RAPOR MERAH H.SYAFRU SAAT PLT BUPATI BIMA

Oleh :Fen Yasin Arfan*)

Bimantika.net

Dalam hal ini saya akan membuka buku merah catatan yang paling merah di rezim pemerintah Daerah Kabupaten Bima yang dinahkodai Bupati Bima H. Syafruddin HM.Nur yang menggantikan (alm) H. Ferry Zulkarnain tidak banyak yang dibanggakan. Mungkin terlalu saya menilai menyatakan “bupati gagal” dalam membawa amanah  rakyatnya kepada yang lebih baik dan maju. Akan tetapi, ciri kegagalan H.Syafru  sebagai Bupati di tanah Bima yang sudah terkenal di hadapan rakyat Nya .namun akan tetapi, hal itu hanya kebohongan yang terorgsnisir  .lebih para lagi  birokrasinya terletak  kepemimpinan yang beliau terapkan selama ini. Sebagai warga Bima yang cinta akan tanah tumpah darah ini.

ENGKAU GAGAL -kegagalan ini bukan  merupakan bentuk persoalan sakit hati dan pribadi  saya dengan H. SYAFRU maupun Ady mahyudin akan tetapi,black campaign karena saya bukanlan siapa-siapa, melainkan rakyat Jelatan biasa yang ingin melihat tanah dan tumpah darah Bima selangkah lebih maju dan berdiri sejajar seperti  daerah-daerah lain di Indonesia. Saya hanya menginginkan supaya siapapun yang menjadi  Bupati atau wakil Bupati Bima dalam menghadapin Pilkada 2020 harus mampu  Nalar baru gerakan baru untuk untuk memperbaiki Bima kedepanNya .bukan untuk memperkaya diri atau kelompok maupun pribadi dan terorgsnisir .

Saya melihat secara kacat mata bahwa gonja ganjil kepemimpinan H.Syafru itu lebih nyata bahakan selama kepemimpinanNya rotasi jabatan bahakan menjual jabatan sturuktural inilah kegagalan yang kita nilai selama ini , jangan sampai “terpelihara”sepanjang masa, dan rakyat yang selalu diam tidak pernah menuntut apapun karna lebih otoriter dan diktatornya .

Ibarat kepemimpinan H.Syafru itu seperti kolonia belanda yang menggunakan sistem demokrasi liberal .yang tidak pro rakyat hanya pro kepada kepentingan orang orang terdekatnya.kegagalan tersebut mulai dari Tata Birokrasi Buruk, Kesehatan,Pendidikan ,
ekonomi,Agama,Hukum,maupun cara mengelola birokrasinya Adalah Gagal Total .

Saya menilainya selama itu selalu mengharapkan pendidikan yang bagus akan tetapi Bupati Bima pada saat itu hanya memikirkan rotasi jabatan dan Promosi jabatan  dalam birokrasiNya .tidak pernah memperhatikan kemasyalahatan umat dan Rakyat bima .bahakan subtansi Hukum dan keamanan di kabupaten bima semakin merajalelah karna gaya kepemimpinan Nya tidak sesuai harapan Rakyat Bima.( Tertutup ) Untuk rakyat .

*) Penulis adalah Aktifis Angkatan Muda Muhammadiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *