50 orang perdesa. “Nanti kita akan adakan persiapan pelatihan selama dua hari dalam ruangan dan satu hari simulasi luar ruangan” ujar Siska.
Lanjutnya Bahwa Persiapan Destana ini akan bertahap ke desa selanjutnya yakni desa monta, pantai Wane, Rontu dan Wera.
“Dalam kegiatan nanti kerjasama lintas sektoral antara BPBD dan skpd lainnya seperti Badan SAR dan skpd terkait” ujar Siska menutup pembicataan. (//Yaumul Ma’ruf)

Target “Merdeka” Sinyal, BAKTI Kominfo dan Pemkab Bima Teken MoU

Bimantika.net
Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kamis (8/8) melakukan penanda tanganan Nota Kesepahaman (MoU) MoU pembangunan enam titik Base transceiver station (BTS) atau menara telekomunikasi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI di Hotel Sakala Resort Tanjung Benoa Bali.
Upaya ini sejalan dengan komitmen Kementerian Kominfo mewujudkan pemerataan sinyal telekomunikasi di seluruh Indonesia hingga ke pelosok dengan target Indonesia ‘merdeka’ sinyal pada 2020.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Bima H.M. Antonius, S. STP sesaat setelah prosesi penanda tanganan MoU mengatakan, penanda tanganan MoU ini merupakan ikhtiar mewujudkan target Nawacita pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam kerangka MoU tersebut, pada tahun 2019, Kabupaten Bima mendapatkan alokasi pembangunan BTS yang berlokasi di Desa Talapiti, Mawu, Kole Kecamatan Ambalawi dan Desa Waduruka, Pusu Kecamatan Langgudu dan dusun Woro Desa Parado Wane Kecamatan Parado. PemerintahKabupaten Bima diminta untuk menyiapkan lahan lokasi dan membebaskan biaya retribusi perijinan terkait pembangunannya”. Terang pria yang akrab disapa Anton ini.
“Awalnya Kementerian Kominfo memberikan alokasi BTS untuk lima titik, setelah dilakukan upaya lobi, akhirnya kabupaten Bima mendapatkan tambahan satu titik lagi yaitu di dusun Woro Desa Parado Wane Kecamatan Parado, sehingga menjadi enam titik BTS”. Jelas Anton.
Melalui kerangka kerjasama ini, maka langkah membangun prasarana telekomunikasi di area terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) dapat diwujudkan secara bertahap.
Ditambahkan Anton, perjuangan membangun BTS ini merupakan wujud upaya perjuangan Pemerintah kabupaten Bima dalam memajukan dunia telekomunikasi dan informasi melalui pembangunan “tol langit” di kabupaten Bima”. Terangnya. (TPD)

Dewan Sebut Bupati Bima Tidak Punya Kemampuan Bangun Dunia Pendidikan

Bimantika.net
Anggota Komisi ll DPRD Kabupaten Bima, Edy Muhlis, S. Sos pada Bimantika.net mendesak Bupati Bima agar senantiasa memikirkan sarana dan prasarana dunia pendidikan. “Dunia pendidikan kita di kabupaten bima sampai saat ini tidak ada yang patut dibanggakan karena tidak ada political will dari seorang Bupati untuk membangun sebuah peradaban” ungkap politisi muda Partai Nadem ini.
Menurutnya, banyak sekolah sekolah yang di dusun terpencil tidak terurus dengan fasilitas apalagi bicara sumber daya manusia nya.
“Infrastruktur saja amburadul, tentu sumber daya manusiapun tidak bakalan bisa ditingkatkan” urainya.
Anggota Dewan Asal Partai Nasdem ini menilai bupati Bima gagal total dan membangun dunia pendidikan karena tidak memiliki kemampuan untuk itu. “IDP hanya mampu melakukan hal hal seremonial saja, esensi pembangunan sama sekali tidak ada dalam imajinasi IDP” demikian tegas Edy Muhlis. (//yp)

Bupati : “Jelang Mutasi, Tidak Ada Yang Luar Biasa”

Bimantika.net
Mutasi dan Rotasi jabatan adalah Suatu hal yang wajar dalam struktur Pemerintahan, itu semata mama demi memperlancar prosesi pelayananan publik serta memperlancar ritme organisasi pemerintahan. Kalimat ini disampaikan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE saat di mintai tanggapannya pada hari kamis (8/8/2019) terkait adanya rotasi dan mutasi di Pemkab Bima dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Dae Dinda Sapaan akrab Bupati Bima menyebutkan bahwa penyegaran dalam tubuh birokrasi pemerintahan sangat diperlukan sehingga dengan penyegaran organisasi diharapkan mampu melayani masyarakat secara menyeluruh. Dirinya menyebutkan bahwa rotasi dan mutasi tidak ada hal yangnluar biasa kecuali pergeseran menuju penyegaran oraganisasi semata. Menanggapi adanya desakan desakan dari berbagai kecamatan yang ingin ada eselon ll mewaliki kemacatan, Dae Dinda menyebutkan bahwa ada aturan dan regulasi yang menghendaki siapapun ada dalam posisi dan jabatanya sehingga Baperjakat memiliki penilaian kinerja, bukan menilai dari segi kewilayahan.
“Baperjakat ada tolak ukur penilaian sehingga posisi seseorang itu bisa dipastikan sesuai dengan tata aturan yang mengaturnya” demikian ujar Dae Dinda sembari menyebut tidak ada hal luar biasa dalam mutasi dan rotasi (//tim)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom