“Pastikan Penanganan Corona Secara Tepat, Pemkot Bima Bentuk Gugus Tugas”

Bimantika.net_,Kabag Humaspro Setda Kota Bima H.Abdul Malik mengatakan, dalam rangka percepatan penanganan corona virus Disease 2019 (Covid 19), pemerintah Kota Bima membentuk gugus tugas pencegahan dan percepatan penanganan corona virus disease 2019 di Kota Bima. 

Kata dia, Gugus tugas ini nantinya bertugas untuk menyiapkan berbagai upaya pencegahan dan percepatan penanganan Covid 19. “Selain itu pula gugus tugas ini nantinya akan melaksanakan rencana operasional pencegahan dan percepatan penanganan covid 19, serta mengerahkan sumber daya untuk melaksanakan kegiatan pencegahan dan percepatan penanganan covid 19,” terang H. Malik

Ia menjelaskan, Gugus tugas ini melibatkan seluruh kepala perangkat daerah beserta Camat dan Lurah lingkup pemerintah Kota Bima.

Pada rapat koordinasi yang dilaksanakan pada hari Jumat 20 Maret 2019, di Aula Kantor Walikota Bima yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs H Mukhtar MH, meminta kepada seluruh anggota gugus tugas agar segera melakukan langkah konkrit sesuai tugas dan fungsi yang diemban. 

“Sebagai langkah pencegahan, pada pekan depan akan dilakukan penyemprotan disinfektan di beberapa titik terutama di area publik, masjid dan kantor. Selain itu, untuk penanganan DBD juga akan dilakukan fogging di kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Bima,” bebernya.

Kata dia, berbagai peralatan pendukung juga akan disiapkan untuk pencegahan penyebaran covid 19, seperti termograf (pengukur suhu tubuh), masker dan handsanitizer terutama di area publik. imbuhnya. (Yadin/bnn_03)

IDP dan Dahlan Hadir Berikan Bantuan Kepada Muhlis Warga yang Sakit Jatuh Diatas Pohon

Bimantika.net_Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE didampingi Wabup Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, melihat langsung kondisi Muhlis  warga Dusun Muku Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, yang sudah 7 bulan sakit akibat terjatuh dari pohon, Jumat (21/3).

Hadir juga Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putra Feryandi, S.Ip, selain memberikan bantuan secara pribadi kepada korban, Bupati Bima juga menyerahkan bantuan kursi plastik sebanyak 100 buat untuk warga dusun Muku desa Sanolo. 

Kepala desa Sanolo Usman Ahmad, menjelaskan Muhlis mengalami kesakitan sejak tanggal 6 September 2019, saat itu korban terjatuh dari pohon dan diduga patah tulang belakang. 

“Sudah 7 bulan sakit, keluarga sudah membawa operasi ke Mataram tapi tidak sembuh juga, karena kondisi ekonomi akhirnya dirawat di rumah saja,” terang Kades. 

Sementara Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang didampingi Wabup Dahlan langsung menyerahkan bantuan secara pribadi untuk warganya yang sakit, Umi Dinda juga meminta untuk dirawat, supaya Pemerintah menangani untuk kesembuhan korban. 

“Saya berharap supaya bersabar atas musibah yang terjadi, berobat secara medis jauh lebih menjanjikan untuk kesembuhan, bupati mengaku, Pemerintah tetap akan berupaya membantu untuk menggobati,” harapnya. (Yadin/bnn_03)

Wali Kota Bima Keluarkan Surat Edaran Antisipasi Virus Corona

Bimantika.net_ Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE (HML) menghimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintah Kota Bima untuk melaksanakan pembersihan pada lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Hal ini dituangkan dalam surat edaran nomor 121 Tahun 2020 tentang Pembersihan lingkungan tenpat tinggal bagi pegawai lingkup pemerintah Kota Bima.ungkap Kabag Humaspro Setda Kota Bima H.Abdul Malik 

Terkait edaran ini, kata dia, merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Boma Nomor 120 Tahun 2020 tentang pencegahan penyebaran virus Corona (Covid 19) point 7 yang menganjurkan bagi masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Selain itu, hal ini dimaksudkan untuk menghindari meningkatnya penyebaran wabah Demam Berdarah (DBD),” terang H.Malik

Ia menambahkan, adapun beberapa hal yang tertuang dalam edaran tersebut yakni, diharapkan kepada PNS, tenaga kontrak dan tenaga honorer untuk melakukan pembersihan di sekitar tempat tinggal masing-masing terutama sampah dan drainase/gorong-gorong, sehingga dapat memberi contoh bagi masyarakat

Selanjutnya, untuk para Camat dan Lurah agar menggalang kegiatan bersih-bersih di wilayah masing-masing pada setiah hari Sabtu dan Minggu.pungkasnya. (yadin/bnn_03)

Buka STQ Ke 14 Soromandi, Bupati IDP Ajak Warga Waspada Pada Wabah Corona

Bimantika.net_ Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE (IDP) Saat Membuka STQ Ke 14 Kecamatan Soromandi Foto Humaspro

Kabupaten Bima,- Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, membuka STQ ke 14 tingkat Kecamatan Soromandi, pada hari Rabu malam tanggal 18 Maret 2020.

Acara tersebut dipusatkan di Lapangan olah raga Desa Bajo dan akan berlangsung hingga 22 Maret 2020, mendatang. Usai membuka acara, Bupati Umi Dinda menyerahkan bantuan uang sebesar Lima juta untuk membantu panitia penyelenggara.

Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan HM Noer, para Asisten, Pimpinan OPD dan Kabag Lingkup Setda Bima.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, mengatakan, dalam sambutanya, Umi Dinda berharap semoga STQ yang diselenggarakan dapat membentengi diri dari pengaruh luar. Apalagi saat-saat ini, kita dihebohkan dengan virus Corona alias Covid 19.

“Olehnya itu, Pemerintah mengajak masyarakat tetap waspada dari wabah Corona. Dan tetap menjaga kebersihan dan pola hidup sehat,’’ujar M Chandra Kusuma Ap, menirukan Bupati.

Bupati mengakui, bahwa pembangunan di Kecamatan Soromandi sudah banyak mengalami kemajuan. “Semoga hal itu bukan saja yang menjadi Camat adalah putra Soromandi, melainkan bahwa Masyarakatnya yang sudah sadar menjaga dan sama-sama memelihara adanya pembangunan yang masuk,” terangnya.

Dijelaskan Chandra, momen STQ ini, kata Bupati, mudah-mudah akan menghasilkan qori dan qoriah terbaik Soromandi yang akan mewakili Soromandi di tingkat Kabupaten Bima.

“Kabupaten Bima patut berbangga, karena selalu behasil menghasil qori dan Qoriah yang akan mengharumkan nama Dana Mbojo,” ujarnya.

Selain itu, menghadapi tahun politik, Bupati mengajak untuk selalu menjadi corong yang baik. Selalu menyampaikan informasi yang tidak profokatif. 

“Berpolitik tidak harus saling melukai. Mari kita membangun dengan penuh keikhlasan,’’ujarnya.

Camat Soromandi, Zulkifli SH, MH, berterima kasih pada Bupati dan Wakil Bupati, telah hadir membuka STQ yang dilaksanakan di wilayahnya.Hadirnya dua Pimpinan itu merupakan komitmen Pemerintah untuk mewujudkan Bima Ramah. 

“Maka tidak ada kata lain, Bima Ramah harus dilanjutkan di Bima,’’ungkap Camat penuh semangat.

Zul sapaanya, juga menyampaikan terima kasih, atas nama Masyarakat Soromandi, Pemerintah dengan segera merespon korban musibah banjir beberapa waktu lalu. Saat itu, Pemerintah langsung mengirim alat berat ke TKP.

Kemudian Koordinasi para Kades tetap berjalan dengan baik. Sehingga tidak ada istilah untuk berpisah dari Camat.

“Itu terbukti, kebersamaan pawai ta’ruf sukses dilaksanakan dan itu bentuk komitmen mendukung program Pemerintah,’’lanjut Camat, sembari menambahkan bahwa telah banyak pembangunan yang masuk dan dinikmati oleh warga Soromandi yang ada hingga di desa-desa.

Sementara itu, Ketua Panitia H Sutarman, menyampaikan terima kasih pada Bupati dan Wakil Bima telah hadir dan membuka secara resmi pelaksanaan STQ.

Dasar Hukum Pelaksanan STQ yakni surat LPTQ Kabupaten Bima dan Surat Kepùtusan Camat Soromandi. 

“Sedangkan Peserta yang ikut adalah utusan dari seluruh Desa. Mereka ada yang masuk di Golongan Tartil dan Tilawah, kategori anak-anak, dewasa dan remaja,” bebernya.

Ia menjelaskan, sumber dana penyelenggaraan STQ yang akan berakhir pada 22 Maret itu adalah dari pribadi ASN di Kecamatan Soromandi, seluruh Kades di Soromandi dan Dana APBDes Desa Bajo. “Sehingga, total yang baru terkumpul Rp 22 Juta, dari estimasi anggaran sekitar Rp 88 juta,” imbuhnya. (Yadin/bnn_03)

Pemkab Bima Gelar Rakor Antisipasi Merebaknya Covid 19

Bimantika.net – Persoalan virus Covid 19 atau Corona Masih menjadi perhatian dunia juga Indonesia, Demikian pula di NTB. Masing-masing Kabupaten dan Kota mengambil langkah aman, menindak lanjuti instruksi Presiden dan Gubernur , Kabupaten Bima pun tidak tinggal diam.

Mengantisipasi merebaknya Virus memantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Camat, UPTD Dikbudpora, UPT Puskesmas se-Kabupaten Bima, Selasa, 17 Maret 2020, di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Ikut hadir pada Rakor tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Bima Drs. HM Taufik HAK, Kalak BPBD Kabupaten Bima, Dirut RSUD Bima, Kadikes dan Kadis Dikbudpora Kabupaten Bima.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE menyatakan, Rakor tersebut sebagai tindaklanjut hasil Rakor dengan Gubernur NTB, beberapa waktu lalu, di Mataram.

Menyikapi perkembangan penanganan wabah virus Covid 19 atau Corona. Tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi sudah merebak pada tingkat dunia.

‘’Hasil Rakor dengan Gubernur, telah disepakati akan membatasi penyebaran virus ini. Keputusan untuk meliburkan siswa. Tentunya seluruh Kabupaten dan Kota se NTB akan melaksanakan instruksi ini,’’ujar Bupati melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma AP, Selasa. 

Kabupaten Bima, kata dia, sebagai pintu Gerbang   NTB dari Wilayah Timur, tentunya akan sangat serius memantau dan melakukan sosialisasi hingga ke desa  dan kecamatan. Semua perangkat Kesehatan, pendidikan dibantu Muspika diharapkan dapat membantu.

Menurut Bupati, kata Chandra,  kita tidak bisa menganggap sepele dengan belum ditemukannya pasien yang terindikasi mengindap virus tersebut. Kejadian yang sudah mendunia ini wajib kita mewaspadai, batasi diri dan memastikan aman disetiap pintu masuk ke daerah.

Bupati berharap hasil rapat dapat disosialisasikan para Camat, UPT Kesehatan, UPT Dikbudpora dan Muspika, kepada masyarakat di masing-masing kecamatan.

Karena kata beliau menurut Bupati, Kabupaten Bima termasuk tiga besar di NTB yang mengirimkan Tenaga Kerja ke luar Negeri, laki-laki maupun wanita.

 ‘’Kita tetap memberikan rasa aman di tengah-tengah masyarakat. Berdayakan tenaga-tenaga kesehatan di masing-masing kecamatan dan desa untuk mengkampanyekan pola hidup sehat. Upaya pencegahan yang perlu kita kedepankan,’’lanjutnya.

Terhadap Dinas Kesehatan, agar segera melaksanakan Foging, sesuai kondisi dan keadaan yang terjadi. Selain wabah Corona yang perlu diantisipasi adalah  Deman berdarah.

Bagaimana dengan Pendidikan?, dikatakan Chandra, pemerintah meliburkan siswa dan siswi selama 14 hari kedepan. Guru dan wali kelas dapat memberikan tugas yang akan mereka kerjakan di rumah. 

“Kepala sekolah dan KUPT diharapkan dapat berkomunikasi dengan baik kepada para Komite. Sehingga dapat diketahui sistem pembelajaran pada kondisi yang sedang dihadapi,” ucapnya.

Ia menambahkan, Pemerintah menghimbau agar tetap berdoa dan berdzikir pada masjid-masjid dan musholla. Agar kita semua segera keluar dari permasalahan ini.

“Apa yang dilakukan di daerah merupakan bagian dari upaya kita, bahwa indonesia mampu melewati keadaan  dengan baik,” pungkasnya. (Yadin/BNN_03)

Bhakti Riil IDP_Dahlan, Pembangunan Perpustakaan Rp. 8,6 M di Luncurkan

Bimantika.net
Pemerintah Kabupaten Bima, melaunching Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah, Kamis, 12 Maret 2020, di aula Rapat Utama, Kantor Bupati Bima.

Launching Perpustakaan senilai Rp 8,6 Miliar itu ditandai dengan pemukulan Gong oleh Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan HM Noer, didampingi Kepala Perpustakaan Nasional RI, Drs. Muhammad Syarif Bando MM, Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Kepala Perpustakaan Wilayah NTB.

Usai Launcing, kegiatan yang dihadiri Camat, Kades dan pegiat Lirerasi itu, langsung dilanjutkan dengan Sosialisasi Perpustakaan berbasis Inklusi Sosial lingkup Kabupaten Bima.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma, AP, mengatakan, dalam sambutanya Bupati Umi Dinda, menyampaikan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional RI. 
Telah mempercayai Pemkab Bima, untuk membangun Perpustakaan dengan dana yang cukup besar.

‘’Saya yakin, kenapa di pilih Bima, karena melihat giat Literasi di Kabupaten Bima. Munculnya komunitas  penggiat literasi  menciptakan ruang baca publik di mulai dari tingkat bawah,’’ucap Bupati, ditirukan Kabag Chandra.

Sementara itu Kepala Perpustakaan Nasional RI, Drs. Muhhamad Syarif Bando MM, mengatakan, keberadaan Perpustakaan di tingkat desa dan kelurahan sangat penting. Karena dapat mengakses informasi yang bersifat ilmu pengetahuan, hiburan, rekreasi dan ibadah yang merupakan kebutuhan hakiki manusia.

Dijelaskan Syarif, Undang-undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Sebagai tindak lanjut Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, Perpustakaan ditetapkan sebagai urusan wajib non pelayanan dasar.
Wajib menyediakan layanan Perpustakaan sesuai kemajuan teknologi informasi dan komunikasi juga kebutuhan masyarakat.

“Atas dasar itu Perpusnas didukung Bappenas memprogramkan transformasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial,”ujarnya.

Selain dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, H. Manggaukang Raba, dihadiri pula oleh Kepala Perpustakaan Kota Bima, H. Mahfud, MPd, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bima, H. Asrarudin SH, MPd, dan Kepala Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Dompu, Rohyani SH. (Yadin/03)

IDP_Dahlan Menyapa Langgudu, Warga Teriak Lanjutkan Dua Periode

Bimantika.net
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM. Noer, M. Pd, adalah pemimpin yang dekat dan dicintai masyarakat, khususnya Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, hal itu dibuktikan antusias masyarakat menyambut kunjungan kerja Pemda Bima pada 6 desa Rabu, (11/3).

Kehadiran Bupati, Wakil Bupati Bima serta beberapa kepala OPD lingkup Pemkab Bima, disamput antusias Pemerintah Desa dan masyarakat, masyarakat berjejeran demi berjabat salam dengan pemimpin yang dipilih oleh rakyat Kabupaten Bima tahun 2015 silam sembari meneriakkan yel_yel Lanjutkan Umi Dinda_Baba Leo Dua Periode.

“Penyambutan seperti ini adalah bentuk ekspresi kami di desa Laju, kedekatan kami dengan Bupati dan Wakil Bupati Bima terbangun sejak dulu, makanya kami cinta terhadap pemimpin,” jelas Ramlah salah satu warga desa Laju.

Hal yang sama disampaikan Bahtiar, warga desa Waworada, Kecamatan Langgudu, menurut dia, dalam hadis nabi, saat perang sekalipun, kalau musuh datang ke rumah lawan, harus disambut dan diberlakukan dengan baik, apalagi kepala daerah yang datang. 

“Kehadiran pemimpin adalah harapan bagi semua masyarakat, sebagai masyarakat, kita harus menunjukan sikap dan perilaku baik dalam menyambut, bukan sebaliknya,” katanya.

Bahtiar mengajak seluruh masyarakat, untuk menunjukan sikap ramah dalam menyambut pemimpin, dia mengakui, Wakil Bupati asal Langgudu, baik buruknya wajib dicintai masyarakat. 

“Tidak ada manusia sempurna, keberhasilan membangun daerah tidak bisa diwujudkan dalam waktu sekejap oleh Pemimpin, ada proses dan kerja sama yang kuat, kami mendukung program pembangunan berbagai bidang kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Seperti biasa, Bupati dan wakil Bupati Bima bertatap muka dengan perwakilan masyarakat untuk menyerap aspirasi, dan menyerahkan bantuan mendasar ke masyarakat. 

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, mengapresiasi kepada masyaralat Langgudu, atas penyambutan kehadiran Pemda Bima melakukan kunjungan kerja, hal seperti ini mungisyaratkan kedekatan masyarakat dengan pemimpin. 

“penyambutan yang antusias seperti ini menandakan eratnya hubungan silaturahim dengan masyarakat yang diayominya pemimpin,” imbuhnya.

Bupati berharap agar selalu menunjukan loyalitas terhadap pemimpin dengan mendukung setiap program pembangunan yang ada di desa, jelas Bupati Bima saat di desa Karumbu. (BNN_03)

IDP_Dahlan Segera Bangun Masjid Agung Kebanggaan Ummat Islam

Bimantika.net
Masyarakt Kabupaten Bima, bisa berbangga hati. Pasalnya, dalam waktu dekat akan segera memiliki Masjid Agung, yang akan dibangun di Desa Godo, Kecamatan Woha, Kompleks Kantor Bupati Bima.

Komitmen Pemerintahan IDP_Dahlan menghadirkan sarana dan prasarana juga tempat ibadah itu, tak pernah berhenti.

Rabu (11/3/2020) dilakukan penandatanganan kontrak tahun jamak, pembangunan Masjid Agung Bima (MAB), di Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bima. Yang melakukan tanda tangan kontrak tersebut adalah Kabid Cipta Karya selaku PPK dan Direktur Cabang PT Brahmakerta Adiwira KSO dengan PT Budi Mas. Dengan mengetahui Kepala Dinas Perkim Kabupaten Bima.  

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap, menyatakan, Sekda Bima Drs. H M Taufik HAK M.Si, dalam arahan meminta agar Direktur PT Pelaksana dapat bekerja dengan serius dan benar, sesuai RAB dan Gambar Desain.

Kemudian pada PPK, kata dia, tim Pengawas dan Konsultan Pengawas dapat mengawasi pekerjaan dengan serius. Karena, katanya Sekda, pekerjaan yang berat itu, membutuhkan kekuatan bersama.

Membangun masjid, adalah kesempatan untuk beramal, walaupun tantangan selalu ada.

‘’Apalagi sekarang tahun politik. Tahun transisi, dari anggaran pun masih harus diperjuangkan lagi ke Pusat atau ke Provinsi. Untuk memyempurkan pekerjaan yang belum tersedia di anggaran 2020 dan 2021,’’ujar Sekda.

Dijelaskan Kabag Chandra, Sekda meminta, tim penyedia, konsultan, pengawas PPK dan tim teknis, bisa menjawab tuntutan masyarakat Bima yang menghendaki bahwa pekerjaan itu diselesaikan dengan baik.
Kabid Cipa Karya, Syarifudin J.Ndae, ST.MT, mengaku, proses penandatanganan Kontrak itu sendiri, dilakukan setelah diaudit oleh Tim Audit Inspektorat bekerjasama dengan BPKP Provinsi NTB.

Namun sebelumnya, telah dilalui pula tahapan audit, dari audit proses persiapan, audit proses perencanaan, audit proses pemilihan, proses penunjuk penyedia dan audit dokumen kontrak.

‘’Proses audit ini, akan diteruskan sampai penyerahan hasil pekerjaan (PHO),’’ungkap Syarifudin.

Adapun total anggaran Rp. 78 Miliar. Untuk tahun 2020 anggarannya mencapai Rp. 35 Miliar dan tahun 2021 Rp. 43, 02 Miliar.

Pembangunan akan dilaksanakan oleh PT. Brahmakerta Adiwira KSO dengan PT. BUDI MAS selama 547 hari. Mereka akan mulai bekerja sejak dilakukan penandatanganan kontrak hingga 11 September 2021.

Menurut Kabid Syarifudin, sosialisasi akan di laksanakan Kamis, 12 Maret 2020 di Kantor Dinas Perkim. Akan diundang sedikitnya 120 orang, meliputi semua Camat, Kepala Desa se Kecamatan Woha, BPD penyedia peneliti kontrak dan tim audit Inspektorat. (BNN_01) 

Soal Patung, Bupati IDP Sudah Keluarkan Surat Edaran Penting

Bimantika.net
Adanya urusan Patung Budha di Wane yang membuat reaksi warga, hingga puluhan warga melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Buapti Bima, mendapat perhatian dari Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP)

Sebelunya, polemik patung di Dusun Wane Desa Tolotangga Kecamatan Monta tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima menyikapi dan telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Forkopimda, Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kabupaten Bima, Kemenag Kabupaten Bima, Forum Kemunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bima serta dengan melibatkan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.

Pemerintah Kabupaten Bima dengan mengacu pada ketentuan regulasi dan peraturan perundangundangan yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia serta dengan memperhatikan rekomendasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima dengan Nomor 450/88/DPRD/2020, Tanggal 2 Maret 2020 lalu.

Perihal dalam surat itu yakni Permasalahan Patung di Dusun Wane Desa Tolotangga Kecamatan Monta dan Pokok-pokok Pikiran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bima serta dalam rangka memelihara kerukunan kehidupan umat beragama dan meningkatkan toleransi sosial agar dapat bersinergi dengan visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Bima, Maka Pemerintah Kabupaten Bima telah mengeluarkan instruksi Bupati Bima Nomor 1 tahun 2020 tentang Pengawasan Pembangunan Bidang Pariwisata.
Instruksi Bupati Bima itu ditujukan kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bima, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Bima, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Camat Monta dengan tiga hal.

“Pada surat itu ada tiga poin, yang pertama isinya itu adalah Memberitahukan kepada pemilik lahan (Lokasi Patung red) yang berada di Dusan Wane Desa Tolotangga Kecamatan Monta untuk melakukan Pemagaran, terus yang kedua untuk Melakukan pengawasan dan melaporkan perkembangan pelaksanaan pemagaran lahan (Lokasi Patung) dan yang ketiga setiap pembangunan dan pengembangan untuk Kepariwisataan khususnya pembangunan Hotel dan Vila, agar selaraskan dengan budaya lokal dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan Instruksi ini ditetapkan pada tanggal 6 Maret 2020 lalu.” Ujar Bupati Bima melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap pada hari selasa (10/03/20).

Lanjut Chandra, Bupati Bima menghimbau, kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga keharmonisan dan kerukunan diantara ummat beragama.’’Mari kita jaga kondusifitas keamanan dan ketertiban yang telah kita bangun selama ini dan mari kita menjadi corong yang selalu menyampaikan kebaikan serta menciptakan kesejukan ditengah masyarakat dan menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan bagi sebagian masyarakat lainya,’’ ungkap Chandra. (BNN_01)

Camat Asakota Terapkan Perencanaan Mencakup Semua Sektor Kehidupan Masyarakat

Bimantika.net_ Rabu, 4 Febuari 2020 Pemerintah Kecamatan Asakota menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrebang) tingkat Kecamatan Asakota di Aula Kantor Kecamatan setempat.

Hadir dalam kegiatan Musrenbang, Anggota DPRD Kota Bima Syamsudin, Bappeda dan Litbang Kota Bima, Koramil Bima, Kapolsek Asakota, Lurah Se Kecamatan Asakota, Ketua Karang Taruna, Ketua FPKT Kecamatan Asakota, Babinsa, Babinkamtibmas, PKK, LPM, tokoh masyarakat dan tokoh Agama.

Camat Asakota, Suryadin SH pada sambutannya menyampaikan, kegiatan Musrenbang rutin tiap tahun dilakukan untuk pembangunan Kecamatan Asakota. Dan kegiatan ini menindak lanjuti kegiatan Musrenbang di tingkat Kelurahan untuk rencana pembangunan pada tahun depan.

“Mudah-mudahan kita kumpul pada hari ini, apa yang di rencanakan pada tingkat Kelurahan kemudian dihimpun dalam perencanaan tingkat Kecamatan dengan menentukan skala prioritas yang kita kaji berdasarkan kebutuhan masyarakat,”katanya.

Kata dia, Perencanaan yang berkwalitas adalah apabila perencanaan itu mencakup semua sektor kehidupan masyarakat. “Oleh karena itu, apa yang dilakukan hari ini adalah untuk kebutuhan pelaksanaan pembangunan kedepannya,” ujarnya.

Suryadin menambahkan, ada beberapa usulan yang di tiap-tiap Kelurahan secara umum dalam pelaksanaan pemerintahan, keamanan dan ketertiban, ekonomi, pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan sosial kemasyarakatan masih terdapat kendala dan permasalahan yang dihadapi.

Seperti kondisi Kantor Camat hampir 10 tahun kondisinya tidak memungkinkan ketika musim hujan tergenang dan masuk dalam ruangan di akibatkan atapnya sudah bocor. Lalu Penanangan sampah, pembebasan lahan depan kantor Camat dan lainya sebagainya.

Sementara Perwakilan Bappeda, Edy Bahtiar menyampaikan, Musrenbang kecamatan adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan atau stakeholder di tingkat kecamatan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan terkait yang didasarkan pada masukan dari hasil Musrenbang kelurahan, serta menyepakati rencana kegiatan lintas kelurahan di kecamatan yang bersangkutan.

“Masukan itu sekaligus sebagai dasar penyusunan Rencana Pembangunan Kecamatan yang akandiajukan kepada SKPD yang berwewenang sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah pada tahun berikutnya,” terangnya.

Kata dia, tujuan Musrenbang Kecamatan Memberikan wahana untuk mensinergikan dan menyepakati prioritas usulan-usulan masalah yang berasal dari masyarakat tingkat kelurahan yang menjadi skala prioritas. (BNN_03)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom