Dinas Dikbudpora dan Program INOVASI gelar Sosialisasi Literasi Dasar

Bimantika.net

Upaya untuk terus menggiatkan gerakan literasi di Kabupaten Bima khususnya dalam hal pengembangan keterampilan literasi dasar terus digalakkan.
Senin (23/9) Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Program INOVASI menggelar Sosialisasi awal program pelatihan literasi kelas awal bagi sekolah-sekolah dasar diikuti 30 peserta yaitu para kepala sekolah dan para guru kelas awal (Kelas I – III) yang menjadi sasaran program INOVASI di Aula SKB Kecamatan Bolo.
Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima, Zunaidin, S.Sos, MM, dan Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Bima, Raani Wahyuni, ST, MT,. M.Sc juga turut hadir pada kegiatan sosialisasi ini.


Kadis Dikbudpora menyampaikan keinginannya agar program semacam ini bisa diperluas jangkauannya termasuk ke wilayah-wilayah jauh seperti Kecamatan Tambora.
“Kami akan memberi dukungan penuh agar model-model inovatif semacam ini juga bisa dirasakan oleh para guru yang ada di wilayah Tambora.” ujar Zunaidin.
Sementara itu, menurut Raani Wahyuni, pengembangan literasi seperti ini merupakan salah satu program strategis yang menjadi prioritas di Kabupaten Bima. “Kegiatan ini sejalan dengan semangat untuk mewujudkan Bima Sebagai Kabupaten Literasi”. Ujarnya.
Raani juga menyampaikan apresiasinya pada program INOVASI yang terus memberi dukungan pada pembangunan kualitas pendidikan, dan berinvestasi pada masa depan di Kabupaten Bima.
Communication Officer INOVASI Provinsi NTB, Junaedi Uko mengatakan ada tujuh sekolah dasar di Kabupaten Bima yang guru kelas awalnya akan mendapat pelatihan dan peningkatan kapasitas literasi yang akan berlangsung dalam beberapa tahapan hingga bulan November mendatang.
“Fokus pelatihan adalah bagaimana membuat guru mampu mengidentifikasi tingkat kemampuan membaca yang berbeda di antara anak muridnya. Nantinya, para guru ini diharapkan bisa memperlakukan para siswa itu sesuai dengan kemampuannya”. Jelas Junaedi.
(//yan//TKPD)

Bappeda dan KOMPAK Helat Penguatan Kapasitas Pendamping RKPDes

Bimantika.net

Selama dua hari Kamis dan Jumat (19-20) September 2019, Tim Kecamatan dan Pendamping Desa yang akan mendampingi penyusunan rencana kegiatan pemerintah Desa (RKPDes) di wilayah kerja masing-masing mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan RKPDes kabupaten Bima di Gedung PKK Kabupaten Bima.
Kepala Bappeda Kabupaten Bima Drs. H. Muzakkir M.Sc yang membuka Bimtek tersebut menyampaikan pentingnya padu selaras antara perencanaan, penganggaran dan penanggulangan stunting.
Pada Kegiatan yanng merupakan kerjasama Bappeda kabupaten Bima dan Program KOMPAK tersebut Muzakkir mengungkapkan bahwa konvergensi penanganan stunting harus menjadi perhatian aparatur yang terkait dengan aspek perencanaan dan penganggaran mulai dari aras desa, kecamatan hingga perangkat daerah.
Dijelaskannya, para peserta yang mengikuti Bimtek selama dua hari tersebut, akan berperan penting melakukan pendampingan penyusunan RPJMDes di masing-masing kecamatan dan desa
Senada dengan Kepala Bappeda, District Coordinator KOMPAK Bima Asrullah, ST mengungkapkan, “pelaksanaan Bimtek kali ini diperuntukan bagi tim kecamatan di wilayah binaan KOMPAK ditambah dengan empat kecamatan lain yang merupakan kecamatan prioritas konvergensi stunting”.
Dalam Bimtek yang dipandu fasilitator M. Ridho Ma’ruf, Budi Astawa (KOMPAK NTB), Buyung Nasution (tenaga ahli pelayanan sosial dasar P3MD) dan Rahmawati S.Ummy (DPMD) tersebut, Kepala Bidang Perencanaan Sosial dan Budaya Bappeda Kabupaten Bima Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc yang juga menjadi salah seorang narasumber menjelaskan, “integrasi perencanaan pembangunan di desa dengan upaya konvergensi stunting merupakan amanat Permendes nomor 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020.
Setelah kembali wilayah masing-masing tim kecamatan dan desa dapat melakukan penguatan kapasitas lanjutan dan mengawal proses penyusunan RKPDes di desa.
Hasil Bimtek diharapkan dapat direplikasi untuk kecamatan dan desa lain di luar area kerja KOMPAK”. Tandasnya.
(//yan//TKPD)

Sumarni. S,Pd Nomor Urut 3 Mohon Do’a Dan Dukungan Masyarakat Dena

Bima, BimaNtika.Net – Pada Bulan Desember Tahun 2019 merupakan pesta demokrasi dalam rangka kontestasi Pemilihan Kades Serentak yang hampir di ikuti oleh seluruh Desa yang berada diwilayah Kabupaten Bima provinsi nusa tenggara barat (Provinsi NTB) akan di Gelar, Termasuk Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima ini pun ikut serta dalam kontestasi Pilkades Serentak tersebut, Setelah mengikuti tahapan dan proses penetapan Calon Kades hingga dilakukan pengundian Nomor Urut bagi peserta Calon Kades diselenggarakan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa Dena, Sumarni.S,Pd mendapatkan Nomor Urut 3 pada saat berlangsungnya kegiatan dalam rangka Pengundian Nomor Urut pada hari Jum’at 20 September 2019 di Aula kantor Desa Dena.

Dalam kepribadian Sumarni Saat dikonfirmasi oleh Awak Media Online ini menyebutkan bahwa dirinya ikut pada Kontestasi Pilkades Serentak ini, dengan
Langkahnya maju menjadi sebagai Calon Kades Dena semata-mata dalam dirinya ingin membangun Desa Dena tempat dirinya dilahirkan dan dibesarkan oleh kedua orang tuanya, Dan juga modal kepercayaan seluruh lapisan masyarakat Dena yang selalu memberikan do’a dan mendukungnya. Dirinya selaku Calon Kades Meminta do’a dan dukungan dari seluruh masyarakat maupun seluruh lapisan masyarakat Desa Dena untuk memilihnya. “Kami Memohon Do,a dan Dukungan Masyarakat Desa Dena” Ujar Sumarni.

Sosok Sang Perempuan yang santun dan berjiwa Sosial maupun Sosok bisa Tua Bisa Muda ini tidak akan terlalu mengedepankan mengumbar umbar sebuah bentuk janji janji politik yang lebih pada masyarakat Dena, Justru dirinya mengatatakan bahwa dirinya akan berdasarkan visi dan misinya ketika nantinya Allah SWT meridhoi jadi kepala Desa Dena untuk Priode tahun 2020-2025, Dirinya mengucapkan bentuk rasa apresiasi berterima kasih pula kepada seluruh warga masyarakat Desa Dena setempat tersebut Dirinya tidak bisa menyebutkan satu persatu yang telah banyak memberikan dukungan, saran, masukan serta kritikan yang membangun, Dirinya menyadari tak ada gading yang tak retak, Seindah apapun sebuah rencana, sebaik dan sebagus apapun Visi dan Misi sebagai bentuk program kegiatan kedepanya ketika jadi Kades, tanpa adanya dukungan dari masyarakat sebagai subjek pembangunan, maka niat baik tersebut tidak berjalan seindah yang diharapkan, oleh hal demikian dirinya sangat mengharapkan dukungan semua pihak dan kerjasama yang membangun dalam menjalankan Amanah ketika nantiya, Amiin Ya Rabbal Alamiin,

Sementara itu saat berlangsungnya kegiatan pengundian Nomor Urut bagi peserta Colon Kades Dena yang dilakukan oleh Panitia Pilkades, Dirinya mengucapkan bentuk rasa terimakasih banyak kepada keluarga besarnya dan seluruh relawan maupun pendukung sejatinya telah berpartisipasi dalam rangka mengatarkan dan mendampingi dirinya mulai saat pendaftaran Bakal Calon Kades Dena hingga pada proses penetapan Calon Kades Sampai pada pengundian Nomor Urut Calon Kades.”Ungkap Sumarni.

Insya Allah Nomor Urut 1 Adalah Kemenangan Muhlis Yakub Bagi Calon Kades Dena

Bima, BimaNtika.Net- Setelah dilaksanakannya proses penetapan bagi peserta Bakal Calon Kades Dena oleh panitia pemilhan Kepala Desa Dena dalam rangka kontestasi Pilkades serentak tahun 2019 yang hampir di ikuti oleh seluruh Desa di Kabupaten Bima, Panitia Pemilihan Kepala Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima melanjutkan dengan pengundian nomor Urut Calon Kepala Desa Dena, Demikian yang disampaikan oleh salah Satu Calon Kepala Desa Dena Muhlis Yakub, A. Ma.Pd pada media online BimaNtika.Net ini hari Jum’at 20 September 2019 di aula kantor Desa Dena.

Dalam rangka Pengundian Nomor Urut Calon tersebut berlangsung di aula kantor desa dena yang diikuti oleh 5 orang calon kepala desa, serta dihadiri oleh Kapolsek Madapangga, Babinkamtibmas, Babinsa, dan BPD Dena, Jajaran Sturuktur Kantor Camat Madapangga, Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama, beberapa warga desa Dena.

Pada pengundian nomor, Muhlis Yakub, A.Ma.Pd mendapat Nomor Urut 1, Nasarudin. ABA BA Nomor urut 2 , Sumarni. S,Pd mendapat nomor urut 3, Abdul Haris. H.M. Sadakah urut 4 dan Ahmad nomor urut 5.

Salah satu calon Kepala Desa Dena Mukhlis Yakub saat dikonfirmasi oleh wartawan media online ini mengungkapkan, bahwa dirinya mendapat nomor urut 1 Nomor ini merupakan angka keberuntungan sekaligus angka kemenangan baginya.

Pasalnya Abdullah Har yang menjadi Duta kemengan untuk Muhlis Yakub Calon Kepala Desa Dena Mensiapkan diri dalam rangka mendukung penuh dan mendukung seratus porsen dengan segenap keluarga dari ibu kandung saya terhadap calon nomor 1, Dan juga Insya Allah Nomor urut 1 ini merupakan nomor kemenangan bagi Mukhlis Yakub pada kontestasi Pilkades 2019 ini, nomor 1 pun Akan menjadi harapan dan keinginannya untuk meraih kemenangan,

“Lanjut Mukhlis Yakub : Allhamdulillah, saya mendapat nomor urut 1 sesuai dengan hasil penentapan dan undian dari panitia pemilihan kepala desa dena, Saya optimis ini adalah angka kemenangan bagi saya,” ungkapnya penuh semangat.

Muhklis Yakub. A.Ma.Pd menyampaikan terima kasih kepada warga pendukung yang selalu mengawalnya dan mendampinginya dari proses pendaftaran hingga penetapan dan pengambilan nomor urut.

“Kebersamaan dengan warga ini akan terus dibangun untuk selamanya,” pungkasnya.(Tim).

Nomor Urut 4, Abd Haris H. M. Sadakah

Bimantika.net

Desember 2019, Perhelatan Pemilihan Kades Serentak Kabupaten Bima di Gelar. Tidak ketinggalan Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima pun ikut Dalam Gelombang Pilkades Serentak tersebut. setelah dilakukan pengundian nomor Urut, Abd. Haris H. M. Sadakah mendapatkan nomor Urut 4. Saat rapat internal Keluarga, Haris menyebutkan Bahwa dirinya ikut Kontestasi dengan modal kepercayaan seluruh lapisan masyarakat Dena yang selalu memberikan do’a dan mendukungnya. Tidak henti henti dirinya selaku Calon Kades Meminta do’a dan dukungan dari seluruh masyarakat Desa Dena untuk memilihnya. “Kami Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat Desa Dena” ujar Haris. Sosok santun dan Bersahabat ini tidak terlalu mengumbar janji janji politik pada masyarakat Dena. Justru dirinya katakan bahwa dirinya akan melanjutkan apa yang pernah ditorehkan oleh Kepala kepala desa Dena sebelumnya. “Kami siap Lanjutkan segala bentuk kesuksesan Kades kades sebelumnya dan lebih meningkatkan lagi apabila ada hal hal yang harus di tingkatkan demi kemaslahatan warga Desa Dena secara keseluruhan” ungkap Haris. (//mam)

Diskominfostik Kabupaten Bima Adakan Bimtek PLID

Bimantika.net

Sejalan dengan Permendagri Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, peran Petugas Layanan Informasi dan Dokumentasi (PLID) pada unit kerja di lingkungan pemerintah daerah sebagai ujung tombak peningkatan kinerja tata kelola Informasi Publik sangat diperlukan.
Untuk mewujudkan amanat regulasi tersebut, Kamis (19/9) Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Bima sebagai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama menggelar Bimbingan Teknis bagi PLID OPD di Aula SMKN 3 Kota Bima.
Staf ahli Bupati Bima Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) H. Antonius S.STP dalam arahannya kepada 31 peserta yang merupakan para pengelola PPID OPD mengatakan pentingnya peran ASN dalam penyebarluasan informasi pemerintah daerah.
“Pada hakekatnya, aparatur sipil negara (ASN) memiliki multi fungsi, salah satunya adalah “corong” pemerintah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi unit kerja tempatnya mengabdi”.
Oleh karena itu terang Antonius, ASN harus mampu berbuat secara optimal menyebarluaskan program dan dan kegiatan perangkat daerah khususnya oleh para pengelola PPID.


Antonius yang juga pelaksana tugas Kadis Kominfostik ini mengatakan bahwa para pengelola informasi publik perangkat daerah juga harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan media agar tidak terjadi resistensi dan membangun kesamaan persepsi berkaitan dengan kinerja pemerintah daerah”. Terang pejabat tinggi pratama termuda di jajaran Pemkab Bima ini.
Dirinya juga mengungkapkan, ASN perlu menganalisis konsep strategis yang akan disampaikan kepada pimpinan perangkat daerah berkaitan dengan tata kelola penyebaran informasi publik.
Menutup sambutannya, H. Antonius mengharapkan agar para petugas layanan informasi publik di semua perangkat daerah memanfaatkan secara optimal keberadaan media sosial dan website.
“Manfaatkan dengan bijak media sosial untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat dan berkaitan dengan tugas kedinasan, isi dan perbaharui (update) informasi yang disebarluaskan melalui website perangkat daerah”. Ajaknya.
Pada sesi pembahasan materi menghadirkan narasumber Kepala Bidang Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Diseminasi Informasi Suryadin, S.S.,M.Si dan M. Syahdan, ST, Kepala Seksi Pelayanan Informasi dan Pengelolaan Informasi Elektronik.
Suryadin memaparkan dalam paparannya selain menyampaikan penguatan kapasitas dan kelembagaan juga menyampaikan pentingnya PLID memahami mekanisme dan alur pelayanan informasi termasuk didalamnya diseminasi informasi via media sosial.
“PLID selain memahami mekanisme pelayanan informasi, juga perlu memahami penyebaran informasi melalui media sosial, baik itu Facebook, instagram dan platform media sosial lain”. Jelasnya.
Pada Bimtek tersebut, Syahdan yang menjadi narasumber memaparkan teknis pelaksanaan pelayanan informasi dan teknis pengeloaan website serta pengembangan konten.
Secara singkat dijelaskan juga terkait kendala dan penanganan troubleshooting dalam pengelolaan website.
(//yan//tkpd)

76 Pejabat Di Lantik, Walikota Bima Lakukan sesuai Rekomendasi KASN

Bimantika.net

Kamis (19/9/2019) Kembali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE lakukan perombakan kabinetnya, sebelumnya terjadi juga perombakan yang berujung pada dua kali di surati oleh Komisi ASN karna tidak sesuai tata aturan yang berlaku. Namun kali ini, Sepertinya H. Muhammad Lutfi setelah berkoordinasi dengan Komisi ASN mengembalikan sejumlah Pejabat yang di Demosi beberapa waktu lalu sebanyak 12 orang Pejabat. “Kita kembalikan pejabat yang didemosi kemarin sesuai dengan anjuran Komisi ASN” demikian Ungkap Walikota Bima saat melantik sejumlah Pejabatnya.
Pantauan langsung Bimantika.net, Yaumul Ma’ruf, A.Md Dilokasi Pelantikan sejumlah Pejabat Penting Pemerintahan Kota tersebut menggambarkan suasana kondusif walaupun sedikit ada riak riak dari beberapa oknum namun tidak mempengaruhi jalannya prosesi pelantikan.
Pada kesempatan pelantikan kali ini tidak ada Demosi, yang ada hanyalah Mutasi, Rotasi dan Promosi jabatan. Walikota dalam pelantikan tersebut juga di dampingi oleh Wakil Walikota Bima, Ferry Sofyan, SH, Sekda Kota Bima H. Muhtar Landa, SH, MH dan Kapolres Bima Kota, AKBP. Ardyansyah, S. Ik.
Walikota Bima dalam sambutannya menyampaikan bahwa Mutasi yang dilakukannya kali ini tidak disertai dengan demosi, namun lebih kearah promosi dan Rotasi saja.
Walikota juga mengakui terkait kesalahan teknis yang dilakukan hingga adanya Surat Rekomendasi KASN terkait 12 orang pejabat, yang kini sudah di tempatkan sesuai bidangnya.

Bagi Walikota bersama Wakil Walikota bahwa tidak ada perbedaan apapun didalam tubuh ASN, semua adalah sebuah keluarga dalam satu kesatuan kerja. “Penempatan yang kami lakukan sekarang sesuai dengan kemampuan dan skill dibidang masing-masing. Kita butuh kinerja luar biasa, gagasan-gagasan tidak akan ada artinya tanpa sumber daya manusia sebagai penunjangnya” ungkap Walikota Bima.

Lutfi menambahkan, semua pejabat yang dilantik ini merupakan murni kebutuhan organisasi. Sebab hasil analisa bersama Wakil Walikota dan jajaran lainnya, penempatan ini untuk mengoptimalkan kerja lembaga. “Pelantikan ini sudah melalui pertimbangan yang matang, karena dilihat dari kapasitas dan kemampuan dalam menjalankan tugas,” tandasnya.
Pelantikan yang dilakukan oleh Walikota H. Muhammad Lutfi, SE kali ini merujuk pada Keputusan Walikota Bima Nomor 821.2/1668/BKPSDM/IX/2019 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Bima ini. Pelantikan juga telah berdasar pada Surat Rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara.

Diantara para pejabat yang dilantik termasuk tiga pejabat eselon 2 merupakan hasil seleksi terbuka pengisian Jabatan Tinggi Pratama (JTP) yang dilakukan oleh Pemkot Bima. Ketiga pejabat eselon 2 yang dilantik adalah, H Abdul Wahid, jabatan lama Sekretaris BKPSDM, jabatan baru Sekretaris DPRD Kota Bima, kemudian Abdul Haris, SE, jabatan lama Sekretaris Diskoperindag, jabatan baru Kepala Diskoperindag Kota Bima, kemudian Didi Fahdiansyah, ST, MT, jabatan lama Sekretaris Dinas Perkim dengan jabatan baru Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat.

Selain itu, Walikota Bima juga melantik pejabat eselon 3, diantaranya, Rusdhan, SE, jabatan lama Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, jabatan baru Sekretaris BKPSDM, kemudian Drs. Syarif Rustaman, M.AP, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Bakesbangpol kini dilantik menjadi Sekretaris Bappeda Kota Bima, kemudian H Tafsir Sekretaris Bappeda, jabatan baru Sekretaris Dinas Perkim Kota Bima.

Selanjutnya, HL Sukarsana, S.IP, Sekretaris DPMPT-SP, jabatan baru Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, kemudian Abdul Haris staf pada Dinas Sosial, jabatan baru Sekretaris Bakesbangpol, Abdul Malik Kabid pada DLH, jabatan baru Kabid DPPPA, Abdul Faruk Kasi Kerjasama pada Dinas Pol PP dan Damkar dengan jabatan baru Kabid pada Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman.

Kemudian, Adiliyansyah Kasi Kegiatan dan Arsip pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan jabatan baru Kasi Kebakaran pada Dinas Pol PP dan Damkar, Sulistianto Staf pada Dinas Pertanian dengan jabatan baru Kepala UPT Keswan Kecamatan Rasanae Timur dan Raba.

Fatimah Kabid Faisal Kasi Perekonomian Kelurahan Kendo menjadi Lurah Tanjung, lalu Khaerul Amar Sekretaris Lurah Pane menjadi Lurah Pane, Fatimah Kabid Perundang undangan Dinas Pol PP dan Damkar dengan jabatan baru Sekretaris DPPPA Kota Bima, Muhammad, S. Sos dari jabatan lama Kasi di salah satu Satpol PP dilantik menjadi Kasi Di Statistik. “Kami menilai secara positif yang dilakukan oleh pak Walikota” ujar Muhammad, S. Sos (//ym)

BUMDES Desa Dena kurang kreatif. Oleh : Wahyudin Yusuf


Bidang AKSI & ADVOKASI Forum Komunikasi Mahasiswa Dena-Bima Mataram (FKMD-BM)

Badas Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu program strategis pemerintas dalam upaya mengurangi beban maysarakat yang ada di pedesaan. Salah satunya Desa Dena yang salah satu desa yang telah di bentuk organisasi BUMDes. Semenjak diberlakunya Undang-Undang (UU) Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, BUMDes berfungsi menjadi salah satu sumber yang menyejahterakan masyarakat Desa dan sebagai lembaga salah satu sumber kegiatan ekonomi di desa yang berfungsi sebagai lembaga sosial dan komersial. Ungkap Wahyudin Yusuf

Namun realita yang terjadi pada BUMDes Desa Dena Kecematan Madapangga Kabupaten Bima. Bukan berfungsi untuk menyejahterakan masyarakat Desa, akan tetapi terjadi pada kebalikan dari tupoksi tugasnya (Meninsdas) masyarakat Desa yaitu dengan menjual pupuk Bersubsidi dengan seharga yang setara dengan pengecer-pengecer lainnya. Sumber : masyarakat Desa

Menurut penilaiannya penjualan pupuk bersubsidi dengan seharga yang setara dengan pengecer-pengecer lainnya itu tidak ada keuntungan bagi masyarakat desa, karna tidak ada perbedaan harga yang di perjualkan oleh BUMDes, yang seharusnya pihak BUMDes agar menjual pupuk bersubsidi tersebut dengan seharga lebih murah dari pengecer-pengecer lainnya. Menurutnya

Disisi lain, BUMDes tidak hanya berfungsi sebagai lembaga komersil yang membuka ruang lebih luas bagi masyarakat Desa untuk meningkatkan penghasilan, tetapi juga menyumbang penyerapan tenaga kerja. Banyak pemuda potensial di Desa yang akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan dengan adanya BUMDes, tentu secara tidak langsung akan mengurangi proses urbanisasi yang selama ini menjadi tren-tren masyarakat di pedesaan.

Namun pihak BUMDes Desa Dena tidak mampu berpikir kreatif untuk merangkul pemuda-pemuda atau masyarakat yang memiliki potensi pada ruang lingkup tersebut, agar di Desa Dena angka pengangguran sedikit demi sedikit berkurang (teratasi) karna pada nyatanya sangat banyak pemuda-pemuda atau masyarakat Desa yang memiliki potensi tetapi masih saja menjadi atau berprofesi sebagai pengangguran (penambah angka DPT).

Lantas tugas dan fungsi BUMDes Desa Dena hanya sebagai penonton pemuda-pemuda dan masyarakat berpontensi yang memiliki profesi pengangguran (penambah angka DPT) didesa, tetapi sama sekali tidak ada inisiasinya untuk merangkul/memberdayakannya, disinipun pada struktur kepengurusanpun bahwa ketua BUMDes berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif, tentunya disini menunjukan bahwa pihak terkait tidak memberi /memberdayakan generasi berpotensi untuk memegang atau mengelola organisasi desa “BUMDes”.Ungkapnya

Dengan adanya problematika tersebut, agar sekiranya pihak BUMDes lebih jeli, mahir dan kreatif untuk mengatasi problem-problem seperti yang tercantum, jangan hanya sebagai penonton setia. Harapan Wahyudin Yusuf

Pimpin Apel Pagi, Bupati Ingatkan Tupoksi ASN.

Bimantika.net

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE pimpin apel pagi sekaligus Sidak Dinas Pemerintah Desa Kabupaten Bima yang dilangsungkan pada hari Senin (16/9). Apel pagi tersebut diikuti Kepala Dinas Pemdes, dan seluruh ASN yang mengabdi di Dinas Pemerintah Desa Kabupaten Bima.
Dalam amanatnya Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE menekankan untuk memahami tugas pokok dan fungsi masing – masing sesuai Peraturan Perundang – Undangan Yang Berlaku.
Orang nomor satu mengatakan bahwa seorang Aparatur Sipil Negara ( ASN) sudah diberikan tanggung jawab sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, dirinya meminta ASN di lingkungan Dinas Pemerintah Desa harus memahami tugas pokok dan fungsinya masing – masing, sehingga ASN bisa bekerja memenuhi kewajibanya dengan efektif yang berpedoman pada PP 53 tahun 2010. Disamping itu, ASN juga diharapkan mampu memberikan dan meningkatkan pelayanan yang baik kepada masyarakat di kabupaten Bima.
Seorang Pegawai Negeri Sipil ( PNS) maupun ASN yang bertugas di dinas setempat harus meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja. Sebagai bukti meningkatkan kedisiplinan itu, saya selaku kepala daerah mengajak para pegawai untuk selalu mengikuti apel pagi setiap hari, agar selalu menyadari betapa pentingnya disiplin waktu dan disiplin dalam bekerja. Menghadiri apel pagi, merupakan bagian dari tugas kita sebagai aparatur sipil negara. Untuk itu, para pegawai harus dapat menyadari betapa pentingnya apel tersebut,” ucapnya.
Ditegaskannya, meningkatkan kedisiplinan yang signifikan, baik ketaatan terhadap jam kerja maupun pelayanan kerja, merupakan kebaikan. “Agar dapat diketahui, kebaikan itu tidak hanya berasal dari atas, namun dapat juga muncul dari bawah. Jangan ragu, mari tunjukkan kinerja dan prestasi kita untuk kepentingan masyarakat,” Harap Dae Dinda Begitu Sapaan Beliau. (Zen)

AKTIVIS SEBUT DEWAN DILARANG ASAL BUNYI, WALIKOTA SEDANG MENATA KOTA BIMA

Bimanntika.net

Aktivis Muda, Usman pada Bimantika.net kamis (12/9/2019) menyatakan
Setelah membaca pernyataan salah satu anggota DPRD dari PDIP yang disapa Andang dimedia Bimantika.net yang menyatakan bahwa tidak ada perubahan yang sangat signifikan di bawah kepemimpinan Lutfi Feri.

Sontak dirinya jadi teringat logika Moa dlm tulisan bang Darus yang menyatakan orang seperti ini ibarat perempuan yang sedang marah, dijelaskan bolak balikpun tetap tidak akan pernah paham

Andang semestinya membandingkan apa item yang tengah disampaikannya, misal soal BANSOS untuk wirausaha, Andang lupa menyampaikan bahwa tidak pernah ada bansos sebesar sekarang pada pemerintahan yang lalu.

Demikian soal anggaran pembangunan masjid Raya, yang dipersoalkan oleh Andang adalah proses audit BPKP, tapi bukan soal keseriusan pemkot hari ini yang menggelontorkan anggaran 10 milyar untuk tahun ini, kemudian dilanjutkan juga dengan angka yang sama tahun tahun berikutnya hingga 30 milyar.

Pada pemerintahan sebelumnya tidak pernah serius menganggarkan anggaran yang relevan untuk pengelesaian pembangunan masjid raya. Sesungguhnya jika Andang cukup punya kecerdasan maka itulah perubahan dari tidak ada menjadi ada, dari yang tidak relevan menjadi relevan.

Demikian halnya soal peningkatan PAD Kota Bima sekarang, Andang bukannya mengapreseasi atas kinerja Pemkot yang mampu meningkatkan PAD puluhan milyar dibanding pemerintahan yang lalu. Karena salah satu ukuran keberhasilan kinerja pemerintahan daerah yaitu mampu meningkatkan PAD.

Rupanya Andang belum bisa move on dari kekalahan bertubi tubi yang dialaminya, sehingga sikapnya ibarat perempuan yang marah, yang tidak memiliki kecukupan kecerdasan meskipun dijelaskan bolak balik.
Hal senada disampaikan oleh Iwan, dirinya menyebutkan setelah membaca Bimantika.net pada tanggal 12/9/2019 menyatakan baha semestinya Anggota DPRD Kota Bima tidak wajar menyampaikan hal yang tidak mendasar karna dewan adalah mitra sejajar dengan Eksekutif. “Apa yang dilakukan oleh Andang selama menjadi Dewan satu Periode Utuh, sementara Walikota Bima H. Muhammad Lutfi baru setahun mengabdi sudah nampak aksi nyatanya membangun Kota Bima” ujar Iwan. (//arif)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom