Bimantika.net
Usai lakukan kegiatan kenegaraan yakni Upacara HUT 17 Agustus, Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan M. Noer, M.Pd pada hari sabtu (17/8/2019) langsung menjenguk keluarga besar Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima yang sedang berbaring kesakitan ditempat tidurnya. Babe sapaan Akrab Wakil Bupati Bima melakukannya dengan hati tulus yang paling dalam tanpa dibarengi dengan pencitraan. Aksi spontan Babe ini tentu menjadikan bahagia tersendiri bagi keluarga penderita yang tidak menyangka kalau pemimpin mereka hadir dalam kondisi seperti itu. “Ini adalah kegembiraan yang sangat mendalam yang kami rasakan disaat kami seperti ini pemerintah hadir ditengah tengah kami” ujar salah satu keluarga yang dijenguk oleh Babe.
Babe memiliki kepekaan sosial tinggi sehingga rakyat menganggap bahwa babe adalah sosok yang sangat melekat erat dengan rakyat.
Kepedulian seperti inilah yang dikehendaki oleh masyarakat karna pemerintah ada dalam kondisi masyarakat yang sedang membutuhkan para pemimpinnya.
“Babe itu adalah sosok yang memiliki kepribadian yang sungguh sangat luar biasa sehingga dalam aktifitasnya selalu ingin bersama rakyanya” penggalan kalimat itu tentunya tertuju ke babe sebagai sosok pemimpin yang memahami sepenuhnya akan penderitaan rakyat arus bawah.
Momentum 17 Agustus dijadikan oleh Babe sebagai bentuk pengabdiannya pada rakyat sehingga dirinyapun meluangkan waktunya untuk bersama warga masyarakat.
Mestinya ini patut menjadi sebuah contoh bahwa pemimpin adalah pelayan rakyat bukan sebaliknya.
Delian Lubis menyebut bahwa ada diskriminasi Humas Pemkab Bima dalam menjalankan tugas pemerintahan Kabupaten Bima, menurutnya Humas hanya bekerja untuk Bupati saja.
“Andaikan Bupati yang jalan mejenguk rakyat pasti crew Humas dengan perangkatnya langsung memvidiokan sekaligus membuat release, tapi pak wakil turun jenguk rakyat tidak ada satupun crew humas yang melakukan peliputan secara resmi” demikian ungkap Lubis.( //arif)

