BPBD dan Mitra Bahas Dokumen Penanggulangan Bencana

Bimantika.net,_Sebagai tindak lanjut Workshop Penyusunan Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana (RPKB) melalui program Locally Led Disaster Preparedness and Protection (LLDPP) Project (Kepemimpinan Lokal Dalam Kesiapsiagaan dan Perlindungan Bencana), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima bermitra dengan Lembaga ADRA Indonesia (Adventist Development and Relief Agency), Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC), Redr Indonesia, Pujiono Centre dan Plan International Indonesia Kamis (19/11/2020) menggelar Rapat Tim Penyusun Dokumen Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana (RPKB) Kabupaten Bima di Sampana Cafe Kota Bima.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Aries Munandar., ST. MT mengatakan, rapat tersebut menindaklanjuti Surat Keputusan Bupati Bima nomor 188.45/516/06.25 tahun 2020 tentang Pembentukan Tim Penyusun Dokumen Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana dan Rencana Kontijensi Kabupaten Bima tahun 2020.

“Untuk akselerasi penyusunan dokumen tersebut telah dibentuk Tim Penyusun RPKB dan Tim Penyusun Dokumen Rencana Kontijensi yang masing-masing beranggotakan 17 orang. Tim diharapkan dapat menyusun RPKB secara efektif dan efisien, pengumpulan data secara detail sesuai kerangka acuan kerja yang ditetapkan dan dibahas serta disusun saat pertemuan berikutnya.

Anton berharap dokumen yang dihasikan sesuai dengan kebutuhan penanganan bencana dan fokus pada aspek kedaruratan di Kabupaten Bima. “Dokumen RPKB Kabupaten Bima harus beda dengan daerah lain dan merujuk kepada arahan BNPB” Tandasnya.

Ketua ADRA LLDPP – Jakarta Aminuddin Magatani melalui kanal zoom meeting dalam arahannya kepada 30 peserta terkait Petunjuk Teknis Penyusunan RPKB memaparkan, BNPB saat ini menginisiasi penyusunan RPKB di tingkat Provinsi meskipun belum ada rujukan teknis secara detail seperti formatnya karena secara nasional BNPB sudah menyusun tapi belum disahkan oleh Presiden.

“RPKB lebih menekankan kepada peran dan tanggung jawab semua pihak yang terlibat dalam penanganan untuk semua bencana, tidak hanya bencana alam tapi juga non alam secara sinergi saling melengkapi. RPKB diharapkan bisa dipahami semua pihak sehingga memahami apa yang harus mereka lakukan saat terjadi bencana. Ruang lingkupnya mencakup bidang kedaruratan, tidak saat pra dan pasca bencana”. Terangnya.

Pada pertemuan tersebut Direktur Kesiapsiagaan BNPB RI melalui Kasi Penyiapan Kesiapsiagaan Ardi Abetriawan via zoom meeting mengungkapkan, “ RPKB yang disusun nantinya diharapkan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh semua pihak. Dari sisi waktu, RPKB disusun dalam keadaan normal sementara dokumen kontijensi bencana disusun saat ada potensi bencana serta Rencana Operasi dibuat saat bencana terjadi.

Dikatakan Ardi, dokumen RPKB mencakup secara umum semua potensi sementara dokumen kontijensi disusun untuk memudahkan penyusunan rencana operasional untuk satu jenis ancaman berdasarkan skenario terburuk. Dengan demikian, Rencana Operasional dibuat saat bencana terjadi yang menjadi dasar dengan mengacu pada rencana kontijensi yang telah disusun” Jelasnya.(TKPDKOMINFO/yan/SKB)

Sukses Berkarya Nyata Periode Pertama, IDP-Dahlan Siap Lanjutkan Dua Periode

Bimantika.net,_ “Insya Allah Kami Sudah Berbuat Maksimal untuk membangun Kabupaten Bima selama periode pertama, Kalaupun masih ada yang belum kami tuntaskan, maka kita akan tuntaskan pada periode ke dua” Demikian Ungkap Calon Bupati Bima Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) pada Media online Bimantika.net Minggu (15/11/2020).

Di Penghujung Masa Jabatannya Periode Pertama yakni di tahun 2020, IDP-Dahlan mempersembahkan keberpihakannya membangun Kabupaten Bima secara merata.

Antara lain pembangunan yang dipersembahkannya tersebut adalah peningkatan jalan Pandai-Risa Kecamatan Woha 4 Milyar, peningkatan jalan Mawu Dalam-Mawu Luar Kecamatan Ambalawi 6,8 Milyar, peningkatan jalan teke-ntonggu Kecamatan Palibelo 4,9 Milyar.

Dan yang lebih monumental adalah dimasa Kepemimpinan IDP-Dahlan lah dipersembahkannya Pembangunan Masjid Agung Tahap Pertama dengan anggaran 1,4 Milyar tahap pertama, karena pembangunan Masjid Agung Kabupaten Bima dengan sistem Multi year.

Di Tahun 2020 ini pula, IDP melakukan perbaikan sarana prasarana pemeliharaan berkala jalan SP 3 Sondo- Pantai Rontu 1,6 Milyar, Pemeliharaan berkala jalan Sondosia – Palisondo 3 Milyar.

Peningkatan jalan dusun Poja Na’e-Poja To’i 6,3 Milyar, peningkatan jalan Kowo-Dusun Ta’a 3,6 Milyar, pengadaan bibit penghijauan 350 juta.

Pembangunan Jembatan Tangga Baru 1 Milyar, Peningkatan Jalan Langgudu Selatan, Peningkatan Jalan Sori Mila-Sori Na’e 1,9 Milyar, pembangunan Jembatan Poros Kimtrans Sori Panihi SP 6 dengan anggaran 792 juta. Peningkatan jalan desa strategis kecamatan Sanggar 1,8 Milyar.

Dunia Pendidikan, IDP-Dahlan benar-benar di penghujung masa jabatannya periode pertama memperhatikan secara utuh dunia pendidikan.

Sebut saja 2020 ini Kucuran dana pun dipersembahkan untuk pengadaan IPAL RS 2 Milyar, pengadaan peralatan pendidikan IPS SD 1,1 Milyar, pengadaan alat peraga IPS SMP 478 Juta, pengadaan sarana seni budaya SMP 269 juta, pengadaan sarana seni budaya SMP 695 juta.

Pengadaan alat kesenian tradisional SMP dan SD masing-masing dengan anggaran 269 juta dan 898 juta.

Pengadaan Peralatan bahasa indonesia 938 juta, pengadaan peralatan PJOK SMP dan SD dengan anggaran lebih kurang 1,3 Milyar.

Dunia Pertanian tak luput dari perhatian IDP-Dahlan, sehingga di tahun 2020 inipula lah terbangunnya jaringan irigasi So Tolo Kawawo Desa Karumbu Kecamatan Langgudu 699 juta, Drainase perkotaan pasar Tente Kecamatan Woha 999 juta.

Pengembangan jaringan perpipaan SPAM desa simpasai Kecamatan Monta 448 juta, perpipaan Desa Sarae Ruma Langgudu Selatan 375 juta, SPAM desa Kuta Kecamatan Lambitu, 397 juta, SPAM desa Rora Kecamatan Donggo 497 juta.

Benar-benar IDP-Dahlan memperhatikan urusan para petani sehingga jaringan-jaringan irigasi pun merata diperbiki seperti irigasi taloko Sanggar 1,3 Milyar, irigasi Embung Waworada Langgudu 315 juta,

Irigasi Sari Kecamatan Sape 324 juta, irigasi sori kananga Tambora 755 juta, irigasi Dam Mori Rade Madapangga 849 juta, irigasi Roi 1,1 Milyar.

Irigasi Rababou Kecamatan
Sape yang mengairi lebih kurang 100 Hektar tanah milik warga pun dilakukan dimasa pemerintahan IDP-Dahlan dengan anggaran 1,2 Milyar.

Dunia Kesehatan, sebelumnya IDP-Dahlan sukses Membangun Fasilatas Kesehatan Berupa Bangunan Puskesman Mewah di berbagi Kecamatan, kini 2020 dunia kesehatan diperhatikan seutuhnya.

Diantara perhatian IDP-Dahlan dalam dunia kesehatan adalah pengadaan Mobil Promosi Kesehatan Layanan Dasar 647 Juta, pengadaan Ambulance 1,1 Milyar, Pembangunan instalasi pengolahan limbah 699 juta, pengadaan obat-obatan dan BMHP Puskesmas 1,2 Milyar, Pengadaan Sarana Distribusi (Mobil Box) 353 juta,

Para nelayan pun ditengah Pandemi Covid-19, IDP-Dahlan memperhatikannya dengan pengadaan kapal/perahu penangkapan 3-4 GT 599 juta, pengadaan kapal/perahu penangkapan ukuran kecil 3 GT 499 juta.

Demi nyamannya Pengguna jalan raya wilayah kabupaten Bima, 2020 ini pun IDP-Dahlan menggelontorkan dana 1 Milyar untuk pengadaan Lampu penerangan Jalan Umum.

Penataan Lapangan Bola Desa Cenggu Kecamatan Belo 349 juta sehingga para generasi muda tidak lagi kesulitan menikmati Fasilatas lapangan sepak bola yang selama ini tidak tertata dengan baik.

Persembahan terbaik IDP-Dahlan ini tentu sebagai manusia biasa masih ada yang belum tertuntaskan sehingga IDP-Dahlan dalam setiap kampanye blusukannya selalu meminta Do’a dan dukungan rakyat untuk melanjutkan prosesi pembangunan lima tahun yang akan datang. (BNN_01)

Banyak Karya Nyata IDP-Dahlan, Alasan Utama Rakyat Lanjutkan Dua Periode

Bimantika.net,_ Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Petahana, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) sukses membangun Kabupaten Bima secara merata sejak memimpin Kabupaten Bima 2016 silam.

Atas torehan karya nyata dengan berbagai program yang terbanyak adalah urusan Pertanian maka rakyat sebahgian besar mengharaokan IDP-Dahlan Lanjutkan dua periode.

Calon Bupati Bima Petahana dengan nomor urut 3 tersebut sejak 2016 sukses membangun fasilitas yang dibutuhkan oleh rakyat, dilanjutkan prosesi pembangunan di tahun 2017-2018-2019 dan 2020.

Ditahun 2017, IDP-Dahlan mampu torehkan karya nyatanya yaitu Pembangunan SPAM Ndano NaE Donggo dengan anggaran 350 juta, Pembangunan SPAM IKK Kecamatan Donggo dengan anggaran 1,2 Milyar, Pembangunan SPAM IKK Kecamatan Ambalawi dengan anggaran 1,6 Milyar.

Hampir seluruh Jaringan Irigasi untuk para petani Kabupaten Bima dibangun semasa IDP-Dahlan menjabat Bupati Bima antara lain Jaringan Irigasi Desa Karampi Langgudu 1,1 Milyar, Irigasi Wuwu Desa Dena Madapangga 446 juta, irigasi tolo sakuru desa ncera kecamatam Belo 694 juta, irigasi Kalero Desa Boro Kecamatan Sanggar 486 juta, irigasi Sori rasa Desa Mandala Kecamatan Wera 892 Juta, irigasi la rosi Parado Wane Kecamatan Parado 595 juta.

Irigasi La Bingga Desa Belo kecamatan Palibelo 644 juta, irigasi sori ncanga Desa Mbawa Kecamatan Donggo 496 juta, irigasi Ntori Desa Maria Utara 396 juta, irigasi Langgawu Desa Roi 396 juta.

Irigasi Kananta Desa Kananta Kecamatan Soromandi 704 juta, irigasi medu desa sai kecamatan Soromandi 595 juta, irigasi Diwu roki Kombo kecamatan wawo 694 juta, irigasi beringin Kecamatan Madapangga 793 juta, irigasi ncanga sori Langgudu 1 Milyar, irigasi tiri parongge Soromandi 892 juta, irigasi Nangga desa Nggembe Kecamatan Bolo 1,2 Milyar, irigasi Lati Sape 1,9 Milyar, irigasi samili teke palibelo dan lafanda Palibelo dengan anggaran yang sama yakni 396 juta.

Bebeapa jaringan Irigasi lainnya yang dibangun oleh IDP-Dahlan adalah so wuwu kecamatan Monta, irigasi Oi Tui Wera, irigasi Madapangga 1, sori kananga tambora, taloko sanggar, nggira langgudu, doro lopi Woha dengan rata-rata anggaran berkisar 300-500 juta.

Irigasi Rasabou Sape 496 juta, irigasi nggeru wera 468 juta, irigasi naE wera 962 juta, irigasi Lumba Ambalawi 347 juta, nggaro rangga ambalawi 446 juta, irigasi embung ncera 398 juta, embung roi roka 1,9 Milyar, irigasi la karo langudu 446 juta, ndano rangga Donggo 396 juta.

Irigasi Lebo Rade Madapangga 892 juta, Irigsi Salampe Kecamatan Bolo 496 juta, irigasi Mboda Rasabou Bolo 1,2 Milyar,

Sarana Jembatan pun terbangun di masa Pemerintahan IDP-Dahlan antra lain Jembatan Kawuwu 2,8 Milyar, jembatan sori mangi Tambora jalan poros SP 4 anggaran 1,6 Milyar.

Ditahun 2019, IDP Dahlan menorehkan karya nyata untuk para petani di Kabupaten Bima antara lain membangun jaringan Irigasi Sari Nggembe kecamatan Bolo 1,7 Milyar, seli tonda madapangga 1,1 Milyar, irigasi la nonu Desa Belo Palibelo 1,1 Milyar, irigasi lewi ruma desa nata 1,3 Milyar, tolokanda hidirasa wera 1 milyar, nggeru nunggi 292 juta, wuwu Sangia sape 574 juta, Oi saro sanggar 898 juta, Oi kawa Boro Sanggar 924 juta, madaplama Palama Donggo 449 juta

Semua Jaringan irigasi yang dibangun tersebut sangat bermanfaat untuk rakyat secara keseluruhan dan rakyat menikmatinya sekarang.

Di tahun 2019 juga terbangun jembatan Pai Dalam Wera dengan anggaran 495 juta, sehingga rakyat pun menikmatinya.

Fasiltas jalan di perbaiki saat kepemimpinan IDP-Dahlan di tahun 2019 antara lain, Jalan Tolotangga-Parado 458 juta, Talabiu-Dore 5,9 Milyar, Donggobolo-Kalampa-Sakuru-Ngali 9,2 Milyar, Karaku-Ndano Mbeca 1, Milyar.

Sementra di tahun 2018, IDP-Dahlan juga menorehkan karya nyatannya dalam membangun Irigasi Raba Semen Sape 2,5 Milyar, Taman Panda 2,5 Milyar, Pasar Woha 3,7 Milyar, Spam Desa Rade Madapangga 350 Juta, Spam Desa Renda 396 Juta, Rehab Jembatan Nggelu 396 juta, Jembatan Sari 396 juta, Jembatan Gantung Samili 496 juta.

Revitalisasi Pasar Oi Maci Sape 1,7 Milyar, lampu jalan dua jalur 2 Milyar, Kapal Kayu Penumpang 699 juta, Pembangujan jalan setapak pantai lariti 421 juta,

Revitalisasi Pasar Kore Kecamatan Sanggar 492 juta, Revitalisasi pasar temba romba Lambu 1,1 Milyar, Revitalisasi Pasar Ambalawi 738 juta, Spam Desa Ntonggu 300 juta, Spam Desa Rora Donggo 771 juta,

Pembangunan SPAM IKK Kecamatan Woha 1,4 Milyar, Pembangunan SPAM IKK Wera 1,5 Milyar.

Masih di Tahun 2019, IDP-Dahlan Persembahkan pembangunan antara lain Penataan Lapangan Desa Rupe Langgudu 379 juta, Pembangunan Untuk Prasarana Air Bersih untuk Puskesmas 798 juta, Pembangunan Embung Woro untuk mengairi lahan 120 Ha 1,1 Milyar, Dam Rababou Sape 1,1 Milyar, Dam Diwu Sadundu 1, 1 Milyar.

Dengan kesuksesan membangun Infrastruktur sejak 2016 hingga 2020, IDP-Dahlan makin dicintai sebahgian besar rakyat Kabupaten Bima.

Dan sebahgian besar Rakyat menilai secara obyektif IDP-Dahlan Sukses membangun Kabupaten Bima dan siap melanjutkan Prosesi Pembangunan untuk masyarakat secara totalitas. (BNN_01)

Kenapa Rakyat Ingin Lanjutkan IDP-Dahlan ??? Ini Jawabannya

Bimantika.net,_Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Petahana Nomor Urut 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) memiliki karya nyata yang sungguh sangat luar Biasa saat memimpin Kabupaten Bima sejak 2016 silam, itulah alasan utama sebahgian besae rakyat Kabupaten bima lanjutkan dua Periode.

IDP-Dahlan sangat mengerti keinginan rakyat kabupaten bima yang sekitar 85 porsen adalah rakyat petani sehingga dirinya pun memikirkan membangun infrastruktur pertanian berupa DAM dan Jaringan Irigasi sehingga para petani tidak kesulitan dalam hal pengairannya.

Sejak 2016 IDP Torehkan sejarah bahwa dirinya membangun berbagai sarana dan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh rakyat.

Diantara karya nyata itu, IDP-Dahlan di Tahun 2016 setidaknya pernah melakukan Pembangunan Dermaga Perikanan Di Kecamatan Wera Kangga, Lambu Soromandi Ambalawi masing-masing dengan Anggaran 300 Juta,.

Pembangunan lainnya untuk keperluan para nelayan adalah Pembangunan Tambatan Perahu Lambu dengan anggaran 499 Juta, Pembangunan Tambatan Perahu Kawinda To’i Kecamatan Tambora dengan anggaran 749 juta dan Pembangunan Tambatan Perahu Nipa Kecamatan Ambalawi dengan anggaran 949 Juta.

Yang tidak kalah pentingnya di Tahun 2016 tersebut IDP-Dahlan melalui APBD Kabupaten Bima menggelontorkan anggaran sekitar 4,3 Miliar untuk Pembangunan Kamar bersalin (KBR) dan Neonatal Insentive Care Unit (NICU) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bima.

Di bidang Infrastruktur Pertanian, Benar-benar IDP Dahlan sadar bahwa pembangunan DAM dan irigasi adalah hal utama yang dibutuhkan oleh rakyatnya. Sehingga saat itu belum genap usia kepemimpinannya satu tahun langsung menorehkan karya nyata membangun DAM dan saluran Irigasi.

Bukti nyata itu sejak 2016 IDP-Dahlan Membangun DAM dan Irigasi antara lain Rehabilitasi jaringan irigasi Desa Sie Kecamatan Monta dengan anggaran 406 juta, Pembangunan Irigasi Rasabou Kecamatan Bolo dengan anggaran 700 juta, Pembangunan Jaringan Irigasi Mori Rade Madapangga 700 juta, Irigasi Rupe Langgudu 700 juta, Pembangunan Irigasi Ndano Rangga Mbawa Kecamatan Donggo 700 juta, Pembangunan irigasi ncera Belo 700 juta.

Pembangunan Jaringan Irigasi Roi dan Mpungga Kecamatan Wera masing-masing anggaran 750 juta dan 800 juta.

Sementara pembangunan Jaringan Irigasi Dorohuni Laju Langgudu, Keru Woro Madapangga, Potu Lanta, Bontokape Kecamatan Bolo, Taloko Kecamatan Sanggar anggarannya pun berkisar 800-900 juta dilakukan serentak pada Tahun 2016 dimasa kepemimpinan IDP-Dahlan.

Niat baik IDP-Dahlan sangat terbukti berpihak pada rakyat terbukti di tahun 2016 itupula IDP Dahlan torehkan Karya nyata lainnya berupa Pembangunan Jembatan Pai Dalam dengan anggaran 1,2 Milyar, Pembangunan Jembatan Panda (gendi bote) Kecamatan Palibelo dengan anggaran 396 juta.

Semua sarana dan prasarana yang dibangun oleh IDP-Dahlan tersebut kini dinikmati oleh warga dimana pembangunan tersebut direalisasikan.

Yang sangat fantastis juga di tahun 2016 adalah IDP-Dahlan torehkan karya nyata berupa perbaikan infrastruktur Jalan yakni peningkatan jalan doridungga-lareu dengan anggaran 247 juta, Peningkatan jalan ekonomi panda Dusun Kalaki dengan anggaran 247 juta, Peningkatan Jalan Papa-Nggelu Kecamatan Lambu 6,6 Milyar, peningkatan jalan Kuta-Kadi 6,7 Milyar, Peningkatan Jalan Tente – Godo 6,8 Milyar.

Pun hari ini fasilitas jalan tersebut sangat dinikmati oleh masyarakat pengguna jalan raya.

Lagi-lagi torehan karya nyata IDP-Dahlan Ditahun 2016 silam adlah Pembangunan Gudang Rumput Laut dengan Anggaran yang digelontorkan sekitar 2,8 Milyar, pembangunan Gudang penyimpanan Garam dengan anggaran 2 Milyar.

Infrastruktur lainnya di bidang pertanian adalah rehabilitasi Bendungan Lakeda Desa Dena Kecamatan Madapangga dengan anggaran 1, 3 Milyar sehingga masyarakat sampai saat ini merasakan manfaatnya yang begitu besar.

Untuk mengamankan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Tahun 2016 itu pula IDP-Dahlan membangun Bronjong Sori Mango Karumbu Kecamatan Langgudu, dan Talud Sungai Kananta Kecamatan Soromandi dengan anggaran masing-masing 414 juta dan 595 juta, Bronjong Sungai Sila Timu Kecamatan Bolo dengan anggaran 413 juta.

Untuk Para Petani Tambak Garam, di tahun 2016 itu juga IDP-Dahlan sudah pernah melakukan Rehabilitasi Tanggul Tambak Desa Talabiu Krcamatan Woha dengan anggaran 449 juta

IDP-Dahlan sadar bahwa tahun pertama kepemimpinannya sungguh memberikan motivasinya untuk membangun berbagai sarana dan prarasara vital untuk kemaslahatan masyarakatnya, sebut saja di tahun 2016 itu juga IDP-Dahlan melakukan Revitalisasi Pasar Bolo Kecamatan Bolo dengan anggaran 1,4 Milyar.

Pembangunan terus dilakukan oleh IDP-Dahlan sejak 2016-2020 adalah niat tulusnya IDP-Dahlan dalam mendharma baktikan diri untuk kepentingan kemaslahatan ummat Secara utuh dan menyeluruh.

Inilah alasan warga Kabupaten Bima sehingga mereka lebih memilih melanjutkan IDP-Dahlan dua Periode ketimbang ikut dalam arus Perubahan yang belum mereka pahami seutuhnya. (BNN_01/Bersambung)

Pemkab Bima Raih Penghargaan Nasional Konvergensi Stunting

Bimantika.net,_Setelah sebelumnya mendapatkan prestasi terbaik I pada Penilaian Kinerja Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi NTB, Tim Konvergensi Penurunan Stunting Kabupaten Bima kembali meraih apresiasi dan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah atas pencapaian dalam upaya penurunan stunting Tahun 2019-2020.

Penghargaan diserahkan DIrjen Bina Pembangunan Daerah DR. Hari Nur Cahya Murni, MSi Kamis (12/11) dalam acara workshop penguatan kapasitas yang dirangkaikan dengan pameran pencapaian kinerja penurunan stunting di Swiss Bell Resort Pecatu Bali.

Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Bima Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc yang mewakili Tim Konvergensi Penurunan Stunting Kabupaten Bima mengatakan,“Kabupaten Bima bersama 9 daerah lainnya yaitu Flores Timur, Belu, Sikka, Tanah Bumbu, Malinau, Panajam Paser Utara, Kapuas Hulu, Gunung Mas dan Gianyar berhasil mencapai target tahapan aksi konvergensi sesuai harapan. Ke sepuluh kabupaten ini diberikan apresiasi dan ditampilkan dalam pameran mini selama empat hari workshop berlangsung”. Jelas Raani.

Raani menambahkan, Ibu Dirjen DR. Hari Nur Cahya dalam kunjungannya ke stand pameran menyampaikan apresiasi atas pencapaian Kabupaten Bima yang dinilai mampu melakukan upaya konvergensi dan melaksanakan tahapan aksi konvergensi sesuai harapan.
Ada delapan aksi konvergensi penurunan angka stunting mencakup aksi 1analisis situasi, aksi 2: rencana kegiatan, aksi 3 : Rembuk stunting, aksi 4: Peraturan bupati/walikota tentang kewewenangan desa, aksi 5: pembinaan kader pembangunan manusia, aksi 6 : sistem manajemen data, aksi 7 : pengukuran dan publikasi data stunting serta dan aksi 8 : Review kinerja tahunan.

“Banyak daerah yang tahapan aksinya terhalang pandemi Covid-19, tapi Kabupaten Bima cukup hebat karena bisa menuntaskan hingga aksi 7 dalam aspek pengukuran dan publikasi data stunting.

Pencapaian mereka bagus, di NTB hanya kabupaten Bima yang bisa mencapai target hingga Aksi 7, demikian hal juga 9 daerah lainnya”. Tambah Dirjen ketika melakukan presentasi di hadapan peserta Workshop (BNN_01)

Dikes Kabupaten Bima Torehkan Tiga Prestasi

Bimantika.net,_Prestasi terbaik kembali ditorehkan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dengan kembali mempertahankan sekaligus tiga prestasi sektor kesehatan di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Rifai S.Sos. M.AP Selasa (11/11) mengatakan prestasi diraih merupakan capaian kinerja tahun 2019 lalu sebelum Pandemi COVID-19 dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kusta, Program Malaria dan Program Surveilans penyakit.

Rifai memaparkan, piagam penghargaan diserahkan oleh Kadis Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A, MPH pada Rakontek Evaluasi Program bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang diselenggarakan oleh Dikes Propinsi NTB tanggal 26 – 29 Oktober 2020 di Hotel Lombok Astoria.

Sejumlah indikator yang dicapai yaitu malaria target 1 orang yang positif malaria per 1.000 penduduk. Demikian halnya capaian program Kusta dengan capaian 1, 78 per 10.000 penduduk dan indikator lain yaitu 0 persen penderita kusta cacat tingkat II serta Kabupaten Bima aktif mencari kasus kusta di lapangan.

Demikian halnya pada program surveilans epidemiologi dengan target penemuan kasus kurang 24 jam. “Kami capai 100 persen sedangkan indikator lain penanganan kasus 100 persen dan capaian kabupaten Bima mencapai 100 persen. Demikian halnya indikator ketepatan waktu laporan mingguan 1 kali seminggu pada setiap hari senin pukul 12. 00.Wita kami capai 100 persen dalam Laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon ( SKDR)”. Tandas Rifai.

Inshaallah pada tahun 2020 kami berupaya meningkatkan prestasi yang sudah diraih”. Tandasnya. (Tim)

Kampanye Masa Pandemi, Pahami Ketentuan Dalam PKPU 13

Bimantika.net,_Tahapan Pemilihan Serentak 2020 yang dilaksanakan di masa Pandemi Covid 19 mengharuskan pelaksanaan tahapan mengikuti protokol kesehatan. Salah satunya mengatur tahapan kampanye.

Ada beberapa ketentuan baru yang wajib diketahui tim dan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima peserta Pemilihan Tahun 2020.

Ketua Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin menjelaskan, berdasarkan PKPU Nomor 11 Tahun 2020 perubahan dari PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang pelaksanan kampanye, pada masa normal diperbolehkan kampanye dalam bentuk rapat umum dan kegiatan lainnya yang melibatkan kerumuman banyak orang secara tatap muka.

“Tapi pada masa pandemi covid 19 rapat umum ditiadakan dan tidak diperbolehkan lagi. Pasangan calon hanya diperbolehkan kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas, tatap muka, dialog dan kampanye bentuk lainnya yang tidak melanggar ketentuan,” jelas Ady, Sabtu (26/9).

Itupun kata Ady, dengan ketentuan pembatasan sebagaimana diatur dalam Pasal 58 PKPU 13 Tahun 2020 tentang Protokol Covid 19 di semua tahapan pemilihan. Untuk pertemuan terbatas, hanya bisa dilaksanakan di dalam ruangan atau gedung. Diutamakan melalui media sosial dan dalam jaringan (daring).
Kemudian dalam hal tidak dapat dilakukan melalui Media Sosial dan Media Daring, aturan membatasi Peserta yang hadir secara keseluruhan paling banyak 50 orang dan wajib menerapkan secara ketat protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian COVID-19.

“Maksimal hanya 50 orang. Peserta kampanye lainnya hanya bisa mengikuti melalui live streaming media sosial dan media daring,” papar Ady.

Catatan lainnya yakni, undangan kepada peserta harus memuat informasi mengenai hari, tanggal, jam, tempat kegiatan, nama pembicara, penanggung jawab dan/atau tautan link jika menggunakan live streaming melalui media sosial dan media daring.

Dalam PKPU 13 Tahun 2020 juga diatur ketentuan larangan dan sanksi bagi pasangan calon apabila tetap menggelar rapat umum dan kampanye lainnya seperti perlombaan, kegiatan olahraga, kegiatan kebudayaan, kegiatan sosial atau kegiatan bentuk lain yang melibatkan kerumunan massa pendukung.

“Dalam Pasal 88C, sanksi akan diberikan peringatan tertulis hingga pembubaran oleh Bawaslu apabila tidak diindahkan oleh pasangan calon,” tegas Ady.

Begitupun kalau melanggar ketentuan jumlah peserta dan tidak menerapkan protokol covid 19 dalam kampanye bentuk pertemuan terbatas, tatap muka dan dialog. Sanksinya diatur dalam Pasal 88D, akan diberikan peringatan tertulis pada saat terjadinya pelanggaran, penghentian dan pembubaran kegiatan Kampanye di tempat terjadinya pelanggaran apabila tidak melaksanakan peringatan tertulis dalam waktu 1 (satu) jam sejak diterbitkan peringatan tertulis serta larangan melakukan metode Kampanye yang dilanggar selama 3 (tiga) Hari berdasarkan rekomendasi Bawaslu Provinsi atau Bawaslu Kabupaten/Kota. (BNN_01)

IDP Hadir Di Tengah Warga Beri Solusi Terkait Kekeringan

Bimantika.net,_Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) hadir memberi solusi untuk Rakyat. Hal ini terungkap oleh IDP untuk menghadirkan program bor dalam di Desa Mangge, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Hadirnya IDP di tengah warga dengan solusi tentu menjadikan warga riang gembira, dan ini adalah keluh kesah rakyat Mangge bertahun-tahun kalau musim kemarau kesulitan air bersih, kini mulai terjawab.

IDP hadir untuk rakyat sekaligus menjawab secara nyata kebutuhan warga setempat,sehingga warga begitu antusias terhadap kehadiran IDP.

Kepala Dusung Mangge Baru Desa Mangge Kecamatan Lambu, Tasrif, menyampaikan secara langsung dihadapan IDP bahwa setiap tahun saat musim kemarau tiba, dipastikan warga mengalami kekeringan.

Lanjutnya, masyarakat Desa Mangge, lebih awal mengalami kekeringan air bersih, wilayah yang berada diketinggian ini, menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan sumber mata air..

“Kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau seperti ini, bahkan kondisi ini lebih awal kami rasakan, karena wilayah kami berada diatas gunung,” kata dia didepan Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima yang hadir melakukan silaturahmi bersama masyarakat pada hari Minggu (20/9/2020)

Menurut warga lainnya bahwa Kehadiran air saat musim kering di desa Mangge, menjadi harapan mereka dan langsung di respon dengan baik oleh Bupati IDP.

“Seluruh masyarakat, sangat mengharapkan hadirnya air bersih untuk kebutuhan hidup, dan kami terimakasih pada Bupati IDP yang sudah datang memberikan kabar gembira bahwa di desa kami akan segera dilakukan bor kanada” ungkap warga.

Menangapi aspirasi warga, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, berkali-kali tegaskan bahwa akan memprioritaskan apa yang menjadi kebutuhan dasar warga tersebut.

“Insya Allah demi menjawab kebutuhan rakyat yang vital berupa air, oleh karena itu Kalau ada program Bor Kanada dalam APBDP 2020 ini, saya akan hadirkan di Desa Mangge, ini menjadi atensi, karena Desa Mangge mutlak diatas ketinggian,” demikian ungkap IDP. (BNN_01)

Rakyat Kota Bima Sorot Walikota Yang Jarang Libatkan Wakil Walikota

Bimantika.net,_Kinerja Walikota Bima dinilai oleh Wakil Rakyat Kota Bima sangat buruk terkait dengan jarang hadirnya Wakil Walikota Bima dalam beberapa acara kedinasan lingkup Pemkot Bima menimbulkan pertanyaan publik maupun kalangan birokrasi setempat.

Disinyalir, absennya Wakil Walikota dalam berbagai kegiatan resmi pemerintahan tidak terlepas dari gelaran mutasi yang dilakukan beberapa waktu lalu, dimana orang nomor 2 Kota Bima itu tidak dilibatkan secara penuh dalam proses penyusunan draf mutasi.

Bahkan sinyalemen ini juga kerap terjadi pada kebijakan lainnya sejak awal Pemerintahan Lutfer hingga saat ini berlangsung lebih kurang tiga tahun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, keberadaan Feri Sofyan selaku Wakil Walikota seolah tidak lagi difungsikan maksimal. Dalam setiap jadwal agenda kegiatan yang disebar oleh Bagian Humas, nama Wakil Walikota tak pernah lagi tercantum sebagai orang yang mewakili Walikota ketika ada kegiatan.

Salah satu buktinya, kegiatan Pemkot Bima hari ini, satupun nggak ada yang melibatkan Wakil Walikota, padahal Wakil Walikota tidak kemana-mana atau tidak dalam posisi ke luar daerah.

Dari lima agenda Pemkot hari ini tiga agenda rencanannya dihadiri langsung Walikota, sedangkan dua agenda lainnya dihadiri Sekda Kota Bima.

“Jadwal tentatif kepala daerah ini kerap menjadi pertanyaan kawan-kawan ASN di Pemkot Bima bahwa roda pemerintahan ini pincang karena ada kesan Wakil Walikota jarang dilibatkan dalam kegiatan penting dan strategis lainnya di Pemkot Bima,” sorot anggota DPRD Kota Bima, Syamsuddin, kepada wartawan, Senin (31/8).

Menurutnya, cara-cara Walikota ini tidak mencerminkan Pemimpin yang membawa perubahan dan mengayomi seluruh komponen yang ada. Cara cara seperti ini sama halnya melukai perasaan Wakil Walikota dan masyarakat yang mempercayakan amanahnya kepada Walikota dan Wakil Walikota Bima sebagai pasangan kepala daerah.

“Miris melihat Kota Bima tercinta ini, jangan karena kepentingan kelompok harus mengorbankan ratusan ribu jiwa masyarakat yang mendiami kota tepian air ini. Adakah kesalahan besar Wakil Walikota sehingga harus diperlakukan seperti ini?,” cetus duta Asakota ini bertanya-tanya.

Sementara itu, seorang warga Jatibaru Kecamatan Asakota yang juga merupakan bagian dari Tim Pemenangan Lutfi-Feri, Bambang mengakui perihal perjalanan Pemerintahan Lutfi-Feri yang cenderung diamatinya tidak harmonis pada akhir akhir ini.

“Saya sering mengikuti kondisi tersebut seperti yang terlihat pada pertemuan Rw se Kota Bima di kediaman Walikota beberapa waktu lalu nampak tidak hadir Wakil Walikota Bima justru pejabat lainnya hadir. Padahal kami hanya inginkan Pemerintah Lutfi Feri selalu bersama hingga akhir periode untuk membawa perubahan yang lebih baik memperjuangkan kesejahteraan rakyat Kota Bima. Tentu kita menyesalkan apabila benar Pemerintahan sekarang terkesan jalan sendiri,” cetusnya singkat.

Menjawab kejanggalan ini, Kabag Humaspro Pemkot Bima, H. A. Malik menjelaskan bahwa jadwal kegiatan kedinasan itu sesuai dengan hasil disposisi pimpinan (Walikota, red) ke pihaknya selaku Humas bukan kehendak pihaknya. “Disposisi pimpinan kan begitu, kami hanya menjalankan apa yang menjadi disposisi pimpinan yaitu pak Walikota Bima,” ujarnya dikonfirmasi wartawan, Senin pagi (31/8)

Diakuinya, apa yang menjadi agenda kegiatan Pemerintah Kota Bima hari ini pun adalah sesuai hasil disposisi Walikota dan pihaknya tidak punya kewenangan untuk mengaturnya.

“Tadi beliau baru dari SMAN 2 dan sekarang menuju DPRD untuk agenda pandangan fraksi. Intinya kita yang di Humas Protokoler yang mengatur jadwal itu apa yang menjadi disposisi pimpinan itulah yang kita agendakan, bukan kita yang mengeluarkannya kita kan nggak bisa bertindak lain di luar daripada disposisi pimpinan kalau disposisi pimpinan seperti itu ya kami tindak lanjutin,” pungkas Malik. (GA/BNN_01)

IDP Dahlan Menyapa Madapangga, Beri Bantuan Pribadi Puluhan Juta

Bimantika.net,_Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noer, M. Pd, (IDP-Dahlan) Selasa (25/8/2020) lakukan kunjungan kerja di desa Mpuri, Woro dan Campa, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima sekaligus serahkan bantuan puluhan juta untuk pembangunan Masjid, pengeras suara, alat masak, untuk PPK dan masing masing dusun yang ada di desa kunker tersebut.

Warga yang sambut di tiga desa tersebut dengan riang gembira penuh kekeluargaan menyambut sang idola mereka sehingga setiap saat meneriakkan yel-yel Lanjutkan Dua Periode. Dan pada momentum kunjungan kerja tersebut IDP-Dahlan didampingi sejumlah pejabat lingkup Pemda Bima, Camat dan para kepala desa di Madapangga.

Sebelum menyerahkan bantuan secara pemerintahan, Bupati dan Wabup menyerahkan bantuan uang pribadi untuk pembangunan Masjid desa Mpuri sebesar Rp. 25 juta, Rp. 35 juta untuk dua Masjid di desa Woro.

Selain menyerahkan bantuan uang tunai, juga dalam kesempatan tersebut diserahkan bantuan alat masak masing-masing PKK dan amplifier untuk masing-masing dusun di tiga desa. “kami berterimakasih pada Umi Dinda” ujar salah seorang Ibu PKK usai menerima bantuan.

Menurut IDP, bahwa membangun apapun harus dilandasi dengan kebersamaan, sehingga harapan dan cita-cita luhur itu dapat diwujudkan sesuai keinginan masyarakat secara utuh dan menyeluruh.

“Kami berharap agar bantuan yang kami serahkan jangan dilihat dari besar dan kecilnya bantuan yang saya dan Pak Wakil berikan, nilai yang diserahkan sesuai tingkat kebutuhan dan laporan masyarakat dan Pemdes yang saya terima secara pribadi,” ujar IDP.

IDP menyampaikan rasa terimakasih yang mendalam pada seluruh elemen masyarakat yang selama ini sudah kerja sama dan tulus ikhlas dalam membawa Kecamatan Madapangga menjadi lebih baik dan lebih maju.

IDP mengakui bahwa keamanan dan ketertiban di Kecamatan Madapangga saat ini sangat kondusif sehinga ini perlu di contoh oleh kecamatan lainnya dalam menciptakan kondisi wilayaj yang amam dan nyaman. “Ini tentunya tidak terlepas dari kerjasama semua pihak dalam membantu TNI Polri” demikian ungkap IDP. 

IDP mengajak seluruh elemen masyarakat Madapangga untuk mendukung situasi kemanan dan ketertiban masing-masing wilayah untuk menciptakan kondisi yang lebih baik, lebih aman dan lebih nyaman.

Diakhir pertemuan, IDP
Mengajak kepada masyarakat ditiga desa, untuk sama-sama menjaga hubungan antar sesama menjelang Pilkada. “Semua warga dan kita semua berhak memilih pemimpin yang mampu mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bima, maka pilihan itu sudah ada dihati masyarakat, dan jangan sampai beda pilihan membuat putus tali silaturrahim antara kita” demikian pesan moral IDP (BNN_01)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom